Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2026

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026


Bandar Lampung
– Kodam XXI/Radin Inten menggelar kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Jl. Tengku Umar, Penengahan, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXI/Radin Inten, Ny. Asti Kristomei Sianturi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., Kapoksahli Pangdam XXI/RI Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A., para Danrem, para Asisten Kasdam XXI/RI, para Ka/Balakdam XXI/RI, serta para Dandim dan Danyonif jajaran Kodam XXI/Radin Inten.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Hymne Persit Kartika Chandra Kirana, penayangan video sejarah singkat Persit, prakata Ketua Panitia, hingga sambutan Pembina Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten. Acara juga diisi dengan penayangan sambutan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Mars Persit, doa, serta kegiatan tambahan berupa pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba, dan hiburan.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten selaku Pembina Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 kepada seluruh anggota Persit. Ia menegaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Persit sebagai pendamping prajurit sekaligus pilar ketahanan keluarga.

“Delapan dekade perjalanan Persit Kartika Chandra Kirana merupakan bukti nyata kontribusi besar dalam mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Darat. Saya berharap momentum ini semakin memperteguh semangat pengabdian yang tulus, inovatif, adaptif, dan responsif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya peran Persit dalam membangun keluarga yang harmonis dan tangguh, karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesiapan serta moril prajurit dalam menjalankan tugas, serta anggota persit yang Berprestasi mendapatkan hadiah umroh gratis dari Pangdam XXI/Radin Inten.

Peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026 ini menjadi momen strategis dalam memperkuat nilai-nilai kejuangan, loyalitas, dan dedikasi seluruh anggota Persit, sekaligus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung tugas TNI AD serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Tiga Asosiasi Media Siber di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama, Perkuat Peran Pers dan Kontrol Sosial


Bandar Lampung
, 21 April 2026 — Tiga asosiasi media siber di Provinsi Lampung yang merupakan konstituen Dewan Pers resmi bersepakat membentuk Sekretariat Bersama. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarorganisasi pers sekaligus mengedepankan peran media dalam menyajikan informasi yang valid dan berimbang kepada publik.

Ketiga asosiasi tersebut yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Kesepakatan pembentukan sekretariat bersama ini juga dilatarbelakangi oleh fenomena “no viral no justice” yang marak di media sosial, yang dinilai berpotensi menggeser peran pers dalam menyampaikan informasi yang terverifikasi.

Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, yang ditunjuk sebagai Koordinator Sekretariat Bersama, menyebut pembentukan wadah ini sebagai langkah bersejarah di Lampung.

“Ini menjadi kabar gembira sekaligus menandakan adanya jiwa besar dari masing-masing asosiasi untuk berkolaborasi demi mengawal kepentingan masyarakat. Kami melihat sekretariat bersama ini sebagai ‘rumah besar’ bagi media siber di Lampung,” ujar Donny di Sekretariat Bersama, Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung.

Ia berharap keberadaan sekretariat bersama yang didukung ratusan anggota media di 15 kabupaten/kota dapat menjadi saluran komunikasi dan informasi yang efektif, baik untuk internal maupun dalam mengawal kepentingan publik.

Sekretariat Bersama ini juga membentuk struktur kepengurusan yang terdiri dari koordinator, wakil koordinator, dan sekretaris, serta tiga divisi utama yakni Divisi Publikasi, Divisi Investigasi dan Cek Fakta, serta Divisi Advokasi.

Wakil Koordinator Sekretariat Bersama yang juga Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menegaskan bahwa fungsi kontrol sosial yang dijalankan tetap mengedepankan kode etik jurnalistik dan verifikasi berlapis.

“Kontrol sosial bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan kebijakan publik berjalan sesuai ketentuan. Jika ada yang melenceng, wajar untuk diingatkan agar kembali pada jalurnya,” jelasnya.

Sekretariat Bersama ini dijadwalkan akan segera dideklarasikan dalam waktu dekat, ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh masing-masing ketua asosiasi.
Sementara itu, Ketua AMSI Lampung, Hendri Std, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Sekretariat Bersama, menambahkan bahwa pihaknya akan membuka ruang partisipasi publik melalui berbagai kanal komunikasi.

“Kami akan menyediakan saluran pengaduan melalui WhatsApp dan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Ini untuk menampung aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan di Lampung,” ujarnya.

Ia juga memastikan perlindungan terhadap identitas pelapor menjadi prioritas utama, terutama bagi masyarakat yang merasa terancam.

Selain itu, Sekretariat Bersama akan fokus mengawal sejumlah program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

“Program-program ini menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga perlu dipastikan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Hendri.

OJK Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah, Perkuat Kebijakan SLIK


Jakarta
, 13 April 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan program prioritas nasional, khususnya pembangunan tiga juta rumah melalui penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) serta sinergi lintas kementerian dan pemangku kepentingan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta.

Friderica menjelaskan, OJK telah mengambil sejumlah langkah strategis melalui Rapat Dewan Komisioner guna mendukung implementasi program tersebut. Salah satunya adalah penyesuaian kebijakan SLIK, di mana informasi yang ditampilkan hanya mencakup kredit atau pembiayaan dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan plafon maupun baki debet debitur.

Selain itu, OJK juga menetapkan percepatan pembaruan status pelunasan pinjaman dalam SLIK menjadi maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan dilakukan. Kebijakan ini ditargetkan mulai diterapkan paling lambat akhir Juni 2026, guna mempercepat proses pengajuan pembiayaan perumahan.

“Percepatan pembaruan data ini penting untuk membantu pengembang dalam mempercepat proses pembiayaan perumahan,” ujar Friderica.

Dalam mendukung program tersebut, OJK juga memberikan akses kepada BP Tapera terhadap data SLIK sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran fasilitas pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat.

Tak hanya itu, OJK melalui pengawas sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun akan menerbitkan penegasan bahwa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi merupakan program prioritas pemerintah. Penegasan ini dinilai penting karena berkaitan dengan aspek penjaminan dalam pembiayaan perumahan.

Untuk memperkuat koordinasi, OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BP Tapera dan asosiasi pengembang.
Di sisi lain, OJK menegaskan bahwa data dalam SLIK tidak secara otomatis menentukan diterima atau ditolaknya pengajuan kredit. 

