Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2026

Rakor Pembangunan Lampung 2026: Pesibar Siap Perkuat Sinergi Demi Percepatan Kesejahteraan Masyarakat


Bandar Lampung
– Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Senin (22/6/2026).

Kabupaten Pesisir Barat diwakili langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pesisir Barat.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Kegiatan ini turut dihadiri para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Bappeda/Baperida, dan Kepala BKAD se-Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Lampung menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, terintegrasi, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan kerja sama yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Gubernur juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2026 harus difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur, pengembangan sektor unggulan daerah, peningkatan investasi, pengentasan kemiskinan, serta penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. Seluruh program pembangunan diharapkan selaras dengan prioritas pembangunan nasional maupun visi pembangunan Provinsi Lampung.

Pada sesi pemaparan, Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2026 yang mencakup strategi percepatan pertumbuhan ekonomi, penguatan konektivitas wilayah, optimalisasi pendapatan daerah, serta sinkronisasi program prioritas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Selain itu, dibahas pula upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel sebagai fondasi percepatan pembangunan di seluruh wilayah Lampung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan bahwa Rakor Pembangunan Daerah merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyelaraskan langkah antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Usai mengikuti kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk mendukung serta menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung.

"Rakor ini sangat penting sebagai wadah koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung guna memastikan program pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Sekda Pesisir Barat.

Menurutnya, berbagai arahan dan kebijakan yang disampaikan dalam rakor tersebut akan menjadi referensi penting dalam penyusunan program, perencanaan, dan penganggaran daerah. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap terjalin koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, sehingga mampu mendorong pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing daerah demi terwujudnya kemajuan Lampung dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Bupati Pesisir Barat Pimpin Rapat Optimalisasi PAD, Fokus Tingkatkan Pendapatan Daerah


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat memimpin rapat bersama Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pengawasan Perizinan dalam rangka membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah serta memperkuat pengawasan perizinan di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Senin (22/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam rapat tersebut, berbagai potensi sumber PAD menjadi fokus pembahasan, di antaranya optimalisasi sektor pajak daerah, retribusi daerah, serta peningkatan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban perizinan. Tim juga menyampaikan hasil evaluasi terkait kondisi penerimaan daerah beserta berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pengelolaan dan peningkatan pendapatan daerah.

Bupati Pesisir Barat menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara perangkat daerah, instansi terkait, serta para pelaku usaha dalam mendukung peningkatan PAD yang berkelanjutan. Menurutnya, optimalisasi pendapatan daerah harus dilakukan secara maksimal tanpa mengesampingkan prinsip pelayanan yang baik kepada masyarakat maupun dunia usaha.

Selain membahas peningkatan pendapatan daerah, rapat juga menyoroti pentingnya pengawasan perizinan sebagai salah satu upaya menciptakan iklim investasi yang tertib, sehat, dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat. Pengawasan yang efektif dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tim Optimalisasi PAD dan Pengawasan Perizinan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan, evaluasi, serta koordinasi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah dan pengawasan perizinan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rapat berlangsung dalam suasana konstruktif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mewujudkan tata kelola perizinan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel

Dedi Irawan: Hari Jadi ke-13 Jadi Semangat Baru Membangun Pesisir Barat yang Maju


PESISIR BARAT
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesisir Barat Ke-13, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah beberapa waktu lalu, Rabu (22/04/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Dedi Irawan, Pembaca Sejarah Kabupaten Pesisir Barat, Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, S.M., Pembaca UUD 1945, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M. Sementara itu bertindak sebagai Perwira Upacara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pesibar, Ir. Armand Achyuni, dan Komandan Upacara, Kepala Bapperida Pesibar, Drs. Gunawan, M.Si, juga diikuti oleh peserta Upacara dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri, Peratin Se-Kecamatan, pelajar tingkat SMP dan SMA Pesisir Tengah.

Turut hadir mengukuti upacara tersebut, Wakil Bupati Pesibar, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Staf Ahli Bupati, para Asisten, Ketua TP-PKK Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua I TP-PKK Pesibar, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP), Elizawati Zadmiko, S.Sos., perwakilan 16 Sai Batin Marga Pesibar, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan seluruh tamu undangan.

Dalam amanat Inspektur Upacara Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Dedi Irawan menyampaikan, Perjalanan 13 tahun Kabupaten Pesisir Barat adalah perjalanan yang penuh makna. Bukan hanya tentang waktu yang telah berlalu, namun tentang sebuah perjuangan panjang yang dibangun dari semangat, pengorbanan, dan harapan besar seluruh masyarakat.

