Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Maret 2026

Korem 043/Gatam Gelar Tradisi Penyerahan Pasukan, Tongkat Kepemimpinan Resmi Beralih


Lampung
– Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menggelar tradisi apel penyerahan pasukan dari pejabat lama kepada pejabat baru Komandan Korem 043/Gatam, Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian serah terima jabatan Danrem 043/Gatam yang sebelumnya telah dilaksanakan di Aula Pamungkas Korem 043/Gatam, Kota Metro, Kamis (12/03/2026).

Dalam apel tersebut, Brigjen TNI Haryantana, S.H., secara resmi menyerahkan pasukan kepada Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., yang kini mengemban amanah sebagai Komandan Korem 043/Gatam yang baru.
Apel penyerahan pasukan turut dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem 043/Gatam, para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, para Dan/Ka Satdisjan, Kabalak Korem 043/Gatam, serta seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Haryantana menyampaikan ucapan selamat kepada Kolonel Inf Sumarlin Marzuki atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI Angkatan Darat untuk memimpin Korem 043/Garuda Hitam.

“Saya yakin dan percaya, di bawah kepemimpinan beliau, Korem 043/Gatam akan semakin maju, solid, dan mampu melaksanakan setiap tugas dengan penuh keberhasilan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setulus-tulusnya kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan selama dirinya mengemban amanah sebagai Danrem.

“Keberhasilan satuan tidak terlepas dari pengabdian, loyalitas, dan kerja keras seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dimanapun berada dan bertugas,” tuturnya.

Brigjen Haryantana juga berharap semangat pengabdian, disiplin, serta kebanggaan sebagai prajurit Garuda Hitam terus dipelihara dan ditingkatkan dalam mendukung kepemimpinan Danrem yang baru.

“Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan, saya atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf apabila selama kebersamaan kita terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga tali silaturahmi tetap terjalin dengan baik di manapun kita berada dan bertugas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kolonel Inf Sumarlin Marzuki menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Brigjen TNI Haryantana atas kepemimpinan serta pengabdian yang telah diberikan kepada Korem 043/Garuda Hitam.

“Beliau telah meletakkan pondasi yang kuat dalam pembinaan dan pelaksanaan tugas satuan. Hal tersebut menjadi landasan kokoh bagi kami untuk melanjutkan serta meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai prestasi dan keberhasilan yang telah ditorehkan di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai akan menjadi inspirasi dan pedoman dalam melanjutkan pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara, khususnya di Provinsi Lampung.

“Sebagai Komandan Korem 043/Gatam yang baru, saya mengharapkan dukungan penuh, loyalitas, serta kerja sama dari seluruh prajurit dan PNS agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal dengan disiplin, soliditas, dan semangat pengabdian yang tinggi,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Kolonel Sumarlin Marzuki beserta seluruh warga Korem 043/Garuda Hitam turut melepas Brigjen TNI Haryantana beserta keluarga dalam tradisi pelepasan satuan. Dengan penuh haru, prajurit, PNS, serta Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten mengantarkan beliau hingga menuju Bandara Radin Inten untuk melanjutkan pengabdian di satuan yang baru.

DPRD Lampung Apresiasi Polda Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan


LAMPUNG
– Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengapresiasi langkah tegas Polda Lampung dalam mengungkap praktik tambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Way Kanan.

Menurut Giri, penindakan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin merupakan langkah penting untuk menertibkan kegiatan yang selama ini merugikan negara, merusak lingkungan, serta berdampak pada infrastruktur daerah.

Giri menjelaskan bahwa maraknya aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah di Lampung tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mempercepat kerusakan jalan dan fasilitas publik.

Hal tersebut terjadi akibat lalu lintas kendaraan pengangkut material tambang yang sering kali melebihi kapasitas dan tidak terkontrol.

“Kita apresiasi kinerja aparat kepolisian dalam hal ini Polda Lampung yang berhasil mengungkap praktik tambang emas ilegal. Selama ini banyak aktivitas tambang ilegal yang tidak memperhatikan aturan. Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut juga berdampak pada kerusakan jalan karena kendaraan angkutan yang melebihi kapasitas,” ujar Ahmad Giri Akbar, Kamis (13/3/2026).

