Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 07 Februari 2026

Aniaya dan Rampas Ponsel Milik Pengunjung Konter HP, Pria 24 Tahun di Bandar Lampung Ditangkap


Bandar Lampung
– Satreskim Polresta Bandar Lampung meringkus MDP, (24), warga Negeri Olok Gading, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, usai menganiaya dan merampas ponsel milik salah satu pengunjung konter handphone di wilayah Telukbetung Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Sebuah konter handphone , Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Gedong Pakuan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan bahwa pelaku ditangkap dirumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam, hasil penyelidikan dan pendalaman rekaman video cctv di lokasi kejadian.

"Pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam," Kata Kompol Gigih, Jumat (6/2/2026).

Hasil pemeriksaan, pelaku tega menganiaya dan merampas ponsel korban lantaran tidak terima korban menyentuh (menyenggol) tubuh istri pelaku, namun hal itu dibantah oleh korban dengan dikuatkan hasil rekaman cctv dilokasi kejadian.

Pelaku yang emosi, saat itu langsung memukul bagian belakang tubuh korban dan menuduh korban telah mengganggu istrinya. Tidak berhenti di situ, pelaku kembali memukul wajah korban, menarik lengannya, merobek bajunya, serta mencekik leher korban.

"Pelaku kemudian memukul kepala korban secara berulang kali sambil mengambil handphone korban yang berada di atas etalase konter," jelas Gigih.

Pelaku juga mengancam korban agar ikut dengannya jika ingin ponselnya dikembalikan. Namun, korban menolak mengikuti pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian leher dan kehilangan satu unit handphone merek Vivo Y100 5G warna hitam.

Selain pelaku, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y100 dan satu buah topi warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

ketua umum SMSI pusat meresmikan simbol sejarah monumen SMSI di alun - alun kota Cilegon Banten


BANTEN
 - Simbol sejarah monumen SMSI pusat atau disebut Serikat Media Siber Indonesia diresmikan di alun - alun Kota Cilegon Banten oleh ketua SMSI umum pusat, Sabtu (07/02/2026). 

Monumen ini sebagai perjalanan media digital atau siber di Indonesia. Ketua Serikat Media siber Indonesia (SMSI) pusat Firdaus usai sambutan langsung melakukan momen bersejarah dalam rangka penguatan peran pers, siber sebagai pilar transformasi komunikasi nasional.

Kehadiranya ketua umum SMSI pusat Firdaus disambut langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Perwakilan Dewan Pers Yogi, serta Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Deti.

Ketua umum SMSI pusat Firdaus mengatakan, kami apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan dan penghargaan terhadap SMSI, khususnya terkait hadirnya Monumen Siber Indonesia.

Ini sebuah simbol sejarah dan legacy besar bagi perjalanan media digital di tanah air yang ada di Kota Cilegon. Terima kasih kepada Wali Kota dan wakil Wali Kota Cilegon yang telah mengapresiasi rekan-rekan SMSI, "Kata Firdaus. 

Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol nilai perjuangan, warisan, dan kekuatan transformasi komunikasi di seluruh Indonesia. 

Firdaus juga menekankan bahwa monumen tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan insan pers siber yang lahir dari kesunyian, dari perjalan kecil penuh cinta dan pengabdian, sehingga mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa, "Ungkapnya.

“Kita ini turun ke dunia pers bukan sekadar pekerjaan, tetapi profesi mulia. Jurnalis itu bukan alat kekuasaan, melainkan cahaya bagi masyarakat. Jejak panjang perjuangan media siber sangat panjang.

Momen ini mengenang perjalanan panjang sejak tahun 2007 ketika ia melawan dominasi konglomerasi media besar. Saat itu ia menggagas media online sebagai ruang baru bagi masyarakat, di tengah dominasi media cetak yang sangat kuat, "Ucapnya.

Firdaus menyebut bahwa Cilegon memiliki peran strategis dalam perjalanan SMSI, bahkan menjadi salah satu fondasi awal sebelum organisasi tersebut berkembang luas hingga ke seluruh penjuru Nusantara, termasuk Papua. 

“SMSI hari ini sudah ada di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dari jalan sunyi menjadi cahaya bagi kita semua. “Alhamdulillah kami tetap hidup di jalan jurnalistik.

Bahwa monumen ini akan terus menjadi inspirasi bagi insan pers di seluruh Indonesia untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat, "Pungskasnya. (Red)

Ketua DK PWI Pusat Nyatakan, PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota


JAKARTA
: Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Atal S Depari menyatakan, Muklis sebagai Ketua PWI Lampung Timur (Lamtim) tidak berhak memecat anggota PWI, jumat (06/02/26).

