Diketahui, Kawah Kramikan meletus tiga kali pagi tadi. Letusan pertama mengeluarkan sejenis pasir, letusan kedua mengeluarkan lahar, dan letusan ketiga, paling keras, mengeluarkan asap tebal seperti wedhus gembel.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 24 Mei 2024
Suara Dentuman Terdengar dari Kawah Keramikan di Suoh, Kapolsek Minta Warga Tak Panik
Diketahui, Kawah Kramikan meletus tiga kali pagi tadi. Letusan pertama mengeluarkan sejenis pasir, letusan kedua mengeluarkan lahar, dan letusan ketiga, paling keras, mengeluarkan asap tebal seperti wedhus gembel.
Rabu, 22 Mei 2024
Pj Bupati Lambar Sampaikan Apresiasi Keberhasilan Tim Satgas Tangkap Harimau Pemangsa Manusia Hidup-hidup
Akhirnya, Harimau Pemangsa Manusia Berhasil Ditangkap Tim Gabungan Penanganan Satwa
Kapolsek Suoh Iptu Edwar Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam mengatakan bahwa benar saat ini harimau telah tertangkap dan masuk kedalam kandang jebak.
Pukul 06.30 wib tim gabungan sudah berkumpul di lokasi dan bersiap akan melakukan pembiusan dan selanjutnya akan segera mengevakuasi hewan liar tersebut.
Selanjutnya belum diketahui hewan tersebut akan dievakuasi atau diamankan kemana menurut Kapolsek masih menunggu koordinasi dengan Tim.
Jumat, 05 April 2024
Tim Gabungan Polres Lampung Barat dan Tim Sar Lakukan Penyisiran Way Semaka Cari Korban Hanyut
Menurut Sadarudin bahwa hari ini telah dilakukan penyisiran sungai kurang lebih 9 kilometer atau sekitar 6 jam namun sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan.
Kamis, 14 Maret 2024
Banyak Isu Berkembang Pasca Pembakaran Kantor TNBBS Resort Suoh, Kasat Reskrim Imbau Warga tidak Terprovokasi
Rabu, 13 Maret 2024
Pj. Bupati Lampung Barat beserta Jajaran Besuk Korban Luka diserang Harimau
Tim Rescue Harimau dari Taman Safari sudah Tiba, Ini Pesan Kapolres Lampung Barat
Kamis, 22 Februari 2024
Polres Lampung Barat dan Kodim 0422 bentuk Tim Gabungan, Pasang Kandang Jebakan Evakuasi Harimau Sumatera
Warga Suoh Diterkam Harimau, Korban Tewas Mengenaskan
Pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2024 Sekira pukul 23.00 Wib setelah hujan agak reda, Tim gabungan Polsek Suoh, Resort Kehutanan, Satgas Sahabat Satwa Lembah Suoh dan Mitra WCS dibantu warga dan keluarga korban menuju kesekitar kebun korban untuk melakukan pencarian.
Jumat, 09 September 2022
Diduga Gunakan Narkoba, Seorang Pemuda Asal Suoh di Tangkap Polisi
Sabtu, 26 Februari 2022
Brimob Lampung Lakukan Pengamanan dan Evakuasi Benda yang Menyerupai Bom
GK, Lambar - Sabtu dini hari 26/02/2022, Unit Jibom kembali bergerak cepat sesuai perintah dari Komandan Satuan KBP Wahyu Widiarso Suprapto, S.IK., M.Si. perihal Permintaan Bantuan Unit Jibom Detasemen Gegana oleh Kapolres Lampung Barat tentang temuan Satu (1)Barang/Benda yang menyerupai BOM hasil temuan warga an. Bpk Makun di tengah jalan yang terbungkus dalam kardus di Ds. Sidorejo Pekon Sukamarga Kec. Bandar Negeri Suoh Kab. Lampung Barat.
Giat ini dipimpin langsung oleh Kasubden Jibom Akp Mantun Manik dibantu beberapa personel jibom pada pelaksanaan pengamanan dan evakuasi. Dikarenakan benda/barang yang menyerupai Bom yang ditemukan warga ini merupakan buatan (rakitan) atau yang biasa disebut Home made Bom dan disimpulkan untuk mengurangi resiko maka harus dilaksanakan Penguraian sesuai perintah Pimpinan dan langsung berkordinasi dengan Kapolsek Bandar Negeri Souh Iptu Abu Bakar untuk pelaksanaan Penguraian.