"Berbagai capaian telah kita raih, namun kita juga menyadari masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama. Semua ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Pada peringatan hari jadi ke-13 ini, kita mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat Yang Unggul".
Tema ini menegaskan komitmen kita untuk terus menggali, mengelola, dan memaksimalkan seluruh potensi yang kita milik baik di sektor pariwisata, perikanan, pertanian, maupun sumber daya manusia sebagai langkah nyata menuju terwujudnya, Kabupaten Pesisir Barat yang sejahtera, maju, madani, dan religius sebagai destinasi wisata terdepan.

"Dalam kondisi efisiensi anggaran saat ini, kita dituntut untuk semakin bijak dalam mengelola sumber daya. Oleh karena itu, sinergi antara eksekutif dan legislatif harus terus diperkuat. Kita harus berjalan beriringan, saling mendukung, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya," pintanya.

Selain itu, kita juga harus terus berinovasi dalam menghadapi perubahan zaman. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pengembangan potensi daerah harus dilakukan dengan langkah yang cepat, tepat, dan terukur.

"Pencapaian yang telah kita raih hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar. Masih banyak harapan masyarakat yang harus kita wujudkan.
Mari kita jadikan momentum hari jadi ke-13 ini sebagai semangat baru untuk melangkah lebih maju, bekerja lebih keras, dan memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Pesisir Barat," pungkasnya.

Di akhir amanatnya, tak luput beliau mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Pesisir Barat. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap ikhtiar dan langkah kita.

Usai berlangsungnya upacara peringatan HUT Bupati dan Wakil Bupati Pesibar bersama jajaran Pejabat dan Forkopimda, serta tamu undangan melanjutkan kegiatan ramah tamah di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin Lantai 1 Kompleks Perkantoran Pemkab Pesibar.

Minggu, 21 Juni 2026

Prosesi Adat Penuh Makna, Arlin Agus Saputra Resmi Menjadi Raja Pekon Tanjung Rejo


Pesisir Barat
– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menghadiri prosesi pengukuhan Arlin Agus Saputra sebagai Raja Pekon Tanjung Rejo dengan adok (gelar adat) Raja Setia Muda dalam rangka pelestarian adat dan budaya masyarakat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pekon Tanjung Rejo, Kecamatan Bangkunat, Minggu (21/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Camat Bangkunat, Camat Ngaras, para peratin se-Kecamatan Bangkunat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Turut hadir Saibatin Marga Bangkunat, Andi Indrawara, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Barat. Sebagai pemangku adat, Andi Indrawara menyandang gelar Suntan Indra Pemuka Pesirah Alam ke-18, penerus kepemimpinan adat Saibatin Bangkunat dari pendahulunya, Pun Syahril Indra Bangsawan bergelar Sutan Baginda Raja. Kedaloman Saibatin Bangkunat merupakan salah satu bagian penting dalam struktur adat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat, dengan pusat kediaman adat (Lamban Gedung) yang berada di wilayah Bangkunat.

Prosesi adat yang berlangsung khidmat dan sarat makna tersebut menandai pengukuhan resmi Arlin Agus Saputra sebagai Raja Pekon Tanjung Rejo atau pemimpin jukuan (sub-marga). Pengukuhan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat adat Sai Batin yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan adat sekaligus simbol keberlanjutan nilai-nilai budaya yang telah dijaga oleh para leluhur.

Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat yang terus menjaga eksistensi adat dan budaya di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, adat istiadat merupakan warisan leluhur yang memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas daerah, mempererat persatuan, dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

“Pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai yang terkandung dalam adat Sai Batin menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, kebersamaan, serta keharmonisan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga tatanan sosial masyarakat serta menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Prosesi pengukuhan dilaksanakan sesuai tata cara adat Sai Batin yang berlaku dan ditandai dengan rangkaian upacara adat yang penuh makna serta filosofi. Kehadiran para saibatin, penyimbang adat, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah daerah menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya daerah.

Dengan dikukuhkannya Arlin Agus Saputra sebagai Raja Setia Muda, diharapkan kepemimpinan adat di Pekon Tanjung Rejo dapat terus berjalan dengan baik, mampu mengayomi masyarakat, menjaga marwah adat, serta melestarikan nilai-nilai budaya Sai Batin sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Kabupaten Pesisir Barat.

Sabtu, 20 Juni 2026

Kepulangan Jamaah Haji Disambut Hangat, Bupati Dedi Ajak Tebarkan Kebaikan di Tengah Masyarakat


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menyambut secara langsung kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Pesisir Barat Tahun 1447 Hijriah di Lobby Teluk Stabas, Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (18/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Pesisir Barat, Hera Rohmawati, S.E., M.M., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., anggota TP-PKK dan DWP Kabupaten Pesisir Barat, serta keluarga jamaah haji.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, khik sunyin masyarakat, sekindua nyampaiko ucapan selamat khatong luwot di tanah kelakhekhan. Kekalau sunyin ibadah sai khadu tilaksanako ditekhima jama Allah SWT., khik kekalau para jamaah mansa haji sai mabrur, haji sai ngeniko perubahan mit arah sai lebih helau dilom kehukhikan,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah akhir dari sebuah perjalanan spiritual, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan sosial yang lebih besar di tengah masyarakat.

