Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 31 Mei 2026

Mufakat Agung BPBR, Ardho Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Adat


Way Kanan
- Masyarakat Adat Buay Pemuka Bangsa Raja (BPBR) menggelar Mufakat Agung di Balai Adat, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan yang dihadiri para tokoh adat, pemuda, dan masyarakat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pengelolaan kawasan hutan yang selama ini berada di wilayah adat mereka.

Dalam forum tersebut, masyarakat adat menyuarakan aspirasi agar negara memberikan ruang pengelolaan kepada masyarakat adat terhadap kawasan yang dulunya merupakan hutan larangan adat dan kini telah berstatus sebagai hutan produksi.

Putra Adat Buay Pemuka Bangsa Raja, Ardho Adam Saputra, SE, mengatakan hasil Mufakat Agung menyimpulkan bahwa keberadaan kawasan hutan produksi di wilayah adat selama ini belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, masyarakat adat yang secara turun-temurun hidup dan menjaga kawasan tersebut justru belum merasakan dampak ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan dari pemanfaatan sumber daya alam yang ada.

"Hasil Mufakat Agung masyarakat adat menyimpulkan bahwa lahan adat yang dahulu merupakan hutan larangan dan saat ini berubah fungsi menjadi hutan produksi belum memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat adat. Bahkan dalam pandangan masyarakat, kondisi ini justru membuka ruang bagi praktik-praktik penguasaan lahan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat adat," kata Ardho.

Ia menegaskan, masyarakat adat BPBR meminta pemerintah pusat dan negara untuk memberikan akses pengelolaan yang lebih luas kepada masyarakat adat, sejalan dengan program pemerintah yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Kami meminta negara dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat adat untuk mengelola kawasan tersebut demi kesejahteraan masyarakat. Selama ratusan tahun masyarakat adat hanya menjadi penonton atas kekayaan sumber daya alam yang berada di wilayahnya sendiri," ujarnya.

Ardho menjelaskan, kawasan yang menjadi perhatian masyarakat adat tersebut berada di Register 44 dengan luas mencapai sekitar 32 ribu hektare.

Menurutnya, potensi kawasan tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Ardho juga menegaskan bahwa perjuangan yang disepakati dalam Mufakat Agung tersebut merupakan aspirasi masyarakat adat Buay Pemuka Bangsa Raja yang memiliki struktur adat besar dan kuat.

Menurutnya, Buay Pemuka Bangsa Raja terdiri dari 1.066 penyimbang suku marga yang hingga saat ini tetap menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

"Buay Pemuka Bangsa Raja terdiri dari 1.066 penyimbang suku marga. Karena itu, hasil Mufakat Agung ini merupakan suara bersama masyarakat adat yang menginginkan adanya keadilan dan kesempatan untuk ikut mengelola sumber daya alam di wilayah adatnya sendiri demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan hasil Mufakat Agung akan menjadi dasar perjuangan masyarakat adat dalam memperjuangkan hak-hak pengelolaan kawasan tersebut melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda daerah, termasuk saya, Gindha Ansori, SH, MH, serta elemen masyarakat lainnya akan memperjuangkan hasil musyawarah ini secara konstitusional. Aspirasi masyarakat adat harus mendapat perhatian karena menyangkut kesejahteraan masyarakat hari ini dan masa depan generasi yang akan datang," tegasnya.(*)

Berkah Waisak, 5 Warga Binaan Terima Surat Keputusan Remisi Khusus dan Pesan Refleksi Menteri


Bandar Lampung
– Suasana khidmat dan penuh kedamaian mewarnai perayaan Hari Raya Waisak di area pembinaan. Pada Minggu, 31 Mei 2026, sebanyak 5 warga binaan beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mendapatkan anugerah remisi khusus keagamaan.

Prosesi penyerahan pengurangan masa pidana ini dilangsungkan di aula institusi. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin jalannya kegiatan dengan menyerahkan Surat Keputusan remisi secara langsung kepada 5 warga binaan.

 Penyerahan hak ini sejalan dengan arahan pimpinan kementerian sebagai wujud pemenuhan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi seluruh syarat administratif dan substantif.

Ike Rahmawati turut meneruskan pesan penting dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas perubahan perilaku positif warga binaan selama mengikuti program pembinaan.

"Momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki perilaku, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan," tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam pesan resmi yang menjadi landasan pemberian penghargaan ini.
Menyambung arahan tingkat kementerian tersebut, Ike Rahmawati turut memberikan motivasi secara langsung kepada para warga binaan yang hadir di aula.

