Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 Mei 2026

Warisan Leluhur Abung di Ujung Ancaman, Tokoh Adat Desak Pemprov Selamatkan Situs Canguk Gattcak


Lampura
-  Situs Makam nenek moyang Orang Lampung Abung, Canguk Gattcak di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara terancam hilang.

 

Sejumlah tokoh Adat di Lampung Utara meminta perhatian serius Pemprov Lampung, khususnya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan untuk meyelamatkan situs yang sangat bersejarah ini.

 

“ Kami minta kepada Pak Gubernur Lampung, Kiyai Mirza dan Sekdaprov Adin Marindo untuk menyelamatkan Situs Cangguk Gatcak ini,” Kata Tokoh Adat Desa Cahaya Negeri, Abung Barat, Purnia Patikratun, Gelar Suttan Guru Adat Kepada Pikiran Lampung, Selasa (26/5/2026).

 



Sebab, menurut Suttan Guru Adat, Situs Cangguk Gattacak itu harus segera diselamatkan. Karena, merupakan peninggalan sejarah, terutama peradapan suku Lampung.

 

“ Di Lampung ini tidak banyak situs sejarah, maka situs Cangguk Gattcak ini harus diselmatkan segera. Kami meminta dengan sangat bantuan pak Gubernur dan pak sekda untuk menyelamatkan situs warisan sejarah ini,”tegasnya.

 

Selain itu kata Purnia, masyarakat adat Lampung Utara yang terdiri dari 9 Marga Suku Lampung Abung, Sungkai dan Megow Pak, mempertanyakan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak, di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung ini.

 


Advertisement
“Kami mempertanyakan jika cagar budaya tersebut sudah sah di SK-kan, berapa luasan lahan cagar budaya tersebut,” ujarnya.

 

Suttan Guru Adat menyebutkan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak sangat penting bagi masyarakat adat Lampung Utara, khususnya bagi 9 Marga Abung, Sungkai dan Megow Pak.

 

Sebab, dengan adanya kejelasan luasan lahan dan surat keputusan tentang keberadaan cagar budaya tersebut, maka masyarakat adat Lampung Utara sudah bisa lebih leluasa merawat dan menjaga warisan tersebut.

 

Selain itu, keberadaan cagar budaya tidak sembarang digunakan dan dimanfaatkan oleh individu. Karena jika tidak dijaga dikhawatirkan cagar budaya tersebut dapat hilang dan merugikan generasi penerus masyarakat adat Lampung Utara.

 

“Kami ingin tahu berapa luas lahan cagar budaya tersebut jangan hanya dua makam itu saja. Karena itu situs kuno peninggalan nenek moyang masyarakat adat Lampung Utara,” pungkasnya.

 

Sementara seperti dikutip dari laman web hello indonesia, Benda cagar budaya nasional berupa dolmen dan menhir Situs Canguk Gaccak hilang dari dekat Sungai (Way) Abung, Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

 

Situs yang telah terdaftar di Dinas dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu berupa kawasan situs megalitik yang terdiri dari lima dolmen, batu melingkar (stone enclouser), enam menhir, serta batu datar hilang.

 

Arkeolog Oki Laksito yang meninjau warisan megalitik jejak awal keberadaan masyarakat Lampung itu langsung terduduk sambil memegang satu dolmen sisa yang sudah tidak berada di komplek situs megalitik sebelumnya, pada Senin, (9/12/2024).

 

Dia bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) lainnya butuh beberapa menit untuk kembali menerima kenyataan pahit tak berbekasnya Situs Megalitik Canguk Gaccak yang telah menjadi warisan benda cagar budaya Indonesia.

 

Menurut Oki Laksito, Situs Megalitik Canguk Gaccak merupakan bukti bahwa nenek moyang masyarakat Lampung sudah memiliki peradaban tinggi sejak prasejarah.

 

Dalam satu kawasan tersebut, selain ada komplek situs megalitik Canguk Gaccak, ada komplek makam.

