Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Lapas kelas1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lapas kelas1. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2026

Pastikan Stabilitas Keamanan dan Kualitas Fasilitas, Kepala KPLP Pimpin Deteksi Dini serta Awasi Blok Percontohan


Bandar Lampung
– Upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas hunian terus dilakukan secara berkelanjutan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Pada Rabu (10/6/2026), Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Keynes, memimpin langsung kegiatan deteksi dini yang dirangkaikan dengan peninjauan fisik area blok hunian dan blok percontohan.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pejabat struktural, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satopspatnal), tim medis, serta seluruh staf yang tergabung dalam pelaksanaan pengawasan dan pembinaan. Petugas gabungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan fasilitas pengamanan serta penggeledahan kamar hunian warga binaan sebagai langkah antisipatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, petugas juga menerapkan pendekatan humanis melalui pelayanan jemput bola dengan menyapa dan berdialog langsung bersama warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun kebutuhan yang dirasakan penghuni secara langsung sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Pada kesempatan yang sama, jajaran petugas turut melakukan pengawasan intensif terhadap progres pembangunan dan peningkatan sarana prasarana di area blok percontohan.

Pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan serta mampu mendukung terciptanya lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kepala KPLP Keynes menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas lembaga sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan.

"Kegiatan deteksi dini, pelayanan jemput bola, serta pengawasan pembangunan sarana dan prasarana pada blok percontohan ini merupakan implementasi langsung dari atensi Kalapas.

Tujuannya adalah memastikan seluruh proses pengamanan, program pembinaan, serta pembenahan fasilitas berjalan secara optimal sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan," tegas Keynes di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergi antara penguatan pengamanan, peningkatan kualitas fasilitas, dan pelayanan yang humanis, Lapas Kelas I Bandar Lampung berharap dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang semakin kondusif.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi secara optimal.

Sinergi Pengamanan dan Pembinaan, Pejabat Eselon III Berikan Pengarahan Langsung kepada Warga Binaan


Bandar Lampung
– Dalam rangka memperkuat upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan, jajaran pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memberikan pengarahan langsung kepada warga binaan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan lapas tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dan persuasif dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan efektivitas program pembinaan. Seluruh warga binaan dikumpulkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata tertib serta kewajiban mengikuti program pembinaan yang telah disediakan.

Pengarahan dipimpin oleh tiga pejabat utama Lapas Kelas I Bandar Lampung. Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Dat Menda, membuka kegiatan dengan menyosialisasikan kembali aturan dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh warga binaan selama menjalani masa pidana.

Selanjutnya, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Keynes, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama demi terciptanya lingkungan lapas yang aman, kondusif, dan nyaman bagi seluruh penghuni maupun petugas.

Melengkapi arahan dari aspek keamanan, Kepala Bidang Pembinaan, Gatot Suariyoko, memaparkan berbagai program pembinaan yang telah disiapkan oleh negara untuk mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Program-program tersebut mencakup pembinaan kepribadian maupun kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan, pengetahuan, serta sikap positif sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Seluruh program pembinaan yang diselenggarakan di sini memiliki tujuan yang sangat baik bagi pengembangan diri. Oleh karena itu, setiap warga binaan diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesadaran serta senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Gatot Suariyoko di hadapan warga binaan.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan ini merupakan wujud pendekatan pembinaan yang humanis sekaligus bentuk komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan produktif.

Melalui pemahaman yang lebih baik mengenai hak, kewajiban, serta manfaat program pembinaan, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan warga binaan terus meningkat, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka setelah bebas nanti.

Rajabasa Bakery Kantongi Sertifikat Merek, Bukti Karya Warga Binaan Mampu Bersaing di Pasar


Bandar Lampung
– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Pada Rabu (10/6/2026) bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Taufiqkurrakhman, secara langsung menyerahkan sertifikat hak merek Rajabasa Bakery kepada Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati.

