Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label unila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unila. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2026

Safari Ramadan FISIP Unila Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aula Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, Kamis (5/3/2026).


Keluarga besar FISIP bersama pimpinan universitas berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.


Mengusung tema “Bersama Menggapai Berkah Ramadan, Mencari Ampunan dalam Kebahagiaan,” kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan sivitas akademika.


Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani, Wakil Rektor Bidang Akademik Suripto Dwi Yuwono, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Habibullah Jimad, Ketua Senat Unila Herpratiwi, serta Dekan FISIP Unila Anna Gustina Zainal. Turut hadir pula jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tilawah Alquran Surah Al-Baqarah ayat 183–185 yang dibacakan Jefri Syarif dari Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Tazkiatun Nafs dari Program Studi Sosiologi. Lantunan ayat suci tersebut mengingatkan kembali tentang makna puasa sebagai kewajiban sekaligus sarana meningkatkan ketakwaan.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Unila Anna Gustina Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.


Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini hubungan antarsivitas akademika dapat semakin erat sehingga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang harmonis dan produktif.


Sementara itu, Rektor Lusmeilia Afriani menegaskan Ramadan merupakan momentum spiritual yang sangat berharga untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.


“Sebagai bagian dari sivitas akademika, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter, etika, dan moralitas yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada dosen FISIP Unila yang akan memasuki masa purnabakti, Sugiyanta, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya dalam dunia pendidikan di Unila.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Unit Pengelola Zakat (UPZ) Unila yang disampaikan oleh Ani Agus Puspawati. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa UPZ akan merekrut relawan di lingkungan FISIP hingga tingkat jurusan dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.


Program UPZ tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran, di antaranya untuk bantuan pemotongan UKT, bantuan biaya hidup mahasiswa, hingga dukungan penyelesaian tugas akhir.


Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan diisi tausiah dan doa oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Sudarman. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh hadirin memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di masyarakat.

“Perbedaan yang ada di Indonesia justru menjadi kekuatan untuk menjaga kebersamaan, kerukunan, persatuan, dan kesatuan,” tegasnya


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut semakin mempererat tali silaturahmi antarsivitas akademika Universitas Lampung di bulan suci Ramadan. 

Rabu, 04 Maret 2026

FT Unila Gelar Workshop Pembinaan Mental Tendik untuk Tingkatkan Etos Kerja dan Profesionalisme


Bandar Lampung
– Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop bertajuk “Pembinaan Mental Tenaga Kependidikan dalam Peningkatan Etos Kerja, Integritas, dan Profesionalisme Berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dekanat lantai dua Fakultas Teknik Unila, Rabu, 4 Maret 2026.

Workshop ini dihadiri Rektor Lusmeilia Afriani, Dekan FT Ahmad Herison yang sekaligus membuka acara, para wakil dekan, Kepala Bagian Umum, serta tim kerja Fakultas Teknik Unila.

Dalam sambutannya, Dekan FT Ahmad Herison menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pembinaan mental tenaga kependidikan agar mampu meningkatkan kualitas kerja, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas di lingkungan kampus.

Workshop menghadirkan pemateri Putri Ramadhona yang memberikan materi bertajuk “Bekerja dengan Hati, Tumbuh dengan Arti”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun komitmen dalam setiap pekerjaan serta menumbuhkan kesadaran bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki arti penting dalam keberhasilan institusi pendidikan.
Ia juga mengajak peserta untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja, seperti menciptakan satu kebaikan baru setiap hari serta menghadirkan nilai-nilai positif dalam setiap aktivitas.

“Mungkin nama Anda tidak tertulis di ijazah mahasiswa, tetapi kerja Anda adalah alasan keberhasilan mereka. Setiap usaha kecil bernilai dan setiap niat tulus memberi energi positif bagi semua,” ujar Dhona.

Menurutnya, tenaga kependidikan memiliki kontribusi besar dalam mendukung proses pendidikan di perguruan tinggi, sehingga penting untuk terus menumbuhkan semangat kerja yang dilandasi nilai spiritual dan integritas.

Sementara itu, Rektor Lusmeilia Afriani berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan setiap semester, agar hasil yang dicapai dapat lebih maksimal.

Melalui workshop ini, diharapkan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik Unila semakin meningkatkan kualitas pelayanan, loyalitas, serta dedikasi dalam mendukung kemajuan fakultas dan universitas secara keseluruhan.

Selasa, 03 Maret 2026

FP Unila Gelar Pembinaan Mental Spiritual dan Sosialisasi UPZ di Momentum Ramadan


Bandar Lampung
– Transformasi karakter dan penguatan kesejahteraan sosial menjadi fokus utama saat Fakultas Pertanian Universitas Lampung(Unila) menggelar kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi sivitas akademika di Aula Dekanat, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan bertajuk “Cahaya Ramadan: Menjalin Ukhuwah, Memupuk Ikhlas dan Integritas” ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kinerja dosen dan tenaga kependidikan sekaligus menjaga kualitas pelayanan akademik kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Kuswanta Futas Hidayat, menekankan bahwa Ramadan seharusnya tidak menjadi penghalang dalam menjalankan aktivitas kerja. Menurutnya, tidak adanya jeda istirahat makan selama puasa justru dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan fokus dan produktivitas.
“Bulan suci Ramadan ini tidak menghalangi semua aktivitas. Justru di bulan Ramadan ini kinerja kita harus meningkat. Mari kita laksanakan kewajiban kita sehingga diharapkan produktivitas semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani, menilai iklim kerja yang produktif berakar dari hubungan kemanusiaan yang harmonis. Ia menegaskan integritas dalam menjalankan amanah akan membangun kepercayaan serta menciptakan lingkungan akademik yang kondusif.

