Lampung Timur – Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan lewat rencana pelaksanaan Festival Tanam Padi Massal yang melibatkan TNI, pemerintah desa, serta masyarakat tani di Kecamatan Way Jepara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Lampung Timur dalam mendorong produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara aparat negara dan rakyat. Ribuan petani dari sejumlah desa dijadwalkan turun langsung ke sawah secara serentak pada pertengahan bulan ini sebagai simbol kebangkitan sektor pertanian pascapanen sebelumnya.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, keterlibatan semua unsur, mulai dari pemerintah, TNI, hingga masyarakat desa, menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar tanam padi, tetapi bentuk kebersamaan dan komitmen kita dalam menjaga ketahanan pangan. Desa kuat, petani sejahtera, maka daerah akan maju,” ujarnya.
Dukungan TNI melalui Kodim 0429/Lampung Timur juga dinilai strategis dalam memberikan pendampingan kepada petani, baik dari sisi teknis lapangan maupun penguatan semangat gotong royong. Rencananya, kegiatan tersebut akan mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Pangdam sebagai bentuk dukungan moril bagi para petani.
Selain meningkatkan luas tanam, festival ini diharapkan mampu menjadi contoh gerakan kolektif yang dapat direplikasi di kecamatan lain. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan hasil panen dan stabilitas pangan sebagai langkah nyata menuju kesejahteraan masyarakat Lampung Timur.
Melalui Festival Tanam Padi Massal, Lampung Timur menegaskan komitmennya menjadikan pertanian sebagai fondasi utama pembangunan daerah sekaligus pilar penting ketahanan pangan nasional.
