Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Indonesia Emas 2045. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia Emas 2045. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2024

Upaya Penurunan Stunting Terus Dilakukan untuk Menuju Indonesia Emas 2045



GK, Brebes - Upaya pencegahan dan penurunan Stunting oleh Pemerintah terus menerus dilakukan untuk menuju Indonesia emas 2045. Salah satunya melalui program sosialisasi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting melalui BKKBN bersama mitra kerja. Sosialisasi kali ini dilaksanakan bersama warga kecamatan Bumiayu di Gedung NU Ranting Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024).

Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Hukum, Organisasi, Dan Tatalaksana BKKBN Pusat, Ulil Abshar, S.IP menjelaskan, perlu disadari masyarakat bahwa Stunting dapat mengancam sumberdaya manusia yang berkualitas, karena Stunting menjadi pintu masuk seluruh penyakit yang tidak menular seperti diabetes, jantung koroner, dan osteoporosis.

"Penyebabnya semua itu adalah kurangnya gizi pada 1000 hari pertama kelahiran, pola asuh dan pola makan yang salah. Oleh karena itu saya mengajak bapak dan ibu untuk mencegah Stunting sejak dini supaya anak-anak kita sehat dan berkualitas," ujar Ulil.

Pranata Humas Ahli Madya Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Tatas Aji Dharma meminta kepada masyarakat untuk memeriksakan kehamilan istrinya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memantau dan mengawasi kasus Stunting. "Kita wajib mendorong ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya," kata Tatas.

Sementara itu, Kepala DP3KB Kabupdaten Brebes, Akhmad Ma'mun, M.Si menyandang jumlah Stunting terbesar merupakan kesedihan bersama yang harus diatasi dengan serius. Ia mengajak masyarakat mencegahnya agar Brebes terbebas dari kasus Stunting.

"Brebes merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak kasus Stunting. Satu dari tiga anak yang lahir mengalami Stunting. Untuk itu, mari kita bersama-sama mencegahnya," pungkasnya. (**)

Rabu, 25 Oktober 2023

Hadirkan Ganjar Pranowo, Intelektual Muda Lampung Bahas Indonesia Emas 2045,


GK, Bandar lampung - Intelektual Muda Lampung (IML) sukses menggelar Stadium General bertema: "Anak Muda Menyongsong Pemimpin Indonesia Emas 2045" bertempat di Universitas Bandarlampung Aula Mahligai Agung Convention Hall, Rabu (23/10/2203).

Dalam gelaran itu, Koordinator Intelektual Muda Lampung (IML), Iqbal Ardiansyah, S.Si, M.M mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ganjar Pranowo di Provinsi Lampung.

“Selamat datang bapak Ganjar Pranowo telah menyempatkan hadir menyapa Anak Muda di Provinsi Lampung,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Bung Iqbal sapa akrabnya menyampaikan bahwa dalam Stadium General ini berharap Mas Ganjar Pranowo dapat memberikan pengalamannya selama meniti kariernya.

“Saya berharap mas Ganjar dapat membagikan pengalamannya sehingga dapat menjadi motivasi bagi pemuda di Provinsi Lampung,” tuturnya.

Lebih lanjut Bung Iqbal yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora-RI) itu itu juga menjelaskan bahwa, kenapa Ia dan Tim IML hadirkan mas ganjar, sebab mas Ganjar adalah tokoh Nasional yang memiliki segudang pengalaman dalam panggung kepemimpinan yang lahir melalui proses tempah yang tak mudah Menyerah meskipun diterpa badai.

"Kita minta mas ganjar untuk memberikan pemaparan bagaimana anak muda hari ini mampu menjawab tantangan zaman menuju Indonesia emas 2045 mendatang, dan mas Ganjar adalah sosok yang dapat dijadikan tauladan bagi kaula muda Indonesia khususnya provinsi Lampung," Kata Bung Iqbal saat diwawancarai awal media.

Hal senada juga Disampaikan, Ganjar Pranowo mengharapkan pemuda Lampung ikut berperan aktif dan memberikan pendapat untuk melanjutkan indonesia emas 2045.