Ia menilai penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian dapat menjadi pintu masuk untuk menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin yang selama ini masih ditemukan di sejumlah daerah di Provinsi Lampung.

Menurutnya, langkah tegas tersebut sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus melindungi aset dan infrastruktur daerah.

Di sisi lain, Giri menegaskan bahwa penertiban tambang ilegal juga harus dibarengi dengan penyusunan regulasi yang jelas. Saat ini, DPRD Provinsi Lampung tengah mendorong pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertambangan Rakyat.

Regulasi tersebut dinilai penting agar masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertambangan skala kecil dapat memiliki kepastian hukum serta menjalankan kegiatan secara tertib dan ramah lingkungan.

“Penegakan hukum harus berjalan, tetapi pemerintah juga harus memberikan solusi melalui regulasi. Raperda tambang rakyat ini penting agar aktivitas pertambangan rakyat bisa diatur dengan baik dan tidak lagi berjalan secara ilegal,” kata Giri.

Selain itu, Giri juga menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang sehat di sektor pertambangan. Dengan adanya kepastian hukum serta penertiban aktivitas ilegal, investor yang ingin berinvestasi secara resmi di Lampung akan memperoleh perlindungan hukum yang jelas.

“Kalau tambang ilegal ditertibkan dan regulasinya jelas, tentu akan berdampak positif terhadap kemudahan investasi di daerah. Kita ingin sektor pertambangan berjalan tertib, memberikan manfaat ekonomi, tetapi tetap menjaga lingkungan dan infrastruktur daerah,” ujarnya.

Ia berharap pengungkapan kasus tambang emas ilegal di Way Kanan dapat menjadi momentum untuk menata kembali tata kelola pertambangan di Lampung secara lebih tertib, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.

Danrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten di Lapangan Saburai


Lampung
– Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki., S.E .M.Han., menghadiri pembukaan Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten di Lapangan Saburai Jl. Sriwijaya Kecamatan Enggal Kota Bandar Lampung. Jum’at (13/03/2026)

Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten, yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan dibuka oleh Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), bertujuan untuk membantu prajurit TNI, PNS, serta masyarakat Bandar Lampung mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. 

Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), dalam sambutannya menyampaikan bahwa bazar murah yang dilaksanakan secara serentak ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. 

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama kita, untuk menjaga stabilitas harga serta meringankan beban masyarakat, Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat, “

“Kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama dan partisipasinya. Akhir kata, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Bazar Murah secara Serentak secara resmi saya nyatakan dibuka, “pungkasnya.

Ditempat yang sama Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki., S.E .M.Han., menyampaikan bahwa, kegiatan Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten ini, diharapkan dapat membantu dalam meringankan beban masyarakat, Prajurit, PNS Kodam XXI/RI dan jajaran beserta keluarganya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari menjelang lebaran.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada seluruh panitia Bazar Ramadhan atas diselenggarakannya kegiatan ini, ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Kodam XXI/Radin Inten, Kepada masyarakat, Prajurit dan PNS Kodam XXI/RI dan jajarannya, agar memanfaatkan Bazar Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan utama,”Pungkasnya.

Tamapak hadir pada kegiatan tersebut, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I. Pol., Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M. HAN., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XXI/Radin Inten, Ketua Pelaksana pasar murah Arta Graha, Para Asisten Kasdam XXI/ Radin Inten dan para Dakbalak Kodam XXl/RI.

Bupati Egi Sambut Jamintel Kejagung, Pengawasan Dana Desa di Lampung Selatan Diperkuat


Kalianda
- Kunjungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka Safari Ramadan menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam pengawasan penggunaan dana desa agar lebih transparan dan akuntabel.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Agung Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Jumat (13/3/2026), itu sekaligus menjadi ajang sosialisasi dan optimalisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), sebuah inisiatif pendampingan dari kejaksaan untuk membantu desa mengelola keuangan secara tertib dan sesuai aturan.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Aditya Yusma Perdana, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan beserta jajaran. 

