Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 23 Mei 2026

Rotasi Jabatan di Polresta Bandar Lampung, Kabag Ops dan 7 Kapolsek Berganti


Bandar Lampung
- Polresta Bandar Lampung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (23/5/2026).

Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/361/IV/Kep./2026, ST/362/IV/Kep./2026, dan ST/363/IV/Kep./2026 tertanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memimpin langsung upacara sertijab tersebut.

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polresta Bandar Lampung mengalami pergantian, diantaranya

Kompol I Made Indra Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polresta Bandar Lampung digantikan oleh Kompol Edy Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Lampung Timur

Kompol Tony Apriadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Timur dimutasi sebagai Kapolsek Tanjungkarang Timur menggantikan Kompol Kurmen Rubitanto. 

Posisi Kapolsek Telukbetung Timur kini dijabat AKP Daelami yang sebelumnya menjabat Kapolsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah.

Sementara itu, AKP Ono Karyono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tanjungkarang Barat dimutasi menjadi Kapolsek Labuhan Ratu. Jabatan Kapolsek Tanjungkarang Barat selanjutnya diisi AKP Martoyo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Utara.

Kemudian, jabatan Kapolsek Telukbetung Utara kini diemban AKP Anton Saputra. 

Untuk jabatan Kapolsek Sukarame kini dijabat Kompol Henry Dunan Pandiangan yang sebelumnya menjabat Kasi Laka Ditlantas Polda Lampung.

Sementara Iptu Edy Sabhara Purba yang sebelumnya menjabat Kanit Satreskrim Polresta Bandar Lampung dimutasi sebagai Kapolsek Tanjung Senang.

Adapun pejabat lama yang dimutasi di antaranya Kompol Kurmen Rubiyanto dari jabatan Kapolsek Tanjungkarang Timur menjadi Kabag Log Polres Tulang Bawang.

Kemudian Kompol Budi Harto dari jabatan Kapolsek Labuhan Ratu dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditreskrimum Polda Lampung.

Selain itu, Kompol Rohmawan dari jabatan Kapolsek Sukarame dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditpamobvit Polda Lampung, sedangkan Iptu Andri Saputra dari jabatan Kapolsek Tanjung Senang dimutasi menjadi Kapolsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

“Pergantian jabatan ini bertujuan untuk pengembangan karier personel, memperluas pengalaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” kata Kombes Pol Alfret.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kinerja dan kontribusi saudara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Kapolresta berharap seluruh personel dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan diikuti pejabat utama, perwira, personel, serta Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung.

Jumat, 22 Mei 2026

Pengusaha Kopi di Lampung Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Franchise


BANDAR LAMPUNG
- Seorang pengusaha kopi di Lampung berinisial AR dilaporkan ke Polda Lampung atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi franchise kedai kopi senilai Rp 685 juta.
‎Laporan tersebut dilayangkan oleh Viqky Anaz Astono melalui tim kuasa hukum dari Bumi Adil Law Firm and Associates yakni M. Rian Ali Akbar, S.H., M.H., CPLA., CPM, Ginanjar Kevin Sasmita, S.H., CPM, dan Muhamad Rizki Tauzah, S.H., M.H. Perkara itu dilaporkan sejak Februari 2026 dan kini disebut telah memasuki tahap perkembangan penyidikan.
Managing Partner Bumi Adil Law Firm and Associates, M. Rian Ali Akbar mengatakan pihaknya mendatangi Polda Lampung pada Jumat (22/5/2026) untuk mengambil Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
‎“Klien kami memberikan modal kepada saudara AR untuk membuka usaha kopi franchise yang cukup dikenal di Lampung. Uang sudah diberikan semua, perjanjian kerja sama juga sudah selesai, tetapi sampai hari ini usaha tersebut tidak berjalan,” kata Rian kepada wartawan di Polda Lampung.
‎Rian menjelaskan investasi sebesar Rp 685 juta itu terdiri dari Rp 600 juta untuk pembangunan outlet dan operasional usaha, serta Rp 85 juta untuk biaya franchise merek kopi tersebut.
‎Dalam perjanjian kerja sama tertanggal 4 Agustus 2024, pihak pengelola disebut berkewajiban menyediakan lokasi usaha, membangun outlet, menyediakan peralatan, hingga menyerahkan usaha dalam kondisi siap beroperasi kepada mitra.
‎Namun, kata dia, pembangunan outlet yang dijanjikan di kawasan Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, hingga kini tak kunjung selesai.
‎“Kami bersama pihak kepolisian juga sudah cek lokasi. Faktanya hanya tanah kosong, tidak ada aktivitas usaha,” ujarnya.

