Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bandar lmpung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandar lmpung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2024

Permintaan Maaf KPU Kota Bandar Lampung Terkait Maskot Di Kritisi Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh


GK, Lampung
– Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh : Jangan Telor Mata Sapi, Siapa yang berjuang, Orang Lain yang jadi Pahlawan.

Terkait Polemik Maskot Kera KPU Kota Bandar Lampung, Suttan Junjungan Sakti Yang Dipertuan Sekala Brak Kepaksian Belunguh angkat bicara, dalam beberapa hari terakhir kita dihebohkan dengan penggunaan simbol adat pada maskot Kera yang dipertontonkan oleh KPU Kota Bandar Lampung.

Tentunya Maskot Kera itu menjadi polemik ditengah masyarakat yang menimbulkan banyak protes dari semua kalangan.

Simbol adat Lampung merupakan suatu kekayaan budaya yang memiliki makna-makna mendalam, mengatur setiap sisi kehidupan sosial kemasyarakatan, yang tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada, sehingga dapat disimpulkan bahwa orang yang memegang teguh adat adalah orang yang beradat, orang yang beradat tentunya adalah orang yang beradab, bukan gerombolan orang biadab.

Setiap simbol-simbol keadatan itu diciptakan oleh leluhur orang Lampung dengan mengedepankan dan menyerap nilai-nilai keluhuran yang terjadi dalam setiap perjalanan proses kehidupan, artinya dari setiap simbol adat terdapat nilai-nilai moral yang tinggi, dan hukumnya secara adat wajib dijaga marwah dan kelestariannya.

Sedangkan kera merupakan simbol keserakahan, kelicikan, dan pembuat kegaduhan, alangkah tercelanya apabila maskot lembaga penyelenggara pemilu adalah kera, jangan sampai sifat-sifat kera itu melekat pada diri kita apalagi maskot kera tersebut dipakaikan pakaian adat Lampung.

Saya selaku pimpinan adat Sekala Brak Kepaksian Belunguh bersama beberapa tokoh adat yang lain dan ormas Laskar Lampung, memprotes keras maskot tersebut, karena kami merasa memiliki adat dan merasa mencintai adat, jangan sampai ada orang-orang tertentu yang menyinggung apalagi menghina simbol-simbol adat.

Kami berharap Proses Hukum harus tetap berjalan, dan kami tegaskan bahwa belum ada perdamaian terhadap kami para tokoh adat yang memprotes maskot tersebut, mereka yang berdamai kemaren kemana aja, kok sekarang muncul menjadi pahlawan, padahal waktu peluncuran maskot tersebut mereka yang menerima perdamaian tersebut tidak bersuara sedikitpun, mengapa sekarang mereka berani mengatas namakan tokoh adat saibatin dan pepadun se-prov. Lampung.

Bagi saya selaku pimpinan adat Sekala Brak Kepaksian Belunguh, salah satu ciri orang beradat itu yaitu memiliki budaya malu dan tidak mengklaim perjuangan orang lain.(red)

Selasa, 02 April 2024

Pimpin Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat, Danrem 043/Gatam Harapkan Prajurit Tingkatkan Motivasi dan Prestasi Kerja


GK, Lampung
– Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., memimpin acara Laporan Korps kenaikan pangkat personel Korem 043/Gatam, periode 1 April 2024 bertempat di Aula Sudirman Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung. Senin (01/04/2024).

Kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan suatu penghargaan yang diberikan oleh Negara atas kerja keras, usaha, dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan kepada Bangsa dan Negara, dengan menghayati makna yang terkandung, maka kenaikan pangkat hendaknya diterima dengan penuh syukur dan sukacita.
 
Di kesempatan tersebut Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., mengatakan kenaikan pangkat bukanlah hal yang otomatis, melainkan suatu bentuk pengakuan, amanah, serta penghargaan dari bangsa dan negara atas dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab jabatan yang diemban. 

“Kenaikan pangkat ini juga harus disertai perubahan positif terhadap pola pikir dan perilaku yang lebih disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan loyalitas guna mewujudkan kinerja satuan yang lebih baik.” ucap Danrem 043/Gatam.

Di akhir amanatnya, Jenderal Bintang Satu itu mengucapkan selamat kepada seluruh Prajurit yang naik pangkat dan berharap, kenaikan pangkat tersebut dapat dijadikan wahana dan sarana untuk terus memacu dan meningkatkan motivasi dan prestasi kerja di satuan tugas masing-masing sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Tampak hadir mengikuti kegiatan tersebut, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Enjang, S.I.P., M.Han., Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Inf Bambang Semiana, Para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, Dandim 0411/KM, Dandim 0421/LS, Danyonif 143/TWEJ, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, Para Pasi Korem 043/Gatam, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/Swj beserta pengurus.(*