Pemecatan 9 orang anggota PWI Lamtim oleh Muklis sebagai Ketua PWI Lamtim di kritik keras oleh PWI Pusat dan DK PWI Pusat. Atal S Depari sebagai Ketua DK PWI Pusat di dampingi Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto akan memerintahkan DK Provinsi Lampung serta PWI Provinsi Lampung menyelesaikan masalah tersebut.

"Saya sudah baca itu (Laporan pemecatan 9 anggota PWI Lamtim oleh Muklis Ketua PWI Lamtim), di japri teman-teman juga (Arlian Athar Fadli dan 8 orang Anggota Biasa PWI Lamtim yang dipecat muklis), saya dengar ada 9 orang itu sudah dipecat ya. Jadi sebenarnya pengurus PWI Kabupaten/Kota itu gak berhak memecat anggota, yang berhak (memecat anggota biasa PWI adalah PWI Pusat) apalagi anggota biasa. Ini adalah sebuah masalah case, saya mohon nanti ketua DK Provinsi Lampung harus turun tangan apa yang sebenarnya terjadi," jelas Atal S Depari.

Menurutnya, pemecatan sepihak terhadap 9 anggota PWI Kabupaten Lampung Timur sebagai pelanggaran serius terhadap Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI. Atal menyatakan, hingga saat ini tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh sembilan anggota tersebut yang dapat dijadikan dasar pemecatan. Ia menilai alasan yang dikaitkan dengan dinamika pencalonan kepengurusan sebagai sesuatu yang keliru dan tidak berdasar.

“Kalau persoalannya soal pencalonan atau mengambil berkas pencalonan, itu hal yang normal dalam demokrasi organisasi. Itu sah dan dilindungi aturan. Tidak bisa dijadikan dalih untuk pemecatan,” tegasnya

"Ada dua hal menurut saya, kesalahan anda (9 orang anghota PWI Lamtim) apa sehingga anda dipecat. Ketua ini juga (Muklis Ketua PWI Lamtim) kok begitu berani memecat, ngerti gak tugas sebagai ketua itu apa? Pecat memecat. Saya minta PWI Lampung menyelesaikan masalah ini, disebelah saya ada ketua bidang organisasi PWI Pusat," tambah Bang Atal sapaan akrabnya.

Ia meminta Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Provinsi Lampung untuk memproses kasus ini secara serius, profesional, dan transparan agar tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

“Saya minta DKP Lampung menangani ini dengan sungguh-sungguh. Jangan dibiarkan. Ini menyangkut marwah organisasi,” papar Atal S Depari.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto, menyebut peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat tidak lazim dan belum pernah terjadi sebelumnya di lingkungan PWI.

"Ini unik, baru pertama saya menjadi pengurus PWI Pusat baru terjadi ketua PWI Kabupaten memecat anggota biasa, itu gak masuk di akal itu melanggar PD/PRT PWI. Jadi hal ini kami sudah menerima laporan tertulis ya kita akan proses. Jangankan anggota biasa, anggota muda saja tidak ada haknya PWI Kabupaten/kota, anggota muda itu yang bisa memecatnya PWI Provinsi karena PWI Provinsi yang terbitkan, kalau KTA anggota biasa kan yang terbitkan PWI Pusat itupun kalau ada masalah dan masalahnya di godok di dewan kehormatan milai dari provinsi sampai dengan pusat," ungkap bang Zul sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan bahwa PWI Pusat telah menerima laporan tertulis terkait kasus tersebut dan memastikan proses akan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Kita sudah terima laporan. Ini akan kita proses melalui Dewan Kehormatan. Namun, penyelesaiannya akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 selesai,” pungkas Zulkifli.

Diketahui laporan tertulis ke 9 anggota PWI Lamtim yang di pecat Muklis sebagai Ketua PWI Lamtim di terima langsung oleh Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S Depari.

Ekonomi Lampung Tumbuh 5,54% di Triwulan IV 2025, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama


Bandar Lampung
– Perekonomian Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang semakin solid pada akhir tahun 2025.

Pada Triwulan IV 2025, ekonomi Lampung tumbuh 5,54 persen (year on year/yoy), meningkat dibandingkan capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 5,04 persen (yoy).
Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung Triwulan IV 2025 atas dasar harga berlaku tercatat Rp135,95 triliun, sementara atas dasar harga konstan (2010) mencapai Rp74,24 triliun.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Lampung sepanjang tahun 2025 mencapai 5,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang sebesar 4,57 persen. Akselerasi ini menandakan pemulihan ekonomi daerah yang semakin menguat.

