Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 14 Februari 2026

Perkuat Sinergi Jaga Inflasi Dalam Sasaran Jelang Ramadan Dan Idulfitri 1447 H


BANDARLAMPUNG
– Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting (HLM) dalam rangka penguatan sinergi pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447H, Jumat (13/2).Jasa Reporter

Walikota Bandar Lampung dalam arahannya menyampaikan harapan agar inflasi Kota Bandar Lampung tetap berada dalam rentang sasaran 2,5±1%. Beliau menegaskan bahwa kerja sama seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengawal stabilitas harga di Kota Bandar Lampung. Arahan tersebut sejalan dengan penegasan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang mendorong pelaksanaan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah secara lebih intensif, strategis, dan tepat sasaran dalam mengawal HBKN Ramadan dan Idulfitri 1447H.

“Kerja sama seluruh stakeholders sangat penting dalam mengawal inflasi. InsyaaAllah, apabila kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, inflasi Kota Bandar Lampung dapat kita jaga tetap terkendali,” ujar Walikota, seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TPID atas kolaborasi yang telah terjalin selama ini.

Berdasarkan paparan BPS Kota Bandar Lampung, inflasi Januari 2026 tercatat sebesar 0,18% (mtm) dan 1,43% (yoy) . Angka ini dinilai sebagai awal tahun yang baik untuk menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran. Secara m-to-m, beberapa komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, kangkung, bayam, dan nasi dengan lauk, sementara cabai merah dan bawang merah mengalami deflasi. BPS juga mencatat bahwa Kota Bandar Lampung merupakan kota konsumsi, sehingga dinamika harga makanan jadi dan komoditas konsumsi langsung masyarakat memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi.

Bank Indonesia menyampaikan bahwa harga komoditas global seperti jagung dan kedelai perlu menjadi perhatian, serta komoditas hortikultura yang relatif minim dukungan APBN pada tahun ini sehingga bertumpu pada anggaran pemerintah daerah. Penguatan strategi pengendalian inflasi dalam kerangka 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) perlu disesuaikan dengan karakteristik Kota Bandar Lampung sebagai kota konsumsi. Kerja Sama Antar Daerah (KAD) baik intra maupun antar provinsi juga perlu diperkuat untuk menjaga kondisi pasokan di Kota Bandar Lampung. Selain itu, pelaksanaan pasar murah tentunya perlu memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat lokasi (terutama pasar tradisional sampel IHK), tepat waktu, dan tepat komoditas. Dari sisi komunikasi efektif, masyarakat juga dihimbau untuk berbelanja secara bijak dan mendorong penerapan pola konsumsi zero waste guna menghindari pemborosan dan mubazir sisa makanan.

Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung turut menyampaikan bahwa Pemkot akan melaksanakan pasar murah di 20 kecamatan pada 60 titik pada 20 Februari, 3 Maret, dan 13 Maret 2026 dengan komoditas beras premium, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam ras, serta mengoptimalkan pemanfaatan videotron di Bundaran Gajah untuk edukasi pengendalian inflasi.

Dari sisi pasokan, Bulog memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi aman dan siap mendukung stabilitas selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Dinas Pangan melaporkan ketersediaan pangan relatif stabil dengan cadangan beras 15 ton untuk intervensi ketika diperlukan. Selain itu, disampaikan pula bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Harga, Keamanan,dan Mutu Pangan yang saat ini telah berjalan di tingkat Provinsi Lampung dan akan segera ditindaklanjuti di tingkat kota.

Satgas ini bertugas memastikan harga komoditas di pasaran tidak melampaui harga acuan serta menjamin tidak adanya peredaran bahan pangan berbahaya, sehingga stabilitas harga dan perlindungan konsumen tetap terjaga. Pertamina juga mengaskan bahwa pihaknya akan menjamin ketersediaan BBM dan LPG 3kg, sementara Polres dan TNI siap mendukung pengamanan distribusi dan menjaga kondusivitas wilayah selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Menutup kegiatan, Wakil Walikota Bandar Lampung menegaskan bahwa meskipun kondisi inflasi relatif terkendali, upaya seperti operasi pasar dan pasar murah tetap harus dioptimalkan. Dukungan Bulog, Pertamina, serta aparat keamanan sangat diperlukan untuk memastikan distribusi lancar dan stabilitas harga tetap terjaga.