“Itulah bagian anak muda mengekspresikan dalam ikut berperan dalam membangun infonesia emas 2045,” ujar Mas Ganjar yang pernah menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

Atas landasan itu, ia meyakinkan untuk mengakomodir apa yang menjadi kemauan kaum intelektual muda hari ini, diantaranya melalui Forum Stadium General yang digelar oleh Intelektual Muda Provinsi Lampung ini.

“Maka ruang itu menjadi alasan untuk negara dalam merangkum apa yang menjadi kemauan indonesia yang lebih maju,” imbuhnya.

Adapun yang hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, SPDB Edwardsyah Pernong, Tokoh Muda Nahdlatul Ulama Lampung Gus Solihin, Penggiat kebudayaan Lampung Umar Ahmad, Sekretaris BMI Provinsi Lampung Irwansyah Agung dan Para Tokoh Tokoh Masyarakat Lampung lainnya.

Tidak hanya itu juga turut hadir para aktivis, HMI, PMII, GMNI, GMKI, IMM, Pemuda Muhammadiyah, BEM Unila, DEMA UIN RIL, BEM STKIP PGRI Bandar Lampung, BEM Saburai, BEM Darmajaya, BEM UBL, BEM Malahayati, BEM Polinela, dan Organisasi Kepemudaan lainnya. [Feby]

Sabtu, 29 Oktober 2022

Orasi Kebangsaan Sumpah Pemuda, Kapolri: Persatuan-Kesatuan Wujudkan Indonesia Emas 2045


GK, Semarang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri undangan untuk memberikan orasi kebangsaan terkait dengan momentum peringatan sumpah pemuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu, 29 Oktober 2022. 

"Jadi baru saja saya mendapatkan kesempatan untuk mengisi orasi kebangsaan terkait dengan makna dan memaknai sumpah pemuda. Tentunya di dalam kegiatan ini kita mengingatkan kembali dalam sejarah perjalanan bangsa dari mulai jaman penjajahan sampai tantangan kedepan yang kita hadapi," kata Sigit usai mengisi orasi kebangsaan tersebut. 

Dalam orasi kebangsaannya, Sigit menekankan, pentingnya menjaga dan merawat semangat sumpah pemuda yang digelorakan oleh para pendahulu bangsa. Refleksi dari peringatan tersebut, kata Sigit, adalah bagaimana terus mempertahankan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 

Menurut Sigit, dengan menjaga persatuan dan kesatuan, hal itu menjadi syarat utama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Seluruh elemen harus terus bersatu dan bergandengan tangan dalam menghadapi segala bentuk tantangan zaman yang ada. 

"Tentunya juga menjadi modal bagi kita untuk terus bisa melangkah dan melaksanakan apa yang menjadi visi misi kita menuju Indonesia Emas di tahun 2045," ujar eks Kabareskrim Polri itu. 

Lebih dalam, Sigit menyebut, rasa persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa termasuk mahasiswa dan pemuda dewasa ini sangat dibutuhkan. Mengingat, diungkapkan Sigit, lingkungan global saat ini sedang mengalami dinamika penuh dengan ketidakpastian. 

Tentunya, kata Sigit, hal itu juga akan berpengaruh pada situasi regional termasuk di Indonesia. Dinamika yang berkembang saat ini diantaranya adalah Pandemi Covid-19, konflik antara Negara Rusia dan Ukraina hingga rangkaian pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

"Tentunya dalam kesempatan ini semangat persatuan dan kesatuan selalu kita gelorakan. Dan tadi dari adik-adik UIN mengikrarkan sumpah pemuda dan diikuti kita semua," ucap mantan Kapolda Banten itu. 

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Sigit menegaskan, hal itu merupakan salah satu komitmen bersama bahwa sumpah pemuda, persatuan dan kesatuan untuk menjaga nusa, bangsa dan bahasa dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Dengan dasar Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika tentunya selalu kita jaga yang tentunya tadi menjadi kesepakatan dan nilai-nilai yang terus kita besarkan untuk menjaga agar tidak ada polarisasi di tengah situasi seperti ini," tutup Sigit. [icha]