Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2026

Wabup Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Pengurus PSOI 2026–2030, Dorong Pembinaan Atlet Selancar


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2026–2030. Kegiatan tersebut digelar di Aula Jimbaran Resto, Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kamis (12/2/2026).

Turut hadir Ketua PSOI Provinsi Lampung Khoirul Muhtar, S.E., M.M., perwakilan KONI Pesisir Barat Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pesisir Barat Rena Novasari, S.H., M.M., perwakilan Polres Pesisir Barat, serta para atlet dan peserta PSOI yang dilantik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta menegaskan pentingnya peran organisasi dalam memajukan olahraga selancar di daerah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Pesisir Barat memiliki potensi ombak yang luar biasa dan telah dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, keberadaan PSOI dinilai sangat strategis dalam melakukan pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, sekaligus mempromosikan Pesisir Barat sebagai destinasi wisata olahraga selancar yang unggul dan berdaya saing.

Wabup berharap kepengurusan baru mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas pelatih dan manajemen organisasi, serta membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Adapun susunan pengurus PSOI Kabupaten Pesisir Barat periode 2026–2030 yang dilantik yakni Ketua Umum Surya Azka, Wakil Ketua Miza Riadi, Sekretaris Ilham Akbar, S.H., Wakil Sekretaris Yuza Amar Romadhon, Bendahara Mewa Nirwana, dan Wakil Bendahara Syafira Teressa.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat eksistensi olahraga selancar di Pesisir Barat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Selasa, 03 Februari 2026

Bupati dan Wabup Pesisir Barat Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Dukungan Program Prioritas Nasional


Bogor
– Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung dan menyukseskan program prioritas nasional dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi serta arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pelaksanaan program-program strategis nasional di seluruh Indonesia.

Kegiatan berskala nasional tersebut turut dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah menerima arahan langsung dari Presiden terkait sejumlah isu strategis nasional, di antaranya penguatan kedaulatan pangan, ketahanan energi, serta penguatan ekonomi daerah yang menjadi fokus utama pembangunan nasional ke depan.

Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat hadir bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat. Turut mendampingi, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mencerminkan soliditas serta kesiapan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung dan mengawal implementasi kebijakan serta program prioritas pemerintah pusat di daerah.

Rakornas juga menjadi sarana pemahaman bagi kepala daerah dan Forkopimda terkait pelaksanaan program unggulan Presiden, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di sela kegiatan, Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa Rakornas memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan nasional dengan kondisi dan kebutuhan riil di daerah.

“Rakornas ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menerjemahkan program nasional agar dapat diimplementasikan secara tepat sasaran, sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat Pesisir Barat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat siap mendukung penuh dan mengimplementasikan seluruh program prioritas nasional sesuai kewenangan daerah, dengan tetap mengedepankan potensi lokal serta kepentingan masyarakat.

Keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat dalam Rakornas 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 25 Januari 2026

Polres Pesisir Barat Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Tenggelam di Perairan Bangun Negara


Pesisir Barat
– Polres Pesisir Barat bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang nelayan yang menjadi korban tenggelam akibat perahu terbalik di perairan Laut Pekon Bangun Negara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, saat korban atas nama Khoirudin (41), melaut bersama saksi an. Supriadi (47), menggunakan perahu jukung fiber untuk mencari ikan. Sekira pukul 06.30 WIB, ketika perahu berada kurang lebih ±40 meter dari bibir pantai Laut Bangun Negara, perahu yang mereka tumpangi menghantam gelombang laut sehingga terbalik dan menyebabkan korban serta saksi terpental ke laut.

Korban dan saksi sempat berpegangan pada perahu yang terbalik amun, korban an. Khoirudin (41), berusaha berenang menuju bibir pantai tanpa menggunakan pelampung. Akibat kuatnya gelombang laut, korban terhanyut dan dinyatakan hilang.

Pada Minggu, 25 Januari 2026, sekira pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur Polres Pesisir Barat, TNI, Basarnas, BPBD, serta dibantu masyarakat setempat melaksanakan koordinasi dan pencarian sesuai Rencana Operasi SAR dan perhitungan SAR MAP Prediction, dengan metode penyisiran sepanjang garis pantai di sekitar lokasi kejadian.

Sekira pukul 07.30 Wib, korban ditemukan oleh nelayan setempat yang hendak berangkat melaut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) dengan jarak kurang lebih 500 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban dan membawa korban ke rumah duka. Berdasarkan permohonan pihak keluarga korban agar tidak dilakukan autopsi karena peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni akibat perahu terbalik. 

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.