"Hak dasar dari negara ini diharapkan menjadi pijakan bagi para penerima untuk terus menyebarkan kedamaian, memperbaiki diri, dan senantiasa mematuhi tata tertib di dalam lingkungan pembinaan," ungkap Ike Rahmawati.

Melalui penyerahan Surat Keputusan remisi dan penegasan pesan menteri ini, diharapkan proses rehabilitasi dapat terus berjalan secara humanis dan inklusif.

 Apresiasi dari negara pada hari raya keagamaan ini menjadi motivasi yang sangat kuat bagi seluruh penghuni agar terus berlomba dalam kebaikan selama menjalani masa pidana.

Sabtu, 30 Mei 2026

Jum'at Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang Berikan Sembako dan Uang Tunai Kepada 8 Anak Yatim


Tulang Bawang
-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, terus menunjukan konsistensi nya dalam menjalankan program. Kali ini Jum'at Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang, santuni 8 anak yatim dengan memberikan beras 5 kg, Al- Qurban, dan uang tunai Rp100 ribu / orang.

Kegiatan ini dilaksanakan organisasi Owner / pimpinan media yang tergabung dalam SMSI, rutin setiap Jumat dilaksanakan dengan sasaran Lansia, anak yatim piatu, dan warga yang tidak mampu, di kantor sekretariat SMSI Tulang Bawang.

Abdul Rohman Ketua SMSI Tulang Bawang, menjelaskan kegiatan Jum'at Berkah ini sudah kita laksanakan dari Tahun 2024 sampai saat ini, Alhamdulillah belum pernah terputus.

"Program unggulan SMSI ini lahir dari keprihatinan teman-teman media saat turun di lapangan melihat keadaan rumah berlantaikan tanah, dan ada lansia yang hidup sebatangkara, tempat tinggal menumpang, disitulah tergerak hati kita untuk menjalankan program rutin Jum'at berkah berbagi," jelas Abdul Rohman, Jum'at (29/05/2026).

Lanjut Abdul Rohman, program Jum'at berkah rutin yang dilaksanakan organisasi media online di Lampung baru di kabupaten Tulang Bawang. Banyak organisasi yang berbagi tapi tidak rutin seperti SMSI.

"Kita berharap dengan kegiatan SMSI Tulang Bawang, berbagi ini selalu kita sebar di media sosial bisa menggugah teman-teman organisasi lain agar bisa bersama-sama menebarkan kebaikan kepada saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita," papar Abdul Rohman.(red)

Jumat, 29 Mei 2026

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kasrem 043/Gatam Tinjau Progres KDKMP dan SPPG di Lampung Tengah


LAMPUNG TENGAH –
Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (29/5/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, agar berjalan optimal di wilayah binaan Korem 043/Gatam.

Dalam peninjauannya, Kolonel Roli Dewanto didampingi oleh Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes Salam, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, serta Pasiter Kodim 0411/KM Kapten Inf Sukamto. Rombongan menyambangi sejumlah titik lokasi di Kecamatan Seputih Agung yang menjadi pusat pembangunan fasilitas tersebut.

Tinjauan dimulai di Kampung Sulusuban, di mana rombongan memeriksa fisik bangunan dan progress pengerjaan KDKMP. Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kampung Fajar Asri untuk meninjau fasilitas SPPG. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai dapur pelayanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat. Peninjauan ditutup dengan kunjungan ke Kampung Dono Arum untuk memantau tahap akhir pembangunan KDKMP di wilayah tersebut.

Kasrem 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur KDKMP dan SPPG merupakan mandat strategis dari pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan elemen masyarakat untuk mewujudkan tujuan program tersebut.

"Korem 043/Gatam bersama Kodim 0411/KM berkomitmen mengawal dan memastikan program strategis Presiden RI dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Kolonel Roli di lokasi tinjauan.

Ia menambahkan, kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga di Kampung Sulusuban, Dono Arum, dan Fajar Asri. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional.

Berkolaborasi SMSI Lampung Timur Dengan Dinas Perindag Dorong Penguatan IKM Dan UMKM Lokal


Lampung Timur
-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Timur berkolaborasi menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Timur dalam kegiatan penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan promosi dan akses pasar bagi pelaku IKM dan UMKM melalui publikasi media siber yang tergabung dalam SMSI Lampung Timur. Sinergi antara pemerintah dan media diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Ketua SMSI Lampung Timur Eko Wahyuntoro menyampaikan bahwa peran media sangat penting untuk mengangkat potensi IKM dan UMKM agar dikenal lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami siap menjadi jembatan informasi antara pelaku IKM dan UMKM, pemerintah, dan masyarakat. Publikasi yang masif dan kredibel akan membantu pelaku usaha naik grid bisa lebih dikenal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Lampung Timur Verzanita hasan, ST., MT Melalui Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur yang mendampingi penggerak IKM/UMKM, mengapresiasi inisiatif SMSI yang turut mendukung program pembinaan IKM dan UMKM.

