Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Januari 2024

Timnas AMIN Bekali Pelatihan IT Bagi Relawan dan Saksi


GK, LAMPUNG SELATAN
- Tim Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Muhammad Yuqi bersama Anggota TKD Pemenangan Saksi AMIN PKS Lampung Oskar Saprudin memberikan pembekalan dan pelatihan IT kepada 1000 pejuang perubahan (relawan) dan saksi AMIN se-wilayah Lampung, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Podomoro Candi Mas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (14/1/2024).

Muhammad Yuqi mengatakan Timnas AMIN sudah memiliki aplikasi khusus bagi para relawan dan saksi dalam mengawal suara AMIN di Pemilu 2024, yakni lapor.kawalamin.com. Dalam aplikasi terdapat berbagai fitur dan akses luas untuk melaporkan jika terjadi kecurangan, dengan bisa memfoto dan mengvideokan hasil resmi TPS (C hasil) yang dapat diupload secara mudah dan langsung di lapangan.

“Dengan membuka aplikasi dan mendaftar sebagai admin, segala data pelaporan akan masuk dalam data Timnas AMIN pusat,” jelas Yuqi. 

Selain dengan aplikasi itu, Yuqi juga mengingatkan lagi diperlukan tugas saksi dan relawan secara manual untuk mengawal suara AMIN di Pemilu 2024, “Yakni mereka harus dapat mengenali persiapan dan lokasi TPS, hadir datang tepat waktu, menyaksikan pemungutan dan perolehan hasil suara jangan tinggalkan pos perubahan, dan jika ada kesalahan dan pelanggaran, para relawan dan saksi harus berani menyuarakan perubahan,” pesan Yuqi. 

Ikut menambahkan, Oskar mengatakan diadakannya pelatihan khusus tentang IT AMIN APPS bagi para pejuang dan saksi ini bertujuan memastikan kehadiran dua pilar dari pemenangan AMIN, agar dapat meningkatkan peran keduanya sebagai para insan perjuangan yang berdedikasi dalam mengawal suara AMIN, termasuk untuk garda terdepan dalam mencegah terjadinya kecurangan di tiap TPS/KPPS. 

Lebih lanjut, Oskar menambahkan pembekalan IT bagi para pejuang perubahan (relawan) dan saksi merupakan agenda wajib dari Timnas AMIN yang jalur koordinasi dan regulasi pelaksanaan pelatihannya diserahkan kepada para pantai penyokong AMIN (PKS, PKB, NasDem dan Ummat). 

Secara spesifik, Oskar mengingatkan agar para pejuang perubahan (relawan) dan saksi harus memiliki berbagai hal agar dapat menjalankan fungsi, peranan dan tanggungjawabnya sebagai perwakilan AMIN di TPS saat Pemilu 2024. 

“Tiap saksi dan relawan harus memiliki android yang baik. Selain itu perlu ada merger tugas, sinergis dan koordinasi bagi saksi dan relawan AMIN yang harus berjalan dengan baik. 

Selain pelantikan dan pembekalan saksi secara umum, juga dilantik kapten para saksi dan relawan dari berbagai unsur, mulai partai pengusung, simpul relawan dan berbagai elemen masyarakat. Diantaranya Bambang Irawan dari PKS, Rahmat Husein dari NasDem, H. Ahmad Basuki dari PKB,Muhammad Fikri dari Partai Ummat, dr. Zam Zanariah Ibrahim, Sp.S dari sekretariat bersama (Sekber), Basrul Rahmat dari Relawan Bakorsi, Ahmad Nukholis dari Relawan Korean hingga Muhammad Ghifari Ramadhan dari Generasi Milenial (Gen Z).  

“Para kapten merupakan perwakilan saksi dan relawan dalam mengawal suara AMIN selama Pemilu. Tentunya mereka harus dapat membimbing dan mengawal para relawan dan saksi agar berkontribusi positif dan maksimal. Tentunya, mereka harus mengkoordinir dan memanajemen saksi secara baik. Perubahan butuh kerjasama dan sinyal yang baik. Tentunya, hasilnya diperlukan hasil perhitungan suara yang dapat diketahui,” ucap Oskar. 

Secara spesifik, Oskar menjelaskan syarat sebagai saksi dan pejuang perubahan (relawan) AMIN di tiap TPS/KPPS. “Yakni WNI, diusia sudah bisa memilih, mendapatkan surat mandat perwakilan saksi, mengikuti instruksi dari panglima saksi dari pusat, maupun daerah.  Selain itu, para saksi harus mengisi formulir deklarasi, formulir pendaftaran dan bersaksi jadi relawan AMIN,” imbuhnya.

Namun, yang utama pula masih kata Oskar, tiap saksi dan pejuang perubahan (relawan) harus memiliki gadget atau smartphone yang memiliki kecepatan dan akses luas, untuk mengakses setiap informasi maupun pola komunikasi antar sektoril dalam pemenangan AMIN di Pemilu 2024. “Hal itu bisa menjadi senjata untuk mewujudkan perubahan,” tukasnya,[Feby/Rilis]


Kamis, 03 Februari 2022

Timnas Indonesia Kebanjiran Pemain Top, Pilihan Shin Tae Yong Wow

Timnas Indonesia Kebanjiran Pemain Top, Pilihan Shin Tae Yong Wow - Foto: pssi

GARIS KOMANDO - Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan mengatakan Timnas Indonesia berada di kondisi sangat baik jelang Piala AFF U-23.

Datang sebagai juara bertahan, Bung Ropan melihat materi pemain Timnas Indonesia sangat berkelas.

"Saya pikir oke, apalagi kemarin sudah dicoba dua anak muda itu, Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh, bagus itu," kata Bung Ropan kepada GenPI.co, Rabu (2/2).