Menurutnya, nilai integritas juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas mahasiswa, termasuk melalui pengembangan program fast track yang memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi magister lebih cepat sebagai bagian dari upaya meningkatkan jumlah sumber daya manusia unggul di Indonesia.

“Integritas dalam menjalankan amanah akan membangun kepercayaan, dan ukhuwah yang terjalin erat akan menciptakan lingkungan akademik yang harmonis dan produktif,” ujar Prof. Lusmeilia.

Dalam kesempatan yang sama, penceramah Asep Kholis Nurjamil menyampaikan tausiah mengenai makna kebersamaan dalam Ramadan. Ia menjelaskan bahwa banyak ibadah di bulan suci dirancang untuk dilakukan secara kolektif sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Ia juga memberikan edukasi mengenai zakat sebagai instrumen penting dalam pemerataan ekonomi. Meski zakat memiliki ketentuan nisab dan haul, menurutnya Ramadan menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Melalui sosialisasi UPZ dalam kegiatan ini, pihak Universitas Lampung berharap kesadaran berzakat di lingkungan kampus semakin meningkat dan terkelola secara sistematis. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan serta masyarakat sekitar yang berhak menerima, sehingga kegiatan spiritual di lingkungan kampus dapat memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.

Unila Gelar FGD Penyusunan Buku Panduan Penelitian dan PKM DIPA BLU 2026


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DIPA BLU Unila Tahun 2026, Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di ruang sidang lantai dua Rektorat Unila dan melibatkan pimpinan serta pengelola riset di lingkungan universitas.

FGD dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Suripto Dwi Yuwono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempercepat proses pengumuman laporan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga program yang telah dirancang dapat segera direalisasikan.

“FGD ini diharapkan dapat mempercepat tahapan pengumuman proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga pelaksanaannya bisa segera dimulai dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung (LPPM Unila) Dikpride Despa, Sekretaris LPPM Suparman Arif, serta dimoderatori oleh Fajrin Satria Dwi Kesumah.

Dalam pemaparannya, Dikpride Despa menjelaskan berbagai skema penelitian tahun anggaran 2026 yang disiapkan Unila. Skema tersebut meliputi penelitian dasar, penelitian terapan, penelitian pascasarjana, professorship, penelitian guru besar, pra-startup, hingga startup.

Sementara itu, untuk skema pengabdian kepada masyarakat, Unila menyediakan beberapa program, di antaranya PKMU, PKM Desa Binaan, serta PKM Diseminasi Hasil Riset.

Tema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2026 ditetapkan sebagai “Inovasi Berbasis Riset dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat.”

Lebih lanjut, Dikpride menyampaikan bahwa pengumuman sekaligus penetapan penerima hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat DIPA BLU Unila direncanakan dilakukan pada bulan Maret 2026. Adapun seminar hasil pengabdian kepada masyarakat dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Melalui FGD ini, diharapkan buku panduan yang disusun dapat menjadi acuan yang komprehensif dan implementatif bagi sivitas akademika dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Unila sepanjang tahun 2026.

Senin, 02 Maret 2026

Unila Sosialisasikan IKU 2026, Perkuat Pemahaman Kinerja Perguruan Tinggi


BANDAR LAMPUNG
— Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pepadun Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila.

Sosialisasi dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai arah kebijakan dan pengukuran kinerja perguruan tinggi pada tahun 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menegaskan bahwa IKU merupakan instrumen strategis yang ditetapkan Kemdiktisaintek sebagai tolok ukur transformasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Menurutnya, IKU tidak hanya berfungsi sebagai indikator administratif, tetapi juga menjadi arah kebijakan dalam meningkatkan relevansi lulusan, kualitas pembelajaran, kinerja dosen, serta dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan dunia kerja.

Pada sesi pemaparan materi, dijelaskan kebijakan IKU Tahun 2026 yang menekankan penguatan capaian pembelajaran berbasis luaran. Selain itu, terdapat fokus pada peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, optimalisasi kinerja penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berbasis data.

Setiap fakultas dan program studi juga didorong untuk melakukan pemetaan target, strategi pencapaian, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hal ini penting agar capaian IKU dapat terukur dengan jelas dan terdokumentasi secara sistematis.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antara fakultas, jurusan, program studi, dan unit pendukung dalam mengintegrasikan IKU ke dalam perencanaan strategis dan operasional.

 Peran Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) serta Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) turut ditekankan dalam memastikan proses evaluasi berjalan sistematis, berbasis eviden, dan selaras dengan indikator yang ditetapkan kementerian.

Melalui forum diskusi, para peserta juga membahas berbagai strategi implementasi IKU di tingkat fakultas. Beberapa di antaranya meliputi penguatan tracer study lulusan, peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus, peningkatan publikasi ilmiah dosen, serta pengembangan kemitraan nasional dan internasional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang klarifikasi bagi peserta terkait mekanisme pelaporan serta evaluasi capaian kinerja tahun 2026.

Melalui sosialisasi tersebut, Unila berharap seluruh unit kerja, khususnya di lingkungan FISIP, dapat memahami secara komprehensif arah kebijakan IKU Tahun 2026 serta berkomitmen meningkatkan kinerja institusi secara terukur, adaptif, dan berkelanjutan guna mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan turut dihadiri Dekan FISIP, para Wakil Dekan FISIP, Kepala Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan, para Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi di lingkungan FISIP, serta penanggung jawab Tim Evaluasi BPKHM Unila.