Permintaan Domestik Jadi Penopang
Pertumbuhan ekonomi Triwulan IV terutama didorong oleh permintaan domestik, khususnya:

Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,10% (yoy)
Investasi (PMTB) tumbuh 5,41% (yoy)
Peningkatan konsumsi rumah tangga sejalan dengan naiknya mobilitas dan belanja masyarakat saat periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, investasi tetap kuat berkat realisasi penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri yang tumbuh positif.

Dari sisi eksternal, ekspor Lampung tumbuh 2,55% (yoy), didukung permintaan luar negeri terhadap komoditas gula dan kembang gula, hasil penggilingan, kopi, serta produk olahan minyak nabati.

Pertanian dan Industri Pengolahan Menguat
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Lampung ditopang oleh sektor-sektor utama, yakni:

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh 5,65% (yoy)
Industri Pengolahan tumbuh 6,54% (yoy)
Perdagangan Besar dan Eceran (PBE) tumbuh 3,97% (yoy)
Kinerja sektor pertanian meningkat seiring naiknya produksi jagung dan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Industri pengolahan menguat berkat peningkatan permintaan ekspor subsektor makanan dan minuman, sementara sektor perdagangan tetap solid sejalan dengan naiknya permintaan domestik.

Sepanjang 2025, Ekonomi Lampung Tumbuh 5,28% Sepanjang tahun 2025, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,94%, didukung penguatan daya beli pekerja di sektor utama. Investasi juga tumbuh 5,28%, didorong meningkatnya realisasi investasi swasta setelah meredanya ketidakpastian pada periode pemilu.

Namun, dari sisi eksternal, kinerja net ekspor terkontraksi 57,99%, yang dipengaruhi penurunan permintaan ekspor antar daerah seiring normalisasi produksi komoditas dalam negeri.

Proyeksi 2026: Tumbuh 5,0–5,6 Persen
Bank Indonesia memprakirakan kinerja positif ini akan berlanjut pada 2026, dengan pertumbuhan ekonomi Lampung berada di kisaran 5,0–5,6 persen. Pertumbuhan diperkirakan tetap ditopang penguatan permintaan domestik serta permintaan eksternal yang terjaga.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian diproyeksikan tetap menjadi penopang utama melalui sinergi program intensifikasi pertanian pemerintah pusat dan daerah. Sektor industri pengolahan dan perdagangan juga berpotensi meningkat berkat ekspansi usaha dan kuatnya permintaan domestik.

Tiga Strategi BI Lampung
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melalui tiga strategi utama:

Penguatan sektor primer dan stabilisasi harga melalui peningkatan produktivitas pertanian, integrasi hulu–hilir komoditas strategis, serta pengendalian inflasi melalui TPID dan GNPIP.

Peningkatan nilai tambah dan investasi sektor unggulan lewat hilirisasi komoditas, pengembangan UMKM berorientasi ekspor, serta promosi proyek investasi melalui skema IPRO.

Percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah melalui penguatan peran TP2DD untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan berbagai upaya tersebut, pertumbuhan ekonomi Lampung diharapkan tetap inklusif dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

Jumat, 06 Februari 2026

Polda Lampung Kerahkan 500 Personel Gelar Kurve Serentak di Tiga Lokasi Pantai Utama


LAMPUNG
– Sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program "Presiden Asri" demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar aksi bersih-bersih atau kurve massal secara serentak, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini tidak hanya berpusat di tingkat Polda, tetapi juga dilaksanakan secara berbarengan oleh 15 Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Provinsi Lampung. 

Langkah masif ini diambil untuk memastikan semangat pelestarian lingkungan menjangkau hingga ke tingkat akar rumput.

Khusus untuk personel Polda Lampung, sebanyak 500 personel diterjunkan langsung ke lapangan. 

Fokus pembersihan menyasar area pesisir yang menjadi ikon wisata dan lingkungan hidup di Bandar Lampung, yakni Pantai Sukaraja, Pantai Duta Wisata, Pantai Mutun

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari menyatakan bahwa kegiatan kurve ini merupakan instruksi langsung untuk menyelaraskan program Polri dengan visi Pemerintah Pusat dalam menjaga kelestarian ekosistem.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan. Melalui Program Presiden Asri, kami mengajak masyarakat untuk kembali peduli terhadap kebersihan pantai kita," ujar Kabid Humas.

