BANDAR LAMPUNG – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Bandar Lampung menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan dan Latihan Cabang (Diklatcab), Selasa (6/10/2026), di Swiss-Belhotel Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 85 peserta Diklatcab dan menjadi momentum bagi HIPMI Bandar Lampung untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang memiliki jiwa kewirausahaan.
Ketua BPC HIPMI Bandar Lampung, Indra Feriza, mengatakan HIPMI berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda yang ingin memulai maupun mengembangkan usaha.
Menurutnya, penguatan kewirausahaan tidak cukup hanya melalui motivasi, tetapi juga membutuhkan pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta jejaring usaha yang dapat membantu generasi muda menghadapi tantangan dalam dunia bisnis.
“HIPMI Bandar Lampung siap menjadi support system bagi anak-anak muda yang ingin berwirausaha. Kami juga berharap dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung,” ujar Indra dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang semakin kuat di Kota Bandar Lampung.
Sinergi tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha muda, termasuk akses pelatihan, pembiayaan, pemasaran, hingga pengembangan jejaring bisnis.
Selain memperkuat kapasitas internal organisasi, HIPMI Bandar Lampung juga menyatakan kesiapan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Lampung, dalam mendukung program pemberdayaan dan penguatan generasi muda.
Melalui pelaksanaan Rakercab dan Diklatcab, HIPMI Bandar Lampung berharap dapat melahirkan program kerja yang konkret dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan pengusaha muda di Kota Bandar Lampung.
HIPMI memandang generasi muda memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, penanaman jiwa kewirausahaan dinilai penting untuk membentuk generasi yang mandiri, inovatif, kreatif, sekaligus mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Dengan memperkuat kolaborasi antara HIPMI, pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan semakin banyak anak muda Bandar Lampung yang berani mengambil peluang dan mengembangkan usaha.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, tetapi juga memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandar Lampung.

0 Komentar