Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Jajaran Pengurus Kagama Lampung, Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan hilirisasi komoditas dan pembangunan berbasis desa. 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menerima Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah fokus membangun ekosistem ekonomi desa melalui program strategis Desaku Maju, yang bertujuan menahan capital flight serta meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah.

“Lampung adalah provinsi kaya komoditas. Padi, jagung, dan singkong saja menghidupi sekitar 1,2 juta kepala keluarga atau hampir 70 persen populasi. Kalau tiga komoditas ini kita selesaikan tata kelolanya, Lampung bisa take off,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas Lampung masih keluar dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah dinikmati daerah lain. 

Ia mencontohkan produksi jagung mencapai 1,7 juta ton per tahun, namun belum didukung sistem pengeringan (dryer) memadai di tingkat desa.

Melalui program Desaku Maju, Pemprov Lampung merancang pembangunan dryer secara masif di 500 desa sentra produksi, sehingga petani memiliki daya tawar lebih baik dan hilirisasi akan diperluas hingga pengolahan pakan ternak, produksi ayam, hingga distribusi pangan berbasis desa.

“Kalau jagung dikeringkan di desa, dibuat pakan di desa, ayam dibesarkan dan diproses di desa, lalu masuk ke dapur MBG di desa, kita bisa mengurangi biaya logistik, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat konsumsi protein masyarakat,” jelasnya.

Selain dryer, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pemprov juga menyiapkan program pupuk organik cair (POC) di 2.000 desa untuk meningkatkan produktivitas lahan hingga 15 persen, serta penguatan BUMDes agar mampu menjadi offtaker komoditas lokal dimana saat ini dari sekitar 2.300 BUMDes berbadan hukum, baru sebagian kecil yang benar-benar aktif dan tumbuh.

Ia menyoroti persoalan mendasar pembangunan Lampung, yakni tingginya angka putus sekolah yang mencapai sekitar 30.000 anak per tahun serta terbatasnya kapasitas pendidikan vokasi.

“Ekonomi tidak akan tumbuh kalau SDM kita tertinggal. Karena itu, kami butuh dukungan akademisi dan alumni untuk memperkuat pendidikan vokasi desa, riset pakan ternak berbasis komoditas lokal, serta pendampingan tata kelola BUMDes,” tegasnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan Lampung membutuhkan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur hukum.

Ia meminta agar segera dibentuk tim kerja bersama antara OPD terkait dan Kagama untuk menindaklanjuti kerja sama konkret, termasuk peluang riset, program KKN tematik, serta penguatan ekosistem ekonomi desa.

“Semangat di Lampung ini banyak sekali. Tugas kami adalah mengumpulkan dan mengoordinasikan semangat itu agar bergerak dalam satu arah yang sama memajukan Provinsi Lampung,” pungkasnya

Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami melihat banyak program pemerintah yang sangat baik, tetapi di lapangan sering terkendala pada aspek pendampingan dan perubahan mindset. Di sinilah Kagama ingin hadir, memastikan program itu tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalaman Kagama dalam mendampingi desa binaannya dimana program dryer yang secara teknis sudah tersedia, menurutnya, belum optimal karena petani terbiasa hanya menanam dan menjual hasil panen, belum sampai pada tahapan industrialisasi dan pengelolaan pascapanen.

“Kami masuk untuk memberikan edukasi dan pendampingan. Petani perlu diyakinkan bahwa pengeringan itu meningkatkan daya tawar. Ini soal perubahan pola pikir, bukan sekadar alat,” jelasnya.

Selain pendampingan pertanian, Qudrotul menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti bakti sosial saat bencana, penanaman mangrove di wilayah pesisir, gerakan biopori, pengelolaan sampah, serta edukasi kebudayaan melalui kegiatan Nitilaku.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Kagama menerapkan skema gotong royong berbasis iuran anggota untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk pembelian jagung untuk diolah menjadi pakan ternak dalam skala komunitas. Model ini dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian alumni yang tidak berorientasi pada keuntungan pribadi.

“Kami ingin membangun semangat pengabdian. Alumni yang punya keahlian di bidang peternakan, pertanian, manajemen, atau pendidikan bisa langsung turun mendampingi. Orientasinya bukan honor, tetapi kontribusi,” tegasnya.

