Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Israel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Israel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Oktober 2023

Yahudi Bakar Bendera Israel, Dukungan Masyarakat Dunia atas Aksi Pejuang Palestina Meningkat Tajam


GK, JAKARTA – Dukungan aksi pejuang Palestina yang merangsek masuk ke wilayah-wilayah yang diduduki Israel mendapat sambutan luas dari masyarakat dunia. Di Sydney Australia, ratusan orang berkumpul untuk berunjuk rasa menunjukkan dukungannya terhadap serangan Palestina ke wilayah terjajah. Seperti dilansir The Guardian, unjuk rasa di Sydney, yang diselenggarakan oleh Palestine Action Group Sydney, menuntut Australia memutuskan hubungan dengan Israel. Mereka berbaris dari Balai Kota ke Gedung Opera Sydney pada hari Senin, tiba sekitar jam 7 malam, di mana landmark tersebut sebelumnya diterangi dengan warna biru dan putih sebagai representasi dukungan kepada Israel.

Hal yang sama terjadi di Istanbul, Turki, di mana ribuan warga Turki di Istanbul berpartisipasi dalam pawai yang disebut "Pawai Fatah" untuk mendukung Palestina. Aksi serupa juga digaungkan di Sanaa di Yaman, di mana para pendukung Houthi yang membawa bendera Palestina merayakan serangan terhadap Israel, yang oleh Hamas disebut sebagai Badai al-Aqsa. Tidak ketinggalan pula di Toronto, Kanada, masyarakat juga turun ke jalan menyatakan dukungannya kepada Palestina dalam merebut wilayahnya kembali. Termasuk pula warga New York dan Chicago yang menunjukkan solidaritasnya atas perjuangan Palestina.

Uniknya, sikap anti-Israel tersebut tidak saja ditunjukkan oleh warga non-Yahudi, bahkan sekelompok warga Yahudi pun turut membakar bendera Israel. Melalui platform media sosial X (dulunya Twitter), organisasi bernama Torah Judaism memposting video pembakaran bendera Israel dan menyatakan dengan tegas bahwa Israel bukanlah negara bangsa Yahudi, dan Israel tidak mewakili orang-orang Yahudi.

Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi PKS  Sukamta mengatakan bahwa kekerasan di Palestina tidak akan pernah berhenti total selama Israel terus menjajah Palestina. Menurutnya, tidak ada yang bisa menerima penjajahan yang di dalamnya terdapat represi, kekerasan dan pelecehan nilai nilai kemanusiaan selama lebih dari 70 tahun.

"Kebijakan penjajahan yang rasis dan penuh kebencian yang diterapkan terhadap mereka bahkan sebagian besar dari mereka telah diperlakukan seperti hidup dalam penjara terbuka selama lebih dari 25 tahun akibat dari kebijakan mengisolasi wilayah mereka,” tegasnya saat dihubungi di Jakarta (10/10).

Bangsa Indonesia yang mengalami penjajahan serupa dan harus berjuang sendiri merebut kemerdekaanya melalui perang kemerdekaan, sangat memahami apa yang sedang dialami Bangsa Palestina.

“Rasanya naif kalau orang membayangkan mereka akan menerima terus dan suatu saat tidak akan memberontak dengan kekerasan sebagai langkah terakhir mempertahankan eksistensi dan kehormatan mereka.”

Sesuai dengan amanah UUD 1945, untuk menghilangkan penjajahan di dunia, Indonesia perlu menggalang dukungan lebih luas ke negara-negara yang selama diam atau mendukung Israel. Dukungan negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris dan Jerman atas kejahatan Israel terhadap Palestina menjadikan Israel masih terus melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina.

“Indonesia juga bisa mendorong Organisasi Konfrensi Islam (OKI) untuk lebih tegas terhadap Israel dan lebih maksimal mendukung Palestina,” tutupnya.

Dampak serangan masif pejuang Palestina berhasil menurunkan jumlah pemukim Yahudi yang menyerbu ke Masjid Al-Aqsha. Jika sebelumnya jumlah pemukim Yahudi israel yang menyerbu Masjid Al-Aqsha di hari-hari biasa atau normal mencapai ratusan orang, paska operasi Badai Al-Aqsa hanya mencapai 76 orang saja.

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) kembali membuka donasi untuk warga Indonesia yang ingin membantu warga Gaza korban perang. Memasuki musim dingin ini, kebutuhan selimut, obat-obatan, bahan makanan pokok meningkat tajam mengingat Israel juga membombardir rumah sakit, rumah penduduk dan aset-aset vital seperti aliran air.

