Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Korban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korban. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Desember 2023

2 Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, 1 Masih Hilang

2 Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, 1 Masih Hilang

GK, Sumbar
- Erupsi Gunung Marapi (2.982 mdpl) di Sumatera Barat (Sumbar) yang terjadi pada Minggu (3/12), menyebabkan banyak korban yang merupakan para pendaki.

Sebanyak dua orang anggota Polda Sumbar turut menjadi korban erupsi Gunung Marapi.

"Saya nyatakan ada, memang ada dan polisi kan manusia juga, mungkin ingin liburan juga," kata Kepala Polda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Suharyono di Bukittinggi, Selasa (5/12).

Hal tersebut disampaikan Kapolda di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi yang ditetapkan sebagai lokasi identifikasi para korban erupsi Gunung Marapi.

Kapolda mengatakan, dua anggota polisi yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi itu bertugas di Direktorat Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Sumbar. Mereka berangkat mendaki Gunung Marapi tanpa izin langsung dari pimpinan.

"Saya tidak tahu berangkatnya kapan, tapi yang pasti itu Sabtu (2/12) malam Minggu. Jadi, ini mungkin mengambil waktu libur," kata Kapolda, seperti dikutip Antara.

Jenderal polisi bintang dua itu menduga kedua personel polisi tersebut naik Gunung Marapi dalam kondisi lepas dinas sebab erupsi terjadi pada Minggu (3/12). Kedua anggota polisi itu diperkirakan menaiki gunung pada Sabtu (2/12).

Mengenai kondisi kedua korban, Irjen Suharyono mengatakan satu anggota polisi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan sempat mendapatkan perawatan intensif hingga diizinkan kembali ke rumah. Sedangkan satu anggota polisi lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

"Yang jelas, orang tua dari anggota tersebut saat ini masih menunggu di rumah sakit," katanya.

Kapolda meminta masyarakat turut mendoakan para korban yang belum ditemukan, termasuk satu personel dari Polda Sumbar, agar bisa segera ditemukan dan dievakuasi.

Sebelumnya, Polda Sumatera Barat telah mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) di Kantor Wali Nagari Batu Palamo Kabupaten Agam untuk membantu para korban yang terdampak erupsi Gunung Marapi.

Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi korban meninggal dunia sebanyak lima orang. Sementara 18 orang lainnya masih dalam pencarian dan pertolongan. **

Minggu, 26 Maret 2023

Polres Lampung Tengah Berikan Bansos dan Pengobatan Gratis kepada Warga Terdampak Banjir


GK, LAMPUNG TENGAH - Ditengah Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, jajaran Polres Lampung Tengah Polda Lampung melaksanakan aksi kemanusiaan dengan memberikan bantuan sosial, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga terdampak banjir di Kp. Bandar Agung  Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah. Sabtu (25/3/23).

Hal tersebut dijelaskan oleh Kasat Binmas AKP Yuswantoro mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si.

Kasat Binmas mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya Polri untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan tentunya sebagai salah satu wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya bagi warga terdampak banjir akibat luapan sungai yang terjadi kemarin.


Lebih lanjut kata AKP Yuswantoro, bantuan sosial berupa 30 karung beras ukuran 10 kg tersebut, kami bagi-bagikan secara langsung dengan didampingi Kapolsek Terusan Nunyai AKP Tarmuji kepada sejumlah warga yang terdampak banjir.

Tidak hanya itu,kami bersama Si Dokkes Polres Lampung Tengah yang dipimpin oleh Kasi Dokkes dr. Denny Selendra  juga turut memberikan pengobatan serta pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir,”kata AKP Yuswantoro saat dikonfirmasi. Minggu (26/3/23)


“Semoga bantuan yang diberikan ini, dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah, akibat bencana banjir yang melanda daerahnya,”ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang tetap aman,nyaman dan kondusif diwilayahnya masing-masing,”demikian pungkasnya. [Feby]

Minggu, 12 Maret 2023

Hari Ketiga Pencarian, Korban Tanah Longsor di Way Kanan 1 Berhasil Ditemukan 2 Dalam Proses Pencarian

 

GK, Way Kanan - Upaya Polres Way Kanan Polda Lampung bersama TNI,  Basarnas Pemprov Lampung, BPDB Kabupaten Way Kanan dan masyarakat yang responsif dan sinergi berhasil menemukan korban bernama Siran (62) warga Kampung Sumber Sari Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan. Minggu(12/03/2023)

Siran merupakan salah satu korban yang tertimbun tanah longsor saat mengadakan gotong royong perbaikan pipa air bersih bersama warga Dusun Pati Kampung Sumber Sari.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menyampaikan sebelumnya kejadian tanah longsor tersebut terjadi pada hari Jumat (10/03) sekitar pukul 10.00 Wib yang mengakibatkan 2 orang warga tertibun.

Satu korban an. Ngadiyanto (65) berhasil di evakuasi dalam keadaan sudah meninggal dunia ,  namun Sdr. Siran belum berhasil di temukan.
 