Unila Terima Bus Kampus dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Apresiasi Mahasiswa Pemenang Program Bale RACE


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menerima bantuan program pengembangan operasional berupa satu unit bus kampus Mitsubishi Euro4 FE843CN dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Gedung Rektorat Unila tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Program Bale RACE (Rewards for Active Campus Engagement) bagi mahasiswa yang aktif menggunakan layanan digital Bale by BTN.

Acara dihadiri Rektor Unila Lusmeilia Afriani didampingi Ketua Senat, para Wakil Rektor, Ketua Satuan Pengawasan Internal, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, kepala lembaga, kepala biro, kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA), serta sivitas akademika Unila.

Dari pihak BTN hadir Branch Manager BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi, DBM Bisnis BTN KC Bandar Lampung Natalia Sonata Hutajalu, Branch Manager BTN KCP Unila Rezky Afriani Hasibuan, Funding & Transaction Head BTN KC Bandar Lampung Nivo Agesfinaldi, Priority Banking Unit Head BTN KC Bandar Lampung Ein Valencia, serta jajaran manajemen lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unila menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BTN atas bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa satu unit bus kampus. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara dunia perbankan dan institusi pendidikan dalam mendukung berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan Unila.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi mobilitas kegiatan kampus serta menjadi bukti nyata kolaborasi antara Unila dan BTN dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Branch Manager BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi menegaskan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemitraan jangka panjang antara BTN dan Unila.

“Kami tidak ingin hubungan ini berhenti hanya pada layanan perbankan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, mulai dari literasi finansial hingga dukungan terhadap berbagai kegiatan mahasiswa,” kata Dadi.

Pada kesempatan yang sama, BTN juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa pemenang Program Bale RACE University. Program ini merupakan bentuk penghargaan bagi mahasiswa yang aktif memanfaatkan layanan digital Bale by BTN di lingkungan kampus.

Adapun pemenang Program Bale RACE University yakni Juara I Adhi Wahyu Kurnia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang memperoleh satu unit laptop. Juara II Raisah Adilla Rizqina dari Fakultas Kedokteran (FK) menerima satu unit tablet. Sementara Juara III Almira Aliya Shabana dari Fakultas Hukum (FH) mendapatkan diskon pembayaran SPP sebesar Rp3 juta.

Hadiah diserahkan secara simbolis oleh Rektor Unila bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan serta perwakilan manajemen BTN.

Program Bale RACE bertujuan mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan mahasiswa melalui aktivasi akun Bale by BTN serta peningkatan transaksi digital, seperti pembayaran non-tunai, transfer, hingga penggunaan QRIS.

Melalui program tersebut, BTN berharap dapat menumbuhkan budaya transaksi digital yang aman, mudah, dan efisien di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis CSR bus kampus dari BTN kepada Unila, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai penanda komitmen berkelanjutan kedua pihak dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi.

Sabtu, 28 Februari 2026

Teknik Geodesi FT Unila Koordinasi dengan BPN Pringsewu Bahas Pemotretan Udara Peta Dasar


Pringsewu
— Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pringsewu, Jumat, 27 Februari 2026.


Kegiatan ini dilakukan untuk membahas rencana pelaksanaan pemotretan udara dalam rangka pembuatan peta foto tegak.


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN dengan Fakultas Teknik Unila terkait penyediaan data pemetaan pertanahan.


Dalam kunjungan tersebut, tim dari Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika FT Unila yang terdiri dari Dr. Fajriyanto, Anggun Tridawati, S.T., M.T., serta Ir. Armijon, M.T., hadir bersama sejumlah mahasiswa. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor BPN Kabupaten Pringsewu, Oki Maradha Pratama, S.H., M.H., yang didampingi Koordinator Kelompok Substansi Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Ami Surya Brata.


Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan membahas berbagai aspek teknis dan administratif terkait rencana pemotretan udara. Salah satu fokus pembahasan adalah penentuan Area of Interest (AOI) yang akan menjadi lokasi pengambilan foto tegak sebagai dasar pembuatan peta.


Dari hasil koordinasi tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah area yang akan dijadikan objek pemotretan udara sebagai tahap awal pelaksanaan kegiatan.


Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung penyediaan fasilitas orthophoto peta dasar pertanahan skala besar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi di bidang survei, pemetaan, serta teknologi pemotretan udara.


Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan data pertanahan yang lebih akurat dan terintegrasi di wilayah Kabupaten Pringsewu. 

Jumat, 27 Februari 2026

FEB Unila Gelar Safari Ramadan, Perkuat Produktivitas dan Integritas Sivitas Akademika


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Safari Ramadan pada Jumat, 27 Februari 2026, di Gedung Student Center kampus setempat.

Kegiatan ini mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum Peningkatan Produktivitas dan Penguatan Integritas dalam Berkinerja.”
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unila Lusmeilia Afriani, Wakil Rektor Bidang Akademik Suripto Dwi Yuwono, Dekan FEB Unila Nairobi, serta penceramah Ahmad Yani, bersama sejumlah pimpinan dan sivitas akademika lainnya.

Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir serta kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kampus.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun Unila yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menegaskan bahwa Ramadan bukanlah bulan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum untuk meningkatkan kinerja.

