Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 Februari 2026

DPRD Dorong Dukungan Pupuk & Bibit, Pertanian Lampung Ditarget Makin Maju


Lampung
- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengatakan mayoritas penduduk Lampung berprofesi sebagai petani dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, singkong, dan kopi.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung berasal dari sektor pertanian,” ujar Mikdar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, pada masa pemerintahan Gubernur saat ini, sejumlah komoditas unggulan Lampung telah memiliki standar harga eceran terendah (HET), yakni padi Rp6.500 per kilogram, jagung Rp5.600 per kilogram, dan singkong Rp1.350 per kilogram dengan potongan rafaksi. Harga tersebut tidak boleh berada di bawah batas yang telah ditetapkan.


Menurutnya, sebelum adanya kebijakan tersebut, harga hasil panen kerap dimainkan oleh pembeli sehingga petani berada dalam posisi lemah. Petani sering tidak memiliki pilihan karena jika hasil panen ditahan berisiko rusak, sementara jika dijual harganya rendah.

“Dengan adanya standar harga minimal ini, petani kini memiliki kepastian pendapatan yang lebih layak,” jelasnya.



Mikdar menambahkan, keberadaan peraturan gubernur dan peraturan daerah terkait komoditas singkong juga memberikan keuntungan bagi petani dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung.


Ia meyakini, dengan kondisi tersebut, perekonomian Lampung akan semakin membaik dan berpotensi menjadi salah satu yang tertinggi di Sumatera.

Lebih lanjut, Mikdar menegaskan Komisi II DPRD Lampung terus mendorong pemerintah daerah agar sektor pertanian semakin maju, termasuk melalui dukungan bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya.

“Meski pupuk subsidi telah tersedia, petani tetap harus menebusnya. Karena itu, kami berharap ada bantuan tambahan dari pemerintah daerah,” tegasnya.


Lanal Lampung Gagalkan Pengiriman Arak Bali Ilegal di Pelabuhan Bakauheni


BAKAUHENI
– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung melalui Tim Satuan Tugas Pengamanan Objek Vital (Satgas Pam Obvit) ASDP Bakauheni berhasil menggagalkan peredaran minuman keras (miras) ilegal jenis arak Bali tanpa pita cukai di Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (9/2/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang diterima tim pada pukul 19.00 WIB mengenai satu unit kendaraan Cold Diesel bernomor polisi DK 8513 HF yang diduga mengangkut miras ilegal. Setelah dilakukan koordinasi dan penyekatan, kendaraan tersebut berhasil dihentikan saat keluar dari KM Jatra III di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Bakauheni.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan muatan arak Bali yang disamarkan dengan peralatan ibadah agama Hindu. Total barang bukti yang diamankan mencapai 1.748 botol arak Bali serta 6 jerigen berisi sekitar 35 liter per jerigen. Seluruh muatan diketahui tidak dilengkapi dokumen resmi, izin edar, maupun pita cukai, sehingga diduga kuat merupakan barang ilegal.

Berdasarkan keterangan pengemudi, barang tersebut dikirim dari Denpasar, Bali, dengan tujuan Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Selanjutnya, pengemudi, kendaraan, dan seluruh barang bukti diamankan di Kantor Satker Lanal Lampung Panjang untuk proses hukum lebih lanjut, sebelum diserahkan kepada pihak Bea Cukai Bandar Lampung guna penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Komandan Lanal Lampung, Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U, menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah perairan dan pelabuhan nasional.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk peredaran barang ilegal lintas wilayah yang berpotensi merugikan negara serta membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI AL dalam memperkuat pengawasan jalur distribusi laut dan pelabuhan sebagai pintu masuk utama peredaran barang ilegal.

Minggu, 08 Februari 2026

Gubernur dan DPRD Didukung Lampung Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027


Lampung
- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (Siwo) se-Indonesia, secara resmi menetapkan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Keputusan penting ini diambil dalam Rakernas Siwo, yang digelar di Hotel Le Dian, Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026).