“Ibadah haji lain akhir anjak sebuah perjalanan, kidang awal anjak tanggung jawab moral khik spiritual sai lebih balak. Gelar haji sai tisandang hendakni jadi teladan dilom kehukhikan bumasyarakat, nebarko kebaikan, ngejaga persatuan, nguatko ukhuwah, khik jadi contoh dilom akhlak jama ibadah,” lanjutnya.

Menurut Bupati, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial, diharapkan dapat menjadi energi positif dalam membangun keluarga, lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah.

“Selanjutni, sekam bukharop nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, khik kepedulian sai timansa selama nunaiko ibadah haji dapok jadi energi positif guwai ngebangun keluarga, lingkungan, khik daerah kham tercinta, helauni kik bakhong,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, Kementerian Agama, tenaga kesehatan, hingga seluruh unsur yang memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah haji asal Kabupaten Pesisir Barat.

“Dilom kesempatan sinji muneh, sekindua nyampaiko nekhima nihan khik penghargaan jama seluruh petugas haji, kementerian agama, tenaga kesehatan, khik sunyinni pihak sai khadu ngeniko pelayanan khik pendampingan jama jamaah haji Kabupaten Pesisir Barat, sehingga sunyin rangkaian ibadah dapok bulangsung dengan baik,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar para jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta istiqamah dalam menjaga kemabruran hajinya.

“Payu kham bedu'a jejama kekalau para jamaah haji senantiasa mansa kesehatan, keberkahan umokh, khik keistiqamahan dilom ngejaga kemabruran hajini. Kekalau Allah SWT ngelimpahko rahmat khik keberkahanni jama kham sunyin khik jama Kabupaten Pesisir Barat sai kham cintai,” pungkasnya.

Kegiatan penyambutan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Kehadiran keluarga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menjadi wujud penghormatan dan kebahagiaan atas kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kamis, 18 Juni 2026

E-Learning ASN Berintegritas Resmi Diluncurkan, Pemkab Pesisir Barat Ambil Bagian


PESISIR BARAT
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mengikuti Peluncuran Nasional Program E-Learning Aparatur Sipil Negara (ASN) Berintegritas yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Batu Gughi, Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Rabu (17/06/2026).

Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P. Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dra. Henny Yulistiani, M.M., Kepala Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P., serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Peluncuran nasional Program E-Learning ASN Berintegritas merupakan salah satu inisiatif strategis KPK dalam memperkuat budaya integritas di kalangan Aparatur Sipil Negara di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai platform pembelajaran digital yang interaktif dan mudah diakses, sehingga ASN dapat mempelajari berbagai materi terkait pencegahan korupsi, etika pemerintahan, tata kelola yang baik, serta penguatan nilai-nilai integritas secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui program tersebut, diharapkan seluruh ASN dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran antikorupsi, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Dengan demikian, akan tercipta birokrasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Mewakili Bupati Pesisir Barat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap implementasi Program E-Learning ASN Berintegritas.

“Integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas serta pemahaman ASN mengenai nilai-nilai integritas harus terus diperkuat agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan Pemkab Pesisir Barat dalam peluncuran nasional ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih serta berintegritas.

Melalui program e-learning tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pesisir Barat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran guna meningkatkan komitmen terhadap nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme.

Dengan penguatan integritas yang berkelanjutan, diharapkan terwujud tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta semakin dipercaya oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Rabu, 17 Juni 2026

Pesisir Barat Gelar Pawai dan Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hh


PESISIR BARAT
– Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar Pawai dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Selasa (16/06/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah, khidmat, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Bupati Pesisir Barat hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Bupati Pesisir Barat. Turut hadir Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Ir. Armand Achyuni, anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat-Lampung Barat, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, para camat se-Kabupaten Pesisir Barat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pesisir Barat, Ketua PHBI Kabupaten Pesisir Barat, para pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat.

Hadir pula sebagai penceramah pada Tabligh Akbar, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fatah Way Bungur, Lampung Timur, Dr. K.H. M. Muslih, S.H.I., M.H., yang menyampaikan tausiyah tentang makna hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Tahun Baru Islam diawali dengan pawai yang diikuti berbagai unsur masyarakat, pelajar, organisasi keagamaan, dan perangkat daerah. Peserta pawai berjalan dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur atas datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Bupati, semangat hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai hijrah mengajarkan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia.

“Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat yang maju, sejahtera, dan religius,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sosial yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Pesisir Barat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kuatnya nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati berharap peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperbaiki akhlak, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Melalui kegiatan Pawai dan Tabligh Akbar ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap semangat hijrah dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya Kabupaten Pesisir Barat yang aman, harmonis, maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.

Minggu, 24 Mei 2026

11 Kecamatan di Pesisir Barat Terima Sapi Kurban dari Pemkab dan Presiden RI


PESISIR BARAT
– Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan 11 ekor sapi qurban untuk 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, yang berlangsung di halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Minggu (24/05/2026)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani., SH., M.Kn, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., perwakilan Polres Pesibar, para kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Camat se-Pesisir Barat, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Dedi Irawan menyampaikan, Alhamdulillahirobbilalamin, hari ini dihadapan kita sudah ada sapi qurban yang akan kita serahkan kepada masyarakat Pesisir Barat. Pemerintah Daerah menyerahkan sapi qurban sebanyak 11 (sebelas) ekor sapi qurban dari kabupaten Pesisir Barat dan 1 (satu) ekor sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang dimana akan didistribusikan kepada 11 Kecamatan dan Kepolisian Resort Kabupaten Pesisir Barat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

"Penyerahan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat," ujar Bupati.

Semoga amanah ini diterima dengan penuh tanggung jawab, dijaga dengan baik, dan disalurkan dengan adil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat serta menjadi jembatan yang mempererat tali persaudaraan dan kepedulian di tengah kehidupan kita.

"Kami berharap agar pelaksanaan kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas pelayanan, pengelolaan, maupun jangkauan manfaatnya. semoga pada tahun-tahun mendatang jumlah hewan qurban yang dapat disalurkan semakin bertambah, sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan kebahagiaan Idul Adha," pintanya.

Karena sejatinya, kebahagiaan akan menjadi lebih bermakna ketika dapat dirasakan bersama, dan keberkahan akan semakin luas ketika manfaatnya menjangkau lebih banyak orang.

Kamis, 23 April 2026

Pemkab Pesisir Barat Siapkan Pemberangkatan Jamaah Haji dan Rangkaian Perayaan Idul Adha


PESISIR BARAT
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menggelar rapat persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Pesisir Barat sekaligus membahas kesiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Asisten Batu Tihang, Lantai 3, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (23/04/2026).

Rapat dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Armand Achyuni, serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, PHBI, Kementerian Agama (Kemenag) Pesisir Barat, dan Forkopimda Pesibar.

Dalam arahannya, Asisten I menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 76 orang, didampingi 1 petugas haji daerah bidang kesehatan. Seluruh jamaah dijadwalkan berangkat pada 7 Mei 2026 pukul 05.30 WIB setelah salat Subuh.

“Kepada seluruh OPD terkait dan panitia agar benar-benar mempersiapkan sarana dan prasarana secara optimal guna memastikan kelancaran pemberangkatan jamaah haji. Kita ingin seluruh jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat, aman, dan tanpa kendala,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Pesisir Barat juga akan menggelar Pawai Takbir dalam rangka menyambut Idul Adha pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Peserta pawai melibatkan Kecamatan Pesisir Tengah, Way Krui, Karya Penggawa, seluruh OPD, serta organisasi masyarakat.

“Seluruh peserta diharapkan dapat berkumpul di Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat sebagai titik awal kegiatan,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah direncanakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 06.00 WIB di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah.

Asisten I juga mengimbau kepada panitia Hari Besar Islam agar mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sehingga pelaksanaan salat Idul Adha dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif.

“Melalui rapat ini, diharapkan lahir langkah-langkah inovatif dalam memaksimalkan persiapan seluruh agenda keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat,” pungkasnya.

Jumat, 17 April 2026

9 Kepala OPD Dilantik, Bupati Dedi Irawan Minta Tinggalkan Pola Kerja Lama


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, pada Jumat (17/04/2026).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pesisir Barat Nomor: 100.3.3.2/166/V.04/HK/2026.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Irawan Topan, SH., M.Kn., para staf ahli bupati, para asisten bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Pesisir Barat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai negeri sipil yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar peningkatan karier, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral, integritas, dan profesionalisme tinggi.

“Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik dan memberikan kontribusi maksimal bagi Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.

Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan sinergi antarperangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Bupati juga memberikan perhatian khusus pada penegakan disiplin aparatur, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Ia menjelaskan bahwa sanksi disiplin mencakup tingkat ringan hingga berat, mulai dari teguran hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga komitmen dalam menaati aturan. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa reformasi birokrasi saat ini menuntut kinerja dan akuntabilitas yang tinggi, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Tantangan ke depan juga semakin besar, terutama dengan adanya pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD pada tahun 2027.

Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara kreatif dan inovatif, menciptakan terobosan dalam tata kelola pemerintahan, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif.

Bupati juga memberikan sejumlah instruksi kepada pejabat yang baru dilantik, di antaranya menjadi teladan dalam disiplin, menerapkan prinsip “3 tepat” (tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu), serta membangun budaya kerja yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menutup sambutannya dengan pesan agar para pejabat menjaga kepercayaan masyarakat, menjunjung tinggi integritas, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Saudara adalah wajah birokrasi dan harapan masyarakat Pesisir Barat,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Andi Indrawara, S.Sos. – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
2. M. Ma’ruf, S.P. – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan
3. Mesrawan, S.STP., M.Si. – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
4. Marnentinus, S.IP. – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
5. Irhamudin, SKM., M.M. – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana
6. Septono, SKM., M.M. – Kepala Dinas Kesehatan
7. Makmur Hidayat, S.Pi., M.M. – Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
8. M. Belly Oscar, S.H., M.H, – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian
9. Herdi Wilismar, SH., M.M. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan daerah. 

Kamis, 12 Februari 2026

Wabup Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Pengurus PSOI 2026–2030, Dorong Pembinaan Atlet Selancar


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2026–2030. Kegiatan tersebut digelar di Aula Jimbaran Resto, Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kamis (12/2/2026).

Turut hadir Ketua PSOI Provinsi Lampung Khoirul Muhtar, S.E., M.M., perwakilan KONI Pesisir Barat Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pesisir Barat Rena Novasari, S.H., M.M., perwakilan Polres Pesisir Barat, serta para atlet dan peserta PSOI yang dilantik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta menegaskan pentingnya peran organisasi dalam memajukan olahraga selancar di daerah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Pesisir Barat memiliki potensi ombak yang luar biasa dan telah dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, keberadaan PSOI dinilai sangat strategis dalam melakukan pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, sekaligus mempromosikan Pesisir Barat sebagai destinasi wisata olahraga selancar yang unggul dan berdaya saing.

Wabup berharap kepengurusan baru mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas pelatih dan manajemen organisasi, serta membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Adapun susunan pengurus PSOI Kabupaten Pesisir Barat periode 2026–2030 yang dilantik yakni Ketua Umum Surya Azka, Wakil Ketua Miza Riadi, Sekretaris Ilham Akbar, S.H., Wakil Sekretaris Yuza Amar Romadhon, Bendahara Mewa Nirwana, dan Wakil Bendahara Syafira Teressa.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat eksistensi olahraga selancar di Pesisir Barat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Selasa, 03 Februari 2026

Bupati dan Wabup Pesisir Barat Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Dukungan Program Prioritas Nasional


Bogor
– Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung dan menyukseskan program prioritas nasional dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi serta arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pelaksanaan program-program strategis nasional di seluruh Indonesia.

Kegiatan berskala nasional tersebut turut dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah menerima arahan langsung dari Presiden terkait sejumlah isu strategis nasional, di antaranya penguatan kedaulatan pangan, ketahanan energi, serta penguatan ekonomi daerah yang menjadi fokus utama pembangunan nasional ke depan.

Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat hadir bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat. Turut mendampingi, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mencerminkan soliditas serta kesiapan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung dan mengawal implementasi kebijakan serta program prioritas pemerintah pusat di daerah.

Rakornas juga menjadi sarana pemahaman bagi kepala daerah dan Forkopimda terkait pelaksanaan program unggulan Presiden, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di sela kegiatan, Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa Rakornas memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan nasional dengan kondisi dan kebutuhan riil di daerah.

“Rakornas ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menerjemahkan program nasional agar dapat diimplementasikan secara tepat sasaran, sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat Pesisir Barat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat siap mendukung penuh dan mengimplementasikan seluruh program prioritas nasional sesuai kewenangan daerah, dengan tetap mengedepankan potensi lokal serta kepentingan masyarakat.

Keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat dalam Rakornas 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 25 Januari 2026

Polres Pesisir Barat Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Tenggelam di Perairan Bangun Negara


Pesisir Barat
– Polres Pesisir Barat bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang nelayan yang menjadi korban tenggelam akibat perahu terbalik di perairan Laut Pekon Bangun Negara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, saat korban atas nama Khoirudin (41), melaut bersama saksi an. Supriadi (47), menggunakan perahu jukung fiber untuk mencari ikan. Sekira pukul 06.30 WIB, ketika perahu berada kurang lebih ±40 meter dari bibir pantai Laut Bangun Negara, perahu yang mereka tumpangi menghantam gelombang laut sehingga terbalik dan menyebabkan korban serta saksi terpental ke laut.