Rian menyebut AR merupakan Direktur Utama CV. BLB yang bergerak di bidang usaha kafe dan kopi. Meski demikian, pihaknya masih menggunakan inisial karena proses hukum masih berjalan pada tahap penyelidikan.
‎Menurut Rian, pihaknya sudah beberapa kali mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Bahkan, somasi juga telah dilayangkan kepada terlapor.

‎“Somasi pertama tidak hadir, somasi kedua hadir melalui kuasa hukumnya dengan alasan ada gangguan dan berjanji akan mengembalikan dana. Tapi tidak ada kejelasan kapan pengembaliannya,” jelasnya.
‎Ia menyebut pada November 2025 sempat ada pertemuan antara korban dan pihak terlapor. Saat itu, terlapor disebut berjanji akan mengembalikan seluruh dana investasi melalui mekanisme take over usaha. Namun, korban baru menerima Rp 110 juta.
‎“Dari total Rp 685 juta, baru dikembalikan Rp 110 juta. Sisanya Rp 575 juta belum dikembalikan sampai sekarang,” katanya.

Pihak korban menilai terdapat sedikitnya tiga poin utama yang diduga dilanggar dalam perjanjian kerja sama tersebut, yakni tidak menyelesaikan pembangunan outlet sesuai kesepakatan, tidak menyerahkan usaha dalam kondisi siap operasi, serta tidak mengembalikan dana investasi setelah usaha batal dijalankan.
‎Pihak korban juga mengaku menemukan adanya perjanjian sewa lahan yang disebut dibuat tanpa sepengetahuan korban.
‎Selain mengalami kerugian materi, korban disebut mengalami tekanan psikologis akibat kasus tersebut.
‎“Uang itu merupakan tabungan klien kami untuk persiapan menikah. Sampai harus konsultasi ke psikolog dan psikiater,” ujar Rian.
Meski telah melaporkan perkara tersebut ke kepolisian, pihak kuasa hukum mengaku masih membuka peluang penyelesaian damai apabila seluruh kerugian korban dikembalikan.

“Kami tetap membuka ruang perdamaian apabila ada itikad baik untuk mengembalikan kerugian klien kami. Tetapi apabila tidak ada penyelesaian, proses hukum akan terus berjalan,” pungkasnya. (*)

Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional


BANDAR LAMPUNG
— Ajang Grand Final Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 berlangsung semarak di Ballroom Horison Hotel Lampung pada Sabtu siang (16/5/2026).

Kegiatan bergengsi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan bakat, karakter, dan prestasi generasi muda Lampung yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kecerdasan, serta kepribadian yang baik.

Kompetisi tahunan ini menerapkan sistem penilaian yang ketat dengan menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional. Penjurian dipimpin langsung oleh National Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia, Dery Dahlan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional.

Turut hadir dalam jajaran juri dan tamu kehormatan, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Fillia Anindita, yang memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan para finalis dalam mempromosikan budaya serta potensi pariwisata daerah.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Putri Indonesia 2026 Agita Nazara dan Puteri Anak Indonesia Lampung 2024 Adinda Disa Aurellia yang turut memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh peserta. Sementara itu, penilaian di bidang penampilan dan pembawaan panggung diperkuat oleh pakar kecantikan Atta Croes.

Melalui proses penjurian yang berlangsung kompetitif dan multidimensi, dewan juri akhirnya menetapkan Shakira Alkhaira sebagai Juara Pertama Puteri Anak Indonesia Lampung 2026. Siswi berusia 13 tahun dari SMP Tunas Mekar Indonesia tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri melalui rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penampilannya yang memukau di atas panggung.

Prestasi yang diraih Shakira bukanlah yang pertama. Ia dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Di bidang seni, Shakira tergabung dalam kelompok paduan suara THLC yang baru-baru ini sukses meraih dua medali emas pada ajang Malaysian Choral Eisteddfod untuk kategori anak dan pop ensemble.