Dengan penguatan koordinasi, komunikasi yang efektif, serta kolaborasi lintas sektor, TPID Kota Bandar Lampung optimis mampu menjaga inflasi tetap dalam sasaran dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Bupati Egi Tegaskan Komitmen Dukung Koperasi Desa Merah Putih di Rakernas APUDSI


Jakarta
– Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih/Kelurahan sebagai instrumen strategis penggerak ekonomi desa.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam forum nasional bertema “Resilient Village: Ketahanan Dimulai dari Desa” yang dihadiri pelaku usaha desa dari berbagai wilayah Indonesia tersebut, Bupati Egi memaparkan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mengakselerasi pembentukan koperasi desa.
Ia mengungkapkan, dari total 256 desa dan 4 kelurahan di Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 148 unit koperasi saat ini tengah dalam proses pembangunan. Sekitar 100 unit di antaranya telah mencapai progres 75 persen, sementara sisanya hampir rampung 100 persen.

Adapun desa lainnya masih dalam tahap pemenuhan persyaratan lahan.
“Saya sangat mendukung kebijakan Presiden. Dengan koperasi ini, penggunaan dana desa menjadi lebih terarah, termonitor, dan terukur. Ini menyelaraskan visi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, pembentukan koperasi desa merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan dana desa lebih tepat sasaran serta mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang terstruktur dan berkelanjutan.

Selain penguatan koperasi, Bupati Egi juga memaparkan potensi Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi berbasis desa. Dengan luas wilayah sekitar 2.200 kilometer persegi yang mencakup 17 kecamatan, 256 desa, dan 4 kelurahan, Lampung Selatan didukung akses transportasi vital seperti Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Radin Inten II.

Ia menegaskan, kemudahan investasi menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Berbekal pengalaman di dunia usaha, Bupati Egi berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan dan kepastian data.

“Saya berasal dari dunia usaha. Investor butuh kemudahan izin, kepastian data, dan iklim investasi yang kondusif. Itu yang kami dorong di Lampung Selatan,” tegasnya.

Rakernas APUDSI sendiri digelar sebagai wadah kolaborasi nasional bagi pelaku usaha desa untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis desa, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 organisasi tersebut.

Forum ini diharapkan mampu mempercepat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha desa dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan.

WHDI Lampung Peringati HUT ke-XXXVIII, Tegaskan Peran Perempuan Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera


Bandar Lampung
– Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Pengurus Provinsi Lampung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XXXVIII dengan mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan Dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Keratun Lantai III Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (14/2/2026).

Peringatan ini menjadi momentum penting bagi WHDI dalam mempertegas komitmennya memperkuat peran perempuan Hindu sebagai pilar keluarga dan agen pembangunan bangsa. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri berbagai tokoh dan pejabat daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI drh. I Ketut Suwendra, MM, Anggota DPRD Provinsi Lampung Budi Tjondrowatisi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA) Provinsi Lampung, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung, jajaran organisasi wanita, serta insan media.

Ketua WHDI Provinsi Lampung, Nyoman Ratna Dewi, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun fondasi keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera. Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi penentu kualitas generasi bangsa di masa depan.
“Perempuan adalah tiang keluarga. Ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan kuat. Dari keluarga yang kuat inilah akan lahir generasi unggul menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas ekonomi, tetapi juga mencakup penguatan nilai-nilai spiritual, pendidikan karakter anak, serta ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-38 kepada WHDI dan mengapresiasi kiprah organisasi tersebut dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Kami berharap WHDI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. Perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang tangguh dan berkarakter,” katanya.

Kepala Dinas PP & PA Provinsi Lampung juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi WHDI dalam edukasi kesehatan keluarga, peningkatan ekonomi rumah tangga, serta perlindungan perempuan dan anak. Ia berharap sinergi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah semakin diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Peringatan HUT ke-XXXVIII ini menjadi refleksi perjalanan panjang WHDI dalam memperjuangkan peran perempuan Hindu di berbagai bidang, baik sosial, budaya, maupun keagamaan. Selain sambutan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan rangkaian acara yang mempererat solidaritas antaranggota.

