Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Februari 2026

HLM TPID Lampung Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H


Bandar Lampung
,  — Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung pada Selasa,10 Februari 2026

Periode Ramadan dan Idulfitri secara historis selalu diiringi peningkatan konsumsi masyarakat yang berpotensi memicu tekanan harga, terutama pada komoditas pangan strategis.

Karena itu, forum HLM TPID ini digelar untuk menyelaraskan kebijakan lintas sektor guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan hingga ke tingkat konsumen.

Dalam pertemuan tersebut, koordinasi diperkuat untuk memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga bahan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Gubernur Lampung berharap seluruh pihak dapat semakin memperkuat koordinasi, memperjelas pembagian tugas, serta meningkatkan respons cepat terhadap potensi gejolak harga. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Dari sisi otoritas moneter, Bank Indonesia memaparkan perkembangan inflasi terkini serta potensi risiko inflasi pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang umumnya bersumber dari kelompok volatile food.

“Penguatan sisi hulu perlu diintegrasikan dengan pascapanen, hilirisasi, dan distribusi dalam satu ekosistem sinergi agar pasokan terjaga dan harga lebih stabil,” ujar Bimo.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui optimalisasi produksi dalam daerah, penguatan cadangan pangan, serta peningkatan kelancaran distribusi antardaerah. Langkah tersebut diperkuat dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar di wilayah yang mengalami tekanan harga.

Dari sisi pengamanan, Satgas Pangan bersama aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan rantai distribusi guna mencegah penimbunan dan spekulasi harga, serta memastikan pangan yang beredar aman dan bermutu.

Perum BULOG juga menyatakan kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung dan siap disalurkan sesuai kebutuhan. Sementara itu, Pertamina memastikan pasokan energi, termasuk BBM dan LPG, dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri.

Tak hanya itu, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung memaparkan kesiapan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, TPID Lampung optimistis stabilitas harga dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang.

IWAPI Lampung Luncurkan KUR Khusus Anggota di HUT ke-51, Dorong Transformasi Digital Ekonomi Perempuan


Bandar Lampung
– Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 dengan mengusung tema “Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Keratun, Ruang Abung, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (10/2/2026).

Momentum HUT ke-51 ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan ditandai dengan peluncuran program strategis berupa akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi anggota dan UMKM binaan IWAPI. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen IWAPI dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di daerah.

Ketua Umum IWAPI, Dr. Hj. Armalia Reni Madrie A.S., S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 51 tahun merupakan fase refleksi sekaligus pijakan organisasi untuk memberikan manfaat konkret bagi seluruh anggota.

“Di usia ke-51 ini, harapan kita tentu semakin besar. Dengan bertambahnya usia IWAPI, keberadaan organisasi harus benar-benar dirasakan oleh anggota. Tahun lalu kita melaksanakan program nasional, dan tahun ini kita meluncurkan program peminjaman KUR khusus untuk anggota dan binaan IWAPI,” ujarnya.

Menurut Armalia, program KUR tersebut memberikan akses pembiayaan hingga maksimal Rp100 juta tanpa agunan. Fasilitas ini diperuntukkan khusus bagi pengurus, anggota, serta UMKM binaan IWAPI, termasuk mereka yang masih memiliki pinjaman aktif sebelumnya.

“Bahkan yang masih memiliki pinjaman tetap boleh mengajukan kembali, tentu dengan mekanisme penutupan sesuai sistem perbankan. Ini adalah kado ulang tahun IWAPI untuk perempuan pengusaha,” tegasnya.

Ia menambahkan, program KUR ini belum dibuka untuk masyarakat umum karena masih bersifat internal melalui skema kolektif berbasis keanggotaan IWAPI.

Dalam kesempatan yang sama, Armalia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi perempuan, baik dengan pemerintah daerah, BUMN, perbankan, perguruan tinggi, hingga masyarakat sipil.

