Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 29 April 2026

Sinergi Kuat! Rutan Bandar Lampung dan Ditreskrimum Polda Lampung Fokus Deteksi Dini Narkoba dan Cyber Crime


Bandar Lampung
– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung yang dipimpin oleh Kasubdit 1 Keamanan Negara, AKBP Ruswan Bahri pada Rabu, 29 April 2026.

Diskusi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan ini difokuskan pada upaya deteksi dini terhadap potensi peredaran gelap narkoba, serta pencegahan berbagai modus kejahatan seperti tipu gelap (love scamming, phishing, dan penipuan marketplace) hingga kejahatan siber lainnya.

Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik kejahatan digital yang kian berkembang. Melalui diskusi dan pertukaran informasi, kedua pihak membahas pola-pola kejahatan terkini serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan secara optimal di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum di dalam rutan.

“Koordinasi ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan. Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya Ditreskrimum Polda Lampung, guna memastikan Rutan Kelas I Bandar Lampung tetap bersih dari peredaran narkoba serta bebas dari praktik kejahatan, termasuk kejahatan siber yang saat ini semakin marak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap warga binaan agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal, baik secara langsung maupun melalui penyalahgunaan teknologi.

Kegiatan koordinasi ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kolaborasi. Diharapkan, melalui sinergi yang berkelanjutan, upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan di lingkungan rutan dapat semakin optimal serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pelantikan Pengurus DPC dan DKD PERADI SAI Bandar Lampung 2025–2029 Tekankan Integritas Advokat


Bandar Lampung
— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PERADI SAI Bandar Lampung masa jabatan 2025–2029 resmi dilantik pada Rabu (29/4/2026) di Hotel Emersia Lampung.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, serta tokoh masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya peran advokat dalam menjaga tegaknya hukum dan keadilan di tengah dinamika masyarakat.

Ketua DPC PERADI SAI Bandar Lampung, Ariona, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga marwah profesi advokat.

Ia menekankan bahwa advokat harus tetap menjadi penegak hukum yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab sesuai amanat undang-undang.

Sebagai putri daerah Lampung, Ariona juga menyoroti pentingnya nilai-nilai budaya lokal seperti sakai sambayan, nemui nyimah, dan nengah nyappur sebagai fondasi dalam membangun solidaritas organisasi.

“Perempuan bukanlah batas dalam kepemimpinan, melainkan kekuatan yang lahir dari keteguhan dan pengabdian. Jika masih ada keraguan, biarlah waktu yang menjawab melalui kerja nyata,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kapasitas advokat melalui program pendidikan berkelanjutan dengan menggandeng Universitas Lampung dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Selain itu, DPC PERADI SAI juga akan memperluas sosialisasi bantuan hukum bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

Sementara itu, Ketua Umum PERADI SAI, Harry Ponto, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab organisasi untuk bekerja dan memberi manfaat nyata.

Ia menekankan bahwa kehormatan profesi advokat harus dijaga oleh setiap individu. “Advokat boleh membela siapa pun dan memenangkan perkara, tetapi tidak boleh menjual integritas atau mencederai etika profesi. Kehormatan tidak diberikan, melainkan dijaga,” tegasnya.

Perwakilan Gubernur Provinsi Lampung melalui Kepala Biro Hukum, Yudi Al Fadri, turut menyampaikan apresiasi dan harapan agar kepengurusan baru mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menyoroti pentingnya peran advokat dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sekaligus memperluas akses keadilan, khususnya bagi kelompok yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi dan pendidikan.

Menurutnya, advokat tidak hanya hadir saat terjadi perkara, tetapi juga harus berperan aktif dalam edukasi hukum dan pencegahan konflik di masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus mendorong perluasan layanan bantuan hukum agar lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi PERADI SAI Bandar Lampung untuk memperkuat peran advokat sebagai pilar penegakan hukum serta mitra pemerintah dalam mewujudkan sistem hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.

Korem 043/Gatam Siap Kawal Program Cetak Sawah Demi Ketahanan Pangan Nasional


Bandar Lampung
– Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut disampaikan Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki saat menghadiri penandatanganan kontrak CSR di Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Selasa (28/4/2026).

