Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pemkot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkot. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2026

Wamendagri Sidak Pemkot Bandar Lampung, Evaluasi Penerapan WFH ASN


Bandar Lampung
– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Jumat (10/4).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau pelaksanaan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN), khususnya penerapan skema kerja fleksibel berbasis lokasi atau work from home (WFH).

Dalam sidak tersebut, Wamendagri didampingi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kepala daerah diminta menerapkan sistem kerja kombinasi antara work from office (WFO) dan WFH. Kebijakan ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja ASN tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Saya datang ke Lampung atas perintah Menteri Dalam Negeri untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait implementasi kebijakan ini,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah. Menurutnya, pelayanan di Mal Pelayanan Publik tetap berjalan normal tanpa adanya pengurangan layanan.

“Seluruh loket tetap beroperasi normal. Masyarakat tetap terlayani dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, Wamendagri memastikan sektor-sektor vital seperti layanan kesehatan, pemadam kebakaran, dan unit kedaruratan tetap beroperasi penuh dan tidak terdampak kebijakan WFH.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) bukan sekadar fleksibilitas kerja, melainkan bagian dari transformasi besar dalam birokrasi. Tujuannya antara lain meningkatkan efisiensi kerja ASN, menjaga kualitas pelayanan publik, serta mempercepat digitalisasi pemerintahan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Ini tidak bisa dihindari, harus kita percepat,” tegasnya.

Ke depan, evaluasi berkala akan terus dilakukan, termasuk dalam aspek efisiensi penggunaan listrik, air, hingga kendaraan dinas.

Berdasarkan hasil sidak tersebut, Kota Bandar Lampung dinilai siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan sistem kerja fleksibel di lingkungan pemerintahan daerah.

Sementara itu, Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan bahwa kunjungan Wamendagri dilakukan secara mendadak dan menjadi momentum evaluasi bagi jajarannya.

“Kami berterima kasih atas kunjungan Pak Wamen. Ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ASN di Bandar Lampung,” kata Eva.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung baru menerapkan WFH sebesar 20 persen. Namun, angka tersebut direncanakan akan ditingkatkan secara bertahap.

“Insyaallah minggu depan akan kami evaluasi kembali. Targetnya bisa mencapai 50 persen sesuai arahan pemerintah pusat,” tandasnya.

Rabu, 08 April 2026

Pemkot Bandar Lampung Genjot Perbaikan Drainase di 18 Titik, Warga Apresiasi Penanganan Banjir


Bandar Lampung
- Sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Dinas Pekerjaan Umum  Kota Bandar Lampung melakukan perbaikan saluran air, perbaikan talud, pemasangan box culvert, serta pembersihan sendimentasi di 18 titik pada Rabu (8/4) hal ini dilakukan agar tidak ada lagi air yang meluap ketika hujan. 

Pemerintah Kota Bandar Lampung  melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan penataan konstruksi bangunan yang berada di Kelurahan Tanjung Senang. 

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana  menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemkot memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga. 

“Normalisasj sungai tetap menjadi prioritas kami, terutama melakukan pembersihan sendimen yang tebal di setiap gorong-gorong di Bandar Lampung," tegasnya. 

Dia memastikan ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama saat musim hujan. Pembenahan infrastruktur seperti ini akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah yang kerap meluap airnya. 

Masyarakat pun mengapresiasi langkah taktis pemkot yang berkerja dari siang hingga malam hari, agar masyarakat bisa merasakan nyaman dalam beraktivitas 

Terutama progres perbaikan gorong-gorong di Kelurahan Tanjungsenang yang di nilai berjalan cepat.

Senin, 16 Maret 2026

Pemkot Bandar Lampung Beri THR Rp500 Ribu untuk PPPK Paruh Waktu Jelang Idul Fitri


Bandar Lampung
– Kabar gembira datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

 Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, para pegawai tersebut dipastikan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp500.000 per orang.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, menyampaikan bahwa meskipun nominal THR yang diberikan tidak terlalu besar, namun diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para pegawai dalam menyambut hari raya bersama keluarga.

