Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 April 2026

Pererat Sinergitas, Danrem 043/Gatam Silaturahmi ke Kantor Walikota Metro


Metro
– Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Walikota Metro, Selasa (28/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara TNI dan Pemerintah Kota Metro.


Kedatangan Danrem 043/Gatam beserta rombongan disambut langsung oleh Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., di ruang kerja Walikota. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.


Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari koordinasi wilayah guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Metro tetap kondusif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial masyarakat.


“Silaturahmi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkokoh kerja sama dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Korem 043/Gatam dan Pemerintah Kota Metro,” ujar Danrem.


Sementara itu, Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem 043/Gatam. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro siap terus bersinergi dengan jajaran TNI dalam menyukseskan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Kami sangat berterima kasih atas dukungan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Metro. Semoga hubungan harmonis ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walikota.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiintel Kasrem 043/Gatam, Kasipers Kasrem 043/Gatam, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, serta Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Metro.

Alumni STP Jakarta di Lampung Bangun Soliditas, Siapkan Aksi Nyata untuk Sektor Perikanan


Pesawaran
— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar Korps Alumni (KORAL) AUP–STP–Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Koordinator Wilayah Lampung di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Politeknik AUP yang berdomisili, bertugas, maupun berasal dari Provinsi Lampung, serta turut melibatkan taruna yang sedang melaksanakan praktik lapangan.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi untuk Mewujudkan Cita dan Kebersamaan”, kegiatan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah ke depan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sesi sarasehan, para alumni membahas berbagai isu penting, mulai dari pemberdayaan nelayan dan keluarga pelaku usaha perikanan, penguatan budidaya perikanan, pengelolaan perairan umum darat, pesisir pantai dan mangrove, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha dan hilirisasi produk perikanan di daerah berstandar ekspor berlandaskan HACCP dengan prinsip kelestarian alam dan berkelanjutan. 

Sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga profesional di bidang perikanan. Para alumninya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KORAL Korwil Lampung juga menyepakati sejumlah program kerja periode 2024–2029, di antaranya penguatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring alumni, hingga penguatan usaha produktif berbasis perikanan. Acara ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar Perikanan Laut Lampung Bapak Supito,S.Pi., M.Si bahwa acara ini merupakan secercah pelita harapan baru yang dapat mendukung program Asta Cita nasional terutama pada sektor memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Ketua KORAL Korwil Lampung Galih A.F.A, S.St.Pi.,M.Tr.Pi menyampaikan bahwa alumni tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi akan mendorong aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran alumni benar-benar dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha perikanan. Ke depan, akan ada program yang menyentuh langsung masyarakat, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan usaha,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan latar belakang keilmuan terapan, alumni AUP-STP Jakarta yang saat ini bertransformasi menjadi Poltek AUP untuk diarahkan memberikan dedikasi dan pengabdian ilmu terapan perikanan di provinsi Lampung diharapkan dapat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kegiatan diawali senam bersama, apel pagi, sarasehan, pemantapan pengurus hingga ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolresta Bandar Lampung Dorong Warga Aktifkan Siskamling


Bandar Lampung
- Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Kombes Pol Alfret saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas Polresta Bandar Lampung di halaman Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (28/4/2026).

Menurut Kapolresta, apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol persatuan antara Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

"Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar sebuah barisan, tetapi simbol persatuan antara Polri bersama seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga kamtibmas," kata Kombes Pol Alfret.

Dalam kegiatan itu, hadir berbagai unsur masyarakat seperti Linmas, Lembaga Swadaya Masyarakat, komunitas ojek online, buruh, tokoh adat, organisasi masyarakat, hingga para lurah di sekitar wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Ia menyebut, meski berasal dari latar belakang berbeda, seluruh elemen memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Kota Bandar Lampung tetap aman dan damai agar seluruh aktivitas masyarakat berjalan lancar.

"Kita mungkin berbeda dalam banyak hal, tetapi kita punya satu tujuan yang sama, yaitu Bandar Lampung tetap aman dan damai," ujarnya.

Kombes Pol Alfret juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling sebagai langkah nyata menjaga keamanan lingkungan. Dalam apel tersebut, Polresta Bandar Lampung turut membagikan kentongan kepada perwakilan peserta sebagai simbol menghidupkan kembali budaya ronda.

"Kita perlu mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling. Mari kita hidupkan kembali budaya ini agar lingkungan tempat tinggal kita tetap aman," jelasnya.

