Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Polsek Suoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polsek Suoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2024

Akhirnya, Harimau Pemangsa Manusia Berhasil Ditangkap Tim Gabungan Penanganan Satwa



GK, Lampung Barat — Tim gabungan penanganan satwa liar (harimau) yang terdiri dari TNI, Polri, kehutanan, BKSDA, Tim taman Safari telah berhasil manangkap harimau sumatera yang memangsa manusia di Suoh Lampung Barat beberapa waktu yang lalu. Rabu 22/05/2024.

Nampak seekor harimau masuk kedalam kandang jebak berwarna hijau yang telah dipasang oleh tim gabungan sebelumnya di dusun melebuy pekon tembelang kecamatan bandar negeri suoh kabupaten lampung barat.

Diperkirakan harimau masuk kedalam kandang jebak sekitar pukul 04.10 wib dini hari waktu setempat.


Kapolsek Suoh Iptu Edwar Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam mengatakan bahwa benar saat ini harimau telah tertangkap dan masuk kedalam kandang jebak.

“Ya benar harimau sudah tertangkap, masuk kedalam kandang jebak saat ini pukul 05.00 masih menunggu tim tembak bius untuk melakukan pembiusan,” ujar Kapolsek


Pukul 06.30 wib tim gabungan sudah berkumpul di lokasi dan bersiap akan melakukan pembiusan dan selanjutnya akan segera mengevakuasi hewan liar tersebut.

“Tadi pukul 06.30 tim pembius sudah datang, dan akan segera melakukan pembiusan, kemudian nanti tim akan segera mengevakusi hewan tersebut naik keatas,” lanjut Kapolsek.


Selanjutnya belum diketahui hewan tersebut akan dievakuasi atau diamankan kemana menurut Kapolsek masih menunggu koordinasi dengan Tim.

“Kita belum simpulkan hewan tersebut akan dievakuasi kemana, kita masih menunggu musyawarah atau petunjuk lebih lanjut,” tutup Kapolsek. (Red)

Kamis, 25 April 2024

Harga Kopi Melambung Tinggi, Jelang Panen Raya Polsek Suoh Tingkatkan Patroli



GK, Lampung Barat — Jajaran Polsek Suoh Lampung Barat meningkatkan Patroli menjelang panen raya kopi di wilayah wilayah yang dianggap rawan pencurian kopi petik dikebun. Kamis, 25 April 2024.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana pencurian kopi di kebun para petani. Hal ini dilakukan mengingat harga komoditas kopi robusta sedang meroket. 

Kapolsek Bandar Negeri Suoh Iptu Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam, S.H., S.Ik mengatakan, bahwa pihaknya akan berupaya menjaga keamanan diwilayah hukumnya.

“Ini adalah salah satu upaya kami menjaga situasi tetap kondusif di wilayah suoh, mengingat harga kopi sekarang lagi tinggi, kami antisipasi atas pencurian kopi yang langsung dipetik dikebun oleh pencuri,” kata Kapolsek.


Patroli dilakukan secara estafet dan berkala pada jam jam rawan khusunya pada malam hari saat terang bulan. 

“Kami lakukan patroli secara bergantian pada malam hari, apalagi saat sedang terang bulan, biasanya pencuri kopi lebih mudah melakukan aksinya. Maka dari itu kami patroli dari sore hingga dini hari secara bergantian,” imbuhnya.

Nantinya patroli serupa akan dilakukan diseluruh wilayah lampung barat yang akan melaksanakan panen raya kopi. (Red/rls)

Kamis, 22 Februari 2024

Warga Suoh Diterkam Harimau, Korban Tewas Mengenaskan



GK, Lampung Barat — Kepolisian Sektor Suoh melakukan pencarian dan evakuasi Korban hilang akibat di terkam binatang buas dan diperkirakan harimau. Kamis (22/02/24)

Korban S(28) merupakan warga Dusun Peninjauan Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat. Kejadian Bermula Pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2024 Pukul 17.00 WIB, Sdr. (B), dan Sdr. (S) Yang merupakan kakak ipar korban melakukan pencarian terhadap korban yang sebelumnya berpamitan ke kebun pada hari Rabu Pagi tgl 21 Februari 2024 sekira pulul 08.30 wib namun sampai pukul 17.30 wib korban tidak kunjung pulang. Kemudian dicari ke kebun hanya diketemukan tangki semprot milik korban yg sudah rusak, dan selanjutnya saudara (S) dan (B) melapor ke kepala Dusun Peninjauan dan kemudian melapor ke Aparat Pekon Bumi Hantatai dan Polsek Suoh.

Berawal dari informasi orang hilang personel Polsek Suoh langsung menuju TKP di Dusun Peninjauan Pekon Bumi Hantatai. Tim Polsek yang dipimpin oleh Kapolsek Suoh langsung bergabung bersama warga untuk melakukan pencarian korban.


Pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2024 Sekira pukul 23.00 Wib setelah hujan agak reda, Tim gabungan Polsek Suoh, Resort Kehutanan, Satgas Sahabat Satwa Lembah Suoh dan Mitra WCS dibantu warga dan keluarga korban menuju kesekitar kebun korban untuk melakukan pencarian. 

Kapolsek Suoh Iptu Edward Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam, S.H.,S.Ik. mengatakan bahwa pihaknya dibantu oleh satgas dan warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 Wib ditemukan jasad korban sekitar 300 Meter dari kebun korban dalam keadaan Meninggal Dunia dan organ tubuh sudah tidak utuh, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Bandar Negeri Suoh korban meninggal dunia diakibatkan oleh terkaman binatang buas. saat ini korban sudah di bawa kerumah duka dikediaman milik korban, keluarga sudah iklas dan menolak untuk dilakukan outopsi terhadap korban,” ungkap Kapolsek.

Adapun upaya yang dilakukan oleh Polsek suoh yaitu Melakukan Koordinasi dengan Resor Kehutanan Suoh dan BKSDA Bengkulu guna penanganan Satwa Liar disekitar Kebun Warga dan diusahakan untuk Evakuasi satwa yang dimaksud agar tidak terjadi lagi kejadian yang memakan korban. (Red/rls)