Penyerahan sertifikat merek tersebut menjadi bukti nyata pengakuan negara terhadap kualitas dan keberlanjutan produk hasil karya warga binaan. Dengan terbitnya sertifikat hak merek, Rajabasa Bakery kini memiliki perlindungan hukum atas identitas usahanya sekaligus memperkuat daya saing produk di pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turut memperkenalkan berbagai produk unggulan Rajabasa Bakery yang diproduksi langsung oleh warga binaan. Produk roti yang ditampilkan mendapat perhatian dan apresiasi dari para tamu yang hadir.

Kualitas roti hasil olahan warga binaan tersebut bahkan menuai pujian dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung. Taufiqkurrakhman menilai produk Rajabasa Bakery memiliki kualitas yang sangat baik dan berpotensi bersaing dengan produk komersial yang telah dikenal luas masyarakat.

"Ini sudah bisa bersaing dengan Dunkin' Donuts. Luar biasa, semoga semakin banyak peminatnya dan semakin banyak pembelinya," ujarnya.

Apresiasi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas dalam menghasilkan produk berkualitas. Keberhasilan memperoleh sertifikat merek juga menjadi langkah penting dalam memperkuat eksistensi Rajabasa Bakery sebagai salah satu produk unggulan hasil program pembinaan di Lapas.

Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan keterampilan warga binaan. Melalui program ini, diharapkan para warga binaan memiliki bekal kemampuan wirausaha yang memadai sehingga dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap, produktif, dan mandiri.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga mampu melahirkan produk-produk berkualitas yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing di pasar.

Jumat, 05 Juni 2026

Dukung Program Pimpinan Wilayah, Kalapas Pimpin Jajaran Ikuti Pembinaan Jasmani


Bandar Lampung
– Komitmen untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para aparatur sipil negara terus digelorakan secara konsisten. Pada Kamis, 4 Juni 2026, jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mengikuti kegiatan Pembinaan Jasmani yang diselenggarakan di area Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Bandar Lampung. Kegiatan lintas institusi ini dipimpin secara langsung oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, terpantau hadir langsung memimpin barisan institusi. Kehadiran ini turut diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, barisan staf, hingga para anggota regu jaga yang sedang berstatus lepas dinas atau sedang libur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan, yang kemudian dilanjutkan dengan aktivitas jalan sehat menyusuri area sekitar. Setelah suhu tubuh memanas, seluruh peserta membaur dalam kegiatan senam bersama yang dipenuhi dengan suasana keakraban.

Usai pelaksanaan senam, agenda dilanjutkan dengan sesi pengarahan serta penguatan tugas dan fungsi langsung dari Plh. Kepala Kantor Wilayah guna memompa semangat pelayanan publik.

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Kalapas memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif pembinaan petugas dari tingkat wilayah.

"Kehadiran jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung secara maksimal dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program Plh. Kepala Kantor Wilayah.

 Program rutin setiap satu minggu sekali yang mencakup Pembinaan Jasmani serta Pembinaan Rohani ini sangat krusial untuk selalu merawat kesehatan fisik dan kebugaran mental seluruh petugas di lapangan," ungkap Ike Rahmawati usai mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui sinergi pembinaan kebugaran jasmani dan rohani ini, diharapkan seluruh jajaran petugas pemasyarakatan dapat terus memberikan kinerja optimal, prima, dan selalu berintegritas tinggi dalam melayani masyarakat.


Jumat Berkah, Kalapas dan Jajaran Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Sekitar


Bandar Lampung
– Rangkaian kegiatan gotong royong pada hari ini rupanya tidak sekadar berhenti pada pemeliharaan lingkungan. Menyemarakkan hari Jumat yang penuh berkah pada 5 Juni 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, beserta seluruh jajaran melanjutkan kepedulian melalui penyaluran bantuan sosial.
Bantuan berupa paket sembilan bahan pokok ini diserahkan langsung kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar area institusi.