Melalui tema yang diusung, WHDI Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong perempuan agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dengan penguatan peran perempuan di lingkup keluarga dan masyarakat, diharapkan terwujud keluarga sehat dan sejahtera sebagai fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Lantik 112 Pejabat, Dorong Inovasi dan Percepatan Pembangunan


Lampung
- Pemerintah Kota Bandar Lampung melantik 112 pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan pemerintah kota setempat, Jumat, 13 Februari 2026. Pelantikan yang berlangsung di Aula Semergou itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Deddy Amarullah.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 12 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, serta 17 kepala puskesmas. Selain itu, salah satu pejabat yang turut dilantik yakni Harris Surahya yang menjabat sebagai Direktur Bank Waway.

Dalam sambutannya, Deddy Amarullah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar penyegaran organisasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ia berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar mampu menghadirkan inovasi di setiap unit kerja serta mengakselerasi pembangunan daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendukung visi besar menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera.

“Selain penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja, juga untuk mendukung visi besar menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” ujarnya.

Deddy juga mengingatkan agar para pejabat menjadi teladan bagi staf dan rekan kerja, menjunjung tinggi integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik Pemerintah Kota Bandar Lampung di tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin baik.
“Sekarang masyarakat membutuhkan pelayanan yang ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar ada keluhan terkait birokrasi yang lambat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah program pembangunan tidak ditentukan oleh satu individu semata, melainkan oleh koordinasi dan kerja sama yang solid antarbidang maupun antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Deddy berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan kota, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui puskesmas, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan demi kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Sukamaju Pimpin Kerja Bakti, Warga Bersihkan Selokan Antisipasi Banjir


BANDAR LAMPUNG
– Semangat gotong royong kembali terlihat di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT), saat Babinsa Koramil 410-03/TBU memimpin aksi pembersihan saluran air di Jalan RE Martadinata RT 04 LK I, Jumat (13/2/2026).

Sejak pukul 08.00 WIB, Pelda Ari selaku Babinsa Sukamaju bersama warga turun langsung membersihkan selokan yang tersumbat lumpur, sampah, dan rumput liar. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir lokal.

Dengan peralatan seadanya, Babinsa dan warga bahu-membahu mengangkat endapan lumpur dari dalam saluran air. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga menjadi motor penggerak tumbuhnya kepedulian dan kebersamaan warga.

Camat Teluk Betung Timur, Bambang, yang hadir di lokasi kegiatan, memberikan apresiasi atas gerak cepat Babinsa dalam mengoordinasikan kerja bakti tersebut. Menurutnya, sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Ini contoh nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Gerakan cepat Babinsa Sukamaju menggerakkan warganya patut dicontoh. Hasilnya langsung bisa kita lihat dan rasakan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lurah Sukamaju, Heni. Ia menilai peran aktif Babinsa sangat berpengaruh dalam meningkatkan partisipasi warga. Kehadiran aparat yang turut bekerja langsung di lapangan mampu membangkitkan semangat gotong royong masyarakat.

“Warga jadi lebih antusias ketika dipimpin langsung oleh Babinsa. Beliau tidak hanya memerintah, tetapi ikut turun tangan, celana digulung, ikut angkut lumpur. Ini membuat warga makin hormat dan sadar kebersihan,” tuturnya.

Kerja bakti yang berlangsung hingga selesai tersebut berhasil membuka kembali aliran selokan yang sebelumnya tersumbat. Dengan lancarnya saluran air, diharapkan risiko genangan dan banjir saat hujan deras dapat diminimalisir.

Babinsa Sukamaju menegaskan, kegiatan gotong royong seperti ini akan terus digalakkan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Kami tidak bisa diam melihat selokan mampet. Ini rumah kita bersama. Makanya kita gerak cepat, ajak warga, kerja bakti. Alhamdulillah, hasilnya memuaskan dan warga senang,” ujarnya.

Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA 2026, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Taat Hukum


Bandar Lampung
– Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TA 2026 yang dipimpin oleh Brigjen TNI Andrian Susanto, dengan tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju,” bertempat di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Jalan Wolter Monginsidi Teluk Betung  Bandar Lampung. Jumat (13/2/2026).

Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam XXI/Raden IInten selaku pimpinan upacara,di hadapan para pejabat TNI-Polri dan Forkopimda Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang dilaksanakan setiap tahun merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan profesionalisme prajurit serta PNS TNI. 

Pelaksanaan operasi tahun ini diarahkan pada peningkatan profesionalisme melalui pendekatan edukatif, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum di lingkungan TNI.
Berdasarkan laporan pelaksanaan tahun 2025, terjadi penurunan jumlah pelanggaran dibandingkan tahun sebelumnya. Operasi Gaktib menurun dari 456 pelanggaran menjadi 432 pelanggaran atau turun 5,62 persen, sedangkan Operasi Yustisi menurun dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau turun 40,64 persen. Capaian tersebut menunjukkan kemajuan positif dalam pembinaan disiplin prajurit, namun tetap memerlukan konsistensi dan peningkatan pengawasan.

Selain itu, Panglima TNI juga menekankan kepada seluruh prajurit Polisi Militer untuk terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam pencegahan dan penindakan kejahatan siber serta penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra TNI. Modernisasi sarana dan prasarana teknologi informasi juga harus dioptimalkan guna mendukung penanganan perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

Usai kegiatan, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen disiplin dan ketaatan hukum di lingkungan TNI, khususnya di jajaran Korem 043/Gatam.

“Ketaatan terhadap hukum adalah fondasi utama profesionalisme prajurit. Disiplin bukan hanya kewajiban, tetapi kehormatan yang harus dijaga demi nama baik satuan dan institusi TNI,” tegas Kasrem.
Ia juga menekankan bahwa pendekatan edukatif dalam operasi ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran hukum prajurit secara berkelanjutan, sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran.

Lebih lanjut, Kasrem mengajak seluruh prajurit Korem 043/Gatam untuk terus meningkatkan integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga, serta bijak dalam penggunaan media sosial agar tidak mencederai kehormatan institusi.

“Sebagai prajurit TNI, kita harus menjadi teladan dalam disiplin, etika, dan ketaatan hukum. Dengan disiplin yang kuat, kita akan semakin profesional dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara dan mendukung terwujudnya Indonesia Maju,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2026 ini, diharapkan seluruh prajurit TNI semakin disiplin, profesional, dan berintegritas, sehingga mampu menjaga kehormatan institusi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara.

Danrem Hadiri Rapim Kodam XXI/Radin Inten TA 2026, Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi untuk Rakyat


BANDAR LAMPUNG, –
Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, *Brigjen TNI Haryantana, S.H.,* menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) *Kodam XXI/Radin Inten* Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Sudirman Makodam XXI/RI, Penengahan, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Jumat (13/2/2026).

Rapim tahun ini mengusung tema “Kodam XXI/RI Hadir untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju” dan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos.,M.Si. (Han).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Kodam XXI/RI, di antaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, para Asisten Kasdam, para Kabalakdam, para Dansatjar, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Evi Fatmawati.

*Penguatan Kesiapsiagaan dan Akselerasi Kinerja*

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penguatan kesiapsiagaan dan akselerasi kinerja satuan, setelah melalui fase konsolidasi organisasi pasca peresmian Kodam XXI/RI pada 10 Agustus 2025.

“Rapim ini merupakan forum strategis untuk menjabarkan dan menginternalisasi pokok-pokok kebijakan Kasad Tahun 2026 ke dalam perencanaan dan pelaksanaan tugas satuan jajaran,” tegas Pangdam.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan prajurit, kesiapan alutsista, dan kesiapan satuan sebagai prioritas utama dalam menghadapi dinamika ancaman multidimensi, baik militer, nonmiliter, hibrida, maupun siber.

