Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Penyimbang Adat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyimbang Adat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2023

Ike Edwin Menghadiri Acara Sujud Balak Buay Unyai Gunung Sugih Baru Tegineneng Pesawaran


GK, PESAWARAN - Mantan Kapolda Lampung 2016 Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., menghadiri acara Adat masyarakat Adat Buay Unyai Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, dalam acara "Sujud Balak Netakh Dau Bekhadu Dau Sapi Titikel" Sabtu (11/2/2023).

Pada acara tersebut, Dang Ike sapaan akrab mantan staf ahli Kapolri bidang Sospol tersebut tidak sendirian, namun juga turut serta Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti ke 27 dari Kepaksian Buay Belunguh, Paksi Pak Skala Bekhak Lampung Barat, Ahmad Saidar gelar Suttan Ulangan dari Negara Batin Way Kanan, Bastian gelar Suttan Bandar Marga dari Way Lima Kedondong dan Gham Bebay Lampung (Gham Baylam) Lamban Gedung Kuning (LGK).

Rombongan Dang Ike disambut dengan prosesi adat pepadun oleh Suttan Pesirah Alam, Suttan Paksi Pangeran, Suttan Buay Adat dan para penyimbang Adat lainnya dan diarak dari rumah kediaman kepala Desa ke tempat begawi (acara).

Dalam sambutannya Dang Ike mengucapkan terima kasih atas undangan dari para penyimbang Adat dalam acara Sujud Balak Netakh Dau Bekhadu Dau Sapi Titikel.

"Saya ucapkan terimakasih atas undangan dari para penyimbang Adat Buay Unyai dalam acara Adat Sujud Balak Netakh Dau Bekhadu Dau Sapi Titikel ini," ucap Dang Ike.

Selanjutnya Dang Ike juga merasa bangga dan kagum dengan para penyimbang Adat Buay Unyai yang terus menjaga dan melestarikan adat dan budaya Lampung.

"Saya bangga dan kagum dengan para Tokoh Adat, penyimbang Adat Buay Unyai yang terus menjaga dan melestarikan adat dan budaya Lampung, karena ini adalah salah satu kekayaan Indonesia khususnya di Lampung," ujarnya.

Masih menurut Dang Ike, "Kita Harus bangga menjadi orang Lampung, karena Lampung satu-satunya Provinsi di Indonesia yang memiliki satu nama, Bahasa Lampung, Adat Lampung, Provinsi Lampung, Tulisan Lampung," kata Dang Ike.

Ditempat yang sama Suttan Pesirah Alam mengucapkan terima kasih atas kehadiran Dang Ike beserta para Suttan dari beberapa Kebuayan dan Marga.

"Saya mewakili para Suttan dari Buay Unyai Gunung Sugih Baru dan para penyimbang Adat Buay Unyai mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kedatangan Dang Ike Edwin beserta Suttan Junjungan Sakti ke 27 dari Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Bekhak, Suttan Bandar Marga dari Way Lima Kedondong, dan Suttan Ulangan dari Negara Batin Way Kanan," ucapnya.

Suttan Pesirah Alam juga mengatakan, "Ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami masyarakat Adat Buay Unyai Gunung Sugih Baru yang telah dikunjungi oleh beberapa tokoh Adat dari berbagai Buay dan marga dalam acara adat Sujud Balak Netakh Dau Bekhadu Dau Sapi Titikel hari ini," katanya.

Setelah serangkaian prosesi acara adat dilaksanakan, dilanjutkan dengan makan siang bersama sambil beramah-tamah antara para Tokoh Adat dan penyimbang Adat yang hadir. [Feby]

Minggu, 06 Februari 2022

Direktorat Intelijen Polda Lampung Silahturahmi ke Lembaga Adat/Majelis Penyimbang Adat Lampung


GK, Lampung Timur - Demi menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Subdit Ekonomi Direktorat Intelijen Polda Lampung melakukan kunjungan dan silahturahmi dengan Lembaga Adat/Majelis Penyimbang Adat Lampung Desa Rajabasa Lama Mergo Subing Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kunjungan tersebut para anggota Subdit Ekonomi Direktorat Intelijen Polda Lampung yang dipimpin oleh Kompol Gusti Iwan Wijaya, S.H., M.SI, bersama Aipda Feby Trisetiawan, Brigpol Andry Valiandra, S.H., M.H serta Bripda Satrio Adji Rahmanda disambut langsung oleh Almuhidin Gelar Suttan Puset Mergo Subing selaku Ketua Lembaga Adat / Majelis Penyimbang Adat Lampung bersama Pengurus dan anggotanya.

Disamping melaksanakan kegiatan kunjungan dan silaturahmi tesebut subdit Ekonomi Polda Lampung bersama pengurus dan anggota Kelompok Lembaga Adat / Majelis Penyimbang Adat Lampung melakukan Deklarasi Damai untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap terjaga.

"Kegiatan ini merupakan komitmen untuk membantu pihak (Polri) dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dan menghimbau untuk senantiasa agar tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi," kata Gusti Iwan Wijaya, Minggu (06/02).

Senada dikatakan Almuhidin, “Kami Lembaga Adat / Majelis Penyimbang Adat Lampung Desa Rajabasa Lama Mergo Subing akan selalu berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen Polda Lampung dan akan selalu menjaga situasi keamanan di Lampung Timur,” ucap Almuhidin, pria yang biasa dipanggil Ketua tersebut.

Menurutnya, para anggota Lembaga Adat / Majelis Penyimbang Adat Lampung sadar bahwa roda perekonomian akan berjalan dengan baik jika situasi dan kondisi keamanan juga terjaga. 

“Kami sangat berterimakasih, atas kehadiran dan pengayoman yang telah dilakukan oleh Subdit Ekonomi Polda Lampung terhadap Lembaga Adat / Majelis Penyimbang Adat Lampung Desa Rajabasa Lama Mergo Subing, hal seperti ini seyogyanya dapat dipertahankan,” pungkasnya. [Red]