Penetapan Lampung dilakukan secara aklamasi, setelah Ketua Siwo PWI Lampung, Muslim Pranata, memaparkan kesiapan daerahnya di hadapan jajaran pengurus Siwo Pusat, serta perwakilan Siwo dari seluruh provinsi di Indonesia.

Muslim menegaskan, Lampung telah melakukan berbagai persiapan teknis dan nonteknis, guna menyukseskan ajang olahraga wartawan terbesar di Tanah Air itu, yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2027.

”Lampung telah siap melaksanakan Porwanas 2027. Kami mengundang seluruh provinsi untuk membawa atlet wartawan sebanyak-banyaknya. Fasilitas, dukungan pemerintah, dan kesiapan panitia sudah kami lakukan,” ujar Muslim di forum Rakernas itu.

Dia juga mengungkapkan, dukungan terhadap Porwanas 2027, tidak hanya datang dari internal organisasi kewartawanan, tetapi juga dari pemerintah daerah. Gubernur Lampung dan Ketua DPRD Provinsi Lampung, disebut telah menyatakan dukungan penuh, termasuk dalam aspek penganggaran kegiatan berskala Nasional itu.

Pemaparan itu juga mendapat respons positif dari peserta Rakernas. Setelah melalui pembahasan, forum akhirnya menyepakati Lampung sebagai tuan rumah Porwanas 2027. Keputusan ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi nasional Siwo, dalam menyiapkan agenda olahraga wartawan paling bergengsi di Indonesia.

Pada Porwanas 2027 di Lampung, prinsipnya akan mengacu pada edisi-edisi sebelumnya. Sejumlah cabang olahraga yang direncanakan dipertandingkan antara lain, bulu tangkis, sepak bola mini, futsal, atletik, tenis meja, tenis lapangan, bridge, catur, biliar, fun rally, hingga domino, yang selama ini menjadi cabang favorit wartawan.

Menariknya, tuan rumah Lampung juga akan menjadikan tenis meja IKWI dan karaoke IKWI, sebagai cabang resmi perebutan medali. Pada Porwanas sebelumnya, pertandingan IKWI hanya bersifat ekshibisi tanpa medali.

Rakernas Siwo juga mengumumkan terbentuknya Komite Porwanas, yang bertugas mengawasi dan mengatur seluruh pelaksanaan Porwanas 2027. Komite ini memiliki kewenangan menyusun aturan penyelenggaraan serta membentuk Dewan Hakim, Komisi Disiplin, Dewan Pengawas, dan Dewan Verifikasi, serta Keabsahan Peserta.

Komite Porwanas diketuai Erwin Muhammad (Siwo Pusat) dengan Wakil Ketua Rudi Syahwani (Siwo Pusat). Sedangkan Widyo Suprayogi (Siwo DIY) ditunjuk sebagai Sekretaris, Noni (Siwo DKI Jakarta) sebagai Bendahara, serta anggota Denni Risman (Siwo Pusat), Muslim Pranata (Siwo Lampung), Irwansyah (Siwo Kalsel), dan Syaiful Hosen (Siwo Sumbar).

Terkait persyaratan peserta, forum Rakernas menegaskan, atlet Porwanas wajib berstatus anggota biasa PWI, dibuktikan dengan kartu biru, serta telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Ketentuan ini diterapkan untuk menjaga profesionalitas, sekaligus memastikan peserta benar-benar berasal dari kalangan wartawan aktif.

Selain itu, Rakernas juga mengusulkan agar pendaftaran atlet dari seluruh provinsi sudah final paling lambat Desember 2026. Data atlet direncanakan mulai dipublikasikan pada awal 2027, sebagai bagian dari proses verifikasi dan administrasi.

Dengan ditunjuknya Lampung sebagai tuan rumah, Porwanas 2027 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas wartawan olahraga Nasional, sekaligus mempromosikan potensi daerah Lampung di tingkat Nasional.