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Korem 043/Gatam beserta jajaran siap mendukung program Kementerian Pertanian dalam kegiatan cetak sawah guna memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Danrem.

Sementara itu, Kepala BPLIP Kelas I, Dr. Yong Farmanta, menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Program cetak sawah tidak hanya membuka lahan baru, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan produksi pangan. Kami mengapresiasi sinergi antara BPLIP dan TNI dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Provinsi Lampung, Tubagus M. Rifki, menyebut Lampung sebagai salah satu provinsi yang berhasil dalam pelaksanaan program cetak sawah.
“Kunci keberhasilan terletak pada koordinasi dan sinergi antar stakeholder. Kami siap mendukung agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kasiter Kasrem 043/Gatam, perwakilan Kementerian Pertahanan wilayah Lampung, Dandim 0426/Tulang Bawang, Dandim 0429/Lampung Timur, serta perwakilan Dinas Pertanian dan UPTD dari sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Apresiasi PJPK Dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI


BANDARLAMPUNG
----- Pemerintah Provinsi Lampung menerima Apresiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN atas keberhasilan menyusun dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPIK) berkualitas tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Bandarlampung, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Pemprov Lampung juga menerima apresiasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atas atas partisipasi dan dukungan aktif dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, khususnya melalui momentum gerakan ayah mengambil rapor sebagai upaya penguatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Sekdaprov Marindo menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional, yakni Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045 dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

“Bagi Provinsi Lampung, pembangunan SDM merupakan kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan Lampung saat ini berada pada fase penting dalam dinamika demografi, dengan puncak bonus demografi diproyeksikan terjadi pada 2035. 

Kondisi ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga harus diantisipasi dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat.

“Tanpa peningkatan kualitas tersebut, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban pembangunan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan manusia.

Ia menegaskan bahwa kualitas keluarga sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

Untuk itu, Pemprov Lampung memberikan sejumlah arahan strategis, di antaranya memperkuat integrasi program pembangunan keluarga dalam perencanaan daerah, meningkatkan sinergi lintas sektor hingga tingkat kecamatan dan desa, serta memperkuat pengelolaan data keluarga berbasis monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.

“Dengan sekitar 2,7 juta keluarga di Provinsi Lampung, ketersediaan data yang akurat menjadi kunci keberhasilan program agar tepat sasaran,” jelasnya.

Sejumlah capaian strategis menjadi dasar penghargaan yang diterima Provinsi Lampung. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,66 persen pada 2025 dari sebelumnya 10,62 persen pada 2024, sehingga untuk pertama kalinya berada pada satu digit.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 73,98 pada tahun 2025 dari sebelumnya 73,13 persen pada tahun 2024 dan masuk kategori tinggi.

Sementara itu, Plt. Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati turut menyampaikan apresiasi atas capaian Provinsi Lampung dalam mendukung agenda pembangunan kependudukan nasional.

Ia menilai berbagai progres yang ditunjukkan Lampung, mulai dari penguatan pendataan keluarga hingga pelaksanaan program di tingkat desa, merupakan modal penting dalam memastikan intervensi pembangunan berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata.

“Capaian yang ditunjukkan Provinsi Lampung ini tentu perlu terus diperkuat, terutama dalam memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi keluarga,” ujarnya.

Wahyuniati juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah berada dalam momentum bonus demografi sejak 2020 hingga diperkirakan berakhir pada 2040, dengan potensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen apabila dikelola dengan baik melalui peningkatan kualitas SDM.

Dalam mendukung hal tersebut, ia menegaskan bahwa Kemendukbangga/BKKBN terus melakukan transformasi melalui tiga peran utama, yakni sebagai penggerak kebijakan, pengintegrasi program lintas sektor, serta penyedia data berbasis keluarga. Pendekatan pembangunan berbasis keluarga dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap intervensi tepat sasaran.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih menambahkan bahwa keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, mitra kerja, hingga masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa PJPK menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh intervensi pembangunan kependudukan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

“Melalui Rakorda ini, kami berharap terbangun komitmen bersama untuk terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi kemajuan Lampung,” ujarnya.(*)

BI Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan


Lampung
— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menggelar Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Lampung Semester I 2026 pada Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi kebijakan sekaligus meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap kondisi dan prospek ekonomi daerah.