Saat ini, korban telah dimakamkan di TPU Pasar Senin Pekon Bangun Negara. 
"Kami mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan alat keselamatan seperti pelampung guna menghindari kejadian serupa,” ujar Kompol Rohmadi.

Polres Pesisir Barat akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat dalam memberikan pelayanan serta menjaga keselamatan warga, khususnya di wilayah pesisir.

Senin, 08 Desember 2025

Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Peringatan HUT DWP ke-26 di Pesibar


Pesisir Barat
— Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri sekaligus membuka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Darma Wanita Persatuan (DWP) yang berlangsung di Lobi Teluk Stabas, Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Senin (8/12/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Penasehat I dan II DWP Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua DWP Pesibar Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos., serta perwakilan dari DWP Bhayangkari, Persit, dan para pengurus DWP tingkat kabupaten hingga kecamatan.



Dalam sambutannya, Ketua DWP Pesibar, Elizawati Tedi Zadmiko menegaskan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi momentum refleksi serta penguatan peran perempuan dalam membangun bangsa. Dengan mengusung tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” dan tagline #DWP Mengajar, ia menekankan pentingnya peran keluarga terutama ibu dalam membentuk karakter anak.

Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud melalui proses panjang yang dimulai dari keluarga. “Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan dituai oleh bangsa ini di masa mendatang,” ujarnya.

Elizawati juga menekankan bahwa DWP memiliki peran strategis sebagai pembina fondasi keluarga, penanam nilai-nilai moral, serta pendukung tumbuhnya generasi yang berdaya saing global. Ia mendorong seluruh anggota DWP untuk terus memperkuat kualitas pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi perempuan, dan etika sosial.



Penasehat I DWP Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota kembali mengingat landasan terbentuknya DWP sebagai wadah perempuan untuk belajar, berkembang, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya pendidikan berbasis keluarga. “Pendidikan yang baik dimulai dari rumah dan dilakukan dengan hati. Ibu tidak perlu menjadi ahli, cukup mengajar dengan cinta,” tuturnya.

Dian berharap DWP semakin responsif, inovatif, dan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang kokoh dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Wakil Bupati Irawan Topani dalam kesempatan ini memberikan apresiasi terhadap seluruh anggota DWP yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Pesibar, baik dalam mendukung tugas suami sebagai ASN maupun melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa DWP adalah pilar penting dalam menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. “Tidak ada suami yang hebat tanpa didampingi istri yang hebat,” ujarnya.

Irawan berharap DWP terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aktif terlibat dalam program-program pembangunan, sekaligus mampu menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.


Pada momen HUT ke-26 ini, seluruh pihak berharap DWP semakin matang, solid, dan memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas keluarga sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.

Wabup Pesisir Barat Lepas Kafilah MTQ ke-52 Tingkat Provinsi Lampung


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., secara resmi melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung. Acara pelepasan berlangsung di selasar Komplek Pemkab Pesibar pada Senin (8/12/2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., jajaran forkopimda, serta para pengurus LPTQ Pesibar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kesiapan para kafilah yang akan membawa nama baik Kabupaten Pesisir Barat di ajang provinsi. “Kita akan melepas para kafilah MTQ Pesibar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-52. Tentu kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Wabup menegaskan bahwa para peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses persiapan matang. Ia berpesan agar seluruh kafilah menjaga kepercayaan diri, keteguhan hati, serta memantapkan mental selama mengikuti setiap cabang lomba. “Percayalah, dengan persiapan yang baik dan niat yang tulus, Insya Allah kesuksesan akan menyertai langkah seluruh perwakilan Pesibar,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. MTQ diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga para kafilah Pesibar senantiasa diberi perlindungan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wabup Irawan Topani menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja keras mempersiapkan para kafilah. “Terima kasih kepada para pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semua ikhtiar ini menjadi wasilah untuk mengantarkan kafilah tampil sebagai yang terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025,” pungkasnya.

Dengan pemberangkatan tersebut, masyarakat Pesibar menaruh harapan besar agar para kafilah mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.

Jumat, 05 Desember 2025

Bupati Dedi Irawan Lepas 10 Jamaah Umroh


Pesisir Barat
– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, melepas keberangkatan 10 jamaah umroh Tahun 2025 dalam sebuah acara resmi yang digelar di Selasar Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Jumat (5/12/2025).

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., Ketua dan Ketua I TP-PKK Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M. dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa ibadah umroh merupakan perjalanan suci yang selalu dirindukan setiap umat muslim. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk berkunjung ke Baitullah adalah anugerah dan kehormatan dari Allah SWT.


 “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jamaah umroh yang akan berangkat menuju Tanah Suci,” ujar Bupati.