Tak hanya berprestasi di bidang seni, Shakira juga menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan. Ia pernah mewakili sekolahnya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika dan berhasil menempati peringkat 54 dari sekitar 200 peserta tingkat nasional.

Keberhasilan Shakira juga tidak lepas dari dukungan para mentor yang mendampinginya sejak awal proses persiapan hingga grand final. Ucapan terima kasih disampaikan kepada guru modeling Sapto Adjie Santoso serta guru public speaking Daniel Bayu Kristian yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif.

Keluarga besar Shakira berharap kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk melangkah ke tingkat nasional dalam ajang Puteri Anak Indonesia 2026. Mereka optimistis Shakira mampu bersaing dan membawa harum nama Provinsi Lampung di kancah nasional.
Ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 sendiri diselenggarakan oleh BModel School Palembang di bawah kepemimpinan Bayu Samprakarsa Jacob.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang positif untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menjadi duta daerah dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata Lampung kepada masyarakat luas. (Rin)

Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Perkuat Ekosistem Emas dan Layanan Digital


AKARTA
— PT Pegadaian kembali menunjukkan kinerja positif pada awal tahun 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun hingga April 2026. Capaian tersebut tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,34 triliun.

Selain pertumbuhan laba, Pegadaian juga mencatat total aset sebesar Rp183,8 triliun atau meningkat 56 persen dibandingkan tahun lalu. Outstanding Loan (OSL) gross turut mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp153,6 triliun atau tumbuh 58,8 persen secara tahunan.

Kinerja perusahaan juga ditopang oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan dari 0,82 persen menjadi 0,51 persen. Sementara itu, rasio profitabilitas Return on Asset (ROA) mencapai 7,49 persen dan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 29,72 persen.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan transformasi bisnis Pegadaian dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pencapaian kinerja Pegadaian pada awal tahun 2026 ini menunjukkan bahwa transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan mampu memberikan hasil positif dan berkelanjutan.

Pertumbuhan laba, peningkatan aset, hingga kualitas pembiayaan yang semakin sehat menjadi indikator kuat bahwa Pegadaian terus dipercaya masyarakat sebagai solusi finansial yang aman dan relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar Novryandi, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, penguatan ekosistem emas melalui layanan Bullion Services atau Bank Emas menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi investasi emas di tengah masyarakat.

Transformasi digital juga terus diperkuat melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keuangan secara cepat dan aman.

“Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mendukung penuh transformasi perusahaan melalui penguatan layanan berbasis emas dan digitalisasi layanan. Kehadiran Bank Emas menjadi momentum penting bagi Pegadaian untuk memperkuat ekosistem investasi emas nasional sekaligus memberikan akses keuangan yang lebih luas, mudah, dan aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan, semangat “MengEMASkan Indonesia” tidak hanya dimaknai sebagai pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Sebagai informasi, Pegadaian menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional kegiatan usaha bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui layanan tersebut, Pegadaian menghadirkan berbagai produk Bullion Services seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Dengan penguatan ekosistem emas dan transformasi digital yang terus berjalan, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

Kamis, 21 Mei 2026

Usai TMMD ke-128, Kasrem 043/Gatam Titip Pesan Penting: "Rawatlah Hasil Pembangunan Ini untuk Anak Cucu


TANGGAMUS
– Upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 berlangsung khidmat di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Kamis (21/5/2026). Acara yang menjadi puncak dari 30 hari kerja bakti lintas sektoral ini ditutup langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.I.P., M.Si.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Bupati Tanggamus, unsur Forkopimda tingkat provinsi dan kabupaten, serta ribuan warga masyarakat yang antusias menyaksikan hasil karya bersama.

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa", kegiatan tahun ini menekankan bahwa fondasi kemajuan bangsa dimulai dari penguatan desa melalui semangat gotong royong.

Sasaran Fisik Tuntas, Non-Fisik Mengena

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus. Ia menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik telah terselesaikan 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.

"Kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa. Selama 30 hari, prajurit TNI, Pemkab Tanggamus, dan masyarakat telah menyatu padu. Laporan Dansatgas konfirmasi bahwa jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya sudah selesai dan fungsional," ujar Pangdam.