SLIK hanya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam analisis pembiayaan oleh lembaga jasa keuangan.
Sebelumnya, OJK juga telah menegaskan melalui surat resmi bahwa SLIK bersifat netral dan bukan daftar hitam. Tidak terdapat ketentuan yang melarang pemberian kredit kepada debitur dengan kualitas kredit selain lancar, terutama untuk pembiayaan bernilai kecil.

“OJK akan terus mendorong berbagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian program 3 juta rumah sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah,” tutup Friderica.
.

Senin, 20 April 2026

Peran Strategis Pers dalam Mengawal Asta Cita Pemerintah demi Kesejahteraan Rakyat


Lampung
- Pers memiliki posisi yang sangat vital dalam kehidupan demokrasi. Tidak hanya sebagai penyampai informasi, pers juga berfungsi sebagai pengawas, pengontrol, sekaligus jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, peran tersebut menjadi semakin penting, khususnya dalam mengawal arah kebijakan pemerintah yang terangkum dalam konsep Asta Cita—delapan agenda prioritas yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Asta Cita bukan sekadar dokumen visi, melainkan peta jalan pembangunan yang harus dikawal implementasinya secara konsisten dan transparan. Di sinilah pers dituntut untuk tidak bersikap pasif. Pers harus hadir sebagai institusi yang aktif, kritis, dan konstruktif dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan tujuan awalnya.

Pertama, pers berperan sebagai penyambung informasi yang akurat dan berimbang. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana kebijakan dijalankan, apa dampaknya, serta sejauh mana realisasinya. Tanpa informasi yang jernih, publik akan kehilangan arah dan kepercayaan terhadap pemerintah dapat menurun. Oleh karena itu, pers harus menjaga integritas dalam menyajikan fakta, bukan sekadar opini atau kepentingan tertentu.

Kedua, pers memiliki fungsi kontrol sosial. Dalam mengawal Asta Cita, pers tidak boleh ragu mengkritisi jika terjadi penyimpangan, ketidakefisienan, atau bahkan penyalahgunaan kekuasaan. Kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk meluruskan arah kebijakan agar tetap berpihak pada rakyat. Di sinilah profesionalisme dan independensi pers diuji.

Ketiga, pers juga berperan sebagai edukator publik. Banyak program pemerintah yang tidak sepenuhnya dipahami masyarakat. Pers dapat menjembatani hal ini dengan memberikan penjelasan yang komprehensif, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif berpartisipasi.

Keempat, pers harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah tanpa kehilangan sikap kritisnya. Kolaborasi yang sehat antara pers dan pemerintah akan menciptakan ekosistem informasi yang produktif. Namun, kemitraan ini tidak boleh mengorbankan prinsip independensi. Pers tetap harus berdiri di atas kepentingan publik, bukan kepentingan kekuasaan.

Di era digital saat ini, tantangan pers semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat seringkali tidak diimbangi dengan verifikasi yang memadai. Oleh karena itu, dalam mengawal Asta Cita, pers dituntut untuk lebih selektif, faktual, dan bertanggung jawab agar tidak ikut memperkeruh ruang publik dengan informasi yang menyesatkan.

Pada akhirnya, keberhasilan Asta Cita tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, tetapi juga oleh sejauh mana seluruh elemen bangsa, termasuk pers, menjalankan perannya secara optimal. Pers yang kuat, independen, dan profesional akan menjadi pilar penting dalam memastikan bahwa pembangunan benar-benar berpihak pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Dengan demikian, sudah saatnya pers tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai aktor utama dalam mengawal arah pembangunan bangsa—mengkritisi ketika perlu, mendukung ketika benar, dan selalu berpihak pada kepentingan publik.

Pupuk Disiplin, Nasionalisme, dan Dedikasi, Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Ikuti Upacara Bulanan


Bandar Lampung – 
Korem 043/Gatam secara rutin menggelar upacara bendera bulanan (17-an) yang diikuti prajurit dan PNS di lapangan Kompi Senapan B Yonif 143/TWEJ, Bandar Lampung, kegiatan yang dilaksanakan ini ditujukan untuk memupuk disiplin, nasionalisme, dan dedikasi para prajurit dan PNS dilingkungan TNI AD khususnya Korem 043/Gatam. 

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hartanto, S.E., M.Han., dan Komandan Upacara (Danup) Kapenrem 043/Gatam Kapten Inf Denny Cherliansyah, yang di hadiri para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dan/Ka Satdisjan Jajaran KOrem 043/Gatam dan Kabalakrem 043/Gatam.
  
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dalam amanatnya yang dibacakan Irup menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan seluruh personel TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, ditengah perkembangan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang dinamis dan kompleks.

“Dalam situasi ini, kesiapan dan kewaspadaan kita terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi, saya juga perlu mengingatkan ulang agar seluruh prajurit dan PNS TNI hati-hati dalam penggunaan media sosial. Banyak opini, berita bohong dan provokasi disebarkan di media sosial, lalu menjadi sumber perpecahan dan permusuhan antar komponen bangsa, “terangnya. 

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI harus menjaga institusi TNI dengan menyampaikan hal-hal positif melalui media sosial. Para prajurit dan PNS TNI juga perlu memiliki kepedulian untuk ikut menjawab dengan santun ketika institusi TNI dirugikan di media sosial.

“Para Prajurit dan PNS TNI, yang saya banggakan, Tugas TNI ke depan bukan semakin ringan. Hal ini seiring dengan dinamika lingkungan strategis global, regional dan nasional yang semakin kompleks. Maka, “

Sebagai penutup amanatnya Panglima TNI juga menyampaikan beberapa hal yang harus dipedomani oleh Prajurit dan PNS TNI, sebagai berikut :

Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Kedua, Ikuti perkembangan lingkungan strategis global, regional dan nasional, untuk membangun kewaspadaan satuan terhadap ancaman di wilayah masing-masing.

Ketiga, Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, selalu taat hukum, serta menjaga kehormatan TNI dimanapun bertugas.

Keempat, Bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial.

Kelima, Setiap Prajurit TNI harus terus menjadi pioner dalam membangun kinerja TNI yang “Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif”, ditengah perubahan lingkungan strategis yang dinamis.