“Ramadan bukan bulan untuk menurunkan produktivitas, tetapi justru bulan produktivitas. Ibadah puasa mengajarkan kita bekerja lebih efektif, bertanggung jawab, serta menanamkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga disampaikan sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unila kepada sivitas akademika. Sosialisasi disampaikan oleh Ninuk Dewi K., S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA., yang menjelaskan bahwa UPZ Unila dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung dan berada di bawah koordinasi Baznas Provinsi Lampung.

UPZ Unila memiliki dua fokus utama, yakni menghimpun zakat, infak, dan sedekah serta menyalurkannya secara tepat sasaran. Penghimpunan dana dilakukan melalui berbagai mekanisme, antara lain pemotongan gaji bagi sivitas akademika yang bersedia, transfer ke rekening UPZ, dukungan relawan, serta kemudahan pembayaran melalui barcode.

Adapun prioritas penyaluran dana difokuskan kepada mahasiswa dan masyarakat Unila yang membutuhkan, seperti bantuan pembayaran UKT, bantuan biaya penulisan tugas akhir, bantuan biaya hidup mahasiswa, hingga bantuan untuk korban bencana.

Melalui semangat “dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” UPZ Unila diharapkan mampu memperkuat peran Unila tidak hanya sebagai institusi pendidikan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Ahmad Yani. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa puasa merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan manusia, baik secara spiritual maupun kesehatan.

Ia juga menekankan bahwa ibadah puasa seharusnya mendorong seseorang untuk semakin menjaga ibadah lainnya, terutama salat. Menurutnya, puasa tanpa diiringi salat tidak akan memberikan makna ibadah yang sempurna.

Ustaz Ahmad Yani juga mengisahkan tentang iblis yang dimasukkan ke dalam neraka karena menolak bersujud kepada Nabi Adam alaihis salam, meskipun hal tersebut merupakan perintah Allah.

Dari kisah tersebut, ia menegaskan pentingnya mendahulukan iman sebelum ilmu. Iman yang kuat, menurutnya, akan membimbing ilmu sehingga setiap tindakan manusia senantiasa mengarah pada kebaikan.

Kegiatan Safari Ramadan FEB Unila ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antar sivitas akademika semakin erat serta mampu meningkatkan keimanan, spiritualitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus.

Rabu, 25 Februari 2026

Unila Gelar Sosialisasi Beasiswa MEXT Bersama Kedutaan Besar Jepang


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi beasiswa MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology) bersama Tim Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada Rabu, 25 Februari 2026, di lantai dua Gedung Rektorat Unila.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unila dalam memperluas akses mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jepang.

Sosialisasi dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., para dekan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unila. Turut hadir Teresa Chiquita Goenawan selaku Tim Pendidikan atau Study Abroad Advisor dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menyampaikan bahwa beasiswa MEXT merupakan salah satu program beasiswa bergengsi dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unila untuk terus mendorong internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Universitas Lampung terus berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ujarnya.

Beasiswa MEXT merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology, Professional Training College bagi lulusan SMA, serta program Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang dan Teacher Training bagi para guru.

Pada kesempatan tersebut, Teresa Chiquita Goenawan menyampaikan materi sosialisasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan, serta tahapan seleksi beasiswa MEXT.

Ia menjelaskan bahwa beasiswa ini bersifat fully funded, mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup, tiket pesawat pulang-pergi, bebas biaya visa pelajar, serta tidak memiliki ikatan dinas setelah menyelesaikan studi.

Selain itu, Teresa juga membagikan beberapa tips kepada peserta agar dapat mempersiapkan diri mengikuti seleksi dengan lebih baik.

Beberapa di antaranya memastikan seluruh dokumen sesuai dengan persyaratan, mengisi formulir pendaftaran secara teliti, menyusun research plan sesuai format yang ditentukan, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian tulis dan wawancara dengan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang maupun bahasa Inggris.

“Terdapat bermacam-macam situs informasi untuk studi di Jepang. Silakan mencari dengan kata kunci study in Japan, karena ada banyak beasiswa lainnya selain beasiswa MEXT,” ujarnya.

Prof. Suripto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta dengan menggali informasi sedalam mungkin serta mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Ia menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba menjadi langkah awal dalam meraih kesempatan besar di masa depan.
“Kesempatan besar tidak datang dua kali, dan keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan,” pungkasnya.

Selasa, 24 Februari 2026

Unila Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama University of Seville melalui Program HARVEST Erasmus


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) terus memperluas jejaring kerja sama global melalui penyelenggaraan Partnership Meeting bersama University of Seville, Spanyol, yang berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026, di Gedung Rektorat lantai dua Unila.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan internasional melalui program HARVEST Erasmus+, yang berfokus pada penguatan pendidikan tinggi untuk mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, riset, serta pengembangan kapasitas akademik.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Ayi Ahadiat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kemitraan global dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

“Kolaborasi akademik global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui program HARVEST Erasmus+, Unila berkomitmen memperkuat kapasitas pendidikan tinggi dalam mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan serta mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan global,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi platform strategis untuk membangun pemahaman bersama serta merancang kolaborasi jangka panjang dalam menjawab berbagai tantangan global, terutama di bidang pangan dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ayi turut memaparkan profil Unila melalui penayangan video institusi serta presentasi singkat mengenai sejarah, capaian akademik, keunggulan fakultas, fasilitas, dan jejaring kerja sama internasional yang telah dibangun. Paparan ini menunjukkan komitmen Unila dalam memperluas kolaborasi global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Ia juga menyoroti capaian implementasi tahun pertama program HARVEST pada 2025 yang berfokus pada identifikasi praktik pertanian berkelanjutan serta tren pedagogi inovatif dalam industri pertanian dan pangan. Tahap ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan micro-courses dan micro-credentials pada tahap selanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Konsorsium HARVEST dari University of Seville, Miguel Ángel Martín López, memaparkan perkembangan serta arah strategis program HARVEST untuk periode 2025–2027.