Turut hadir juga unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, hingga ketua dan bendahara BPD se-Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi atas kunjungan Jamintel Kejaksaan Agung beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Jaksa Agung Muda Intelijen beserta jajaran. Kehadiran ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan desa,” ujar Egi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dalam pembangunan desa, terutama dalam mengawasi jalannya kebijakan serta penggunaan dana desa melalui mekanisme musyawarah desa.

Menurut Egi, pengelolaan dana desa yang baik tidak hanya berdampak pada tertibnya administrasi pemerintahan desa, tetapi juga mampu mendorong pengembangan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan hingga pariwisata yang dimiliki Lampung Selatan.

“Kami menyatakan Pemkab Lampung Selatan siap bersinergi dengan Kejaksaan Agung melalui program Jaga Desa. Dengan pendampingan dari jajaran kejaksaan, diharapkan administrasi desa semakin tertib, pembangunan lebih terarah, serta kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” kata Egi.

Sementara itu, Reda Manthovani menjelaskan bahwa program Jaga Desa bertujuan membantu memonitor tata kelola keuangan desa agar berjalan secara transparan serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, melalui aplikasi Jaga Desa, kejaksaan dapat memantau pertanggungjawaban keuangan desa yang terintegrasi dengan sistem keuangan desa.

“Dengan adanya aplikasi Jaga Desa ini, kami dapat memonitor pertanggungjawaban keuangan desa sehingga tata kelola keuangan desa dapat berjalan dengan baik. Jika pengelolaan keuangan desa berjalan baik, maka pembangunan desa juga akan berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Reda juga menegaskan, pendampingan yang dilakukan kejaksaan melalui program tersebut bukan untuk melakukan kriminalisasi terhadap kepala desa maupun perangkat desa.

“Kami hadir bukan untuk melakukan kriminalisasi, tetapi untuk membantu menjaga tata kelola desa agar berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kejaksaan semakin kuat dalam mendukung pembangunan desa sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (*)

702 Personel Gabungan Siaga Amankan Mudik, 9 Pos Pengamanan Disiapkan di Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Bandar Lampung. Pengamanan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sebanyak 702 personel diterjunkan dalam operasi kemanusiaan ini. Mereka terdiri dari 488 personel Polresta Bandar Lampung serta 214 personel gabungan dari TNI dan berbagai stakeholder terkait.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026) sore.

“Total ada 702 personel yang dikerahkan dalam Operasi Ketupat Krakatau kali ini. itu terdiri dari anggota Polresta Bandar Lampung sendiri dibantu unsur TNI dan instansi terkait yang nantinya bersama-sama melakukan pengamanan selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri,” ujar AKP Agustina Nilawati, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang digelar setiap tahun untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Lebaran di Kota Bandar Lampung.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung juga mendirikan sembilan pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari tiga Pos Pelayanan dan enam Pos Pengamanan yang akan beroperasi selama masa operasi berlangsung.

Tiga Pos Pelayanan tersebut berada di Pos Pelayanan Ramayana, Pos Pelayanan Terminal Rajabasa, dan Pos Pelayanan Begadang V. Sementara enam Pos Pengamanan didirikan di Pos Pam Tugu Raden Intan, Pos Pam Kemiling, Pos Pam Baruna Panjang, Pos Pam Sukamaju, Pos Pam Kota Teluk, serta Pos Pam Masjid Al Bakrie.

AKP Agustina menjelaskan, pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, termasuk tempat istirahat bagi pemudik, pusat informasi, serta lokasi pengamanan di titik-titik rawan kepadatan arus lalu lintas.

“Kami berharap dengan adanya pos pelayanan dan pos pengamanan ini, masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman. Personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama masa mudik Lebaran,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama perjalanan agar perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan penuh kebahagiaan.

Babinsa Turun Tangan Bantu Korban Longsor, Sertu Toto Susilo: TNI Selalu Ada untuk Rakyat


Bandar Lampung
,  – Di tengah cuaca hujan dan suasana duka yang menyelimuti warga, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Sertu Toto Susilo terpantau turun langsung ke lokasi bencana tanah longsor untuk memonitor kondisi sekaligus membantu warga yang terdampak.

Peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Kamis dini hari itu merusak sejumlah rumah warga dan memaksa beberapa keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kejadian tersebut menimbulkan kesedihan mendalam bagi para korban yang harus kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.