Minggu, 19 April 2026

Ratusan Personel Gabungan Grebek Sungai Bandar Lampung, Fokus Perbaikan Tanggul dan Kebersihan Aliran


BANDAR LAMPUNG
– Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/KBL menggelar aksi “Grebek Sungai” secara serentak di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI dalam mitigasi bencana sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan personel gabungan dari Yon TP 943/DPC dan Yon TP 848/SPC diterjunkan ke lokasi sasaran. Mereka melakukan normalisasi aliran sungai serta perbaikan tanggul yang rusak akibat cuaca ekstrem.

Kegiatan difokuskan pada perbaikan talud atau tanggul yang jebol serta pembersihan sampah yang menghambat aliran air di enam titik strategis.

Di wilayah Kedaton (sasaran I, II, dan III), tepatnya di Gang Patria dan Jalan Kelinci, personel melakukan pembersihan material talud yang jebol, pemecahan batu reruntuhan, serta penggalian pondasi sepanjang 22 meter. Selain itu, dilakukan pembongkaran pondasi lama yang rusak untuk pembangunan kembali.

Sementara di wilayah Way Halim (sasaran IV dan V), yang mencakup Jagabaya I dan II di Gang Sekitu dan Jalan Tidore, personel fokus mengangkat batu belah sisa banjir dan membersihkan sampah sungai. Tim juga melakukan penggalian pondasi baru sepanjang 30 meter guna memperkuat tanggul agar mampu menahan debit air.

Adapun di wilayah Bumi Waras (sasaran VI), tepatnya di Jalan Pandawa, Kelurahan Garuntang, menjadi titik dengan konsentrasi personel terbesar, yakni 68 orang. Di lokasi ini, personel membantu warga membersihkan reruntuhan rumah terdampak, mengangkat sampah di sekitar permukiman, serta mengumpulkan batu kali untuk pembangunan kembali tembok penahan air yang roboh.

Hingga kegiatan berlangsung, personel TNI bersama masyarakat tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di setiap titik. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi sungai secara optimal, terutama menjelang puncak musim hujan mendatang.

Kodam XXI/Radin Inten Gelar “Grebek Sungai” di Bandar Lampung, Antisipasi Banjir Musiman


Bandar Lampung
– Dalam upaya mengatasi banjir yang kerap melanda saat musim hujan, prajurit Kodam XXI/Radin Inten melaksanakan kegiatan “Grebek Sungai” di sejumlah titik rawan banjir di Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan ini melibatkan ratusan personel TNI yang difokuskan pada perbaikan tanggul sungai, pembersihan aliran air, serta penanganan talut yang rusak akibat terjangan banjir. 

Sebanyak 100 personel dari Yon TP 943/DPC Lampung Timur dan 100 personel dari Yon TP 848/SPC Lampung Tengah turut diterjunkan dalam aksi tersebut, dengan dukungan 2 unit bus dan 2 unit truk dari pemerintah daerah.

Aksi di lapangan dibagi ke dalam enam sasaran utama yang tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Kedaton, Way Halim, hingga Bumi Waras.

Pada Sasaran I di Gang Patria, Kelurahan Kedaton, prajurit melakukan perbaikan tanggul sepanjang 29 meter. Kegiatan meliputi pembersihan sampah sungai, pengangkatan batu runtuhan, penggalian pondasi sepanjang 22 meter, hingga pembongkaran pondasi yang rusak.

Selanjutnya, Sasaran II dan III yang berada di Jalan Kelinci, Kelurahan Kedaton, difokuskan pada pembersihan material talut yang jebol, pengangkatan material, serta perapian pondasi di titik terdampak.

Di Sasaran IV wilayah Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, personel melakukan pembersihan material talut yang roboh, pengangkatan batu belah, serta perbaikan pondasi penahan air.

Sementara itu, Sasaran V di Jalan Tidore, Jagabaya II, mencakup perbaikan sepanjang 30 meter dengan kegiatan pembersihan sungai, penggalian pondasi, dan pengangkatan material runtuhan.

Adapun Sasaran VI di wilayah Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, difokuskan pada pembersihan sampah dan reruntuhan rumah warga terdampak banjir, sekaligus pengumpulan batu kali untuk pembangunan kembali tembok penahan air yang roboh.

Kegiatan “Grebek Sungai” ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi bencana banjir. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperlancar aliran sungai serta meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

Selain sebagai respons cepat terhadap kondisi lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan.

Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan, termasuk dalam penanggulangan bencana alam.

Sabtu, 18 April 2026

Kejurprov ORADO Lampung 2026 Piala Gubernur Digelar, Siapkan Atlet Terbaik ke Kejurnas


Bandar Lampung
– Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Lampung menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Lampung 2026 Piala Gubernur di Balai Keratun Lantai 3, Komplek Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu (18/4/2026).

Ajang tersebut menjadi momentum penting dalam menjaring atlet domino terbaik yang akan mewakili Lampung pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO Pusat yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 di Puncak, Bogor.

Sebanyak 66 atlet dari enam kabupaten/kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam kejuaraan ini. Para peserta bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menjadi delegasi resmi Pengprov ORADO Lampung di tingkat nasional.

Ketua Pengprov ORADO Lampung, Budhi Darmawan, mengatakan perkembangan organisasi ORADO di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Menurutnya, dalam waktu tiga bulan, ORADO telah terbentuk di 38 provinsi dan lebih dari 50 persen kabupaten/kota di Indonesia.

“Melalui Kejurprov ini, kami ingin menjaring atlet-atlet terbaik Lampung yang nantinya akan tampil di Kejurnas. Kami optimistis Lampung mampu bersaing dan menunjukkan prestasi di level nasional,” ujar Budhi.

Ia menegaskan, Pengprov ORADO Lampung berkomitmen terus mengembangkan potensi atlet domino di daerah agar cabang olahraga tersebut semakin maju dan diminati masyarakat.

“Kami ingin olahraga domino di Lampung berkembang pesat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurprov ORADO 2026.

Menurutnya, domino merupakan olahraga yang dekat dengan masyarakat dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai cabang olahraga prestasi.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh perkembangan seluruh cabang olahraga, termasuk domino, agar Lampung mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat lokal maupun nasional,” kata Descatama.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov ini, ORADO Lampung diharapkan semakin solid dalam membangun ekosistem olahraga domino sekaligus memperluas pembinaan atlet menuju panggung nasional.

