Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label BPBJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPBJ. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2024

Slamet Riadi Ditunjuk sebagai Plt Kepala Bapenda


GK,Bandar Lampung
– Pejabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin akhirnya menunjuk Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Slamet Riadi sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pasca membatalkan proses lelang jabatan kepala Bapenda yang sebelumnya dijabat oleh Adi Erlansyah yang telah memasuki masa pensiun, Senin (26/8/2024) kemarin.


Jabatan Kepala Bapenda sendiri memang sempat kosong semenjak pensiunnya Adi Erlansyah. Dan sempat diadakan lelang jabatan. Namun, sayangnya dibatalkan oleh Pj. Gubernur Lampung Samsudin.


Menurut Samsudin,
Pemprov Lampung akan segera mengumumkan informasi lebih lanjut terkait pelelangan ulang JPTP tersebut. Penyelenggaraan lelang jabatan akan dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel) terbuka JPTP Provinsi Lampung.


“Saya tidak memilihnya langsung, nanti ada tim seleksi open bidding. Bakal dilihat siapa kandidat mumpuni di posisi itu. Ada tim yang akan memberi rekomendasi kepada Gubernur untuk selanjutnya diusulkan ke Kemendagri,” kata Samsudin.


Ia juga menegaskan Pemprov Lampung berkomitmen untuk bergerak cepat menangani lelang ulang JPTP agar posisi pemerintahan tidak kosong terlalu lama. Kekosongan jabatan dalam kurun waktu yang lama dikhawatirkan akan mengganggu keoptimalan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).


“Yang jelas sesingkat-singkatnya, secepatnya. Jabatan itu jangan terlalu lama kosong. Karena organisasi kalau banyak yang kosong atau tidak ada definitif di situ, bisa dikatakan organisasi itu kurang sehat,” tandasnya.


Saat dikonfirmasi Slamet Riadi membenarkan perihal penunjukan dirinya sebagai Plt Kepala Bapenda oleh Pj Gubernur. “Iya saya dilantik menjadi Plt. Kepala Bapenda mas. Baru bertugas dua hari. Saya juga harus mondar-mandir nie mas, ke Bapenda dan ke kantor PBJ,“ ungkapnya singkat. (Red)

Selasa, 21 November 2023

BPBJ Menggelar Rapat Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa Metode Tender dan E-purchasing tahun 2024


GK, Bandar Lampung
– Biro pengadaan barang dan jasa Lampung gelar Rapat evaluasi pengadaan barang dan jasa serta persiapan pengadaan barang dan jasa metode tender dan e-purchasing tahun 2024 di ballroom hotel horison Bandar Lampung.Senin(20/11/2023)

Dalam kesempatan tersebut Fahrizal Darminto selaku sekretaris Daerah Provinsi lampung bahwa dalam Rakornas PBJ 2023 diselenggarakan LKPP RI,Pemerintah Provinsi Lampung mendapat Penghargaan drngan kategori " PDN  Terbesar tingkat Provinsi"

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya Rapat Evaluasi ini, sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dari proses pengadaan barang dan jasa di Provinsi Lampung di tahun depan.Ucap Fahrizal. 

Ia mengatakan,bahwa Pengadaan barang/jasa menjadi salah satu penggerak roda perekonomian yang di dalamnya menyediakan lapangan kerja seluas-luasnya, memudahkan masyarakat khususnya Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk membuka usaha baru sesuai dengan diterbitkannya Perpres No.12 Tahun 2021.

"Dalam aturan Perpres No.12 Tahun 2021, keberpihakan pemerintah dalam mendukung Usaha Mikro,Kecil, dan Koperasi, serta penggunaan produk dalam negeri dilakukan dengan mengatur kewajiban bagi Kementerian/Lembaga /Pemerintah Daerah (K/L/PD) untuk mengalokasikan paling sedikit 40 persen dari nilai anggaran belanja barang/jasa." Jelas dia. 

Dalam aturan baru tersebut, pemerintah juga menaikkan batasan paket pengadaan untuk usaha mikro dan usaha kecil menjadi Rp.15 miliar atau enam kali lipat dari nilai sebelumnya yang hanya Rp2,5 miliar. Batasan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang menentukan tentang batasan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp15 miliar.

Tambahnya,Pada tahun ini, Pemerintah mendorong Program Gerakan Cinta Buatan Indonesia melalui Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang ditujukan untuk meningkatkan Nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja, dengan tujuan jangka panjangnya yaitu Meningkatkan Penggunaan Produksi Dalam Negeri; Meningkatkan Utilisasi Nasional yang pada akhirnya meningkatkan Efisiensi Industri sehingga mampu bersaing di pasar dunia; Meningkatkan Kesempatan Kerja; Mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri Melalui Pengoptimalan belanja Pemerintah; Menghemat Devisa Negara.

Oleh karena itu, Seluruh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se- Indonesia ditargetkan mengalokasikan 40% belanja barang dan jasanya untuk Pembelian Produk Dalam Negeri yang pengadaannya diarahkan pada Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sesuai dengan regulasi yang diatas

Fahrizal Darminto juga sangat mengapresiasi terhadap keberhasilan seluruh OPD dalam melaksanakan proses pengadaan Barang/Jasa dengan baik dan benar sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan hingga provinsi Lampung mendapatkan Penghargaan dari LKPP RI. 

"Provinsi Lampung dalam Rakornas PBJ Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh LKPP RI mendapatkan penghargaan dengan kategori "Jumlah Prosentase Produk Dalam Negeri (PDN) Terbesar tingkat Provinsi". Ujar Fahrizal. 

Di sisi lain, Slamet Riyadi selaku kepala Biro PBDJ provinsi Lampung dalam Laporan nya mengumumkan penerima penghargaan.

1. Kota Metro dengan kategori penghargaan Predikat Nilai Tertinggi Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Barang/ Jasa Tahun 2023 Kabupaten/Kota Se Provinsi Lampung. 

2. Kabupaten Lampung Tengah dengan kategori penghargaan Predikat Transaksi Belanja Terbanyak melalui Katalog Elektronik Tahun 2023.

3. Kabupaten Pesisir Barat dengan kategori penghargaan Predikat Penyerapan Produk Dalam Negeri Tertinggi se Provinsi Lampung Tahun 2023.

4. Inspektorat provinsi Lampung dengan kategori penghargaan Predikat Penayangan Sistem Informasi Rencana Pengadaan (SIRUP) Tercepat Tahun 2023.

5. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung dengan kategori penghargaan Predikat Jumlah Belanja Non Tender Terbanyak Tahun 2023.

6. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung dengan kategori penghargaan Dengan predikat Tertinggi Predikat melalui Belanja sistem Katalog Elektronik Provinsi Lampung.[Yuli]