Menurutnya, komposisi ini makin mantap ketika dipadukan dengan para pemain eks AFF 2020.

Dengan materi pemain yang ada, Bung Ropan optimistis Timnas Indonesia bisa mempertahankan gelar juara.

"Enggak ada gap, antara pemain inti dan cadangan. Ini semua pemain bagus," ungkapnya.

Bung Ropan mengatakan, memang sedikit ada kekurangan karena Asnawi, Witan, Egi, hingga Elkan tidak bisa masuk tim.

Padahal, jika mereka juga masuk tim inti, komposisi pemain akan terasa lebih sempurna.

Namun, Bung Ropan memahami keputusan Shin Tae Yong yang tidak memanggil mereka dalam AFF U-23 ini.

"Akan tetapi, karena masih ada Pratama Arhan, Riski Rido, Dewangga, Rahmad Irianto, hingga Ramai Rumakiek, ini sudah sangat bagus. Cukup untuk sebuah persaingan di AFF U23," jelasnya.

Seperti diketahui, jelang Piala AFF U23, Timnas Indonesia akan menjalani training camp (TC) di Bali sejak 3-8 Februari 2022.

Adapun, pada 9 Februari para pemain akan berada di Jakarta dan esoknya akan berangkat ke Kamboja untuk beradaptasi jelang Piala AFF U23.(*)


Sumber

Sabtu, 25 Desember 2021

Tundukkan Singapura, Indonesia Melaju ke final Piala AFF



GARIS KOMANDO - Timnas Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF 2020 setelah menundukkan Singapura, yang diperkuat delapan pemain karena tiga nama dikartu merah, dengan skor 4-2 pada laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu malam. 

Gol-gol Indonesia dalam partai yang harus melewati babak tambahan tersebut dibuat oleh Ezra Walian, Pratama Arhan, bunuh diri bek Shawal Anuar dan Egy Maulana Vikri.

Sementara Singapura mempersempit jarak skor berkat gol Song Ui-young dan Shahdan Sulaiman. 

Adapun tiga pemain Singapura yang diusir wasit yaitu Safuwan Baharudin, Irfan Fandi dan kiper Hassan Sunny.

Indonesia pantas ke partai puncak karena leg pertama berakhir dengan skor 1-1. Bagi skuad "Garuda" ini menjadi final keenam kalinya sepanjang keikutsertaan di Piala AFF setelah sebelumnya mencatatkan pencapaian serupa pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016 dengan hasil tanpa gelar juara.

Pertandingan leg kedua itu berjalan ketat sejak menit pertama. Indonesia, yang membangkucadangkan Egy Maulana dan Elkan Baggott, bermain agresif dengan menekan lawan sejak garis depan.

Strategi tersebut membuat Singapura kesulitan mengalirkan bola dan Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-11.

Berawal dari upaya Alfeandra Dewangga yang memotong aliran bola Singapura, bola kemudian diarahkan ke Witan Sulaeman yang meliuk di antara pemain bertahan lawan.

Setelah tinggal berhadapan dengan penjaga gawang, Witan mengirimkan bola ke tengah kotak penalti di mana Ezra Walian sudah menunggu dan melesakkan bola ke dalam gawang.

Tertinggal 0-1, Singapura antusias untuk menyamakan kedudukan. Upaya mereka mendapatkan ganjalan setelah bek Safuwan Baharudin dihadiahi kartu merah hasil kartu kuning kedua pada menit ke-45+3.

Akan tetapi, dalam kondisi kekurangan jumlah pemain, Singapura justru mampu menyamakan kedudukan.

Tepatnya menit ke-45+4, dalam situasi kemelut setelah tendangan bebas, gelandang Song Ui-young menembak bola menerobos barisan pertahanan Indonesia dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

Usai jeda, pada menit ke-66, Singapura menerima pukulan kedua saat Irfan Fandi mendapatkan kartu merah langsung dari wasit lantaran menjadi orang terakhir sebelum kiper yang melakukan pelanggaran di wilayahnya.

Berlaga dengan sembilan orang, Singapura malah mampu unggul 2-1 pada menit ke-74 setelah Shahdan Sulaiman menjaringkan bola dengan tendangan bebasnya.

Para pemain Indonesia yang terkejut dengan gol tersebut akhirnya berhasil keluar dari tekanan berkat gol Pratama Arhan pada menit ke-87. Skor kembali setara 2-2.

Singapura bisa saja memenangkan laga itu andai tendangan penalti Fariz Ramli pada menit ke 90+1 tidak ditepis Nadeo Argawinata.

Kedudukan imbang 2-2 membuat laga harus berlanjut ke babak tambahan. Fase pertama babak tambahan, anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong memperbesar keunggulan pada menit ke-92 setelah bek Shawal Anuar melakukan gol bunuh diri.

Skor menjadi 4-2 dan pada menit ke-105+2 Egy Maulana yang menjadi pencetak gol dengan memanfaatkan bola liar di depan gawang Singapura.

Pada paruh kedua, Indonesia yang unggul dua pemain tidak henti melancarkan serangan ke benteng Singapura. Hal itu membuat Singapura mau tak mau membuat pelanggaran yang salah satunya berujung pada kartu merah ketiga yang diterima kiper Hassan Sunny pada menit ke-119. 

Hassan menerjang Irfan Jaya, yang berlari sendiri, di luar kotak penalti. Setelah itu, tak ada gol tambahan sampai pertandingan berakhir. 

Nantinya, di final, Indonesia akan melawan pemenang partai semifinal lainnya yang mempertemukan Thailand dan Vietnam.

Laga leg kedua semifinal tersebut digelar pada Minggu (26/12). Pada leg pertama, Thailand menang 2-0. [Red]