Menurutnya, pemberian THR ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi Pemerintah Kota terhadap para pegawai PPPK paruh waktu yang selama ini telah membantu menjalankan berbagai program dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

“Setiap PPPK Paruh Waktu di Pemkot Bandar Lampung akan mendapatkan THR sebesar Rp500.000,” ujar Bunda Eva, Selasa (16/3).

Ia menuturkan, saat ini proses pencairan THR tersebut tengah dipersiapkan oleh pemerintah daerah melalui perangkat organisasi terkait. Pemerintah berharap seluruh proses administrasi dapat berjalan lancar sehingga dana tersebut dapat segera diterima para pegawai sebelum memasuki masa libur Lebaran.

Lebih lanjut, Bunda Eva berharap pemberian THR ini dapat menambah kebahagiaan bagi para PPPK paruh waktu dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga. Meski jumlahnya tidak besar, bantuan tersebut diharapkan tetap memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi para penerimanya.

“Semoga ini bisa sedikit membantu kebutuhan menjelang Lebaran dan menjadi berkah untuk kita semua,” harapnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada seluruh aparatur, baik ASN maupun PPPK, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta semangat kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Insentif untuk Ribuan Kader Posyandu dan Pendamping Keluarga


Bandar Lampung
– Wali Kota Eva Dwiana menyalurkan insentif kepada para kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD), serta Sub-PKKBD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung program kesehatan dan keluarga berencana di masyarakat, Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan bahwa para kader memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

“Para kader Posyandu, BKB, TPK, PKKBD dan Sub-PKKBD merupakan ujung tombak pelayanan di masyarakat. Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mengapresiasi kerja keras dan pengabdian para kader yang telah membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Bandar Lampung, saat ini terdapat sebanyak 4.236 kader Posyandu, 630 kader Poskeskel, serta 126 kelompok masyarakat (Pokmas) yang aktif membantu pemerintah menjalankan berbagai program kesehatan masyarakat. Peran mereka dinilai sangat penting, terutama dalam upaya penurunan stunting serta penguatan ketahanan keluarga.

Penyerahan insentif tersebut menjadi bentuk perhatian dan penghargaan pemerintah terhadap kontribusi para kader yang selama ini berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita.

Melalui pemberian insentif ini, diharapkan para kader semakin termotivasi untuk terus aktif menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta percepatan penurunan stunting melalui peran aktif para kader di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan para kader di lapangan, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bandar Lampung dapat semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

Musrenbang Kota Bandarlampung dalam Rangka RKPD Tahun 2027, Wagub Jihan Nurlela Dorong Penguatan SDM, Struktur Ekonomi, dan Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, struktur ekonomi, dan pembangunan infrastruktur terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Kota Bandarlampung tahun 2027.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandar Lampung Tahun 2027 di Gedung Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (16/3/2026).

Jihan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan komitmen dalam merancang pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Mari kita satukan komitmen bersama untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan Kota Bandar Lampung secara berkelanjutan," ujar Jihan.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan. Pemerintah perlu memastikan akses dan mutu pendidikan semakin baik, pelayanan kesehatan semakin merata, serta kompetensi tenaga kerja semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting bagi Kota Bandar Lampung yang memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan jasa di Provinsi Lampung.

"Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di Lampung, Bandar Lampung memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi penggerak ekonomi regional," katanya.

Selain penguatan SDM, lanjut Jihan, pembangunan juga diarahkan pada penguatan struktur perekonomian. Sektor perdagangan dan jasa didorong menjadi penggerak utama ekonomi perkotaan, yang didukung pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas unggulan Lampung.

Penguatan ekonomi juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas UMKM dan ekonomi kreatif, pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan jasa pelayanan.

"Strategi ini dilakukan melalui peningkatan konektivitas dan sistem logistik, penguatan hilirisasi produk lokal, digitalisasi ekonomi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.

Di bidang infrastruktur, Jihan menekankan pentingnya percepatan pembangunan jalan, konektivitas kawasan perkotaan, serta infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur yang terintegrasi akan memperkuat peran Bandar Lampung sebagai pusat kegiatan ekonomi, transportasi, serta distribusi barang dan jasa di wilayah Lampung.