HUT ke-60 Bank Lampung, Gubernur Mirza Perkuat Komitmen Bank Daerah yang Profesional dan Berintegritas


BANDARLAMPUNG
– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Bank Lampung untuk terus memperkuat peran dan komitmennya sebagai bank daerah yang profesional, berintegritas, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Mirza saat menghadiri kegiatan Bank Lampung Run 2026 di kawasan Tugu Adipura, Bandarlampung, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bank Lampung.
“Selamat ulang tahun ke-60 Bank Lampung. Teruslah menjadi bank yang dipercaya, profesional, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Mirza.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa penguatan kolaborasi serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama agar Bank Lampung terus mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Mari kita perkuat kolaborasi, perkuat pelayanan, jaga integritas, dan bersama-sama kita membangun Lampung lebih maju, lebih sehat, dan lebih sejahtera,” tegasnya.
Gubernur Mirza juga menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Bank Lampung selama enam dekade.

 Menurutnya, usia 60 tahun mencerminkan perjalanan yang penuh dedikasi serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika pembangunan daerah.

“60 tahun adalah perjalanan yang panjang, penuh cerita dan dedikasi. Dari masa ke masa, Bank Lampung terus bertumbuh, beradaptasi, dan hadir sebagai kebanggaan masyarakat Lampung,” katanya.

Ia turut mengapresiasi komitmen Bank Lampung yang telah menjangkau hingga pelosok desa dan berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Bank Lampung telah hadir sampai ke pelosok desa. Ini menunjukkan semangat melayani masyarakat serta peran strategisnya dalam mendukung UMKM dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Pjs Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menyampaikan bahwa Bank Lampung lahir, tumbuh, dan berkembang seiring dengan denyut nadi pembangunan daerah.

“Dengan komitmen, Bank Lampung terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Lampung,” ujar Indra.

Ia menegaskan, Bank Lampung terus melakukan transformasi melalui penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas layanan, serta inovasi berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menjadi bank daerah yang semakin sehat, kuat, dan kompetitif, serta mampu menjadi penggerak utama perekonomian Provinsi Lampung di masa mendatang,” pungkasnya.

DPW PKB Lampung Sukses Gelar Pengukuhan, Orientasi Politik, dan MUSKERWIL


Bandar Lampung
– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung sukses menggelar kegiatan Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada Minggu (8/2/2026) di Grand Mercure Lampung.

Acara berlangsung penuh khidmat dan semangat konsolidasi, diikuti ratusan kader dan tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan serta organisasi kemasyarakatan.

Sebanyak 120 anggota “Pasukan Lebah Lampung” mengikuti prosesi pengukuhan di bawah komando Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia, Ph.D. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA., yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024–2029.
Sebelumnya, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPW PKB Lampung telah dilantik secara serentak bersama DPW se-Indonesia di Jakarta, yakni:

Ketua: Hj. Chusnunia, Ph.D.
Sekretaris: Maulida Zauroh
Bendahara: Cecep Jamani
Dalam kegiatan ini dikukuhkan 40 pengurus harian DPW serta 90 pengurus dari 30 biro, sehingga total keseluruhan pengurus mencapai 210 orang untuk periode 2026–2031.

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah, Anggota DPR RI F-PKB Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Ketua Bawaslu Lampung, Ketua KPU Lampung, pimpinan partai politik tingkat provinsi, serta berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, PMII, HMI, GMNI, dan PMKRI. Turut hadir pula pengurus DPC PKB dari 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus dilakukan oleh Ahmad Fauzi dari DPP PKB, dilanjutkan pengukuhan oleh Jazilul Fawaid. Selanjutnya, Sekretaris Wilayah Maulida Zauroh membacakan SK pengukuhan 30 biro DPW.

Fokus Kaderisasi dan Kehadiran Nyata
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia—yang akrab disapa Mbak Nunik—menyampaikan rasa syukur sekaligus refleksi atas amanah yang diterima.