Bupati juga berpesan agar para jamaah menjaga sikap, akhlak, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah umroh. Ia berharap seluruh jamaah dapat menunaikan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk dan tertib sehingga memperoleh umroh yang mabrur.

 “Perjalanan ini bukan hanya membawa pribadi, tetapi juga nama baik keluarga, masyarakat, dan daerah. Semoga seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat,” tambahnya.



Sebelum menutup sambutan, Bupati berpesan agar para jamaah turut mendoakan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, serta kemajuan pembangunan Kabupaten Pesis

Rabu, 03 Desember 2025

Wakil Bupati Pesibar Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan, Perluasan Perlindungan Pekerja


PESISIR BARAT
– Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lampung Utara (Lampura) di ruang kerjanya, Lantai 3 Gedung Marga Sai Batin, Rabu (3/12/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampura, Hedry Nora, bersama Account Representative Nugraha Eka Prayuda dan perwakilan Unit Layanan Pesibar, Ari Wirawan.

Hadir mendampingi Wakil Bupati, Kepala Disdukcapil Pesibar, Murliana, S.Sos., M.Sc., Kepala BPKAD Pesibar, Mizar Diyanto, S.E., M.P., serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas strategi percepatan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, meliputi perlindungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pekerja rentan, hingga pekerja di sektor informal. Program yang menjadi fokus pembahasan antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta skema perlindungan lainnya.

Wakil Bupati Pesibar, Irawan Topani, menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja merupakan salah satu komitmen penting Pemerintah Kabupaten Pesibar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hal tersebut merupakan satu dari beberapa komitmen Pemkab Pesibar dalam memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan akses jaminan sosial yang layak,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Pemkab Pesibar mendukung penuh program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampura untuk segera diimplementasikan di wilayah setempat. “Sehingga mampu menjadi indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampura, Hedry Nora, memaparkan mekanisme pendaftaran, layanan, serta rencana kerja sama strategis guna mendorong efektivitas program di lapangan.

Pertemuan ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut yang bertujuan memastikan implementasi program berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemkab Pesibar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan komprehensif bagi seluruh tenaga kerja di Kabupaten Pesisir Barat.

Selasa, 02 Desember 2025

Bupati Pesisir Barat Tinjau Pembangunan Akses Jalan RSUD KH. MUHAMMAD THOHIR


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, meninjau langsung pembangunan akses jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir pada Selasa (2/12/2025).

Peninjauan ini dilakukan menyusul surat dari Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menilai area akses jalan berpotensi mengalami longsor.

Bupati Dedi Irawan menjelaskan bahwa surat dari Ditjen Kesehatan Lanjutan tersebut memuat tiga poin utama yang harus segera ditangani.

Pertama, dilakukan pengkajian teknis lanjutan bersama instansi terkait mengenai kondisi tanah dan potensi longsor. Kedua, diperlukan langkah mitigasi baik struktural maupun nonstruktural untuk meminimalkan risiko longsor yang dapat membahayakan warga sekitar. Ketiga, perlu dilakukan verifikasi dan penyelesaian status lahan yang belum dibebaskan agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.


“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas surat Kemenkes karena adanya kekhawatiran potensi longsor yang bisa mengancam bangunan rumah sakit maupun pemukiman warga,” ujar Bupati Dedi Irawan saat melihat secara langsung kondisi lapangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Langkah ini penting untuk mempercepat proses pengkajian teknis lanjutan serta penanganan potensi bencana yang dapat menyebabkan kerugian besar.

“Pemkab Pesibar akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Lampung agar langkah penanganan potensi longsor di sekitar wilayah RSUD KH. Muhammad Thohir bisa segera ditetapkan dan dilaksanakan,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Dedi Irawan juga menyampaikan bahwa pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir kini telah mencapai 92 persen. Pihak pelaksana, PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, optimistis dapat menyelesaikan pembangunan sesuai dengan kontrak dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, pemerintah daerah berharap upaya pencegahan risiko longsor dapat segera dilakukan demi keselamatan masyarakat serta kelancaran operasional rumah sakit yang menjadi fasilitas kesehatan vital bagi warga Pesisir Barat.

Minggu, 30 November 2025

Wabup Pesisir Barat Lantik Pengurus IWAPI 2025–2030, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah


PESISIR BARAT
— Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., resmi melantik kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Keramat Ilahan, Lobby Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, pada Sabtu (29/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armelia Renny Madrie, A.S., S.P., M.M., jajaran Ketua TP-PKK Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag) Pesibar, Ma'ruf, S.P. Kehadiran para tokoh perempuan dan pejabat daerah menambah khidmat dan kekuatan simbolis bagi gerakan pemberdayaan perempuan di Pesibar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan UMKM, tumbuhnya kreativitas lokal, serta meningkatnya kesejahteraan keluarga tidak terlepas dari peran aktif perempuan yang bekerja dengan ketekunan dan dedikasi.