Jumat, 17 April 2026

Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia


Hong Kong
, 14 April 2026 – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi di kancah global dengan meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026. Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI) dalam acara yang diselenggarakan di Hong Kong. 

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,49 triliun. 

Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pegadaian dalam mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance ke dalam strategi pendanaan perusahaan, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan mendukung inklusi keuangan.

Penilaian dilakukan oleh tim juri independen berdasarkan aspek inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit, serta keberhasilan eksekusi di pasar modal. 
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berdampak sosial.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia, yakni menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui solusi keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

“Melalui berbagai inovasi dan instrumen keuangan yang kami hadirkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus MengEMASkan Indonesia, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Novryandi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pegadaian dengan para mitra strategis. Dalam proses penerbitan instrumen ini, PT Pegadaian didukung oleh jajaran Joint Lead Underwriters (JLU), diantaranya PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas. 

Melalui keberhasilan ini, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kepercayaan investor dan nasabah, sekaligus menjadi role model dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank di Asia Tenggara.

Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.

Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).

Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.

Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.

Kamis, 16 April 2026

Danrem 043/Gatam Ikuti Rakornis TMMD - 128 TA. 2026 Bersama Waaster Kasad


Bandar Lampung
- Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han.,mengikuti Rapat Koordinasi (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Ta. 2026, secara virtual bertempat di Kantor Korem 043/Gatam Jl. Imam Bonjol No Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. Kamis (16/04/2026)
 
Rakornis TMMD dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan TMMD tersebut, Rakornis ini mengambil tema, "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negri di Desa", dan akan dilaksanakan di 47 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat.

TMMD ke-128 Ta. 2026, Korem 043/Gatam akan dilaksanakan wilayah Kodim 0424/TGM, di Pekon Kali Miring Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus dan pembukaannya akan di laksanakan di lapangan Pekon Kali Miring pada tanggal 22 April 202.

Aster Kasad dalam sambutannya yang di bacakan Waaster Kasad Bidang Renminter Brigjen TNI Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa Rakornis TMMD ini untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan TMMD ke -128 Ta. 2026, akan di laksanakan di 47 Kabupaten dan Kota guna memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat.

"Harapan kita kegiatan TMMD ini memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan peran Aktif Masyarakat, kegiatan TMMD akan hadir juga pemrograman Non fisik yang lebih Inovatif dan Aplikatif. Rakornis ini sebagai momentum berbagi pengalaman dan ide positif sehingga memberikan dampak yang lebih Signifikan, selain dari pada itu kegiatan ini juga merupakan momentum bagi Dansat dan Wartawan untuk menunjukan karya terbaiknya dalam berinovasi dan meningkatkan Publikasi TMMD, "tegasnya.

Sementara itu Danrem 043/Gatam dikesempatan tersebut menyampaikan, melalui TMMD ke-128 Ta. 2026, TNI akan hadir dan menyatukan langkah dengan masyarakat untuk membangun daerah, terutama di wilayah Provinsi Lampung. Melalui program TMMD dapat membantu pemerintah daerah dan sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat. 

"Kami berharap dengan keberadaan program TMMD ini, semoga dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga khususnya masyarakat Lampung, " pungkasnya.
 
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanggamus, Sekretaris Bappeda Kabupaten Tanggamus, Kadis PMD Kabupaten Tanggamus, Kasiter Kasrem 043/Gatam dan Dandim 0424/TGM.

Rabu, 15 April 2026

Babinsa Jadi Garda Terdepan, Serka Sunarya Sigap Tangani Banjir


Bandar Lampung
– Hujan lebat yang mengguyur Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir serta ancaman ambruknya talut di Gang Sekitu, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Sabtu (15/4/2026).

Di tengah kepanikan warga, sosok Babinsa Kelurahan Jagabaya I, Serka Sunarya, tampil sigap menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat.

Sejak pagi, Serka Sunarya dari Koramil 04/TKT langsung turun ke lokasi terdampak. Ia tidak hanya memantau kondisi, tetapi juga membantu mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, ia turut bergotong royong bersama warga memperkuat talut yang nyaris runtuh, sekaligus mendistribusikan bantuan beras dari pemerintah kepada puluhan kepala keluarga yang terdampak banjir.

Langkah cepat lainnya yang dilakukan adalah mengoordinasikan warga membuat saluran air darurat dan tanggul sementara menggunakan karung pasir. Upaya ini terbukti efektif menahan laju air dan mencegah kerusakan yang lebih parah sebelum tim dari dinas terkait tiba di lokasi.

“Pak Babinsa tidak hanya memberi arahan, beliau ikut mengangkat batu dan membersihkan lumpur. Bahkan beliau membagikan beras langsung ke rumah-rumah. Kami benar-benar merasakan kehadiran TNI,” ungkap Rukmini (52), salah satu warga setempat.

Pada sore hari sekitar pukul 15.50 WIB, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung lokasi terdampak. Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi khusus kepada Serka Sunarya yang dinilai sigap dan responsif dalam membantu masyarakat.

“Talut ini akan segera kami perbaiki secara permanen. Namun yang paling penting adalah ketangguhan aparat kewilayahan seperti Pak Serka Sunarya. Beliau adalah mata dan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Kegiatan penanganan banjir dan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar berkat sinergi antara Babinsa, aparat pemerintah, Linmas, serta perangkat lingkungan setempat. Sebanyak 75 paket beras berhasil disalurkan kepada warga terdampak.
Sementara itu, Kodim 0410/KBL melalui laporan dari Koramil 04/TKT menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Serka Sunarya.

“Serka Sunarya telah membuktikan bahwa Babinsa adalah sahabat masyarakat, hadir bukan hanya saat latihan, tetapi juga di saat sulit. Ini menjadi teladan bagi prajurit lainnya,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.

Kehadiran Babinsa di tengah bencana ini kembali menegaskan pentingnya peran aparat teritorial dalam menjaga keselamatan dan ketahanan masyarakat di wilayah binaannya.