Ia menjelaskan, HARVEST (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) merupakan program yang didukung pendanaan Erasmus+ Uni Eropa dan melibatkan delapan universitas dari kawasan Eropa dan Asia Tenggara.

Menurutnya, tahun 2025 difokuskan pada pemetaan praktik berkelanjutan dan inovasi pedagogis. Pada 2026, program diarahkan pada implementasi Capacity Building and Training Programme (CBTP), sementara pada 2027 akan memasuki tahap uji coba micro-courses, akreditasi micro-credentials, serta pengembangan Students’ Innovation Hubs.
Dalam kegiatan tersebut, juga diperkenalkan program CBTP yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen serta mendorong inovasi akademik lintas negara. Program ini dilaksanakan secara hybrid dan lintas disiplin, meliputi pelatihan daring, pengembangan micro-courses, serta pembentukan student innovation hub.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan kolaborasi yang disampaikan sivitas akademika Unila, antara lain pengembangan proyek cold storage untuk menjaga kualitas pangan, penguatan pengelolaan social forestry, kerja sama di bidang ilmu sosial dan sastra, inovasi pengelolaan sampah rumah tangga, serta penguatan ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Prof. Miguel menyambut baik potensi kolaborasi lintas disiplin tersebut. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk menjawab berbagai isu strategis global seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan hak-hak petani dan hak atas pangan.

Sebagai penutup, Prof. Ayi menegaskan bahwa berbagai gagasan yang telah didiskusikan dapat menjadi pijakan awal dalam mengembangkan proyek kolaboratif yang berkelanjutan di masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan suvenir serta dokumen draf nota kesepahaman (MoU) dari Unila kepada University of Seville sebagai simbol penguatan kerja sama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui pertemuan ini, Unila dan University of Seville berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang tidak hanya memperkuat pengembangan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai isu global, khususnya di bidang pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sabtu, 21 Februari 2026

Unila Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Menuju World Class University


Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama serta pejabat fungsional di lingkungan kampus setempat, Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang pelantikan lantai empat Rektorat tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan struktur organisasi universitas.


Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, dan dihadiri para Wakil Rektor, dekan, kepala biro, kepala UPA, kepala bagian dan subbagian, serta rohaniwan.


Adapun pejabat yang dilantik yakni Indrayati Putri Idrus, S.H., M.H., sebagai Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum; Puspa Widya Kencana, S.I.P., sebagai Perencana Ahli Muda; serta Agus Effendi, S.Kom., sebagai Perencana Ahli Pertama.


Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat kinerja organisasi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.


“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat segera melakukan adaptasi dan akselerasi kerja. Tidak ada waktu untuk bersantai, karena tuntutan publik dan persaingan antarperguruan tinggi menuntut kita untuk bergerak lebih cepat,” ujarnya.


Rektor juga menekankan bahwa jabatan Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum memiliki peran strategis sebagai jantung operasional universitas. Melalui biro tersebut, pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, serta urusan administrasi umum diharapkan berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.


Sementara itu, kepada pejabat fungsional perencana, Rektor berpesan agar mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berbasis data. Perencanaan yang matang dan terukur dinilai menjadi kunci dalam merumuskan program dan kebijakan yang berdampak nyata bagi pengembangan institusi.


Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah konkret Unila dalam memperkuat tata kelola administrasi dan mendukung terwujudnya visi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (world class university) yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. 

Jumat, 20 Februari 2026

Rektor Unila Terima Audiensi UPZ, Dorong Penguatan Pengelolaan Zakat di Lingkungan Kampus


Bandar Lampung
— Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menerima kunjungan audiensi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unila yang dipimpin Ketua UPZ Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., pada Jumat, 20 Februari 2026.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Unila dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan kampus secara profesional, amanah, serta sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

UPZ Unila memiliki tugas utama menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang berasal dari sivitas akademika Unila. Dana tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat luas, khususnya bagi keluarga besar Unila maupun masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unila mengajak seluruh warga kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, hingga mahasiswa, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Unila.
“Melalui UPZ ini, mari kita jadikan wadah kebersamaan untuk berbagi, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan keberkahan di lingkungan kampus yang kita cintai,” ujar Lusmeilia.

Ia juga berharap semakin banyak sivitas akademika yang memiliki kewajiban zakat maupun keinginan untuk berinfak dapat menyalurkan kontribusinya melalui UPZ Unila sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh warga kampus yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua UPZ Unila, Prof. Wan Abbas Zakaria, menyampaikan bahwa sebagai program perdana, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi secara masif di tingkat universitas, fakultas, hingga unit-unit kerja di lingkungan kampus.

UPZ Unila memiliki dua program utama, yakni pengumpulan dan penyaluran dana ZIS. Pengumpulan dana dilakukan melalui mekanisme potong gaji bagi sivitas akademika yang secara sukarela menjadi relawan zakat, termasuk dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa.

Adapun penyaluran dana ZIS akan diberikan kepada para asnaf dengan prioritas mahasiswa, seperti bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa pendidikan, serta berbagai bentuk bantuan lain guna mendukung keberlanjutan studi.