Tak hanya fisik, Pangdam juga menyoroti keberhasilan sasaran non-fisik sebagai investasi sumber daya manusia. Berbagai penyuluhan mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, penanganan stunting, hingga pengembangan UMKM telah dilaksanakan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan baru.

"Ini adalah investasi ketahanan wilayah. Saya berharap, apa yang kita bangun bersama ini tidak hanya dinikmati saat ini, tetapi dirawat dengan baik agar manfaatnya berkelanjutan," tegasnya.

Pesan Kasrem: Warisan untuk Generasi Mendatang

Senada dengan Pangdam, Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto menekankan pentingnya keberlanjutan pasca-TMMD. Bagi Kasrem, TMMD ke-128 bukan sekadar proyek pembangunan sesaat, melainkan solusi percepatan pembangunan di wilayah tertinggal seperti Pekon Kalimiring.

"Kami berharap taraf hidup masyarakat Pekon Kalimiring terus meningkat pasca-TMMD. Namun, kunci utamanya ada pada kesadaran kita bersama," ungkap Kolonel Roli.

Ia secara khusus menitipkan pesan kepada warga setempat untuk menjaga aset yang telah dibangun. "Rawatlah apa yang sudah kita bangun bersama. Jangan biarkan rusak kembali. Jadikan ini warisan berharga yang bisa dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Jika kita rawat bersama, manfaatnya akan abadi," tutupnya.

Dengan selesainya TMMD ke-128, harapan baru pun terbuka lebar bagi masyarakat Tanggamus. Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat telah membuktikan bahwa ketika langkah disatukan, pembangunan desa bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan langsung.

Menembus Arus Way Tipo, Prajurit Koramil 411-12/GS dan Warga “Ngunjal” Material Lewat Rakit Bambu Darurat


KOTA METRO
– Semboyan “TNI AD Kuat Bersama Rakyat” kembali dibuktikan melalui aksi nyata prajurit Koramil 411-12/Gunung Sugih (GS) Kodim 0411/Kota Metro bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sungai Way Tipo, Kelurahan Gunung Sugih, Kamis (21/05/2026).

Di tengah cuaca mendung dan derasnya arus sungai, personel TNI bersama warga tetap bahu-membahu melangsir material pondasi menggunakan rakit bambu darurat. Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat tampak begitu kuat saat material berat harus dipindahkan secara manual menyeberangi sungai demi mempercepat pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat.

Sebanyak 15 personel Koramil 411-12/GS diterjunkan bersama 8 tukang ahli, 7 warga masyarakat dan 1 teknisi lapangan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik. Mulai dari pelangsiran material, pemasangan batu pondasi, perakitan besi dan tiang, pemasangan bekisting hingga proses pengecoran dilakukan secara simultan di lokasi pembangunan.

Tantangan terbesar berada pada proses pelangsiran material. Tanpa dukungan alat berat, material berupa besi, batu, pasir hingga semen harus dipindahkan menggunakan rakit bambu dengan metode tradisional “ngunjal”. Kondisi arus sungai yang fluktuatif menuntut kekuatan fisik, ketelitian dan kekompakan seluruh personel di lapangan agar material dapat sampai dengan aman.

Besarnya volume pekerjaan terlihat dari banyaknya material yang digunakan, di antaranya ratusan batang besi ulir ukuran 13 mm dan 16 mm, kawat bendrat, batu belah, batu split, pasir, serta lebih dari seratus sak semen yang seluruhnya dirakit dan dikerjakan secara manual. Semangat pantang menyerah prajurit dan warga menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.

Danramil 411-12/GS Kapten Inf Suprobo mewakili Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat.

“Jembatan Sungai Way Tipo bukan hanya bentangan besi dan semen, tetapi simbol hadirnya TNI di tengah rakyat untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami ingin akses warga lebih aman, anak-anak bisa bersekolah dengan lancar dan hasil pertanian masyarakat mudah dipasarkan,” ujar Danramil.

Dengan selesainya tahapan pelangsiran material dan pengecoran, harapan masyarakat Gunung Sugih untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.