Selasa, 14 April 2026

Danrem 043/Gatam Sambut Kunker Pangdam XXI/RI ke Unit Pengelola Irigasi (UPI) Way Rarem Lampung Utara


Lampung
- Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI, Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menyambut kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos.,M.Si (Han), beserta rombongan di Kantor Unit Pengelola Irigasi (UPI) Bendungan Way Rarem Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara. Selasa (14/04/2026) 

Usai melaksanakan transit dan ramah tamah. Pangdam XXI/RI, PJU Jajaran Kodam XXI/RI, Bupati Lampung Utara, Wakil Bupati Lampung Utara, Kepala BBWS, Danrem 043/Gatam dan Forkopimda Kabupaten Lampung Utara menuju Kantor Pengelola Irigasi (UPI) Way Rarem di wilayah lampung utara untuk melaksanakan kunjungan kerja.

Bupati Lampung Utara Drs. Hamartono Ahadis, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan, terkait rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di kawasan Way Rarem, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, sejak awal telah menyatakan dukungan penuh atas dibentuknya Brigif TP. 

" Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan kewilayahan sekaligus mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami juga melihat bahwa pembangunan Brigif TP di wilayah Way Rarem ini tidak hanya memiliki nilai strategis dalam aspek pertahanan, tetapi juga akan memberikan multiplayer effect yang signifikan bagi perekonomian daerah, "

"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara siap untuk berkolaborasi dan berkoordinasi secara aktif dalam mendukung realisasi pembangunan Brigif TP ini. Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah akan menjadi kunci strategis. Berkaitan dengan Bendungan Way Rarem yang terletak di Kabupaten Lampung Utara, kami memandang bahwa bendungan ini memiliki peran yang sangat penting sebagai infrastruktur strategis, tidak hanya sebagai sumber daya air, tetapi juga sebagai penopang utama sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah sekitar, " tuturnya.

Sementara itu Kepala BBWS Dr. Ir Elroy Koyari, S.T., M.T., dalam sambutannya dan paparannya menyampaikan sekilas tentang gambaran Irigasi Way Rarem, serta sistem jaringan irigasi yang terdiri dari saluran primer sepanjang 63,50 km dan saluran sekunder sepanjang 158,95 km. Sumber air utama berasal dari Bendungan Way Rarem yang dialirkan melalui intake menuju saluran induk Rarem, kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah layanan.

"Secara keseluruhan, sistem ini dirancang untuk mendukung distribusi air secara optimal, meningkatkan efisiensi pengairan, serta menunjang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan di wilayah layanan irigasi Way Rarem. Data teknis Bendungan Way Rarem Bendungan dibangun pada tahun 1981, panjang bendungan 1.600 M dan luas daerah tangkapan air (DTA) sebesar 328 km², "terangnya.

Ditempat yang sama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi S.Sos.,M.Si (Han), dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh prajurit jajaran Kodam XXI/Radin Inten untuk menjaga dan merawat Bendungan Way Rarem serta jaringan irigasi dengan penuh tanggung jawab.

"Pastikan distribusi air teраt sasaran, jangan sampai ada lahan pertanian yang kekurangan air, tingkatkan koordinasi antar instansi, jangan berjalan sendiri-sendiri. TNI di wilayah harus proaktif, turun langsung membantu petani dan masyarakat,"tegas Pangdam.

Usai melaksanakan kunjungan kerjanya di Kantor Pengelola Irigasi (UPI) Way Rarem, Pangdam XXI/RI, PJU Jajaran Kodam XXI/RI, Bupati Lampung Utara, Wakil Bupati Lampung Utara, Kepala BBWS, Danrem 043/Gatam dan Forkopimda Kabupaten Lampung, melanjutkan kegiatan meninjau Bendungan Way rarem dan lokasi Mako Brigif TP 45/SB Lampung Utara.

Jumat, 10 April 2026

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas


BANDAR LAMPUNG
— Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung periode 2025–2030 resmi dilantik di Balai Keratun Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (10/4/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi pers, serta pemangku kepentingan daerah.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah, serta sejumlah tokoh organisasi media, akademisi, dan unsur Forkopimda yang mewakili instansi masing-masing.

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran JMSI Lampung dalam membangun ekosistem media siber yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk tantangan digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).

Novriwan: Perkuat Organisasi dan Tiga Program Digital JMSI Lampung

Ketua JMSI Lampung Achmad Novriwan menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan perbaikan organisasi secara berkelanjutan sebagai fondasi utama penguatan peran media di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap tiga inisiatif program digital JMSI Lampung yang digagas oleh pengurus bidang platform digital, Andri Supriyandi.

Tiga program tersebut meliputi:

1. Pengembangan aplikasi agregator news untuk meningkatkan nilai dan distribusi media lokal Lampung


2. Pembangunan aplikasi ojek online sebagai bagian dari ekosistem digital berbasis daerah


3. Pembangunan sistem “single hosting media JMSI” sebagai portal terintegrasi media di Lampung



Novriwan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memfasilitasi tempat pelantikan serta seluruh tamu undangan yang hadir dari berbagai unsur organisasi dan lembaga.

Teguh Santosa: Dorong Kemandirian Platform Digital Nasional

Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap inovasi JMSI Lampung, khususnya kepada kepemimpinan Achmad Novriwan yang dinilai aktif melahirkan berbagai program strategis yang sejalan dengan agenda JMSI nasional.

Ia menegaskan pentingnya membangun platform digital alternatif agar Indonesia tidak terus bergantung pada platform global seperti Google. Menurutnya, sejumlah negara maju seperti Tiongkok dan Korea Selatan telah lebih dahulu membangun ekosistem digital mandiri.

Selain itu, Teguh juga mengajak insan JMSI untuk menghadirkan informasi yang produktif dan konstruktif di tengah tantangan disinformasi global, serta menghindari konten yang berpotensi memecah belah bangsa.

Sekdaprov Lampung: Media Harus Adaptif dan Berintegritas

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan dalam kesempatan tersebut mengajak JMSI untuk bijak menghadapi tantangan transformasi digital, khususnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Ia menekankan pentingnya verifikasi dan integritas media dalam menyajikan informasi kepada publik. Selain itu, ia mendorong JMSI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi dan partisipasi publik terhadap program pembangunan di Lampung.