Dalam aspek pendidikan, ia menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada siswa-siswi di daerah agar memiliki akses dan keberanian melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui jalur afirmasi.

Qudratul menegaskan bahwa Kagama siap bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam penguatan BUMDes, pendampingan hilirisasi komoditas, riset pakan ternak berbasis bahan lokal, serta pengembangan pendidikan vokasi desa.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kagama Lampung dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berbasis komoditas unggulan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.(*)

Senin, 02 Maret 2026

Training of Referee Pengprov ORADO Lampung Sukses, Vicky & Suarlis Juara Mini Turnamen


Bandar Lampung
– Pelaksanaan Training of Referee yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Lampung berlangsung sukses selama dua hari, Sabtu–Minggu (28 Februari – 1 Maret 2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan perangkat pertandingan jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO yang akan digelar April 2026 di Jakarta.

Training berjalan lancar dengan diikuti perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dikejar Target Kejurnas April 2026

Pengprov ORADO Lampung yang dinakhodai oleh:

Ketua Umum: Ir. Budhi Darmawan, ST, MT

Sekretaris Umum: Dr. Rizki Yuliandra, M.Pd

Bendahara Umum: Iqbal Ardiansyah, S.Si, MM

bergerak cepat menggelar pelatihan wasit guna mengejar rangkaian agenda Kejurnas ORADO tingkat nasional yang akan diikuti seluruh Pengprov se-Indonesia.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesiapan teknis dan kualitas perangkat pertandingan agar mampu bersaing di level nasional.

Materi Lengkap: Dari Regulasi Hingga Mini Turnamen

Materi training meliputi:

Pedoman Umum Pertandingan

The Low of Domino 101

Kode Etik Wasit

Petunjuk Teknis Kejuaraan

Simulasi & Praktik Lapangan

Uji Coba / Mini Turnamen

Materi disampaikan langsung oleh Dr. Fahrizal, S.Pd., M.Pd, dari PB ORADO Indonesia. Ia merupakan tim penyusun Pedoman Umum Pertandingan dan The Low of Domino 101, serta aktif memberikan pelatihan di berbagai Pengprov se-Indonesia.

Dalam penyampaiannya, Dr. Fahrizal dikenal lugas dan komunikatif, sehingga peserta mudah memahami teknis serta regulasi pertandingan secara komprehensif.

Vicky & Suarlis Juara Mini Turnamen

Sebagai bagian dari praktik langsung, kegiatan ditutup dengan Mini Turnamen antar perwakilan Pengcab kabupaten/kota.

Hasil pertandingan:

Juara 1 – Pengcab Bandar Lampung: Vicky & Suarlis
Juara 2 – Pengcab Bandar Lampung: Zulkarnain & Fauzi
Juara 3 – Pengcab Lampung Selatan: Supei & Khairul
Juara 4 – Pengprov Lampung: Aswin & Hara

Para pemenang mendapatkan dana pembinaan langsung dari Ketua Umum ORADO Lampung sebagai bentuk apresiasi dan motivasi peningkatan prestasi.

Apresiasi Pengcab Bandar Lampung

Pengurus ORADO Kota Bandar Lampung yang dipimpin oleh:

Ketua Umum: AKBP Vicky Dzulkarnain, MM

Sekretaris Umum: Daniel Tri Hardianto, SE

Bendahara Umum: Aswin Pratama Tirta, SE

menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengprov ORADO Lampung atas terselenggaranya Training of Referee.

Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada PB ORADO Indonesia, khususnya kepada Dr. Fahrizal selaku pemateri yang dinilai profesional, lugas, dan rendah hati dalam menyampaikan materi.

Komitmen Meningkatkan Kualitas Olahraga Domino

Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan ORADO Lampung dalam meningkatkan kualitas wasit dan atlet guna menghadapi kompetisi nasional.

Pengprov ORADO Lampung optimistis mampu mencetak wasit dan atlet yang kompeten serta berintegritas di tingkat nasional.

