Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Evaluasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Evaluasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2022

Kapolri: Kapolda yang Tak Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik Akan di Evaluasi


GK, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Oktober 2022. Dalam prosesi tersebut, berjumlah 16 Pati, diantaranya terdapat sembilan Kapolda baru.

Dalam amanatnya, Sigit menekankan khususnya kepada para Kapolda yang baru dilantik untuk mengembalikan tingkat kepercayaan publik kepada Polri yang sempat mencapai kepuasan paling tinggi beberapa waktu lalu.

"Saya titipkan kepada rekan-rekan semua kembalikan kepercayaan publik, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," kata Sigit dalam amanatnya.

Dalam hal tersebut, Sigit memastikan, akan melakukan pemantauan serta pengawasan langsung. Jika jajarannya tidak sanggup meraih lagi kepercayaan publik, maka sebagai pimpinan, Sigit tidak akan segan melalukan evaluasi terhadap siapapun.

"Saya akan ikuti, saya akan awasi. Dan yang tidak bisa, tidak sanggup, tidak mampu saya akan lakukan evaluasi," tegas Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri itu mengungkapkan, sebagai insan Korps Bhayangkara, para Kapolda maupun pejabat utama Polri yang baru dilantik harus mampu menjalankan tugas pokok melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan sangat baik.

Selain itu, Sigit juga meminta para jajaran Kapolda-nya tersebut untuk melakukan penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat tanpa pandang bulu. Karena, menurut Sigit, itu yang menjadi salah satu faktor kembali meningkatnya kepercayaan publik kepada polisi.

"Wujudkan harapan kita semua agar Polri bisa menjadi Polri yang tegas, humanis, dicintai dan dekat dengan masyarakat. Saya percayakan ini semua ke rekan-rekan semua. Dan laksanakan semua amanah ini dengan sekuat tenaga. Lakukan yang terbaik yang saudara-saudara bisa lakukan," ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras kepada para pejabat lama yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik ketika menjabat sebagai Kapolda.

"Bagi pejabat lama, tentunya saya ucapkan terima kasih, atas kerja keras dedikasi, loyalitas rekan-rekan dalam memimpin satuan lama, apresiasi untuk rekan-rekan dan tentunya salam hormat saya untuk keluarga," ucap Sigit.

Berikut sembilan Kapolda baru yang dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit;

1. Irjen Midi Siswoko, dilantik menjadi Kapolda Maluku Utara (Malut)

2.Irjen Suwondo Nainggolan, dilantik menjadi Kapolda DIY

3. Irjen Toni Harmanto, dilantik menjadi Kapolda Jawa Timur (Jatim)

4. Irjen Albertus Rachmad Wibowo, dilantik menjadi Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel)

5. Irjen Rusdi Hartono, dilantik menjadi Kapolda Jambi

6. Brigjen Andi Rian R. Djajadi, dilantik menjadi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel)

7. Irjen Setyo Budiyanto, dilantik menjadi Kapolda Sulut

8. Irjen Johanis Asadoma, dilantik menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT)

9. Irjen Suharyono, dilantik menjadi Kapolda Sumatra Barat (Sumbar)

[rls]

Rabu, 12 Oktober 2022

Terlindas Truk, MB Meninggal Dunia, Satlantas Polres Cilegon Langsung Evaluasi Korban


GK, Cilegon - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cilegon-Grogol tepatnya di Lingkungan Gunung Watu, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon pada Rabu (12/10) sekitar pukul 15.45 Wib.

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Honda Supra Nopol: A-3494-TZ yang dikendarai MB (55), motor Suzuki Thunder Nopol: A-5195-KZ yang dikendarai LN (20) berboncengan dengan RR (21), dan kendaraan Trailer Hino Nopol: B-9514-UEL yang dikendarai AF.

Kasatlantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Admojo membenarkan kejadian tersebut. “Benar telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban inisial MB meninggal dunia dan dua korban lainnya luka ringan serta kerugian materil sebesar Rp2.000.000,” kata Yusuf.

Selanjutnya Yusuf menjelaskan kronologi kejadian laka lantas. “Sewaktu MB mengendarai kendaraan Honda Supranmelaju dari arah Gerogol menuju Cilegon sesampainya di TKP pada saat jalan menanjak kemudian mendahului kendaraan Trailer Hino
yang dikemudikan AF yang berada di depannya, kemudian menabrak kendaraan Suzuki Thunder A-5195-KZ yang dikendarai LN yang berboncengan dengan RR saat melaju dari arah berlawanan yang menyebabkan MB terpental dan jatuh ke bawah dari kendaraan Trailer Hino
sehingga terlindas ban depan sebelah kanan di bagian perut. Akibat kejadian tersebut MB meninggal dunia di TKP yang kemudian korban dibawa ke RSKM Cilegon,” jelas Yusuf.

Yusuf menambahkan jika petugas langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan untuk diproses lebih lanjut, “Petugas sudah melakukan olah TKP awal dan mengamankan kendaraan untuk di proses lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Yusuf mengatakan turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua korban lainnya luka ringan serta kerugian materil. “Kami menghibau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan tetap waspada dan berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Yusuf.

Terakhir, Yusuf meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Yusuf. [rls/icha]