Melalui program ini, diharapkan UPZ Unila dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi civitas akademika serta menjadi amal jariah yang memperkuat budaya kepedulian dan solidaritas sosial di lingkungan kampus.

Semarak Festival Kuliner “Jelajah Rasa” Warnai Ramadan di Unila


Lampung
– Suasana hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Lampung (Unila) berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Kuliner “Jelajah Rasa” di area Shuttle Bus Unila, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi pembuka rangkaian agenda Ramadan di lingkungan kampus dan akan berlangsung sepanjang bulan suci.

Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati lokasi festival untuk berburu menu berbuka puasa. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam hidangan, mulai dari takjil manis, minuman segar, hingga aneka gorengan dan makanan berat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa menjelang azan Magrib.

Festival “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif kuliner Ramadan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Tak hanya pelaku UMKM, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai tenant. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat membuka stan dan menjajakan produk mereka. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Kebetulan di Shuttle Unila ada bazar, jadi sekalian datang ke sini,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran festival tersebut sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan menu dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Hal serupa dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan bahwa stan miliknya ramai diserbu pembeli sejak awal pembukaan.

“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar UMKM memiliki ruang berjualan yang stabil di lingkungan kampus.

Melalui Festival Kuliner “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menyemarakkan suasana Ramadan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan di lingkungan kampus.

Kamis, 19 Februari 2026

Hari Pertama Ramadan, Festival “Jelajah Rasa” Unila Diserbu Pengunjung dan Angkat UMKM


Lampung
– Suasana hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Lampung (Unila) berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Kuliner “Jelajah Rasa” di area Shuttle Bus Unila, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi pembuka rangkaian agenda Ramadan di lingkungan kampus dan akan berlangsung sepanjang bulan suci.

Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati lokasi festival untuk berburu menu berbuka puasa. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam hidangan, mulai dari takjil manis, minuman segar, hingga aneka gorengan dan makanan berat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa menjelang azan Magrib.

Festival “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif kuliner Ramadan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Tak hanya pelaku UMKM, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai tenant. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat membuka stan dan menjajakan produk mereka. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Kebetulan di Shuttle Unila ada bazar, jadi sekalian datang ke sini,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran festival tersebut sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan menu dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Hal serupa dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan bahwa stan miliknya ramai diserbu pembeli sejak awal pembukaan.

“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar UMKM memiliki ruang berjualan yang stabil di lingkungan kampus.

Melalui Festival Kuliner “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menyemarakkan suasana Ramadan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan di lingkungan kampus.

Rabu, 18 Februari 2026

Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah, AI GATE System Perangi 2,17 Juta Konten Judi Online


Lampung
– Komitmen pemerintah dalam membersihkan ruang digital dari praktik perjudian daring mendapat dukungan inovatif dari kalangan akademisi. Seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berhasil menghadirkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu pengawasan konten ilegal di Indonesia.

Mahasiswa Fakultas Teknik Unila, Zaka Kurnia Rahman, mengembangkan sistem Artificial Intelligence (AI) bernama GATE System yang kini diimplementasikan di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).
Inovasi tersebut hadir di tengah maraknya penyebaran konten judi online yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

 GATE System dirancang menggunakan teknologi mutakhir untuk mendeteksi ribuan domain dan konten mencurigakan secara otomatis. Dengan sistem ini, proses verifikasi, analisis, hingga pemutusan akses dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan akademisi menjadi kunci penting dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber yang semakin kompleks dan dinamis.

Menurutnya, GATE System menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap persoalan bangsa, sekaligus sejalan dengan langkah strategis pemerintah dalam memberantas judi online. Ia menyebutkan, sejak Oktober 2024 hingga September 2025, pemerintah telah menangani lebih dari 2,17 juta konten judi, dengan mayoritas berasal dari situs dan alamat IP yang terindikasi melanggar hukum.

Zaka menjelaskan, GATE System mengintegrasikan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan visi komputer (computer vision) untuk mengenali pola-pola khusus yang kerap digunakan situs judi online guna menghindari sistem sensor konvensional.

 Sistem ini juga mampu melakukan pembelajaran berkelanjutan (machine learning) sehingga tingkat akurasi deteksi semakin meningkat seiring waktu.
Ia menegaskan, tujuan utama pengembangan sistem ini adalah meningkatkan efisiensi pengawasan digital. 

Dengan volume konten negatif yang mencapai jutaan setiap tahunnya, diperlukan sistem otomatis yang mampu melakukan penyaringan awal secara presisi sebelum ditindaklanjuti oleh tim teknis.

Keberhasilan implementasi GATE System diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung proyek-proyek nasional berbasis teknologi. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Unila sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan inovator teknologi berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Pemerintah melalui Komdigi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur pengawasan ruang digital. Inovasi berbasis AI seperti GATE System diproyeksikan menjadi elemen vital dalam menjaga ekosistem digital Indonesia tetap aman, sehat, dan produktif, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif praktik perjudian daring.

Minggu, 15 Februari 2026

Mahasiswa KKN Unila Buat Peta Jalur Evakuasi Tsunami di Kelurahan Way Lunik Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) Kelurahan Way Lunik 1 melaksanakan program kerja mitigasi bencana melalui pembuatan peta jalur evakuasi tsunami bagi masyarakat setempat.

Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tsunami, mengingat Kelurahan Way Lunik merupakan wilayah pesisir yang memiliki kerawanan terhadap ancaman tersebut.