“Kami terus konsisten membantu Palestina melalui aksi kemanusiaan. Mengingat ini adalah masa-masa tersulit mereka, maka bantuan dari seluruh dunia khususnya masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan saat ini. Bantuan tersebut akan kami salurkan dalam waktu dekat melalui beberapa tahapan,” ungkap Ketua Umum KNRP Soeripto.[Feby]

Sabtu, 09 Oktober 2021

AWG Mengecam Keras, Yahudi Legal Beribadah Di Masjid Al Aqso


GarisKomando.com -
Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) M. Anshorullah menyampaikan pernyataan sikapnya atas Legalisasi beribadah di Masjid Al Aqsa untuk warga Yahudi, kemarin (8/10/2021).

Sebagaimana yang sedang viral dalam beberapa pemberitaan media, bahwa Masjid Al Aqsa kembali dinodai oleh Entitas Zionis Israel apartheid.

Pengadilan Israel memutuskan untuk mengizinkan warga Yahudi beribadah di dalam Masjid Al Aqsa.

Legalisasi ini diterbitkan setelah Aryeh Lippo, seorang rabi Yahudi garis keras mengajukan permohonan kepada pengadilan Zionis.

"Zionis Israel sama saja mengulang apa yang dilakukan oleh Ariel Sharon pada tahun 2000, menerobos masuk Masjid Al Aqsa dengan pengawalan ribuan tentara dan polisi," ujar M. Anshorullah.

"Aksi ini disebut Ariel sebagai penegasan bahwa kompleks situs suci Al-Haram asy-Syarif itu milik negeri zionis," sanbungnya.

Provokasi Ariel Sharon waktu itu direspon rakyat Palestina dengan Intifada kedua, Perang Al Aqsa.

Masjid Al Aqsa merupakan masjid ketiga yang paling disucikan oleh umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Masjid Al Aqsa adalah situs Islam yang berstatus wakaf Islam di Yerusalem yang dikelola oleh pemerintah Yordania sejak tahun 1948.

"Karena itu, Zionis Israel tidak berhak untuk ikut campur dalam pengelolaannya apalagi menodai," ucapnya.

Sehubungan dengan kejahatan Zionis Israel atas Masjid Al Aqsa yang semakin terang-terangan, maka Ketua Presidium AWG menyampaikan pernyataannya.

1. Mengecam dengan keras kebijakan Zionis Israel untuk mengizinkan warga Yahudi beribadah di Masjid Al Aqsa. Ini adalah kebijakan provokatif dan tidak masuk akal, mempersilakan ibadah bagi Yahudi di masjid, tempat ibadah umat Islam. Sementara, mereka justru amat membatasi umat Islam untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.

2. Legalisasi ini adalah wajah lain dari agresi Zionis Israel atas Masjid Al Aqsa. Itu menunjukan bahwa komitmen perdamaian Zionis Israel adalah jargon politik semata yang hanya dimanfaatkan untuk membohongi dunia. Kebijakan ini akan membuat warga Yahudi semakin bebas masuk Masjid Al Aqsa dan tentu saja sangat berpotensi terjadinya bentrokan dengan jama’ah Masjid Al Aqsa.

3. Selain provokatif, dasar legalisasi ini bukanlah keadilan dan kemanusiaan, melainkan term-term dan aturan yang dibuat berdasarkan semangat rasisme dari apa yang disebut sebagai negara Yahudi Israel. Legalisasi ini semakin menampakkan rencana utama Zionis Israel untuk mengambil alih lalu menghancurkan Masjid Al Aqsa dan menggantikannya dengan Kuil Solomon.

4. Masjid Al Aqsa adalah komplek ibadah yang seharusnya dihormati dan dilindungi, sebagaimana Islam juga memerintahkan untuk melindungi tempat ibadah agama lain (QS. Al Hajj 40).

5. Kedudukan Masjid Al Aqsa amat tinggi bagi umat Islam sedunia. Oleh karena itu, diserukan kepada umat Islam untuk merespon legalisasi ini dan seluruh makar Zionis Israel atas Masjid Al Aqsa dan Palestina dengan terus memberikan dukungan untuk usaha-usaha pembebasan Masjid Al Aqsa dari tangan Zionis Israel.

6. Mendesak para pemimpin dunia untuk melakukan upaya nyata dalam melindungi Masjid Al Aqsa dari tangan jahat Israel yang setiap hari mencederai kawasan ini, melanggar kesucian dan status hukum Masjid Al Aqsa.

7. Kepada seluruh elemen rakyat Palestina, diserukan agar tabah-sabar dan terus menggelorakan perlawanan terhadap Zionis Israel. Tetapi haruslah disadari bahwa perlawanan itu hanya akan berhasil jika semua komponen bersatu padu untuk terwujudnya persatuan nasional. Perselisihan apalagi perpecahan internal hanya akan melanggengkan pendudukan Zionis Israel di Palestina.

"Demikian pernyataan sikap ini disampaikan. Semoga Allah Ta’ala memudahkan usaha kita, dan mencatatanya menjadi amal sholeh. Atas perhatiannya, kami ucapkan syukran jaziila dan jazaakumullah khairan jazaa’. Allahu Akbar, Al Aqsa Haqquna," tutupnya. [Sur]