“Saya menerima estafet kepemimpinan ini antara bersyukur dan bermuhasabah. Ke depan, kaderisasi menjadi PR utama agar keberlanjutan kepemimpinan partai berjalan baik. Kepengurusan kali ini kita rangkul sebanyak mungkin kalangan agar partai hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat musim kampanye,” ujarnya.
Ia menegaskan fokus PKB Lampung pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pangan, dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, DPW PKB Lampung juga menyerahkan bantuan dana kaderisasi kepada 15 DPC PKB se-Lampung dengan total nilai Rp1,7 miliar, disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk masing-masing daerah.

Gubernur Soroti IPM dan Hilirisasi
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya kerja bersama membangun daerah.
Ia menyoroti sejumlah tantangan strategis Lampung, antara lain:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih terendah di Sumatera
Potensi sektor riil sebesar Rp150 triliun, namun yang telah terhilirisasi baru sekitar Rp40 triliun

Menurutnya, dibutuhkan kreativitas dan keberpihakan kebijakan politik agar kesejahteraan masyarakat meningkat.
Pesan Kebangsaan dari DPP PKB
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menyampaikan salam dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).

Ia menegaskan pentingnya kedaulatan bangsa di tengah dinamika global serta komitmen PKB mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“PKB adalah partai yang berpolitik untuk melayani. Pengurus itu ‘ngurusi’, bukan jadi urusan. Akhlak dan etika harus menjadi pedoman, agar kemenangan politik membawa maslahat bagi rakyat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Jazilul mengutip pesan Jalaluddin Rumi tentang cinta sebagai nilai utama dalam kehidupan, yang dimaknai sebagai kecintaan tulus kepada masyarakat.

100 Pelajar Bandar Lampung Ikuti Pelatihan KKRI 2026, Kodim 0410 Tanamkan Jiwa Disiplin dan Patriotisme


BANDAR LAMPUNG
– Guna membentuk karakter dan jiwa bela negara generasi muda, Kodim 0410/KBL (Kota Bandar Lampung) secara resmi membuka Pelatihan dan Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026. Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, pada Sabtu (07/02/2026) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Pasintel Kodim 0410/KBL, Mayor Inf Bagus Setyawan,  yang bertindak selaku Irup. Sebanyak 100 orang peserta kadet yang berasal dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Bandar Lampung hadir dengan penuh semangat dan antusiasme.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah sekolah, di antaranya SMA Negeri 6 Bandar Lampung, SMK Negeri 8 Bandar Lampung, SMA Negeri 4 Bandar Lampung, SMA Gajah Mada, SMA Negeri 16 Bandar Lampung, dan SMA Fransiskus Bandar Lampung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dunia pendidikan terhadap program pembinaan karakter pemuda oleh TNI.

Dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh Mayor Inf Bagus Setyawan, Dandim 0410/KBL menegaskan bahwa kegiatan KKRI merupakan wujud nyata kepedulian TNI dan pemerintah dalam membina generasi muda. “Kami meyakini bahwa para pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan, sehingga perlu dibekali dengan mental yang kuat, sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.

Dandim berharap, melalui pelatihan yang meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kepemimpinan, kerja sama tim, dan wawasan kebangsaan ini, para peserta dapat menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan loyalitas. “Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, dan berkarakter,” pesannya.

Kegiatan KKRI Gelombang IV Tahun 2026 ini akan dipandu oleh para pelatih dan pembina dari jajaran Kodim 0410/KBL, termasuk perwakilan dari Koramil jajaran. Dandim juga mengingatkan seluruh pelatih untuk senantiasa mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama proses pelatihan berlangsung.

Upacara pembukaan yang berjalan lancar dan aman ini ditutup dengan pembacaan doa serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKRI dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembentukan kader-kader pemuda Indonesia yang berintegritas dan berjiwa patriotik.

Sabtu, 07 Februari 2026

Aniaya dan Rampas Ponsel Milik Pengunjung Konter HP, Pria 24 Tahun di Bandar Lampung Ditangkap


Bandar Lampung
– Satreskim Polresta Bandar Lampung meringkus MDP, (24), warga Negeri Olok Gading, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, usai menganiaya dan merampas ponsel milik salah satu pengunjung konter handphone di wilayah Telukbetung Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Sebuah konter handphone , Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Gedong Pakuan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan bahwa pelaku ditangkap dirumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam, hasil penyelidikan dan pendalaman rekaman video cctv di lokasi kejadian.

"Pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam," Kata Kompol Gigih, Jumat (6/2/2026).

Hasil pemeriksaan, pelaku tega menganiaya dan merampas ponsel korban lantaran tidak terima korban menyentuh (menyenggol) tubuh istri pelaku, namun hal itu dibantah oleh korban dengan dikuatkan hasil rekaman cctv dilokasi kejadian.

Pelaku yang emosi, saat itu langsung memukul bagian belakang tubuh korban dan menuduh korban telah mengganggu istrinya. Tidak berhenti di situ, pelaku kembali memukul wajah korban, menarik lengannya, merobek bajunya, serta mencekik leher korban.

"Pelaku kemudian memukul kepala korban secara berulang kali sambil mengambil handphone korban yang berada di atas etalase konter," jelas Gigih.

Pelaku juga mengancam korban agar ikut dengannya jika ingin ponselnya dikembalikan. Namun, korban menolak mengikuti pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian leher dan kehilangan satu unit handphone merek Vivo Y100 5G warna hitam.

Selain pelaku, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y100 dan satu buah topi warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

ketua umum SMSI pusat meresmikan simbol sejarah monumen SMSI di alun - alun kota Cilegon Banten


BANTEN
 - Simbol sejarah monumen SMSI pusat atau disebut Serikat Media Siber Indonesia diresmikan di alun - alun Kota Cilegon Banten oleh ketua SMSI umum pusat, Sabtu (07/02/2026). 

Monumen ini sebagai perjalanan media digital atau siber di Indonesia. Ketua Serikat Media siber Indonesia (SMSI) pusat Firdaus usai sambutan langsung melakukan momen bersejarah dalam rangka penguatan peran pers, siber sebagai pilar transformasi komunikasi nasional.

Kehadiranya ketua umum SMSI pusat Firdaus disambut langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Perwakilan Dewan Pers Yogi, serta Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Deti.

Ketua umum SMSI pusat Firdaus mengatakan, kami apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan dan penghargaan terhadap SMSI, khususnya terkait hadirnya Monumen Siber Indonesia.

Ini sebuah simbol sejarah dan legacy besar bagi perjalanan media digital di tanah air yang ada di Kota Cilegon. Terima kasih kepada Wali Kota dan wakil Wali Kota Cilegon yang telah mengapresiasi rekan-rekan SMSI, "Kata Firdaus. 

Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol nilai perjuangan, warisan, dan kekuatan transformasi komunikasi di seluruh Indonesia. 

Firdaus juga menekankan bahwa monumen tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan insan pers siber yang lahir dari kesunyian, dari perjalan kecil penuh cinta dan pengabdian, sehingga mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa, "Ungkapnya.

“Kita ini turun ke dunia pers bukan sekadar pekerjaan, tetapi profesi mulia. Jurnalis itu bukan alat kekuasaan, melainkan cahaya bagi masyarakat. Jejak panjang perjuangan media siber sangat panjang.

Momen ini mengenang perjalanan panjang sejak tahun 2007 ketika ia melawan dominasi konglomerasi media besar. Saat itu ia menggagas media online sebagai ruang baru bagi masyarakat, di tengah dominasi media cetak yang sangat kuat, "Ucapnya.

Firdaus menyebut bahwa Cilegon memiliki peran strategis dalam perjalanan SMSI, bahkan menjadi salah satu fondasi awal sebelum organisasi tersebut berkembang luas hingga ke seluruh penjuru Nusantara, termasuk Papua. 

“SMSI hari ini sudah ada di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dari jalan sunyi menjadi cahaya bagi kita semua. “Alhamdulillah kami tetap hidup di jalan jurnalistik.