"Dengan penguatan SDM, hilirisasi produk lokal, serta dukungan infrastruktur yang memadai, saya yakin Kota Bandar Lampung akan semakin membuktikan dirinya sebagai pusat pertumbuhan yang maju dan sejahtera," ujarnya.

Untuk mendukung pembangunan tersebut, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp4,19 miliar untuk penanganan empat ruas jalan lingkungan di Kota Bandar Lampung. Selain itu, sebesar Rp60,62 miliar dialokasikan untuk penanganan lima ruas jalan provinsi di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Kita berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat menurunkan biaya operasional kendaraan, menekan biaya distribusi barang, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan produktivitas dan akses ekonomi masyarakat," katanya.

Jihan turut menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Bandar Lampung. Menurutnya, penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

"Penanganan banjir tidak cukup hanya melalui pembangunan drainase, tetapi juga melalui penataan ruang, pembangunan infrastruktur yang tepat, serta pengelolaan sumber daya air secara terpadu," kata Jihan.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan sistem pengelolaan air perkotaan terpadu berbasis solusi alam (nature-based solutions) untuk meningkatkan daya serap air dan normalisasi sungai.

"Saya yakin semua ini sedang dilakukan jajaran Pemkot Bandar Lampung," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jihan juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mempercepat pembangunan daerah.

Ia menyebut keberhasilan pembangunan Kota Bandar Lampung akan memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Provinsi Lampung secara keseluruhan.

Jihan menjelaskan Bandar Lampung dengan lebih dari 1,2 juta penduduk dan aktivitas ekonomi yang menghasilkan PDRB hampir Rp86 triliun rupiah, mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31%.

"Menyumbang sekitar 16,28% terhadap PDRB ADHB Provinsi yang sebesar Rp528,3 triliun pada tahun 2025," katanya.

Selanjutnya, struktur ekonomi Bandar Lampung didominasi sektor industri pengolahan sebesar 19,85 persen, transportasi dan pergudangan 18,42 persen, serta perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 14,64 persen.

"Kota Bandar Lampung juga saat ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia sebesar 81,26. Ini menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Bandar Lampung relative baik dan menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Jihan menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional, termasuk visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Pada tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan pembangunan pada sejumlah prioritas strategis, di antaranya penguatan ekonomi inklusif, percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas dan daya saing SDM, penurunan prevalensi stunting, peningkatan ketahanan bencana serta transformasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas.

"Mari kita buktikan bahwa perencanaan pembangunan yang kita susun hari ini menjadi pijakan kokoh untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bandar Lampung dan Provinsi Lampung," pungkasnya.(Adpim)

Rabu, 11 Maret 2026

Eva Dwiana Apresiasi Atlet Bandar Lampung Peraih Medali SEA Games 2025 dengan Bonus Puluhan Juta Rupiah


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memberikan apresiasi kepada para atlet asal Kota Bandar Lampung yang berhasil meraih prestasi pada ajang SEA Games 2025. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian bonus atau tali asih yang diserahkan di GOR Siger, Way Halim, Selasa (10/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan Bandar Lampung memiliki kualitas dan daya saing tinggi di tingkat Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan putra-putri terbaik Lampung. Perjuangan kalian di Thailand adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali, di antaranya:

- Nur Halim Arlendi (Karate – Medali Perak): Rp50 juta

- Nabila Maharani (Tinju – Medali Perak): Rp50 juta

- Bachtiar Sanjaya (Baseball – Medali Perak): Rp50 juta

- Akbar Kurniawan (Baseball – Medali Perunggu): Rp25 juta

- Mahyudi Dwi Septian (Pelatih Baseball): Rp15 juta

Selain memberikan penghargaan, Eva Dwiana juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan pembinaan olahraga. Ia menargetkan ke depan atlet-atlet Bandar Lampung mampu menyumbangkan hingga 20 medali di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Menurutnya, target tersebut dapat tercapai apabila pembinaan atlet dilakukan secara konsisten sejak usia dini serta didukung oleh semua pihak, termasuk organisasi olahraga dan pemerintah daerah.

Wali Kota juga menginstruksikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Bandar Lampung serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus memperkuat program pembinaan atlet muda.