Korban dan saksi sempat berpegangan pada perahu yang terbalik amun, korban an. Khoirudin (41), berusaha berenang menuju bibir pantai tanpa menggunakan pelampung. Akibat kuatnya gelombang laut, korban terhanyut dan dinyatakan hilang.

Pada Minggu, 25 Januari 2026, sekira pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur Polres Pesisir Barat, TNI, Basarnas, BPBD, serta dibantu masyarakat setempat melaksanakan koordinasi dan pencarian sesuai Rencana Operasi SAR dan perhitungan SAR MAP Prediction, dengan metode penyisiran sepanjang garis pantai di sekitar lokasi kejadian.

Sekira pukul 07.30 Wib, korban ditemukan oleh nelayan setempat yang hendak berangkat melaut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) dengan jarak kurang lebih 500 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban dan membawa korban ke rumah duka. Berdasarkan permohonan pihak keluarga korban agar tidak dilakukan autopsi karena peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni akibat perahu terbalik. 

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.


Saat ini, korban telah dimakamkan di TPU Pasar Senin Pekon Bangun Negara. 
"Kami mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan alat keselamatan seperti pelampung guna menghindari kejadian serupa,” ujar Kompol Rohmadi.

Polres Pesisir Barat akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat dalam memberikan pelayanan serta menjaga keselamatan warga, khususnya di wilayah pesisir.

Senin, 08 Desember 2025

Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Peringatan HUT DWP ke-26 di Pesibar


Pesisir Barat
— Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri sekaligus membuka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Darma Wanita Persatuan (DWP) yang berlangsung di Lobi Teluk Stabas, Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Senin (8/12/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Penasehat I dan II DWP Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua DWP Pesibar Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos., serta perwakilan dari DWP Bhayangkari, Persit, dan para pengurus DWP tingkat kabupaten hingga kecamatan.



Dalam sambutannya, Ketua DWP Pesibar, Elizawati Tedi Zadmiko menegaskan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi momentum refleksi serta penguatan peran perempuan dalam membangun bangsa. Dengan mengusung tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” dan tagline #DWP Mengajar, ia menekankan pentingnya peran keluarga terutama ibu dalam membentuk karakter anak.

Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud melalui proses panjang yang dimulai dari keluarga. “Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan dituai oleh bangsa ini di masa mendatang,” ujarnya.

Elizawati juga menekankan bahwa DWP memiliki peran strategis sebagai pembina fondasi keluarga, penanam nilai-nilai moral, serta pendukung tumbuhnya generasi yang berdaya saing global. Ia mendorong seluruh anggota DWP untuk terus memperkuat kualitas pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi perempuan, dan etika sosial.



Penasehat I DWP Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota kembali mengingat landasan terbentuknya DWP sebagai wadah perempuan untuk belajar, berkembang, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya pendidikan berbasis keluarga. “Pendidikan yang baik dimulai dari rumah dan dilakukan dengan hati. Ibu tidak perlu menjadi ahli, cukup mengajar dengan cinta,” tuturnya.

Dian berharap DWP semakin responsif, inovatif, dan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang kokoh dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Wakil Bupati Irawan Topani dalam kesempatan ini memberikan apresiasi terhadap seluruh anggota DWP yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Pesibar, baik dalam mendukung tugas suami sebagai ASN maupun melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa DWP adalah pilar penting dalam menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. “Tidak ada suami yang hebat tanpa didampingi istri yang hebat,” ujarnya.

Irawan berharap DWP terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aktif terlibat dalam program-program pembangunan, sekaligus mampu menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.


Pada momen HUT ke-26 ini, seluruh pihak berharap DWP semakin matang, solid, dan memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas keluarga sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.

Wabup Pesisir Barat Lepas Kafilah MTQ ke-52 Tingkat Provinsi Lampung


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., secara resmi melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung. Acara pelepasan berlangsung di selasar Komplek Pemkab Pesibar pada Senin (8/12/2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., jajaran forkopimda, serta para pengurus LPTQ Pesibar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kesiapan para kafilah yang akan membawa nama baik Kabupaten Pesisir Barat di ajang provinsi. “Kita akan melepas para kafilah MTQ Pesibar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-52. Tentu kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Wabup menegaskan bahwa para peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses persiapan matang. Ia berpesan agar seluruh kafilah menjaga kepercayaan diri, keteguhan hati, serta memantapkan mental selama mengikuti setiap cabang lomba. “Percayalah, dengan persiapan yang baik dan niat yang tulus, Insya Allah kesuksesan akan menyertai langkah seluruh perwakilan Pesibar,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. MTQ diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga para kafilah Pesibar senantiasa diberi perlindungan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wabup Irawan Topani menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja keras mempersiapkan para kafilah. “Terima kasih kepada para pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semua ikhtiar ini menjadi wasilah untuk mengantarkan kafilah tampil sebagai yang terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025,” pungkasnya.