Selanjutnya dalam pencarian selama tiga hari oleh Tim SAR TNI-Polri dan masyarakat Kampung Sumber Sari dari titik hilangnya korban dengan menggunakan alat seadaanya berupa  1 ( satu ) unit alkon dan cangkul dan pada pukul 13.30 korban berhasil ditemukan dan saat ini dibawa kekediaman rumah duka korban .

Korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di kayu dikedalam sekitar setengah meter yang berjarak sekitar 10 meter dari titik awal hilangnya korban tertimbun tanah longsor.

Akibat peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan. Selanjutnya Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Kampung Sumber Sari," Ungkapnya.

Petugas gabungan melanjutkan bela sungkawa berziarah ke rumah duka dan kita doakan bersama semoga almarhumah diterima Allah dan mendapat tempat lebih baik di sisi-Nya,” Tutur Kapolres .

Sementara untuk kejadian tanah longsor di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, korban jiwa atas nama ibu  Khotimah (31) dan anaknya M Diki Saputra (4) warga Pekon Tanjung Raya Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. 

Saat ini kedua korban masih belum ditemukan Tim SAR TNI-Polri dan masyarakat masih dalam proses pencarian,” Jelas Kapolres. [Feby]

Sabtu, 11 Maret 2023

Tanah Longsor di Kampung Jukubatu, Polres Way Kanan Bantu Pencarian 2 Korban


GK, WAY KANAN - Memasuki hari kedua proses pencarian terhadap dua korban tanah longsor di Kampung Jukubatu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan. personel Polres Way Kanan dan Polsek Banjit bersama masyarakat masih terus melakukan pencarian. Sabtu (11/03/2023). 

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menyampaikan saat kejadian kemarin pada hari Jumat kita sudah berkoordinasi dengan BPBD Way Kanan  tentunya.

Terkait penanganan pasca bencana alam dilokasi tanahnya masih labil karena curah hujan yang beberapa hari terakhir cukup tinggi, sulit dijangkau dengan alat berat ke lokasi, membuat pencarian korban terpaksa menggunakan alat bantu seadanya. 

Hingga saat ini, semua unsur mulai dari BPDD, Polri, TNI dan relawan masih memaksimalkan pencarian terhadap dua korban longsor yang terjadi di Kampung Jukubatu dengan menggunakan semprotan air, untuk menggali material longsor. 

Sebagai wujud kepedulian sosial di tengah situasi bencana tanah longsor,  Kapolres juga melakukan peninjauan di lokasi sekaligus menyerahkan bantuan berupa makanan kepada relawan yang tengah melakukan proses evakusi korban. 

“Bantuan ini kami berikan untuk mencukupi kebutuhan makan dan minum bagi relawan dalam  proses pencarian terhadap dua korban tanah longsor, semoga bisa bermanfaat,” ungkap Kapolres.

Sementara, dari keterangan saksi terjadinya bencana tanah longsor pada hari Jumat sekitar pukul 08.00 Wib korban an. Khotimah (31) bersama anaknya M. Diki Saputra (4) dan ibu mertuanya Sumiyati (55)  berangkat ke kebun untuk memanen buah kopi di TKP di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit.

Ketika sedang memetik buah kopi tiba - tiba tanah bergerak dan terjadi longsor, Sumiyati berhasil selamat sedangkan korban dan anaknya warga Pekon Tanjung Raya Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat  ini tertimbun material longsoran,” Ujar Kapolres. | Red.

Minggu, 26 Februari 2023

Tenggelam Saat Memancing, Korban Berhasil Dievakuasi Polsek Way Bungur


GK, LAMPUNG TIMUR - Seorang warga Kota Metro, ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia, akibat tenggelam, di Sungai Bungur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, pada Minggu (26/2) sore.

Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kapolsek Way Bungur IPTU Riki Setiawan, menjelaskan bahwa identitas korban tenggelam tersebut adalah Ismanto (35) warga Kelurahan Ganjar Asri, Kota Metro.

Peristiwa diduga berawal saat korban bersama rekan-rekannya, memancing ikan di sungai Bungur, Kecamatan Way Bungur, menggunakan perahu.

Tetapi kemudian turun hujan lebat disertai angin, sehingga perahu yang ditumpangi korban dan rekan-rekannya terbalik.

Beberapa nelayan disekitar lokasi, yang mengetahui peristiwa tersebut, sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi korban yang diduga tidak dapat berenang, akhirnya tenggelam di sungai.

Polsek Way Bungur Polres Lampung Timur Polda Lampung dan TNI, bersama warga masyarakat, yang menerima informasi terkait peristiwa tersebut, segera melakukan upaya pencarian, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban sempat dibawa kerumah sakit Sukadana, untuk dilakukan proses visum, sebelum diserahkan kepada pihak keluarganya. [Feby]

Polwan Lakukan Trauma Healing Kepada Korban Pelecehan Seksual


GK, BANDARLAMPUNG - Polwan Subdit 4 Renakta Direktorat Reserse Krimimal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung mengajak belanja korban pelecehan seksual anak dibawah umur berinisial AS (14) warga Serang, Provinsi Banten, pada Minggu (26/2/2023).

Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Adisastri melalui Polwan Subdit 4 Renakta, Iptu Rohana mengatakan, mengajak berbelanja merupakan salah satu metode trauma healing yang diberikan Polda Lampung untuk memulihkan kondisi korban.

"Trauma healing diberikan untuk memulihkan emosi dan rasa takut korban dari kejadian atau peristiwa yang dialaminya. Salah satu cara Polda Lampung memberikan trauma healing yakni dengan mengajak korban berbelanja keperluan yang dibutuhkan," kata Iptu Rohana.

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (23/2/2023) korban AS (14) didampingi Ketua UPTD PPA Kota Serang Tasrief Adrianto  melaporkan kasus  pelecehan seksual ke Polda Lampung.

Hingga saat ini, kasus tersebut sedang ditangani Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Lampung.[Feby]

Senin, 26 Desember 2022

Polsek Serang Lakukan Olah TKP Korban Gantung Diri


GK, Serang - Personel Polsek Serang Polresta Serang Kota mendatangi lokasi seorang pria sepuh gantung diri di dalam gubuknya yang berlokasi di Masukin Masjid, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten pada Senin (26/12).

"Petugas jaga Polsek Serang mendapatkan laporan gantung diri, kemudian kita mendatangi lokasi tersebut," ujar Kapolsek Serang AKP Teddy Murtian.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun Polsek Serang, awalnya AN (45) kedatangan langganannya PA (53) yang menanyakan keberadaan korban SI (60). Karena dia tidak melihat keberadaan korban.

Kebiasaan yang dilakukan korban sebelum memulung, selalu menenggak kopi di warung milik AN (45) dan berbincang dengan PA (53). Keduanya kemudian mendatangi gubuk yang ditempati korban.

"Setelah sampai di gubug milik korban, saksi melihat keadaan korban dengan posisi gantung diri," terangnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkannya ke Polsek Serang pada Senin siang, 26 Desember 2022, sekitar pukul 14.00 Wib, agar ditangani. Personil Polsek Serang selanjutnya menghubungi Satreskrim Polresta Serkot untuk menerjunkan tim Inafis.

"Sementara dari hasil cek TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban gantung diri tinggal seorang di dalam gubuk. SI (60) merupakan warga Kampung Bungur, Desa Bugel, Kabupaten Serang, Banten. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara. [Rls]

Sabtu, 24 Desember 2022

Ini Sosok Polisi Ditpolairud Polda Banten yang Heroik Bantu Korban Laka Mobil Jatuh ke Laut di Merak


GK, Merak - Aksi Heroik Personel Ditpolairud Polda Banten membantu selamatkan korban Laka laut mobil jatuh di Dermaga 2 Pelabuhan Merak pada Jumat (23/12) sekitar pukul 22.00 Wib.

Personel Ditpolairud tersebut ialah Bripka Atur, Bripka Hasanudin, Bripka Abdul Waris, dan Bripda Eris serta dibantu Basarnas.

Dalam hal ini Bripka Hasanudin membenarkan kejadian tersebut bahwa telah membantu selamatkan korban Laka laut mobil jatuh. "Betul kami bersama tim Basarnas berhasil menyelamatkan korban Laka laut mobil jatuh di Dermaga 2 Pelabuhan Merak," ucap Hasanudin.

Hasanudin menuturkan bahwa dirinya mendapatkan informasi bahwa terdapat mobil yang terjatuh kedalam laut. "Awal mula kita mendapatkan laporan dari pospam dan setalah mendapatkan informasi bahwa ada mobil yang tercebur ke laut kita reflek sebagai manusiawi langsung turun ke laut untuk menolong korban," jelas Hasanudin.

Dalam hal ini Hasanudin menjelaskan peralatan yang dibawa saat melakukan evakuasi. "Dalam melakukan evakuasi kami membawa lifes jaket dan tali, serta anggota lain membawa handuk," tutur Hasanudin.

Hasanudin menjelaskan kendala yang dihadapi saat pelaksanaan evaluasi. "Jadi pada saat evakuasi memang kita terkendala dengan cuaca dan ombak laut yang lumayan kencang," tambah Hasanudin.

Pada saat penyelamatan korban kendaraan belum sepenuhnya tenggelam, "Jadi pada saat itu posisi mobil masih di permukaan air dan masih mengambang," tambah Hasanudin.

Terakhir Hasanudin mengatakan korban selanjutnya dibawa ke Rs. Krakatau Medika Cilegon. "Setelah dilakukan penyelamatan dilaut kemudian korban kami bawa menuju ke RS. Krakatau Medika Cilegon dengan menggunakan kendaraan dinas milik Ditpolairud Polda Banten untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," tutup Hasanudin [Icha/rls]

Kamis, 08 Desember 2022

Aksi Alumni Akpol 1990 Bantu Korban Gempa Cianjur


GK, Cianjur - Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin, 21 November lalu mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi saat ini. Selain itu, gempa berkekuatan magnitudo 5.6 ini merenggut ratusan orang meninggal dunia.