“Pemerintah Kota akan selalu hadir memberikan dukungan penuh. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan membawa nama baik daerah dan negara,” pungkasnya.

Satgas Gabungan Pemkot Bandar Lampung Tangani Dampak Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah


Bandar Lampung
– Hujan lebat yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hingga malam hari pada Selasa (10/3/2026) langsung mendapat penanganan cepat dari Satuan Tugas (Satgas) gabungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Tim yang terdiri dari berbagai instansi seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, serta aparat kecamatan dan kelurahan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan di sejumlah titik yang terdampak genangan dan aliran air.

Dalam upaya mempercepat normalisasi kondisi, petugas bersama masyarakat melakukan pembersihan material sampah dan lumpur yang terbawa arus air ke saluran drainase dan badan jalan. Sampah serta material yang menyumbat aliran air diangkut menggunakan kendaraan operasional agar saluran drainase kembali berfungsi dengan baik.

Selain melakukan pembersihan, tim gabungan juga melakukan pemantauan di beberapa wilayah yang rawan genangan guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Adapun beberapa titik yang menjadi lokasi penanganan di antaranya di Jalan Arif Rahman Hakim Gang H. Syahri, Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Jalan Ridwan Rais, Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, serta Jalan Dahlia, Kecamatan Labuhan Ratu. Kegiatan pembersihan dilakukan hingga malam hari untuk memastikan aliran air kembali lancar.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan serta masyarakat yang turut membantu proses penanganan di lapangan. Kerja sama tersebut dinilai sangat membantu dalam mempercepat pemulihan kondisi lingkungan pascahujan lebat.

Upaya cepat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan respons tanggap terhadap kondisi cuaca ekstrem sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.

Pemerintah juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air serta meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penanganan dampak hujan dapat dilakukan lebih cepat sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Selasa, 10 Maret 2026

Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Lintas Sektor bersama Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana guna Menyusun Strategi Terintegrasi Penanganan Banjir


BANDARLAMPUNG
---- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan sungai di wilayah Kota Bandar Lampung yang digelar di Ruang Sakai Sambayan, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah cepat Pemerintah Provinsi Lampung dalam merespons banjir besar yang melanda puluhan titik di Kota Bandar Lampung pada Jumat 6 Maret lalu. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hujan dengan intensitas ekstrem memicu genangan tinggi di pemukiman dan ruas jalan, yang bahkan dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerugian material yang signifikan bagi masyarakat. 

Dalam arahannya, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menekankan bahwa penanganan banjir di ibu kota provinsi ini tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja.

"Masalah banjir di Bandar Lampung memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Air ini berasal dari hulu yang melintasi batas administratif, sehingga sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemkot Bandar Lampung, serta kabupaten tetangga seperti Lampung Selatan dan Pesawaran menjadi kunci utama," ujar Marindo.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Lampung Mukhlis Basri, yang memberikan catatan kritis terkait infrastruktur. Mukhlis menyarankan agar dilakukan pengkajian ulang terhadap aliran pembuangan air. "Kita harus kaji kembali agar aliran air bisa langsung dibuang ke muara sungai atau laut yang jaraknya lebih dekat, sehingga beban drainase di tengah kota berkurang," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, yang turut hadir dalam koordinasi tersebut menyampaikan bahwa pihak Pemkot telah bergerak melakukan penanganan darurat. "Kami terus melakukan perbaikan talud, pengerukan sungai, dan pendataan warga terdampak untuk penyaluran bantuan. Namun, kami sangat membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar rencana teknis seperti peninggian tanggul segera direalisasikan," kata Bunda Eva.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS), Roy Panagom Pardede, memaparkan rencana strategis jangka pendek dan panjang. Pihaknya akan fokus pada normalisasi kapasitas sungai dan peninggian tanggul di titik-titik kritis yang elevasinya sudah tidak memadai.

Secara teknis, rapat koordinasi ini menyepakati beberapa poin krusial sebagai solusi permanen, di antaranya:

Penyusunan Masterplan Banjir Terintegrasi: Dokumen ini akan menjadi acuan utama agar penanganan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Pembangunan Kolam Retensi (Embung): Direncanakan pembangunan kolam retensi di daerah hulu untuk menahan laju air sebelum memasuki wilayah padat penduduk.