“Media harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penguat literasi publik dan pembangunan daerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Dihadiri Berbagai Unsur Strategis

Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua TP Pembangunan Provinsi Lampung Nurhasanah, Ketua Sikambara Lampung Junaedi, Ketua IJP Lampung Abung Mamasa, Kadis Kominfotik Lampung Ganjar Jationo, Ketua Laskar Merah Putih Lampung Johan Nasri, serta perwakilan bupati/wali kota se-Lampung, rektor perguruan tinggi, KPU, Bawaslu, Forkopimda, hingga kepala OPD dan lembaga vertikal lainnya.

Acara berlangsung khidmat dan menjadi penanda penguatan kolaborasi antara insan pers, pemerintah, dan seluruh elemen pembangunan daerah dalam menghadapi era digital yang semakin dinamis. (*).

Kamis, 09 April 2026

Apindo Harap Proses Hukum PSMI Tidak Ganggu Operasional Perusahaan dan Stabilitas Ekonomi Daerah


Bandarlampung
— Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung berharap proses hukum yang tengah dijalani oleh PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) di Kejaksaan Tinggi Lampung tetap berjalan secara profesional tanpa mengganggu operasional perusahaan maupun hak-hak petani plasma.

Ketua Umum DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian, menegaskan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung. Namun demikian, ia mengingatkan agar penanganan perkara tersebut tetap memperhatikan dampaknya terhadap kegiatan usaha dan ekosistem ekonomi yang lebih luas.

“Apindo menghargai proses hukum yang dilakukan oleh Kejati Lampung. Namun kami berharap proses tersebut tidak sampai mengganggu operasional perusahaan, karena hal ini berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha, tenaga kerja, serta petani plasma,” ujarnya dalam rapat bersama jajaran pengurus Apindo Lampung, Rabu (8/4).

Menurut Ary, keberadaan PT PSMI tidak hanya berpengaruh pada internal perusahaan, tetapi juga menyangkut kehidupan banyak pihak, mulai dari karyawan, mitra usaha, hingga para petani plasma yang menggantungkan penghasilan mereka pada aktivitas perusahaan tersebut. Oleh karena itu, stabilitas operasional dinilai sangat penting untuk menjaga roda perekonomian daerah tetap berjalan.

“Operasional perusahaan harus tetap dijaga, karena dampaknya sangat luas terhadap stabilitas ekonomi daerah. Jangan sampai ada efek domino yang merugikan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Apindo Lampung juga mengimbau para petani plasma untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi massa yang berpotensi memperkeruh situasi. Ary menilai, penyelesaian persoalan sebaiknya dilakukan melalui jalur dialog dan mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh pihak, khususnya petani plasma, untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban. Mari kita percayakan proses ini kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi, Apindo Lampung juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan kepada PT PSMI apabila diperlukan. Hal ini mengingat perusahaan tersebut merupakan bagian dari anggota Apindo.

“PT PSMI adalah anggota Apindo, sehingga kami siap memberikan pendampingan atau advokasi guna membantu mencarikan solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi,” ungkap Ary.

Apindo berharap, melalui pendekatan yang bijak dan kolaboratif antara aparat penegak hukum, perusahaan, dan masyarakat, persoalan ini dapat diselesaikan tanpa menimbulkan gejolak yang berdampak luas terhadap iklim investasi di Provinsi Lampung.

Dengan demikian, kepercayaan investor tetap terjaga, kegiatan usaha berjalan normal, serta kesejahteraan masyarakat Lampung khususnya petani plasma di Kabupaten Waykanan sekitar dapat terus terlindungi.

Sekretaris DPP Apindo Lampung, Yanuar Irawan, menambahkan, Apindo akan berkomunikasi dengan PT.PSMI untuk mengetahui persoalannya secara utuh. Apindo berharap masalah yang muncul tidak sampai mengganggu stabilitas ekonomi maupun investasi di Lampung.

"Apindo menghormati proses hukum yang ada. Tapi Apindo berharap operasional perusahaan tidak terganggu agar stabilitas investasi dan ekonomi di daerah tidak terganggu," ungkapnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Lampung, Ardiansah, menjelaskan, Apindo berharap menajemen PT.PSMI dan Kejati Lampung sama-sama memastikan operasional perusahaan tidak terganggu.

 Sebab operasional perusahaan berkaitan langsung dengan hak-hak petani plasma, karyawan dan iklim investasi di daerah."Jadi Apindo berharap semua pihak menghargai proses hukum yang ada, tapi juga sama-sama memastikan operasional perusahaan tidak terganggu," pungkasnya.

Rabu, 08 April 2026

Perkuat Sinergi, Danrem 043Gatam Dampingi Pangdam XXI/RI Silaturahmi dan Halal Bihalal Bersama Ulama dan Masyarakat


Lampung
- Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki,S.E., M.Han., mendampingi Pangdam XXl/RI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., beserta rombongan bersilaturahmi sekaligus Halal Bihalal bersama para alim ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. Rabu (08/04/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 0411/KM, Kelurahan Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, dengan tema "Bersama Rakyat dan Ulama TNI Kuat", dengan tujuan untuk mempererat sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan stabilitas keamanan (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. 

Pangdam XXI/RI Mayjend TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Negara Indonesia adalah negara yang sangat kaya, namun kita harus waspada, banyak negara lain yang tidak ingin melihat indonesia menjadi negara yang besar dan akan berupaya membuat indonesia pecah.

"Dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah, negara membentuk sistem pertahanan yang diatur melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia. Dalam undang-undang tersebut, Tentara Nasional Indonesia memiliki tugas pokok untuk mempertahankan keadaan nagara, melindungi segenap bangsa, serta menjaga keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,"terangnya.

Selanjutnya Pangdam menyampaikan komitmen Kodam XXI/RI dalam membangun Provinsi Lampung melalui sinergitas dengan Forkopimda, yakni dengan pola pembangunan berbasis Lima Pilar yakni, ketahanan pangan, konektivitas, SDM, mitigasi, dan pentahelix), serta peningkatan profesionalisme prajurit, selain itu Pangdam juga menegaskan bahwa tolak ukur keberhasilan adalah penurunan angka kriminalitas dan rasa aman masyarakat. 