Dalam pantauan di lokasi, para personel yang dibekali dengan peralatan kebersihan tampak bahu-membahu mengumpulkan sampah plastik dan limbah laut yang mengotori bibir pantai. 

Aksi ini juga mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengunjung pantai yang turut tergerak membantu jalannya kegiatan.

Dengan adanya kurve serentak ini, diharapkan area publik khususnya destinasi wisata pantai di Lampung menjadi lebih nyaman, asri, dan terhindar dari potensi bencana lingkungan akibat penumpukan sampah.

DPRD Lampung Dukung Penuh Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi


Lampung Selatan
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor peternakan.

Kegiatan tersebut digelar di Kebun Trikora PTPN I Regional 7, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026), dan berlangsung serentak di sejumlah provinsi sebagai bagian dari program nasional penguatan hilirisasi peternakan.

Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Lampung, perwakilan Kementerian Pertanian, serta manajemen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Ahmad Basuki menegaskan, DPRD memandang program hilirisasi ayam terintegrasi sebagai langkah nyata dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis penguatan sektor riil.

“Pengembangan hilirisasi ini penting agar Lampung tidak hanya menjadi daerah produsen bahan mentah, tetapi mampu mengoptimalkan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, DPRD melalui Komisi II akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.
“Kami ingin program ini benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas pasokan, serta mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat,” tegasnya.

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Lampung diarahkan pada penguatan ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir. Pengembangan tersebut mencakup sektor pembibitan, penyediaan pakan ternak, pengolahan hasil peternakan, hingga sistem distribusi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk.

Perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi strategis sebagai sentra pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi guna mendukung ketahanan pangan regional maupun nasional.

Sementara itu, PTPN I menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan industri peternakan terpadu yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Menutup kegiatan, Ahmad Basuki kembali menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal program tersebut agar selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Kami akan memastikan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi ini memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung,” pungkasnya.

Bandar Lampung Bergerak! Pemerintah dan TNI Turun Bersihkan Ekosistem Mangrove


BANDAR LAMPUNG
– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar apel dan aksi nyata Gerakan Bersih-bersih Serentak, Jumat (6/2/2026) pagi. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Angkatan Darat ini dipusatkan di kawasan mangrove, Jalan Pasaran RT 05, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Barat, sebagai bentuk komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kota.

Apel korve dibuka secara resmi dengan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dan Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran forkopimda dan perangkat daerah, yang mencerminkan kolaborasi solid antar instansi. Kehadiran TNI diwakili oleh Danramil 410-03/TBU, Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos., dan Danramil 02/TBS, Mayor Inf Sabariyanto, menunjukkan sinergi dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat. “Untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan kota, kami menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kita harus bergandengan tangan membuat Bandar Lampung lebih bersih dan lebih indah,” seru Eva Dwiana.

Selain membersihkan kawasan mangrove yang berfungsi vital sebagai ekosistem pesisir, gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berjalan tertib dan lancar, serta berakhir pada pukul 10.10 WIB.

Melalui aksi simbolis ini, Pemerintah Provinsi dan Kota berharap dapat memicu gerakan serupa di tingkat RW dan kelurahan, sehingga tercipta lingkungan Bandar Lampung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan untuk kenyamanan seluruh warganya.

Pemprov Lampung dan Pemkot Bandar Lampung Gelar Aksi Bersih Serentak di Kawasan Mangrove


BANDAR LAMPUNG
– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar apel dan aksi nyata Gerakan Bersih-bersih Serentak pada Jumat (6/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dipusatkan di kawasan mangrove, Jalan Pasaran RT 05, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Barat, sebagai wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kota.
Apel korve dibuka secara resmi dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., serta Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Hadir pula jajaran Forkopimda dan perangkat daerah, yang mencerminkan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung program tersebut.

Kehadiran TNI turut memperkuat sinergi dalam kegiatan ini, di antaranya Danramil 410-03/TBU Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos., dan Danramil 02/TBS Mayor Inf Sabariyanto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program kebersihan lingkungan yang melibatkan unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan kota, kami menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kita harus bergandengan tangan membuat Bandar Lampung lebih bersih dan lebih indah,” ujar Eva Dwiana.

Selain melakukan pembersihan kawasan mangrove yang memiliki fungsi vital sebagai ekosistem pesisir, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar hingga selesai pada pukul 10.10 WIB.

Melalui aksi ini, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap gerakan serupa dapat digalakkan hingga tingkat RW dan kelurahan, sehingga tercipta lingkungan Bandar Lampung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan demi kenyamanan seluruh warga.

