Hot Posts

4/footer/recent

Sabtu, 07 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Normalisasi Sungai dan Drainase Cegah Banjir


Bandar Lampung
– Curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di sejumlah titik, khususnya di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat dengan melakukan normalisasi aliran sungai dan drainase pada Sabtu (7/2/2026).

Upaya normalisasi dilakukan dengan menurunkan alat berat guna membersihkan dan memperbaiki saluran air yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut. Selain faktor curah hujan tinggi, kondisi drainase yang kurang memadai serta penyempitan aliran air turut memperparah genangan di permukiman warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, mengatakan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan penanganan banjir secara berkala. Salah satunya dengan menormalisasikan saluran air, membersihkan drainase, dan meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan.

“Untuk antisipasi banjir yang terjadi ini kita telah melakukan upaya menormalisasikan saluran air, pembersihan drainase, dan meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan,” ujar Eva Dwiana.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota juga mengecek langsung kondisi drainase, aliran sungai, talud, hingga permukiman warga. Ia turut berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak terkait penanganan banjir.

Eva Dwiana mengungkapkan, di lokasi tersebut masih terdapat drainase yang belum memadai. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana melakukan pelebaran drainase sekitar satu meter dan memasang box culvert yang akan diarahkan ke aliran sungai guna memperlancar aliran air.

“Terlihat di sekitar lokasi belum terdapat drainase yang memadai. Pemerintah Kota akan melebarkan drainase penyebab genangan kurang lebih satu meter serta memasang box culvert yang akan diarahkan ke aliran sungai di wilayah tersebut,” tambahnya.

Selain upaya fisik, pemerintah kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.

“Penanganan banjir ini adalah tanggung jawab kita semua. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat maka kita dapat meminimalkan risiko bencana banjir,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan demi menciptakan Kota Bandar Lampung yang tangguh terhadap bencana.
“Mari kita menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan, karena Bandar Lampung tangguh jika kita bergerak bersama,” tandasnya.

0 #type=(blogger):