Dikesempatan tersebut juga KH. Muali Irsyam S.Pd.I., selaku Ketua LP Ma'arif PCNU dan tokoh agama Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan halal bi halal adalah momentum silaturahim kebangsaan, untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan halal bi halal ini beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung Tengah untuk senantiasa bahu membahu, bersatu padu meningkatkan pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Lampung Tengah.

Dr. H. Mustofa M.H., selaku tokoh masyarakat juga menyampaikan bahwa acara halal bihalal yang di laksanakan di Kodim 0411/KM Terbanggi Besar, merupakan momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, "Semoga pertemuan ini menjadi jalan untuk membersihkan hati, serta meningkatkan kekeluargaan dan solidaritas di antara kita, "tuturnya.

Sementara itu Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung Achmad Saefulloh,, S.H., M.H., dalam sambutannya mewakili Gubernur Lampung menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara Pemprov Lampung dan TNI (Kodim/Kodam) sebagai fondasi utama menjaga kondusivitas, keamanan, dan mendukung percepatan pembangunan, terutama dalam ketahanan pangan dan infrastruktur. 

"Gubernur Lampung sangat mengapresiasi peran aktif TNI dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan kultural dan pembangunan. Sinergi ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, serta mitigasi lingkungan untuk mendukung visi "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas", Kolaborasi dengan TNI diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan sehingga program pembangunan infrastruktur dapat berjalan tanpa hambatan, "pungkasnya.

Sabtu, 04 April 2026

Grand Opening Klinik Lalita, Hadirkan Layanan Tumbuh Kembang Anak di Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Klinik khusus tumbuh kembang anak, Klinik Lalita, resmi dibuka dalam acara grand opening yang digelar pada Sabtu (4/4/2026) di kawasan Rawalaut, Enggal, Kota Bandar Lampung. Kehadiran klinik ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan layanan terapi tumbuh kembang anak yang selama ini masih terbatas.

Pendiri sekaligus konsultan tumbuh kembang anak,Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K)mengungkapkan bahwa tingginya kebutuhan layanan terapi di daerah ini sering kali tidak diimbangi dengan ketersediaan fasilitas yang memadai. Akibatnya, banyak anak harus masuk daftar tunggu (waiting list), sehingga intervensi yang diberikan tidak dapat berjalan optimal.

“Banyak anak yang seharusnya mendapatkan terapi beberapa kali dalam seminggu, justru hanya bisa satu kali dalam seminggu bahkan dua kali dalam sebulan. Hal ini tentu berdampak pada pencapaian perkembangan anak yang kurang maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tumbuh kembang anak mencakup dua aspek utama, yakni pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan berkaitan dengan kondisi fisik seperti berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala. Sementara itu, perkembangan meliputi kemampuan bicara, motorik kasar dan halus, hingga aspek perilaku dan sosial anak.

Salah satu kasus yang paling serin
g ditemui adalah keterlambatan bicara. Menurutnya, pada usia dua tahun, anak idealnya sudah mampu mengucapkan sekitar 50 hingga 100 kata serta mulai menyusun kalimat sederhana. Jika kemampuan tersebut belum tercapai, maka diperlukan evaluasi dan intervensi sedini mungkin.

“Jika di usia dua tahun anak belum bisa bicara sesuai tahapannya, maka perlu dicari penyebabnya dan segera dilakukan terapi,” jelasnya.

Klinik Lalita sendiri bukan yang pertama didirikan. Sebelumnya, layanan serupa telah hadir di beberapa kota besar seperti Bekasi, Alam Sutera, Cibubur, dan Cempaka Putih. Kehadiran cabang di Bandar Lampung menjadi yang kelima dan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan layanan terapi.

Dokter Rini berharap Klinik Lalita dapat membantu anak-anak dengan keterlambatan perkembangan agar mampu mencapai kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuan utama kita adalah anak bisa mandiri, tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain, dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik,” katanya.

Ia juga mengimbau para orang tua, khususnya yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus, agar tidak ragu untuk berkonsultasi. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan terapi yang dijalani anak.

“Terapi di klinik mungkin hanya dua atau tiga kali dalam seminggu, tetapi yang paling utama adalah pengulangan di rumah oleh orang tua. Jangan hanya mengandalkan terapi, karena peran keluarga sangat menentukan perkembangan anak,” tegasnya.

Sementara itu, Erlina, salah satu masyarakat yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik hadirnya Klinik Lalita di Bandar Lampung. Ia menilai fasilitas ini akan sangat membantu para orang tua dalam mendapatkan layanan terapi yang lebih mudah diakses.

Dengan hadirnya Klinik Lalita di Bandar Lampung, diharapkan akses layanan tumbuh kembang anak semakin luas serta mampu membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Provinsi Lampung.

Kamis, 02 April 2026

Inflasi Lampung Maret 2026 Terkendali, Bank Indonesia Perkuat Strategi 4K


Bandar Lampung
– Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Maret 2026 mencatat inflasi sebesar 0,19 persen secara bulanan (month to month/mtm), lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 0,36 persen (mtm). Angka ini juga sejalan dengan rata-rata inflasi Februari dalam tiga tahun terakhir yang berada di level 0,19 persen (mtm).

Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Lampung tercatat sebesar 1,16 persen, jauh lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga di Lampung masih relatif terkendali.

Kenaikan inflasi Maret 2026 terutama dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok transportasi. Sejumlah komoditas utama yang memberikan andil inflasi di antaranya daging ayam ras (0,05 persen), bensin (0,04 persen), telur ayam ras (0,03 persen), dan beras (0,03 persen).

Peningkatan harga pangan tersebut dipengaruhi oleh naiknya permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026. Sementara itu, kenaikan harga bensin terjadi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina per 1 Maret 2026, seiring dinamika harga minyak global.

Di sisi lain, laju inflasi yang lebih rendah turut dipengaruhi oleh penurunan harga beberapa komoditas. Cabai merah dan tomat masing-masing memberikan andil deflasi sebesar -0,09 persen dan -0,02 persen (mtm), didorong oleh meningkatnya pasokan dari sentra produksi di wilayah Lampung seperti Pesawaran dan Lampung Tengah.

 Penurunan harga emas dunia juga berimbas pada turunnya harga emas perhiasan dengan andil -0,02 persen (mtm).

