Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2024

Tim Nasiaonal Indor Skydiping Indonesi Meraih Prestasi Pada Kejuaraan Asia


GK, JAKARTA
- restasi tingkat Asia berhasil diraih oleh atlet-atlet Indoor Skydiving Indonesia pada rangkaian 5th Fédération Aéronautique Internationale (FAI) World Cup of Indoor Skydiving (WCIS) & 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship di Macau, China, yang diselenggarakan pada 17-20 April 2024. 


Kejuaraan di bawah naungan FAI, selaku Induk Olahraga Aerosport Dunia, merupakan kejuaraan paling bergengsi untuk Olahraga Dirgantara khususnya Terjun Payung.


Pada Kejuaraan Dunia yang diikuti 29 negara ini, Delegasi Tim Nasional Indoor Skydiving Indonesia dari Komite Terjun Payung - Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengikuti 3 nomor yaitu 4-Way Formation Skydiving (kerja sama di udara), 4-Way Formation Skydiving Female dan Dynamic 2-Way.


Tim Nasional Indonesia Putri pada nomor 4-Way FS Female yang diwakili Polwan Brimob POLRI berhasil meraih medali perak atau juara 2 pada Kejuaraan Asia dan menduduki peringkat ke 5 pada Kejuaraan Dunia. Juara 1 Asia diraih oleh Tim China, yang juga merupakan Juara Dunia.


 Atlet-atlet Putri juga mencatatkan Rekor Nasional dengan nilai tertinggi pada satu babak' yaitu 30 poin. Prestasi ini juga merupakan Kado Istimewa yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini.


Kompol Reynando Hutapea yang merupakan Danyon A pelopor Sat Brimob Polda lampung dan menjadi bagian Kontingen indonesia menyebutkan bahwa Putri-putri terbaik Indonesia mampu memberikan prestadi yang membanggakan dalam kompetisi ini.


"Betul mas, Alhamdullilah kita mampu meraih prestasi meski hanya menjadi urutan ke 2 dan 3",.Ungkap Kompol Reynaldo saat di konfirmasi melalui pesan Whataps. Minggu 21 april 2024.


Sementara Tim Nasional Indonesia Putra pada nomor 4-Way FS Open berhasil meraih medali perunggu (Juara 3) pada Kejuaraan Asia yang diwakili oleh atlet-atlet Brimob POLRI.


Diketahui dalam Kejuaraan Dunia ini, Indonesia Mengirimkan 2 tim yang diwakili Brimob POLRI dan KOPASGAT TNI AU dengan menduduki peringkat 12 dan 18 dunia.


Selain itu Tim Nasional Indonesia juga pertama kali dalam sejarah nasional ikut serta pada nomor Dynamic 2-Way yang diwakili atlet-atlet Brimob POLRI dengan hasil peringkat 21 Dunia dan peringkat 4 Asia.


Turut hadir pada perlombaan Presiden International Skydiving Committe (ISC) FAI Alberto Martin, Ketua Harian PB. FASI Marsda Andi Wijaya, Pejabat KONI Pusat Effendi Soen, Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry, Perwakilan POLRI Kombes Pol Christiyanto Goetomo dan Ketua Delegasi / Ketua Tim Kopasgat Kol Pas. Helmi A. Nange.


Prestasi membanggakan yang diraih atlet-atlet Indonesia ini tidak terlepas dari dukungan fasilitas latihan indoor skydiving (windtunnel) termodern yang saat ini dimiliki Brimob POLRI.


Komitmen Komite Terjun Payung FASI dalam mengembangkan dan memajukan Olahraga Indoor Skydiving diwujudkan dengan terselenggaranya Kejuaraan Nasional berkualitas pada tahun 2022 dan 2023, serta rencana penyelenggaraan Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional KAPOLRI Cup pada bulan Juli 2024 yang diinisiasi oleh Persatuan Terjun Payung POLRI dan didukung penuh Pimpinan-pimpinan POLRI,[Feby/Rls]

Rabu, 14 Februari 2024

Kapolda Lampung Apresiasi Langkah Bawaslu, KPU Dan Gakumdu Usai Ditemukannya Surat Suara Yang Sudah Tercoblos Di TPS Way Kandis Bandar Lampung



GK, LAMPUNG
- Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy santika Mengapresiasi Langkah Bawaslu serta KPU kota bandar lampung dan sentra Gakumdu yang cepat melakukan tindakan usai diketahui adanya peristiwa surat suara yang sudah tercoblos yang berada di di TPS 19 Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Bandar Lampung.Rabu (14-02-2024)

Tindakan Bawaslu tersebut salah satunya harus menghentikan sementara waktu pencoblosan dengan kertas suara yang tersisa.

Hal itu terungkap ketika Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, Hassanudin Alam harus menghentikan sementara proses pencoblosan. Karena adanya laporan warga soal surat suara sudah tercoblos.

"TPS 19 ini untuk sementara waktu kami hentikan pencoblosannya karena ada laporan surat suara tercoblos," Kata Hassanudin.

Diketahui surat suara yang rusak karena sudah tercoblos sebelumnya merupakan kertas suara untuk Dprd Provinsi Lampung serta kertas suara Dprd Kota bandar lampung.

Kapolda lampung juga mengharapkan masyarakat menggunakan jalur-jalur resmi yang telah disediakan oleh pemerintah bila tidak puas atau tidak terima dengan hasil pemungutan suara Pemilu 2024.

"Harapan kita semua dilakukan menggunakan proses hukum yang benar, karena ada Bawaslu, KPU Hingga MK," ungkap Helmy usai pengecekan sejumlah Tps yang berada di bandar lampung Bersama Forkompimda Provinsi lampung yang diantaranya, Gubernur lampung Arinal djunaidi, Kabinda Provinsi lampung,Danrem serta Kajati dan Pihak Pemyelenggara Pemilu 2024.

Irjen Pol. Helmy santika juga menjelaskan Bawaslu, KPU dan MK adalah lembaga atau institusi yang didirikan pemerintah menyelenggarakan pemilu, termasuk bila ada protes terkait hasil pemungutan suara yang tidak puas oleh Kelompok maupun masyarakat dalam pesta Demokrasi ini.

"Ini tentunya himbauan kami gunakan jalur-jalur yang ada, disini masih ada KPU,Bawaslu dan Gakumdu, biar mereka yang bekerja secara Optimal."katanya.

pihaknya bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait lainnya sudah mengantisipasi potensi yang mungkin terjadi usai pengumuman hasil pemungutan suara.

Antisipasi dilakukan berupa persiapan personel, sarana-prasarana, serta langkah-langkah pengamanan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

"TNI-Polri tentunya harus siap mengamankan masyarakat sehingga hal-hal yang akan terjadi, pengalaman 2019 itu kita minimalisir di tahun 2024 ini," tambahnya

Namun secara Keseluruhan pemilu yang berada di provinsi lampung relatif aman dan kondusif.

Sejumlah pihak,terutama masyarakat cukup puas dengan pemyelenggaraan pemilu di tahun ini.

"Aman dan lancar yaa,..gak ribet seperti pemilu lalu.pihak keamanan nya pun di tahun ini cukup Tertib" ungkap Tedy warga perumahan Citra Land Teluk Betung Barat Bandar Lampung.

Masyarakat juga mengapresiasi pihak kepolisian termasuk Tni yang secara intens menjalankan fungsinya untuk menjaga kemanan maupun ketertiban selama pencoblosan berjalan.

Dalam Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (dpt) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih,(*)

Senin, 22 Januari 2024

Tiga Pilar Di Kecamatan Tanjung Bintang Jalin Sinergitas Siap Amankan Pemilu Tahun 2024

GK, LAMPUNG SELATAN - Tiga pilar Kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan jalin sinergi siap menjaga kondusifitas daerah pada pelaksanaan Pemilu 2024. Kesiapan terlihat saat digelar apel bersama di halaman Mapolsek Tanjung Bintang, Senin (22/01/2024).

Apel dipimpin Kapolsek Tanjung bintang Kompol Martono, SH.MH didampingi Danramil 421-09/Tjb Kapten Inf Tarekat. Peserta apel tiga pilar terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan satpol PP se Kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan.

Kaolsek Tanjung Bintang Kompol Martono, SH MH dalam sambutannya mengatakan, tahun 2024 bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan umum. Ini akan menjadi pemilihan pertama yang terbesar di Indonesia. Sebab, sebelumnya, pemilu dan pilkada belum pernah dilaksanakan di tahun yang sama. "Marilah kita bersama-sama menyukseskan jalannya pesta demokrasi nanti, sesuai dengan tugas kita masing-masing," tegasnya.

Apel pada siang hari ini dilaksanakan dalam rangka menjalin sinergitas dalam menyongsong dan mewujudkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Legislatif yang dilaksanakan tahun 2024 dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif.

"Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Tanjung Bintang, untuk bersatu padu guna mendukung suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Legislatif  yang akan datang, marilah kita jaga persatuan dan kesatuan, hindari tindakan yang dapat menimbulkan provokasi, fitnah apalagi berunsur SARA," ujarnya.

Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Martono, SH MH Dan Danramil Tanjung Bintang Kapten Inf Tarekat mengatakan, apel tiga pilar ini menjadi bukti kekompakan dan sinergitas baik di jajaran Sekcam Tanjung Bintang, Polsek Tanjung bintang dan Koramil 421-09/Tjb. Pengamanan penuh siap dilakukan dalam menghadapi Pemilu 2024. Selain itu tentu saja terkait upaya menjaga kondusifitas daerah tetap dijalin bersama.

"Termasuk masyarakat wajib membantu menjaga kondusifitas daerah pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Jangan mudah terprovokasi dan terpancing isu menyesatkan yang bisa memecah persatuan," ujarnya,[Feby/Rilis]

Jumat, 07 Oktober 2022

Business Matching Tahap IV, Kapolri Harap Dorong P3DN Demi Tingkatkan Perekonomian Nasional


GK, Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup kegiatan Business Matching tahap IV bertema 'Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri oleh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN' di Bali, Jumat, 7 Oktober 2022.

Sebelum memulai sambutannya, Sigit meminta kepada seluruh tamu undangan untuk menundukkan kepala sejenak guna mendoakan seluruh korban peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Usai berdoa, dalam sambutannya, Sigit berharap, diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya berharap kegiatan Business Matching tahap IV dapat mendukung gerakan bangga buatan Indonesia dan menjadikan produk dalam negeri menjadi tuan di rumah sendiri dengan cara meningkatkan realisasi belanja produk dalam negeri pada akhir tahun 2022 dan tentunya juga mempersiapkan program pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2023," kata Sigit di awal sambutannya.

Sigit menjelaskan, semangat diselenggarakannya kegiatan ini untuk mewujudkan target dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) soal belanja APBN dan APBD di tahun 2022 untuk produk dalam negeri yang berfokus pada pembelian barang atau jasa usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi, sebagaimana yang tertuang dalam Inpres Nomor 2 tahun 2022.

"Guna menyukseskan capaian target tersebut, Polri menyelenggarakan kegiatan Business Matching yang merupakan salah satu wadah untuk menjembatani antara para pelaku usaha dalam negeri dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan BUMN," ujar Sigit. 

Oleh karena itu, Sigit menyatakan, lewat kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha dalam negeri dapat mengenalkan produk unggulannya. Kemudian, kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan BUMN dapat menjelaskan secara spesifik apa saja yang dibutuhkan. Lalu, pelaku usaha dalam negeri dapat mengembangkan produk unggulannya sesuai kebutuhan. Dan, mampu memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebagaimana telah diatur dalam RPJMN 2020-2024 bahwa nilai TKDN ditargetkan mencapai sebesar 43,3 persen pada tahun 2020 dan naik menjadi 50 persen pada tahun 2024.

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan bahwa, pada Business Matching tahap I, II dan III, telah menghasilkan komitmen belanja produk dalam negeri oleh kementerian/lembaga, Pemda dan BUMN yang sudah terealisasi sebesar 49,83 persen. 

"Angka capaian realisasi tersebut telah melampaui target sebagaimana yang ditetapkan oleh Bapak Presiden. Namun tentunya kita tidak boleh cepat berpuas hati, karena kita harus terus mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ucap Sigit. 

Menurut Sigit, meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional ini sangat penting untuk terus dikawal. Pasalnya, kata Sigit, Presiden Jokowi, sudah menyampaikan terkait ketidakpastian yang tinggi di tingkat perekonomian global. Salah satu faktornya adalah konflik Rusia dan Ukraina yang melahirkan potensi krisis pangan dan energi, berujung pada ancaman krisis ekonomi di seluruh negara. 

Pemerintah Indonesia, disebutkan Sigit, sudah melakukan antisipasi akan potensi ancaman yang dapat terjadi. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan upaya gencarnya transformasi ekonomi. Bahkan, dengan adanya upaya keras dari Pemerintah dan dukungan seluruh elemen masyarakat, saat ini, Indonesia menjadi negara yang mampu bertahan di tengah tantangan gejolak ekonomi global. Atas hal itu, PBB memberikan kepercayaan terhadap Indonesia sebagai Champions dari Global Crisis Response Group untuk penanganan krisis global, baik krisis pangan, energi maupun keuangan. 

Mantan Kabareskrim Polri ini memaparkan data soal pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah dinamika global yang berkembang. Pada triwulan II tahun 2022, Indonesia mampu tumbuh sebesar 5,44 persen. Capaian angka tersebut menempatkan Indonesia di peringkat keenam terbaik di antara negara-negara G-20. 

"Apabila kita mampu terus mempertahankan pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen setiap tahunnya, diprediksi kita dapat menjadi negara maju sebelum tahun 2045, dimana Indonesia diproyeksi akan menjadi negara dengan perekonomian kelima terbesar di dunia, lebih dari 70 persen penduduk merupakan kelas menengah dan tinggal di perkotaan, serta pendapatan perkapita mencapai Rp343 juta. Inilah cita-cita kita bersama yang harus diwujudkan," papar Sigit. 

Untuk terus mempertahankan tren positif tersebut, Sigit mengajak kepada seluruh pelaku usaha dalam negeri untuk menyajikan produk unggulannya di e-katalog yang disiapkan Pemerintah. 

"Oleh sebab itu, silahkan bagi seluruh pelaku usaha Indonesia segera daftarkan berbagai produk yang rekan-rekan miliki ke e-katalog, sehingga mampu mempermudah menjangkau pasar dan akhirnya dapat mendorong realisasi penggunaan produk dalam lokal/ dalam negeri," tutur eks Kapolda Banten itu.

Dari segi internal, Sigit mengatakan, Polri juga telah melakukan berbagai upaya guna mendukung realisasi penggunaan produk dalam negeri. Diantaranya adalah, membentuk tim P3DN Polri, melaksanakan pembelanjaan produk dalam negeri melalui e-katalog, membuat e-katalog sektoral Polri sebanyak enam etalase produk. 

Lalu, melaksanakan pelatihan peningkatan kemampuan personel Polri dalam penghitungan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), mewajibkan belanja pengadaan barang/jasa dengan menggunakan produk dalam negeri yang bersertifikat TKDN dari Kemenperin dan memberikan fasilitas konsultasi kepada mitra Polri dalam proses pembuatan sertifikat TKDN yang bekerja sama dengan Kemenperin, LKPP, dan Sucofindo.

Guna semakin menguatkan pertumbuhan perekonomian nasional, Sigit juga menegaskan soal perlunya mendorong UMKM untuk menghasilkan produk dalam negeri yang memiliki kualitas lebih baik dan mampu bersaing dengan produk luar lainnya. 

"Hal ini tentunya sangat penting karena UMKM memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM berkontribusi terhadap PDB sebesar 61,97 persen atau senilai Rp8.573,89 Triliun. Sekali lagi saya tegaskan, mari kita tingkatkan realisasi penggunaan produk dalam negeri disertai peningkatan kualitas produk dalam negeri, khususnya bagi UMKM. Kita harus mampu membangun ekonomi nasional yang mandiri dan tanpa ketergantungan dengan negara-negara lainnya. Ingat, kita harus mampu merubah paradigma Indonesia dari negara konsumen, menjadi negara produsen," tutup Sigit mengakhiri sambutannya. [rls]

Rabu, 05 Oktober 2022

Sambut HUT TNI Ke-77, Korem 064/MY Gelar Ziarah Nasional dan Doa Bersama


GK, Serang - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke- 77, jajaran Korem 064/MY melakukan Upacara Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di bilangan Ciceri, Kota Serang, pada Selasa (4/10/2022).

Kegiatan itu diawali dengan penghormatan umum kepada arwah para Pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di tugu makam Pahlawan oleh pimpinan ziarah nasional. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan tabur bunga yang dilakukan oleh peserta ziarah.

Danrem 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna, melalui Kapenrem 064/MY, Mayor Inf Ade Hermansyah, menuturkan, kegiatan ini sebagai salah satu wujud penghormatan dan penghargaan kepada para Pahlawan yang telah  mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa. Selain itu, seraya mendo'akan para Pahlawan agar diterima di amal ibadahnya oleh Allah SWT dan ditempatkan di jannah-Nya. Selain itu, kegiatan ini sudah menjadi tradisi rutin menjelang peringatan HUT TNI.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para Prajurit dan PNS TNI untuk meneruskan jiwa dan semangat Kepahlawanan dengan senantiasa memperbaiki kinerja. Kepada seluruh masyarakat diharapkan untuk selalu mempelajari, memahami serta menghargai nilai-nilai perjuangan para pahlawan," bebernya.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Tatang Subarna, mengharapkan kepada para prajurit dan PNS TNI serta seluruh masyarakat Provinsi Banten, untuk tetap meneruskan perjuangan para Pahlawan yang telah lebih dahulu gugur.

