Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Dinas Perkim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinas Perkim. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Juni 2023

Tanggapan Dinas Terkait, Terhadap Desakan Masyarakat Ingin Menutup Sendiri Obyek Wisata Vietnam



GK, Bandar Lampung - Dimintain tanggapannya perihal desakan masyarakat sekitar objek wisata Vietnam, agar segera menutup wisata Vietnam tersebut, Kabid Pengendalian dan Permukiman Kota Bandar Lampung Dekrison, SH, MH, menanggapi desakan masyarakat Sumber Agung, yang ingin menutup sendiri tempat wisata Vietnam. Selasa (27/06/2023).

Saat ditemui awak media, Dekrison menyampaikan, "Untuk penutupan wisata vietnam, itu ada mekanismenya, tidak boleh serta merta ditutup, dinas perkim kota bandar lampung, harus mengkaji lagi aturan-aturan yang berlaku, sesuai undang-undang nya," jelas nya.

Kabid pengendalian permukiman Kota nandar lampung Dekrison, SH, MH, juga menyampaikan bahwa 
Dinas perkim Kota Bandar Lampung sudah melakukan, progres langkah kedepan terkait perihal tentang kisruh nya antara warga masyarakat sekitar objek wisata Vietnam dengan pengelola objek wisata vietnam dalam waktu dekat ini."ujar nya.

"Insya ALLAH Habis lebaran rencananya pihak kami akan menyurati perihal rencana penutupan sementara, semua objek wisata Vietnam, sambil menunggu langkah dari pihak pengelola wisata vietnam, untuk segera meyelesaikan persoalannya dengan masyarakat, serta agar segera melengkapi legalitas, atau izin - izin usaha obyek wisata vietnam, yang terdiri dari jukung Vietnam, kampoeng Vietnam, Tebing Vietnam, Dan Puncak Vietnam," ujarnya.

"Serta menghormati keputusan perihal tanah, yang secara putusan Kasasi di MA di menangkan oleh pihak masyarakat," ujar Dekrison

Di tempat yang berbeda, Ulya kabid perda dari dinas satpol PP mengatakan, bahwa pada prinsipnya kami dari dinas Satpol PP, siap bekerja sama untuk melakukan eksekusi, apabila dinas Perkim Kota Bandar Lampung sudah mengeluarkan surat keputusan dari pimpinan, perihal pentupan sementara semua objek wisata Vietnam yang belum ada legalitasnya.

"Untuk melaksanakan penutupan sementara semua objek wisata vietnam, yang sekarang  
masih belum ada penyelesaiannya kepada pihak masyarakat," tutup Ulya (Feby)

Jumat, 23 Juni 2023

Dinas Perkim Kota Bandar Lampung Mediasi Kisruh Warga Sumber Agung dan Pengelola Wisata Vietnam


GK, Bandar Lampung - Dinas perumahan dan permukiman Kota Bandar Lampung,  mengadakan rapat mediasi, menindak lanjuti laporan masyarakat perihal dugan tidak adanya  legalitas pengelola wisata vietnam, kamis siang (22 Juni 2023).

Rapat mediasi dipimpin oleh Kabid pengendalian permukiman kota bandar lampung, Dekrison, SH, MH,  dan di hadiri stakeholder terkait antara lain, Bu  Melisa bagian Hukum pemkot bandar lampung, Sekretaris Dinas Pariwisata Dirmansyah, stap dinas pariwisata  setiawan, Muntahar PM & PTSP (Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu), Yusdani Maulana Stap Satpol PP kota Bandar Lampung, Lurah Sumber Agung, Satria Dinata, Bhabinkamtibmas Hamimi. E, Babinsa Serma Edi Susanto, Langgeng dan Arie Ketua Pemuda Sumber Agung, Kepala Lingkungan I Pak Sardi Sahri, Julio Ketua RT 001 LK I Sumber Agung, Pardiono  Ketua RT 08 LK I, Dr. Wayan mustika dan Ani pemilik wisata jukung vietnam, Sartio Mewakili pemilik Kampoeng Vietnam, dan wakil dari tebing vietnam, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, serta hadir beberapa orang dari perwakilan masyarakat sumber agung.

Dalam rapat mediasi tersebut dinas terkait memberikan arahan dan bimbingan perihal kisruh antara warga setempat dan pengelola wisata jukung vietnam beberapa hari lalu tanggal 03 Juni 2023 malam, yang sempat viral menggeruduk di tempat wisata jukung vietnam karena di duga adanya pasangan bukan suami istri menginap di penginapan wisata jukung vietnam serta dugaan tidak adanya legalitas pengelola wisata jukung vietnam serta pengola wisata vietnam lainnya.

Dinas terkait berharap agar pengelola wisata vietnam dan masyarakat bersinergi bersama-sama, untuk memajukan daerah sumber agung pada khususnya dan kota bandar lampung pada umumnya, dan dinas terkait berharap agar pengola wisata melengkapin legitas izin tempat usahanya yang sampai sekarang belum terpenuhi seperti tempat wisata Jukung Vietnam Belum di penuhi PPG izin Pendirian Pembangunan Gedung yang tentu syaratnya adalah tanahnya tidak dalam sengketa serta harus mempunyai AJB dan SHM.

Di tempat yang sama perwakilan masyarakat joni mengatakan adanya rapat mediasi ini kami ingin agar pemerintah memfasilitasi hubungan pengelola wisata vietnam dengan masyarakat sekitar lebih baik,  dan serta adanya temuan masyarakat sekitar terhadap pasangan bukan suami istri menginap dalam keadaan hamil, yang diperbolehkan menginap karena status KTP nya staus kawin, serta ada nya ucapan pak wayan pemilik wisata jukung vietnam yang sempat menyinggung perasaan masyarakat sekitar pada saat mengeruduk di wisata jukung vietnam malam beberpa hari lalu," jelas Joni

Joni menyampaikan agar pemerintah kota Bandar Lampung menutup sementara semua penginapan wisata vietnam, dan  agar pak wayan pemilik wisata jukung vietnam meminta maaf secara tertulis diatas materai kepada warga atas sikap aroganya serta ucapannya, yang menyinggung perasaan perwakilan masyarakat sekitar pada saat itu." Imbuh Joni

"Pemilik  wisata Jukung  vietnam Ani menyampaikan kepada awak media menyambut baik serta terima kasih, atas diadakannya rapat mediasi ini yang di fasilitasi oleh Dinas perumahan dan permukiman kota bandar lampung, atas kesalah pahaman antara masyarakat sekitar dan pemilik wisata vietnam, agar harapnya kedepan masyarakat sekitar mendukung semua pengelola wisata vietnam, agar dampak kehadiran wisata vietnam ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, serta pemerintah kota bandar lampung dari aspek incame pajak. Tutupnya. (Feby)