“IWAPI hadir sebagai rumah besar yang memberi ruang bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan berdaya. Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi pilar penting dalam pembangunan,” tegasnya.

Irawan Topani juga menyampaikan bahwa Pesibar saat ini tengah bergerak maju melalui sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, perikanan, pertanian, dan ekonomi kreatif. Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan mitra yang memiliki komitmen dan keberanian seperti IWAPI untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kehadiran perempuan pengusaha merupakan bagian tak terpisahkan dalam membangun ekonomi lokal. IWAPI diharapkan mampu memperkuat UMKM, memperluas jaringan pemasaran, serta melahirkan wirausaha perempuan di setiap sudut pekon,” ujarnya.

Wabup menggarisbawahi bahwa Pemkab Pesibar berkomitmen mendukung tumbuhnya UMKM dan kewirausahaan perempuan. Ia meyakini bahwa ketika perempuan maju, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, daerah pun akan berkembang.

“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha menjadi kunci menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia menitipkan harapan besar kepada pengurus IWAPI yang baru dilantik agar menjadi penggerak perubahan dan inspirasi bagi perempuan Pesibar.

“Jaga integritas, kuatkan kebersamaan, dan tebarkan kebaikan dalam setiap langkah kepengurusan,” tutup Wakil Bupati.

Pelantikan pengurus IWAPI Pesibar periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum bagi peningkatan peran perempuan dalam dunia usaha serta penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selasa, 25 November 2025

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama


Pesisir Barat
Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Prosesi pelantikan digelar di Selasar Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar pada Selasa (24/11/2025) dan disaksikan para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting bagi peningkatan karir sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Para pejabat terlantik dituntut mampu melaksanakan amanah sebagai ASN, aparatur pemerintahan, sekaligus abdi masyarakat.

Ini menjadi konsekuensi untuk senantiasa meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja profesional,” tegas Bupati.



Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar seluruh ASN memahami dan menerapkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan reformasi birokrasi berorientasi pada kinerja, kepentingan rakyat, dan akuntabilitas.

Ia juga meminta seluruh pejabat, khususnya yang baru dilantik, untuk meningkatkan profesionalitas, kualitas kerja, serta memberikan layanan publik yang cepat, tepat, dan mudah dipahami.

“Tingkatkan etos kerja, keterampilan, kreativitas, dan jaga citra positif ASN. Jangan melakukan hal-hal yang menyimpang dari aturan, dan selalu berpegang pada nilai-nilai integritas,” tambahnya.



Bupati Dedi Irawan turut mengingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun dengan tantangan efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, ASN diminta untuk lebih kreatif dan inovatif, menciptakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

 “Kita digaji dari uang rakyat. Maka setiap langkah kerja harus kembali kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.



Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

1. Dr. Drs. Gunawan, M.Si. – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah


2. Unzir, S.P. – Inspektur


3. Sri Agustini, S.K.M., M.Kes. – Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan


4. Eksir Abadi, S.H., M.M. – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik


5. Amrul Haq, S.E., M.Si. – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman


6. Ir. Armand Achyuni – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat


7. Armen Qodar, S.P., M.M. – Asisten III Bidang Administrasi Umum



Dengan pelantikan ini, Bupati berharap terwujudnya peningkatan kinerja perangkat daerah serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat.


Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom, Pastikan Keselamatan Lingkungan Jadi Prioritas


Pesisir Barat
— Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Way Melesom di Kecamatan Lemong, Senin (24/11/2025). Kunjungan tersebut merupakan respons pemerintah daerah terhadap kekhawatiran masyarakat mengenai dampak proyek terhadap lingkungan serta pasokan air bersih.

Sungai Way Melesom selama ini menjadi sumber utama air bersih dan irigasi bagi warga sekitar. Rencana pembangunan bendungan dalam proyek PLTM menimbulkan kekhawatiran akan potensi berkurangnya debit air menuju permukiman dan lahan pertanian masyarakat.

Menjawab aspirasi tersebut, Bupati Dedi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan kajian ulang secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Keselamatan ekosistem dan hak masyarakat atas air harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan,” tegas Bupati.