 

1. Makam bagian atas terdiri dari Puyang Nuban, Puyang Minak Maju Lemaweng, Puyang Minak Munggah Dabung.

 

2. Makam bagian bawah terdiri dari Tambak Minak Riyo Begeduh, Minak Trio Diso, Minak Penatih Tuho/Minak Rajo Dunio.

 

3. Makam di bawah tambak adalah Unyi/Nunyi.

 

“Komplek makam itu masih aman,” kata Arkeolog I Made Giri Gunadi yang ikut survei terkait rencana pemeringkatan benda cagar budaya mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga Indonesia sesuai UU No. 11 Tahun 2010.

Iduladha 1447 H, SMSI Bandar Lampung Salurkan 1 Sapi dan 2 Kambing untuk Anggota dan Warga


Bandar Lampung
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung akan menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut terdiri dari 1 ekor sapi atas nama SMSI Kota Bandar Lampung serta 2 ekor kambing bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ketua SMSI Kota Bandar Lampung, Jefri Arifin, mengatakan kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya anggota SMSI dan masyarakat sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, tahun ini SMSI Kota Bandar Lampung kembali dapat melaksanakan ibadah kurban. Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bentuk kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Jefri, Selasa (26/5/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan berupa bantuan dua ekor kambing untuk pelaksanaan kurban tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada SMSI. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Jefri, pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan di Musala Ahmad Santara, Jati Agung, selepas Salat Id, Rabu (27/5/2026). Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban akan dibagikan kepada anggota SMSI Kota Bandar Lampung serta warga di sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima. Semangat Iduladha mengajarkan kita untuk saling berbagi dan mempererat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Pelaksanaan kurban tersebut juga menjadi bagian dari komitmen SMSI Kota Bandar Lampung untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (*)

Pegadaian Hadir sebagai Mitra Edukasi Keuangan bagi Mahasiswa Universitas Lampung


Bandar Lampung
– PT Pegadaian Area Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung edukasi pengelolaan keuangan, investasi aman, serta pemahaman terhadap peran lembaga keuangan non-bank dalam perekonomian nasional. 

Kuliah umum tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung serta Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dengan topik seputar manajemen keuangan, investasi aman, tata kelola keuangan, hingga perspektif praktisi dalam pengelolaan bisnis dan manajemen risiko. 

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dan dilaksanakan dalam beberapa sesi selama Semester Genap Tahun 2026.

Materi kuliah umum disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, legal, dan aman di tengah perkembangan industri keuangan digital saat ini. 

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa edukasi keuangan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pentingnya literasi finansial dalam mendukung kemandirian ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia melalui penguatan akses edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.

“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penggerak ekonomi di masa mendatang. Karena itu, Pegadaian ingin turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan industri keuangan, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” tambah Novryandi.

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pegadaian dengan dunia pendidikan dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan akademisi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.

Pegadaian ingin lebih dekat dengan generasi muda melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terkait pengelolaan finansial dan manajemen risiko,” ujar Lenny Fetresia Siregar.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan maraknya investasi ilegal membuat edukasi keuangan menjadi semakin penting bagi mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung ini, Pegadaian berharap dapat terus memperluas peran dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem keuangan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senin, 25 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung


Bandar Lampung
- Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto S.E.,M.Tr (Han), bersama Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) di Ruang sidang DPRD Provinsi Lampung Jl W. Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Senin (25/5/2026)

Rapurna yang di gelar oleh DPRD Provinsi Lampung dalam rangka pembicaraan tingkat II - Penyampaian laporan panitia khusus - Persetujuan penetapan - Konsep keputusan DPRD Provinsi Lampung, tentang rekomendasi dan sambutan Gubernur Lampung terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan Rapurna diawali dengan 
Laporan Panita khusus DPRD Provinsi Lampung menilai bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun anggaran 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mampu menjaga keberlangsungan pelaksanaan pembangunan dari sisi pembangunan makro provinsi Lampung yang menunjukkan beberapa indikator yang bergerak ke arah positif pertumbuhan ekonomi daerah mampu tumbuh sebesar 5,28%.