Begitu menerima laporan dari warga, Sertu Toto Susilo segera menuju lokasi kejadian tanpa menunggu instruksi lebih lanjut. Kehadirannya tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan duka para korban.

“Babinsa adalah saya, dan warga adalah keluarga saya sendiri. Ketika keluarga tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir,” ujar Sertu Toto Susilo saat ditemui di lokasi pengungsian, Kamis (12/3/2026).

Di lokasi bencana, Sertu Toto langsung berkoordinasi dengan perangkat desa serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu proses evakuasi warga dan pendataan kerusakan rumah.

Tak hanya memantau situasi, ia juga terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan material longsor yang menimbun rumah warga. Bersama masyarakat dan relawan, Sertu Toto ikut mengangkat lumpur serta puing-puing bangunan yang menutup akses jalan dan permukiman.

Salah seorang warga mengaku terharu atas kepedulian Babinsa tersebut. Menurutnya, Sertu Toto tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban.

“Beliau ikut membantu membersihkan lumpur bahkan sampai tangannya lecet. Yang paling menyentuh, beliau juga memimpin doa saat pemakaman salah satu warga kami. Kehadirannya benar-benar memberikan kekuatan bagi kami,” ujar salah seorang perangkat desa.

Dalam kesempatan itu, Sertu Toto juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi pribadi serta dukungan dari rekan-rekan sesama prajurit.

“Ini hanya sedikit bantuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Selain membantu penanganan darurat, Sertu Toto juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap waspada, terutama saat curah hujan meningkat. Ia memastikan akan terus mendampingi warga dalam proses pemulihan pascabencana.

“Jangan patah semangat. Musibah ini adalah ujian. Mari kita bangkit bersama dengan semangat gotong royong. TNI akan selalu ada untuk rakyat,” tegasnya.

Kisah kepedulian Sertu Toto Susilo menjadi gambaran nyata kedekatan antara TNI dan masyarakat. Di tengah bencana dan kesulitan yang dialami warga, kehadiran Babinsa menjadi bukti bahwa negara tetap hadir untuk melindungi dan membantu rakyatnya.

Pimpinan Korem 043/Gatam Di Ganti, Tongkat Komando Diserahterimakan


Metro
- Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Danrem Gatam) dari Brigjen TNI Haryantana, S.H., kepada pejabat baru Kolonel Inf Sumarlin Marzuki., S.E .M.Han., Upacara digelar khidmat di Makorem 043/Gatam yang beralamat di Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Prosesi sertijab ditandai dengan penyerahan tanda jabatan, tongkat komando dan tunggul Korem 043/Gatam oleh Pangdam XXI/RI kepada Kolonel Inf Sumarlin Marzuki., S.E .M.Han., sebagai simbol resmi peralihan kepemimpinan.

Kolonel Inf Sumarlin Marzuki., S.E .M.Han., sebelum menjabat sebagai Danrem 043/Gatam, beliau mengemban tugas sebagai Kasrem 043/Gatam. Sementara itu, Brigjen TNI Haryantana, S.H., selanjutnya akan mengemban amanah sebagai Kasdam XVII/Cendrawasih.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/RI menyampaikan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka pembinaan personel dan satuan. Melalui proses ini diharapkan terjadi penyegaran kepemimpinan, peningkatan kinerja organisasi, serta kesinambungan program pembinaan satuan yang semakin baik.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama Danrem 043/Garuda Hitam atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin satuan ini. Berbagai capaian dan kontribusi positif yang telah ditorehkan tentu menjadi kebanggaan sekaligus fondasi yang kuat bagi kelanjutan pelaksanaan tugas dan pengabdian satuan ke depan. Bagian penting dalam kemajuan Korem 043/Gatam dan jajaran Kodam XXI/Radin inten.

Selanjutnya Pangdam mengucapkan kepada pejabat baru Danrem 043/Garuda Hitam, selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh pimpinan TNI AD. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Kolonel Inf Sumarlin Marxuki mampu melanjutkan serta meningkatkan kinerja satuan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Lampung.