Ia menambahkan, jika hasil kajian menunjukkan adanya potensi pencemaran atau pengurangan jatah air warga, pemerintah daerah tidak segan menghentikan proyek PLTM tersebut. Menurutnya, seluruh investasi yang masuk ke Pesisir Barat harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta mematuhi prinsip kehati-hatian.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut memeriksa sejumlah titik vital seperti lokasi turbin, area rencana bendungan, serta beberapa sektor konstruksi lainnya. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, katanya, akan memantau secara ketat perkembangan proyek dan memastikan semua proses dilakukan transparan serta sesuai regulasi lingkungan hidup.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Antoni Wijaya, S.P., M.M., Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Pesisir Barat, Isnaeni Adiyta Marvan, S.H., M.M., Kepala Bagian Protokol Setdakab Pesisir Barat, Camat Lemong, serta sejumlah peratin setempat.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kepentingan masyarakat akan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses pembangunan yang berlangsung di wilayah Pesisir Barat.

Kamis, 20 November 2025

SMPN 7 Krui Gelar 7 Krui Expo, Ajang Unjuk Bakat Sains hingga Seni



PESISIR BARAT – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Marnentinus, S.IP., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan 7 Krui Expo yang digelar di SMPN 7 Krui Kecamatan Ngaras, Kamis (20/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Balai Guru dan Tenaga Pendidik (BGTK) Provinsi Lampung, Lilis Setya Rini, M.TI., Camat Ngaras Suparmi, para Peratin se-Ngaras, jajaran guru SMPN 7 Krui, serta para wali murid.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dedi Irawan, yang disampaikan oleh Plt. Kepala Disdikbud, Marnentinus, dijelaskan bahwa 7 Krui Expo menjadi sarana penting dalam pembinaan karakter, kreativitas, dan keterampilan peserta didik. “Di sini anak-anak menunjukkan bakat terbaik mereka, baik dalam bidang sains, teknologi, seni, budaya, kewirausahaan, maupun karya inovatif lainnya,” ujar Marnentinus.

Ia menambahkan bahwa pihaknya bangga melihat antusiasme sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kompetisi yang sehat, serta kemampuan bekerja sama antar siswa.

“Pemkab Pesibar melalui Disdikbud terus mendorong sekolah untuk menjadi pusat pengembangan talenta dan karakter. Kegiatan seperti Krui Expo membuktikan bahwa dunia pendidikan bukan hanya teori di kelas, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk berkreasi, bereksperimen, dan menemukan potensi diri,” lanjutnya.

Marnentinus juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMPN 7 Krui beserta para guru dan dukungan wali murid yang telah berkolaborasi demi memajukan pendidikan di wilayah Ngaras. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan ruang kreatif bagi siswa.

“Gunakanlah 7 Krui Expo ini sebagai kesempatan untuk belajar hal baru, berani mencoba, dan menunjukkan karya dengan penuh semangat. Masa depan Pesibar ada di tangan kalian. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Program Ekspedisi Patriot Disambut Pemkab Pesibar untuk Transformasi Ekonomi Wilayah Transmigrasi


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima secara langsung audiensi Program Ekspedisi Patriot di Ruang Rapat Payung Agung, Lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (20/11/2025).


Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Ir. Holi Bina Wijaya, MUM., serta dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Ngambur, dan Peratin se-Kecamatan Ngambur.


Program Ekspedisi Patriot sendiri merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi yang bertujuan memperkuat pemetaan potensi wilayah, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa wilayah transmigrasi merupakan saksi perjuangan panjang masyarakat yang datang dengan harapan baru, semangat kerja keras, serta tekad untuk membangun kehidupan yang lebih baik.


 “Mereka adalah bagian dari wajah kemajemukan bangsa, yang membawa nilai gotong royong, persatuan, dan ketangguhan,” ujar Bupati Dedi Irawan.


Karena itu, menurut Bupati, sudah menjadi kewajiban moral sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan wilayah-wilayah tersebut mendapatkan perhatian yang layak, akses pembangunan yang memadai, serta peluang ekonomi yang mampu mendorong kemajuan.


 “Program Ekspedisi Patriot merupakan langkah strategis untuk menggali dan mengoptimalkan potensi besar wilayah transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan darat, UMKM, hingga peluang industri berbasis lokal,” lanjutnya.


Ia menambahkan bahwa potensi tersebut harus dikelola dengan pendekatan inovatif, terukur, dan berkelanjutan agar dapat memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Bupati juga menyoroti masih adanya sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pengolahan hasil, rendahnya akses permodalan dan teknologi, serta kapasitas SDM yang perlu ditingkatkan.


Meski demikian, Bupati optimistis bahwa tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendamping, dan masyarakat.


Pemkab Pesibar, lanjutnya, berkomitmen terus mendorong hadirnya program-program yang mampu mempercepat transformasi ekonomi masyarakat.


