Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2026

Resmi, Polsek Teluk Betung Selatan Berubah Nomenklatur Menjadi Polsek Bumi Waras


Bandar Lampung
- Polsek Teluk Betung Selatan resmi berubah nomenklatur menjadi Polsek Bumi Waras. Perubahan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: Kep/57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 tentang perubahan nomenklatur empat Kepolisian Sektor di jajaran Polda Lampung.

Peresmian ditandai dengan pembukaan tirai papan nama secara simbolis oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, pada Senin (2/3/2026) sore. 

Kegiatan berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan Safari Ramadan serta buka puasa bersama anak yatim piatu di Mako Polsek setempat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa perubahan nomenklatur tersebut bukan sekadar pergantian papan nama, melainkan bagian dari upaya penyesuaian struktur organisasi agar selaras dengan nama kecamatan.

“Perubahan nama ini merupakan tindak lanjut Keputusan Kapolda Lampung Nomor 57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026. Ini bukan hanya pergantian nama, tetapi bagian dari penyelarasan struktur organisasi dengan menyesuaikan nama Polsek mengikuti nama kecamatan,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.

Kapolresta menjelaskan, penyamaan nomenklatur Polsek dengan nama kecamatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergitas antara Polsek, unsur Muspika, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Dengan nama yang selaras, diharapkan masyarakat semakin mudah dalam mengakses pelayanan kepolisian. Selain itu, kolaborasi antara Polsek, Camat, Danramil, serta para tokoh masyarakat akan semakin kuat dalam menjaga kamtibmas,” jelasnya.

Kombes Pol Alfret juga berpesan kepada Kapolsek dan seluruh jajaran yang baru saja dikukuhkan agar menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kinerja.

“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi) sesuai tugas pokok Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Segera lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui perubahan ini,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kapolresta berharap seluruh personel dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Jumat, 27 Februari 2026

15 Warga Terima Bantuan Langsung dari Wali Kota Bandar Lampung


Lampung
– Walikota Bandar Lampung, Hj Eva Dwiana, menyerahkan secara langsung Bantuan Pengobatan, Korban Bencana, dan Santunan Kematian kepada 15 warga Kota Bandar Lampung Bantuan ini diberikan untuk warga yang menjalani pengobatan serta warga terdampak bencana.acara tersebut dilaksanakan di Ruang rapat walikota bandar Lampung Jum'at (27/02/2026).

Bantuan pengobatan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima. Beliau juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami warga dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan moril.

Selain itu, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan fasilitas ibadah umrah kepada salah satu keluarga penerima bantuan, walikota Hj.Eva Dwiana mengajak masyarakat untuk mendoakan pemerintah kota agar dapat terus menjalankan tugas dan pelayanan dengan baik, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat."ujarnya.

Kamis, 26 Februari 2026

Kepedulian Nyata di Bulan Ramadan, Pemkot Bandar Lampung Hadirkan Kebahagiaan bagi Warga Binaan


Bandar Lampung
– Suasana buka puasa bersama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Kamis (26/02) terasa semakin istimewa dan penuh keberkahan. Hal ini tidak lepas dari dukungan luar biasa Pemerintah Kota Bandar Lampung berupa bantuan 1.000 porsi nasi kotak yang dikhususkan bagi warga binaan beserta keluarga mereka yang hadir.

Menerima amanah kepedulian tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, bersama seluruh jajaran dan warga binaan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana (Bunda Eva).

Hadir langsung di tengah-tengah kehangatan acara, Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, turut memberikan apresiasinya. Ia menilai bantuan ini bukan sekadar pemenuhan hidangan berbuka, melainkan memiliki makna dukungan moril yang sangat mendalam.

“Bantuan 1.000 nasi kotak untuk buka puasa bersama hari ini adalah wujud konkret dan bukti nyata perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada kita semua di sini, wabilkhusus bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidananya,” ungkap Maulidi Hilal di hadapan seluruh peserta buka puasa.