Pada siangnya setelah melaksanakan sholat dzuhur berjama'ah, Prajurit dan PNS Korem 064/MY melaksanakan do'a bersama bertempat di Masjid Maulana Yusuf Makorem 064/MY.

"Do'a bersama tersebut bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT, agar seluruh prajurit TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dan keamanan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara, Sekaligus sebagai wujud rasa syukur kita atas usia TNI yang telah menginjak ke-77 tahun," terang Danrem 064/MY.

Selain mengharapkan yang terbaik ke depannya, pelaksanaan do'a bersama dalam rangka HUT TNI ke-77 dengan mengusung thema “TNI Adalah Kita”.

"Kendati digelar secara sederhana, namun tidak mengurangi makna dan khidmat. Diharapkan agar di masa yang akan datang, prajurit TNI dan PNS Korem 064/MY dapat lebih baik, semakin maju dan solid serta senantiasa diberikan kemudahan dan kekuatan dalam mengemban tugas demi keutuhan serta kejayaan bangsa dan negara," tukasnya. [rls/icha]

Minggu, 02 Oktober 2022

Lepas Kontingen yang akan Berlaga di Liga Santri Nasional, Danrem 064/MY: Junjung Tinggi Sportivitas


GK, Serang - Komandan Korem (Danrem) 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna melepas tim Kontingen Korem 064/MY Provinsi Banten yakni Pesantren Nasrul Ulum Kota Cilegon yang akan mengikuti Liga Santri Piala Kasad Tingkat Nasional Tahun 2022. 

Kegiatan yang digelar di Aula Baluwarti Korem 064/MY, Minggu (2/10/2022) tersebut dihadiri Danrem 064/MY, 
Kasrem, Asprov PSSI Banten, Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Askot Cilegon, Kemenag Kota Cilegon, Para Kasi Korem 064/MY, para Dandim, Kabalak Korem 064/MY, Dandempom III/4 Serang dan Danyon 320/BP. 

Dalam sambutannya, Danrem 064/MY, Brigjen TNI Tatang mengucapkan selamat kepada para Santri yang telah terpilih mewakili korem 064/MY untuk mengikuti Piala Kasad Liga Santri PSSI. 

"Saya bangga kepada para santri yang telah berlatih sungguh-sungguh dan penuh semangat untuk mengikuti event piala Kasad 2022 ini," Ungkapnya. 

Danrem 064/MY mengungkapkan kesungguhan dan semangat itu hendaknya menjadi titik awal untuk keberhasilan meraih prestasi yang setinggi-tingginya, khususnya di lingkungan Kodam III/Siliwangi. 

"Kalian harus bangga karena telah terpilih, tetapi tidak boleh lengah dalam menghadapi pertandingan. Bangunlah citra positif dan tampil optimal sehingga meraih prestasi yang maksimal," tambahnya.

Keberhasilan para santri yang akan bertanding, lanjutnya, adalah keberhasilan bersama.

"Saya harap partisipasi para anggota untuk berdoa dan memberikan dukungan kepada anak-anak santri ini," ajaknya. 

Lebih lanjut, Brigjen TNI Tatang berharap para santri melaksanakan pertandingan dengan kesungguhan, penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi sportivitas.

"Bulatkan tekad untuk mendapat yang terbaik. Bangun kekompakan, bangun solidaritas, selalu junjung tinggi sportivitas, patuhi peraturan. Ingat, kalian juga harus memelihara semangat juang dan menyiapkan mental bertanding untuk menjadi yang terbaik," kata Danrem.

Senada dengan Danrem 064/MY, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten yang diwakili oleh Ahmad Suja'i berharap para Santri dapat menjunjung tinggi sportivitas.

"Kalian adalah Ponpes terpilih dari 6320 Pesantren di Provinsi Banten yang mengikuti seleksi. Kalian Ponpes yang diberikan kepercayaan. Kalian santri-santri terbaik, untuk itu berikan kemampuan terbaik dan junjung tinggi sportivitas," Ucapnya.

Ahmad Suja'i mengaku pihaknya akan berkolaborasi dengan Korem 064/MY untuk mendukung para santri yang akan berlaga dan untuk penyelenggaraan liga santri di tahun yang akan datang.

"Kami siap memberikan motivasi baik moril dan materil untuk santri yang akan berlaga serta siap berkolaborasi dari awal untuk penyelenggaraan liga santri yang akan datang," Terangnya. 

Sementara itu, Asprov PSSI Banten, Robinsar menjelaskan pihaknya juga siap untuk memfasilitasi santri yang akan bertanding. 

"Kami siap memberikan support, semangat dan spirit untuk adek-adek. Ingat sportivitas harus diutamakan dan jaga nama baik Banten," Pungkasnya. [Rls/ Icha] 

Senin, 26 September 2022

Kapolda Banten Jadi Narasumber Seminar Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII


GK, Serang - Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII yang digelar secara zoom meeting di Rumdin Kapolda Banten pada Senin (26/09).

Saat dikonfirmasi, Rudy membenarkan dirinya mengikuti kegiatan Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII. 

"Hari ini saya mengikuti sekaligus menjadi narasumber dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII yang digelar secara virtual," kata Rudy.

Seminar ini merupakan kegiatan presentasi yang dilakukan peserta serta mengimplementasikan atau menjalankan proyek perubahan yang telah ditetapkan di satuan kerja masing-masing. 

Seminar ini juga adalah kegiatan akhir sebelum acara penutupan. Untuk peserta berasal dari Kepolisian, BPK, Pemerintah Daerah, Kejagung dan yang lainnya. [Rls/icha]

Kamis, 22 September 2022

HUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda


GK, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri syukuran perayaan Hari Ulang Tahun ke-67 lalu lintas bhayangkara (HUT Lantas) di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Kamis, 22 September 2022. 

Dalam momentum tersebut, Sigit juga sekaligus meresmikan  salah satu program prioritas Presisi, yakni peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik nasional di 34 Polda jajaran Indonesia. 

"Alhamdulillah bersamaan dengan HUT Lantas ke-67, kita selesaikan program prioritas kita yaitu ETLE nasional yang hari ini diresmikan di delapan Polda. Sehingga totalnya saat ini, sudah selesai di 34 Polda," kata Sigit. 

Meski begitu, Sigit tetap meminta kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas Polri untuk terus mengembangkan serta meningkatkan ETLE tersebut. Sehingga, kata Sigit, tilang elektronik tidak hanya berlaku di tingkat provinsi, namun juga harus diterapkan di wilayah kabupaten dan kota. 

"Oleh karena itu, tentunya kita dorong para Kapolda dan Kapolres, untuk terus melaksanakan koordinasi. Sehingga, program ini betul-betul bisa tergelar sampai jajaran paling bawah," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut. 

Tak hanya itu, pada kesempatan ini, Sigit turut meresmikan inovasi ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Sehingga tilang elektronik tidak hanya bersifat diam atau statis, melainkan dapat bergerak secara dinamis di lapangan. 

Menurut Sigit, terobosan inovasi tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan prima dan terbaik untuk masyarakat. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi itu, angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir sekecil mungkin. 

"Dan kemudian ini bisa dilaksanakan dalam kegiatan patroli. Khususnya di tempat-tempat yang rawan kecelakaan. Sehingga, kemudian harapan kita dengan peningkatan dan pergelaran ETLE ini angka kecelakaan lalu lintas, semakin hari atau dari tahun ke tahun kita harapkan makin turun. Karena kepatuhan, ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas makin baik dan ini tentunya akan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas," ucap Sigit. 

Tak hanya dari sisi tersebut, Sigit menekankan, pengembangan basis teknologi informasi ini, diharapkan mampu menghindari terjadinya potensi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran Polantas. 

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, polisi sabuk putih merupakan salah satu personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, harus mampu memberikan pelayanan dan kinerja yang optimal bagi seluruh warga Indonesia. 

"Tentunya dengan pengembangan teknologi informasi yang ada, layanan kepolisian akan semakin cepat, semakin baik. Tentu bagaimana upaya kita untuk semakin hari menghindari pelanggaran dan menampilkan jajaran lalu lintas yang menjadi salah satu etalase Polri yang selalu berinteraksi bersama-sama dan berhadapan dengan masyarakat. Sehingga, kedepan kita harapkan postur lalu lintas, yang mewakili etalase Polri, menampilkan sosok Polri yang tegas, wibawa, humanis, dan bersih. Namun di dalam pelayanannya tentunya semakin dekat dan dicintai masyarakat," papar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit meminta kepada jajaran Korlantas Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Apalagi, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Peran polisi lalu lintas menjadi salah satu yang paling sentral dalam memberikan pengamanan dan penjagaan kegiatan itu sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar. 