Menurutnya, Rapim tidak boleh berhenti pada tataran seremonial, melainkan harus menghasilkan rencana kerja yang realistis, terukur, serta mampu diimplementasikan secara nyata di lapangan.

*Danrem 043/Gatam: Siap Implementasikan Kebijakan Strategis*

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana menyampaikan bahwa Rapim Kodam XXI/RI TA 2026 menjadi pedoman strategis bagi seluruh satuan jajaran, khususnya Korem 043/Gatam, dalam menyusun langkah konkret yang adaptif dan responsif terhadap dinamika wilayah.

“Melalui Rapim ini, kami menyamakan persepsi, menyelaraskan langkah, serta meneguhkan komitmen untuk menghadirkan TNI AD yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Korem 043/Gatam siap menerjemahkan arah kebijakan pimpinan ke dalam program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) di wilayah Lampung.

Rapim Kodam XXI/Radin Inten TA 2026 diharapkan mampu menjadi tonggak penguatan soliditas dan kesiapan satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD serta mewujudkan Indonesia yang maju, aman, dan berdaulat.

FKIP Unila Gelar Rapat Senat Luar Biasa Dies Natalis ke-58, Luncurkan Rumah Guru dan Hadirkan Orasi Ilmiah


Bandar Lampung –
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Rapat Luar Biasa Senat dalam rangka puncak Dies Natalis ke-58 FKIP, yang dirangkaikan dengan orasi ilmiah serta peluncuran Rumah Guru FKIP, di Aula K FKIP Unila, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring ini dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Sunyono, M.Si., serta Ketua Senat FKIP Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd.
Turut hadir Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Ketua Forum Guru Besar Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd., Ketua Umum IKA FKIP Unila yang juga anggota Komite II DPD RI Dr. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika FKIP Unila.

Acara diawali dengan Rapat Luar Biasa Senat FKIP yang dibuka Ketua Senat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Rektor Unila.

Dalam sambutannya, Prof. Lusmeilia Afriani menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-58 yang mengusung tema “Kolaborasi Berkelanjutan dalam Mewujudkan FKIP Unila Berdampak, Unggul, dan Berdaya Saing Global” menjadi momentum refleksi perjalanan panjang FKIP dalam membangun pendidikan.

“Lima puluh delapan tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah rentang waktu yang menyimpan sejarah panjang pengabdian, dedikasi, dan kerja keras para pendahulu dalam membangun fondasi pendidikan di Universitas Lampung dan di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan serta penyampaian laporan kinerja Dekan FKIP tahun 2025.

Agenda penting lainnya adalah peluncuran Rumah Guru FKIP Unila sebagai bagian dari penguatan peran fakultas dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Rumah Guru FKIP Unila dihadirkan sebagai upaya menjawab tantangan kompetensi pendidik abad ke-21 dengan menyediakan ruang kolaboratif bagi para pendidik untuk belajar, berbagi, dan berkembang bersama.

Program yang disiapkan meliputi pelatihan berkala untuk peningkatan kompetensi profesional guru, penguatan komunitas sebagai ruang belajar dan berbagi, pusat konsultasi pengembangan karya dan pembelajaran pendidik, hingga advokasi dan perlindungan profesi pendidik.

Melalui Rumah Guru, FKIP Unila mendorong terbangunnya kolaborasi antara guru dan dosen melalui diskusi pedagogik serta pendampingan profesional berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik, khususnya di Provinsi Lampung.

Sebagai bagian dari agenda puncak Dies Natalis, sesi orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Berti Yolida, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unila, dengan judul “Penguatan Kolaborasi Melalui Reflective Teaching dalam Pembelajaran STEAM-EDP Berorientasi Global.”

Orasi tersebut menekankan pentingnya refleksi dalam praktik mengajar serta kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan global.

Kamis, 12 Februari 2026

Unila Gelar Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan PDLN Secara Hybrid


Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) secara hybrid, yakni luring di ruang sidang utama lantai dua Unila serta daring melalui Zoom Meeting, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Ketua Senat, para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, serta para Ketua Lembaga di lingkungan Unila.