“IWAPI tidak berdiri sejajar dengan pemerintah daerah, tetapi menjadi mitra strategis. Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian, Perdagangan, hingga Pariwisata menjadi penasehat kami. Program-program daerah kita integrasikan dengan binaan IWAPI, termasuk pelatihan dan peningkatan kapasitas UMKM perempuan,” jelasnya.

Terkait mekanisme pengajuan KUR, Armalia mengungkapkan bahwa IWAPI telah menjalin kerja sama dengan Bank BRI melalui tautan khusus. Anggota dan binaan cukup mengisi data secara daring, yang selanjutnya akan diverifikasi oleh pihak perbankan.

Adapun persyaratan pengajuan meliputi usaha berjalan minimal dua tahun, memiliki usaha yang jelas, surat keterangan usaha, KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan suami-istri, serta alamat usaha.

“Karena ini program kolektif IWAPI, seleksinya ketat. Jangan sampai ada permodalan tapi tidak berjalan. Nama IWAPI Lampung menjadi tanggung jawab moral kami,” katanya.

Ia juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi perempuan pengusaha yang ingin bergabung dengan IWAPI.

“Syaratnya sederhana, perempuan dan memiliki usaha, walaupun masih kecil. Jual keripik, peyek, meskipun belum punya NIB tidak masalah. Nanti kita seleksi, kita bina, dan kita beri akses,” pungkasnya.

Melalui peringatan HUT ke-51 ini, IWAPI Lampung menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi perempuan yang adaptif terhadap transformasi digital, inklusif, serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Wakil Bupati Lampung Barat Lantik 2 Camat dan 1 Sekcam


Lampung Barat
– Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Selasa (10/02/2026).

Pelantikan ini dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Lampung Barat. Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk pengesahan jabatan.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/14/KPTS/IV.05/2026 yang ditetapkan pada 9 Februari 2026.

Adapun pejabat administrator yang dilantik, yakni Heptanius Hidayat, S.P sebagai Camat Sekincau Kabupaten Lampung Barat, Reza Pahlevi, ST, M.M sebagai Camat Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, serta Sulistiani, SE sebagai Sekretaris Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan bahwa pelantikan pejabat bukan hanya sekadar seremonial atau pengisian jabatan.

Menurutnya, pelantikan merupakan momen penting untuk memastikan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Barat berjalan dengan baik, efektif, dan profesional, serta mampu menjawab tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.

Ia juga menegaskan bahwa pelantikan atau rotasi jabatan dalam organisasi pemerintahan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur dan upaya peningkatan kinerja organisasi.

"Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saat ini tengah berupaya menyelesaikan berbagai program prioritas, salah satunya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah dengan berorientasi pada pelayanan publik. Untuk itu, dibutuhkan pejabat yang kompeten dan berdedikasi," ujar Wakil Bupati.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Wakil Bupati meminta agar segera bekerja, melakukan konsolidasi internal, memahami tantangan di lingkungan kerja masing-masing, serta mampu menciptakan terobosan yang kreatif dan inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Drs. Mad Hasnurin mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada atasan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Semoga saudara-saudari dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Lampung Barat" Harapnya. 

"Mari kita terus bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi demi terwujudnya Lampung Barat Hebat dan Setia," pungkasnya. (Red)

Ketua DPRD Lampung Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026 di Banten


Lampung
- Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A. menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 Puncak HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang diselenggarakan di Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).

Ketua DPRD Provinsi Lampung hadir didampingi Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M.

Kehadiran pimpinan DPRD tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peran strategis pers sebagai pilar demokrasi, sekaligus mitra pemerintah dan lembaga legislatif dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.

Puncak peringatan HPN 2026 dihadiri Presiden Republik Indonesia, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, para gubernur, ketua DPRD provinsi, kepala daerah kabupaten/kota, unsur Forkopimda, pimpinan lembaga negara, serta ribuan insan pers dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia menegaskan pentingnya pers yang profesional, sehat, dan bertanggung jawab dalam menjaga persatuan bangsa serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang.

Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Puncak HPN 2026 yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

“Hari Pers Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan.