Dengan semangat:

Siapa Kita? ORADO!
ORADO: Memintarkan Indonesia
ORADO Lampung: Mak Ko Lawan, Mak Ko Tanding

Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS: Simak Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN
- Sejumlah guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi kini tidak lagi diperbolehkan menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 700/585/IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan atau audit ketaatan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk periode Januari-Agustus 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2025 Pasal 39 ayat 2 huruf (d). 

Pada aturan tersebut ditegaskan bahwa guru yang dapat diberikan honor dari Dana BOS harus memenuhi syarat belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menghindari praktik pendanaan ganda (double funding) atau double dipping. Guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima dana sertifikasi dari APBN sebesar Rp2 juta per bulan, tidak lagi diperkenankan menerima honor tambahan yang bersumber dari Dana BOS.

Dengan demikian, Dana BOS dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional sekolah lainnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Jadi Temuan Pemeriksaan

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Marko Firzada, mengungkapkan, dalam hasil audit yang dilakukan periode Januari-Agustus 2025, pembayaran honor dari Dana BOS kepada guru yang sudah bersertifikasi dinyatakan sebagai temuan pemeriksaan.

Ia menegaskan, atas temuan tersebut, guru honorer bersertifikasi yang terlanjur menerima gaji dari Dana BOS pada periode tersebut diwajibkan mengembalikan dana tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah Lampung Selatan yang untuk kemudian diteruskan Ke Rekening Kas Umum Negara. Mekanisme pengembalian dapat dilakukan secara bertahap.

"Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan, kebijakan ini bukan keputusan mendadak. Sebelumnya, para guru telah menandatangani surat perjanjian dengan kepala sekolah yang menyatakan kesediaan mengembalikan honor dari Dana BOS apabila di kemudian hari menjadi temuan pemeriksaan,” kata Marko.

Siapa yang Wajib Mengembalikan?

Guru yang menjadi sasaran pengembalian adalah Guru Honorer BOS Tahun 2025 yang menerima dua sumber penghasilan sekaligus, yakni honor dari Dana BOS dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, guru honorer BOS Tahun 2025 yang belum memiliki sertifikasi tidak dikenakan kewajiban pengembalian karena hanya menerima satu sumber penghasilan, yakni dari Dana BOSP.

Kriteria Penerima Honor BOS

Berdasarkan petunjuk teknis BOSP, guru honorer yang dapat dibayarkan honornya melalui Dana BOS harus memenuhi kriteria:
- Berstatus Non-ASN
- Terdaftar di Dapodik
- Memiliki NUPTK
- Belum menerima tunjangan sertifikasi

Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain, karena kebijakan ini merupakan perintah dari regulasi pemerintah pusat.

Bagi guru yang ingin mengajukan keringanan pengembalian secara mencicil, dipersilakan berkonsultasi dengan Inspektorat Lampung Selatan.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan. (*)

Residivis Pembunuhan di Bandar Lampung Ditangkap, Usai Bongkar Rumah Curi 4 Ponsel


Bandar Lampung
- Polsek Panjang menangkap pria berinisial FH (34), warga Way Lunik lantaran terlibat kasus pencurian barang berharga berupa 4 unit ponsel.

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (11/2/2026), sekitar pukul 03.00 WIB, di Kampung Margo Mulyo, Pidada, Panjang, Bandar Lampung.

Wakapolresta Bandar Lamppung, AKBP Yonirizal Khova mengatakan bahwa pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mendongkel jendela rumah dengan menggunakan pisau.

"Pelaku mendongkel jendela dengan menggunakan pisau, yang memang sering dibawa oleh pelaku jika bepergian," Kata AKBP Yonirizal, Jumat (27/2/2026).

Resedivis kasus pembunuhan pada tahun 2009 ini mengaku sudah dua kali melakukan aksi serupa.

"4 buah ponsel dijual secara COD seharga 1,7 juta rupiah," Kata Wakapolresta.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku uang hasil penjualan ponsel curian dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pelaku FH ditangkap petugas pada Senin (16/2/2026), di Jalan Soekarno Hatta, Pidada, Panjang, Bandar Lampung.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 477 KUHPidana UU RI No. 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara.(*)

Minggu, 01 Maret 2026

Kolaborasi TP. PKK, DWP, dan OPD Lampung Bagikan 300 Paket Takjil Ramadan


Bandar Lampung
--- Memasuki hari keenam pelaksanaan kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung kembali membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat di depan Mahan Agung, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan melibatkan Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka. Selain itu, dibagikan juga tambahan snack wafer dan susu khusus untuk anak-anak sebagai bentuk perhatian kepada mereka yang turut menjalankan ibadah puasa maupun yang mendampingi orang tuanya.

