Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Anggota DPRD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anggota DPRD. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2024

Anggota DPRD Lampung Hadiri Peresmian Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung


GK,LAMPUNG
– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung sekaligus membuka Festival Literasi Tahun 2024 Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung, Kamis (2/5/2024).

Gedung Perpustakaan atau Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung ini berlokasi di Jalan Z.A Pagar Alam No.52, Bandar Lampung.

Bertajuk “Perpustakaan Bertransformasi, Literasi Maju, Lampung Berjaya” Peresmian Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung ini juga dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024.

Arinal mengatakan kegiatan ini menjadi momen yang bersejarah karena merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya baca masyarakat Lampung.

Ia pun mengajak untuk mari bersama mewujudkan Literasi Maju, Lampung Berjaya untuk masa depan yang lebih cerah bagi generasi Lampung yang akan datang.

“Mari kita terus berkolaborasi, tingkatkan literasi demi Lampung Berjaya,” ujar Arinal.

Hadir pada acara ini, Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal dan Deputi Bidang Pengembang Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Adin Bondar.

Arinal menjelaskan Lampung dengan kekayaan alam dan keberagaman budayanya, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat literasi yang maju dan berjaya.

“Melalui festival ini, kita dapat mendorong semangat literasi di kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.

Ia meminta seluruh komponen masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat sipil, untuk bersatu dalam upaya meningkatkan literasi di Provinsi Lampung.

“Mari kita tingkatkan akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, baik melalui perpustakaan maupun media digital. Mari juga kita dorong kreativitas dan inovasi dalam mempromosikan budaya literasi,” katanya.

Dirinya meyakini dengan semangat kebersamaan dan kerja keras semua, Lampung akan menjadi contoh yang gemilang dalam literasi di tingkat nasional.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, komunitas literasi, dan sektor swasta, kami akan berupaya menciptakan ekosistem perpustakaan yang dinamis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembang Sumber Daya Perpustakaan, Perpusnas RI Adin Bondar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas gagasan yang sangat luar biasa terhadap upaya pengembangan layanan perpustakaan yang sangat megah dan representatif.
Ia menyebutkan hanya ada beberapa Provinsi di Indonesia yang memiliki layanan fasilitas perpustakaan semegah ini yaitu Sulawesi Tengah, Riau, DKI Jakarta dan Lampung.

“Kami sampaikan Bapak Gubernur, terima kasih banyak karena terbatas Pemerintah Provinsi yang membangun layanan fasilitas perpustakaan yang semegah ini dan salah satunya adalah Provinsi Lampung,” ujar Adin.

Adin mengatakan pihaknya sangat menyambut baik kebijakan-kebijakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya pengembangan kegemaran membaca dan literasi ditengah masyarakat.

“Ini adalah merupakan satu gagasan yang sangat luar biasa karena ketika masyarakat Indonesia menuju bonus demografi tahun 2045 maka kata kuncinya adalah penguasaan terhadap informasi, pengetahuan dan teknologi agar masyarakat kita menjadi produktif, inovatif, kreatif yang pada akhirnya kesejahteraan,” katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Riski Sofyan mengatakan melalui kegiatan ini untuk mendukung eksistensi dan keberadaan perpustakaan serta menumbuh kembangkan minat dan kegemaran membaca di Provinsi Lampung.
Selain itu, juga untuk melestarikan budaya daerah maupun lokal serta mendukung minat masyarakat dalam memperluas wawasan dan pengetahuan dengan berliterasi.

“Dengan sasaran untuk meningkatkan minat dan kegemaran membaca masyarakat Lampung serta meningkatnya budaya literasi agar menjadi masyarakat yang unggul dan berdaya saing,” ujar Riski.

Festival Literasi Tahun 2024 ini diselenggarakan mulai tanggal 2-3 Mei 2024 yang juga dimeriahkan Talk Show Literasi, Book Fair, Pameran Inklusi Sosial, Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis.

Dalam kesempatan itu, dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Riski Sofyan dengan Perguruan Tinggi tentang Pemanfaatan Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung.

Hadir pula pada kegiatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Forkopimda, Anggota DPRD Provinsi Lampung Aprilliati, Budayawan Lampung Anshori Djausal, para Kepala OPD Pemerintah Provinsi Lampung dan Bunda Literasi Kabupaten/Kota.*


Senin, 26 Februari 2024

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB Imbau Seluruh Warga dan Pemkab Tuba Waspada akan Cuaca Ekstrim


GK, Tulang Bawang
– Anggota DPRD Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB mengimbau seluruh warga, dan pemerintah khususnya Kabupaten Tulang Bawang untuk waspada akan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini, yang menyebabkan beberapa wilayah di Provinsi Lampung terjadi banjir.


Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Lampung Veri Agusli HTB meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, agar sigap menyiapkan segala sesuatu sebagai antisipasi dampak banjir. Pasalnya cuaca dalam situasi hujan yang terus-menerus dengan intensitas yang cukup tinggi.

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB Imbau Seluruh Warga dan Pemkab Tuba Waspada akan Cuaca Ekstrim
BY: UDJE  ON: 26 FEBRUARI 2024  IN: DPRD, LAMPUNG  TAGGED: DPRD LAMPUNG  WITH: 0 COMMENTS
Anggota DPRD Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB Imbau Seluruh Warga dan Pemkab Tuba Waspada akan Cuaca Ekstrim

Tulang Bawang – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB mengimbau seluruh warga, dan pemerintah khususnya Kabupaten Tulang Bawang untuk waspada akan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini, yang menyebabkan beberapa wilayah di Provinsi Lampung terjadi banjir.


Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Lampung Veri Agusli HTB meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, agar sigap menyiapkan segala sesuatu sebagai antisipasi dampak banjir. Pasalnya cuaca dalam situasi hujan yang terus-menerus dengan intensitas yang cukup tinggi.


Ketua DPRD Lampung Hadiri Kirab Pemilu Tahun 2024
“Untuk itu perlu dilakukan antisipasi, khususnya dari BPBD Tulang bawang, dan harus sigap menyiapkan segala sesuatunya apalagi untuk wilayah Kampung Menggala, Cakat, dan Kampung Bugis,” kata Veri Agusli HTB anggota Komisi V DPRD Lampung, Senin (26/02/2024).


Anggota DPRD Lesty Putri Utami Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Dusun Siderejo
Suara Banyak Yang Hilang, Kuasa Hukum Alzier Minta Hentikan Tayangan Tabulasi Sirekap


Veri juga menjelaskan pemerintah harus sigap untuk mengantisipasi bencana banjir yang terus terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tulang Bawang, dengan adanya wilayah yang dibanjiri seperti ini harus menjadi atensi, semua pihak bergerak cepat, agar membantu saudara-saudara yang membutuhkan baik itu secara moril maupun materil.

“Kami terus menyampaikan kepada pemerintah untuk siap, dan sigap dalam mengantisipasi bencana banjir yang melanda daerah kita,” jelasnya.


Menurutnya, jangan sampai datang bencana banjir, akan menambah penderitaan bagi masyarakat, dan harapannya semua pihak berkerjasama untuk membantu masyarakat yang sedang terdampak banjir.

“Kepada perangkat-perangkat desa, dan camat, selain itu menghimbau kepada pihak perusahaan yang terdekat, agar membantu masyarakat yang terdampak banjir,” tutupnya.(*

Sabtu, 10 Februari 2024

Anggota DPRD Lampung, Watoni Noerdin Sosper Tentang Penghapusan Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak


GK, Pesawaran –
Anggota DPRD Provinsi Lampung Watoni Noerdin mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2021 kepada masyarakat Desa Bernung kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (10/02/24).

Watoni Noerdin mengatakan Perda Nomor 2 tahun 2021 lahir, didasari banyaknya tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di 3-4 tahun lalu. Sehingga, para aktivis perempuan berdiskusi bersama sejumlah unsur dan pihak, dengan harapan agar Lampung dapat meminimalisir, dan tidak terjadi lagi persoalan tindakan kekerasan.


“Kita sangat bersyukur, dihadapan kita semua ada penggagas dan merangkai lahirnya Perda Nomor 2 tahun 2021. Yaitu, Ibu Handi Mulyaningsih. Kami berterimakasih atas inisiatif yang digagas. Sehingga, lahirnya Perda ini,” kata Watoni.


Wakil Ketua DPRD Elly Wahyuni : Hindari Bencana Banjir Pemkot Perlu Normalisasi Sungai Anggota DPRD Lesty Putri Utami Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Dusun Siderejo.

Dengan demikian, Anggota Fraksi DPRD Provinsi Lampung itu menegaskan bahwa pemahaman Perda yang disosialisasikan pada kesempatan kali ini sangat penting dipahami oleh peserta khususnya warga Bernung. Agar, target dan harapan DPRD bersama pemerintah bisa terminimalisir bahkan hilang.