Sementara itu Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam LKPJ nya menyampaikan penghargaan kepada DPRD Provinsi Lampung, khususnya panitia khusus yang telah mencurahkan perhatian waktu pemikiran serta energi dalam melakukan pendalaman terhadap substansi dan LKPJ secara sungguh-sungguh. Berbagai catatan pandangan dan rekomendasi yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap kebijakan setiap program pembangunan harus memiliki arah yang semakin tepat yang semakin bermanfaat dan semakin nyata bagi masyarakat

" Kami memandang proses pembahasan yang telah berjalan sebagai bentuk kemitraan kelembagaan yang sehat antara eksekutif dan legislatif dalam dinamika pemerintahan daerah, tentunya perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar namun tujuan kita tetap sama, yaitu kita ingin menghadirkan pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih berkualitas,"terang Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Lampung juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun anggaran 2025 pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga dan menyambungkan pembangunan di berbagai macam sektor fokus pembangunan diarahkan kepada pembuatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan konektivitas wilayah, pembuatan ekonomi masyarakat serta juga upaya menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik agar tetap berjalan secara optimal.

"Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat pembangunan yang kurang struktur, yang mendukung mobilitas dan distribusi serta juga mendorong pertumbuhannya sektor-sektor ekonomi produktif pada saat yang pertama perhatian terhadap pengembangan UMKM terhadap pertahanan dan keamanan dan pengembangan penguatan investasi serta sektor unggulan daerah juga terus menerus menjadi bagian dari agenda pembangunan,"tegasnya 

Diakhir penyampaiannya Gubernur memahami bahwa masih banyak terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terjawab. Oleh sebab itu setiap rekomendasi DPRD dan akan dijadikan referensi penting dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan baik kepada aspek kebijakan, bahkan kelola program maupun juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan bagi pemerintah provinsi Lampung.

" Rekomendasi DPRD bukan hanya dari kebutuhan hanya bagian dari mekanisme formal pemberitahuan, melainkan bentuk kontribusi strategis yang mempercayai perspektif perspektif dalam pengambilan kebijakan, karena itu kami menaruh perhatian yang sungguh-sungguh terhadap setiap masukan yang diberikan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah,"pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Sekda Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung, Kasiren Lanud PM Bunyamin Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Pejabat Utama Pemprov Lampung dan Para Rektor Universitas Negeri dan swasta Provinsi Lampung.

Patroli QR Janji Jaga Jadi Andalan Polresta Bandar Lampung Tekan Kriminalitas


Bandar Lampung
- Polresta Bandar Lampung menghadirkan inovasi digital bertajuk Patroli QR Janji Jaga sebagai upaya meningkatkan efektivitas patroli dan pengawasan keamanan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Program tersebut menjadi langkah transformasi dari patroli konvensional menuju sistem patroli berbasis data atau data-driven policing yang lebih presisi, terukur, dan transparan.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, inovasi itu lahir sebagai respons terhadap pelaksanaan patroli konvensional yang dinilai belum efektif dan belum sepenuhnya berbasis analisa gangguan kamtibmas.

“Selama ini patroli di lapangan cenderung belum terarah dan belum sepenuhnya berbasis hasil analisa gangguan kamtibmas atau anatomy of crime. Karena itu Polresta Bandar Lampung menghadirkan Patroli QR Janji Jaga sebagai bentuk transformasi menuju kepolisian berbasis data,” kata AKP Agustina, Senin (25/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, sistem Patroli QR Janji Jaga mengintegrasikan teknologi GPS geofencing dan pemindaian QR Code di titik-titik rawan kriminalitas. Dengan sistem tersebut, kehadiran personel patroli dapat tervalidasi langsung berdasarkan lokasi patroli secara real time.

“Melalui sistem ini, patroli bukan hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi seluruh aktivitas personel dapat terukur, tervalidasi, dan termonitor secara real time,” ujarnya.

Agustina menjelaskan, seluruh data patroli tersambung langsung ke dashboard pengendalian sehingga pimpinan dapat memonitor statistik patroli, aktivitas personel, hingga perkembangan situasi keamanan secara cepat dan transparan.

Selain itu, sistem juga dilengkapi survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta layanan pengaduan digital bertajuk ‘Lapor Pak’. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan petugas sekaligus menyampaikan pengaduan secara anonim.

“Personel yang aktif berinteraksi dengan masyarakat akan terlihat melalui sistem, begitu juga patroli yang hanya formalitas tanpa interaksi akan terdeteksi sehingga dapat segera dilakukan pembinaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari penerapan konsep predictive policing atau pemolisian prediktif berbasis data kerawanan wilayah.