Kejadian ini turut menjadi keprihatinan Keluarga besar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Batalyon Dhira Brata. Melalui program Alumni Akpol 1990 Bakti Polri Untuk Negeri, mereka bergotong royong untuk memberikan bantuan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk berbagai barang kebutuhan pokok baik untuk anak-anak hingga orang dewasa seperti paket sembako, vitamin dan obat-obatan, dan air mineral.

"Alumni Akpol 1990 Batalyon Dhira Brata ingin turut serta meringankan beban warga Cianjur yang menjadi korban gempa bumi beberapa waktu lalu," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/12/2022).

Selain bantuan sembako, alat kebersihan dan makanan, alumni Akpol 1990 juga memberikan donasi berupa uang tunai. "Uang ini nantinya bisa digunakan untuk warga Cianjur membangun kembali rumahnya yang hancur karena gempa," ujarnya.

Dedi menambahkan, semua bantuan ini telah dikirim ke Cianjur dengan menggunakan empat truk dan diserahkan kepada korban gempa di Cianjur melalui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

"Bantuan sudah diberikan oleh Ketua Harian Angkatan alumni Akademi Kepolisian 1990 Irjen Pol Eddy Hartono dan diserahkan kepada korban gempa Cianjur melalui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutana," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, atas nama keluarga besar alumni Akpol 1990, Dedi menyampaikan keprihatinannya atas musibah gempa yang terjadi di Cianjur.

"Kami berharap situasi segera pulih dan evakuasi korban serta relokasi pengungsi berjalan lancar," katanya. [Rls/Icha]

Rabu, 07 Desember 2022

Satlantas Polres Serang Evakuasi Korban Laka Lantas


GK, SERANG - Ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Kasemen-Pontang, Kampung Setu, Desa Sukajaya, Kecamatan Pontang, kabupaten Serang.

Korban warga Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kabupaten Serang, ini diduga tewas akibat kecelakaan lalulintas. Untuk proses penyelidikan, jasad korban dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara.

Kasatlantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, peristiwa kecelakaan lalulintas ini terjadi pada Rabu (07/12/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.

"Sebelum mengalami musibah, korban yang mengendarai Suzuki Satria Fu tanpa plat nomor diketahui berjalan dari arah Banten Lama menuju Pontang," terang Kasatlantas didampingi Kanit Gakkum Ipda Sandhi Pribadi kepada media.


Setibanya di tempat kejadian, kata Tiwi Afrina, motor yang ditumpangi korban serepetan dengan kendaraan sejenis losbak yang nopol dan identitas nya belum di ketahui. Akibat dari kejadian itu, motor Satria yang dikendarai korban oleng ke kiri dan masuk ke parit.

"Korban mengalami luka memar pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Untuk proses penyelidikan kendaraan korban sudah diamankan di Mako," kata Kasatlantas.

Kasatlantas mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan tersebut karena masih dilakukan penyelidikan oleh personil Unit Gakkum.

"Belum diketahui penyebab kecelakaan dan masih dalam proses penyelidikan personil Unit Gakkum," tandasnya. [Rls/Icha]

Polisi: Ada 11 Orang Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar


GK, Kota Bandung - Polisi mengatakan, ada 11 orang yang menjadi korban dalam peristiwa bom bunuh diri di Markas Kepolisian Sektor Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Suntana mengatakan, sebanyak 10 orang merupakan anggota polisi dan satu orang warga sipil yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian. 

Sedangkan pelaku bom bunuh diri dipastikan tewas di lokasi.

"Ada 11 orang menjadi korban, terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Satu orang anggota Polri meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan," kata Suntana kepada wartawan di sekitar Mapolsek Astanaanyar.

Kapolda menjelaskan peristiwa bom bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat anggota Polsek Astanaanyar sedang melaksanakan apel pagi.

Pelaku memaksa mendekati anggota polisi yang sedang melaksanakan apel. Kemudian pelaku sempat dihalau masuk oleh beberapa anggota polisi.

"Dan dia mendekat, pelaku tetap berkehendak mendekati anggota, lalu mengacungkan sebuah pisau, tiba-tiba terjadi ledakan," kata Suntana.

Kapolda pun memohon waktu untuk bisa mengungkap kejadian bom bunuh diri tersebut karena saat ini polisi masih fokus memastikan lokasi maupun lingkungan sekitar Mapolsek Astanaanyar steril.

"Sesudah ini mohon waktu, polisi akan melaksanakan olah TKP (tempat kejadian perkara) berupa pemeriksaan lokasi, pemeriksaan termasuk sidik jari, untuk memastikan identitas dari pelaku bom bunuh diri," katanya. [Icha]

Selasa, 29 November 2022

Pengendara Motor Terjatuh dan Meninggal Ditempat Saat Hendak Menyalip Bus


GK, Tangerang - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Otonom Cikupa Pasar Kemis tepatnya Kampung Terep Desa Sukaharja Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang pada Senin (28/11) sekitar pukul 17.30 Wib. 