Ke depan, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Lampung memprakirakan inflasi tetap berada dalam rentang sasaran nasional 2,5±1 persen (yoy) hingga akhir 2026. Namun, sejumlah risiko masih perlu diwaspadai.

Dari sisi inflasi inti, tekanan berpotensi muncul akibat peningkatan permintaan seiring realisasi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2025 sebesar 5,35 persen yang berlangsung bertahap sepanjang 2026, serta kenaikan harga emas dunia di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Sementara itu, dari sisi volatile food, risiko berasal dari rendahnya realisasi tanam akibat curah hujan tinggi pada Maret 2026 yang berpotensi menekan hasil panen pada triwulan II. Selain itu, prakiraan curah hujan rendah pada April–September serta potensi El Nino lemah di semester II juga dapat memengaruhi produksi pangan dan hortikultura.

Adapun dari sisi administered prices, risiko inflasi dipicu oleh potensi kenaikan harga BBM akibat gejolak harga minyak dunia serta dampak lanjutan penyesuaian tarif Tol Lampung ruas Bakauheni–Terbanggi Besar terhadap biaya transportasi dan harga komoditas lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K.
Pada aspek keterjangkauan harga, langkah yang dilakukan antara lain operasi pasar beras/SPHP secara terarah serta penguatan monitoring harga dan pasokan komoditas strategis. Dari sisi ketersediaan pasokan, upaya diperkuat melalui perluasan Toko Pengendalian Inflasi, kerja sama antar daerah, serta percepatan program swasembada pangan.

Untuk menjaga kelancaran distribusi, pemerintah mendorong perbaikan infrastruktur distribusi pangan serta implementasi program Mobil Transportasi Operasi Pasar (TOP) dan subsidi ongkos angkut. Sementara pada aspek komunikasi efektif, dilakukan koordinasi rutin TPID, penguatan komunikasi publik, serta optimalisasi sistem informasi pangan berbasis digital.

Dengan berbagai langkah tersebut, stabilitas harga di Provinsi Lampung diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih penuh ketidakpastian.

Danrem 043/Gatam Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda, Dorong Peningkatan Ekonomi Warga Lamtim


LAMPUNG TIMUR
– Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M. Han.,menghadiri prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program strategis Kodam XXI/Radin Inten dalam mempercepat mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung.

 *Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat* 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto yang mewakili Pangdam XXI/RI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini menjadi bukti kehadiran prajurit dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya saat membacakan amanat Pangdam.

Ia juga menambahkan bahwa proyek ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/RI yang mencakup Provinsi Lampung dan Bengkulu sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional.

 *Dorong Kesejahteraan Masyarakat* 

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa keberadaan jembatan gantung ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses yang selama ini terbatas.

“Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang dibangun melalui semangat gotong royong.

“Pembangunan ini kita kerjakan bersama. Setelah selesai, mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

 *Sinergi Lintas Sektor* 

Kegiatan ground breaking yang dimulai pukul 09.41 WIB tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan berbagai unsur terkait, di antaranya Wakil Gubernur Lampung, Wakil Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD Lampung Timur, Kapolres dan Kajari Lampung Timur, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan masyarakat ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Timur.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan menjadi solusi konkret atas tantangan geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Desa Kali Pasir dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi daerah.

Senin, 30 Maret 2026

DANREM 043/GATAM Tekankan Disiplin Dan Profesionalisme Prajurit Dalam Apel Luar Biasa


BANDAR LAMPUNG
– Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Sumarlin Marzuki, menegaskan pentingnya penguatan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme bagi seluruh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan TNI. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Luar Biasa yang digelar di Lapangan Upacara Kompi B Yonif 143/TWEJ, Bandar Lampung, Senin (30/03/2026).

Dalam arahannya, Danrem menekankan bahwa setiap prajurit TNI harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, integritas, etika, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas merupakan fondasi utama dalam menjaga kehormatan institusi.

“Sebagai prajurit Korem 043/Garuda Hitam, kita dituntut untuk selalu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya di hadapan ratusan personel.

Selain itu, Sumarlin Marzuki juga menyoroti pentingnya memperkuat soliditas internal serta meningkatkan sinergitas antar-instansi. Ia menyebut, keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI di wilayah Lampung tidak terlepas dari kolaborasi yang harmonis dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat.

Apel Luar Biasa yang dirangkaikan dengan Jam Komandan ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggota. Kegiatan tersebut tidak hanya digunakan untuk menyampaikan kebijakan strategis, tetapi juga sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satuan dalam periode terakhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Korem 043/Gatam, di antaranya Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hartanto, para Kepala Seksi (Kasi) Kasrem, Perwira Seksi (Pasi) Korem, serta para Komandan dan Kepala Satuan Balak Aju Korem 043/Gatam.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel diharapkan semakin meningkatkan kesiapan mental, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

 Dengan demikian, setiap prajurit mampu memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

REKATKAN UKHUWAH: Danrem 043/Gatam dan Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H


Bandar Lampung
— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Lampung, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Sumarlin Marzuki, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Acara tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh elemen masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan sarana pembelajaran dalam membentuk karakter disiplin dan ketakwaan.

“Ramadan adalah madrasah bagi kita semua. Nilai-nilai kedisiplinan yang telah dilatih, mulai dari sahur hingga ibadah tepat waktu, harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam melayani masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan stakeholder untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat sinergi dalam pelayanan publik. Menurutnya, semangat kebersamaan akan mendorong terciptanya kinerja yang lebih solid dan harmonis.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan Halal Bihalal merupakan bentuk komitmen dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Momentum ini sangat penting untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta kerukunan di Lampung,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai tokoh lintas sektoral, di antaranya unsur Forkopimda, pimpinan instansi militer dan kepolisian, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah, serta tokoh agama dan masyarakat.

Acara ditutup dengan prosesi saling berjabat tangan (mushafahah) yang berlangsung penuh kehangatan. Diiringi lantunan selawat, seluruh peserta saling memaafkan sebagai simbol keikhlasan dan kebersamaan.

Melalui momentum ini, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan semakin diperkuat, sebagai landasan dalam mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, harmonis, dan penuh keberkahan.