Bahwa monumen ini akan terus menjadi inspirasi bagi insan pers di seluruh Indonesia untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat, "Pungskasnya. (Red)

Ketua DK PWI Pusat Nyatakan, PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota


JAKARTA
: Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Atal S Depari menyatakan, Muklis sebagai Ketua PWI Lampung Timur (Lamtim) tidak berhak memecat anggota PWI, jumat (06/02/26).

Pemecatan 9 orang anggota PWI Lamtim oleh Muklis sebagai Ketua PWI Lamtim di kritik keras oleh PWI Pusat dan DK PWI Pusat. Atal S Depari sebagai Ketua DK PWI Pusat di dampingi Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto akan memerintahkan DK Provinsi Lampung serta PWI Provinsi Lampung menyelesaikan masalah tersebut.

"Saya sudah baca itu (Laporan pemecatan 9 anggota PWI Lamtim oleh Muklis Ketua PWI Lamtim), di japri teman-teman juga (Arlian Athar Fadli dan 8 orang Anggota Biasa PWI Lamtim yang dipecat muklis), saya dengar ada 9 orang itu sudah dipecat ya. Jadi sebenarnya pengurus PWI Kabupaten/Kota itu gak berhak memecat anggota, yang berhak (memecat anggota biasa PWI adalah PWI Pusat) apalagi anggota biasa. Ini adalah sebuah masalah case, saya mohon nanti ketua DK Provinsi Lampung harus turun tangan apa yang sebenarnya terjadi," jelas Atal S Depari.

Menurutnya, pemecatan sepihak terhadap 9 anggota PWI Kabupaten Lampung Timur sebagai pelanggaran serius terhadap Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI. Atal menyatakan, hingga saat ini tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh sembilan anggota tersebut yang dapat dijadikan dasar pemecatan. Ia menilai alasan yang dikaitkan dengan dinamika pencalonan kepengurusan sebagai sesuatu yang keliru dan tidak berdasar.

“Kalau persoalannya soal pencalonan atau mengambil berkas pencalonan, itu hal yang normal dalam demokrasi organisasi. Itu sah dan dilindungi aturan. Tidak bisa dijadikan dalih untuk pemecatan,” tegasnya

"Ada dua hal menurut saya, kesalahan anda (9 orang anghota PWI Lamtim) apa sehingga anda dipecat. Ketua ini juga (Muklis Ketua PWI Lamtim) kok begitu berani memecat, ngerti gak tugas sebagai ketua itu apa? Pecat memecat. Saya minta PWI Lampung menyelesaikan masalah ini, disebelah saya ada ketua bidang organisasi PWI Pusat," tambah Bang Atal sapaan akrabnya.

Ia meminta Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Provinsi Lampung untuk memproses kasus ini secara serius, profesional, dan transparan agar tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

“Saya minta DKP Lampung menangani ini dengan sungguh-sungguh. Jangan dibiarkan. Ini menyangkut marwah organisasi,” papar Atal S Depari.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto, menyebut peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat tidak lazim dan belum pernah terjadi sebelumnya di lingkungan PWI.

"Ini unik, baru pertama saya menjadi pengurus PWI Pusat baru terjadi ketua PWI Kabupaten memecat anggota biasa, itu gak masuk di akal itu melanggar PD/PRT PWI. Jadi hal ini kami sudah menerima laporan tertulis ya kita akan proses. Jangankan anggota biasa, anggota muda saja tidak ada haknya PWI Kabupaten/kota, anggota muda itu yang bisa memecatnya PWI Provinsi karena PWI Provinsi yang terbitkan, kalau KTA anggota biasa kan yang terbitkan PWI Pusat itupun kalau ada masalah dan masalahnya di godok di dewan kehormatan milai dari provinsi sampai dengan pusat," ungkap bang Zul sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan bahwa PWI Pusat telah menerima laporan tertulis terkait kasus tersebut dan memastikan proses akan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Kita sudah terima laporan. Ini akan kita proses melalui Dewan Kehormatan. Namun, penyelesaiannya akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 selesai,” pungkas Zulkifli.