“Dengan dukungan media, program kami bisa sampai ke masyarakat lebih cepat dan efektif. Ini bentuk nyata kolaborasi pentahelix untuk pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
IKM adalah Industri Kecil dan Menengah
Usaha yang bergerak di bidang pengolahan/manufaktur. Contoh: kerajinan anyaman, pengolahan makanan, konveksi, mebel, keramik.
UMKM adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Istilah umum yang mencakup usaha di semua sektor: perdagangan, jasa, kuliner, pertanian, dan juga termasuk IKM. Jadi IKM itu bagian dari UMKM, tapi fokusnya ke sektor industri/pengolahan.

Perbedaan singkatnya Aspek IKM/UMKM, Sektor Industri pengolahan/manufaktur Semua sektor: dagang, jasa, industri, pertanian. Fokus, Produksi barang fisik Produksi barang dan jasa.
Contohnya, Pengrajin batik, pengolah kopi, produsen keripik Warung, toko kelontong, salon, bengkel, IKM itu sendiri.

Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur mengatakan kemarin itu kegiatan khusus IKM dan UMKM Sukadana support dan berkolaborasi dengan beberapa Dinas Intansi, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag Pendampingan pembuatan sertifikat halal, Dukcapil pembuatan KK, KTP, PTSP, Dinas DPMPTS untuk Penertiban NIB, RSUD Sukadana untuk Cek Kesehatan dan BNNK Penyuluhan Narkoba. Bank Syariah peminjaman Kurda 4 persen, dan Bank Lampung pembuatan qris, "ujarnya Tuti Mutia, S.I.P.M.M. Kamis (28/5/26).
Kegiatannya lounching pasar ragam jejamo yang pelaksanaannya akan dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali yang diprakarsai oleh penggerak IKM/UMKM di sukadana, "terangnya.

Dalam hal ini Dinas pendidikan supportnya dg menghadirkan 500 anak TK/PAUD se-Kecamatan sukadana Untuk mengikuti lomba mewarnai.

Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan yang melibatkan pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi pemasaran digital bagi pelaku IKM dan UMKM di Lampung Timur, "tutupnya. (*)

Holiday Inn Lampung Bukit Randu Salurkan Hewan Kurban kepada Warga Sekitar, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan


Bandar Lampung
, 26 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, Holiday Inn Lampung Bukit Randu kembali melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat di sekitar lingkungan hotel. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir dan tumbuh bersama komunitas lokal.
      

Penyaluran hewan kurban dilakukan secara langsung kepada warga sekitar dan perwakilan lingkungan setempat. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan, melibatkan manajemen serta kolega hotel yang turut berpartisipasi dalam proses distribusi agar berjalan lancar dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, hotel berharap dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar yang selama ini telah menjadi bagian penting dari perjalanan operasional hotel.

Andi Tri Santoso, Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yang terus dijaga oleh perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

“Iduladha menjadi momen yang sangat berarti bagi kami untuk berbagi dan mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar. Kami berharap hewan kurban yang disalurkan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga, serta memperkuat hubungan baik antara hotel dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sebagai bagian dari IHG Hotels & Resorts, Holiday Inn Lampung Bukit Randu secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada keberlanjutan dan kontribusi positif terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan CSR ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian dapat terus terjaga, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan nilai berbagi di lingkungan sekitar.

Kamis, 28 Mei 2026

DKM Al Iman Bandar Lampung Berhasil Himpun 11 Sapi untuk Qurban 1447 H


Bandarlampung
– Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Iman Perum Bumi Puspa Kencana, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung melaksanakan prosesi penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis 28 Mei 2026.

Pelaksanaan qurban yang berlangsung di lingkungan Masjid Al Iman tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Tahun ini, panitia qurban Masjid Al Iman berhasil menghimpun dan menyembelih sebanyak 11 ekor sapi, 5 ekor kambing, serta 2 ekor domba yang berasal dari para pequrban dan jamaah.

Sejak pagi hari, panitia qurban bersama masyarakat sekitar tampak bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hingga pengemasan daging qurban untuk didistribusikan kepada warga yang berhak menerima.