 “Pengembangan wilayah akan difokuskan pada peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan kelompok tani dan UMKM, perluasan akses pemasaran, serta pemanfaatan teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.


Bupati Dedi Irawan juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah transmigrasi dan selama ini berjuang membangun daerah dengan segala keterbatasan.


 “Melalui agenda hari ini, saya mengajak seluruh pihak untuk membuka ruang diskusi yang konstruktif dan solutif guna melahirkan rekomendasi serta langkah terobosan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semoga program pengembangan ekonomi ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Pesibar yang lebih maju, berdaya, dan sejahtera,” pungkasnya.

 

Rabu, 19 November 2025

Bupati Pesibar Raih Penghargaan Kemenimipas pada Hari Bhakti ke-1 Tahun 2025


PESISIR BARAT
Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima penghargaan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Rabu (19/11/2025).

Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Pesibar, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., yang hadir mewakili Bupati Pesibar. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pejabat tinggi kementerian serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kakanwil Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan, sinergi, dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Bupatinya dalam mendukung program-program pemasyarakatan di daerah.

“Pemkab Pesibar telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung berbagai program pemasyarakatan, baik di bidang pembinaan maupun pelayanan. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja sama yang telah terjalin,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, S.H., M.H., menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah dan jajaran imigrasi.

“Kerja sama yang baik menjadi kunci dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan upaya menjaga keamanan wilayah. Kami memberikan apresiasi kepada Pemkab Pesibar yang selama ini aktif mendukung program strategis keimigrasian,” kata Nur Raisha Pujiastuti.

Di sisi lain, Sekda Pesibar, Tedi Zadmiko, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima pihaknya.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Pemkab Pesibar diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung program-program pemerintah pusat, khususnya di bidang pemasyarakatan dan keimigrasian.

Selasa, 18 November 2025

Bupati Sambut Kunker Danrem 043/Gatam, Sinergi TNI dan Pemkab Pesibar Kian Kokoh


PESISIR BARAT –
Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan dan Irawan Topani, S.H., M.Kn., menyambut hangat kunjungan kerja (Kunker) Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Haryantana, S.H., di Balai Pekon Negeri Ratu Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (18/11/2025).


Turut hadir dalam penyambutan tersebut Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emir Lil Ardi, S.H.; Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf. Rizky Kurniawan; Kapolres Pesibar, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.; Sekda Pesibar, Tedi Zadmiko, S.I.K., M.M.; para kepala OPD; tokoh masyarakat Nawardi, S.H.; camat setempat; serta para peratin.


Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Danrem 043/Gatam beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut mencerminkan perhatian dan komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.


“Kunjungan Danrem beserta jajaran merupakan wujud perhatian sekaligus bentuk komitmen kuat TNI dalam memastikan kondisi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif, termasuk bagi masyarakat yang berada di Pesibar,” ucap Bupati.


Bupati juga menekankan bahwa Pesibar sebagai Negeri Para Sai Batin dan Ulama menjunjung tinggi adat, kehormatan, serta nilai persaudaraan. Karena itu, kehadiran Danrem dianggap sebagai momentum penting untuk mempererat harmoni antara pemerintah daerah dan TNI.


Ia menjelaskan bahwa sinergi antara Pemkab Pesibar dan TNI selama ini telah memberi dampak positif dalam berbagai sektor, mulai dari pengamanan wilayah, penanggulangan bencana, kegiatan sosial, hingga menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas pembangunan.


“Kunjungan Danrem kali ini menjadi energi baru, yang memperkuat hubungan kerja serta meneguhkan bahwa TNI dan pemerintah daerah berjalan dalam satu tujuan yaitu menghadirkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, dan berdaya,” tegasnya.


Bupati Dedi Irawan berharap melalui Kunker ini semakin banyak program kolaboratif yang dapat diwujudkan antara TNI dan pemerintah daerah, baik di bidang keamanan, pengembangan wilayah, maupun kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Pesisir Barat dan Lampung Barat.


“Sinergi yang selama ini terjalin menjadi bukti bahwa kolaborasi kuat antara TNI dan pemerintah daerah mampu menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” pungkasnya.

Senin, 17 November 2025

Wabup Pesibar Dorong Kesiapan Menyeluruh Jelang Pilratin Serentak 2026



PESISIR BARAT Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka meningkatkan sinergitas untuk menyukseskan Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak Tahun 2026. Rakor berlangsung di Ruang Payung Agung, Lantai 4 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (17/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Pesibar, Tedi Zadmiko, S.K.M., M.M., anggota DPRD Ali Yudiem, S.H., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada Rakor tersebut disampaikan bahwa sebanyak 46 pekon diagendakan menggelar Pilratin Serentak pada tahun 2026. Tahapan pelaksanaan telah ditetapkan, yakni:

Persiapan: 9 Juni – 15 Agustus 2026

Pencalonan: 16 Agustus – 25 Oktober 2026

Pemungutan dan Penghitungan Suara: 29 Oktober 2026

Penetapan: 3 – 30 November 2026


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa Pilratin Serentak 2026 merupakan proses demokrasi strategis yang menentukan arah kepemimpinan pekon sebagai unit pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya memastikan penyelenggaraan pilratin berjalan aman, damai, tertib, jujur, adil, dan demokratis.

“Keseluruhan itu hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak membangun sinergitas yang kuat, solid, dan berkesinambungan,” ujar Irawan Topani.

Irawan menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi langkah penting untuk memetakan potensi kerawanan, memperkuat pencegahan konflik, menyempurnakan kesiapan teknis dan non-teknis, serta memastikan seluruh unsur memahami peran dan kewenangannya.

“Pilratin adalah pesta demokrasi tingkat pekon. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, dinamika sosial bisa berkembang menjadi persoalan keamanan, ketertiban, bahkan sengketa antarpendukung,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menekankan perlunya pendekatan komprehensif dan terintegrasi mulai dari tahap persiapan hingga pasca-pemilihan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan empat komitmen penting:

1. Netralitas aparatur, baik ASN, perangkat pekon, maupun aparat keamanan, guna menjaga integritas penyelenggaraan.


2. Penguatan deteksi dini terhadap potensi kerawanan melalui sinergi TNI-Polri, OPD terkait, kecamatan, dan tokoh masyarakat.


3. Ketepatan logistik dan administrasi, memastikan semua kebutuhan teknis siap dan tidak menghambat pada hari pelaksanaan.


4. Edukasi demokrasi kepada masyarakat, untuk menolak politik uang, intimidasi, provokasi, dan tindakan yang berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi.



Irawan Topani optimistis, dengan komunikasi efektif, koordinasi yang solid, dan kerja sama antarpihak, Pilratin Serentak 2026 di Pesibar dapat berjalan sukses, aman, dan bermartabat.

“Mari jadikan perhelatan ini sebagai bukti bahwa demokrasi di Pesibar mampu berjalan dewasa, damai, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan sesuai budaya Negeri Para Sai Batin dan Ulama,” pungkasnya.

Wabup Pesibar Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025



PESISIR BARAT – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 di Mapolres Pesibar, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Pesibar, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Pesibar, Kepala Dinas Perhubungan Ariswandi, S.Sos., M.P., serta Kasat Pol-PP dan Damkar, Cahyadi Moe’is.

Dalam amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., yang dibacakan Kapolres Bestiana, disampaikan bahwa permasalahan lalu lintas berkembang pesat seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan kebutuhan mobilitas masyarakat. “Transportasi memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah,” ujar Kapolres.

Tantangan Lalu Lintas dan Upaya Modernisasi Pelayanan

Kapolres Bestiana menjelaskan bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan. Kemacetan yang tidak ditangani dengan cepat akan berdampak pada perlambatan pembangunan dan aktivitas masyarakat. Di era digital, kota-kota modern menggunakan konsep Smart City untuk layanan publik yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses.

“Untuk mengimbangi perkembangan teknologi, Polantas telah memiliki aplikasi pelayanan digital seperti Electronic-Traffic Law Enforcement (ETLE), SIM Online (Sinar), Samsat Digital Nasional (Signal), dan Traffic Attitude Record (TAR),” jelasnya.

Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Masih Tinggi

Berdasarkan evaluasi Subdit Gakkum Ditlantas Polda Lampung, angka kecelakaan di Provinsi Lampung pada Januari–Oktober 2025 tercatat 1.564 kasus, dengan:

466 korban meninggal dunia

1.090 luka berat

1.395 luka ringan


Tingginya angka pelanggaran juga menjadi faktor penyebab kecelakaan. Pada 2025 terdapat 238.581 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari 27.550 tilang dan 211.301 teguran. Pelanggaran paling banyak dilakukan pengendara usia produktif 26–45 tahun, didominasi pengguna sepeda motor.

Operasi Zebra Jadi Langkah Strategis Jelang Nataru

Untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan, berbagai upaya pembinaan telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hukum, penyuluhan, hingga penempatan personel di titik rawan kecelakaan. Operasi Zebra Krakatau 2025 menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan Operasi Lilin 2025 menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Operasi dilaksanakan secara serentak nasional mulai 17 hingga 30 November 2025 dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang tetap mengedepankan edukasi, persuasif, dan tindakan humanis. Penegakan hukum dilakukan melalui tilang manual, ETLE, dan teguran simpatik.