Selain itu, Kombes Pol Alfret mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi hoaks maupun isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia meminta seluruh warga mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

"Jangan mudah terpancing emosi. Mari kita selesaikan persoalan dengan kepala dingin dan hati yang tenang," tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan Kota Bandar Lampung.

"Sabuk Kamtibmas ini bukan berarti polisi bekerja sendiri, tetapi kita semua harus saling bergandengan tangan. Bersama Bandar Lampung aman, Lampung maju, Indonesia Emas 2045," tutupnya.

Minggu, 26 April 2026

‎KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset



Bandar Lampung
— Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE) FEB Universitas Lampung (Unila) secara resmi meluncurkan Lampung Policy Forum sebagai wadah strategis untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendorong kebijakan publik berbasis riset, bertepatan dengan kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Amalia, Minggu (26/04/2026).
‎Mengangkat tema Lampung Naik Kelas, kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAFE Unila, FEB Unila, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung.
‎Ketua KAFE Unila, Dr. Edarwan, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Lampung Policy Forum merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi intelektual alumni agar lebih berperan dalam pembangunan daerah.
‎Menurutnya, KAFE tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga harus mampu mengambil peran strategis melalui kontribusi pemikiran dan kajian ilmiah yang aplikatif.
‎“Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil semakin berbasis pada riset dan kajian ilmiah,” ujarnya.
‎Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menekankan bahwa alumni memiliki posisi krusial dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Dalam momentum halal bihalal tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar hubungan antara kampus dan alumni terus diperkuat.
‎Ia menegaskan bahwa FEB Unila terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dalam peningkatan kualitas lulusan, pengembangan jejaring profesional, hingga peluang kerja sama internasional.
‎“Kami siap mendorong sinergi yang lebih konkret bersama alumni melalui forum ini,” tegasnya.
‎Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung dengan partisipasi yang cukup luas dari berbagai angkatan. Tercatat sekitar 120 peserta hadir, mewakili 14 angkatan, mulai dari tahun 1976 hingga 2017.
‎Menurutnya, suasana kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mempererat jaringan alumni sekaligus membuka ruang diskusi yang produktif.
‎Selain itu, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Edarwan tersebut menghadirkan perspektif dari kalangan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha, di antaranya Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unila Dr. Usep Syaipudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu, serta Ketua DPD HIPPI Lampung H. Heri Andrian.
‎Melalui peluncuran Lampung Policy Forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara kampus, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya, guna memperkuat arah pembangunan Lampung yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kemajuan daerah. (*)

Sabtu, 25 April 2026

Seminar Ulama Internasional di Lampung Soroti Peran Strategis Ulama dalam Perdamaian Dunia


Bandar Lampung
— Yayasan Darul Fattah Lampung menggelar Seminar Ulama Internasional bertema “Peran Ulama dalam Perdamaian Dunia Bersumber dari Al-Qur’an” di Hotel Emersia, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, setelah diawali sambutan Ketua Yayasan Darul Fattah Lampung, K.H. Aryasin.

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber akademisi asal Mesir yang memberikan perspektif global mengenai peran ulama dalam menjaga perdamaian dunia. Rombongan tersebut dipimpin oleh Prof. Majdi Ahmad Hamid Thantowi.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, menegaskan bahwa peran ulama saat ini semakin strategis di tengah dinamika global yang kompleks.

“Ulama bukan sekadar pewaris misi kenabian (warotsatul anbiya), tetapi juga pemimpin moral dan agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan global seperti konflik sosial, radikalisme, hingga krisis kemanusiaan menuntut ulama untuk memperkuat kapasitas dakwah yang moderat, kontekstual, dan berorientasi pada solusi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menolak ekstremisme dan intoleransi, sekaligus menghadirkan Islam sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat modern.

“Dakwah harus moderat, kontekstual, berorientasi solusi, dan berpihak pada kemaslahatan umat. Inilah wajah Islam yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Warsito, yang juga dikenal sebagai pendiri dan pembina Yayasan Darul Fattah Lampung.

Ia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023, yang menjadi landasan dalam mendorong kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan damai di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Yayasan Darul Fattah Lampung yang dinilai progresif dalam mengembangkan sektor pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Selain itu, yayasan tersebut juga aktif dalam pelayanan ibadah haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIUH) dengan jaringan jamaah yang luas.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung penguatan kerja sama internasional, termasuk dengan Mesir, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga mencakup sektor ekonomi dan pariwisata.

