Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 September 2023

Tim Binluh Ditresnarkoba Polda Lampung dan Satres Narkoba Polres Tubaba sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa SMAN 2 Tumijajar.


GK, Tulang Bawang Barat - Tim Binluh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung dan Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat mensosialisasikan bahaya narkoba kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung yang dipimpin Kasubagmin Ops Riski Pujianto S.H, M.H yang didampingi Kanit 2 Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat Ipda M.Khoir Nursya'ban, S.Tr.K mengatakan sosialisasi bahaya narkoba bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah karena anak usia di bangku pendidikan sangat rentan dengan ajakan menggunakan berang terlarang tersebut.

Menurut Riski Pujianto, sebagai generasi muda wajib memproteksi diri sejak dini dengan tidak mengkonsumsi narkoba dan minum minuman keras.

"Karena kalau sudah konsumsi barang-barang terlarang impian atau cita-cita mereka (para siswa) tidak akan tercapai sebab sudah pasti kesehatan dan kondisi tubuh tidak bagus lagi," katanya.

Dia menjelaskan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba harus diketahui para siswa karena masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda khususnya di SMA.

"Narkoba ini memiliki dampak yang negatif salah satunya dapat menurunkan kesadaran yang berujung pada hilang ingatan dan dapat menimbulkan ketergantungan sehingga ini menjadi tanggung jawab kami untuk selamatkan generasi muda agar tidak terjerat oleh barang-barang haram seperti narkoba," ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk turut mendukung program Polri dalam rangka memberantas peredaran narkoba di kalangan pelajar.

“Peredaran narkoba saat ini semakin pesat bentuknya pun beragam untuk itu kami mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk sama-sama memantau pergaulan anaknya agar tidak terjerat akan bahaya narkoba," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Tumijajar Hermono, S.Pd, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada Ditresnarkoba Polda Lampung dan Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat yang telah memberikan sosialisasi bahaya narkoba bagi para siswa.

"Kami berharap dengan sosialisasi siswa kami bisa meminimalisir dalam melakukan hal-hal negatif sebab mereka adalah generasi emas," katanya.

Dia menambahkan pihaknya meminta jajaran Ditresnarkoba Polda Lampung Khusus Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat untuk tidak ragu melakukan kegiatan yang lain karena sekolah sangat mendukungnya.

"Kalau kami arahkan pasti anak-anak akan mau dan akan menjadi putra putri bangsa yang berhasil," ujarnya.[Feby]

Jumat, 11 Agustus 2023

Jum’at Curhat, Kapolres Way Kanan Sambangi SMAN 1 Blambangan Umpu


GK, Waykanan - Polres Way Kanan melaksanakan kegiatan silahturahmi bertajuk “Jumat Curhat” dengan menyambangi guru di SMAN 1 Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Jum’at (11/08/2023).

Kegiatan dihadiri Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo, Kapolsek Blambangan Umpu Polres Way Kanan, Kompol A. Yudi Taba, Kepala Sekolah SMAN 1 Blambangan Umpu Sunaryo, Kasat Lantas Polres Way Kanan, AKP Elvis Yani, Kasat Resnarkoba Polres Way Kanan AKP Sigit Barazili, Kasat Binmas Polres Way Kanan AKP Burhanuddin, Kasat Samapta Polres Way Kanan IPTU Jahtera, Kasat Tahti Polres Way Kanan IPTU Nursyamsi dan personel Polres Way Kanan beserta dewan guru  dan Siswa - Siswi kelas 12 SMAN 1 Blambangan Umpu.

Dalam kesempatan itu,  Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo menyampaikan kedatangannya ini untuk mendengarkan aspirasi dari para dewan guru dan pelajar SMAN 1 Blambangan Umpu.
 
Dimana program jumat curhat dikandung maksud untuk mendengar, mencatat dan mencari solusi setiap permasalahan yang ada diwilayah masing-masing sehingga tercipta kedekatan antara Kepolisian khususnya Polres Way Kanan dengan masyarakat,” Ujarnya.

Lanjut Pratomo kunjungan ini juga sengaja dilakukan dan akan terus dilakukan di tiap-tiap lokasi khususnya Sekolah yang ada di Kabupaten Way Kanan dan kepada tokoh serta masyarakat Kabupaten Way Kanan kegiatan ini merupakan program kerja selama di Polres Way Kanan,” Ujarnya.

Program ini dinamakan Kapolres menyapa tokoh dan masyarakat Way Kanan dengan tujuan bersama sama menciptakan situasi aman dan kondusif di Kabupaten Way Kanan. Apalagi saat ini sudah memasuki tahun politik berharap Pemilu 2024 bisa berjalan aman dan lancar. 