Kami mendorong rekan-rekan wartawan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan berpartisipasi aktif dalam setiap agenda Hari Pers Nasional,” ujar Ketua DPRD Lampung.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., bersama Ketua DPRD Provinsi Lampung juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Hari Pers Nasional dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional Tahun 2027 di Provinsi Lampung, sebagai wujud komitmen daerah dalam mendukung kemajuan insan pers nasional.

Kegiatan Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2026 di Provinsi Banten diharapkan semakin memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan lembaga legislatif dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. (*)

Senin, 09 Februari 2026

DPRD Dorong Dukungan Pupuk & Bibit, Pertanian Lampung Ditarget Makin Maju


Lampung
- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengatakan mayoritas penduduk Lampung berprofesi sebagai petani dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, singkong, dan kopi.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung berasal dari sektor pertanian,” ujar Mikdar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, pada masa pemerintahan Gubernur saat ini, sejumlah komoditas unggulan Lampung telah memiliki standar harga eceran terendah (HET), yakni padi Rp6.500 per kilogram, jagung Rp5.600 per kilogram, dan singkong Rp1.350 per kilogram dengan potongan rafaksi. Harga tersebut tidak boleh berada di bawah batas yang telah ditetapkan.


Menurutnya, sebelum adanya kebijakan tersebut, harga hasil panen kerap dimainkan oleh pembeli sehingga petani berada dalam posisi lemah. Petani sering tidak memiliki pilihan karena jika hasil panen ditahan berisiko rusak, sementara jika dijual harganya rendah.

“Dengan adanya standar harga minimal ini, petani kini memiliki kepastian pendapatan yang lebih layak,” jelasnya.



Mikdar menambahkan, keberadaan peraturan gubernur dan peraturan daerah terkait komoditas singkong juga memberikan keuntungan bagi petani dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung.


Ia meyakini, dengan kondisi tersebut, perekonomian Lampung akan semakin membaik dan berpotensi menjadi salah satu yang tertinggi di Sumatera.

Lebih lanjut, Mikdar menegaskan Komisi II DPRD Lampung terus mendorong pemerintah daerah agar sektor pertanian semakin maju, termasuk melalui dukungan bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya.

“Meski pupuk subsidi telah tersedia, petani tetap harus menebusnya. Karena itu, kami berharap ada bantuan tambahan dari pemerintah daerah,” tegasnya.


Lanal Lampung Gagalkan Pengiriman Arak Bali Ilegal di Pelabuhan Bakauheni


BAKAUHENI
– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung melalui Tim Satuan Tugas Pengamanan Objek Vital (Satgas Pam Obvit) ASDP Bakauheni berhasil menggagalkan peredaran minuman keras (miras) ilegal jenis arak Bali tanpa pita cukai di Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (9/2/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang diterima tim pada pukul 19.00 WIB mengenai satu unit kendaraan Cold Diesel bernomor polisi DK 8513 HF yang diduga mengangkut miras ilegal. Setelah dilakukan koordinasi dan penyekatan, kendaraan tersebut berhasil dihentikan saat keluar dari KM Jatra III di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Bakauheni.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan muatan arak Bali yang disamarkan dengan peralatan ibadah agama Hindu. Total barang bukti yang diamankan mencapai 1.748 botol arak Bali serta 6 jerigen berisi sekitar 35 liter per jerigen. Seluruh muatan diketahui tidak dilengkapi dokumen resmi, izin edar, maupun pita cukai, sehingga diduga kuat merupakan barang ilegal.

Berdasarkan keterangan pengemudi, barang tersebut dikirim dari Denpasar, Bali, dengan tujuan Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Selanjutnya, pengemudi, kendaraan, dan seluruh barang bukti diamankan di Kantor Satker Lanal Lampung Panjang untuk proses hukum lebih lanjut, sebelum diserahkan kepada pihak Bea Cukai Bandar Lampung guna penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Komandan Lanal Lampung, Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U, menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah perairan dan pelabuhan nasional.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk peredaran barang ilegal lintas wilayah yang berpotensi merugikan negara serta membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI AL dalam memperkuat pengawasan jalur distribusi laut dan pelabuhan sebagai pintu masuk utama peredaran barang ilegal.