Dengan pemberangkatan tersebut, masyarakat Pesibar menaruh harapan besar agar para kafilah mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.

Jumat, 05 Desember 2025

Bupati Dedi Irawan Lepas 10 Jamaah Umroh


Pesisir Barat
– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, melepas keberangkatan 10 jamaah umroh Tahun 2025 dalam sebuah acara resmi yang digelar di Selasar Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Jumat (5/12/2025).

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., Ketua dan Ketua I TP-PKK Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M. dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa ibadah umroh merupakan perjalanan suci yang selalu dirindukan setiap umat muslim. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk berkunjung ke Baitullah adalah anugerah dan kehormatan dari Allah SWT.


 “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jamaah umroh yang akan berangkat menuju Tanah Suci,” ujar Bupati.


Bupati juga berpesan agar para jamaah menjaga sikap, akhlak, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah umroh. Ia berharap seluruh jamaah dapat menunaikan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk dan tertib sehingga memperoleh umroh yang mabrur.

 “Perjalanan ini bukan hanya membawa pribadi, tetapi juga nama baik keluarga, masyarakat, dan daerah. Semoga seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat,” tambahnya.



Sebelum menutup sambutan, Bupati berpesan agar para jamaah turut mendoakan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, serta kemajuan pembangunan Kabupaten Pesis

Rabu, 03 Desember 2025

Wakil Bupati Pesibar Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan, Perluasan Perlindungan Pekerja


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lampung Utara (Lampura) di ruang kerjanya, Lantai 3 Gedung Marga Sai Batin, Rabu (3/12/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampura, Hedry Nora, bersama Account Representative Nugraha Eka Prayuda dan perwakilan Unit Layanan Pesibar, Ari Wirawan.

Hadir mendampingi Wakil Bupati, Kepala Disdukcapil Pesibar, Murliana, S.Sos., M.Sc., Kepala BPKAD Pesibar, Mizar Diyanto, S.E., M.P., serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas strategi percepatan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, meliputi perlindungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pekerja rentan, hingga pekerja di sektor informal. Program yang menjadi fokus pembahasan antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta skema perlindungan lainnya.

Wakil Bupati Pesibar, Irawan Topani, menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja merupakan salah satu komitmen penting Pemerintah Kabupaten Pesibar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hal tersebut merupakan satu dari beberapa komitmen Pemkab Pesibar dalam memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan akses jaminan sosial yang layak,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Pemkab Pesibar mendukung penuh program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampura untuk segera diimplementasikan di wilayah setempat. “Sehingga mampu menjadi indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampura, Hedry Nora, memaparkan mekanisme pendaftaran, layanan, serta rencana kerja sama strategis guna mendorong efektivitas program di lapangan.

Pertemuan ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut yang bertujuan memastikan implementasi program berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemkab Pesibar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan komprehensif bagi seluruh tenaga kerja di Kabupaten Pesisir Barat.

Selasa, 02 Desember 2025

Bupati Pesisir Barat Tinjau Pembangunan Akses Jalan RSUD KH. MUHAMMAD THOHIR


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, meninjau langsung pembangunan akses jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir pada Selasa (2/12/2025).

Peninjauan ini dilakukan menyusul surat dari Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menilai area akses jalan berpotensi mengalami longsor.

Bupati Dedi Irawan menjelaskan bahwa surat dari Ditjen Kesehatan Lanjutan tersebut memuat tiga poin utama yang harus segera ditangani.

Pertama, dilakukan pengkajian teknis lanjutan bersama instansi terkait mengenai kondisi tanah dan potensi longsor. Kedua, diperlukan langkah mitigasi baik struktural maupun nonstruktural untuk meminimalkan risiko longsor yang dapat membahayakan warga sekitar. Ketiga, perlu dilakukan verifikasi dan penyelesaian status lahan yang belum dibebaskan agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.


“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas surat Kemenkes karena adanya kekhawatiran potensi longsor yang bisa mengancam bangunan rumah sakit maupun pemukiman warga,” ujar Bupati Dedi Irawan saat melihat secara langsung kondisi lapangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Langkah ini penting untuk mempercepat proses pengkajian teknis lanjutan serta penanganan potensi bencana yang dapat menyebabkan kerugian besar.