Mengusung tema “Penguatan Model Bisnis Komoditas Strategis dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung”, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha.
Dalam pemaparannya, BI menyampaikan bahwa perekonomian Lampung tetap menunjukkan kinerja yang solid.

Pada Triwulan IV 2025, ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,54 persen (year on year), sementara secara keseluruhan tahun 2025 mencapai 5,28 persen (cumulative to cumulative). Pertumbuhan tersebut terutama ditopang sektor pertanian yang masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung menegaskan bahwa tingginya capaian sektor pertanian pada periode sebelumnya justru menjadi tantangan ke depan, mengingat basis pertumbuhan yang sudah tinggi. Di tengah ketidakpastian global pada 2026, diperlukan upaya ekstra untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

“Ke depan, ekonomi Lampung diprakirakan tetap kuat, didukung sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, serta meningkatnya permintaan domestik selama periode long festive season seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri,” ujarnya.

Secara keseluruhan, perekonomian Lampung pada 2026 diproyeksikan tumbuh solid dengan inflasi yang tetap terjaga dalam rentang sasaran nasional. Untuk itu, penguatan sektor pertanian diarahkan pada peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas serta integrasi ekosistem dari hulu hingga hilir.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendorong program strategis, salah satunya melalui program “Desaku Maju” yang berfokus pada pengembangan ekonomi desa secara terintegrasi. Pendekatan inovatif dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dari sisi kebijakan nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan produksi dan hilirisasi komoditas hortikultura melalui peningkatan produktivitas, modernisasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.

Integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir juga dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah.

Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya menyoroti pentingnya penguatan rantai pasok pangan melalui sistem informasi komoditas seperti food hub guna meningkatkan efisiensi distribusi serta menjaga keseimbangan pasokan.

Dari sisi pelaku usaha, EPTILU sebagai agregator menekankan pentingnya pengembangan model bisnis pertanian terintegrasi (closed loop), yang menghubungkan proses produksi hingga pemasaran melalui pendampingan dan monitoring. Model ini dinilai mampu menjaga kualitas produk, memastikan kepastian pasar, serta menstabilkan harga.

Diskusi juga mengangkat sejumlah tantangan strategis, seperti masih tingginya aliran komoditas keluar dalam bentuk bahan mentah, keterbatasan kualitas lahan, hingga belum optimalnya nilai tambah sektor pertanian. Selain itu, aspek pembiayaan dinilai masih perlu diperkuat agar mampu mendorong pengembangan usaha secara optimal.

Perbankan pun menyatakan kesiapan untuk mendukung sektor pertanian melalui peningkatan konektivitas antara petani dan pasar, dengan tetap menekankan pentingnya penguatan kelembagaan serta model bisnis yang berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan kelembagaan petani, pengembangan sistem informasi komoditas terintegrasi, percepatan hilirisasi, serta peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi Lampung yang lebih berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional.

DPO Curanmor 15 TKP di Bandar Lampung Ditangkap di Pulau Jawa


Bandar Lampung
- MS (18) dan DN (20), kawanan spesialis curanmor asal Kabupaten Lampung Timur akhirnya dibekuk Polisi di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, Provinsi Banten, pada Minggu (19/4/2026). 

Keduanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polresta Bandar Lampung lantaran terlibat sejumlah aksi pencurian sepeda motor. 

Dalam aksi terakhirnya, kawanan ini berhasil menggasak sepeda motor di sebuah penginapan, Jalan Gatot Subroto, Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, pada Jumat (3/4/2026). 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa Polsek Jatiuwung, Polda Banten, berhasil membekuk kawanan pelaku curanmor asal Lampung. 

"Kita dapat informasi Polsek Jatiuwung berhasil menangkap komplotan curanmor asal Lampung, dan setelah kita identifikasi ternyata dua pelaku ini terlibat sejumlah aksi pencurian motor di Bandar Lampung, salah satunya di sebuah penginapan di Jalan Gatot Subroto," kata Kompol Gigih, Selasa (28/4/2026).