Minggu, 08 Februari 2026

Gubernur dan DPRD Didukung Lampung Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027


Lampung
- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (Siwo) se-Indonesia, secara resmi menetapkan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Keputusan penting ini diambil dalam Rakernas Siwo, yang digelar di Hotel Le Dian, Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026).

Penetapan Lampung dilakukan secara aklamasi, setelah Ketua Siwo PWI Lampung, Muslim Pranata, memaparkan kesiapan daerahnya di hadapan jajaran pengurus Siwo Pusat, serta perwakilan Siwo dari seluruh provinsi di Indonesia.

Muslim menegaskan, Lampung telah melakukan berbagai persiapan teknis dan nonteknis, guna menyukseskan ajang olahraga wartawan terbesar di Tanah Air itu, yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2027.

”Lampung telah siap melaksanakan Porwanas 2027. Kami mengundang seluruh provinsi untuk membawa atlet wartawan sebanyak-banyaknya. Fasilitas, dukungan pemerintah, dan kesiapan panitia sudah kami lakukan,” ujar Muslim di forum Rakernas itu.

Dia juga mengungkapkan, dukungan terhadap Porwanas 2027, tidak hanya datang dari internal organisasi kewartawanan, tetapi juga dari pemerintah daerah. Gubernur Lampung dan Ketua DPRD Provinsi Lampung, disebut telah menyatakan dukungan penuh, termasuk dalam aspek penganggaran kegiatan berskala Nasional itu.

Pemaparan itu juga mendapat respons positif dari peserta Rakernas. Setelah melalui pembahasan, forum akhirnya menyepakati Lampung sebagai tuan rumah Porwanas 2027. Keputusan ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi nasional Siwo, dalam menyiapkan agenda olahraga wartawan paling bergengsi di Indonesia.

Pada Porwanas 2027 di Lampung, prinsipnya akan mengacu pada edisi-edisi sebelumnya. Sejumlah cabang olahraga yang direncanakan dipertandingkan antara lain, bulu tangkis, sepak bola mini, futsal, atletik, tenis meja, tenis lapangan, bridge, catur, biliar, fun rally, hingga domino, yang selama ini menjadi cabang favorit wartawan.

Menariknya, tuan rumah Lampung juga akan menjadikan tenis meja IKWI dan karaoke IKWI, sebagai cabang resmi perebutan medali. Pada Porwanas sebelumnya, pertandingan IKWI hanya bersifat ekshibisi tanpa medali.

Rakernas Siwo juga mengumumkan terbentuknya Komite Porwanas, yang bertugas mengawasi dan mengatur seluruh pelaksanaan Porwanas 2027. Komite ini memiliki kewenangan menyusun aturan penyelenggaraan serta membentuk Dewan Hakim, Komisi Disiplin, Dewan Pengawas, dan Dewan Verifikasi, serta Keabsahan Peserta.

Komite Porwanas diketuai Erwin Muhammad (Siwo Pusat) dengan Wakil Ketua Rudi Syahwani (Siwo Pusat). Sedangkan Widyo Suprayogi (Siwo DIY) ditunjuk sebagai Sekretaris, Noni (Siwo DKI Jakarta) sebagai Bendahara, serta anggota Denni Risman (Siwo Pusat), Muslim Pranata (Siwo Lampung), Irwansyah (Siwo Kalsel), dan Syaiful Hosen (Siwo Sumbar).

Terkait persyaratan peserta, forum Rakernas menegaskan, atlet Porwanas wajib berstatus anggota biasa PWI, dibuktikan dengan kartu biru, serta telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Ketentuan ini diterapkan untuk menjaga profesionalitas, sekaligus memastikan peserta benar-benar berasal dari kalangan wartawan aktif.

Selain itu, Rakernas juga mengusulkan agar pendaftaran atlet dari seluruh provinsi sudah final paling lambat Desember 2026. Data atlet direncanakan mulai dipublikasikan pada awal 2027, sebagai bagian dari proses verifikasi dan administrasi.