Babinsa Kampung Baru Kawal Penyaluran Bantuan Beras, Pastikan Tepat Sasaran dan Kondusif


Bandar Lampung
— Kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa dalam mengawal program bantuan sosial pemerintah. Babinsa Kelurahan Kampung Baru, Koramil 410-06/KDT Kodim 0410/KBL, Kopka Ferdi Sopyansah turun langsung memonitor penyaluran bantuan beras dari Dinas Sosial Kota Bandar Lampung kepada warga se-Kecamatan Labuhan Ratu, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Kampung Baru Raya tersebut dimulai sejak pukul 10.30 WIB hingga selesai. Dalam pelaksanaannya, Kopka Ferdi bersama aparat kelurahan dan unsur terkait memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Labuhan Ratu, Lurah Kampung Baru, para kepala lingkungan, Ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai mampu menciptakan suasana kondusif sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang hadir.

Tak hanya melakukan pengawasan, Kopka Ferdi juga aktif berdialog dengan masyarakat untuk memastikan tidak ada kendala selama proses penerimaan bantuan berlangsung.

“Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah ini benar-benar diterima warga yang berhak. Kehadiran kami juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung,” ujar Kopka Ferdi di sela kegiatan.

Warga penerima bantuan pun menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Babinsa yang dinilai selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial.

Sementara itu, Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan Ba Jaga Koramil menyampaikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dalam mendukung kelancaran kegiatan sosial kemasyarakatan. Monitoring penyaluran bantuan, menurutnya, merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu pemerintah daerah sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Babinsa adalah ujung tombak kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan dengan semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam bertugas,” pesan Dandim.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan berbagai program bantuan sosial dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Rabu, 20 Mei 2026

TNI AL Gadungan di Bandar Lampung Buat Laporan Palsu Dibegal, Ternyata Motor Dijual ke Temannya


Bandar Lampung
- Seorang pria berinisial MRP (21), warga Kemiling diamankan polisi setelah nekat membuat laporan palsu terkait dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal di Polresta Bandar Lampung. Pelaku bahkan sempat mengaku sebagai anggota TNI AL untuk meyakinkan petugas.

Kasus ini terungkap pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di SPKT Polresta Bandar Lampung, Jalan MT Haryono, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Awalnya, pelaku datang bersama seorang perempuan untuk membuat laporan polisi terkait kehilangan sepeda motor. Kepada petugas, MRP mengaku dirinya menjadi korban begal di kawasan PJR Panjang, Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung.

Dalam laporannya, pelaku mengaku sepeda motornya dirampas oleh tiga orang tak dikenal. Ia juga menyebut para pelaku menodongnya menggunakan senjata tajam dan senjata api sebelum membawa kabur sepeda motornya.

Setelah kejadian itu, keesokan harinya MRP mendatangi Polresta Bandar Lampung untuk melaporkan peristiwa tersebut. Saat itu, ia juga mengaku sebagai anggota TNI AL.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi serta berkoordinasi dengan TNI AL di Lampung guna memastikan identitas pelaku.

Hasilnya, diketahui bahwa MRP bukan anggota aktif TNI AL, melainkan anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI AL. Polisi lalu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan.

Dari hasil interogasi, pelaku akhirnya mengakui bahwa peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut tidak pernah terjadi. Ia sengaja membuat laporan palsu karena sepeda motor tersebut sebenarnya telah dijual kepada temannya seharga Rp 6,5 juta.

Diketahui, motor tersebut baru berjalan satu bulan masa kredit. Pelaku mengaku nekat menjual kendaraan itu karena membutuhkan uang setelah tidak lagi bekerja sebagai petugas security.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Benar, yang bersangkutan membuat laporan palsu terkait dugaan pencurian dengan kekerasan. Setelah dilakukan pendalaman, ternyata kejadian itu tidak pernah ada dan motor tersebut dijual sendiri oleh pelaku kepada rekannya,” kata Kompol Gigih, Jumat (15/5/2026).

Gigih menjelaskan, pelaku sengaja mengarang cerita seolah dirinya menjadi korban begal agar terhindar dari kewajiban membayar cicilan motor.

“Pelaku mengaku dibegal oleh tiga orang tak dikenal yang menodongkan senjata tajam dan senjata api. Setelah kami dalami, ternyata itu hanya cerita yang dibuat-buat. Motifnya karena pelaku butuh uang dan ingin lepas dari beban cicilan kendaraan,” jelasnya.