Dalam mengamankan dan memastikan Presidensi G20 berjalan lancar dan aman, Polri juga menyiapkan 91 Command Center. Pada pusat komando itu terdapat fitur-fitur yang terintegrasi posko pembantu Polda Bali dan BNDCC sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi, dan informasi. 

Command Center itu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan fitur terdiri dari, monitoring CCTV, monitoring Drone, monitoring Body Worn, monitoring GPS Ranmor Patroli, sub monitoring center, Dashboard Polisiku, Dashboard 110, SOT Presisi, info BMKG dan Cuaca. 

Lalu, Inarisk BNPB, monitoring kecepatan angin, prakiraan cuaca di Pelabuhan, pasang surut air dan tinggi gelombang, flight radar dan traffic marine. 

"Body Worn Camera, saat ini terus kita kembangkan khususnya dalam kegiatan KTT G20. Ini untuk melengkapi pengawasan dan pengamanan, terkait dengan rangkaian proses pengamanan yang dilaksanakan oleh Polri. Disamping, tentunya ini bisa membantu melengkapi Mobile Apps yang disiapkan. Namun Body Worn tentunya kita lakukan untuk membantu tingkatkan pengawasan serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk pengamanan dan keselamatan," tutup Sigit. [rls/icha]

Minggu, 06 Maret 2022

Apa Peran Soeharto? Bung Karno-Hatta Ditawan Belanda, Sultan Pencetus Serangan Umum 1 Maret 1949



GARIS KOMANDO - Sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 menjadi kontroversi setelah Presiden Jokowi menerbitkan Keppres No 2 Tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara.

Dalam Keppres No 2 Tahun 2022, di bagian pertimbangan tidak disebutkan peran Soeharto.
 
Keppres No 2 Tahun 2022 itu menyebutkan ide Serangan Umum 1 Maret 1949 datang dari Sultan Hamengku Buwono IX dan diperintahkan oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman, serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh Hatta yang didukung oleh TNI, Polri, laskar-laskar perjuangan rakyat dan segenap komponen bangsa.
 
Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon meminta agar Keppres No 2 Tahun 2022 direvisi karena menghilangkan peran Soeharto sebagai komandan lapangan dalam serangan umum 1 Maret 1949.
 
Selain itu, Keppres No 2 Tahun 2022 juga menghilangkan peran Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bawah komando Syafruddin Prawiranegara.

Fadi Zon mengulas panjang lebar seputar peristiwa yang terjadi pada 1948 hingga 1949.
 
Doktor bidang sejarah dari Universitas Indonesia (UI) ini juga membeberkan peristiwa agresi militer Belanda.
 
Fadli mengatakan Belanda dibantu sekutu Inggris, yang baru menang perang dunia II, berusaha mengambil alih kembali wilayah Indonesia yang telah merdeka dari Jepang pada 17 Agustus 1945.
 
“Belanda melakukan berbagai macam usaha, termasuk dengan kekerasan, bahkan dengan pembunuhan massal terhadap rakyat Indonesia,” ucap Fadli, dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTubenya, Sabtu (5/3).
 
Belanda melakukan agresi militer pertama pada tahun 1947 dan agresi militer kedua pada tanggal 19 Desember 1948.
 
Menurut Fadli, agresi Belanda II sudah diantisipasi oleh Presiden Soekarno, Wakil Presiden Moh Hatta sekaligus kepala kabinet atau Perdana Menteri.
 
“Jadi, ketika itu sistemnya (pemerintahan Indonesia) adalah sistem parlementer,” ucap Fadli.
 
Kabinet Hatta melakukan rapat untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi agresi militer Belanda kembali. Dari rapat kabinet itu, ditunjuklah Syafruddin Prawiranegara sebagai kepala pemerintahan yang mengetuai emergency goverment atau pemerintahan darurat.
 
Dan kalau itu tidak memungkinkan, Sudarsono yang ketika itu menjadi perwakilan RI di India menjadi perwakilan pemerintah di pengasingan.
 
Pada tanggal 22 Desember 1948 Sjafruddin Prawiranegara mendeklarasikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di daerah Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dengan ibukota Bukit Tinggi.
 
“22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, ibukotanya (Republik Indonesia) adalah di Bukit Tinggi,” ucap Fadli Zon.
 
Belanda kemudian melakukan agresi militer II pada tanggal 19 Desember 1948. Belanda menduduki Yogyakarta yang merupakan ibukota negara RI saat itu.
 
Belanda menangkap Presiden Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir, Agus Salim dan beberapa tokoh lainnya.
 
Soekarno, Sjahrir, Agus Salim dibuang ke Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Sedangkan Bung Hatta dibuang dan ditawan di Menumbing, Bangka.
 
Sebulan kemudian, Soekarno dan Agus Salim dipindahkan dari Parapat ke Bangka. Mereka ditawan di Bangka bersama Bung Hatta.
 
“Jadi selama periode itu, Bung Karno dan Bung Hatta tidak bisa melakukan aktivitas apapun karena mereka statusnya adalah tawanan Belanda,” ucap Fadli.
 
Ketika Bung Karno dan Bung Hatta ditawan Belanda, Sjafruddin Prawiranegara menjalankan pemerintahan darurat.
 
Sjafruddin Prawiranegara berjalan susah payah karena dikejar-kejar oleh Belanda. Mereka harus pindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran Belanda.
 
Fadli menyesalkan peran PDRI dihapus dari sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949.
 
“Kalau PDRI tidak diakui, termasuk tidak disebut sama sekali di dalam Kepress ini, maka ada waktu 7 bulan kita tidak memiliki pemerintahan,” cetus Fadli.
 
Fadli mengingatkan kepada jajaran pemerintahan agar tidak membelokkan sejarah dan menghilangkan peran tokoh yang berjasa dalam Serangan Umum 1 Maret 1949.
 
“Sekali lagi sejarah tidak boleh dibelokkan karena kita tidak ingin ada memanipulasi sejarah dan membelokkan sejarah, apalagi penghilangan peran dari tokoh-tokoh para pejuang yang sangat berjasa pada kita semua,” tegas Fadli.
 
Peran Soeharto

Dalam buku ‘Takhta Untuk Rakyat’ diterangkan secara gambang peran Sultan Hamengku Buwono IX, Jenderal Sudirman, dan Letkol Soeharto sebagai penggagas dan penggerak serangan umum 1 Maret 1949.
 
Saat itu, Sultan tahu masalah Indonesia dan Belanda akan dibicarakan di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sultan menginginkan ada serangan umum siang hari, yang bisa menunjukkan eksistensi TNI. Hal itu akan memperkuat posisi Indonesia dalam forum PBB.
 
Sultan mengirim kurir ke Panglima TNI Jenderal Soedirman. Sultan juga minta dipertemukan dengan pemimpin pasukan gerilya di Yogya. Kebetulan Soeharto adalah Komandan Wehrkreise III yang membawahi Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
 
Soeharto menyanggupi permintaan Sultan. Sebelumnya pasukan TNI memang sempat beberapa kali mengganggu tentara Belanda pada malam hari. Namun, untuk sebuah serangan yang terkoordinasi pada siang hari, belum pernah dilakukan TNI.

Soeharto pun merencanakan sebuah serangan besar. Dia menyebar pasukannya ke empat penjuru kota. Menyusup di antara masyarakat dan masuk lewat gorong-gorong Kota Yogyakarta.
 
Pasukan Soeharto bersiap melakukan serangan yang disepakati akan digelar serentak pukul 06.00 WIB tanggal 1 Maret 1949.
 
Sirene tanda selesainya jam malam meraung-raung di seantero Kota Yogyakarta. Bersamaan dengan itu, suara tembakan terdengar di mana-mana. Untuk pertama kalinya sejak Kota Yogya jatuh ke tangan Belanda, pasukan TNI masuk ke Ibukota Yogya.
 
Pasukan TNI masuk dari empat penjuru kota. Sekitar 2.000 personel TNI menyerbu masuk Kota Yogyakarta. Setiap pasukan republik menggunakan tanda berupa janur kuning yang diikatkan di lengan atau digantung di leher.
 
Dalam waktu singkat pasukan TNI yang bergerak dari Selatan bisa menerobos hingga Alun-alun Utara dan Kantor Pos Besar.
 
Dari Timur, Letkol Soeharto dan pasukannya bisa mencapai Jalan Malioboro di pusat kota. Sementara dari Barat, pasukan Kapten Rakido berhasil menduduki pabrik Besi Watson, yang menjadi tempat penyimpanan amunisi pasukan Belanda. Di utara, pasukan TNI berhasil mencegah bala bantuan Belanda dari Maguwo mencapai Kota Yogyakarta.
 
