Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pegadaian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pegadaian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2026

Pegadaian Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Dukungan Fatwa Usaha Bulion DSN-MUI


JAKARTA
– PT Pegadaian menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dengan mendukung penuh penerbitan Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah oleh DSN-MUI. Fatwa tersebut diluncurkan secara resmi di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Fatwa ini menjadi tonggak penting bagi industri keuangan syariah Indonesia karena memberikan kepastian hukum dan pedoman operasional dalam pelaksanaan usaha bulion, khususnya yang berbasis emas. Kehadirannya merupakan respons atas dinamika pasar emas modern serta mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta POJK Nomor 17 Tahun 2024.

Sebagai lembaga jasa keuangan pertama yang mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan, Pegadaian dinilai siap menjadi pionir dalam implementasi fatwa tersebut melalui Layanan Bank Emas.
Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, KH. M. Cholil Nafis, menyatakan bahwa fatwa ini bertujuan mendorong emas tidak hanya sebagai instrumen simpanan, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu menjaga nilai aset masyarakat. Ia menilai potensi emas nasional yang mencapai sekitar 1.800 ton dapat menjadi kekuatan ekonomi besar jika dikelola sesuai prinsip syariah.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa fatwa ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi Pegadaian dalam menjalankan bisnis bulion secara aman, transparan, dan akuntabel.

“Setiap gram emas yang ditransaksikan nasabah, baik melalui Tabungan Emas maupun Cicil Emas, memiliki underlying emas fisik yang nyata dan tersimpan di tempat penyimpanan berstandar internasional dengan rasio satu banding satu,” ujarnya.

Dalam fatwa tersebut, kegiatan usaha bulion syariah mencakup empat pilar utama, yakni simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas dengan beragam akad syariah seperti qardh, mudharabah, musyarakah, murabahah, hingga ijarah dan wadi’ah.

Salah satu konsep penting yang diatur adalah emas musya’, yaitu kepemilikan emas secara kolektif yang menjamin kejelasan aset dan menghindari unsur ketidakpastian (gharar), khususnya pada produk emas digital.

Dengan hadirnya fatwa ini, Pegadaian optimistis literasi dan inklusi keuangan syariah akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas yang aman, produktif, dan sesuai prinsip syariah. Fatwa ini diharapkan menjadi fondasi strategis bagi terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Kamis, 12 Februari 2026

Pegadaian Perluas Edukasi Keuangan, TGCL Unila Jadi Pusat Kolaborasi Mahasiswa


Lampung
, 4 Februari 2026 – PT Pegadaian kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui peresmian The Gade Creative Lounge (TGCL) di Universitas Lampung (Unila).

Peresmian dilakukan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.

TGCL Universitas Lampung menjadi ruang kreatif ke-30 yang dihadirkan Pegadaian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri.

The Gade Creative Lounge merupakan ruang kolaboratif modern yang dirancang untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta penguatan keterampilan mahasiswa melalui diskusi, pengembangan ide, riset, hingga berbagai aktivitas produktif lainnya. Ruang ini juga diharapkan menjadi sarana pengembangan soft skill mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan formal.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa TGCL bukan sekadar ruang fisik, melainkan sebuah ekosistem kolaboratif bagi generasi muda.

“The Gade Creative Lounge kami hadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi mahasiswa. Ini bukan hanya fasilitas, tetapi ruang kolaborasi antara kampus dan industri, tempat lahirnya ide, inovasi, dan solusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara literasi keuangan dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan, melalui TGCL Pegadaian membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Universitas Lampung, mulai dari program beasiswa, riset terapan, penguatan literasi dan inklusi keuangan, hingga pengembangan kewirausahaan serta inovasi sosial.

“Kami ingin mendorong mahasiswa agar melek investasi sejak dini, memahami pengelolaan keuangan, serta membangun masa depan yang lebih mandiri secara finansial,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Unila Prof. Dr. Ayi Ahadiat menyambut baik kehadiran TGCL sebagai ruang kolaboratif yang mendukung pengembangan mahasiswa di luar ruang kelas.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian atas kehadiran The Gade Creative Lounge di kampus kami. Ruang ini akan sangat membantu peningkatan daya saing mahasiswa, khususnya dalam kolaborasi, kreativitas, serta keterampilan non-akademik yang sangat dibutuhkan di era modern ini,” katanya.

Dalam mendukung peran TGCL bagi generasi muda, Pegadaian turut menghadirkan berbagai produk dan program yang relevan seperti Tabungan Emas, KUR Syariah, serta investasi emas yang aman dan mudah diakses. Layanan digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian juga memperkuat aksesibilitas layanan keuangan bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Melalui sinergi ini, Pegadaian berharap literasi keuangan generasi muda semakin kuat sehingga mampu membuat keputusan finansial yang bijak, terhindar dari pinjaman ilegal maupun investasi bodong, serta tumbuh menjadi individu yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.

