Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Operasi Zebra Maung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasi Zebra Maung. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2022

Polda Banten dan Polres Jajaran Gelar Operasi Zebra Maung 2022, Ini Sasarannya


GK, Serang - Polda Banten bersama Polres jajaran akan secara serentak melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Ops Zebra Maung 2022 selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto mengatakan operasi ini sebagai upaya serta langkah-langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum lalu lintas yang transparan dan humanis.

"Berkaitan dengan hal itu Polda Banten beserta Polres jajaran akan melaksanakan Operasi Zebra Maung 2022 serentak selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022," kata Budi.

Adapun Budi menjelaskan tujuan dan sasaran digelarnya Ops Zebra Maung 2022, "Adapun tujuan digelarnya operasi ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah fatalitas korban serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Selanjutnya untuk sasaranya yakni potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas di jalan tol maupun jalan non tol," jelas Budi.

Selanjutnya target operasi yaitu masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan lokasi rawan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. 

“Operasi ini tetap mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik, humanis dan upaya penindakan hanya melalui ETLE,” pungkas Budi. [Rls/ Icha] 

Terakhir, Budi mengungkapkan ada beberapa harapannya saat digelar operasi ini. "Penggelaran operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas," tutupnya. [Rls/ Icha] 

Polda Banten Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Maung 2022


GK, Serang - Polda Banten laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Maung Tahun 2022 di Lapangan Apel Polda Banten pada Senin (03/10). 

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari, turut hadir Kadishub Provinsi Banten Tri Nurtopo, Pejabat Utama Polda Banten, Kasi Ops Korem 064 Maulana Yusuf Letkol Inf Rachman Fikri, Danden Pom Serang Letkol Cpm Joko Murtiono, Kepala Cabang Jasa Rahaja Banten Saldy Putranto, Kepala Operasional Jasa Raharja Kurnia Indrawan dan para kepala Instansi terkait se-Provinsi Banten serta peserta apel gelar pasukan operasi zebra maung 2022. 

Dalam kesempatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari menyampaikan amanat Kapolda Banten, “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan Polda Banten dan sebagai sarana konsolidasi serta pengecekan personel beserta kelengkapan Sarpras, Operasi Zebra Maung 2022 yang akan diselenggarakan selama 14 hari dimulai 03 hingga 16 Oktober 2022, sehingga kegiatan oprasi dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan, perlu diketahui bersama, berdasarkan evaluasi operasi zebra pada tahun sebelumnya, bahwa jumlah pelanggaran tilang pada operasi zebra tahun 2021 sebanyak 408 lembar, jumlah teguran sebanyak 11.951 dan pada operasi zebra tahun 2022 diharapkan dapat menurunkan pelanggaran lalu lintas, menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat tentang protokol kesehatan di daerah hukum Polda Banten. 

Tema operasi zebra tahun 2021 yaitu melalui operasi zebra tahun 2021 kita wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap serta pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam menggunakan protokol kesehatan”. 

Ery Nursatari menjelaskan, “Tujuan Operasi Zebra Maung 2022 yaitu cipta kondisi Kamseltibcarlantas, terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan macet, meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ucap Ery. 

Ery Nursatari menambahkan. ”Bahwa Operasi Zebra Maung tahun 2022 dengan sasaran segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” tambah Ery. 

Diakhir amanat Ery Nursatari menekankan beberapa penekanan yang harus dipenomani dan dilaksanakan. "Selalu berdoa sebelum melaksanakan tugas, utamakan faktor keamanan dan keselamatan, pedomani dan terapkan pola operasi, tingkatkan kedisiplinan personel, lakukan penegakan hukum lantas secara elektronik serta lakukan pengawasan dan pengedalian yang ketat," tutup Ery. 

Operasi zebra maung tahun 2022 Polda Banten melibatkan 400 personel Polda Banten berikut Polres jajaran yang terbagi menjadi 4 Satgas yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Bantuan Operasi dan Satgas Gakkum. [rls/icha]

Selasa, 27 September 2022

Operasi Zebra Maung 2022 Segera Dimulai, Ditlantas Polda Banten Gelar Latpraops


GK, Serang - Sebelum menggelar operasi kepolisian dengan sandi Ops Zebra Maung 2022, Ditlantas Polda Banten melaksanakan Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Aula Polda Banten pada Selasa (27/09).

Latpraops ini dibuka langsung oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari dan dihadiri Pejabat Utama Polda Banten serta personel yang terlibat operasi.

Dalam sambutannya Ery mengatakan Operasi Zebra Maung 2022 akan dilaksanakan serentak selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022. 

"Selama tahun 2022 Polda Banten dan jajaran telah melakukan berbagai upaya serta langkah-langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum lalu lintas yang transparan dan humanis. Berkaitan dengam hal itu Polda Banten beserta Polres jajaran akan melaksanakan Operasi Zebra Maung 2022 akan dilaksanakan serentak selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022," kata Ery.

Ery mengungkapkan ada beberapa harapannya saat digelar operasi ini.

"Penggelaran operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas," ungkapnya. 

Terakhir, Ery menambahakan Latpraops yang dilaksakan ini memiliki manfaat penting bagi suksesnya pelaksanaan operasi yang akan dilaksanakan. 

"Pelatihan ini bertujuan untuk melihat kesiapan dan kemampuan personel lalu lintas yang akan melaksanalan operasi, sehingga terjalin sinerhitas pelaksanaan tugas yang bermuara pada terwujudnya keselamatan berlalu lintas," tutupnya.

Sementara itu Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto menjelaskan tujuan dan sasaran digelarnya Ops Zebra Maung 2022.

"Adapun tujuan digelarnya operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah fatalitas korban serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Selanjutnya untuk sasaranya yakni potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas di jalan tol maupun jalan non tol," jelas Budi.

Selanjutnya target operasi yaitu masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan lokasi rawan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. 

“Operasi ini tetap mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik, humanis dan terakhir adalah upaya penindakan,” pungkas Budi. [Rls/Icha]