Melengkapi kebahagiaan sore itu, Kalapas Ike Rahmawati tidak hanya menyampaikan ucapan terima kasih, tetapi juga membawa kabar gembira yang disambut antusiasme tinggi. Ia menyampaikan pesan khusus yang dititipkan langsung oleh Bunda Eva saat agenda audiensi pagi harinya.

“Kami mewakili seluruh jajaran dan warga binaan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kebaikan hati Bunda Eva. Pada momen kebersamaan ini, saya juga ingin menyampaikan pesan langsung dari beliau. Insyaallah, minggu depan Ibu Wali Kota akan menyempatkan waktu untuk hadir berkunjung ke Lapas ini, khusus untuk menemui kita semua dan melihat langsung kegiatan positif di sini,” terang Ike Rahmawati.

Sinergi yang terbangun harmonis dan perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah ini diharapkan menjadi dorongan motivasi yang kuat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Sepakat Majukan Hasil Karya Warga Binaan, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Audiensi dengan Wali Kota Eva Dwiana


Bandar Lampung
– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, melakukan silaturahmi sekaligus audiensi strategis dengan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, terkait penguatan program pembinaan kemandirian warga binaan.

 Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bandar Lampung pada Kamis (26/02/2026) tersebut menghasilkan komitmen dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Dalam audiensi tersebut, Ike Rahmawati memaparkan berbagai program pembinaan yang telah berjalan dan menunjukkan hasil positif. Program tersebut meliputi budidaya hidroponik, produksi roti, kerajinan tapis, menjahit, serta pembuatan berbagai produk seperti sabun, keripik, dan tempe. Kegiatan-kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Kalapas juga menyoroti bahwa sekitar 80 persen warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan merupakan warga yang berdomisili di Bandar Lampung. Hal ini menjadi dasar pentingnya sinergi antara pihak lapas dan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan tersebut.

“Sebanyak 80 persen warga binaan yang mengikuti kegiatan pembinaan berasal dari Bandar Lampung. Oleh karena itu, dukungan dan keterlibatan Pemerintah Kota sangat kami harapkan agar program ini dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan,” ujar Ike Rahmawati.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, menyampaikan apresiasi atas upaya pembinaan yang telah dilakukan oleh pihak lapas. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh program kemandirian warga binaan, baik secara moril maupun materiel.

Pemkot Bandar Lampung, lanjutnya, juga siap memberikan fasilitas dukungan berupa akses pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi warga binaan yang telah bebas, sebagai bentuk nyata pemberdayaan dan upaya mendorong kemandirian ekonomi mereka.
“Saya memastikan Pemerintah Kota Bandar Lampung akan hadir dan memberikan dukungan penuh.

Kami juga siap memberikan kesempatan berupa fasilitas pinjaman tanpa bunga sebagai modal usaha. Saya sendiri berencana turun langsung untuk melihat hasil karya warga binaan dan memberikan motivasi kepada mereka,” tegas Eva Dwiana.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antara Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, warga binaan diharapkan dapat memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang usaha yang lebih baik, sehingga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sabtu, 21 Februari 2026

Sambut Ramadan 1447 H, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Jajaran Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan


BANDAR LAMPUNG
– Eva Dwiana, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Bandar Lampung. Rapat tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sinergi dan memastikan optimalisasi kinerja pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran yang hadir. Ia berharap momentum bulan suci Ramadan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bandar Lampung.

Pada kesempatan itu, Eva Dwiana menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. Ia mengingatkan seluruh Kepala OPD dan camat agar tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing secara maksimal.

“Setiap perangkat daerah harus mampu bekerja secara profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam menjalankan program kerja secara efektif dan terarah. Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan adanya koordinasi yang intensif dan sinergi yang kuat antar jajaran, diharapkan roda pemerintahan di Kota Bandar Lampung dapat berjalan semakin optimal demi mewujudkan kota yang maju, nyaman, dan sejahtera.