“Pemkab Pesibar akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Lampung agar langkah penanganan potensi longsor di sekitar wilayah RSUD KH. Muhammad Thohir bisa segera ditetapkan dan dilaksanakan,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Dedi Irawan juga menyampaikan bahwa pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir kini telah mencapai 92 persen. Pihak pelaksana, PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, optimistis dapat menyelesaikan pembangunan sesuai dengan kontrak dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, pemerintah daerah berharap upaya pencegahan risiko longsor dapat segera dilakukan demi keselamatan masyarakat serta kelancaran operasional rumah sakit yang menjadi fasilitas kesehatan vital bagi warga Pesisir Barat.

Minggu, 30 November 2025

Wabup Pesisir Barat Lantik Pengurus IWAPI 2025–2030, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah


PESISIR BARAT
— Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., resmi melantik kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Keramat Ilahan, Lobby Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, pada Sabtu (29/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armelia Renny Madrie, A.S., S.P., M.M., jajaran Ketua TP-PKK Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag) Pesibar, Ma'ruf, S.P. Kehadiran para tokoh perempuan dan pejabat daerah menambah khidmat dan kekuatan simbolis bagi gerakan pemberdayaan perempuan di Pesibar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan UMKM, tumbuhnya kreativitas lokal, serta meningkatnya kesejahteraan keluarga tidak terlepas dari peran aktif perempuan yang bekerja dengan ketekunan dan dedikasi.

“IWAPI hadir sebagai rumah besar yang memberi ruang bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan berdaya. Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi pilar penting dalam pembangunan,” tegasnya.

Irawan Topani juga menyampaikan bahwa Pesibar saat ini tengah bergerak maju melalui sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, perikanan, pertanian, dan ekonomi kreatif. Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan mitra yang memiliki komitmen dan keberanian seperti IWAPI untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kehadiran perempuan pengusaha merupakan bagian tak terpisahkan dalam membangun ekonomi lokal. IWAPI diharapkan mampu memperkuat UMKM, memperluas jaringan pemasaran, serta melahirkan wirausaha perempuan di setiap sudut pekon,” ujarnya.

Wabup menggarisbawahi bahwa Pemkab Pesibar berkomitmen mendukung tumbuhnya UMKM dan kewirausahaan perempuan. Ia meyakini bahwa ketika perempuan maju, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, daerah pun akan berkembang.

“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha menjadi kunci menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia menitipkan harapan besar kepada pengurus IWAPI yang baru dilantik agar menjadi penggerak perubahan dan inspirasi bagi perempuan Pesibar.

“Jaga integritas, kuatkan kebersamaan, dan tebarkan kebaikan dalam setiap langkah kepengurusan,” tutup Wakil Bupati.

Pelantikan pengurus IWAPI Pesibar periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum bagi peningkatan peran perempuan dalam dunia usaha serta penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selasa, 25 November 2025

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama


Pesisir Barat
Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Prosesi pelantikan digelar di Selasar Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar pada Selasa (24/11/2025) dan disaksikan para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting bagi peningkatan karir sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Para pejabat terlantik dituntut mampu melaksanakan amanah sebagai ASN, aparatur pemerintahan, sekaligus abdi masyarakat.

Ini menjadi konsekuensi untuk senantiasa meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja profesional,” tegas Bupati.



Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar seluruh ASN memahami dan menerapkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan reformasi birokrasi berorientasi pada kinerja, kepentingan rakyat, dan akuntabilitas.

Ia juga meminta seluruh pejabat, khususnya yang baru dilantik, untuk meningkatkan profesionalitas, kualitas kerja, serta memberikan layanan publik yang cepat, tepat, dan mudah dipahami.

“Tingkatkan etos kerja, keterampilan, kreativitas, dan jaga citra positif ASN. Jangan melakukan hal-hal yang menyimpang dari aturan, dan selalu berpegang pada nilai-nilai integritas,” tambahnya.



Bupati Dedi Irawan turut mengingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun dengan tantangan efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, ASN diminta untuk lebih kreatif dan inovatif, menciptakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

 “Kita digaji dari uang rakyat. Maka setiap langkah kerja harus kembali kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.



Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

1. Dr. Drs. Gunawan, M.Si. – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah


2. Unzir, S.P. – Inspektur


3. Sri Agustini, S.K.M., M.Kes. – Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan


4. Eksir Abadi, S.H., M.M. – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik


5. Amrul Haq, S.E., M.Si. – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman


6. Ir. Armand Achyuni – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat


7. Armen Qodar, S.P., M.M. – Asisten III Bidang Administrasi Umum



Dengan pelantikan ini, Bupati berharap terwujudnya peningkatan kinerja perangkat daerah serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat.