Bandar Lampung – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Provinsi Lampung menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Politisi PKB yang akrab disapa Abas itu menilai ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut harus dimanfaatkan tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Kami mendukung penuh kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini. Ini momentum besar yang tidak boleh disia-siakan. Harus ada dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Abas, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, pelaksanaan nobar tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Pemerintah daerah perlu merancang kegiatan secara matang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan hingga lembaga pendidikan.
Abas menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang merata dan tidak hanya terpusat di satu wilayah atau dinikmati oleh kelompok tertentu.
“Manfaat ekonomi dari kegiatan ini harus dirasakan juga oleh pelaku usaha di daerah, termasuk di kabupaten dan kota. Dengan begitu, dampaknya bisa lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai Piala Dunia 2026 merupakan peluang strategis untuk mempromosikan berbagai produk unggulan lokal sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Provinsi Lampung. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang olahraga bergengsi tersebut dinilai dapat menjadi sarana efektif untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro dan ekonomi kreatif.
“Kalau ini dikelola secara serius dan terukur, Piala Dunia bisa menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi lokal. Itu yang ingin kita dorong bersama,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mematangkan persiapan pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 di sejumlah titik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyaksikan putaran final Piala Dunia secara bersama-sama.
Melalui penyelenggaraan nobar yang melibatkan berbagai sektor, diharapkan ajang Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan semangat kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha lokal.







0 komentar:
Posting Komentar