Jumat, 20 Februari 2026

Wali Kota Eva Dwiana Gelar Safari Ramadan di 20 Kecamatan, Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Pesantren


Bandar Lampung
– Selama Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dijadwalkan melakukan kunjungan ke masjid dan pondok pesantren yang tersebar di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan yang dikemas dalam Safari Ramadan tersebut menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan kondisi rumah ibadah di setiap wilayah dalam keadaan baik dan layak digunakan.

“Selama Ramadan Bunda akan berkeliling melakukan Safari Ramadan. Semoga semua dirahmati Allah SWT,” ujar Eva Dwiana, Jumat (20/2/2026).

Selain bersilaturahmi, Eva Dwiana menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kota untuk melihat langsung kebutuhan masjid dan pondok pesantren, terutama terkait fasilitas penunjang kegiatan ibadah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memberikan bantuan kepada masjid yang masih membutuhkan sarana pendukung, seperti pendingin ruangan atau AC, demi meningkatkan kenyamanan jamaah.

“Seperti masjid yang membutuhkan fasilitas penunjang, Bunda membantu sebesar Rp50 juta untuk masjid yang masih kekurangan pendingin ruangan atau AC,” katanya.
Tidak hanya itu, Eva Dwiana juga mengingatkan pengurus masjid agar memanfaatkan dana hibah operasional yang rutin diberikan Pemerintah Kota Bandar Lampung sebesar Rp15 juta secara optimal dan tepat sasaran.

“Pemerintah harap bantuan hibah operasional yang diberikan itu benar-benar diperhatikan dan digunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat,” pesannya.
Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah dan warga.

Eva Dwiana berharap, bulan suci Ramadan tahun ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, dan kelancaran bagi seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Semoga Ramadan tahun ini membawa kelancaran, keberkahan, serta doa-doa masyarakat dapat dikabulkan Allah SWT,” tutupnya. 

Naik Status Jadi PPPK Paruh Waktu, Eva Dwiana Minta Guru Tingkatkan Kinerja


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengajak para guru di Kota Tapis Berseri untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada ribuan guru dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di GSG Karya Bakti Pramuka Herman HN, Jumat (20/2/2026).

Dalam arahannya, Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai moral, kedisiplinan, serta sikap positif kepada para siswa.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter. Nilai moral, disiplin, dan sikap yang baik harus ditanamkan agar potensi siswa dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, status PPPK Paruh Waktu yang kini disandang para guru harus dijalankan dengan penuh komitmen.

“Jika kinerja tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka status PPPK Paruh Waktu dapat dievaluasi oleh pemerintah kota,” tegasnya.

Eva Dwiana menambahkan, peningkatan status menjadi PPPK Paruh Waktu harus menjadi motivasi bagi para guru untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas serta memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.

Terkait kesejahteraan, ia menyampaikan bahwa guru PPPK Paruh Waktu akan menerima gaji sebesar Rp1,5 juta per bulan. Sementara itu, petugas kebersihan dan keamanan menerima Rp1 juta per bulan. Masa kontrak berlaku selama satu tahun dan pemerintah kota akan mengupayakan peningkatan status menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Insyaallah, pemerintah kota akan terus berupaya agar statusnya bisa meningkat menjadi PPPK Penuh Waktu,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga mengajak seluruh guru di Kota Bandar Lampung untuk tetap kompak dan bersinergi demi keberhasilan siswa dan kemajuan sekolah.

“Insyaallah, kalau guru selalu kompak, pendidikan di Bandar Lampung akan semakin maju,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wilson Faisol, S.E., M.M., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Eka Afriana, S.Pd., beserta jajaran.

Jika Anda ingin versi yang lebih singkat untuk rilis media online atau versi lebih panjang untuk media cetak, saya bisa sesuaikan kembali.

Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Sinergi OPD dan Camat Demi Pelayanan Masyarakat Lebih Optimal


BANDAR LAMPUNG
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kota Bandar Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu mengawali arahannya dengan menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran yang hadir. Ia berharap momentum bulan suci Ramadan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Semoga bulan penuh berkah ini membawa ketenangan, keberkahan, serta memperkuat semangat kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar perangkat daerah. Ia mengingatkan seluruh Kepala OPD dan Camat agar tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kinerja yang terkoordinasi dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta seluruh OPD dan Camat untuk terus meningkatkan koordinasi, menjaga kekompakan, serta memastikan setiap program kerja berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.

Selain itu, Eva Dwiana juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menjaga integritas, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan amanah. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program dan kebijakan.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui koordinasi yang solid, diharapkan seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik, demi mewujudkan Kota Bandar Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Selasa, 17 Februari 2026

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Chinese New Year Eve Dinner 2026, Perkuat Harmoni Keberagaman di Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 yang digelar di Gedung Graha Wangsa, Senin (16/2/2026).

Kehadiran Wali Kota dalam perayaan malam Tahun Baru Imlek tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap keberagaman serta pelestarian budaya di tengah masyarakat yang majemuk. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat Tionghoa di Kota Tapis Berseri.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Perayaan seperti ini bukan hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Bandar Lampung adalah rumah bagi semua,” ujarnya.

Acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 berlangsung meriah dengan berbagai hiburan masyarakat yang menampilkan nuansa budaya Tionghoa, serta pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana malam perayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Baperida, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Bagian Kesra Kota Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Bandar Lampung semakin kokoh, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Lantik 112 Pejabat, Dorong Inovasi dan Percepatan Pembangunan


Lampung
- Pemerintah Kota Bandar Lampung melantik 112 pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan pemerintah kota setempat, Jumat, 13 Februari 2026. Pelantikan yang berlangsung di Aula Semergou itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Deddy Amarullah.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 12 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, serta 17 kepala puskesmas. Selain itu, salah satu pejabat yang turut dilantik yakni Harris Surahya yang menjabat sebagai Direktur Bank Waway.

Dalam sambutannya, Deddy Amarullah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar penyegaran organisasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ia berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar mampu menghadirkan inovasi di setiap unit kerja serta mengakselerasi pembangunan daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendukung visi besar menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera.

“Selain penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja, juga untuk mendukung visi besar menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” ujarnya.

Deddy juga mengingatkan agar para pejabat menjadi teladan bagi staf dan rekan kerja, menjunjung tinggi integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik Pemerintah Kota Bandar Lampung di tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin baik.
“Sekarang masyarakat membutuhkan pelayanan yang ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar ada keluhan terkait birokrasi yang lambat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah program pembangunan tidak ditentukan oleh satu individu semata, melainkan oleh koordinasi dan kerja sama yang solid antarbidang maupun antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Deddy berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan kota, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui puskesmas, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan demi kesejahteraan masyarakat.

Pemkot Bandar Lampung Lantik 112 Pejabat, Deddy Tekankan Inovasi dan Pelayanan Prima


Bandar Lampung
– Pemerintah Kota Bandar Lampung melantik sebanyak 112 pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan pemerintah kota setempat, Jumat (13/2/2026).

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 12 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, dan 17 kepala Puskesmas yang akan bertugas di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Pelantikan tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung, Deddy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para pejabat yang dilantik harus mampu menghadirkan inovasi di setiap unit kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran pejabat dalam mengakselerasi pembangunan daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja, pelantikan ini juga untuk mendukung visi besar menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” ujarnya.

Deddy juga mengingatkan para pejabat untuk menjadi teladan bagi staf dan rekan kerja. Ia menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menjalankan tugas, termasuk menghindari penyalahgunaan wewenang dan menjaga nama baik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan publik yang ramah, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat bekerja secara optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Sekarang masyarakat membutuhkan pelayanan yang ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar ada keluhan terkait birokrasi yang lambat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deddy menekankan bahwa keberhasilan suatu program pembangunan tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui koordinasi dan kerja sama yang solid antarbidang maupun antar-OPD. Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan lingkungan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui Puskesmas, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis kinerja birokrasi akan semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, guna mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bandar Lampung.