Kasatlantas Polresta Tangerang Kompol Fikry Ardiansyah membenarkan peristiwa tersebut, "Betul telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Otonom Cikupa Pasar Kemis tepatnya Kampung Terep Desa Sukaharja Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang pada Senin (28/11) sekitar pukul 17.30 Wib antara Kendaraan Bus Mitsubishi Nopol : S-7552-A yang dikemudikan SR (44) dengan kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol : B-6500-CVS yang dikendarai KE (22) warga Jalan Merpati Blok D 18 No. 7 Kelurahan Gebang Jaya Kecamatan Priuk Kota Tangerang yang meninggal dunia di tempat,” ucap Fikry pada Selasa (29/11). 

Selanjutnya Fikry menjelaskan kronologis kejadian laka lantas tersebut, “Ketika kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter Z datang dari arah Cikupa menuju arah Pasar Kemis sesampainya di TKP diduga mendahului dari sebelah kiri melewati bahu jalan dan terjatuh kemudian terpental kekanan dan terlindas roda belakang sebelah kiri Kendaraan Bus Mitsubishi yang berjalan dari arah yang sama, akibat dari kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka dan meninggal dunia di TKP," kata Fikry. 

Kemudian Fikry menambahkan tindakan kepolisian yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Tangerang, “Dalam hal ini kami melaksanakan beberapa tindakan kepolisian antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, cek korban, mendata pengendara dan saksi, mengamankan barang-bukti, dokumentasi,” jelas Fikry. 

Sementara itu Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan tetap waspada dan berhati-hati serta mengendarai kendaraan dengan konsentrasi penuh agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Raden. 

Terakhir, Raden meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Raden. [Icha]

Minggu, 27 November 2022

Kurang Konsentrasi Saat Menyalip, Satlantas Polres Serang Evakuasi Korban Akibat Laka Lantas


GK, Serang - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ciptayasa, tepatnya di Kampung Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Minggu (27/11) sekitar pukul 19.05 Wib. 

Kasatlantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina membenarkan peristiwa tersebut, "Betul telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ciptayasa, tepatnya di Kampung Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Minggu (27/11) sekitar pukul 19.05 Wib antara Kendaraan Nissan Evalia Nopol : B-1941-CMQ yang dikemudikan MA (52) dan penumpang KR (45) dengan kendaraan Suzuki Carry Angkot Nopol : A-1939-FK yang dikemudikan KY (33), yang mengakibatkan pengemudi dan penumpang mengalami luka luka," kata Tiwi pada Senin (28/11). 

Selanjutnya Tiwi menjelaskan kronologis kejadian laka lantas tersebut, “Ketika Kendaraan mobil Nissan Evalia sebelum terjadi kecelakaan berjalan dari arah Ciruas menuju Pontang, setibanya di TKP diduga mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya, pada saat mendahului secara bersamaan dari arah berlawanan berjalan kendaraan Suzuki Carry Angkot sehingga terjadi kecelakaan lalu kedua kendaraan terlempar ke kanan jalan akibat dari kejadian tersebut, pengemudi Nissan Evalia dan penumpang mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Pontang sedangkan pengemudi Angkot mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Hermina Ciruas dan kendaraan mengalami kerusakan lalu di amankan ke Polres Serang,” ucap Tiwi. 

Kemudian Tiwi menambahkan tindakan kepolisian yang dilakukan oleh Satlantas Polres Serang, “Dalam hal ini kami melaksanakan beberapa tindakan kepolisian antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, cek korban, mendata pengendara dan saksi, mengamankan barang-bukti, dokumentasi,” jelas Tiwi. 

Sementara itu Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 3 orang menggalami luka luka, “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan tetap waspada dan berhati-hati serta mengendarai kendaraan dengan konsentrasi penuh agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Yudha. 

Terakhir, Yudha meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Yudha. [Icha]

Kamis, 24 November 2022

Anjing Pelacak Temukan Titik Diduga Korban Tertimbun Longsor Cianjur


GK, Cianjur - Tim K9 SAR Ditpolsatwa Polri mengerahkan 10 anjing pelacak atau K9 untuk mencari korban hilang akibat gempa dan longsor Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Sejak kemarin (23/11), dikerahkan 27 personel gabungan dengan 10 ekor K9.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasety menyatakan, salah satu anjing pelacak menemukan satu titik yang terindikasi adanya korban tertimbun tanah longsor di Desa Cideli, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar.

“Satwa K9 Ari dengan pawang Bripda Debi, berhasil menemukan satu titik sumber bau yang diperkirakan terdapatnya korban,” kata Dedi dalam keterangan resminya, Kamis (24/11).

Dedi menjelaskan, titik tersebut belum dapat ditindaklanjuti lantaran pada kemarin sore cuaca hujan deras terjadi. Sehingga, tidak aman untuk dilakukan pelacakan lanjutan maupun evakuasi korban.