Normalisasi dan Peninggian Tanggul: Pihak BBWS akan segera melakukan pengerukan sedimentasi dan memperkuat dinding sungai.

Ketegasan Penataan Ruang: Mengatasi penyempitan sungai akibat bangunan di bantaran sungai serta menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai daerah resapan.

Di sisi lain, Sekdaprov juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat. "Faktor sampah yang menyumbat drainase masih menjadi kendala besar. Infrastruktur secanggih apa pun tidak akan maksimal jika budaya membuang sampah ke sungai belum berubah," tambahnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kepala Bappeda, Kepala BPBD, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, dan perwakilan OPD Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Lampung Selatan. 

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap upaya penanganan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga risiko bencana serupa di masa mendatang dapat diminimalisir demi, perlindungan masyarakat. (*)

Senin, 09 Maret 2026

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Pangan untuk KPM Jelang Idulfitri 1447H


Bandar Lampung —
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan sosial pangan kepada masyarakat guna membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung membagikan bantuan beras kepada masyarakat di sejumlah kecamatan di Bandar Lampung pada Senin (9/3/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program fasilitasi bantuan sosial kesejahteraan keluarga yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang perayaan Idulfitri.

Menurut Eva Dwiana, penyaluran bantuan pangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya beras sebagai bahan pokok utama.

“Semoga bantuan beras ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Eva Dwiana.

Ia menjelaskan, menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan kebutuhan rumah tangga. Karena itu, pemerintah berupaya hadir memberikan dukungan melalui program bantuan pangan agar masyarakat tetap terbantu.

Selain itu, program distribusi beras ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat perlindungan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Pemkot Bandar Lampung berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima sekaligus membantu menjaga stabilitas kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sabtu, 07 Maret 2026

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk 764 Keluarga Terdampak Banjir


Lampung
- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan kepada 764 keluarga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di masing-masing kecamatan yang terdampak pada Sabtu (7/3/2026).

Eva Dwiana mengatakan, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyiapkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak banjir. Selain bantuan uang tunai, Pemkot juga menyalurkan bantuan logistik berupa nasi kotak serta beras bagi warga.

“Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang rumahnya terdampak banjir. Semoga dapat membantu meringankan beban warga,” ujar Eva Dwiana.

Ia menambahkan, pemerintah kota juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga di lokasi terdampak banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga mengerahkan tim untuk membantu proses pembersihan rumah warga serta lingkungan yang terdampak banjir agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Eva Dwiana juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

“Pemkot bersama instansi terkait akan terus bersiaga untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana serupa,” katanya.

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Darurat


Bandar Lampung
— Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung meninjau rumah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Way Halim pada Jumat malam (6/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak.

“Beras dan uang tunai kita berikan malam ini untuk warga yang terdampak,” ujar Eva Dwiana saat meninjau lokasi banjir.

Bantuan yang diberikan kepada warga berupa beras sebanyak 10 kilogram serta uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pascabanjir.

Selain menyalurkan bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga langsung melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Petugas diterjunkan untuk membantu pembersihan rumah warga serta memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan layak dihuni.

Pemkot Bandar Lampung menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan, terutama jika curah hujan kembali meningkat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, khususnya di wilayah yang rawan genangan air.

Langkah cepat yang dilakukan pemerintah kota ini mendapat apresiasi dari warga setempat, karena bantuan dan penanganan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang terdampak banjir.

Rabu, 04 Maret 2026

Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Al Barokah


BANDAR LAMPUNG
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyalurkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk Masjid Al Barokah yang berlokasi di Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan Safari Ramadan yang rutin digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran wali kota bersama jajaran pejabat pemerintah kota disambut antusias oleh pengurus masjid serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana Masjid Al Barokah agar semakin nyaman digunakan masyarakat dalam beribadah.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pembangunan masjid dan menunjang kegiatan keagamaan masyarakat di Campang Raya,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, wali kota juga mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan, di antaranya buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta berdialog dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid.

Warga setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Bantuan tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas masjid, termasuk renovasi sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan pembenahan.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, masyarakat berharap sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat sehingga pembangunan di Kota Bandar Lampung dapat berjalan merata hingga tingkat kelurahan.

Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandar Lampung dijadwalkan akan terus berlanjut ke sejumlah kecamatan lainnya selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Selasa, 03 Maret 2026

Pemkot Bandar Lampung Hadirkan Layanan Imigrasi Terpadu di MPP


Lampung
- Upaya menghadirkan layanan publik yang terintegrasi terus dilakukan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Salah satunya melalui kerja sama dengan jajaran imigrasi untuk membuka layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandar Lampung.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung pada Selasa (3/3/2026) di Ruang Rapat Wali Kota.

Penandatanganan tersebut mencakup satu nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Kota Bandar Lampung.

Selain itu, turut diteken perjanjian kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung terkait penyediaan layanan keimigrasian di Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, kehadiran layanan imigrasi di MPP merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya layanan tersebut, warga tidak perlu lagi mendatangi kantor imigrasi secara terpisah untuk mengurus berbagai dokumen keimigrasian.

“Melalui layanan ini masyarakat bisa mengurus paspor dan kebutuhan administrasi keimigrasian lainnya di satu tempat yang sama. Ini bagian dari komitmen pemerintah kota untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan MPP memang dirancang sebagai pusat pelayanan terpadu yang menggabungkan berbagai layanan dari instansi pemerintah pusat maupun daerah dalam satu lokasi.

Sementara itu, pihak imigrasi menyambut baik kerja sama tersebut karena dinilai dapat memperluas akses pelayanan kepada masyarakat. Dengan dibukanya layanan imigrasi di MPP, masyarakat di Bandar Lampung diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih efisien, transparan, dan nyaman.

Ke depan, Pemkot Bandar Lampung bersama jajaran imigrasi akan terus berkoordinasi untuk memastikan layanan yang tersedia di MPP dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Jumat, 27 Februari 2026

15 Warga Terima Bantuan Langsung dari Wali Kota Bandar Lampung


Lampung
– Walikota Bandar Lampung, Hj Eva Dwiana, menyerahkan secara langsung Bantuan Pengobatan, Korban Bencana, dan Santunan Kematian kepada 15 warga Kota Bandar Lampung Bantuan ini diberikan untuk warga yang menjalani pengobatan serta warga terdampak bencana.acara tersebut dilaksanakan di Ruang rapat walikota bandar Lampung Jum'at (27/02/2026).

Bantuan pengobatan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima. Beliau juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami warga dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan moril.

Selain itu, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan fasilitas ibadah umrah kepada salah satu keluarga penerima bantuan, walikota Hj.Eva Dwiana mengajak masyarakat untuk mendoakan pemerintah kota agar dapat terus menjalankan tugas dan pelayanan dengan baik, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat."ujarnya.

Kamis, 26 Februari 2026

Kepedulian Nyata di Bulan Ramadan, Pemkot Bandar Lampung Hadirkan Kebahagiaan bagi Warga Binaan


Bandar Lampung
– Suasana buka puasa bersama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Kamis (26/02) terasa semakin istimewa dan penuh keberkahan. Hal ini tidak lepas dari dukungan luar biasa Pemerintah Kota Bandar Lampung berupa bantuan 1.000 porsi nasi kotak yang dikhususkan bagi warga binaan beserta keluarga mereka yang hadir.

Menerima amanah kepedulian tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, bersama seluruh jajaran dan warga binaan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana (Bunda Eva).

Hadir langsung di tengah-tengah kehangatan acara, Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, turut memberikan apresiasinya. Ia menilai bantuan ini bukan sekadar pemenuhan hidangan berbuka, melainkan memiliki makna dukungan moril yang sangat mendalam.

“Bantuan 1.000 nasi kotak untuk buka puasa bersama hari ini adalah wujud konkret dan bukti nyata perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada kita semua di sini, wabilkhusus bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidananya,” ungkap Maulidi Hilal di hadapan seluruh peserta buka puasa.

Melengkapi kebahagiaan sore itu, Kalapas Ike Rahmawati tidak hanya menyampaikan ucapan terima kasih, tetapi juga membawa kabar gembira yang disambut antusiasme tinggi. Ia menyampaikan pesan khusus yang dititipkan langsung oleh Bunda Eva saat agenda audiensi pagi harinya.