Selasa, 10 Februari 2026

Musrenbang Kecamatan Teluk Betung Timur Serap Aspirasi Warga untuk Prioritas Pembangunan Kota Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Pemerintah Kota Bandar Lampung terus melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari penyusunan rencana pembangunan daerah tahun 2026. Salah satu kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Teluk Betung Timur, tepatnya di Kelurahan Sukamaju, pada 10 Februari 2026. 

Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan berbagai usulan program pembangunan yang berasal dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan setempat. 

Dalam forum tersebut, berbagai usulan prioritas pembangunan dibahas secara terbuka dan partisipatif. Fokus pembahasan meliputi pembangunan infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta program pemberdayaan masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Perwakilan pemerintah kecamatan menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui forum ini, setiap usulan akan dikaji dan diprioritaskan berdasarkan urgensi, manfaat, serta dampaknya bagi masyarakat luas.

Selain itu, Musrenbang juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan merata dan tepat sasaran.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap hasil Musrenbang tingkat kecamatan ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, sehingga setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kota. 

Senin, 09 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Tekankan Digitalisasi dan Disiplin ASN dalam Apel Mingguan


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, M. Nur Ramdan, memimpin apel mingguan di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (9/2/2026). Apel tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nur Ramdan membacakan sambutan Wali Kota Bandar Lampung yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus terus ditingkatkan guna mendukung pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Disiplin kerja, menurutnya, merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan terpercaya.

“Seluruh ASN diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga kedisiplinan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar M. Nur Ramdan saat membacakan sambutan Wali Kota.

Tidak hanya itu, perhatian terhadap kebersihan dan kerapihan lingkungan kantor juga menjadi salah satu poin penting yang disampaikan. ASN diminta untuk menjaga lingkungan kerja agar tetap bersih dan nyaman, sehingga dapat menciptakan suasana kerja yang produktif.

Dalam arahannya, ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan gorong-gorong dan saluran drainase di lingkungan perkantoran maupun wilayah kota. Hal ini dinilai sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya banjir, terutama saat musim hujan.

Menutup arahannya, M. Nur Ramdan mengajak seluruh ASN untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan meningkatkan keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

“Marhaban ya Ramadhan, mari kita sambut bulan suci ini dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat,” tutupnya.

Apel mingguan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen ASN dalam meningkatkan pelayanan publik, menjaga kedisiplinan, serta mendukung pembangunan dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.

Sabtu, 07 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Normalisasi Sungai dan Drainase Cegah Banjir


Bandar Lampung
– Curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di sejumlah titik, khususnya di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat dengan melakukan normalisasi aliran sungai dan drainase pada Sabtu (7/2/2026).

Upaya normalisasi dilakukan dengan menurunkan alat berat guna membersihkan dan memperbaiki saluran air yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut. Selain faktor curah hujan tinggi, kondisi drainase yang kurang memadai serta penyempitan aliran air turut memperparah genangan di permukiman warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, mengatakan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan penanganan banjir secara berkala. Salah satunya dengan menormalisasikan saluran air, membersihkan drainase, dan meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan.

“Untuk antisipasi banjir yang terjadi ini kita telah melakukan upaya menormalisasikan saluran air, pembersihan drainase, dan meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan,” ujar Eva Dwiana.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota juga mengecek langsung kondisi drainase, aliran sungai, talud, hingga permukiman warga. Ia turut berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak terkait penanganan banjir.

Eva Dwiana mengungkapkan, di lokasi tersebut masih terdapat drainase yang belum memadai. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana melakukan pelebaran drainase sekitar satu meter dan memasang box culvert yang akan diarahkan ke aliran sungai guna memperlancar aliran air.

“Terlihat di sekitar lokasi belum terdapat drainase yang memadai. Pemerintah Kota akan melebarkan drainase penyebab genangan kurang lebih satu meter serta memasang box culvert yang akan diarahkan ke aliran sungai di wilayah tersebut,” tambahnya.