Tembak menembak berjalan sengit. Pasukan Belanda sama sekali tidak menduga pasukan republik berani masuk kota siang hari. Mereka pun tidak percaya organisasi TNI masih rapi dan masih bisa melakukan satu serangan yang terkoordinasi dengan baik.
 
Begitu serangan umum dilakukan, pemancar radio langsung menyiarkan berita itu. Dari Plajen diteruskan ke Bukittingi, lalu ke Aceh, selanjutnya diteruskan ke Rangoon, Burma, dan diteruskan lagi ke New Delhi, India. Dari India berita ini diteruskan ke seluruh dunia.
 
“TNI berhasil merebut Yogya selama enam jam,” demikian berita dari hutan terpencil itu membuka mata dunia bahwa Republik Indonesia masih ada dan TNI masih memiliki taring.
 
Setelah serangan umum, berkali-kali Belanda mendatangi Sultan di Keraton. Termasuk Jenderal Meyer, panglima tentara Belanda di Indonesia ikut datang meminta Sultan menghentikan bantuannya pada pasukan gerilya. Namun mereka gagal menakut-nakuti Sultan.
 
Keahlian diplomasi pria Jawa lulusan Universitas Leiden ini mengalahkan para Jenderal Belanda. Mereka pun tak berani mengusik Sultan.
 
Pada akhirnya, setelah perundingan, Belanda menyerahkan Yogyakarta kepada Sultan Hamengku Buwono IX tanggal 26 Juni 1949.
 
Sultan kemudian memimpin upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Republik Indonesia. Belanda pun menarik pasukannya dari Kota Yogyakarta.
 
Sultan kemudian menyambut Soekarno, Hatta dan para pemimpin republik setelah dibebaskan dari tawanan Belanda. (one/pojoksatu)

Selasa, 01 Maret 2022

Kapolri Tegaskan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri Modal Kawal Kebijakan Nasional



GK, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan TNI-Polri siap mendukung pemulihan ekonomi dan seluruh kebijakan nasional di tahun 2022. 

Hal ini disampaikan Kapolri dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2022 dengan tema 'TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural' di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022).

"Beberapa hal yang tentunya tadi menjadi komitmen, sesuai dengan arahan dan direktif dari Bapak Presiden bagaimana kita kemudian menindaklanjuti dan mengawal apa yang menjadi kebijakan nasional serta juga upaya-upaya yang harus kita lakukan dalam penanganan pandemi Covid-19," kata Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, terkait dengan program-program yang harus diselesaikan di tahun 2022 dan program jangka menengah, maupun jangka panjang tentunya harus tetap dikawal.

"Tentunya kita selalu berkomitmen menjaga sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagai salah satu modal utama untuk keberhasilan pengawalan setiap keputusan dan kebijakan nasional maupun program-program pemerintah," ujar Sigit.

Selain mengawal setiap kebijakan nasional, Sigit juga menyampaikan ke depan peningkatan program-program terkait dengan sinergitas dan soliditas TNI-Polri akan terus dilakukan.


TNI-Polri, kata Sigit akan selalu berada di depan untuk menghadapi ketidakpastian, khususnya terkait dengan Pandemi Covid-19 dalam mengawal dan mengembalikan Indonesia untuk bisa kembali beraktivitas normal.

"Harapan kita juga bisa mengawal dan mendorong pertumbuhan ekonomi semakin lebih baik," ucap Sigit.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono yang mewakili Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan bahwa TNI-Polri loyal dan tegak lurus mendukung kebijakan nasional, apalagi di situasi Pandemi Covid-19 saat ini.

"Saya mewakili Panglima TNI, menambahkan dari apa yang disampaikan Bapak Kapolri dalam rapim TNI-Polri 2022 ini khususnya yang tadi disampaikan Bapak Presiden, TNI-Polri harus loyal, tegak lurus menjadi modal kita bersama TNI-Polri mengawal kedaulatan dan juga dalam situasi pandemi Covid-19 yang serba tidak menentu tadi," kata Yudo dikesempatan yang sama.

Selain itu, Yudo juga menegaskan bawah TNI-Polri juga harus memberikan pemahaman ke internal dan masyarakat terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Tadi sudah disampaikan dari Pak Presiden, tentunya TNI-Polri mendukung dan siap tentunya dengan pemindahan dari markas-markas TNI yang berada di Jakarta yang sudah disesuaikan dengan rapat selama ini," tutup Yudo. [Red]

Sabtu, 29 Januari 2022

Kakorbinmas Polri Kukuhkan Pengurus Nasional Pokdarkamtibmas Masa Bakti 2021-2026


GARIS KOMANDO, Jakarta - Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Korbinmas Baharkam Polri mengukuhkan kepengurusan nasional Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) masa bakti tahun 2021-2026.

Dalam pengukuhan tersebut Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa, Pokdar Kamtibmas merupakan mitra Polri yang aktif dan sebagai sumber informasi bagi Polri dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas.

Suwondo menambahkan, dengan adanya sinergitas Pokdar Kamtibmas dan Polri, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat akan kondusif dan apabila terjadinya gangguan dapat dicegah sejak dini.

"Dengan informasi tersebut akan menjadi langkah awal Polri untuk memprediksi situasi kedepan yang akan terjadi sehingga langkah-langkah Polri akan lebih tepat dan mampu meyelesaikan permasalahan secara tutas sesuai dengan Program Kapolri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan)," kata Suwondo saat mengukuhkan pengurus Pokdar Kamtibmas di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, Jumat (28/1).

Suwondo menjelaskan, Polri melakukan sinergitas dengan kelompok manapun demi memastikan dan memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat luas.

"Menggalang sistem pengamanan lingkungan dengan melibatkan seluruh potensi masyarakat untuk mendorong terciptanya Kamtibmas yang kondusif," ujar Suwondo.

Kedepan, Suwondo berharap, semua wilayah di Indonesia akan dibentuk Pokdar Kamtibmas. Harapannya, agar masyarakat dapat bersama-sama dengan kepolisian menjami stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Membentuk Pokdar Kamtibmas disetiap wilayah yang belum memiliki Pokdar Kamtibmas. Sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas dengan kemampuan pemecahan masalah (problem solving)," tutup Suwondo. [Red]

Senin, 29 November 2021

Plh Pasi Intel Kodim 0410/KBL Hadiri pembukaan Rapat Koordinasi persiapan Pra-Tahapan Pemilu & Pemilihan serentak tahun 2024



BANDAR LAMPUNG — Plh Pasi Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf Sunarto SE, menghadiri acara pembukaan Rapat Koordinasi persiapan Pra-Tahapan Pemilu & Pemilihan serentak tahun 2024 di Aula KPU Kota Bandar Lampung Jln. Pulau Sebesi Sukarame Kota Bandar Lampung, Senin (29/11/2021).

Kegiatan di hadiri juga oleh Ketua KPU Kota Bandar Lampung Deddy Triadi beserta para komisioner, Sekretaris KPU Kota Bandar Lampung Dra. Suprihatin, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansyah, Komisioner Bawaslu kota Bandar Lampung Bidang Penanganan Pelanggaran. Yahnu Wiguno Sanyoto, S.IP., M.IP, Kasat Intel Polresta Bandar Lampung Kompol Rizki Ganjar, perwakilan Kejari Bandar Lampung Romand serta para perwakilan Partai Politik calon peserta pemilu Nasional dan Pilkada Serentak Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Deddy Triadi mengatakan sengaja pihaknya mengundang taman-taman partai politik dalam rangka meminta legalisasi terkait dengan keabsahan kepengurusan Partai Politik

"Berdasarkan data kami yang ada di KPU Kota Bandar Lampung data itu belum aktif, kenapa kami minta data tersebut ini adalah terkait kegiatan tahapan pemilu 2024. Pelaksanaan pemilu serentak antara Pemilu Nasional dan legislatif dibuat Jedah itu yang manjadi amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK)," ujar Ketua KPU.

Lanjutnya, Hari ini KPU RI sedang melaksanakan rekrutmen penyelenggara Pemilu baik pusat maupun daerah, dalam pelaksanaan nya KPU sedang menyusun draft pelaksanaan pemilu. 

"Jadwal pemilu Presiden yakni tanggal 21 Pebruari 2024 sedangkan untuk pilkada yakni 27 November 2024 sedangkan usulan kemetrian dalam negri 15 Mei 2024 namun hasil konsultasi ketua KPU RI dan Presiden kegiatan Pemilu seaui jadwal draf KPU RI," ungkapnya. [Nnd]

Sabtu, 27 November 2021

Diberi Gelar Kehormatan Tuanku Palito Alam Kerajaan Jambu Lipo, LaNyalla Diharapkan Jadi Pemimpin Nasional



SIJUNJUNG - Harapan besar disampaikan Kerajaan Jambu Lipo kepada Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Harapan itu disampaikan saat pemberian Gelar Kehormatan untuk LaNyalla di Kerajaan Jambu Lipo, Sijunjung, Sumatera Barat, Sabtu (27/11/2021).