“Hari ini tim gabungan melanjutkan proses tersebut dan akan terus berkoordinasi untuk mengevakuasi korban yang diduga ada di titik itu,” ucap Dedi.

Ditambahkan Dedi, faktor cuaca memang menentukan proses evakuasi korban. Terlebih, masih ada desa yang terisolir karena akses jalan yang terputus.

Untuk diketahui, data terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga kini jumlah korban hilang tercatat 40 orang. Kemudian, pengungsi telah mencapai 61.908 orang.

Sementara, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 271 orang. Selanjutnya, korban luka akibat gempa Cianjur mencapai 2.043 orang. [Icha]

Rabu, 23 November 2022

Pertolongan di Desa Terisolir, Brimob Polri Bantu Evakuasi Korban Gempa Cianjur


GK, Cianjur - Tim Brimob Polri akhirnya berhasil menembus lokasi terisolir akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (21/11). Desa yang dimaksud adalah Kampung Barukaso, Kecamatan Cugenang.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan bahwa Tim Brimob berhasil menembus lokasi tersebut sore ini dengan menggunakan jalur darat.

“Tim Brimob ini menggunakan kendaraan hanya setengah jalan, lalu lanjut jalan kaki karena lokasinya terisolir akibat jalan yang putus,” ucap Dedi dalam keterangan resminya, Rabu (23/11).

Lebih lanjut Dedi menyatakan, desa tersebut adalah lokasi di mana ada pengungsi yang terpaksa harus tidur bersama dengan mayat. Namun, saat anggota Brimob sudah sampai di lokasi, jenazah tersebut telah dimakamkan pukul 14.00 WIB siang tadi.

“Saat ini Tim Brimob tengah melakukan evakuasi korban luka-luka dengan menggunakan tandu dengan jarak yang cukup jauh untuk dibawa ke mobil ambulans terdekat,” ujarnya.

Dijelaskan Dedi, Desa Barukaso merupakan daerah terdampak gempa dan longsor. Tak sedikit rumah yang runtuh dan rata dengan tanah.

Hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal dunia dan luka-luka masih dalam pendataan. Sementara, proses penanganan korban agar mendapat pertolongan medis tetap diberikan. [Icha]

Tim Dokkes Polri Dikerahkan Bantu Korban Gempa di Cianjur, Ada Dokter hingga Ambulan


GK, Cianjur - Tim dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri ikut diturunkan dalam penanganan bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Total sebanyak 54 personel Pusdokkes Polri berangkat ke lokasi gempa di Cianjur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim Pusdokkes Polri diterjunkan untuk membantu korban gempa di Cianjur.

"Tim Kesehatan dari Pusdokkes Polri dan Rumah Sakit Bhayangkara serta Dokkes Polda Jawa Barat pada hari Selasa, 22 November 2022 pukul 07.00 WIB berangkat tempat bencana gempa bumi di Cianjur," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/11/2022).

Dedi pun merinci 54 personel Tim Pusdokkes yang diterjunkan terdiri dari 14 personel berasal dari Pusdokkes Polri. Mereka yakni 7 dokter, 5 perawat dan petugas non medis sebanyak 2 personel.

Dari Rumah Sakit Bhayangkara sebanyak 10 personel yang diturunkan terdiri dari 4 dokter spesialis, 4 perawat dan 2 orang non medis.

"Dari Biddokkes Jawa Barat ada 21 personel yang terdiri dari 3 Dokter spesialis forensik, satu Dokter spesialis radiologi kedokteran gigi, 3 dokter umum, 3 perawat, 1 apoteker dan 9 orang non medis," katanya.

Sedangkan dari RS Bhayangkara Setukpa diterjunkan 6 dokter umum, 8 perawat dan 4 tenaga non medis.

Selain personel, ada 10 ambulans yang dikerahkan untuk membantu penanganan korban serta 2 mobil double cabin dari Biddokes Polda Jawa Barat.

"Adapun nantinya akan dibangun posko kesehatan di Pendopo Kabupaten Cianjur sebagai pusat krisis, lalu di RS Bhayangkara Cianjur, RSUD Sayang Cianjur, RSUD Cimacan Cipanas dan beberapa titik lainnya berdasar kebutuhan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Dedi menuturkan, tim Dokkes juga akan mengoptimalkan kamar operasi, memperbanyak daya tampung pasien dengan menambah tenda, menambah dokter spesialis orthopedi dan anak.

"Lalu melaksanakan kegiatan ke kantong-kantong pengungsian dan kunjungan layanan kesehatan, melakukan evakuasi pasien, melakukan koordinasi lanjutan ke BPBD dan Dinkes serta instansi terkait dan menginventarisasi kebutuhan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur dalam rangka penanganan korban," katanya. [Icha]

Jumat, 18 November 2022

Jalan Amblas Pasca Banjir di Sukau, Makan Korban



GK, Lampung Barat - Akibat erosi pasca banjir di jalan penghubung antara Pekon Buay Nyerupa dan Pekon Bumi Jaya Kecamatan Sukau, hingga jalan yang bisa digunakan hanya separuhnya karena jalanan amblas tergerus air. Kondisi ini mengakibatkan salah satu warga terjatuh beserta sepeda motor yang dipakainya ke sungai.