Sebelum pelaksanaan Penguraian Kasubden Jibom melakukan app pembagian tugas Penguraian Benda/ Barang yang menyerupai BoM merujuk ke SOP Unit Jibom guna mengantisipasi segala tindak kemungkinan yang akan terjadi.
Saat pelaksanaan Penguraian pun berjalan dengan aman dan lancar & sudah dapat dipastikan bahwa Benda/ Barang yang menyerupai BOM di Nyatakan MUSNAH & hasil Analisa bahwa Tidak ditemukan adanya unsur BOM (Bukan Rangkain Bom) selanjutnya Barang Bukti di serahkan ke Kanit Res Polsek BNS yang disaksikan langsung oleh Kapolres Lampung Barat Akbp Hadi Saeful Rahman, S.IK. sebagai pertanggung jawaban kepimpinan. [Red]
Jumat, 29 Oktober 2021
Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh Yanuar Firmansyah: Kapolda Tangkap Dong Pelaku Ilegal Logging di Register 39
"Saya perintahkan kepada masyarakat adat Lampung khususnya dari Buay Belunguh untuk bersama-sama bersinergi dengan pemerintah dan Aparat Penegak Hukum untuk menjaga kelestarian hutan kita, karena hutan ini adalah paru-paru dunia" tegasnya.
Sebagai salah satu Pemimpin Adat paksi Pak Sekala Brak, dia sangat prihatin dengan konflik yang terjadi antara gajah dan masyarakat suoh, hal tersebut dikarenakan rusaknya ekosistem dan habitat yang menjadi rumah bagi satwa liar dan dilindungi, namun sekarang habibat tersebut dirusak secara terang-terangan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.
"Saya selaku salah satu pemimpin adat Paksi Pak Skala Brak Kepaksian Buay Belunguh, merasa sangat prihatin atas terjadinya konflik antar Gajah dengan masyarakat di daerah Suoh Lampung Barat" ujarnya.
Bahkan Pun Yanuar sapaan akrab Suttan Junjungan Sakti Yang ke 27 tersebut, sangat mengecam keras atas perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang telah merusak ekosistem hutan terutama di register 39.
"Saya sangat menyayangkan dan mengecam keras atas perbuatan oknum-oknum yang telah merusak habitat hewan dan ekosistem hutan,Jangan karena merasa sudah kaya dan banyak backing aparat, terus semaunya merusak hutan" ucapnya.
Selanjutnya Suttan Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Brak tersebut menghimbau bahkan meminta kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno untuk tidak ragu menangkap pelaku perusakan hutan dan ilegal logging di bumi Lampung ini.
"Kapolda tangkap dong pelaku ilegal logging diregister 39 Blok 5 Kem Pekon Gunung Doh bandar negeri Semuong, dan itu sudah viral di youtube, begitu kok belum ada tindakannya, apalagi jelas sekali bukti petunjuknya, jangan sampai ketika masyarakat adat yang menangkap dan terjadi konflik, Polda Lampung baru sibuk turun ke lapangan" ujar Pun Yanuar.
Lebih lanjut Pun Yanuar mengatakan bahwa Hutan Lindung ataupun Hutan Register adalah merupakan kewajiban kita semua untuk menjaga dan memelihara serta melestarikannya demi kehidupan anak cucu kita kedepannya.
"Saya selaku salah satu tokoh adat dilampung ini, mengajak semua lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga, merawat dan melestarikan hutan kita, karena itu adalah sumber kehidupan anak cucu kita nantinya" katanya.
Selain daripada itu Suttan Junjungan Sakti tersebut juga menghimbau kepada Pemerintah daerah dan Aparat Penegak Hukum, agar tidak tutup mata apalagi membiarkan oknum-oknum yang dengan sengaja membuat kerusakan hutan terutama hutan lindung atau Register.
"Saya selaku salah satu Tokoh Adat Lampung berharap sekaligus menghimbau kepada Pemerintah Daerah Lampung, maupun Pemerintah Daerah kabupaten Lampung Barat serta Aparat Penegak Hukum, agar tidak menutup mata apalagi membiarkan oknum-oknum yang akan merusak ekosistem hutan terutama hutan lindung atau Register" tutup Pun Yanuar. [Red]


