Ketua DKM Al Iman Gedong Meneng Rajabasa Bandar Lampung, Dr. Triono, M.I.P., mengatakan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antarjamaah dan masyarakat.

“Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Alhamdulillah, tahun ini semangat berqurban jamaah Masjid Al Iman terus meningkat. Ini menunjukkan tingginya rasa kebersamaan dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan qurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, namun juga menjadi momentum memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas antarwarga.

“Kami berharap kegiatan qurban ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan Masjid Al Iman,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Qurban Masjid Al Iman, Dr. Sudrajat, S.E., M.Acc., Akt., CA., CPA., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pequrban, serta masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan qurban tahun 1447 Hijriah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun ini berjalan dengan baik dan lancar berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan jamaah. Sebanyak 11 sapi, 5 kambing, dan 2 domba telah disembelih dan insyaallah daging qurban akan didistribusikan secara merata kepada masyarakat yang berhak menerima,” katanya.

Ia menjelaskan, proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penyembelihan, pencacahan, hingga pendistribusian daging qurban dilakukan secara profesional, amanah, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat begitu kuat selama pelaksanaan kegiatan. Para panitia, pemuda masjid, hingga warga sekitar bahu-membahu membantu proses qurban dengan penuh semangat dan kekeluargaan.

Dengan terselenggaranya kegiatan qurban tersebut, DKM Al Iman berharap nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi keberkahan bagi seluruh jamaah dan warga sekitar.

Golkar Lampung Sembelih 65 Hewan Kurban, Hanan A Rozak: Wujud Kepedulian dan Kebersamaan


Bandar Lampung
— DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menyembelih total 65 hewan kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut terdiri dari 54 ekor sapi dan 11 ekor kambing yang berasal dari kader, pengurus, simpatisan, hingga anggota Fraksi Golkar se-Provinsi Lampung.


Kegiatan pemotongan hewan kurban dipusatkan di Kantor DPD Partai Golkar Lampung,kamis (28/5/2026)dan dihadiri langsung Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A Rozak, Ketua Harian Riza Mirhadi, Sekretaris Aprozi Alam, Bendahara Tony Eka Candra, Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung Supriyadi Hamzah, serta jajaran pengurus lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, Hanan A Rozak bersama Aprozi Alam turut memotong langsung hewan kurban sapi sebagai simbol kebersamaan dan semangat gotong royong kader Partai Golkar.


Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A Rozak mengatakan, ibadah kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan komitmen Partai Golkar untuk terus hadir di tengah masyarakat.


“Nilai keikhlasan, gotong royong, serta kebersamaan yang terkandung dalam Iduladha diharapkan dapat memperkuat persatuan dan soliditas sosial antara kader Golkar dan masyarakat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan penyaluran hewan kurban juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi,” ujar Hanan.


Anggota DPR RI tersebut menambahkan, makna kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan, melainkan memiliki nilai ibadah, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang mendalam.


Menurutnya, kurban menjadi simbol ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS yang rela berkorban demi menjalankan perintah Allah.


“Hewan kurban memiliki makna berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Daging kurban dibagikan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan di Hari Raya Iduladha,” katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pemotongan Hewan Kurban yang juga Wakabid Keagamaan dan Kerohanian DPD Partai Golkar Lampung, Yuhadi, menjelaskan jumlah hewan kurban yang dipotong di Kantor DPD Golkar Lampung terdiri dari 12 ekor sapi dan 4 ekor kambing.


Namun secara keseluruhan, total hewan kurban Partai Golkar di Provinsi Lampung mencapai 65 ekor yang terdiri dari 54 sapi dan 11 kambing.


Yuhadi mengungkapkan, salah satu sapi kurban berasal dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia beserta keluarga. Selain itu, terdapat pula hewan kurban dari Gubernur Lampung, Wali Kota, anggota legislatif, serta sejumlah kader Partai Golkar lainnya.


“Salah satunya sapi dari Ketua Umum Kanda Bahlil Lahadalia dan keluarganya. Ada juga dari Pak Gubernur Lampung, Ibu Wali Kota dan lainnya. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Semoga seluruh kurban diterima Allah SWT,” ujar Yuhadi.


Ia menambahkan, daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada kaum dhuafa, kader partai, organisasi masyarakat, dan warga sekitar yang membutuhkan.


Menurutnya, mayoritas hewan kurban yang disembelih merupakan sapi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap peternak daerah.


“Kita juga ingin mendukung peternak lokal. Karena itu sapi yang dibeli mayoritas sapi lokal, bukan sapi impor,” pungkasnya.