“Harapannya, kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menjawab kebutuhan keamanan warga secara cepat dan tepat,” tutupnya.

Minggu, 24 Mei 2026

FORPROV I 2026 Diluncurkan, KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung Dilantik


Bandar Lampung
— Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) I Tahun 2026 resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Peluncuran FORPROV I 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum KORMI Nasional, Ketua Umum KORMI Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, pejabat administrator dari Bappeda, BPKAD, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta para undangan lainnya.

Ketua Umum KORMI Lampung, Ansori Djhausal, menyampaikan bahwa FORPROV I Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga rekreasi dan tradisional.

Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar komunitas olahraga masyarakat di Provinsi Lampung.

“FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, serta membangun pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan FORPROV juga memiliki dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada kesempatan yang sama, pelantikan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi olahraga masyarakat hingga tingkat daerah. Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan pembinaan olahraga masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan FORPROV I Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung bersama KORMI berharap olahraga masyarakat semakin berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Lampung, sekaligus melahirkan berbagai komunitas olahraga yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.

Sabtu, 23 Mei 2026

Rotasi Jabatan di Polresta Bandar Lampung, Kabag Ops dan 7 Kapolsek Berganti


Bandar Lampung
- Polresta Bandar Lampung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (23/5/2026).

Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/361/IV/Kep./2026, ST/362/IV/Kep./2026, dan ST/363/IV/Kep./2026 tertanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memimpin langsung upacara sertijab tersebut.

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polresta Bandar Lampung mengalami pergantian, diantaranya

Kompol I Made Indra Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polresta Bandar Lampung digantikan oleh Kompol Edy Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Lampung Timur

Kompol Tony Apriadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Timur dimutasi sebagai Kapolsek Tanjungkarang Timur menggantikan Kompol Kurmen Rubitanto. 

Posisi Kapolsek Telukbetung Timur kini dijabat AKP Daelami yang sebelumnya menjabat Kapolsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah.

Sementara itu, AKP Ono Karyono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tanjungkarang Barat dimutasi menjadi Kapolsek Labuhan Ratu. Jabatan Kapolsek Tanjungkarang Barat selanjutnya diisi AKP Martoyo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Utara.

Kemudian, jabatan Kapolsek Telukbetung Utara kini diemban AKP Anton Saputra. 

Untuk jabatan Kapolsek Sukarame kini dijabat Kompol Henry Dunan Pandiangan yang sebelumnya menjabat Kasi Laka Ditlantas Polda Lampung.

Sementara Iptu Edy Sabhara Purba yang sebelumnya menjabat Kanit Satreskrim Polresta Bandar Lampung dimutasi sebagai Kapolsek Tanjung Senang.

Adapun pejabat lama yang dimutasi di antaranya Kompol Kurmen Rubiyanto dari jabatan Kapolsek Tanjungkarang Timur menjadi Kabag Log Polres Tulang Bawang.

Kemudian Kompol Budi Harto dari jabatan Kapolsek Labuhan Ratu dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditreskrimum Polda Lampung.

Selain itu, Kompol Rohmawan dari jabatan Kapolsek Sukarame dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditpamobvit Polda Lampung, sedangkan Iptu Andri Saputra dari jabatan Kapolsek Tanjung Senang dimutasi menjadi Kapolsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

“Pergantian jabatan ini bertujuan untuk pengembangan karier personel, memperluas pengalaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” kata Kombes Pol Alfret.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kinerja dan kontribusi saudara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Kapolresta berharap seluruh personel dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan diikuti pejabat utama, perwira, personel, serta Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung.

Jumat, 22 Mei 2026

Pengusaha Kopi di Lampung Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Franchise