Ansor Lampung Gelar Diskusi Publik dan Pendidikan Paralegal, Soroti Konflik Agraria


Bandar Lampung
— Pemuda Ansor Provinsi Lampung menggelar diskusi publik dan pendidikan paralegal yang berlangsung di Aula Sai Bumi,jln.Yous Sudarso, Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema hukum agraria dan akses keadilan bagi rakyat kecil, yang dinilai masih menjadi persoalan krusial di Provinsi Lampung.

Ketua Pemuda Ansor Provinsi Lampung, Sarhani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal memperluas jejaring sekaligus kaderisasi di bidang bantuan hukum.

“Hari ini kita mulai inisiasi bersama teman-teman pengurus LBH untuk memperluas jaringan dan kaderisasi. LBH memiliki kewenangan melakukan pendidikan hukum sekaligus merekrut anggota, dan ini coba kita dorong di Lampung, termasuk menyasar kader Ansor di setiap kabupaten/kota,” ujarnya

Ia menjelaskan, dipilihnya isu agraria bukan tanpa alasan. Menurutnya, konflik pertanahan di Lampung sudah berlangsung sejak lama dan belum menunjukkan penyelesaian yang signifikan.

“Kalau bicara agraria di Lampung, ini bukan fenomena hari ini saja.

 Dari masa reformasi sampai sekarang, persoalan agraria tidak pernah benar-benar tuntas. Karena itu, kita ingin melihat sebenarnya agraria ini untuk kepentingan siapa, dan bagaimana rakyat kecil bisa mendapatkan akses keadilan,” tegasnya.
Dalam diskusi publik tersebut, para peserta mendapatkan materi edukasi hukum dari sejumlah narasumber, dengan harapan persoalan agraria yang kompleks setidaknya dapat diminimalkan melalui pemahaman hukum di masyarakat.

Sejumlah tokoh turut diundang dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan dari unsur pemerintahan, pengurus pusat Ansor, kalangan legislatif, serta akademisi. Dari kalangan akademisi hadir Siti Huiriyah, sementara dari unsur organisasi hadir perwakilan pengurus PP Ansor. Beberapa undangan lain disebut berhalangan hadir.
Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada diskusi publik. Ansor Lampung juga menggelar pendidikan paralegal selama tiga hari.

Peserta kegiatan ditargetkan berasal dari Mahasiswa Universitas Lampung dengan kuota pelatihan sekitar 30 orang.

Sarhani menilai, belum seriusnya perhatian pemerintah daerah terhadap konflik agraria menjadi salah satu penyebab persoalan terus berulang.

“Kita melihat masih banyak konflik, baik antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, maupun masyarakat dengan pihak swasta.

Pemerintah belum sepenuhnya hadir di posisi tengah untuk menyelesaikan konflik agraria secara adil,” ujarnya.

Melalui pendidikan paralegal ini, Ansor berharap lahir kader-kader yang memiliki pemahaman hukum dasar, mampu mendampingi masyarakat, sekaligus memperkuat jaringan bantuan hukum di Lampung.

“Harapan besarnya, masyarakat makin teredukasi, jaringan kita makin luas, dan kader Ansor bisa ikut berperan membantu persoalan hukum rakyat kecil, terutama di bidang agraria,” tutupnya.

Jumat Berkah, Bhabinkamtibmas Kotakarang Raya dan Keteguhan Bagikan 170 Porsi Makanan


Bandar Lampung
— Semangat berbagi kembali ditunjukkan aparat kepolisian melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di pelataran Masjid Al-Taqwa Sinar Mulya, Kelurahan Keteguhan,Teluk Betung Timur,Kota Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotakarang Raya, Aiptu Akhmad Ghufron Fardan, S.H., M, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Keteguhan, Aiptu Rahmat Kartolo. Dalam aksi berbagi ini, sebanyak 170 porsi makanan disediakan untuk para jamaah.

Beragam menu disiapkan untuk masyarakat, di antaranya sayur sop bakso, ayam kecap, ayam gulai, serta sambal ati ayam. Makanan tersebut dibagikan kepada para jamaah yang baru selesai menunaikan ibadah Salat Jumat.

Kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya mendekatkan diri antara Polri dan masyarakat. Selain membantu warga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kemitraan antara Bhabinkamtibmas dengan lingkungan binaannya.

Para jamaah menyambut baik kegiatan tersebut dan tampak antusias menikmati hidangan yang telah disediakan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.