“Tujuan operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Kapolres.

Sasaran operasi mencakup berbagai potensi gangguan hingga gangguan nyata yang menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Pelanggaran prioritas meliputi balapan liar dan penggunaan knalpot brong.

Penekanan Kapolres untuk Personel di Lapangan

Kapolres Bestiana menegaskan kepada seluruh jajaran agar mengutamakan keamanan dan keselamatan selama operasi, serta menghindari tindakan yang dapat mencoreng citra Polri.

“Tidak berorientasi pada tilang semata, tetapi mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan tindakan simpatik humanis dengan tetap berpedoman pada SOP,” tandasnya.

Wakil Bupati Tinjau Progres Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir, Target Rampung Akhir 2025


PESISIR BARAT — Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., meninjau perkembangan pembangunan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir di Way Batu, Kelurahan Pasar Kota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kapolres Pesibar AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., serta Sekretaris Daerah Tedi Zadmiko, S.K.M., M.M.

Wakil Bupati Irawan Topani mengungkapkan optimismenya bahwa pembangunan rumah sakit baru yang diproyeksikan memiliki fasilitas lengkap itu dapat selesai tepat waktu. “Mudah-mudahan dan kita optimis jadwalnya selesai pada akhir tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit baru tersebut sangat dinantikan masyarakat. Dengan selesainya pembangunan, tahapan berikutnya dapat segera dilanjutkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. “Bagaimanapun juga keberadaan RS baru ini memang sangat kita tunggu, dengan harapan bisa melayani masyarakat Pesibar dengan optimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung penuh pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir yang dikerjakan oleh PT PP (Persero). Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas pemkab. “Artinya, Pemkab Pesibar memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan RSUD yang baru ini, demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” jelasnya.

Pemkab Pesibar juga terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, untuk memperkuat pelayanan RSUD tersebut ketika resmi beroperasi. “Kami berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga cita-cita memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat benar-benar bisa terwujud,” tutupnya.



Kamis, 13 November 2025

Wakil Bupati Buka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus KDKMP


PESISIR BARAT
— Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Aula Hotel Sunset Beach, Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yang digelar Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag) Pesibar tersebut dihadiri Plt. Kepala DiskopUKMDag, Ma'ruf, S.P., perwakilan Dinas Koperasi UKM Provinsi Lampung, Rifadly Fitra, serta para narasumber Saparudin, S.E., M.M., dan Jenny Firawandan. Pelatihan ini juga diikuti perwakilan pengurus KDKMP dari 68 pekon se-Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa KDKMP memiliki peran strategis dalam menyokong kelancaran pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, KDKMP menjadi wadah koordinasi yang berfungsi menyampaikan informasi, menjaring aspirasi, serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat di tingkat pekon.

“Seiring perkembangan zaman, tuntutan terhadap kualitas SDM semakin tinggi. Pengurus KDKMP harus mampu bekerja lebih profesional, responsif, dan inovatif,” ujar Irawan Topani.

Ia menjelaskan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pesibar, pembangunan SDM menjadi salah satu prioritas utama untuk mewujudkan daerah yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Karena itu, kompetensi para pengurus KDKMP harus terus ditingkatkan, mulai dari pemahaman regulasi, administrasi, tata kelola kelembagaan, kemampuan komunikasi dan pembinaan masyarakat, hingga penguasaan teknologi informasi.

“Penguatan etika, integritas, dan tanggung jawab juga menjadi kunci dalam melaksanakan tugas di lapangan,” tambahnya.

Irawan Topani berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutinitas, melainkan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. “KDKMP memiliki tugas mulia sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan pembangunan di tingkat pekon dan kecamatan. Mari kita bekerja bersama, terus berinovasi, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Selasa, 01 Juli 2025

Polres Pesisir Barat Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-79. “Polri Untuk Masyarakat”


Pesisir Barat
— Polres Pesisir Barat menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Kegiatan ini berlangsung di lobby Gedung Pemerintah Daerah Pesisir Barat dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat"Pada hari Selasa(1/7/2025).

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, yang telah membantu Polres Pesisir Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami ingin semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Pesisir Barat,” ujar Kapolres.

Acara syukuran ini juga diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas pengabdian Polri kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Polres Pesisir Barat, unsur Forkopimda, para saibatin, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dengan digelarnya syukuran ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat untuk mewujudkan Pesisir Barat yang aman, damai, dan sejahtera.

(Humas Polres Pesisir Barat)