Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label APJI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label APJI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Januari 2026

Yunnatan Wijaya Terpilih Pimpin DPD APJI Lampung 2026–2031


Bandar Lampung
– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III dengan tema “Meningkatkan Daya Saing dan Profesionalisme Jasa Boga melalui Standarisasi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas” untuk periode kepengurusan 2026–2031,Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Pattimura Resto, Bandar Lampung, Rabu (21/1/2026)

Acra dihadiri oleh Ketua Umum DPP APJI, Tashya Magenata Yukki, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, D.E., M.M, perwakilan Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Bani Isprianto, M.M, serta para pelaku usaha jasa boga dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Dalam Musda tersebut, Yunnatan Wijaya terpilih sebagai Ketua DPD APJI Provinsi Lampung periode 2026–2031.

Yunnatan menyampaikan bahwa visi kepemimpinannya sangat sederhana, yakni menjadikan APJI sebagai jembatan bagi para pengusaha jasa boga untuk berkembang, berdaya saing, dan profesional.

“Visi saya sederhana, bagaimana APJI bisa menjadi jembatan bagi para pengusaha jasa boga Indonesia, khususnya di Lampung, agar bisa naik kelas dan lebih profesional,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa APJI selama ini telah aktif mendukung program pemerintah, termasuk kerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai trainer bagi sekitar 30 ribu hingga 32 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya dalam bidang manajerial catering.

“Trainer manajerial catering itu berasal dari APJI. Di Lampung sendiri ada enam trainer yang terlibat langsung. Kami juga melakukan pendampingan dan pelatihan manajemen catering serta pembinaan dapur-dapur yang ada di daerah,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Ynantan, di Provinsi Lampung telah terbentuk sekitar 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APJI dan masih akan bertambah. Setiap DPC rata-rata membawahi sekitar 30 anggota pelaku usaha jasa boga.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah terhadap APJI sangat baik, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas layanan jasa boga. Namun, untuk penguatan organisasi di daerah, APJI tetap harus aktif turun langsung melakukan pembinaan dan konsolidasi.

“Kalau asosiasi, support dari pemerintah sangat baik. Tapi untuk pemilihan dan pembentukan DPD maupun DPC, kami harus terjun langsung ke daerah agar komunikasi dengan anggota bisa berjalan efektif,” pungkasnya.

Melalui Musda III ini, DPD APJI Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong standarisasi, inovasi, serta peningkatan kualitas SDM pelaku usaha jasa boga guna mendukung visi besar Indonesia Emas melalui sektor kuliner dan ekonomi kreatif.

Musda III DPD APJI Lampung Dorong Daya Saing dan Profesionalisme Jasa Boga Menuju Indonesia Emas



Bandar Lampung
– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III dengan tema “Meningkatkan Daya Saing dan Profesionalisme Jasa Boga melalui Standarisasi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas” untuk periode kepengurusan 2026–2031,Kegiatan ini berlangsung di Graha Pattimura Resto, Bandar Lampung, Rabu (21/1/2026).

Musda dihadiri Ketua Umum DPP APJI, Tashya Magenata Yukki, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, D.E., M.M., perwakilan Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Ir. Bani Isprianto, M.M., serta para pelaku usaha jasa boga, pengurus APJI, dan perwakilan instansi terkait.

Musda III ini menjadi momentum strategis bagi APJI Lampung untuk melakukan evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan program kerja lima tahun ke depan. Fokus utama yang diangkat meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penerapan standar mutu layanan, serta penguatan inovasi produk kuliner agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Ketua Pelaksana Musda III DPD APJI Lampung, Maryani, S.H., M.M., menegaskan bahwa standarisasi merupakan kunci utama dalam menghadapi persaingan industri jasa boga yang semakin kompetitif.
“Melalui sertifikasi, pelatihan, dan pembinaan berkelanjutan, para pelaku usaha jasa boga diharapkan mampu memberikan layanan yang profesional, higienis, serta memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran APJI sebagai wadah pengembangan kapasitas anggota, baik dari sisi manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan bisnis kuliner.

Selain pembahasan program strategis, Musda III ini juga mengagendakan pemilihan pengurus DPD APJI Lampung periode 2026–2031. Pengurus terpilih diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan zaman serta berkontribusi nyata dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui sektor ekonomi kreatif, khususnya industri jasa boga.

Melalui Musda III ini, DPD APJI Lampung diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun industri jasa boga yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.