BANDAR LAMPUNG
- Seorang pengusaha kopi di Lampung berinisial AR dilaporkan ke Polda Lampung atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi franchise kedai kopi senilai Rp 685 juta.
‎Laporan tersebut dilayangkan oleh Viqky Anaz Astono melalui tim kuasa hukum dari Bumi Adil Law Firm and Associates yakni M. Rian Ali Akbar, S.H., M.H., CPLA., CPM, Ginanjar Kevin Sasmita, S.H., CPM, dan Muhamad Rizki Tauzah, S.H., M.H. Perkara itu dilaporkan sejak Februari 2026 dan kini disebut telah memasuki tahap perkembangan penyidikan.
Managing Partner Bumi Adil Law Firm and Associates, M. Rian Ali Akbar mengatakan pihaknya mendatangi Polda Lampung pada Jumat (22/5/2026) untuk mengambil Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
‎“Klien kami memberikan modal kepada saudara AR untuk membuka usaha kopi franchise yang cukup dikenal di Lampung. Uang sudah diberikan semua, perjanjian kerja sama juga sudah selesai, tetapi sampai hari ini usaha tersebut tidak berjalan,” kata Rian kepada wartawan di Polda Lampung.
‎Rian menjelaskan investasi sebesar Rp 685 juta itu terdiri dari Rp 600 juta untuk pembangunan outlet dan operasional usaha, serta Rp 85 juta untuk biaya franchise merek kopi tersebut.
‎Dalam perjanjian kerja sama tertanggal 4 Agustus 2024, pihak pengelola disebut berkewajiban menyediakan lokasi usaha, membangun outlet, menyediakan peralatan, hingga menyerahkan usaha dalam kondisi siap beroperasi kepada mitra.
‎Namun, kata dia, pembangunan outlet yang dijanjikan di kawasan Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, hingga kini tak kunjung selesai.
‎“Kami bersama pihak kepolisian juga sudah cek lokasi. Faktanya hanya tanah kosong, tidak ada aktivitas usaha,” ujarnya.

Rian menyebut AR merupakan Direktur Utama CV. BLB yang bergerak di bidang usaha kafe dan kopi. Meski demikian, pihaknya masih menggunakan inisial karena proses hukum masih berjalan pada tahap penyelidikan.
‎Menurut Rian, pihaknya sudah beberapa kali mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Bahkan, somasi juga telah dilayangkan kepada terlapor.

‎“Somasi pertama tidak hadir, somasi kedua hadir melalui kuasa hukumnya dengan alasan ada gangguan dan berjanji akan mengembalikan dana. Tapi tidak ada kejelasan kapan pengembaliannya,” jelasnya.
‎Ia menyebut pada November 2025 sempat ada pertemuan antara korban dan pihak terlapor. Saat itu, terlapor disebut berjanji akan mengembalikan seluruh dana investasi melalui mekanisme take over usaha. Namun, korban baru menerima Rp 110 juta.
‎“Dari total Rp 685 juta, baru dikembalikan Rp 110 juta. Sisanya Rp 575 juta belum dikembalikan sampai sekarang,” katanya.

Pihak korban menilai terdapat sedikitnya tiga poin utama yang diduga dilanggar dalam perjanjian kerja sama tersebut, yakni tidak menyelesaikan pembangunan outlet sesuai kesepakatan, tidak menyerahkan usaha dalam kondisi siap operasi, serta tidak mengembalikan dana investasi setelah usaha batal dijalankan.
‎Pihak korban juga mengaku menemukan adanya perjanjian sewa lahan yang disebut dibuat tanpa sepengetahuan korban.
‎Selain mengalami kerugian materi, korban disebut mengalami tekanan psikologis akibat kasus tersebut.
‎“Uang itu merupakan tabungan klien kami untuk persiapan menikah. Sampai harus konsultasi ke psikolog dan psikiater,” ujar Rian.
Meski telah melaporkan perkara tersebut ke kepolisian, pihak kuasa hukum mengaku masih membuka peluang penyelesaian damai apabila seluruh kerugian korban dikembalikan.

“Kami tetap membuka ruang perdamaian apabila ada itikad baik untuk mengembalikan kerugian klien kami. Tetapi apabila tidak ada penyelesaian, proses hukum akan terus berjalan,” pungkasnya. (*)

Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional


BANDAR LAMPUNG
— Ajang Grand Final Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 berlangsung semarak di Ballroom Horison Hotel Lampung pada Sabtu siang (16/5/2026).

Kegiatan bergengsi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan bakat, karakter, dan prestasi generasi muda Lampung yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kecerdasan, serta kepribadian yang baik.

Kompetisi tahunan ini menerapkan sistem penilaian yang ketat dengan menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional. Penjurian dipimpin langsung oleh National Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia, Dery Dahlan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional.

