Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Menghalangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menghalangi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 September 2023

Diduga Oknum Staf SMAN 13 Bandar Lampung: Enggak Ada Urusan dengan Media, Silakan di Beritakan


GK, Bandar Lampung - Awalnya rekan media ingin konfirmasi kepada humas terkait program dan juga komite, setelah sampai di ruang tunggu humas, Dra. Rahayu Tri Wahyuni, selaku Waka Humas SMAN 13 Bandar Lampung, keluar dari ruangan mempersilakan duduk dan tunggu, tak lama kemudian oknum staf humas bertanya kepada awak media, mau bertemu siapa pak? tanya oknum tersebut, "Lalu rekan media menjawab, ingin bertemu Tri selaku humas, enggak ada, Lalu dia bertanya lagi ada keperluan apa? dengan ibu, rekan media menjawab, ingin konfirmasi terkait program dan komite, enggak ada urusan itu mah enggak ada urusan, enggak ada yang di obrolin, konfirmasi apa? "enggak ada urusan dengan media," kata oknum tersebut kepada rekan media.

Kemudian tak lama berselang Waka Humas Rahayu Tri Wahyuni, datang lalu masuk ruangan mengatakan, suruh baca itu, mohon maaf jadi silakan pulang, Seraya mengusir rekan media." Selasa, (12/9/2023) pukul. 11.00 WIB.

Lebih lanjut, Oknum SMA N 13 Bandar Lampung ini, mengatakan enggak ada urusan dengan media dan silakan saja, silakan,  silakan beritakan sambil dia mengacungkan jempol beberapa kali, "kata oknum tersebut kepada awak media, seolah dia menantang."

Dengan gaya dan ucapan yang seakan penuh dengan arogan, Oknum tersebut  mengucap silakan di beritakan, tambahnya."

Seharusnya oknum sekolah setingkat SMA. sangat mengerti dengan tata tutur yang baik dan menjaga ucapan serta etika yang baik, apa lagi terhadap rekan media yang ingin konfirmasi dan dapat menyampaikan Informasi pendidikan ke publik, karena rekan media merupakan kontrol sosial, juga mitra dari pemerintah dan swasta, namun sebaliknya apa yang terjadi oknum tersebut jauh dari kata santun, dan di sekolah juga ada pelayan untuk masyarakat, bukan memberi pelayanan yang menunjukkan ke aroganan, karena ini menyangkut pendidikan di sekolah dan di tengah masyrakat luas."

Sumber setempat berharap kepada Instansi terkait yakni, Dinas pendidikan dan kebudayaan propinsi Lampung agar memanggil dan memberi sanksi kepada oknum SMA N 13 tersebut, agar tidak ada lagi oknum yang  yang mencoreng nama baik dunia pendidikan, serta yang tak humanis terhadap pelayanan pada masyarakat Dan Menghalang-Halangi Tugas PERS sama Artinya Menghalangi Tugas Negara Dapat Di Pidana 2 Tahun Serta Denda 500.000.000 Juta UU No 40 Tahun 1999. [tim]

Kamis, 29 Desember 2022

Akibat Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang dan Menghalangi Akses Jalan


GK, Cilegon ~ Kapolsek Mancak Polres Cilegon Polda Banten bersama jajarannya bahu membahu bersama warga masyarakat mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses jalan raya Mancak - Gunung Sari Anyar, akibat terjangan curah hujan yang tinggi disertai angin kencang. Kamis (29/12/2022).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro, melalui Kapolsek Mancak Polres Cilegon Polda Banten IPTU Asep Gundara YSE, saat dikonfirmasi di tempat terpisah membenarkan bahwa di wilayah Kecamatan Mancak beberapa hari ini mengalami cuaca ekstrem dengan adanya curah hujan dengan intensitas yang tinggi disertai angin kencang.

Berdasarkan infomasi dari warga masyarakat, Rabu (28/12), bahwa di daerah kampung Kemang, Desa Angsana, yang merupakan akses jalan raya Mancak - Gunung Sari, akibat adanya intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang telah mengakibatkan sebatang pohon yang tumbang/roboh yang menimpa kabel listrik dan melintang sehingga menghalangi arus lalu lintas di jalan raya tersebut, “Ujar Asep Gundara YSE.

Berdasarkan informasi tersebut, bersama jajarannya, langsung meresponnya dengan langsung menuju ke lokasi untuk bergabung dengan warga masyarakat dan piket siaga PLN Anyer, bahu membahu melaksanakan kegiatan evakuasi pohon tumbang menimpa kabel listrik dan menghalangi jalan raya tersebut, jalan ditutup sementara selama evakuasi berlangsung, secara gotong royong berusaha bahu membahu mengevakuasi pohon yang tumbang tersebut dengan cara di potong menggunakan gergaji senso maupun alat pemotong lainnya dan menyingkirkannya ke tepi jalan raya supaya arus lalu lintas bisa kembali bisa dilewati, “Imbuhnya.

Kapolsek Mancak Polres Cilegon Polda Banten berharap dengan adanya respon  tanggap darurat dalam menanggapi setiap adanya informasi bencana alam, kehadiran POLRI mampu dirasakan kehadirannya oleh warga masyarakat, seperti saat evakuasi pohon tumbang bersama warga masyarakat tersebut di atas, “ Tutupnya. [Rls/Icha]