"Saya berharap Korem 043/Garuda Hitam terus hadir sebagai satuan yang Profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif, serta mampu menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Lampung dan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Garuda Hitam, saya berpesan untuk terus memberikan dukungan penuh kepada pimpinan yang baru, menjaga soliditas, disiplin dan semangat pengabdian demi keberhasilan tugas-tugas satuan,"pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol. Irdam XXI/RI, Danrem 041/Gamas, Asrendam XXI/RI, Para Asisten Kasdam XXI/RI, Kasiren Korem 043/Gatam, Para Kasi Kasrem 043/Gatam, KA Balak Kodam XXI/RI, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam dan prajurit Ka Balak Korem 043/Gatam. Turut hadir pula Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XXI/RI beserta pengurus.

Kamis, 12 Maret 2026

Siap Dukung Kelancaran Mudik Idulfitri 2026, IAS Gelar Posko Gabungan Nasional


TANGERANG
, 12 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M, InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) secara resmi membuka Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) IAS Group.

Posko ini menjadi pusat koordinasi operasional IAS Group untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Pembukaan POSGABNAS IAS Group dilaksanakan di Grand Anara Airport Hotel, Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan secara resmi dibuka oleh Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudi Rizkyardi Darun, Kepala Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, serta jajaran Direksi dari PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service.

Pelaksanaan Posko Gabungan Nasional IAS Group akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh regional operasional IAS Group, yaitu Regional I di Bandara Internasional Kualanamu, Regional II di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Regional III di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, serta Regional IV di Bandara Internasional Hasanuddin.

Pembentukan POSGABNAS bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar entitas di lingkungan IAS Group serta memastikan pelayanan operasional kepada maskapai dan penumpang tetap optimal selama periode puncak mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik Idulfitri.

Melalui POSGABNAS, IAS melakukan pemantauan operasional secara real time di berbagai bandara yang dikelola. Sistem ini memungkinkan monitoring terhadap pergerakan penerbangan, proses pelayanan penumpang, penanganan bagasi, hingga operasional kargo. Pemantauan tersebut didukung oleh berbagai sistem digital terintegrasi seperti Manajemen Operasi Traffic (MOT), Cargo Integrated System (CIS), Gapura Integrated System (GIS), serta Baggage Delivery Time (BDT).
Selain sebagai pusat pemantauan operasional, POSGABNAS juga berfungsi sebagai pusat komunikasi dan crisis center yang memungkinkan koordinasi cepat antar stakeholder apabila terjadi kondisi darurat atau situasi yang memerlukan penanganan terpadu. Posko ini juga dilengkapi sistem pemantauan umpan balik pelanggan yang terintegrasi dengan berbagai kanal pengaduan di titik layanan bandara.

Direktur Operasi IAS, Bapak Danny Thaharsyah menyampaikan bahwa IAS terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa penerbangan.

“Fokus kami tidak hanya pada kesiapan fasilitas dan operasional bandara, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mulai dari aspek kebersihan, kenyamanan, hingga kualitas layanan yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpang. Inilah bagian dari journey kami dalam membangun customer experience yang berkelanjutan,” ujar Danny.

Sejalan dengan komitmen tersebut, IAS terus melakukan berbagai peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, penyempurnaan proses operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bandara. IAS juga memastikan kesiapan seluruh petugas layanan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para penumpang selama periode angkutan udara Idulfitri 2026.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudhi Rizkiyardie Darun yang turut hadir menyebutkan InJourney selaku holding aviasi dan pariwisata memastikan kesiapan operasional bandara dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi posko, kesiapan fasilitas, optimalisasi personel, pengaturan jam operasional, serta penegakan prosedur layanan.

InJourney lebih jauh dijelaskan Yudhi R Darun, memandang momentum Ramadan dan Lebaran tidak hanya terkait mobilitas mudik, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan wisata domestik. 

Untuk sektor hospitality, tambahnya, InJourney telah memproyeksikan okupansi hotel dalam ekosistem InJourney mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kunjungan ke berbagai destinasi wisata yang dikelola InJourney diproyeksikan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur Lebaran.

InJourney, juga telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan Idufitri yang diperkirakan akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang dikelola InJourney seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko, Candi Borobudur, Kawasan Wisata Mandalika, Nusa Dua, Golomori dan Sarinah serta Taman Mini Indonesia Indah. 

“Diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung karena libur Idulfitri tahun ini berbarengan dengan ketetapan pemerintah yang memberlakukan sistim kerja Work From Anywhere yang memudahkan pelaksanaan kerja dilakukan dari lokasi manapun,” tambahnya. 

InJourney sendiri memprediksi angka kunjungan akan mengalami peningkatan sebesar lima belas persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama. *

Hindari Gratifikasi, Bupati Lampung Selatan Larang Pejabat Daerah Terima 'Hampers Lebaran


Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam mencegah praktik gratifikasi menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bahkan memastikan dirinya bersama jajaran pemerintah daerah tidak menerima hampers atau bentuk gratifikasi lainnya yang biasanya marak saat momentum hari raya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 20 Tahun 2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Artinya Pak Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran tidak menerima gratifikasi atau hampers yang biasanya marak menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Hendry dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Dalam surat edaran tersebut, Bupati Egi mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Lampung Selatan untuk menolak serta melaporkan setiap bentuk penerimaan gratifikasi pada kesempatan pertama.

Ia menegaskan, ASN harus menjadi teladan dengan tidak memberi maupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugasnya, termasuk dalam momentum perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain itu, Bupati Lampung Selatan juga menekankan bahwa permintaan dana atau hibah seperti Tunjangan Hari Raya (THR) atau sebutan lain, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan institusi kepada masyarakat, perusahaan, atau sesama pegawai negeri, merupakan perbuatan yang dilarang.

Praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, melanggar aturan serta kode etik, dan berisiko mengarah pada tindak pidana korupsi.

Dalam surat edaran itu pula, ASN diminta tidak menggunakan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. Fasilitas dinas hanya boleh dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan tugas kedinasan.

Bupati Lampung Selatan juga meminta para kepala perangkat daerah, kepala bagian, direktur RSUD dan BUMD, kepala UPTD puskesmas, kepala satuan pendidikan, hingga lurah dan kepala desa untuk menyampaikan imbauan secara internal kepada seluruh pegawai agar menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengingatkan pihak swasta, asosiasi, perusahaan, maupun masyarakat untuk tidak memberikan hadiah atau bentuk gratifikasi kepada pegawai negeri maupun penyelenggara negara.

Langkah ini diharapkan menjadi upaya pencegahan agar tidak terjadi praktik suap, uang pelicin, atau bentuk gratifikasi lain yang berpotensi melanggar hukum. (Mhr)

Akademisi Unila Apresiasi Ketegasan Kapolda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal Way Kanan


BANDAR LAMPUNG
– Pengungkapan praktik pertambangan emas ilegal di Kabupaten Way Kanan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menuai apresiasi dari kalangan akademisi. Pakar Hukum Universitas Lampung (Unila), Dr. Budiono, S.H., M.H., menilai langkah tegas aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam melindungi kekayaan negara dari praktik ilegal.

Menurut Dr. Budiono, tindakan yang dilakukan oleh jajaran Polda Lampung di bawah kepemimpinan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menunjukkan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum, khususnya terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang selama ini merugikan negara.

Ia menjelaskan, praktik pertambangan ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi negara. Hal itu karena aktivitas tersebut tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara melalui pajak maupun royalti.

“Langkah Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf ini patut diapresiasi. Penegakan hukum ini memberikan pesan kuat bahwa tidak ada toleransi terhadap aktivitas ilegal yang merampok kekayaan alam negara,” ujar Dr. Budiono, Kamis (12/3/2026).

Selain merugikan secara ekonomi, kata dia, pertambangan ilegal juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Dr. Budiono menegaskan bahwa berdasarkan amanat konstitusi, sumber daya alam harus dikelola oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, seluruh aktivitas pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan melalui mekanisme dan perizinan yang sah.

“Secara konstitusional, kekayaan alam harus dikelola negara melalui prosedur yang legal. Dengan begitu, hasilnya dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus pertambangan emas ilegal di Way Kanan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam di daerah.

Dr. Budiono menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya kembali aktivitas pertambangan ilegal di masa mendatang.

“Penegakan hukum yang tegas harus terus diikuti dengan pengawasan yang berkelanjutan agar praktik serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.