“Kami mewakili seluruh jajaran dan warga binaan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kebaikan hati Bunda Eva. Pada momen kebersamaan ini, saya juga ingin menyampaikan pesan langsung dari beliau. Insyaallah, minggu depan Ibu Wali Kota akan menyempatkan waktu untuk hadir berkunjung ke Lapas ini, khusus untuk menemui kita semua dan melihat langsung kegiatan positif di sini,” terang Ike Rahmawati.

Sinergi yang terbangun harmonis dan perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah ini diharapkan menjadi dorongan motivasi yang kuat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Sepakat Majukan Hasil Karya Warga Binaan, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Audiensi dengan Wali Kota Eva Dwiana


Bandar Lampung
– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, melakukan silaturahmi sekaligus audiensi strategis dengan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, terkait penguatan program pembinaan kemandirian warga binaan.

 Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bandar Lampung pada Kamis (26/02/2026) tersebut menghasilkan komitmen dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Dalam audiensi tersebut, Ike Rahmawati memaparkan berbagai program pembinaan yang telah berjalan dan menunjukkan hasil positif. Program tersebut meliputi budidaya hidroponik, produksi roti, kerajinan tapis, menjahit, serta pembuatan berbagai produk seperti sabun, keripik, dan tempe. Kegiatan-kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Kalapas juga menyoroti bahwa sekitar 80 persen warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan merupakan warga yang berdomisili di Bandar Lampung. Hal ini menjadi dasar pentingnya sinergi antara pihak lapas dan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan tersebut.

“Sebanyak 80 persen warga binaan yang mengikuti kegiatan pembinaan berasal dari Bandar Lampung. Oleh karena itu, dukungan dan keterlibatan Pemerintah Kota sangat kami harapkan agar program ini dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan,” ujar Ike Rahmawati.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, menyampaikan apresiasi atas upaya pembinaan yang telah dilakukan oleh pihak lapas. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh program kemandirian warga binaan, baik secara moril maupun materiel.

Pemkot Bandar Lampung, lanjutnya, juga siap memberikan fasilitas dukungan berupa akses pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi warga binaan yang telah bebas, sebagai bentuk nyata pemberdayaan dan upaya mendorong kemandirian ekonomi mereka.
“Saya memastikan Pemerintah Kota Bandar Lampung akan hadir dan memberikan dukungan penuh.

Kami juga siap memberikan kesempatan berupa fasilitas pinjaman tanpa bunga sebagai modal usaha. Saya sendiri berencana turun langsung untuk melihat hasil karya warga binaan dan memberikan motivasi kepada mereka,” tegas Eva Dwiana.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antara Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, warga binaan diharapkan dapat memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang usaha yang lebih baik, sehingga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sabtu, 21 Februari 2026

Sambut Ramadan 1447 H, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Jajaran Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan


BANDAR LAMPUNG
– Eva Dwiana, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Bandar Lampung. Rapat tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sinergi dan memastikan optimalisasi kinerja pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran yang hadir. Ia berharap momentum bulan suci Ramadan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bandar Lampung.

Pada kesempatan itu, Eva Dwiana menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. Ia mengingatkan seluruh Kepala OPD dan camat agar tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing secara maksimal.

“Setiap perangkat daerah harus mampu bekerja secara profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam menjalankan program kerja secara efektif dan terarah. Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan adanya koordinasi yang intensif dan sinergi yang kuat antar jajaran, diharapkan roda pemerintahan di Kota Bandar Lampung dapat berjalan semakin optimal demi mewujudkan kota yang maju, nyaman, dan sejahtera.

Jumat, 20 Februari 2026

Wali Kota Eva Dwiana Gelar Safari Ramadan di 20 Kecamatan, Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Pesantren


Bandar Lampung
– Selama Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dijadwalkan melakukan kunjungan ke masjid dan pondok pesantren yang tersebar di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan yang dikemas dalam Safari Ramadan tersebut menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan kondisi rumah ibadah di setiap wilayah dalam keadaan baik dan layak digunakan.