Kegiatan sosial ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan wujud nyata kepedulian aparatur negara terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Setelah menyelesaikan penataan kebersihan halaman depan, pimpinan institusi beserta barisan petugas membagikan paket sembilan bahan pokok kepada para warga. Pembagian ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara institusi dan lingkungan sekitar.

Ike Rahmawati menyampaikan bahwa kehadiran institusi pemasyarakatan harus mampu memberikan dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Rangkaian Jumat Bersih yang berpadu dengan aksi Jumat Berkah ini adalah wujud nyata pengabdian yang menyentuh ranah sosial. Berbagi bantuan sembilan bahan pokok kepada warga sekitar merupakan bentuk syukur sekaligus langkah untuk terus merawat harmoni, sehingga kehadiran institusi selalu membawa manfaat yang melimpah bagi masyarakat luas," ungkap Ike Rahmawati di sela sela prosesi penyerahan bantuan sosial.

Melalui sinergi kegiatan bakti lingkungan dan bakti sosial yang berkesinambungan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung terus membuktikan diri sebagai institusi yang berjiwa sosial tinggi, dekat dengan masyarakat, dan senantiasa berupaya menebarkan kebaikan di setiap kesempatan.


Semangat Jumat Bersih, Kalapas Pimpin Langsung Jajaran Tata Area Luar Institusi


Bandar Lampung
– Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan fasilitas publik terus ditunjukkan oleh jajaran pemasyarakatan. Pada Jumat, 5 Juni 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin langsung kegiatan gotong royong Jumat Bersih yang difokuskan pada area luar lingkungan institusi.

Kegiatan kerja bakti ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh elemen, mulai dari jajaran pejabat struktural hingga seluruh barisan staf pegawai. Dengan bahu membahu, para petugas membersihkan area halaman depan, merapikan taman, serta menyapu bersih fasilitas layanan publik yang berada di bagian luar institusi. Langkah sinergis ini diambil guna memastikan lingkungan pelayanan selalu dalam keadaan asri, bersih, dan nyaman bagi setiap masyarakat yang datang berkunjung.

Di sela sela kegiatan pembersihan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan menegaskan bahwa kekompakan jajaran dalam merawat fasilitas negara adalah cerminan dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat luas.

"Kegiatan Jumat Bersih ini bukan sekadar rutinitas untuk memperindah area luar institusi, melainkan wujud nyata kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran.

Lingkungan pelayanan yang senantiasa bersih dan tertata rapi akan secara langsung meningkatkan kenyamanan masyarakat, sekaligus menjadi bukti integritas kita dalam bekerja melayani," ungkap Ike Rahmawati saat meninjau area halaman depan.

Melalui konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan ini, diharapkan budaya hidup sehat dan jiwa korsa antarpegawai dapat terus terpupuk dengan sangat baik.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung selalu berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, baik dari segi kecepatan sistem maupun dari kualitas kenyamanan tata ruang lingkungan.


Minggu, 31 Mei 2026

Berkah Waisak, 5 Warga Binaan Terima Surat Keputusan Remisi Khusus dan Pesan Refleksi Menteri


Bandar Lampung
– Suasana khidmat dan penuh kedamaian mewarnai perayaan Hari Raya Waisak di area pembinaan. Pada Minggu, 31 Mei 2026, sebanyak 5 warga binaan beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mendapatkan anugerah remisi khusus keagamaan.

Prosesi penyerahan pengurangan masa pidana ini dilangsungkan di aula institusi. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin jalannya kegiatan dengan menyerahkan Surat Keputusan remisi secara langsung kepada 5 warga binaan.

 Penyerahan hak ini sejalan dengan arahan pimpinan kementerian sebagai wujud pemenuhan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi seluruh syarat administratif dan substantif.

Ike Rahmawati turut meneruskan pesan penting dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas perubahan perilaku positif warga binaan selama mengikuti program pembinaan.

"Momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki perilaku, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan," tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam pesan resmi yang menjadi landasan pemberian penghargaan ini.
Menyambung arahan tingkat kementerian tersebut, Ike Rahmawati turut memberikan motivasi secara langsung kepada para warga binaan yang hadir di aula.