Dengan ditunjuknya Lampung sebagai tuan rumah, Porwanas 2027 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas wartawan olahraga Nasional, sekaligus mempromosikan potensi daerah Lampung di tingkat Nasional.

HUT ke-60 Bank Lampung, Gubernur Mirza Perkuat Komitmen Bank Daerah yang Profesional dan Berintegritas


BANDARLAMPUNG
– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Bank Lampung untuk terus memperkuat peran dan komitmennya sebagai bank daerah yang profesional, berintegritas, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Mirza saat menghadiri kegiatan Bank Lampung Run 2026 di kawasan Tugu Adipura, Bandarlampung, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bank Lampung.
“Selamat ulang tahun ke-60 Bank Lampung. Teruslah menjadi bank yang dipercaya, profesional, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Mirza.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa penguatan kolaborasi serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama agar Bank Lampung terus mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Mari kita perkuat kolaborasi, perkuat pelayanan, jaga integritas, dan bersama-sama kita membangun Lampung lebih maju, lebih sehat, dan lebih sejahtera,” tegasnya.
Gubernur Mirza juga menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Bank Lampung selama enam dekade.

 Menurutnya, usia 60 tahun mencerminkan perjalanan yang penuh dedikasi serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika pembangunan daerah.

“60 tahun adalah perjalanan yang panjang, penuh cerita dan dedikasi. Dari masa ke masa, Bank Lampung terus bertumbuh, beradaptasi, dan hadir sebagai kebanggaan masyarakat Lampung,” katanya.

Ia turut mengapresiasi komitmen Bank Lampung yang telah menjangkau hingga pelosok desa dan berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Bank Lampung telah hadir sampai ke pelosok desa. Ini menunjukkan semangat melayani masyarakat serta peran strategisnya dalam mendukung UMKM dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Pjs Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menyampaikan bahwa Bank Lampung lahir, tumbuh, dan berkembang seiring dengan denyut nadi pembangunan daerah.

“Dengan komitmen, Bank Lampung terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Lampung,” ujar Indra.

Ia menegaskan, Bank Lampung terus melakukan transformasi melalui penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas layanan, serta inovasi berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menjadi bank daerah yang semakin sehat, kuat, dan kompetitif, serta mampu menjadi penggerak utama perekonomian Provinsi Lampung di masa mendatang,” pungkasnya.

DPW PKB Lampung Sukses Gelar Pengukuhan, Orientasi Politik, dan MUSKERWIL


Bandar Lampung
– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung sukses menggelar kegiatan Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada Minggu (8/2/2026) di Grand Mercure Lampung.

Acara berlangsung penuh khidmat dan semangat konsolidasi, diikuti ratusan kader dan tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan serta organisasi kemasyarakatan.

Sebanyak 120 anggota “Pasukan Lebah Lampung” mengikuti prosesi pengukuhan di bawah komando Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia, Ph.D. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA., yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024–2029.
Sebelumnya, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPW PKB Lampung telah dilantik secara serentak bersama DPW se-Indonesia di Jakarta, yakni:

Ketua: Hj. Chusnunia, Ph.D.
Sekretaris: Maulida Zauroh
Bendahara: Cecep Jamani
Dalam kegiatan ini dikukuhkan 40 pengurus harian DPW serta 90 pengurus dari 30 biro, sehingga total keseluruhan pengurus mencapai 210 orang untuk periode 2026–2031.

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah, Anggota DPR RI F-PKB Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Ketua Bawaslu Lampung, Ketua KPU Lampung, pimpinan partai politik tingkat provinsi, serta berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, PMII, HMI, GMNI, dan PMKRI. Turut hadir pula pengurus DPC PKB dari 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus dilakukan oleh Ahmad Fauzi dari DPP PKB, dilanjutkan pengukuhan oleh Jazilul Fawaid. Selanjutnya, Sekretaris Wilayah Maulida Zauroh membacakan SK pengukuhan 30 biro DPW.