Selain upaya fisik, pemerintah kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.

“Penanganan banjir ini adalah tanggung jawab kita semua. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat maka kita dapat meminimalkan risiko bencana banjir,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan demi menciptakan Kota Bandar Lampung yang tangguh terhadap bencana.
“Mari kita menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan, karena Bandar Lampung tangguh jika kita bergerak bersama,” tandasnya.

Jumat, 06 Februari 2026

Wali Kota Eva Dwiana Buka Manasik Umroh Tahap Pertama Kota Bandar Lampung 2026


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Manasik Umroh Tahap Pertama Kota Bandar Lampung Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Semergo, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan bahwa manasik umroh memiliki peran penting sebagai bekal pengetahuan dan pemahaman bagi para calon jemaah sebelum melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, melalui manasik, jemaah dapat memahami tata cara pelaksanaan umroh sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

“Manasik umroh ini sangat penting agar seluruh calon jemaah memiliki kesiapan, baik dari segi pengetahuan maupun pemahaman, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan baik, tertib, dan sesuai dengan syariat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan para calon jemaah untuk mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar.

Eva Dwiana berharap seluruh calon jemaah dapat melaksanakan ibadah umroh dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh umroh yang mabrur.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan, kelancaran, serta kembali ke Bandar Lampung dengan selamat dan membawa keberkahan,” harapnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjut Eva Dwiana, terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya pembinaan umat serta peningkatan kualitas spiritual masyarakat. Kegiatan manasik ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mempersiapkan masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umroh agar lebih siap dan percaya diri.

Kegiatan manasik umroh tersebut diikuti oleh para calon jemaah umroh asal Kota Bandar Lampung yang akan berangkat dalam waktu dekat. Mereka tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci.

Rabu, 04 Februari 2026

Gelar Di 20 Kecamatan Pemkot Bandar Lampung Siapkan Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 H


Bandar Lampung
– Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar rapat persiapan pelaksanaan Operasi Pasar Murah Tahun 2026 menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Rapat tersebut berlangsung di Aula Semergou, Rabu (4/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta berbagai retail yang akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Operasi Pasar Murah.

Program ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.

Wilson Faisol dalam arahannya menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan Operasi Pasar Murah berjalan optimal.

“Kami meminta seluruh OPD terkait dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal. Selain itu, para retail juga diharapkan berperan aktif dengan menghadirkan berbagai program promo untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah direncanakan akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni pada minggu awal, pertengahan, dan akhir bulan Ramadhan. Kegiatan ini akan digelar secara serentak di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

Pada tahap pertama, Operasi Pasar Murah akan dimulai pada minggu awal Ramadhan dan berlangsung pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB di 20 titik kecamatan. Masyarakat dapat membeli berbagai komoditas penting yang disediakan, seperti beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan telur ayam.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap program ini dapat membantu menjaga stabilitas harga serta meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.

Dengan adanya Operasi Pasar Murah, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah selama periode Ramadhan.

Jumat, 23 Januari 2026

70 Santri Bandar Lampung Ikuti Musabaqah Kutubut Turats Tingkat Provinsi Lampung


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, M. Nur Ramdhan, secara resmi melepas Kontingen Santri Kota Bandar Lampung untuk mengikuti kegiatan Musabaqah Kutubut Turats Bainal Ma’ahid (Muktamad) I Tingkat Provinsi Lampung. Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (23/01/2026).

Sebanyak 70 santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Bandar Lampung akan mengikuti ajang Musabaqah Kutubut Turats yang digelar pada 23 hingga 25 Januari 2026. 