Melalui Yang Mulia Tuanku Rajo Godang Firman Bagindo Tan Ameh Rajo Alam Jambu Lipo, LaNyalla mendapatkan Gelar Kehormatan Tuanku Palito Alam dari Kerajaan Jambu Lipo.

Yang Mulia Tuanku Rajo Godang Firman Bagindo Tan Ameh Rajo Alam menjelaskan arti gelar tersebut.

"Gelar itu berarti pelita alam yang memberikan cahaya penerang. Kita berharap LaNyalla menjadi pelita, atau cahaya, yang akan mendukung eksistensi kerajaan nusantara. LaNyalla juga menyinari nusantara tanah air Indonesia. LaNyalla juga dapat bersinar dengan cahayanya di karir politik. Saya harap cahaya bernama LaNyalla itu menjadi pemimpin nasional atau Presiden," katanya.

Ditambahkannya, lewat LaNyalla, harapan kerajaan nusantara pun disampaikan.

"Kita meminta Ketua DPD RI menyampaikan aspirasi dan harapan kerajaan-kerajaan nusantara, termasuk Kerajaan Jambu Lipo. Karena keberadaan Kerajaan adalah bagian dari lahirnya Indonesia," ujar Raja.

LaNyalla mengucapkan terima kasih banyak atas gelar kehormatan yang diberikan oleh Kerajaan. Hal senada diungkapkan senator asal Jawa Timur itu.

LaNyalla menilai keberadaan kerajaan nusantara sangat penting. Untuk itu, ia meminta pemerintah dapat mendukung revitalisasi kerajaan nusantara.

DPD RI juga meminta Pemerintah Pusat, melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk melestarikan dan merevitalisasi Istana Kerajaan Nusantara. 

Termasuk Istana Rajo Godang, simbol Kerajaan Jambu Lipo di Sumatera Barat, yang dimaknai sebagai warisan budaya dan sejarah yang tak ternilai harganya yang memiliki peran penting dalam pembentukan NKRI.

Senator asal Jawa Timur itu mengaku telah menyiapkan satu surat khusus untuk Presiden Joko Widodo terkait tujuh Titah Raja dan Sultan Nusantara.

Namun, LaNyalla masih menunggu momentum untuk menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.

Kepada para penentu kebijakan daerah, baik Gubernur dan Bupati atau Walikota, salah satu dari 7 Butir Titah Raja dan Sultan mengamanatkan agar Pemerintah Daerah secara aktif melibatkan Kerajaan dan Kesultanan Nusantara untuk ikut dalam Musrenbang Daerah.

Tujuannya, agar pembangunan daerah tetap memperhatikan kearifan lokal dan nilai-nilai kebudayaan.

"Saya juga mendukung penuh diadakannya Festival Godok Abuih, di mana melalui festival ini diharapkan dapat menumbuhkan UKM-UKM baru untuk kesejahteraan masyarakat," tegas LaNyalla. 

Ia menambahkan, DPD RI juga mendukung penuh diselenggarakannya Galeri Jambu Lipo yang menyajikan informasi tentang kerajaan Jambu Lipo dengan beragam media interaktif dan untuk kegiatan yang mengedukasi.

Bagi LaNyalla, Kerajaan Jambu Lipo merupakan kerajaan pemberi inspirasi bagi Indonesia.

"Karena saya yakin, para pendiri bangsa kita dalam merumuskan konsep demokrasi Pancasila, yaitu satu-satunya konsep demokrasi yang khas dan hanya ada di Indonesia, pasti mendapat inspirasi dari Kerajaan Jambu Lipo," ucap LaNyalla. 

Utamanya, berkaitan dengan tata negara yang menganut Trias Politika yaitu Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif.

Mengapa demikian, karena Kerajaan Jambu Lipo memang dipimpin oleh Tiga Raja secara bersamaan dengan saling mengisi satu sama lain, yang disebut dengan istilah Rajo Tigo Selo. 

Ketiganya terdiri dari Rajo Alam, Rajo Adat dan Rajo Ibadat.

Raja Alam memutuskan hal-hal mengenai kepemerintahan secara keseluruhan. Raja Adat mempunyai tugas untuk memutuskan hal-hal berkaitan dengan masalah peradatan, dan Raja Ibadat untuk memutuskan hal-hal yang menyangkut keagamaan.

Dalam kunjungan kerja di Sumatera Barat, LaNyalla didampingi sejumlah senator, yaitu Hj. Emma Yohanna (Sumatera Barat), Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, (Sumatera Barat/Ketua Badan Kehormatan DPD RI), Alirman Sori (Sumatera Barat/Wakil Ketua Kelompok DPD RI di MPR), Muslim Yatim (Sumatera Barat), Bustami Zainudin (Lampung), Ahmad Bastian (Lampung), Bambang Sutrisno (Jawa Tengah), Evi Apita Maya (NTB), Bambang Santoso (Bali). Selain itu, hadir dua Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Alamsyah dan Togar M. Nero.

Rombongan ini disambut Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah.

Dari pihak kerajaan, ada Yang Mulia Tuanku Rajo Godang Firman Bagindo Tan Ameh Rajo Alam Jambu Lipo, Yang Mulia Tuanku Rajo Godang Sultani Bagindo Maharajo indo Rajo Ibadat Jambu Lipo dan Yang Mulia Tuanku Rajo Godang Bagindo Tan Putih Rajo Adat Jambu Lipo dan jajarannya. 

"Dengan kehadiran Pak LaNyalla sebagai Ketua DPD RI di Sijunjung membuktikan bahwa daerah kami dilirik pemerintah pusat, itu artinya masih ada keunggulan keunggulan yang bisa ditonjolkan dari daerah kita untuk nasional. Terima kasih sekali lagi bapak Ketua DPD RI," tutup Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir. [Red]

Rabu, 10 November 2021

Lantik Kabaintelkam hingga Kapolda, Kapolri: Jangan Padamkan Api Pada saat Api Besar


JAKARTA -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, yang diantaranya adalah, Kabaintelkam, Aslog Kapolri, Kakorlantas, Kadiv Humas Polri hingga enam Kapolda di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap berjalan aman, damai dan kondusif.

Terkait hal itu, Sigit menyampaikan ungkapan bahwa jangan padamkan api pada saat api besar. Melainkan, padamkan api ketika masih kecil. Dengan kata lain, Sigit berharap, jajarannya bisa bergerak cepat untuk segera meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Jangan padamkan api, pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua," kata Sigit dalam amanatnya.  
Ungkapan itu, kata Sigit juga terkait dengan munculnya fenomena pelanggaran oknum anggota kepolisian khususnya di media sosial (medsos) dan viral di masyarakat. Perbuatan segelintir oknum itu, menurut Sigit, berpengaruh pada personel lainnya yang sudah bekerja keras dan baik dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi garda terdepan penanganan dan pengendalian Covid-19 hingga menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif. 

"Disini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kita, muncul banyak viral penyimpangan anggota. Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat," ujar Sigit.

Dihadapan perwira yang dilantik, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, kedepannya tidak ada lagi perbuatan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Oleh sebab itu, Ia menekankan, perwira Polri harus menjadi pimpinan yang menjadi contoh agar tak ragu memberikan hukuman dan tindakan tegas kepada oknum yang melanggar.

"Ini harus ditanamkan di diri kita. Kita bisa tegas kalau kita menjadi teladan yang baik. Kita ragu apabila tidak menjadi teladan. Potensi penyimpangan harus diperbaiki, apakah pemahamannya yang keliru sehingga harus rubah mindsetnya. Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan," ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Tak hanya itu, Sigit juga menyadari dan menyerap aspirasi masyarakat soal adanya anggapan kepolisian baru bergerak cepat jika diviralkan di media sosial. Karenanya, Sigit menekankan, stigma masyarakat tersebut harus dihapuskan. Karena, sesuai dengan konsep Presisi, seluruh jajaran polri harus prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

"Jadi tolong ini diperbaiki. Tak harus viral tapi masalah bisa cepat diselesaikan. Terjadi kebuntuan komunikasi sehingga masyarakat menyampaikan keluhan dengan menggunakan medsos," tutur Sigit. 

Masih terkait soal keluhan masyarakat, Sigit berharap, jajarannya benar-benar memanfaatkan sejumlah aplikasi yang telah diluncurkan. Seperti layanan Hotline 110, Propam presisi, Dumas Presisi, Binmas Online Sistem (BOS), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, dan masih banyak lainnya.

Sigit berpandangan, banyaknya aplikasi tersebut akan tidak dirasakan oleh masyarakat apabila tidak mendapatkan respon dari aparat kepolisian. Apalagi, Sigit mengaku, masih banyak yang menyampaikan keluhannya secara langsung terhadap dirinya melalui aplikasi pesan tertulis. 