Berdasarkan hasil observasi lapangan yang dilakukan tim KKN, wilayah Kelurahan Way Lunik memiliki letak geografis yang berdekatan dengan laut sehingga berpotensi terdampak tsunami.

Kondisi ini menuntut adanya langkah mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat guna meminimalkan risiko keselamatan jiwa maupun kerugian materiil.

Selain itu, tim KKN juga menemukan bahwa informasi mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, serta lokasi aman masih terbatas dan belum tersedia dalam bentuk yang mudah dipahami masyarakat. Hal tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan saat terjadi kondisi darurat.

Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Way Lunik 1 menyusun program pembuatan peta jalur evakuasi tsunami sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi wilayah yang berpotensi terdampak tsunami serta menentukan jalur evakuasi yang aman dan mudah diakses. Survei dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis, akses jalan, kepadatan permukiman, serta lokasi yang memiliki elevasi lebih tinggi dan relatif jauh dari garis pantai maupun sungai.

Selanjutnya, tim melakukan pengumpulan data wilayah yang mencakup kondisi infrastruktur jalan, titik kumpul, dan lokasi aman evakuasi. Data tersebut kemudian dianalisis sebagai dasar penyusunan peta jalur evakuasi tsunami Kelurahan Way Lunik.

Dalam proses penyusunan peta, tim memanfaatkan aplikasi ArcGIS sebagai alat bantu utama untuk mengolah dan memvisualisasikan data yang telah dikumpulkan. Hasilnya berupa peta jalur evakuasi yang disusun secara sistematis dan informatif sehingga mudah dipahami masyarakat.

Peta tersebut memuat rute penyelamatan, arah jalur evakuasi, serta titik kumpul yang dapat digunakan masyarakat saat terjadi keadaan darurat. Penyajian informasi dirancang secara sederhana agar dapat dimanfaatkan secara efektif dalam situasi bencana.

Sebagai tahap akhir, tim KKN melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Kelurahan Way Lunik pada 7 Februari 2026 di Kantor Kelurahan Way Lunik. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya mitigasi bencana, langkah-langkah penyelamatan diri, serta cara membaca dan memanfaatkan peta jalur evakuasi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana tsunami.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung terbentuknya budaya sadar bencana di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung.

Mahasiswa KIP Kuliah Unila Angkatan 2025 Ikuti Diklat Strategi Meraih Prestasi Akademik dan Nonakademik


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah angkatan 2025 dengan tema “Strategi Mahasiswa Meraih Prestasi Akademik dan Non-Akademik”. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, di Gedung Serbaguna (GSG) Unila.

Diklat ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan sekaligus tanggung jawab yang wajib diikuti seluruh mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah angkatan 2025 di Unila.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Sunyono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah merupakan representasi harapan bangsa.

Menurutnya, program KIP Kuliah tidak hanya sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga merupakan instrumen transformasi sosial yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, serta memiliki daya saing global.

“Saya percaya KIP Kuliah merupakan satu langkah untuk lebih maju. Program ini adalah instrumen transformasi sosial yang akan melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program KIP Kuliah menjadi motivasi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita. Kondisi ekonomi keluarga tidak lagi menjadi hambatan utama, melainkan tantangan yang dapat diatasi melalui kemauan kuat dan kerja keras.

Dengan semangat dan motivasi tersebut, pemerintah meyakini setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk maju serta berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Budi Harjo, S.Sos., M.IP.; Andrianto selaku Digital Transaction Sales Manager Digital Banking Sales Division Bank Tabungan Negara (BTN); dr. Rasmi Zakiah Oktralina, S.Ked., M.Farm.; Sri Sulastuti, S.H., M.H.; serta Arie Fitria, Ph.D.

Berbagai materi disampaikan kepada peserta, meliputi kebijakan akademik dan filosofi Program KIP Kuliah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pengelolaan keuangan pribadi serta pemanfaatan bantuan KIP Kuliah secara bertanggung jawab, pola hidup sehat mahasiswa, strategi meraih prestasi akademik dan nonakademik, pentingnya etika dan hukum dalam kehidupan kampus, hingga dinamika kelompok dan keterampilan public speaking.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa penerima KIP Kuliah Unila dapat memperoleh inspirasi dan motivasi dalam merancang perjalanan akademik mereka.

Bagi sivitas akademika Unila, pendidikan merupakan kesempatan untuk terus berkembang serta meraih masa depan yang lebih baik melalui usaha, doa, dan kerja keras.

Sabtu, 14 Februari 2026

Unila Ikuti Workshop Menuju World Class University di Kemdiktisaintek


Lampung
- Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., mengikuti Workshop Perguruan Tinggi Menuju World Class University (WCU) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jumat, 13 Februari 2026.


Kegiatan bertajuk “Academia in Postnormal Ecosystem” tersebut menghadirkan pembicara Prof. Emeritus Dato’ Seri Ir. Dr. Zaini bin Ujang dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).


Dalam pemaparannya, Prof. Zaini Ujang membagikan pengalaman UTM dalam meningkatkan reputasi global hingga mencapai peringkat 154 pada QS World University Rankings. Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut dicapai melalui berbagai strategi, di antaranya peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan infrastruktur, serta pembangunan ekosistem perguruan tinggi yang nyaman dan kondusif untuk proses pembelajaran.


Menurutnya, strategi tersebut bertujuan agar masyarakat Malaysia semakin percaya terhadap kualitas pendidikan tinggi di dalam negeri, sehingga tidak perlu lagi menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri.


