Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus mematangkan persiapan perbaikan infrastruktur jalan di tahun 2026. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Lampung yang digelar di Ruang Komisi IV DPRD Lampung, Senin (19/1/2026).
RDP tersebut membahas perencanaan pekerjaan 17 ruas jalan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Seluruh ruas jalan tersebut akan dikerjakan melalui mekanisme lelang terbuka.
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan bahwa perencanaan yang matang menjadi hal penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran, mengingat anggaran yang dialokasikan cukup besar.
“Anggota DPRD juga perlu mengetahui secara detail apa saja yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan oleh BMBK, karena pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan ini nilainya cukup besar,” ujar Taufiqullah.
Ia menjelaskan, usulan perbaikan ruas jalan dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) sebenarnya telah dibahas sejak tahun 2025. Tahun 2026 merupakan tahap pelaksanaan, sehingga seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan maksimal.
“Tadi kami bersama-sama membahas sejauh mana kesiapan lelang, mulai dari persiapan administrasi hingga kesiapan dimulainya pengerjaan di lapangan,” jelasnya.
Taufiqullah menegaskan bahwa proses perencanaan dan persiapan lelang terus dikawal bersama DPRD Provinsi Lampung agar setiap program BMBK dapat berjalan transparan dan akuntabel.
“Ini selalu menjadi bahan diskusi bersama DPRD supaya seluruh program BMBK dapat terawasi dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Taufiqullah mengungkapkan bahwa Surat Keputusan (SK) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah rampung. Bahkan, tim PPK bersama konsultan perencana juga telah melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesiapan paket pekerjaan yang akan dilelang.
“SK PPK sudah selesai, tim juga sudah turun ke lapangan bersama konsultan perencana. Insyaallah pertengahan Februari 2026, proses lelang paket pekerjaan jalan akan mulai dibuka untuk umum,” pungkasnya.
Dinas BMBK Provinsi Lampung menargetkan pengerjaan infrastruktur jalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 8 hingga 12 bulan, tergantung pada besaran dan kompleksitas masing-masing paket pekerjaan. Adapun prioritas pelaksanaan di awal tahun difokuskan pada paket-paket yang bersumber dari pinjaman pemerintah.(*)