“Kerja sama lintas negara menjadi penting dalam memperluas wawasan dan memperkuat peran daerah di tingkat global,” ujar Jihan.

Seminar ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi strategis antara ulama Indonesia dan komunitas internasional dalam memperkuat nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan yang berlandaskan ajaran Al-Qur’an.

Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu melahirkan gagasan serta langkah konkret dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan berkeadaban.

Perdami Lampung Resmi Lantik Pengurus Baru, Fokus Tekan Angka Kebutaan Katarak


Bandar Lampung
— Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Lampung resmi melantik ketua dan jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2028 pada Sabtu (25/4/2026) di Emersia Hotel Lampung.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan, akademisi, hingga perwakilan instansi seperti BPJS Kesehatan. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi organisasi dan penguatan sinergi lintas sektor di bidang kesehatan mata.

Ketua Perdami Lampung, Dr. Iskandar.S.P.M, menegaskan bahwa salah satu fokus utama kepengurusan ke depan adalah penanganan kebutaan akibat katarak yang masih menjadi persoalan besar, baik di Lampung maupun secara nasional.

Ia menjelaskan, angka kasus katarak terus meningkat setiap tahun dan belum sebanding dengan jumlah tindakan operasi yang dapat dilakukan.
“Kasus katarak bertambah lebih cepat dibandingkan kemampuan kita menangani. Ini yang menjadi tantangan besar,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Perdami Lampung merencanakan kegiatan bakti sosial operasi katarak massal pada Juni 2026 sebanyak dua kali, dengan target minimal 200 pasien setiap kegiatan. Program ini akan melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, sponsor, serta dinas sosial.

Namun demikian, Iskandar menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam bentuk alokasi anggaran rutin untuk penanganan katarak. Menurutnya, jika setiap kabupaten/kota dapat menganggarkan penanganan minimal 50 kasus per tahun, maka dampaknya akan signifikan dalam menekan angka kebutaan di Lampung.

“Kami memiliki sumber daya manusia, tetapi keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Dukungan pemda sangat kami harapkan,” katanya.

Selain penanganan katarak, Perdami Lampung juga akan memperkuat program deteksi dini gangguan penglihatan, edukasi kesehatan mata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi dokter spesialis mata muda.

Ketua juga menekankan pentingnya soliditas internal organisasi sebagai kunci keberhasilan program kerja.
“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kami optimistis mampu meningkatkan layanan kesehatan mata di Lampung,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Perdami Pusat, Prof. Dr. dr. Ramzi Amin, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat lebih aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya dalam penanggulangan kebutaan baik akibat katarak maupun non-katarak.

Ia juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara Perdami, pemerintah daerah, serta media untuk meningkatkan edukasi kesehatan mata kepada masyarakat.

“Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kesehatan agar lebih mudah dipahami masyarakat. Kolaborasi ini harus diperkuat,” ujarnya.
Ramzi menambahkan, kegiatan seperti bakti sosial operasi katarak, penyuluhan kesehatan, serta pendataan angka kebutaan perlu terus ditingkatkan guna menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Perdami Lampung dalam meningkatkan derajat kesehatan mata masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan layanan melalui kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Jumat, 24 April 2026

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat Dukungan UMKM Lampung Lewat “Kumpul Keluarga"


Bandar Lampung
— Komitmen mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah kembali ditegaskan melalui kolaborasi lintas platform digital dalam kegiatan “Kumpul Keluarga Tokopedia & TikTok Shop” yang digelar pada Jumat (24/4/2026) di Hotel Santika Lampung.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tokopedia bersama TikTok Shop, serta didukung oleh sejumlah mitra seperti BigSeller, J&T Express, Kalodata, dan Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, mitra penjual, dan komunitas digital di Provinsi Lampung.

Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai jalannya kegiatan. Ratusan pelaku usaha lokal hadir untuk memperdalam pemahaman mereka terkait strategi pemasaran digital, optimalisasi fitur e-commerce, serta peluang ekspansi pasar melalui kanal online.

Materi yang disampaikan mencakup tren social commerce, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan bisnis, hingga strategi peningkatan penjualan di platform digital.

Perwakilan penyelenggara, Dion Hermansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas UMKM daerah agar mampu bersaing di era digital.

Menurutnya, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha untuk bertahan dan berkembang.

“Melalui pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital yang terintegrasi, UMKM diharapkan tidak hanya mampu menjangkau pasar lokal, tetapi juga menembus pasar nasional hingga global,” ujarnya.