Diketahui laporan tertulis ke 9 anggota PWI Lamtim yang di pecat Muklis sebagai Ketua PWI Lamtim di terima langsung oleh Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S Depari.

Ekonomi Lampung Tumbuh 5,54% di Triwulan IV 2025, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama


Bandar Lampung
– Perekonomian Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang semakin solid pada akhir tahun 2025.

Pada Triwulan IV 2025, ekonomi Lampung tumbuh 5,54 persen (year on year/yoy), meningkat dibandingkan capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 5,04 persen (yoy).
Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung Triwulan IV 2025 atas dasar harga berlaku tercatat Rp135,95 triliun, sementara atas dasar harga konstan (2010) mencapai Rp74,24 triliun.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Lampung sepanjang tahun 2025 mencapai 5,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang sebesar 4,57 persen. Akselerasi ini menandakan pemulihan ekonomi daerah yang semakin menguat.

Permintaan Domestik Jadi Penopang
Pertumbuhan ekonomi Triwulan IV terutama didorong oleh permintaan domestik, khususnya:

Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,10% (yoy)
Investasi (PMTB) tumbuh 5,41% (yoy)
Peningkatan konsumsi rumah tangga sejalan dengan naiknya mobilitas dan belanja masyarakat saat periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, investasi tetap kuat berkat realisasi penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri yang tumbuh positif.

Dari sisi eksternal, ekspor Lampung tumbuh 2,55% (yoy), didukung permintaan luar negeri terhadap komoditas gula dan kembang gula, hasil penggilingan, kopi, serta produk olahan minyak nabati.

Pertanian dan Industri Pengolahan Menguat
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Lampung ditopang oleh sektor-sektor utama, yakni:

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh 5,65% (yoy)
Industri Pengolahan tumbuh 6,54% (yoy)
Perdagangan Besar dan Eceran (PBE) tumbuh 3,97% (yoy)
Kinerja sektor pertanian meningkat seiring naiknya produksi jagung dan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Industri pengolahan menguat berkat peningkatan permintaan ekspor subsektor makanan dan minuman, sementara sektor perdagangan tetap solid sejalan dengan naiknya permintaan domestik.

Sepanjang 2025, Ekonomi Lampung Tumbuh 5,28% Sepanjang tahun 2025, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,94%, didukung penguatan daya beli pekerja di sektor utama. Investasi juga tumbuh 5,28%, didorong meningkatnya realisasi investasi swasta setelah meredanya ketidakpastian pada periode pemilu.

Namun, dari sisi eksternal, kinerja net ekspor terkontraksi 57,99%, yang dipengaruhi penurunan permintaan ekspor antar daerah seiring normalisasi produksi komoditas dalam negeri.

Proyeksi 2026: Tumbuh 5,0–5,6 Persen
Bank Indonesia memprakirakan kinerja positif ini akan berlanjut pada 2026, dengan pertumbuhan ekonomi Lampung berada di kisaran 5,0–5,6 persen. Pertumbuhan diperkirakan tetap ditopang penguatan permintaan domestik serta permintaan eksternal yang terjaga.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian diproyeksikan tetap menjadi penopang utama melalui sinergi program intensifikasi pertanian pemerintah pusat dan daerah. Sektor industri pengolahan dan perdagangan juga berpotensi meningkat berkat ekspansi usaha dan kuatnya permintaan domestik.

Tiga Strategi BI Lampung
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melalui tiga strategi utama:

Penguatan sektor primer dan stabilisasi harga melalui peningkatan produktivitas pertanian, integrasi hulu–hilir komoditas strategis, serta pengendalian inflasi melalui TPID dan GNPIP.

Peningkatan nilai tambah dan investasi sektor unggulan lewat hilirisasi komoditas, pengembangan UMKM berorientasi ekspor, serta promosi proyek investasi melalui skema IPRO.

Percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah melalui penguatan peran TP2DD untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan berbagai upaya tersebut, pertumbuhan ekonomi Lampung diharapkan tetap inklusif dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.