Turut hadir dalam jajaran juri dan tamu kehormatan, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Fillia Anindita, yang memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan para finalis dalam mempromosikan budaya serta potensi pariwisata daerah.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Putri Indonesia 2026 Agita Nazara dan Puteri Anak Indonesia Lampung 2024 Adinda Disa Aurellia yang turut memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh peserta. Sementara itu, penilaian di bidang penampilan dan pembawaan panggung diperkuat oleh pakar kecantikan Atta Croes.

Melalui proses penjurian yang berlangsung kompetitif dan multidimensi, dewan juri akhirnya menetapkan Shakira Alkhaira sebagai Juara Pertama Puteri Anak Indonesia Lampung 2026. Siswi berusia 13 tahun dari SMP Tunas Mekar Indonesia tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri melalui rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penampilannya yang memukau di atas panggung.

Prestasi yang diraih Shakira bukanlah yang pertama. Ia dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Di bidang seni, Shakira tergabung dalam kelompok paduan suara THLC yang baru-baru ini sukses meraih dua medali emas pada ajang Malaysian Choral Eisteddfod untuk kategori anak dan pop ensemble.

Tak hanya berprestasi di bidang seni, Shakira juga menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan. Ia pernah mewakili sekolahnya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika dan berhasil menempati peringkat 54 dari sekitar 200 peserta tingkat nasional.

Keberhasilan Shakira juga tidak lepas dari dukungan para mentor yang mendampinginya sejak awal proses persiapan hingga grand final. Ucapan terima kasih disampaikan kepada guru modeling Sapto Adjie Santoso serta guru public speaking Daniel Bayu Kristian yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif.

Keluarga besar Shakira berharap kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk melangkah ke tingkat nasional dalam ajang Puteri Anak Indonesia 2026. Mereka optimistis Shakira mampu bersaing dan membawa harum nama Provinsi Lampung di kancah nasional.
Ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 sendiri diselenggarakan oleh BModel School Palembang di bawah kepemimpinan Bayu Samprakarsa Jacob.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang positif untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menjadi duta daerah dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata Lampung kepada masyarakat luas. (Rin)

Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Perkuat Ekosistem Emas dan Layanan Digital


AKARTA
— PT Pegadaian kembali menunjukkan kinerja positif pada awal tahun 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun hingga April 2026. Capaian tersebut tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,34 triliun.

Selain pertumbuhan laba, Pegadaian juga mencatat total aset sebesar Rp183,8 triliun atau meningkat 56 persen dibandingkan tahun lalu. Outstanding Loan (OSL) gross turut mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp153,6 triliun atau tumbuh 58,8 persen secara tahunan.

Kinerja perusahaan juga ditopang oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan dari 0,82 persen menjadi 0,51 persen. Sementara itu, rasio profitabilitas Return on Asset (ROA) mencapai 7,49 persen dan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 29,72 persen.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan transformasi bisnis Pegadaian dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pencapaian kinerja Pegadaian pada awal tahun 2026 ini menunjukkan bahwa transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan mampu memberikan hasil positif dan berkelanjutan.

Pertumbuhan laba, peningkatan aset, hingga kualitas pembiayaan yang semakin sehat menjadi indikator kuat bahwa Pegadaian terus dipercaya masyarakat sebagai solusi finansial yang aman dan relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar Novryandi, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, penguatan ekosistem emas melalui layanan Bullion Services atau Bank Emas menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi investasi emas di tengah masyarakat.

Transformasi digital juga terus diperkuat melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keuangan secara cepat dan aman.

“Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mendukung penuh transformasi perusahaan melalui penguatan layanan berbasis emas dan digitalisasi layanan. Kehadiran Bank Emas menjadi momentum penting bagi Pegadaian untuk memperkuat ekosistem investasi emas nasional sekaligus memberikan akses keuangan yang lebih luas, mudah, dan aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan, semangat “MengEMASkan Indonesia” tidak hanya dimaknai sebagai pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Sebagai informasi, Pegadaian menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional kegiatan usaha bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui layanan tersebut, Pegadaian menghadirkan berbagai produk Bullion Services seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Dengan penguatan ekosistem emas dan transformasi digital yang terus berjalan, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.