"Hak dasar dari negara ini diharapkan menjadi pijakan bagi para penerima untuk terus menyebarkan kedamaian, memperbaiki diri, dan senantiasa mematuhi tata tertib di dalam lingkungan pembinaan," ungkap Ike Rahmawati.

Melalui penyerahan Surat Keputusan remisi dan penegasan pesan menteri ini, diharapkan proses rehabilitasi dapat terus berjalan secara humanis dan inklusif.

 Apresiasi dari negara pada hari raya keagamaan ini menjadi motivasi yang sangat kuat bagi seluruh penghuni agar terus berlomba dalam kebaikan selama menjalani masa pidana.

Rabu, 13 Mei 2026

Lapas Kelas I Bandar Lampung Borong 6 Penghargaan di Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62


Bandar Lampung
— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong enam penghargaan pada peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026.

 Penghargaan tersebut diberikan dalam acara tasyakuran yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Rabu (13/5/2026).

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati menerima langsung piagam penghargaan yang diserahkan oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal.

Dalam ajang tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung berhasil meraih predikat Terbaik 1 pada kategori Dapur Sehat, Klinik, Kehumasan, serta Unit Pelaksana Teknis dalam Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Ketertiban.

Selain itu, Lapas juga memperoleh penghargaan Terbaik 2 untuk kategori Unit Pelaksana Teknis dengan Capaian Kinerja serta Terbaik 2 Pelaporan Caraka Tepat Waktu.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan.

“Penghargaan ini adalah buah dari dedikasi, loyalitas, dan sinergi yang sangat kuat dari seluruh jajaran petugas. Kami merasa bangga namun tidak akan berpuas diri, karena enam predikat juara ini justru menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus mempertahankan standar pelayanan tertinggi,” ujar Ike Rahmawati usai menerima penghargaan.

Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat.

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini sekaligus menjadi ajang evaluasi dan apresiasi atas kinerja seluruh unit pemasyarakatan di Provinsi Lampung dalam mendukung reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, serta humanis.

Sabtu, 15 November 2025

Level Up Kesiapsiagaan: Petugas Pengamanan Rutan Bandar Lampung Tempuh FMD di Alam Terbuka


Bandar Lampung 
— Jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan Fisik Mental Disiplin (FMD) di Pulau Kelagian Kecil. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rizqi Putra Sandika dan diikuti seluruh anggota pengamanan sebagai bentuk peningkatan kekuatan, kekompakan, serta kesiapsiagaan petugas.Sabtu (15/11/2025).

Sejak pagi hari para peserta telah berkumpul untuk mengikuti berbagai rangkaian latihan, mulai dari warming up, penguatan fisik, team building, hingga simulasi kedisiplinan lapangan. Suasana pantai dan medan alam terbuka menjadikan kegiatan semakin dinamis dan menantang.

Ka. KPR Rizqi Putra Sandika menyampaikan bahwa kegiatan FMD bukan sekadar rutinitas, tetapi kebutuhan penting bagi jajaran pengamanan.
“FMD ini kita laksanakan sebagai upaya menjaga stamina, mental, dan kedisiplinan seluruh anggota. Petugas pengamanan harus selalu siap, solid, dan mampu menghadapi tantangan tugas di lapangan. Dengan kegiatan seperti ini, kekompakan tim juga semakin kuat,” ujarnya.

Kegiatan FMD ini juga dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, yang turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengamanan atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan FMD ini. Petugas pengamanan adalah garda terdepan, sehingga peningkatan kemampuan fisik dan mental harus terus dilakukan. Saya berharap semangat seperti ini dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tutur Karutan Tri Wahyu.

Kegiatan berlangsung hingga siang hari dengan penuh antusiasme, ditutup dengan evaluasi singkat dan penguatan motivasi dari pimpinan. Melalui kegiatan FMD ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas SDM, khususnya dalam bidang pengamanan.