Tidak adanya rambu-rambu peringatan pada titik jalan yang erosi pasca banjir serta minimnya penerangan jalan, mengakibatkan Aceng bin Mahmus warga Pemangku 1 Dusun Sulung Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, terperosok ke sungai pada Jumat Malam sekiranya pukul 20.30 WIB.

BACA JUGA:

“Pasca banjir yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 13 November 2022 kemarin, jalanan ini hancur tergerus oleh sungai, dan karena tidak diberi rambu-rambu sebagai tanda bahwa jalanan ini amblas pada malam ini memakan korban pengendara sepeda motor,” terang warga sekitar, Anto, Jumat (18/11/2022).


Korban yang mengendarai sepeda motor Merk Honda Supra X 125 mengalami luka benturan, kini dilarikan ke Puskesmas Buay Nyerupa Kecamatan Sukau oleh warga.

"Korban sudah kami bawa ke Pukesmas Buay Nyerupa guna mendapat pertolongan, ia mengalami luka di bagian muka, lengan dan kaki," ujar Anto.

BACA JUGA:

Anto juga menambahkan harapannya kepada pihak terkait untuk dapat mengantisipasi kemungkinan yang akan mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.

"Seharusnya hal ini tidak terjadi mengingat tempo hari pemerintah sudah turun langsung meninjau ke lokasi, mengapa tidak diberi rambu peringatan? Ini kan membahayakan pengguna jalan," tandasnya. (Ars/Yie)

Senin, 31 Oktober 2022

Tim Resmob Polres Serang Cokok 6 Remaja Berandal yang Tewaskan 1 Korban di Petir


GK, SERANG - Jajaran Polres Serang mengamankan enam remaja berandalan yang terlibat aksi tawuran di pertigaan pangkalan Cigodeg, Kampung Wadas Bojong, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Minggu (23/10) dini hari sekira pukul 01.40 WIB. 

Keenam remaja ini ditangkap, menyusul adanya dua orang korban pengeroyokan hingga meninggal dunia MF (17) dan SR (20) mengalami luka senjata tajam dibagian kepala dan lengan kirinya. 

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan, dari kejadian aksi tawuran yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, pihaknya bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan enam orang remaja, FA, HE, MR, AG, RS dan IR.

"Dari enam tersangka yang kita amankan, dua diantaranya sebagai pelaku penganiayaan hingga menyebabkan satu korban meninggal dan luka berat," terang Kapolres Serang AKBP Yudha Satria saat menggelar Presscon, di Mapolres Serang, Senin (31/10/2022). 

Dari peristiwa tersebut, lanjut Kapolres, sebelumnya Tim Resmob Satreskrim Polres serang  berhasil mengamankan FA Als BABEH (19) pelaku yang tanpa hak membawa, memiliki dan menyimpan senjata tajam dan pengeroyokan bersama terhadap MF (17) dan SR (20).

Dan hasil pengembangan, dan berbekal informasi, pada hari Kamis tgl 27 Oktober 2022 sekira jam 03.30 WIB berhasil mengamankan kembali dua orang pelaku atas nama HE (19) dam MR (19), Kedua tersangka tersebut di amankan di wilayah Kabupaten Lebak-Banten.

Hasil intrograsi terhadap ke dua pelaku, kata Kapolres, Tim Resmob Satreskrim Polres Serang kembali berhasil mengamankan tersangka AG (14), RA (15) dan IR (16) dan tiga orang belum bisa di amankan (DPO) DI, DA dan UD. 

"Lalu dari keterangan tersangka, bahwa yang ikut dalam aksi pengeroyokan tersebut berjumlah kurang lebih 16 orang. Adapun tersangka lainnya masih dilakukan pengejaran dan identitas sudah dikantongi oleh petugas," jelas AKBP Yudha Satria.

Lanjut Mantan Kasubdit Paminal Polda Banten ini, kronologis kejadian tersebut berawal TR (20) memiliki masalah dengan FA (19), kemudian melalui pesan WhatsApp FA mengajak berkelahi TR di TKP dan ajakan tersebut disetujui oleh TR. 

Selanjutnya TR mengajak temanya yaitu MF dan SR. Pada saat itu TR dan SR membawa senjata tajam jenis clurit sedangkan MF tidak membawa senjata tajam. Ketiganya berangkat menggunakan satu motor ke lokasi duel. Saat tiba di lokasi sudah menunggu FA dan teman-temanya yang lebih banyak, lalu FA dan teman-temannya menyerang TR, MF dan SR hingga MF meninggal dunia. 