Selain sesi diskusi dan berbagi pengalaman, kegiatan ini juga menghadirkan sesi networking yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor. Interaksi tersebut membuka peluang kerja sama baru, baik dalam hal distribusi produk, kolaborasi pemasaran, maupun penguatan rantai pasok.

Sejumlah peserta mengaku mendapatkan wawasan baru yang aplikatif untuk diterapkan dalam bisnis mereka, terutama dalam memahami dinamika perdagangan digital yang terus berkembang pesat.

Kehadiran berbagai platform dan mitra pendukung dinilai memberikan gambaran menyeluruh tentang ekosistem digital yang dapat dimanfaatkan UMKM.

Melalui kegiatan ini, Tokopedia dan TikTok Shop berharap dapat terus mendorong percepatan transformasi digital UMKM di Lampung.

Sinergi antara platform teknologi, mitra logistik, dan pelaku usaha lokal diyakini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta menjadikan UMKM sebagai motor penggerak perekonomian daerah.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM Lampung diharapkan semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Komisi VII DPR RI


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI yang dipimpin Ketua Tim Saleh Partaonan Daulay, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026). 

Kunjungan tersebut untuk melihat kemajuan yang dicapai Lampung di bidang Perindustrian, Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif serta Sarana Publikasi sesuai dengan tema kunjungan yaitu “Kebijakan Peningkatan Bidang Perindustrian, Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif serta Sarana Publikasi di Provinsi Lampung.”

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan gambaran umum kondisi ekonomi Lampung yang masih bertumpu pada sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa dari total luas wilayah sekitar 3 juta hektare, sebanyak 1,8 juta hektare merupakan lahan pertanian dengan komoditas utama padi, jagung, dan singkong.

“Sebagian besar penduduk Lampung menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Hampir dua juta keluarga bekerja di sektor ini,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur. Dengan APBD sekitar Rp6,7 triliun, pemerintah provinsi harus mengelola wilayah luas dengan kebutuhan infrastruktur yang tinggi, terutama untuk mendukung distribusi hasil pertanian.

Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya kebijakan harga komoditas, khususnya gabah dan jagung, yang terbukti berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional setelah adanya intervensi harga komoditas.

Selain itu, sejumlah indikator sosial ekonomi menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan turun dari 10,7 persen pada 2024 menjadi 9,6 persen, sementara inflasi tercatat sebagai yang terendah secara nasional, yakni 1,25 persen. Nilai Tukar Petani (NTP) juga meningkat hingga sekitar 130.

“Perbaikan ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Lampung,” ujarnya.

Di sektor industri, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa kontribusi industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baru mencapai 18 persen dan masih didominasi oleh industri berbasis komoditas. Dari potensi nilai komoditas sebesar Rp150 triliun, baru sekitar Rp30 triliun yang telah diolah melalui industri hilirisasi.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berencana mendorong pengembangan lima kawasan industri, didukung keunggulan infrastruktur pelabuhan yang dinilai strategis untuk ekspor kawasan Sumatera bagian selatan.

Di sektor pariwisata, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan nusantara mengalami peningkatan signifikan, dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025. Meski demikian, lama tinggal wisatawan masih relatif singkat, yakni rata-rata 1,3 hari, dengan tingkat belanja yang masih rendah.

“Potensi wisata Lampung sangat besar, tetapi perlu pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi agar meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, sektor UMKM juga menjadi perhatian. Dari sekitar 398 ribu UMKM di Lampung, sebanyak 70 persen dikelola oleh perempuan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kesamaan produk dan keterbatasan kapasitas produksi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dipaparkan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menilai adanya kemajuan dan dinamika positif dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir.

“Dari seluruh paparan yang disampaikan, ini merupakan bagian dari prestasi. Dalam satu setengah tahun kepemimpinan Presiden, terlihat bahwa di Lampung sudah muncul gairah pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi Lampung tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga sumber daya manusia yang dinilai memiliki kapasitas besar untuk mendorong kemajuan daerah.

“Gairah ini harus terus ditingkatkan. Lampung memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Ini menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyampaikan sejumlah usulan kepada Komisi VII DPR RI, antara lain percepatan pembangunan kawasan industri, peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan kebijakan hilirisasi, pengembangan sektor pariwisata, dukungan di sektor ekonomi kreatif, dan UMKM.