Kegiatan ini merupakan kompetisi yang berfokus pada kemampuan santri dalam mengkaji dan memahami kitab kuning (kutubut turats), sebagai bagian dari tradisi keilmuan Islam di lingkungan pesantren.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh M. Nur Ramdhan, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan dukungannya terhadap para santri agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ajang ini dinilai sebagai salah satu upaya untuk mendorong para santri meningkatkan kualitas keilmuan, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang unggul dan religius.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri mampu bersaing secara sehat, menjaga tradisi keilmuan pesantren, serta meraih prestasi yang membanggakan,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan tertulisnya.

Wali Kota juga berpesan agar para peserta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menunjukkan akhlak mulia selama mengikuti kompetisi. Selain itu, para santri diharapkan dapat membawa nama baik Kota Bandar Lampung di tingkat provinsi serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang religius dan berakhlak.

Kegiatan pelepasan kontingen ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandar Lampung, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap para santri dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah. Ajang ini juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat tradisi intelektual pesantren serta membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

Senin, 19 Januari 2026

Pemkot Bandar Lampung Bongkar Bangunan Ilegal di Atas Drainase


Bandar Lampung
– Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan pembongkaran paksa terhadap bangunan permanen yang berdiri di atas drainase aliran sungai di Jalan AMD, Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Senin (19/01/2025). Bangunan tersebut diketahui berdiri di atas tanah milik pemerintah kota tanpa mengantongi izin resmi.

Pembongkaran dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, Mitra Kodim 0410/KBL, aparatur kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Teluk Betung Barat, Angga Dwiyansyah, yang memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Lurah Bakung, menegaskan bahwa pembongkaran ini merupakan tindak lanjut instruksi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam rangka penertiban bangunan ilegal sekaligus upaya mengatasi persoalan banjir.
“Bangunan ini berdiri di atas drainase aliran sungai dan tanah milik Pemkot Bandar Lampung tanpa izin resmi. Kami dari pihak kecamatan dan kelurahan menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin pembangunan di lokasi tersebut,” ujar Angga

Ia menjelaskan, bangunan permanen tersebut telah berdiri selama kurang lebih dua tahun dan dimanfaatkan sebagai tempat usaha. Keberadaan bangunan itu dinilai menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air sehingga memicu genangan saat hujan deras di kawasan Jalan AMD.

Menurut Angga, pembongkaran ini merupakan langkah awal dalam penanganan genangan air yang selama ini dikeluhkan warga. Setelah pembongkaran, lahan seluas sekitar 400 meter persegi tersebut akan dimanfaatkan untuk pelebaran drainase guna memperlancar aliran air.

Selain itu, pemerintah juga berencana menata kawasan tersebut menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembangunan taman bermain anak dan fasilitas umum lainnya.

Sebelumnya, pemilik bangunan yang diketahui bernama Usman mengklaim telah mengantongi izin dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak kecamatan dan kelurahan.

“Kami pastikan klaim tersebut tidak benar. Tidak ada satu pun izin yang dikeluarkan oleh kecamatan maupun kelurahan untuk pembangunan di atas drainase ini,” tegasnya.

Ke depan, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan Satgas Mitigasi Bencana Banjir untuk memastikan pemanfaatan lahan sesuai dengan kebutuhan penanggulangan banjir dan kepentingan masyarakat.

Pemerintah berharap penataan kawasan ini dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi risiko banjir serta meningkatkan kualitas lingkungan dan ruang publik bagi warga sekitar.

Sabtu, 17 Januari 2026

Wali Kota Eva Dwiana Instruksikan Gotong Royong Perbaikan Drainase di Jalan Kimaja Ikon


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melakukan gotong royong membersihkan dan memperbaiki saluran drainase di Jalan Kimaja Ikon, Kecamatan Way Halim, pada Sabtu (17/1/2025).

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Way Halim. Turut ambil bagian camat, lurah, pamong kelurahan, RT, Linmas, dan warga setempat.

Gotong royong dilakukan dengan fokus pada pengerukan saluran air, pengangkatan sedimen, serta pembersihan sampah yang menyumbat drainase di sepanjang Jalan Kimaja Ikon.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase yang menjadi faktor utama kelancaran aliran air.