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Jatiuwung, Pelaku MS (18) akhirnya dibawa Ke Polresta Bandar Lampung, sementara DN ditahan dalam kasus yang sama di Polsek Jatiuwung. 

Hasil pemeriksaan, MS sudah 15 kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah Kota Bandar Lampung. 

"Mereka ini berjumlah 4 orang, dan kerap berganti-ganti pasangan saat melakukan aksinya," kata Gigih. 

Sebelumnya, para pelaku berhasil mencuri motor milik korban M.I.R, yang terparkir di sebuah penginapan, Jalan Gatot Subroto, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (3/4/2026) malam. 

Naas, kawanan ini gagal membawa lari motor setelah korban yang melihat kendaraannya dalam penguasaan para pelaku di sekitar Fly Over Pasar Tugu. 

Korban dibantu oleh warga sekitar akhirnya berhasil menangkap dua pelaku yakni RMP (18) dan A (17), sedangkan dua rekannya yakni MS dan DN berhasil melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Gigih menambahkan bahwa terhadap pelaku MS kini sudah ditahan di Rutan Mapolresta Bandar Lampung guna proses hukum lebih lanjut.

Selasa, 28 April 2026

Pererat Sinergitas, Danrem 043/Gatam Silaturahmi ke Kantor Walikota Metro


Metro
– Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Walikota Metro, Selasa (28/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara TNI dan Pemerintah Kota Metro.


Kedatangan Danrem 043/Gatam beserta rombongan disambut langsung oleh Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., di ruang kerja Walikota. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.


Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari koordinasi wilayah guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Metro tetap kondusif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial masyarakat.


“Silaturahmi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkokoh kerja sama dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Korem 043/Gatam dan Pemerintah Kota Metro,” ujar Danrem.


Sementara itu, Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem 043/Gatam. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro siap terus bersinergi dengan jajaran TNI dalam menyukseskan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Kami sangat berterima kasih atas dukungan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Metro. Semoga hubungan harmonis ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walikota.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiintel Kasrem 043/Gatam, Kasipers Kasrem 043/Gatam, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, serta Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Metro.

Alumni STP Jakarta di Lampung Bangun Soliditas, Siapkan Aksi Nyata untuk Sektor Perikanan


Pesawaran
— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar Korps Alumni (KORAL) AUP–STP–Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Koordinator Wilayah Lampung di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Politeknik AUP yang berdomisili, bertugas, maupun berasal dari Provinsi Lampung, serta turut melibatkan taruna yang sedang melaksanakan praktik lapangan.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi untuk Mewujudkan Cita dan Kebersamaan”, kegiatan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah ke depan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sesi sarasehan, para alumni membahas berbagai isu penting, mulai dari pemberdayaan nelayan dan keluarga pelaku usaha perikanan, penguatan budidaya perikanan, pengelolaan perairan umum darat, pesisir pantai dan mangrove, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha dan hilirisasi produk perikanan di daerah berstandar ekspor berlandaskan HACCP dengan prinsip kelestarian alam dan berkelanjutan. 

Sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga profesional di bidang perikanan. Para alumninya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KORAL Korwil Lampung juga menyepakati sejumlah program kerja periode 2024–2029, di antaranya penguatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring alumni, hingga penguatan usaha produktif berbasis perikanan. Acara ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar Perikanan Laut Lampung Bapak Supito,S.Pi., M.Si bahwa acara ini merupakan secercah pelita harapan baru yang dapat mendukung program Asta Cita nasional terutama pada sektor memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Ketua KORAL Korwil Lampung Galih A.F.A, S.St.Pi.,M.Tr.Pi menyampaikan bahwa alumni tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi akan mendorong aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran alumni benar-benar dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha perikanan. Ke depan, akan ada program yang menyentuh langsung masyarakat, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan usaha,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan latar belakang keilmuan terapan, alumni AUP-STP Jakarta yang saat ini bertransformasi menjadi Poltek AUP untuk diarahkan memberikan dedikasi dan pengabdian ilmu terapan perikanan di provinsi Lampung diharapkan dapat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kegiatan diawali senam bersama, apel pagi, sarasehan, pemantapan pengurus hingga ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolresta Bandar Lampung Dorong Warga Aktifkan Siskamling


Bandar Lampung
- Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Kombes Pol Alfret saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas Polresta Bandar Lampung di halaman Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (28/4/2026).