"Sampai saat ini masih banyak yang WhatsApp saya melaporkan masalah. Pada saat saya tanya kenapa tidak dilaporkan ke wilayah karena tidak bisa nomor diblokir. Kalau memang ada masalah dan kemudian masyarakat perlu ada penjelasan, tolong jelaskan khususnya masalah di kepolisian. Sehingga masyarakat mengerti posisi hukumnya, apakah kasusnya bisa ditindaklanjuti atau tidak bisa, karena ada batasan kewenangan yang dimiliki. Namun kita berusaha menyelesaikan semuanya sehingga rasa keadilan buat masyarakat dapat dirasakan," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan adanya persepsi tentang polisi antikritik. Ia mengakui bahwa, persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus diselesaikan dan dibuktikan kepada masyarakat bahwa polisi tidak antikritik karena selalu menyerap aspirasi, untuk menjadikan Polri yang lebih diharapkan oleh masyarakat.

"Polisi tidak anti kritik. Ini jadi tantangan saya karena kritik penting dan dimanfaatkan. Ada persepsi di masyarakat tentang kita dan kita harus perbaiki. Persepsi yang diharapkan sesuai dengan keinginan masyarakat. Banyak program kita yang dilaksanakan namun memang perlu waktu," kata Sigit.

Sigit meyakini bahwa tantangan itu bisa diselesaikan dengan bekerja secara tulus, kerja keras dan ikhlas. Sigit optimis, tingkat kepercayaan publik akan terus meningkat dari yang sudah ada saat ini.

"Namun saya yakin kita semua dengan ketulusan, keikhlasan dan kerja keras. Kita bisa memperbaiki. Bangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap kita demi institusi. Rekan-rekan telah berjuang namun kalau kita tidak bisa menerima perbaikan tentunya ada gap dan gap ini jadi masalah. Maka dari itu selalu turun ke lapangan bertemu masyarakat dan anggota, untuk mengetahui masalah untuk kita selesaikan. Saya yakin rekan-rekan mampu," ujar Sigit.

Demi bisa meningkatkan kepercayaan publik, Sigit mengatakan, jajarannya harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Tunjukan bahwa, Polri saat ini jauh lebih baik sebagaimana dengan semangat konsep Presisi.

"Perkembangan teknologi kita manfaatkan. Sehingga profesionalisme dari kepolisian bisa terlihat. Bagaimana kita membangkitkan semangat anggota, manfaatkan teknologi biar semakin baik dan profesional. Saya yakin institusi Polri adalah institusi yang disayang masyarakat dan bagaimana kita meyakinkan agar tetap berada di performa itu," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga kembali mengingatkan soal peran Polri menjadi salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Ia berpesan, jajarannya harus mampu mempertahankan tren positif yang sudah ada saat ini.

Dimana, Indonesia menjadi peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan serta pengendalian Covid-19. Semua itu, kata Sigit merupakan berkat sinergitas, soliditas dan kerja keras seluruh stakeholders dan elemen masyarakat.  
"Kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berpotensi terjadi mobilitas masyarakat yang tinggi tentunya harus kita antisipasi dengan langkah-langkah untuk memperkuat protokol kesehatan. Khususnya rekan-rekan Kapolda yang menjadi penanggung jawab mengendalikan Covid-19," kata Sigit.

Kesiapan dan antisipasi mencegah laju pertumbuhan Covid-19, menurut Sigit juga sebagai bukti di dunia bahwa Indonesia mampu melaksanakan kegiatan nasional maupun internasional di tengah Pandemi, dengan aman dan memperhatikan faktor kesehatan. Mengingat, kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaran acara tingkat dunia.

"Di satu sisi kegiatan besar akan kita laksanakan dan di satu sisi kita harus waspada angka Covid-19 tak meningkat. Kalau kita mampu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ini diharapkan seluruh masyarakat, ini harus kita kembalikan. Ini semua terjadi berkat kontribusi rekan-rekan dan dipertahankan menjadi tugas ke depan. Kewajiban kita menjaga situasi Kamtibmas kondusif sehingga semuanya berjalan baik," tutup Sigit. [Nnd]

Kamis, 04 November 2021

Bupati Lampung Timur Membuka Pelatihan Sulam Tapis


Lampung Timur --
Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo membuka pelatihan Sulam Tapis, di Sekampung Udik, Lampung Timur, Rabu (3/11/2021).
Dalam sambutannya, Dawam menjelaskan setias daerah di Indonesia mempunyai kain tradisional, yang masing-masing mempunyai ciri khas atau keunikan tersendiri, begitu juga kain tapis tradisional Lampung, yang merupakan warisan secara turun-temurun dari nenek moyang, yang harus kita lestarikan.

"Tapis merupakan kain khas Lampung, yang terbuat dari tenunan benang kapas, dengan berbagai motif dari benang perak atau benang emas, dengan sistem sulam atau disebut cucuk oleh masyarakat," jelas Dawam.

Bagi orang Lampung, Lanjutnya, kain tapis merupakan salah satu kerajinan seni, yang bermakna untuk menyelaraskan kehidupan pada lingkungan, dan kepada Tuhan Sang Pencipta Alam. Kain yang telah disulam atau ditutupi benang, juga dimaknai sebagai simbol pelindung bagi penggunanya, dari setiap hal-hal kotor dalam kehidupan.

"Seperti halnya kerajinan tenun atau batik lainnya, kerajinan Tapis dalam proses pembuatannya, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi," jelasnya.

Tapis memiliki berbagai motif dan tidak asal cantik saja, namun ada pesan di dalamnya. Seperti motif tajuk ayun yang mengandung makna bahwa hidup itu bersifat dinamis, sehingga harus luwes dalam mengikuti perkembangan zaman.

Motif sasap berarti penuh atau padat, mengandung makna ilmu yang bermanfaat lahir batin, sesuai ketentuan agama atau kepercayaan yang dianut. 

Sedangkan wajik atau belah ketupat, bermakna kemana pun arah tujuan, haruslah menuju pada kebaikan.

"Dilihat dari hal tersebut, kain tapis dapat dikatakan menunjukkan suatu ketelitian dan kesabaran, sehingga dapat menghasilkan karya seni yang indah, dan memuat nilai budaya serta sejarah perkembangan masyarakat," terangnya.

Dengan makna yang terkandung tersebut, sehingga kain tapis memiliki nilai jual yang tinggi. Kain Tapis tidak hanya dipakai orang Lampung untuk acara adat, akan tetapi saat ini mulai diaplikasikan dalam berbagai ragam fashion, sehingga kain tapis sudah dikenal dalam even bertaraf Nasional maupun Internasional, yang dikenalkan para desainer Indonesia dalam even-even besar, dengan mengolah kain tapis, dalam balutan busana casual, semi formal dan formal.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Dawam berharap dapat menjadi sarana pengenalan kebudayaan khas Lampung, agar masyarakat tidak melupakan kekayaan budaya warisan Lampung, dan merupakan kesempatan bagi para peserta untuk berlatih sulam tapis Lampung, di tengah kemajuan teknologi saat ini, dengan tidak melupakan kekayaan khas Lampung. [Sur]

Kamis, 28 Oktober 2021

Ketua DPC LPM Kecamatan Panjang : " Tetap Semangat Untuk Terus Memberikan Karya Terbaik


Bandar Lampung -
Sumpah Pemuda memiliki cerita sejarah dan tujuan yang sakral bagi bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda merupakan sebuah tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia dalam menegakkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan negara asing. 

Sejarah tersebut yang membuat Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober. Hari spesial dan bersejarah di mana para pemuda dan pemudi menggelorakan semangat untuk meraih kemerdekaan.

Ketua DPC LPM Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung Hery Prasetyo Gunawan menyampaikan, bahwa Sumpah Pemuda merupakan suatu pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh para pemuda-pemudi Indonesia dengan menyatakan janji satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Hery Prasetyo Gunawan biasa di sapa Mas Gun ini, juga mengajak seluruh rakyat Indonesia terkhusus para pemuda - pemudi Indonesia untuk bangkit dan selalu berkarya untuk mewujudkan Indonesia yang cemerlang.

“Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, tapi berpikir tanpa belajar sangat berbahaya. Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan. tekadkan niat dan sepakat untuk bersatu jangan mau dipecah belah oleh siapa pun juga, kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan prestasi terbaik untuk kemajuan bangsa Indonesia demi menyongsong masa depan Indonesia yang cemerlang.” Ungkap Mas Gun.

“Tetap Semangat Untuk Terus Memberikan Karya Terbaik, Berjiwa Patriot, Nasionalis, Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI Harga Mati."