“Drainase yang bersih dan berfungsi baik akan meminimalisir genangan air dan banjir. Karena itu, saya minta seluruh jajaran terkait untuk turun langsung dan bergotong royong bersama masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Sementara itu, Camat Way Halim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi wali kota sekaligus bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, permasalahan drainase bisa ditangani lebih cepat dan efektif,” katanya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan drainase di berbagai titik rawan banjir, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

SMSI Bandar Lampung Gelar Rakerda, Tetapkan Program Strategis Tahun 2026


BANDAR LAMPUNG
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dalam rangka merumuskan dan menetapkan program strategis organisasi tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat SMSI Bandar Lampung, Jalan Riduan Rais, Kecamatan Kedamaian, Sabtu (17/1/2026).

Rakerda ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran media siber di Kota Bandar Lampung. Kegiatan dihadiri jajaran pengurus SMSI Bandar Lampung serta para pemilik dan pimpinan media online yang tergabung sebagai anggota.

Ketua SMSI Kota Bandar Lampung, Efri Arifin, S.I.Kom, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda merupakan tonggak strategis dalam merumuskan arah dan kebijakan organisasi agar semakin profesional, independen, dan berintegritas.
“Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi SMSI Bandar Lampung untuk terus memperkuat peran strategisnya sebagai organisasi perusahaan pers yang profesional, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya 

Ia menjelaskan, melalui program kerja yang terencana dan berkesinambungan, SMSI berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas literasi publik, serta memperkuat soliditas internal organisasi.

“Enam program kerja SMSI tahun 2026 ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menyempurnakan dan merealisasikan agenda organisasi yang sebelumnya belum maksimal. Sementara program yang sudah berjalan dengan baik akan terus dilanjutkan,” jelasnya.

Dalam Rakerda tersebut, Efri memaparkan sejumlah program unggulan SMSI Bandar Lampung tahun 2026. Salah satunya Festival Kuliner Ramadan SMSI yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari hingga 8 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan mendukung pelaku UMKM kuliner lokal, mempererat silaturahmi antara insan pers dan masyarakat, serta memperkuat branding SMSI di ruang publik. Festival tersebut juga akan diisi dengan kegiatan sosial, hiburan religi, dan publikasi media secara masif.

Program berikutnya adalah partisipasi SMSI Bandar Lampung dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang pada 6–9 Februari 2026. Kegiatan ini akan diikuti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara SMSI Bandar Lampung guna memperkuat jejaring nasional, menyerap isu strategis pers, serta mengadopsi praktik terbaik organisasi pers di tingkat daerah.

Selain itu, SMSI juga akan menggelar lomba mewarnai anak-anak dalam rangka HPN 2026. Kegiatan edukatif dan humanis ini bertujuan mengenalkan dunia pers secara ramah anak, menumbuhkan kreativitas generasi muda, serta membangun citra positif pers di tengah masyarakat.

Di bidang literasi digital, SMSI Bandar Lampung akan menjalankan program podcast rutin dengan dua episode setiap bulan. Podcast ini akan mengangkat isu pers dan jurnalistik, kebijakan publik, serta pembangunan daerah, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan tokoh, pejabat, akademisi, dan praktisi.

Untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, SMSI juga menjadwalkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada April 2026. UKW diharapkan mampu meningkatkan standar kompetensi, mendorong praktik jurnalistik yang beretika, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap media anggota SMSI.

Selain itu, SMSI Bandar Lampung merencanakan pelatihan Coretax guna meningkatkan pemahaman perusahaan pers terhadap sistem perpajakan digital. Pelatihan ini dinilai penting untuk mendukung tata kelola keuangan media yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi pemerintah.

Sebagai penutup rangkaian program tahunan, SMSI Bandar Lampung akan menggelar gathering akhir tahun pada Desember 2026. Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi program kerja, penguatan kebersamaan antaranggota, serta penyusunan rekomendasi dan rencana strategis organisasi untuk tahun berikutnya.