Menurut Kapolresta, apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol persatuan antara Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

"Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar sebuah barisan, tetapi simbol persatuan antara Polri bersama seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga kamtibmas," kata Kombes Pol Alfret.

Dalam kegiatan itu, hadir berbagai unsur masyarakat seperti Linmas, Lembaga Swadaya Masyarakat, komunitas ojek online, buruh, tokoh adat, organisasi masyarakat, hingga para lurah di sekitar wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Ia menyebut, meski berasal dari latar belakang berbeda, seluruh elemen memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Kota Bandar Lampung tetap aman dan damai agar seluruh aktivitas masyarakat berjalan lancar.

"Kita mungkin berbeda dalam banyak hal, tetapi kita punya satu tujuan yang sama, yaitu Bandar Lampung tetap aman dan damai," ujarnya.

Kombes Pol Alfret juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling sebagai langkah nyata menjaga keamanan lingkungan. Dalam apel tersebut, Polresta Bandar Lampung turut membagikan kentongan kepada perwakilan peserta sebagai simbol menghidupkan kembali budaya ronda.

"Kita perlu mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling. Mari kita hidupkan kembali budaya ini agar lingkungan tempat tinggal kita tetap aman," jelasnya.

Selain itu, Kombes Pol Alfret mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi hoaks maupun isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia meminta seluruh warga mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

"Jangan mudah terpancing emosi. Mari kita selesaikan persoalan dengan kepala dingin dan hati yang tenang," tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan Kota Bandar Lampung.

"Sabuk Kamtibmas ini bukan berarti polisi bekerja sendiri, tetapi kita semua harus saling bergandengan tangan. Bersama Bandar Lampung aman, Lampung maju, Indonesia Emas 2045," tutupnya.

Minggu, 26 April 2026

‎KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset



Bandar Lampung
— Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE) FEB Universitas Lampung (Unila) secara resmi meluncurkan Lampung Policy Forum sebagai wadah strategis untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendorong kebijakan publik berbasis riset, bertepatan dengan kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Amalia, Minggu (26/04/2026).
‎Mengangkat tema Lampung Naik Kelas, kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAFE Unila, FEB Unila, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung.
‎Ketua KAFE Unila, Dr. Edarwan, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Lampung Policy Forum merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi intelektual alumni agar lebih berperan dalam pembangunan daerah.
‎Menurutnya, KAFE tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga harus mampu mengambil peran strategis melalui kontribusi pemikiran dan kajian ilmiah yang aplikatif.
‎“Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil semakin berbasis pada riset dan kajian ilmiah,” ujarnya.
‎Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menekankan bahwa alumni memiliki posisi krusial dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Dalam momentum halal bihalal tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar hubungan antara kampus dan alumni terus diperkuat.
‎Ia menegaskan bahwa FEB Unila terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dalam peningkatan kualitas lulusan, pengembangan jejaring profesional, hingga peluang kerja sama internasional.
‎“Kami siap mendorong sinergi yang lebih konkret bersama alumni melalui forum ini,” tegasnya.
‎Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung dengan partisipasi yang cukup luas dari berbagai angkatan. Tercatat sekitar 120 peserta hadir, mewakili 14 angkatan, mulai dari tahun 1976 hingga 2017.
‎Menurutnya, suasana kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mempererat jaringan alumni sekaligus membuka ruang diskusi yang produktif.
‎Selain itu, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Edarwan tersebut menghadirkan perspektif dari kalangan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha, di antaranya Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unila Dr. Usep Syaipudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu, serta Ketua DPD HIPPI Lampung H. Heri Andrian.
‎Melalui peluncuran Lampung Policy Forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara kampus, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya, guna memperkuat arah pembangunan Lampung yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kemajuan daerah. (*)