TGCL Universitas Lampung menjadi bagian dari jaringan ruang kreatif Pegadaian di berbagai perguruan tinggi sebagai langkah strategis memperluas edukasi finansial serta mendorong lahirnya talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 April 1901. Selain bergerak di industri gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif dengan beragam produk dan layanan finansial. Sejak 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM untuk mendukung UMKM naik kelas.

Pegadaian juga mengukuhkan diri sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia setelah memperoleh izin OJK pada Desember 2024 untuk menjalankan kegiatan usaha bulion, termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas.

Beragam produk investasi emas seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah) dapat diakses melalui outlet, agen Pegadaian, maupun aplikasi Tring! by Pegadaian.

Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif guna menciptakan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan.

Rabu, 08 Oktober 2025

Pegadaian Resmi Luncurkan Super Apps “Tring!”: Satu Aplikasi untuk Seluruh Layanan Emas dan Keuangan Digital


Palembang
– PT Pegadaian resmi meluncurkan super apps terbarunya bertajuk Tring! by Pegadaian, yang mengintegrasikan seluruh layanan gadai, investasi emas, dan pembiayaan ke dalam satu ekosistem keuangan digital. Peluncuran berlangsung di Ballroom The Gade Tower, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Aplikasi Tring! menjadi wujud transformasi digital Pegadaian dalam memberikan solusi keuangan yang cepat, aman, dan mudah, sesuai dengan tagline #MulaiDariTring!. Aplikasi ini menghadirkan pengalaman bertransaksi terintegrasi, mulai dari tabungan emas, cicil emas, gadai tabungan emas, hingga fitur pembiayaan dan transaksi digital lainnya.

Peluncuran aplikasi ini diresmikan oleh Direktur Utama PT Pegadaian bersama jajaran Komisaris, CEO Group BRI, serta Wakil Direktur Utama Pegadaian. Acara semakin meriah dengan kehadiran Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador Tring!, yang berbagi pengalaman mengenai pentingnya investasi bagi generasi muda.

Direktur Utama PT Pegadaian menyebutkan, Tring! dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan dalam mengelola aset dan transaksi finansial melalui satu aplikasi.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Novryandi menegaskan, Pegadaian menempatkan keamanan sebagai prioritas utama dalam penggunaan aplikasi ini. “Data nasabah dijamin keamanannya, sementara aset emas nasabah tersimpan dengan standar keamanan tertinggi. Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk setiap transaksi emas, memastikan setiap gram emas yang dibeli benar-benar tersedia secara fisik,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Group BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa peluncuran Tring! menjadi langkah sinergi antara entitas dalam Holding Ultra Mikro (UMi), yakni BRI, Pegadaian, dan PNM, dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Holding Ultra Mikro saling mendukung dan membantu. Aplikasi Tring! by Pegadaian ini terhubung dengan BRI. Saat ini user aktif BRImo mencapai 42 juta, dan diharapkan di akhir tahun jumlah pengguna Tring! akan mencapai 4 juta. Bayangkan potensi 40 juta pengguna yang bisa mengakses produk emas Pegadaian ke depannya,” ungkapnya.

Melalui Tring!, Pegadaian mempertegas perannya sebagai The Leader in Gold Ecosystem sekaligus akselerator inklusi keuangan nasional. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mencapai tujuan finansial secara lebih mudah dan aman.

Tentang PT Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Selain bergerak di bidang gadai, Pegadaian juga menyediakan berbagai layanan investasi dan pembiayaan berbasis emas seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Arisan Emas, serta pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, dan KUR Syariah.

Sejak tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021, Pegadaian terus berkomitmen mendorong UMKM naik kelas. Pada Desember 2024, Pegadaian juga menjadi pelopor usaha Bulion di Indonesia setelah memperoleh izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seluruh produk dan layanan Pegadaian kini dapat diakses secara digital melalui Tring! by Pegadaian dan Pegadaian Digital, yang tersedia di AppStore dan PlayStore.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.pegadaian.co.id

Jumat, 19 September 2025

Pegadaian Kanwil III Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Lampung Barat


Lampung Barat
 – PT Pegadaian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang yang melanda Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung,Kamis 18 September 2025 Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada warga terdampak.

Banjir bandang yang terjadi pada Jumat malam (13/9) menyebabkan kerusakan parah di sejumlah pemukiman warga. Data sementara mencatat, lima rumah hanyut terbawa arus, 80 rumah dan sepeda motor rusak berat akibat terendam lumpur, serta puluhan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Pemimpin Wilayah Kanwil III PT Pegadaian, Novryandi, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah berduka.

> “Kami dari keluarga besar PT Pegadaian menyampaikan rasa duka mendalam dan keprihatinan atas musibah banjir bandang di Kecamatan Suoh. Kami memahami betapa berat situasi yang dihadapi masyarakat, dan Pegadaian hadir untuk ikut merasakan serta membantu meringankan beban mereka. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan kehidupan warga segera kembali normal,” ungkap Novryandi.



Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

Perlengkapan tidur

Perlengkapan memasak

Perlengkapan sekolah

Alat penunjang kebutuhan sehari-hari lainnya


Novryandi berharap bantuan tersebut dapat didistribusikan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak. Ia juga menambahkan, layanan Pegadaian tetap berjalan normal pasca-bencana sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi warga.

> “Kami berharap bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali. Pegadaian akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi bencana maupun membangun ketangguhan ke depan,” tambahnya.



Bantuan diserahkan langsung oleh Pemimpin Cabang Pegadaian Kotabumi, Ahmad Sumarta Jaya, bekerja sama dengan BPBD Lampung Barat dan relawan lokal. Penyaluran dikoordinasikan oleh Ichvan Ramdhani, Deputy Bisnis Pegadaian Area Lampung, guna memastikan bantuan tepat sasaran.


Didirikan di Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 April 1901, PT Pegadaian kini tidak hanya bergerak di industri gadai, tetapi juga menghadirkan beragam produk keuangan seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Arisan Emas, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, KUR Syariah, serta pembiayaan Haji dan Umroh.

Sejak tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021, Pegadaian berkomitmen mendukung UMKM naik kelas melalui layanan keuangan inklusif. Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor Layanan Bank Emas setelah mengantongi izin OJK, dan telah mencatat transaksi Deposito Emas lebih dari 1 ton sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025.

Produk dan layanan Pegadaian kini dapat diakses secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital di AppStore dan PlayStore. Informasi lebih lanjut tersedia di www.pegadaian.co.id.


Sabtu, 01 Maret 2025

Pegadaian Gelar Festival Ramadhan Cemerlang di Lampung, Sediakan Sarana untuk UMKM


Bandar Lampung
– Dalam menyambut Bulan Ramadhan, Pegadaian menggelar Festival Ramadhan dengan tema "Ramadhan Cemerlang". Acara yang berlangsung pada Sabtu,1-15 Maret 2025, ini digelar di halaman Pegadaian area Lampung, yang terletak di Jalan WR Superatman No. 82, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

Festival yang diadakan oleh 61 cabang Pegadaian di seluruh Indonesia ini tidak hanya menyajikan berbagai kegiatan menarik, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pegadaian menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM agar mereka dapat mengembangkan usaha mereka selama bulan Ramadhan.

Sejumlah kegiatan menarik turut memeriahkan festival ini, di antaranya adalah bazar UMKM, bazar emas, tabligh akbar, seminar haji, seminar emas, serta taks sowh. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti stand-up comedy, lomba anak-anak, serta santunan untuk anak yatim. Tidak ketinggalan, kegiatan ngabuburit bersama Pegadaian dan kultum juga turut meramaikan acara tersebut.

Festival Ramadhan Cemerlang ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, serta memberikan manfaat bagi perkembangan UMKM yang ada di Lampung dan sekitarnya. Acara ini diharapkan dapat memberikan semangat dan keberkahan bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(Yuli)

Senin, 11 April 2022

Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung Salurkan DKU R untuk Program Ramadan ACT



GK, Bandar Lampung — PT Pegadaian Syariah Cabang Raden Intan Lampung menyalurkan bantuan untuk program Ramadan ACT Lampung. 
Bantuan yang disalurkan Rp. 15.000.000 ( Lima Belas Juta Rupiah) merupakan Dana Kebajikan Umat (DKU) yang sudah dihimpun oleh Pegadaian Syariah dan diperuntukan untuk program Ramadhan 1443 H.
Insya Allah dana ini akan disalurkan untuk membantu kegiatan berbagi pangan Ramadan untuk masyarakat prasejahtera di Lampung.

Pemimpin Cabang PT. Pegadaian Syariah Cabang Raden Intan Lampung, Daniel Tamara menjelaskan, "Pihaknya sudah lama bermitra dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) Lampung sudah beberapa tahun belakangan ini, Harapan Kami bahwa infak dan sedekah milik nasabah kami yang disalurkan melalui ACT Lampung bisa tepat sasaran," tuturnya.

Kepala Cabang ACT Bandar Lampung , Fajar Yusuf Dirgantara, mengucapkan banyak terima kasih dan mengimbau perusahaan atau pihak lain mengikuti langkah Pegadaian ini, karena masih banyak saudara – saudara Kita di bulan Ramadhan ini yang harus dan wajib Kita santuni dari Infak, sadaqoh dan Zakat Kita yang disalurkan melalui berbagai program Pangan di Aksi Cepat Tanggap Bandar Lampung seperti Mualaf, Marbot Masjid, Guru ngaji selain yatim dan Keluarga Prasejahtera.

”Dengan demikian Ramadhan ini akan menjadi momentum kebaikan yang bisa ditebarkan oleh semua Masyarakat Muslim yang ingin turut berbagi keberkahan, Insya Allah dapat meringankan beban masyarakat terutama yang terdampak pandemi sehingga akhirnya mereka mampu mandiri,” tutupnya. (*)