Diketahui, hewan kurban Partai Golkar Lampung berasal dari anggota Fraksi Golkar DPR RI, Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung, pengurus partai, kader, hingga simpatisan Partai Golkar di seluruh wilayah Lampung.

Takut Ditembak, DPO Curanmor yang Lepas Tembakan di Bandar Lampung Serahkan Diri


Bandar Lampung
- DPO Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang sempat viral usai melepaskan tembakan saat beraksi di Bandar Lampung akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Pelaku berinisial AG (30), warga Lampung Timur, menyerahkan diri ke Polres Lampung Timur setelah mengetahui dirinya masuk daftar pencarian orang (DPO) dan rekannya lebih dulu ditangkap aparat kepolisian.

Sebelumnya, rekan pelaku berinisial YS telah diamankan Tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung usai terlibat pencurian sepeda motor Honda Beat Street di kawasan Jalan Cut Nyak Dien, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, pada Minggu (3/4/2026).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan AG memilih menyerahkan diri karena takut ditembak petugas setelah kasus tersebut viral di media sosial.

“Pelaku AG menyerahkan diri ke Polres Lampung Timur karena takut akan dilakukan tindak tegas terukur oleh petugas, kemudian dijemput oleh Tekab 308 Polresta Bandar Lampung,” kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Selasa (26/5/2026).

Alfret menjelaskan, kedua pelaku dikenal nekat karena selalu membawa senjata api rakitan saat menjalankan aksi pencurian kendaraan bermotor.

“Dalam setiap aksinya, kedua pelaku ini membawa senjata api rakitan untuk mengancam maupun melindungi diri saat beraksi,” ujarnya.

Kasus ini sempat menjadi perhatian masyarakat lantaran salah satu pelaku melepaskan tembakan ke udara saat dikejar warga usai mencuri sepeda motor korban di halaman parkir sebuah toko.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap senjata api rakitan yang digunakan pelaku dibeli dari seseorang di wilayah Mesuji.

“Senjata api rakitan milik tersangka AG sudah kami amankan. Sedangkan senjata api milik tersangka YS masih dalam proses pencarian dan pendalaman,” jelas Alfret.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua butir peluru, dan satu buah helm hitam.

Hasil pemeriksaan juga mengungkap kedua pelaku telah dua kali melakukan aksi curanmor di wilayah Bandar Lampung.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Rabu, 27 Mei 2026

Kodim 0410/KBL Tebar Kepedulian di Hari Raya Kurban, Dandim: TNI Hadir untuk Masyarakat


BANDAR LAMPUNG
– Suasana Hari Raya Iduladha tahun ini terasa hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan Kodim 0410/KBL. Di tengah padatnya tugas pengamanan dan teritorial, jajaran prajurit tetap menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban.

Komandan Kodim 0410/KBL, Roni Hermawan, turun langsung mengawasi proses pemotongan hewan kurban yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.

Dalam keterangannya usai kegiatan, Dandim mengatakan bahwa momentum Iduladha menjadi pengingat penting tentang makna pengorbanan dan kepedulian sosial.

“Kami ingin meneladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Bukan hanya dagingnya yang dibagi, tetapi juga semangat berkorban dan berbagi kepada sesama. Ini menjadi bukti bahwa TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat bencana atau konflik, tetapi juga pada momen kebahagiaan seperti Iduladha,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.

Daging kurban dibagikan kepada warga sekitar, anggota Kodim, serta keluarga prajurit. Puluhan kepala keluarga menerima manfaat dari kegiatan tersebut.

Salah seorang warga penerima, Hasan (45), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Kodim 0410/KBL setiap tahunnya.

“Setiap tahun seperti ini, Kodim selalu ingat dengan kami. Daging sapi ini sangat berarti untuk kebutuhan keluarga,” ungkapnya saat berbincang bersama Babinsa.

Sementara itu, Pasi Teritorial Kodim 0410/KBL menjelaskan bahwa seluruh proses pemotongan dilakukan oleh tim yang telah berpengalaman. Hewan kurban juga dipastikan dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan petugas dari Dinas Peternakan setempat.

“Semua hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Kami juga memastikan proses pemotongan berjalan cepat dan higienis agar daging tetap segar saat dibagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.45 WIB tersebut ditutup dengan makan bersama antara anggota staf Kodim dan warga sekitar, menciptakan suasana akrab penuh kekeluargaan.

Melalui momentum Iduladha ini, Kodim 0410/KBL berharap nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat maupun di lingkungan prajurit TNI.