"Adapun untuk barang bukti yang berhasil disita yakni, 2 Bilah Celurit, 1 Bilah Pedang, 1 Bilah Gergaji, 1 Buah Batang Kayu dan 1 Buah Gagang Celurit," jelasnya. 

"Untuk para pelaku kita jerat dengan pasal 170 KUHP dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No.12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tegasnya. 

Kapolres juga mengimbau bagi pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran agar segera menyarahkan diri karena identitas dan alamat sudah diketahui petugas. 

Atas maraknya aksi berandal jalanan ini pihaknya meminta kepada para orang tua agar dapat memastikan agar anak-anaknya  sudah berada di rumah paling tidak pukul 22.00 WIB, agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan.

"Orang tua harus peduli terhadap anak-anaknya. Dan mengawasi tingkah laku anak baik saat berada di luar rumah maupun di rumah," tukasnya. [Icha] 

Minggu, 30 Oktober 2022

Akibat Ditabrak dari Depan, Pemuda 21 Tahun Tewas Ditempat


GK, Serang - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya di Kampung Ciagel, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang Banten pada Minggu (30/10) sekitar pukul 02.45 Wib.

Kasatlantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina membenarkan peristiwa tersebut, "Betul telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya di Kampung Ciagel, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang Banten pada Minggu (30/10) sekitar pukul 02.45 Wib antara Kendaraan Kontainer Nissan Euro Nopol : B-9647-UEI yang dikendarai HA (25) dengan kendaraan Sepeda Motor Honda Scoppy Nopol: A-6163-EO yang dikendarai ED (21) yang meninggal dunia di tempat dengan luka pada bagian kepala," ucap Tiwi.

Selanjutnya Tiwi menjelaskan kronologis kejadian laka lantas tersebut, “Kendaraan Kontrainer Nissan Euro Nopol : B-9647-UEI Yang dikemudikan HA sebelum terjadi kecelakaan berjalan dari arah Serang menuju Tangerang, tiba di tempat kejadian bertabrakan dengan kendaraan Sepeda Motor Honda Scoopy Nopol : A-6163-EO yang dikendarai ED yang berjalan dari arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan. Akibat dari kejadian tersebut pengendara motor mengalami luka berat dan meninggal di TKP kemudian dievakuasi ke RS. dr. Drajat Prawira Kota Serang dan kedua kendaraan yang mengalami kerusakan di amankan ke Polres Serang,” ucap Tiwi.


Kemudian Tiwi menambahkan tindakan kepolisian yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Serang, “Dalam hal ini kami melaksanakan beberapa tindakan kepolisian antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, cek korban, mendata pengendara dan saksi, mengamankan barang-bukti, dokumentasi,” jelas Tiwi.

Sementara itu Kapolres Serang AKBP Yudha mengatakan turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan tetap waspada dan berhati-hati serta mengendarai kendaraan dengan konsentrasi penuh agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Romdhon.

Terakhir, Yudha meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Yudha. [Icha] 

Rabu, 12 Oktober 2022

Terlindas Truk, MB Meninggal Dunia, Satlantas Polres Cilegon Langsung Evaluasi Korban


GK, Cilegon - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cilegon-Grogol tepatnya di Lingkungan Gunung Watu, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon pada Rabu (12/10) sekitar pukul 15.45 Wib.

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Honda Supra Nopol: A-3494-TZ yang dikendarai MB (55), motor Suzuki Thunder Nopol: A-5195-KZ yang dikendarai LN (20) berboncengan dengan RR (21), dan kendaraan Trailer Hino Nopol: B-9514-UEL yang dikendarai AF.

Kasatlantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Admojo membenarkan kejadian tersebut. “Benar telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban inisial MB meninggal dunia dan dua korban lainnya luka ringan serta kerugian materil sebesar Rp2.000.000,” kata Yusuf.

Selanjutnya Yusuf menjelaskan kronologi kejadian laka lantas. “Sewaktu MB mengendarai kendaraan Honda Supranmelaju dari arah Gerogol menuju Cilegon sesampainya di TKP pada saat jalan menanjak kemudian mendahului kendaraan Trailer Hino
yang dikemudikan AF yang berada di depannya, kemudian menabrak kendaraan Suzuki Thunder A-5195-KZ yang dikendarai LN yang berboncengan dengan RR saat melaju dari arah berlawanan yang menyebabkan MB terpental dan jatuh ke bawah dari kendaraan Trailer Hino
sehingga terlindas ban depan sebelah kanan di bagian perut. Akibat kejadian tersebut MB meninggal dunia di TKP yang kemudian korban dibawa ke RSKM Cilegon,” jelas Yusuf.

Yusuf menambahkan jika petugas langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan untuk diproses lebih lanjut, “Petugas sudah melakukan olah TKP awal dan mengamankan kendaraan untuk di proses lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Yusuf mengatakan turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua korban lainnya luka ringan serta kerugian materil. “Kami menghibau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan tetap waspada dan berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Yusuf.

Terakhir, Yusuf meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Yusuf. [rls/icha]