Seperti hari-hari sebelumnya, pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka kepada pengendara dan warga yang melintas di kawasan tersebut. Ibu-ibu Dharma Wanita tampak membagikan paket takjil secara langsung dengan tertib, disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan berbagi takjil ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen TP. PKK dan DWP Provinsi Lampung untuk hadir dan berbagi di tengah masyarakat. (*).

Sabtu, 28 Februari 2026

Ketua TP PKK Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Serahkan Bantuan Sosial dan Tinjau Penerima Manfaat


METRO
---- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Metro dalam rangka penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah kecamatan, Sabtu (28/02/2026).

Berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung dan didampingi Ketua TP PKK Kota Metro Ny. Eni Sumiyati Bambang, Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang akrab disapa Batin Wulan mengawali kunjungan kerja di Aula Kecamatan Metro Timur.

Di lokasi ini, Batin Wulan menyerahkan bantuan beras dan bahan kebutuhan pokok kepada 40 penerima manfaat. Selain itu, TP PKK Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan susu dan telur untuk anak-anak guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga beresiko stunting serta meninjau langsung kondisi orang tua lansia serta menyerahkan bantuan beras, sembako dan tali asih.

Batin Wulan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat agar dapat merasakan manfaat dan dukungan, khususnya menjelang bulan Ramadan.

"Batin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima", sambungnya. 

Selanjutnya, kunjungan kerja dilanjutkan ke Aula Kelurahan Hadimulyo Barat yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Pusat dan Kecamatan Metro Utara dengan jumlah sekitar 80 orang. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung kembali menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu, serta meninjau langsung kondisi seorang anak yang beresiko stunting.

Dalam kesempatan itu, Batin Wulan menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak perlu menjadi perhatian bersama agar pertumbuhan anak berjalan optimal dan berat badan sesuai dengan usianya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak seperti telur dan susu serta mengurangi pemberian makanan manis atau jajanan yang kurang sehat.

"apabila anak tidak menyukai susu, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi melalui sumber makanan lain seperti telur", jelas Batin Wulan. 

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Aula Kelurahan Mulyojati yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Selatan dan Kecamatan Metro Barat dengan jumlah sekitar 80 orang.

Pada kesempatan tersebut, bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok diserahkan secara langsung oleh Batin Wulan bersama Ny. Eni Sumiyati kepada masyarakat penerima manfaat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga meninjau seorang anak yang beresiko stunting sekaligus berdialog dengan keluarga penerima manfaat.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat kepedulian sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerah. (*)

Pemprov Lampung Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Kopda Marinir Muhammad Mahfudi


BANDARLAMPUNG
--- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Muhammad Firsada mewakili Gubernur Lampung hadir melayat ke rumah duka almarhum Kopda Marinir (Anm) Muhammad Mahfudi, anggota Korps Marinir TNI AL yang menjadi korban bencana longsor di wilayah Jawa Barat, Sabtu (28/02/2026).

Firsada menyampaikan belasungkawa dan penghormatan Pemerintah Provinsi Lampung kepada almarhum yang gugur dalam tugas. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap diberikan ketabahan dan kekuatan.

Jenazah almarhum sebelumnya disambut melalui upacara militer di Bandar Udara Radin Inten II. Prosesi penyambutan dilaksanakan secara militer dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung bersama unsur TNI dan Polri sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Pelaksanaan prosesi penyambutan jenazah di pimpin oleh Paslog Brigif 4 Mar/BS yang bertindak sebagai inspektur upacara penyambutan jenazah. 