Semoga semangat juang para pemuda ke- 93 tahun lalu tidak akan pernah lekang oleh waktu. "Selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 Tahun.” Bersatu, Bangkit dan Tumbuh Menuju Indonesia Maju, pungkasnya. [Sur]

Jumat, 22 Oktober 2021

Pergerakan Mahasiswa Nasional Gelar Kemah Kebangsaan dan Pembagian Bansos, Wujudkan Solidaritas Mahasiswa untuk Indonesia Emas 2045 


BOGOR -
Kamis, 21 Oktober 2021 ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) melaksanakan kegiatan Kemah Kebangsaan dengan Tema : "Solidaritas Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045".
Sebelum keberangkatan Kegiatan Kemah Kebangsaan, para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ini mengadakan bakti sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur.  

Menurut Koordinator Nasional PMN, Dwiki Hendra Saputra, kegiatan pembagian bantuan beras ini mengambil tema : "Mahasiswa Bakti Untuk Negeri". Pembagian bantuan sosial ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang sedang berjuang di tengah Pandemi Covid-19. 

Kegiatan Kemah Kebangsaan yang berlangsung pada tanggal 20-21 Oktober 2021 di Villa D-One, Cisarua menghadirkan narasumber Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid selaku Direktur Pencegahan BNPT dan Ibu Lady Marsella selaku Duta Satgas Toilet Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. PMN juga melaksanakan kegiatan pembagian sembako di Desa Cibeureum dan Pondok Pesantren Al-Asyifah.

Ketua Pelaksana Kemah Kebangsaan, Raka Batistuta, menyampaikan bahwa pembagian bantuan beras dan santunan ke pondok pesantren sebagai bentuk peringatan Hari Santri 2021.

"Kami dari PMN juga memperingati Hari Santri 2021 dengan membagikan bantuan beras ke santri-santri di Pondok Pesantren Al-Asyifah, Bogor", ujar Raka disela-sela kegiatan.

Terakhir sebelum selesai acara Kemah Kebangsaan, PMN juga melaksanakan deklarasi bersama dengan seruan:  "Mari Bersama Bergerak Pulih Untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Maju". [Sur]

Minggu, 12 September 2021

Komite Senirupa DKL Taja Pameran Sumatera Art Show#1


Kesenian –
Komite Senirupa Dewan Kesenian Lampung (DKL) bakal menaja pameran  Sumatera Art Show#1. Pameran bertajuk :  “Aku dalam Lanskap”  yang dikuratori Sudjud Dartanto ini bakal dihelat  20 Okt – 20 Nov 2021 mendatang.

Ketua Komite Senirupa DKL Ch.Sapto Wibowo mengatakan, pameran kali ini karena situasi pandemi Covid -19 bakal digelar secara virtual melalui link www.komitesenirupadkl.id .

Lebih lanjut, Ch.Sapto membabarkan, pameran ini terbuka bagi perupa Sumatera dan undangan yang mewakili provinsi sesuai dengan domisili sesuai KTP peserta. “Tidak ada batasan media dalam bentuk dua dimensi dengan tetap memperhatikan  arahan teknis,” terang Ch. Sapto.

Sedangkan persyaratan lainnya, rinci Ch Sapto, peserta  yang akan mengikuti pameran harus melampirkan foto diri dan foto karya  (Format JPEG dengan resolusi 700 KB), beserta keterangan lengkap data karya, salinan  kartu identitas diri (KTP), penjelasan karya, biodata seniman (CV), beserta   pengalaman pameran bidang seni rupa.  “ Peserta  harus mengirmkan narasi tertulis paling banyak 500  kata dalam file word yang berisi  konsep yang terkait tema ,” ujar Ch Sapto mengingatkan.

Karya yang diusulkan atau akan diikutsertakan, imbuh Ch Sapto,  bisa berupa karya terbaru atau karya yang dibuat minimal dalam dua tahun terakhir dan masih menjadi milik pribadi seniman.  “Seluruh materi pendaftaran yang dikirimkan harus dimasukkan ke dalam satu file (ZIP atau RAR) dengan diberi keterangan sebagai berikut: 

Nama seniman-Tahun lahir-Provinsi asal  (contoh: Satria-1985-Lampung. Sedangkan  format penamaan file foto karya:  Nama seniman-judul karya-medium-dimensi karya-tahun pembuatan (contoh: Satria-Pergi-Cat minyak di atas kanvas-100x150cm2015.) Format penamaan file CV (Biodata seniman): Nama seniman-CV  (contoh: Satria-CV). Sedangkan   Format penamaan file deskripsi karya: Nama seniman-deskripsi karya-Judul karya (contoh: Satria-deskripsi karya-Tidur . “File dikirimkan melalui email dengan mencantumkan keterangan peserta (namatanggal lahir-provinsi asal),” rinci  Ch Sapto.

Ditambahkannya untuk karya yang dikut sertakan berupa karya dua dimensional maksimal ukuran 100 cm x 150 cm. Format foto karya  untuk seleksi, JPEG dengan resolusi 700 KB. Data keikutsertaan seleksi Pameran Sumatera Art Show dikirim melalui alamat e-mail: sumateraartshow@gmail.com

Mekanisme Seleksi 

Sementara itu, sekretaris panitia pameran Sumatera Art Show #1, Lila Ayu Arini mengatakan,  mekanismenya seluruh peserta akan diseleksi pertama berdasarkan kelengkapan syarat keikutsertaan.  Sedangkan untuk seleksi akan dilakukan oleh Tim dan Sudud Dartanto selalu kurator pameran Sumatera Art Show #1. “ Peserta terpilih akan diumumkan secara terbuka di  akun Facebook Dewan Kesenian Lampug,   IG  Dewan Kesenian Lampung   secara  Virtual via whatshapp ,” terang Lila.

 Peserta terpilih, lanjut Lila  akan   menjadi peserta pameran dan masuk dalam e-katalog Pameran Sumatera Art Show #1 dan mendapatkan sertifikat.

Lila juga mengingatkan, aplikasi pameran terbuka dari 15 Juli  hingga 15 September 2021. Sedangkan seleksi kurasi bakal dilakukan  dari tanggal 20 - 25 September 2021. “Pengumuman hasil kurasi 27 September 2021. Kemudian  berlanjut dengan proses pembuatan Portal Pameran Daring  dari 7  - 29 September 2021. Selanjutnya  pembukaan pameran    diaangsungkan pada  20     Oktober 2021 .   Pameran Sumatera Art Show #1 akan dilangsungkan 20     Okt – 20 Nov 2021,” terang Lila.

Kalau ada yang belum jelas tentang Pameran    Sumatera Art Show #1 bisa mengontak Nara hubung: Bunga Ilalang: 0831 6043 8518   dan Lila Ayu Arini: 0812 6460 4645.

Bingkai Kuratorial “Aku dan Landskap”

Kurator Pameran Sumatera Art Show #1, Sudjud Dartanto, mengatakan, pameran ini mengundang para perupa untuk menghadirkan karya-karya terbaiknya mengenai ungkapan renungan dan pemikirannya mengenai lanskap. Menurut Sudjud Dartanto, kurasi pameran ini ingin membuka kembali wacana tentang lanskap yang belakangan ini kurang mendapat tekanan dan perhatian kuat dalam medan seni rupa Indonesia.

“Dengan dihadirkannya pameran dengan tema “Aku dalam Lanskap” ini kita akan melihat ulang sejauh mana kesadaran dalam melihat lanskap dalam sejarah representasi lanskap hingga lanskap pada hari ini,” ujar Sudjud.

Lebih lanjut, Sudjud, mengatakan, kedudukan “Aku” dalam pameran ini merefleksikan posisi perupa dalam posisinya dalam sejarah lanskap dan masyarakat yang hidup dalam berbagai makna lanskap.  “Para perupa dapat menggunakan berbagai referensi sejarah lanskap dengan berbagai bentuk pendekatan, dan bebas dalam menghadirkan dengan berbagai tafsir atas representasi lanskap dari corak representasi lanskap dari era Hindia Belanda hingga masa kini,” jelas Sudjud.

Sebelum kegiatan ini berlangsung digelar Diskusi Sumatera Art Show # (SAS #1) y : “Aku dalam Landskap”. Diskusi bertajuk: “Imaji Landskap dalam Seni Rupa: Dulu, Kini dan Untuk Apa Bagi Masa Depan?” ini menghadirkan narasumber  Aminuddin Th Siregar (Sejarawan, Dosen Seni Rupa ITB dan Kandidat Doktor di Leiden University, Belanda), dengan pemantik Sudjud Dartanto (kurator SAS #1).

Sudjud Dartanto selaku kurator mengatakan, mengapa salah satunya Ucok mengusung soal mooi indie. “Ini salah satu cara agar para perupa bisa meninjau sejarah landskap. Untuk pengetahuan historis, dan siapa tahu bisa menginpirasi. Bukan untuk mengarahkan ke mooi indie. Jadi bisa melihat landskap dengan persfektif kekinian,” ujar Sudjud Dartanto. [red]