Kepada awak media, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyampaikan sejumlah kesimpulan hasil kunjungan kerja tersebut. Ia mengungkapkan bahwa terdapat berbagai aspirasi strategis yang menjadi perhatian bersama, khususnya di sektor industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Di sektor industri, salah satu poin utama adalah dorongan penambahan kawasan industri di Lampung. Dari lima kawasan yang direncanakan, salah satunya disepakati berada di wilayah Way Kanan, sementara empat lainnya akan ditindaklanjuti.

Pada sektor pariwisata, pembahasan mencakup pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pesawaran dan Lampung Selatan. Selain itu, pemerintah pusat melalui kementerian terkait disebut memberikan respons positif terhadap usulan daerah, termasuk kemungkinan pemberian insentif seperti tax holiday, meski tetap memerlukan harmonisasi regulasi lebih lanjut.

Di bidang UMKM dan ekonomi kreatif, Chusnunia menekankan pentingnya pembentukan sistem holding atau agregator untuk menghimpun produk UMKM agar memiliki skala ekonomi yang lebih besar dan mampu menembus pasar ekspor.

“UMKM perlu didorong agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya agregator, produk bisa dikumpulkan sehingga memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar, termasuk ekspor,” ujarnya.

Selain itu, hilirisasi komoditas singkong juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan produk turunan seperti Modified Cassava Flour (Mocaf). Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Perindustrian untuk membuka peluang investasi dan pengembangan industri turunan singkong di Lampung.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. (*)

Kamis, 23 April 2026

Hendry Kurniawan Dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Berprestasi Nasional


Bandar Lampung
- Hendry Kurniawan, SH, MM, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung Selatan oleh Ketua Umum PDBI Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026), bersamaan dengan rangkaian pelantikan pengurus PDBI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Sebelumnya, Thomas Amirico terlebih dahulu dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Provinsi Lampung masa bakti 2025-2029 oleh Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PDBI kabupaten/kota, termasuk pengukuhan pengurus Pengkab PDBI Lampung Selatan masa bakti 2026-2030.

Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga drum band di seluruh wilayah Lampung. Ia menilai potensi daerah, termasuk Lampung Selatan, sangat besar untuk dikembangkan hingga level nasional.

Usai dikukuhkan, Hendry Kurniawan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pengurus provinsi dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Ia menegaskan, Lampung Selatan memiliki potensi besar menjadi lumbung atlet drum band melalui program pembinaan yang terstruktur, termasuk menggelar kejuaraan kabupaten secara rutin serta mengaktifkan kembali unit drum band di sekolah-sekolah.

“Kami berharap PDBI Lampung Selatan semakin berkembang, tetap eksis, dan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” kata Hendry.


Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet drum band di Lampung Selatan, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

“Kami berkomitmen meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga drum band di Lampung agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Thomas.

Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus


TANGGAMUS
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0424/Tanggamus, Rabu (22/04/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Bebi Sumarlin.

Kehadiran Danrem disambut langsung oleh Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, beserta jajaran perwira staf dan pengurus Persit.

Dalam arahannya kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit, Danrem menekankan pentingnya kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Ia mencontohkan konflik internasional seperti Rusia–Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

“Dinamika global memicu kenaikan harga BBM hingga pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ini menuntut kita untuk tetap sigap dan fokus pada tugas pokok,” ujarnya.

Danrem juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial di tengah era keterbukaan informasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik satuan serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Di era digital, tindakan sekecil apa pun dapat dengan mudah terpantau publik. Jaga kehormatan satuan, bijak bersikap, serta terus tingkatkan kemampuan intelektual dan penguasaan Permildas agar tetap profesional,” tegasnya.

Selain penguatan internal, Danrem meminta Kodim 0424/Tanggamus aktif mendukung program strategis pemerintah dan komando atas, di antaranya:

- Ketahanan pangan, melalui Kompi Produksi dan program Manunggal Air (pompanisasi)

- Kesejahteraan masyarakat, meliputi monitoring distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

- Infrastruktur dan lingkungan, seperti pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan kegiatan Bersatu dengan Alam

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Danrem bersama Ketua Persit memberikan tali asih kepada warakawuri, prajurit, serta keluarga yang membutuhkan, termasuk penderita sakit berat, anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pimpinan kepada keluarga besar TNI AD, sekaligus bentuk dukungan moril dan apresiasi atas semangat, ketabahan, serta prestasi yang telah ditunjukkan.

Turut hadir dalam rombongan Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem, serta jajaran pengurus Persit KCK Koorcab 043. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme militer.