“Selama Ramadan Bunda akan berkeliling melakukan Safari Ramadan. Semoga semua dirahmati Allah SWT,” ujar Eva Dwiana, Jumat (20/2/2026).

Selain bersilaturahmi, Eva Dwiana menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kota untuk melihat langsung kebutuhan masjid dan pondok pesantren, terutama terkait fasilitas penunjang kegiatan ibadah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memberikan bantuan kepada masjid yang masih membutuhkan sarana pendukung, seperti pendingin ruangan atau AC, demi meningkatkan kenyamanan jamaah.

“Seperti masjid yang membutuhkan fasilitas penunjang, Bunda membantu sebesar Rp50 juta untuk masjid yang masih kekurangan pendingin ruangan atau AC,” katanya.
Tidak hanya itu, Eva Dwiana juga mengingatkan pengurus masjid agar memanfaatkan dana hibah operasional yang rutin diberikan Pemerintah Kota Bandar Lampung sebesar Rp15 juta secara optimal dan tepat sasaran.

“Pemerintah harap bantuan hibah operasional yang diberikan itu benar-benar diperhatikan dan digunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat,” pesannya.
Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah dan warga.

Eva Dwiana berharap, bulan suci Ramadan tahun ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, dan kelancaran bagi seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Semoga Ramadan tahun ini membawa kelancaran, keberkahan, serta doa-doa masyarakat dapat dikabulkan Allah SWT,” tutupnya. 

Naik Status Jadi PPPK Paruh Waktu, Eva Dwiana Minta Guru Tingkatkan Kinerja


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengajak para guru di Kota Tapis Berseri untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada ribuan guru dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di GSG Karya Bakti Pramuka Herman HN, Jumat (20/2/2026).

Dalam arahannya, Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai moral, kedisiplinan, serta sikap positif kepada para siswa.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter. Nilai moral, disiplin, dan sikap yang baik harus ditanamkan agar potensi siswa dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, status PPPK Paruh Waktu yang kini disandang para guru harus dijalankan dengan penuh komitmen.

“Jika kinerja tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka status PPPK Paruh Waktu dapat dievaluasi oleh pemerintah kota,” tegasnya.

Eva Dwiana menambahkan, peningkatan status menjadi PPPK Paruh Waktu harus menjadi motivasi bagi para guru untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas serta memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.

Terkait kesejahteraan, ia menyampaikan bahwa guru PPPK Paruh Waktu akan menerima gaji sebesar Rp1,5 juta per bulan. Sementara itu, petugas kebersihan dan keamanan menerima Rp1 juta per bulan. Masa kontrak berlaku selama satu tahun dan pemerintah kota akan mengupayakan peningkatan status menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Insyaallah, pemerintah kota akan terus berupaya agar statusnya bisa meningkat menjadi PPPK Penuh Waktu,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga mengajak seluruh guru di Kota Bandar Lampung untuk tetap kompak dan bersinergi demi keberhasilan siswa dan kemajuan sekolah.

“Insyaallah, kalau guru selalu kompak, pendidikan di Bandar Lampung akan semakin maju,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wilson Faisol, S.E., M.M., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Eka Afriana, S.Pd., beserta jajaran.

Jika Anda ingin versi yang lebih singkat untuk rilis media online atau versi lebih panjang untuk media cetak, saya bisa sesuaikan kembali.

Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Sinergi OPD dan Camat Demi Pelayanan Masyarakat Lebih Optimal


BANDAR LAMPUNG
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kota Bandar Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu mengawali arahannya dengan menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran yang hadir. Ia berharap momentum bulan suci Ramadan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Semoga bulan penuh berkah ini membawa ketenangan, keberkahan, serta memperkuat semangat kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar perangkat daerah. Ia mengingatkan seluruh Kepala OPD dan Camat agar tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kinerja yang terkoordinasi dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta seluruh OPD dan Camat untuk terus meningkatkan koordinasi, menjaga kekompakan, serta memastikan setiap program kerja berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.

Selain itu, Eva Dwiana juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menjaga integritas, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan amanah. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program dan kebijakan.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui koordinasi yang solid, diharapkan seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik, demi mewujudkan Kota Bandar Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.