Selain itu, pelaku juga sempat mengaku sebagai anggota TNI AL untuk memperkuat laporannya di hadapan petugas.

“Yang bersangkutan bukan anggota aktif TNI AL, melainkan Komcad. Saat ini proses penyidikan masih berjalan,” tegasnya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo warna biru, satu baju kaos loreng, dan satu celana panjang loreng.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana memberikan laporan palsu kepada pejabat yang berwenang sebagaimana diatur dalam Pasal 361 KUHP atau Pasal 394 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026


Kota Metro
- Bertempat di lapangan upacara Korem 043/Gatam, Jl. Veteran Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat Kota Metro, Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), pimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026. Rabu (20/5/2026)

Peringatan Harkitnas Tahun 2026 mengusung tema, "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" diikuti Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam dan Jajaran, serta dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Danden Pom II/3 Lampung dan Wadanden Pom II/3 Lampung. 

Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke 118 Tahun 2026, merupakan momen penting dalam menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air, menghormati jasa para tokoh perintis kebangkitan nasional dan menjadi sarana edukatif yang efektif bagi generasi muda memberi ruang refleksi nasional terhadap perjalanan sejarah dan kemajuan bangsa.

Menteri Komunikasi Dan Digital RI Meutya Viada Hafid, dalam amanatnya yang dibacakan yang dibacakan Kasrem 043/Gatam menyampaikan bahwa peringatan ini merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi boedi oetomo pada tahun 1908. Secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. 

“Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa.

 Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar, “terangnya.

Lebih lanjut Meneri Komdigi mengajak dalam momen peringatan hari kebangkitan nasional Tahun 2026 untuk sama sam meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama dan mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. 

“Peringatan hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan.

 Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama, “tegasnya.

Selasa, 19 Mei 2026

Sekber 3 Asosiasi Pemilik Media dan DPRD Lampung Bahas Dampak Ekonomi MBG, Duit Mengucur ke Lampung Tembus Rp1 Triliun per Bulan


Bandar Lampung
— Sekretariat Bersama (Sekber) tiga asosiasi media konstituen Dewan Pers di Provinsi Lampung yang terdiri dari SMSI, JMSI, dan AMSI terus memperkuat pengawasan terhadap program strategis pemerintah.

Kali ini, Sekber menjalin komunikasi dengan DPRD Provinsi Lampung untuk membahas potensi perputaran ekonomi daerah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyambut positif langkah kolaborasi tersebut. Menurutnya, program MBG yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah di Lampung.

Giri Akbar menyebut perputaran uang dari pelaksanaan program MBG di Lampung mencapai Rp1 triliun setiap bulan.

“Biasanya kalau ada yang ngobrol positif begini ada yang nyamber. Oh ini peluang bisnis. Nah, pada intinya saya siap komunikasi terus, karena uang banyak itu turun ke Lampung, bagaimana rupiah harus berputar di Lampung juga,” kata Giri Akbar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5/26).

Ia menilai program tersebut harus menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani untuk ikut terlibat sebagai pemasok kebutuhan dapur MBG.

Selain itu, DPRD Lampung juga membuka peluang kerja sama dengan Sekber dalam memberikan edukasi kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL) terkait potensi ekonomi program MBG bagi petani daerah.

Sementara itu, Komisioner II Sekber yang juga Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, mengatakan Sekber dan DPRD Lampung memiliki pandangan yang sama dalam mengawal implementasi program MBG.

Menurut Novriwan, Sekber hadir untuk menjalankan fungsi kontrol sosial agar program tersebut berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.

“Jadi, persepsi ini sudah sama, bahwa kami akan mengepush bagaimana pelaku UMKM dan petani pun merasakan manfaat atas hadirnya MBG,” ujarnya.

Ia juga menilai dukungan politik dari DPRD Lampung menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program Presiden Prabowo berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Juru Bicara Sekber yang juga Ketua Harian SMSI Lampung, Fajar Arifin, menyebut pertemuan tersebut turut memperkuat sinergi pengawasan antara Sekber dan DPRD Lampung.

“Saya yakin, kolaborasi yang terjalin antara Sekber dan DPRD akan menciptakan multiplier effect yang baik untuk masyarakat Lampung,” kata Fajar Arifin. (*)