Dalam sambutannya, Prof. Ayi Ahadiat menegaskan bahwa workshop tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat tata kelola pengurusan izin perjalanan dinas luar negeri di lingkungan kampus.

“Melalui tata kelola yang baik, kerja sama internasional yang dijalin tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan empat narasumber dari kementerian dan lembaga terkait, yakni Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kementerian Sekretariat Negara RI, Novianti; perwakilan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Suryo Boediono, S.T., M.B.A.; Kepala Bagian Evaluasi dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemendiktisaintek, Firman Hidayat, S.S., M.Si.; serta Kepala Subbidang Paspor Diplomatik dan Dinas Direktorat Konsuler, Oky Yanuar.

Materi yang disampaikan mencakup konsep kerja sama berdampak yang berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 8, prosedur pengurusan PDLN bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, hingga mekanisme pengurusan paspor dinas dan exit permit.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prosedur administratif dan regulasi dalam pelaksanaan kerja sama internasional serta perjalanan dinas luar negeri. Hal tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala administratif di masa mendatang.

Workshop ini juga diharapkan mendorong para pengelola kerja sama di Unila untuk menyusun dan menjalankan program kolaborasi yang selaras dengan kebijakan kampus berdampak, sekaligus mendukung agenda internasionalisasi universitas secara tertib, sistematis, dan berkelanjutan.

Unila Resmi Lantik 34 Organisasi Kemahasiswaan 2026, Dorong Prestasi Menuju Top Ten University


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) resmi melantik 34 Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Fakultas Pertanian Unila, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., yang juga menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh pengurus ormawa yang baru dilantik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor Senior Prof. Suqena P. Harianto, M.S., para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Bagian Akademik, Ketua Tim Kemahasiswaan, pembina organisasi kemahasiswaan, serta para pengurus ormawa.

Dalam sambutannya, Prof. Sunyono menegaskan bahwa pelantikan 34 organisasi kemahasiswaan bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan besarnya potensi mahasiswa Unila sebagai agen perubahan.

“Angka 34 ini mencerminkan kekuatan, energi, dan potensi besar mahasiswa Unila dalam menggerakkan perubahan, inovasi, dan prestasi. Organisasi kemahasiswaan adalah ruang pembelajaran berharga, tempat integritas diuji, komitmen dibangun, dan kapasitas kepemimpinan ditempa,” ujarnya.

Ia menekankan, peran ormawa sangat strategis dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 3 yang berkaitan dengan prestasi mahasiswa. Menurutnya, capaian prestasi mahasiswa menjadi faktor penting dalam meningkatkan reputasi Unila di tingkat nasional.

“Jika kita memiliki target besar membawa Unila masuk jajaran Top Ten University, maka prestasi mahasiswa bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Prestasi nasional dan internasional harus menjadi budaya. Setiap program kerja ormawa harus berorientasi pada luaran yang jelas, terukur, dan berdampak pada capaian IKU 3,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas program, seluruh ormawa pada tahun 2026 diwajibkan mengajukan subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Tahun ini, pendanaan maksimal yang dapat diajukan mencapai Rp30 juta per subproposal.

Program tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk merancang kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, serta kompetitif di tingkat nasional. Direktorat Kemahasiswaan Unila juga akan memberikan pendampingan agar proposal yang diajukan memenuhi standar dan mampu bersaing.

Selain itu, ormawa didorong untuk memperkuat kolaborasi lintas organisasi dan lintas fakultas, mengembangkan inovasi serta kewirausahaan mahasiswa, dan mengelola organisasi secara profesional, akuntabel, serta berdampak nyata.
Menutup sambutannya, Prof. Sunyono menegaskan bahwa kampus unggul lahir dari sinergi kolektif.

“Kampus unggul tidak lahir dari kerja individu, melainkan dari sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, pembina, dan mahasiswa dalam satu visi yang sama. Dengan kolaborasi, disiplin, dan mental juara, Unila akan semakin diperhitungkan di tingkat nasional,” katanya.

Pelantikan ditandai dengan pernyataan resmi pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan Universitas Lampung Tahun 2026. Para pengurus yang telah menerima amanah diharapkan menjalankan tugas dengan tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan almamater.