Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kinerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kinerja. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2022

Apresiasi Kinerja, Kapolres Lebak Berikan Penghargaan Best Police of the Month dan Pelatih Pocil


GK, Lebak - Guna mengapreasiasi Kinerja Personil, Kapolres Lebak Polda Banten AKBP  Wiwin Setiawan,SIK,M.H. berikan Penghargaan Best Police Of the Month periode bulan September 2022 dan Pelatih Pocil Polres Lebak di Lapangan Mapolres Lebak. Senin (10/10/2022).

Berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Lebak Nomor Kep/63/X/2022 tanggal 09 Oktober 2022 tentang Pemberian Penghargaan Best Police Of the Month Kategori Personil dengan Kinerja dan Dedikasi Terbaik tingkat Polres Lebak periode Bulan September 2022 diberikan kepada Brigpol Iman Solihin,SE Bhabinkamtibmas Polsek Cimarga dan Berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Lebak Nomor Kep/64/X/2022 tanggal 09 Oktober 2022 tentang Pemberian Penghargaan terhadap Pelatih  terbaik Polisi Cilik Polres Lebak sehingga menjadi juara 1 pada lomba Polisi Cilik tingkat Polda Banten diberikan kepada Bripka H. Asep Wiliyanto,SH Ba Sat Binmas Polres Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan,SIK,M.H. dalam amanatnya mengatakan,
"Pemberian penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian beberapa aspek diantaranya dedikasi loyalitas, disiplin dan tanggung jawab," ucap Wiwin.

"Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan juga penghormatan sikap ketauladanan dan motivasi kerja oleh pimpinan kepada anggota Polri yang berjasa dan berprestasi dalam menjalankan tugas," ungkapnya.

"Pemberian penghargaan ini adalah semata-mata untuk memotivasi dan menghargai jasa personil Polres Lebak yang telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan Terimakasih juga atas dedikasi pelatih Pocil telah membawa nama Polres Lebak menjadi juara tahun ini," tutur Wiwin.

"Capaian ini bukan tujuan akhir akan tetapi merupakan pondasi awal dalam keberlanjutan program transformasi menuju polri presisi, kedepan kita akan terus konsisten dan meningkatkan capaian kinerja untuk meningkatkan motivasi dan kinerja bagi seluruh personil Polres Lebak," tukasnya. [rls/icha]

Selasa, 19 Oktober 2021

Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar!


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

Sigit menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

"Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah menciderai kerja keras dan komitmen dari personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja secara maksimal untuk masyarakat.

Sigit mencontohkan kerja keras dan perjuangan anggota Polri yang positif adalah dengan berjibaku melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Diantaranya, memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, melakukan akselerasi vaksinasi dan memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, Sigit berharap dengan adanya tindakan tegas kepada oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. 

Mengingat, kelakuan dari oknum tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.

"Saya tidak mau kedepan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang cape yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Disisi lain, Sigit memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah berjuang dan bekerja keras yang menjaga nama baik institusi, serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap, perilaku oknum tersebut tak mengendorkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini.

"Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat dan yakini apa yang dilakukan dilapangan benar sesuai SOP. Namun bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, maka saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas," ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, kedepannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan harus mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas.

"Jadi lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas dilapangan sebagaimana SOP yang berlaku. Itu semua ada ukuran," tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan kritiknya. Menurutnya, semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan dan kemajuan Polri.

Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya.

"Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik," tutup Sigit. [Sur]