Langkah ini juga dinilai penting untuk mendorong kemajuan pendidikan tinggi nasional serta menjaga agar aliran dana pendidikan tetap berada di dalam negeri dan dapat mendukung investasi lokal.

Keberhasilan tersebut turut berdampak pada meningkatnya minat mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di UTM, termasuk mahasiswa yang berasal dari Indonesia.


Di sela-sela kegiatan, Prof. Ayi Ahadiat juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan Prof. Zaini Ujang terkait strategi peningkatan jumlah publikasi ilmiah di perguruan tinggi.


Prof. Zaini menjelaskan bahwa peningkatan publikasi memerlukan political will dan kebijakan kuat dari pimpinan universitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong dosen yang masih memiliki jumlah publikasi rendah untuk mengikuti berbagai pelatihan yang berorientasi pada keluaran berupa publikasi ilmiah.


Partisipasi Universitas Lampung dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi baru dalam upaya meningkatkan kualitas akademik serta memperkuat posisi Unila dalam persaingan perguruan tinggi di tingkat global menuju World Class University. 

Jumat, 13 Februari 2026

FKIP Unila Gelar Rapat Senat Luar Biasa Dies Natalis ke-58, Luncurkan Rumah Guru dan Hadirkan Orasi Ilmiah


Bandar Lampung –
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Rapat Luar Biasa Senat dalam rangka puncak Dies Natalis ke-58 FKIP, yang dirangkaikan dengan orasi ilmiah serta peluncuran Rumah Guru FKIP, di Aula K FKIP Unila, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring ini dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Sunyono, M.Si., serta Ketua Senat FKIP Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd.
Turut hadir Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Ketua Forum Guru Besar Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd., Ketua Umum IKA FKIP Unila yang juga anggota Komite II DPD RI Dr. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika FKIP Unila.

Acara diawali dengan Rapat Luar Biasa Senat FKIP yang dibuka Ketua Senat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Rektor Unila.

Dalam sambutannya, Prof. Lusmeilia Afriani menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-58 yang mengusung tema “Kolaborasi Berkelanjutan dalam Mewujudkan FKIP Unila Berdampak, Unggul, dan Berdaya Saing Global” menjadi momentum refleksi perjalanan panjang FKIP dalam membangun pendidikan.

“Lima puluh delapan tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah rentang waktu yang menyimpan sejarah panjang pengabdian, dedikasi, dan kerja keras para pendahulu dalam membangun fondasi pendidikan di Universitas Lampung dan di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan serta penyampaian laporan kinerja Dekan FKIP tahun 2025.

Agenda penting lainnya adalah peluncuran Rumah Guru FKIP Unila sebagai bagian dari penguatan peran fakultas dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Rumah Guru FKIP Unila dihadirkan sebagai upaya menjawab tantangan kompetensi pendidik abad ke-21 dengan menyediakan ruang kolaboratif bagi para pendidik untuk belajar, berbagi, dan berkembang bersama.

Program yang disiapkan meliputi pelatihan berkala untuk peningkatan kompetensi profesional guru, penguatan komunitas sebagai ruang belajar dan berbagi, pusat konsultasi pengembangan karya dan pembelajaran pendidik, hingga advokasi dan perlindungan profesi pendidik.

Melalui Rumah Guru, FKIP Unila mendorong terbangunnya kolaborasi antara guru dan dosen melalui diskusi pedagogik serta pendampingan profesional berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik, khususnya di Provinsi Lampung.

Sebagai bagian dari agenda puncak Dies Natalis, sesi orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Berti Yolida, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unila, dengan judul “Penguatan Kolaborasi Melalui Reflective Teaching dalam Pembelajaran STEAM-EDP Berorientasi Global.”

Orasi tersebut menekankan pentingnya refleksi dalam praktik mengajar serta kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan global.

Kamis, 12 Februari 2026

Unila Gelar Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan PDLN Secara Hybrid


Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) secara hybrid, yakni luring di ruang sidang utama lantai dua Unila serta daring melalui Zoom Meeting, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Ketua Senat, para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, serta para Ketua Lembaga di lingkungan Unila.

Dalam sambutannya, Prof. Ayi Ahadiat menegaskan bahwa workshop tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat tata kelola pengurusan izin perjalanan dinas luar negeri di lingkungan kampus.

“Melalui tata kelola yang baik, kerja sama internasional yang dijalin tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan empat narasumber dari kementerian dan lembaga terkait, yakni Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kementerian Sekretariat Negara RI, Novianti; perwakilan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Suryo Boediono, S.T., M.B.A.; Kepala Bagian Evaluasi dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemendiktisaintek, Firman Hidayat, S.S., M.Si.; serta Kepala Subbidang Paspor Diplomatik dan Dinas Direktorat Konsuler, Oky Yanuar.

Materi yang disampaikan mencakup konsep kerja sama berdampak yang berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 8, prosedur pengurusan PDLN bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, hingga mekanisme pengurusan paspor dinas dan exit permit.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prosedur administratif dan regulasi dalam pelaksanaan kerja sama internasional serta perjalanan dinas luar negeri. Hal tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala administratif di masa mendatang.

Workshop ini juga diharapkan mendorong para pengelola kerja sama di Unila untuk menyusun dan menjalankan program kolaborasi yang selaras dengan kebijakan kampus berdampak, sekaligus mendukung agenda internasionalisasi universitas secara tertib, sistematis, dan berkelanjutan.