Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Jalan Rusak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan Rusak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Juni 2023

Bosan Keluhkan Jalan Rusak yang Sudah 6 Tahun Tak Juga Diperbaiki, Masyarakat Lakukan Swadaya Jalan Provinsi


GK, Lampung Barat -
Bosan selalu mengeluh karena jalan rusak dan tidak hanya ingin berpangku tangan karena sudah lebih dari 6 tahun tidak diperbaikan. Puluhan warga Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat berinisiatif melakukan perbaikan Jalan Provinsi secara swadaya.

Dengan bersumber iuran sukarela dari berbagai lapisan masyarakat terkumpul sebanyak 75 sak semen, pasir hingga batu seplit untuk menambal badan jalan yang berlubang.

Dilokasi saat gotong-royong swadaya perbaikan jalan, hadir Kapolsek Balik Bukit Iptu Arnis Daely, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang juga turut membantu pengerjaan perbaikan jalan.

Surya Al Pajri selaku ketua pelaksana mengatakan, perbaikan jalan itu meliputi kegiatan tambal sulam menggunakan coran semen pada sejumlah titik jalan berlubang, sekaligus membuat jalan air agar jalanan tidak tergenang yang bisa memicu kerusakan jalan.

Ruas jalan antara Pekon Bandar Baru dan Pekon Buay Nyerupa, yang membelah hutan kawasan penanganannya merupakan tanggung jawab daripada Pemerintah Provinsi Lampung yang dalam hal ini adalah Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK).

"Ini merupakan Jalan Provinsi yang sudah lebih dari 6 tahun tidak mendapat perbaikan dan perhatian dari Pemerintah Provinsi sendiri, sehingga kami berinisiatif untuk memperbaiki secara swadaya karena sudah banyak korban kecelakaan akibat dari jalannya rusak begini," ujarnya.

Surya juga menjelaskan, alasan pentingnya perbaikan Jalan Provinsi ini karena merupakan satu-satunya akses jalan penghubung antar Pekon, antar Kecamatan bahkan antar Provinsi yang banyak dilalui oleh masyarakat dari berbagai wilayah.

"Tidak ada jalan alternatif di rute ini, tapi Pemerintah seolah tutup mata akan kondisinya yang makin hari makin parah. Entah kapan jalan ini mau dibangun, sedangkan kami sebagai warga sekitar sini untuk ke ibukota kabupaten inilah jalan yang kami lalui," jelasnya.

Namun lanjutnya, meski sudah ada inisiatif masyarakat secara swadaya memperbaiki Jalan Provinsi. Masyarakat tetap berharap Pemprov Lampung memberikan perhatian serius untuk peningkatan jalan tersebut.

"Tentunya masyarakat masih terus berharap agar Pemprov betul-betul memperhatikan peningkatan infrastruktur jalan ini karena merupakan sarana vital untuk kelancaran mobilitas warga," harapnya. [Surya]

Rabu, 24 Mei 2023

Enam Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Jalan Provinsi di Sukau Rawan Laka


GK, Lampung Barat - Jalan Provinsi tepatnya di jalan lintas Liwa-Ranau Kecamatan Sukau sepanjang 12 km rusak parah. Kerusakan Jalan Provinsi sudah berlangsung lebih dari 6 tahun tidak tersentuh pembangunan.

Lubang berukuran besar di badan jalan menjadi pemandangan aspal hitam sepanjang jalan, sehingga pemakai jalan kerap tak nyaman ketika melaluinya.

Jalan Provinsi tersebut mulai dari Pekon Tanjung Raya (Seblat) sampai Pekon Pagar Dewa (Way Tanding) Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat kini rawan terjadi kecelakaan karena hampir disetiap badan jalan itu berlobang.

Seperti yang dialami oleh Anto atau akrab dipanggil Marnok, ia mengalami kecelakaan tunggal di jalan rusak yang menghubungkan antara Pekon Bandar Baru dengan Pekon Buay Nyerupa, Rabu (24/5/2021).

Sepeda motor Vario yang dikendarainya tergelincir dan mengakibatkan ia dan sepeda motornya terjatuh, beruntung dirinya tidak mengalami luka namun sepeda motor Vario miliknya rusak dibagian kap bawah.

“Roda belakang saya melintir, kena batu di jalan berlobang ini,” ujar Marnok sambil menunjuk jalan yang rusak.

"Untung gak ada yang luka, cuma motor saya kap bawahnya pecah," ucap Marnok.

Marnok berharap agar jalan tersebut mendapat perbaikan, mengingat sudah lama jalan yang kerap dilaluinya setiap hari itu rusak.

"Saya berharap jalan ini segera diperbaiki, mengingat di jalan Provinsi mulai dari Bedeng Padang Cahya sana sudah mulai dikerjakan perbaikan dan pelebaran jalannya. Semoga perbaikannya sampai juga disini, kalau pun disini tidak mendapat pelebaran jalan di tambal sulam pun gak apa-apa," keluh Marnok.

"Tapi kalau perbaikannya tidak sampai disini karena alasan keterbatasan dana, alangkah teganya pemerintah. Tidak bisa melihat titik yang harus diprioritaskan," tutup Marnok. (Surya)