Selanjutnya jenazah almarhum Kopda Marinir (Anm) Muhammad Mahfudi, dibawa ke rumah duka di Perumahan Griya Ellok, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung untuk disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer di TPU Beringin Raya.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Lampung bersama unsur Forkopimda dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut merupakan wujud kepedulian dan penghargaan atas pengabdian prajurit TNI kepada bangsa dan negara. (*)

Bangun 200 Ruas Jalan Pemerintah Kota Bandar Lampung Perkuat Konektivitas


Bandar Lampung
– Transformasi infrastruktur menjadi prioritas utama tahun 2026. Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan lebih dari 200 ruas jalan diperbaiki secara bertahap.

Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi mempercepat mobilitas barang dan jasa di pusat ekonomi kota.

Rigid Beton untuk Ketahanan Jangka Panjang

Sebanyak delapan ruas jalan akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton, teknologi yang dikenal lebih tahan terhadap tekanan kendaraan berat.

Langkah ini diyakini mampu:

Mengurangi biaya perawatan tahunan

Meminimalkan kerusakan dini

Menekan risiko kemacetan akibat tambal sulam

Jalan Protokol Jadi Prioritas

Penataan jalan protokol juga menjadi fokus, guna memperkuat citra Bandar Lampung sebagai kota perdagangan dan jasa di Sumatera bagian selatan.

Pemerintah optimistis konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor logistik.

Eva Dwiana Pimpin Safari Ramadhan 2026, Pemkot Bandar Lampung Bantu Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Labuhan Ratu


Lampung
– Dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Walikota Bandar lampung Hj. Eva Dwiana memimpin kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Bandar lampung Tahun 2026 di Masjid Al-Ikhlas Jl. Pelita, Kel. Labuhan Ratu, Kec. Labuhan Ratu, Jumat (27/02/2026).

Dalam sambutan Walikota Bandar lampung, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan anugerah dan rahmat bagi umat beriman. Bulan penuh berkah ini menghadirkan berbagai keutamaan, mulai dari pahala yang dilipatgandakan, ampunan dosa, hingga doa-doa yang diijabah. 

Ramadhan menjadi momentum berharga untuk menempa diri menuju pribadi yang lebih bertaqwa melalui peningkatan ibadah, kesabaran, dan pengendalian diri.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana membentuk kejujuran, kedisiplinan, serta memperbaiki akhlak.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar lampung, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan kepada jamaah Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu. Semoga Allah SWT membalas segala amal ibadah dengan pahala yang berlipat ganda,” ujar Walikota.

Walikota juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tokoh agama, alim ulama, pengurus Masjid Al Ikhlas, serta seluruh jamaah Masjid yang telah menyambut hangat kehadiran Tim Safari Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Kota juga akan membantu pembangunan Masjid al ikhlas sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD Pemerintah Kota Bandar lampung, Camat Labuhan ratu beserta jajaran.

Jumat, 27 Februari 2026

Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur 2022–2027,Wagub Jihan Nurlela Ajak Pengurus Ciptakan Kader Pramuka yang Unggul, Inklusif, dan Berdaya Saing


LAMPUNG TIMUR
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur untuk menciptakan kader sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inklusif, dan berdaya saing guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikannya saat acara Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur masa bakti antar waktu 2022–2027 di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Jumat (27/2/2026).

Wagub Jihan menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara Gerakan Pramuka dan berbagai pemangku kepentingan.

"Bangunlah sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga Gerakan Pramuka benar-benar menjadi mitra strategis dalam mewujudkan SDM Lampung yang unggul, inklusif, dan berdaya saing, sebagaimana cita-cita besar bangsa," ujar Jihan.

Pada kesempatan tersebut, Jihan yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung melantik Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah sebagai Ketua Mabicab Lampung Timur.

Jihan menegaskan Gerakan Pramuka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Menurutnya, Gerakan Pramuka melalui metode pendidikan yang berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma, menjadi wahana strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri bangsa.  

"Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama Asta Cita ke-4 yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan bangsa," katanya.

Jihan turut mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memberikan perhatian yang proporsional terhadap peran perempuan, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kepramukaan.

"Saya mendorong pengurus yang baru dilantik untuk dapat menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan kebijakan daerah dan nasional, berorientasi pada penguatan karakter, kecakapan hidup, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda," ujarnya.

Usai pelantikan tersebut, Ketua Mabicab Lampung Timur turut melantik M. Muslih sebagai Ketua Kwarcab Lampung Timur. (*)