“Saya bersyukur bisa bertemu masyarakat Bernung di kegiatan sosperda ini. Saya berharap, tolong pahami oleh kedua Pemateri yang sudah hadir. Agar, masyarakat disini bisa memahami isi Perda tersebut, dan diimplementasikan dilingkungan keluarga dan sekitar,” ungkapnya.


Karena, fakta di lapangan. Banyak jumlah kasus yang terjadi tindak kekerasan dilingkungan sekitar, rumah tangga dan sejenisnya. Dan warga atau tetangga melihat didiamkan saja. Tentu, respon dan sikap diam akan berimbas hukum kepada yang melihat dan mendiamkan tindakan kekerasan itu.

“Jadi, Ibu-ibu. Apabila kita melihat ada tindakan kekerasan dan berdiam diri, maka kita bisa dituntut. Artinya, kita harus ikut terlibat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Minimal, cegah dengan melibatkan aparat Desa dan Babin,” tegasnya.


Selain itu, ada fakta menarik dilingkungan masyarakat sekitar. Yaitu, para perempuan lebih mengedepankan perasaan ketika proses ranah hukum sedang berjalan ketika terjadi tindakan kekerasan. Yaitu, meminta menghentikan proses hukum untuk suami tidak ditahan dan dikeluarkan,dengan dalih anak.

“Nah, ini sebenernya tidak boleh Bu. Padahal, ketika terjadi tindakan kekerasan, dan diproses hukum biarkan saja berjalan. Agar, ada efek jera dari sang suami. Minimal, di hukum 2-3 hari,” tegas Watoni

Ditempat yang sama, Dosen Universitas Lampung, Handi Mulyaningsih mengatakan banyak hal tindakan kekerasan yang terjadi di provinsi lampung, terhadap perempuan dan anak. Diantaranya, kekerasan, fisik, seksual, ekonomi dan mental/mental.


“Nah, tindakan kekerasan itu sangat berkaitan pendidikan. Ketika, tingkat pendidikan masyarakat tinggi maka, pemahaman akan lebih berkualitas. Dan terhindar dari perilaku tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegasnya.(*

Rabu, 31 Januari 2024

Anggota DPRD Lampung Hanifah Ajak Masyarakat Pesawaran Budayakan Rembug Desa


GK,Pesawaran
– Hanifah anggota DPRD Provinsi Lampung menggelar sosialisasi peraturan daerah nomor 1 tahun 2016 tentang rembug desa atau pekon.

Rembug Desa/Pekon menjadi ujung tombak penyelesaian sejumlah persoalan di tatanan masyarakat, khusus nya wilayah pedesaan atau kampung. Hal tersebut, bertujuan meminimalisir konflik berkepanjangan, dan gesekan antar warga.

Atas dasar itu, 85 Anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024 secara kontinu melaksanakan sosialisasi, ke sejumlah titik sesuai wilayah kerja masing-masing.

“Perda Rembug Pekon, wajib dipahami oleh masyarakat mas. Karena, gesekan antar warga jangan sampai terjadi. Apalagi, hanya karena hal sepele, bisa ribut atau konflik berkepanjangan,” kata Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Hanifah, usai kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2016, tentang Pedoman Rembug Desa/Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung. Rabu (31/01/2024).

Untuk itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung tersebut meminta kepada warga yang hadir menjadi peserta. Untuk konsentrasi mengikuti kegiatan dengan baik, agar bisa menerapkan Perda Rembug Pekon dalam kehidupan sehari-hari

“Kami anggota legislatif mengharapkan warga Lampung dan Pesawaran paham akan aturan, mengerti akan aturan. Sehingga, konflik itu tidak terjadi di wilayah kita,” tegas Hanifah.(*

Rabu, 24 Januari 2024

Anggota DPRD Lampung Watoni Noerdin Jaring Aspirasi di Kota Metro


GK, Metro
– Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin menggelar Reses tahap 1 tahun anggaran 2024, di kota Metro, pada Rabu (24/1/ 2024).


Dalam reses tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin banyak masukan aspirasi dari masyarakat.

Mernyikapi aspirasi tersebut, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung ini mengatakan akan membawa dan memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Karena itu suatu keperluan tentu harus kita perjuangkan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dan terpenuhi,” tegasnya.


Dikatakannya, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat merupakan keharusan bagi Anggota Dewan. Suara masyarakat sangat penting agar kesejahteraan meningkat.

“Dengan hadirnya saya kesini, tentu menjadi catatan yang harus diperjuangkan untuk mendapatkan bantuan,” kata Watoni.(*