Fokus Kaderisasi dan Kehadiran Nyata
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia—yang akrab disapa Mbak Nunik—menyampaikan rasa syukur sekaligus refleksi atas amanah yang diterima.

“Saya menerima estafet kepemimpinan ini antara bersyukur dan bermuhasabah. Ke depan, kaderisasi menjadi PR utama agar keberlanjutan kepemimpinan partai berjalan baik. Kepengurusan kali ini kita rangkul sebanyak mungkin kalangan agar partai hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat musim kampanye,” ujarnya.
Ia menegaskan fokus PKB Lampung pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pangan, dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, DPW PKB Lampung juga menyerahkan bantuan dana kaderisasi kepada 15 DPC PKB se-Lampung dengan total nilai Rp1,7 miliar, disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk masing-masing daerah.

Gubernur Soroti IPM dan Hilirisasi
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya kerja bersama membangun daerah.
Ia menyoroti sejumlah tantangan strategis Lampung, antara lain:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih terendah di Sumatera
Potensi sektor riil sebesar Rp150 triliun, namun yang telah terhilirisasi baru sekitar Rp40 triliun

Menurutnya, dibutuhkan kreativitas dan keberpihakan kebijakan politik agar kesejahteraan masyarakat meningkat.
Pesan Kebangsaan dari DPP PKB
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menyampaikan salam dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).

Ia menegaskan pentingnya kedaulatan bangsa di tengah dinamika global serta komitmen PKB mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“PKB adalah partai yang berpolitik untuk melayani. Pengurus itu ‘ngurusi’, bukan jadi urusan. Akhlak dan etika harus menjadi pedoman, agar kemenangan politik membawa maslahat bagi rakyat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Jazilul mengutip pesan Jalaluddin Rumi tentang cinta sebagai nilai utama dalam kehidupan, yang dimaknai sebagai kecintaan tulus kepada masyarakat.

100 Pelajar Bandar Lampung Ikuti Pelatihan KKRI 2026, Kodim 0410 Tanamkan Jiwa Disiplin dan Patriotisme


BANDAR LAMPUNG
– Guna membentuk karakter dan jiwa bela negara generasi muda, Kodim 0410/KBL (Kota Bandar Lampung) secara resmi membuka Pelatihan dan Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026. Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, pada Sabtu (07/02/2026) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Pasintel Kodim 0410/KBL, Mayor Inf Bagus Setyawan,  yang bertindak selaku Irup. Sebanyak 100 orang peserta kadet yang berasal dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Bandar Lampung hadir dengan penuh semangat dan antusiasme.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah sekolah, di antaranya SMA Negeri 6 Bandar Lampung, SMK Negeri 8 Bandar Lampung, SMA Negeri 4 Bandar Lampung, SMA Gajah Mada, SMA Negeri 16 Bandar Lampung, dan SMA Fransiskus Bandar Lampung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dunia pendidikan terhadap program pembinaan karakter pemuda oleh TNI.

Dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh Mayor Inf Bagus Setyawan, Dandim 0410/KBL menegaskan bahwa kegiatan KKRI merupakan wujud nyata kepedulian TNI dan pemerintah dalam membina generasi muda. “Kami meyakini bahwa para pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan, sehingga perlu dibekali dengan mental yang kuat, sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.

Dandim berharap, melalui pelatihan yang meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kepemimpinan, kerja sama tim, dan wawasan kebangsaan ini, para peserta dapat menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan loyalitas. “Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, dan berkarakter,” pesannya.

Kegiatan KKRI Gelombang IV Tahun 2026 ini akan dipandu oleh para pelatih dan pembina dari jajaran Kodim 0410/KBL, termasuk perwakilan dari Koramil jajaran. Dandim juga mengingatkan seluruh pelatih untuk senantiasa mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama proses pelatihan berlangsung.

Upacara pembukaan yang berjalan lancar dan aman ini ditutup dengan pembacaan doa serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKRI dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembentukan kader-kader pemuda Indonesia yang berintegritas dan berjiwa patriotik.