Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 November 2023

Silaturahmi dengan Kaops NCS Polri, UAS Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban Jelang Pemilu


GK, Pekanbaru - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku dalam ceramahnya selalu mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan jangan terpecah belah kendati beda pilihan harus mewujudkan pemilu 2024 mendatang yang aman dan damai.

Hal tersebut diungkapkan UAS kepada Kaops Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri 2023-2024, Irjen Asep Edi Suheri beserta rombongan di Pesantren Nurul Azhar, Rumbai, Pekanbaru, Selasa (21/11/2023). Sejak aktif berdakwah di masyarakat, UAS selalu berpesan kepada masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa, menjaga persaudaraan dan kebersamaan sebagai anak bangsa.

Tentunya dengan kedatangan Irjen Asep dan rombongan selaras dengan visi dirinnya dalam berkebangsaan. "Selalu dalam kajian subuh, tabliq akbar dzuhur, kajian malam, di stadion, di masjid, tanah lapang, tetap saya selipkan jaga ketertiban ikut serta dalam pesta demokrasi jangan golput, gunakan hak pilih jangan tergiur money politic, jaga ketertiban jaga ketentraman jaga keamanan itu ikhtiar kita," tutur UAS.

Selain itu, UAS mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi. Menurutnya, hal tersebut bisa menentukan nasib bangsa Indonesia dalam lima tahun kedepan.

"Gunakan hak 5 menit menentukan lima tahun kedepan. Walaupun paginya masyarakat ada yang berkebun, potong karet, potong sawit, baca quran, shalat subuh, zikir, gunakan hak pilih sesuai hati nurani dalam pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Kalau ada yang main money politic ambil uangnya, jangan coblos orangnya," tegas UAS.

Sementara Irjen Asep Edi menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan dirinya beserta rombongan bersilaturahmi dengan UAS untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Meski dalam pemilu nanti masyarakat berbeda pilihan, jangan sampai terpecah belah. Ditegaskannya, bahwa Polri selalu mengajak peran aktif masyarakat terutama para tokoh agama untuk menjaga pemilu 2024 berlangsung aman dan damai. 

"Alhamdulillah UAS menyambut baik maksud dan tujuan kami dalam menjalankan tugas Operasi Nusantara Cooling System ini untuk mendinginkan suasana jelang pemilu. Agar masyarakat tidak terpecah belah, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mewujudkan pemilu yang aman dan dami," tutur Irjen Asep,[Feby]

Sabtu, 06 November 2021

Asisten Rumah Tangga Berkulit Mulus Nekat Live Sex Demi Komisi Rp3,9 Juta

Asisten rumah tangga yang nekat live sex di medsos demi mendapat komisi Rp3,9 juta per bulan saat diamankan di Polresta Pekanbaru.



PEKANBARU - Perempuan muda yang keseharian bekerja sebagai asisten rumah tangga ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru. Dia diamankan di Jalan Kenanga, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau usai live sex di salah satu aplikasi media sosial.

Saat ekpos kasus di Aula Polresta Pekanbaru, perempuan berkulit putih mulus asal Lampung ini tertunduk lesu. Dia hanya diam seribu bahasa. 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pri Budhi mengatakan, pelaku ditangkap pada Kamis (4/11/2021). Saat penangkapan, ditemukan sejumlah barang bukti peralatan live sex dan tujuh set baju atau kostum yang biasa dipakainya.

"Dalam satu bulan, R yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART) mendapat komisi Rp3,9 juta dari muncikarinya berinisial T," ujar Kapolresta, Jumat (5/11/2021).

Menurutnya, T saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Dia (T) diketahui berada di luar Kota Pekanbaru," katanya.

Modus perbuatannya yakni dengan merekam R melalukan live dan direkam dari awal memakai baju hingga telanjang.

Akibat perbuatannya, R tersebut dijerat Pasal 36 junto Pasal 10 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan UU ITE dengan ancaman pidana 10 tahun penjara serta denda Rp5 miliar.