Kapolres Way Kanan menghimbau kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Blambangan Umpu agar dapat senantiasa memberikan penyuluhan terhadap siswa/siswinya guna mengantisipasi kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, menangkal faham radikalisme dan penyalahgunaan media sosial serta penyebaran berita bohong maupun implikasi hukumnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Blambangan Umpu menyampaikan selamat datang kepada Bapak Kapolres Way Kanan dan rombongan, dirinya merasa senang dengan adanya kegiatan ini untuk bisa bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan Kapolres Way Kanan.

Ia berharap kedepanya bisa bersinergi antara Sekolah dengan Polres Way Kanan untuk terus melakukan sosialisasi terhadap siswa/siswi sekolah agar terhindar dari kegiatan negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri,”Ungkap Sunaryo.

Adapun curhat para siswa / siswi yang ditanyakan  Yulius Azril, kelas 12 IPA 2 mulai dari  persyaratan menjadi Polri dan seperti apa pengalaman pak Kapolres saat mendaftar polisi.

Sampai Nita Avianika kelas 12  Ipa 2 menanyakan kenapa masih ada pandangan negatif terhadap kepolisian  dari masyarakat

Lewat kegiatan ini Polri membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, sehingga bisa mengetahui apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus diperbaiki ke depan.

“Dengan pelaksanaan jumat curhat,  harapan kita bisa mendengar apa yang menjadi keluh kesah dan kekurangan kami dari Polres Way Kanan” jelas Kapolres Way Kanan.[Feby]

Selasa, 18 Juli 2023

Peserta Didik Baru Antusias Dengarkan Pengarahan Kapolsek Jati Agung Dalam MPLS


GK, Lampung Selatan - Semangat kegembiraan dan antusiasme menghiasi hari pertama siswa baru di SMAN 1 Jati Agung saat mereka disambut oleh kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dihelat dengan penuh semangat dan sukacita. MPLS tahun ini bertujuan untuk memberikan pengenalan menyeluruh terhadap lingkungan sekolah yang baru, memberi rasa nyaman, serta memotivasi siswa untuk mencapai potensi terbaik mereka di tahun ajaran baru.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jati Agung, Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, Iptu Mustholih S.H., bersama beberapa personil mengadakan kegiatan pemberian pengarahan dan bimbingan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Jati Agung, Senin (17/7/2023). 

Bertempat diruang kelas  SMAN 1 Jati Agung, Kapolsek mengatakan bahwa sekolah merupakan tempat untuk menyemai karakter atau sifat.

"Sekolah, sejatinya bukan sekadar tempat mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada anak didiknya. Lebih dari sekadar mendapatkan ilmu pengetahuan, sekolah adalah tempat anak untuk menyemai karakter atau sifat, belajar bersosialisasi, termasuk sikap santun dan menghormati pihak lain," ujar Mustholih.

Iptu Mustholih juga mengingatkan agar masa pengenalan bagi siswa baru itu tidak diwarnai dengan kekerasan, apalagi mengarah ke sikap perundungan.

Peringatan yang disampaikan oleh Kapolsek itu sebetulnya bukan hal baru, karena sudah selayaknya anak-anak berstatus pelajar itu menikmati hari-hari dengan penuh riang. Suasana riang adalah hak anak yang harus dipenuhi oleh lingkungan, termasuk sekolah dan keluarga.

Selain itu menurut Kapolsek, Sekolah juga harus menampilkan sikap penghormatan pada pihak lain.

"Jika sekolah dengan figur otoritas yang ada pada guru tidak menampilkan sikap penghormatan pada pihak lain, itu sama artinya dengan sekolah memupuk sikap atau karakter semena-mena pada siswa. Sama dengan menanamkan sifat mementingkan diri sendiri dan acuh pada perasaan dan keadaan orang lain" ucap Mustholih.

Kapolsek juga mengingatkan kepada peserta didik baru agar memahami aturan, norma, budaya dan tata tertib yang berlaku di lingkungan sekolah.

Dan yang terakhir Iptu Mustholih menghimbau kepada seluruh peserta didik baru untuk menghindari dan menjauhi hal-hal negatif yang bisa merusak nama baik diri sendiri maupun sekolah seperti Tawuran antar pelajar dan penyalahgunaan narkoba.

"Saya ingatkan kepada anak-anak peserta didik baru untuk menghindari dan menjauhi kegiatan-kegiatan yang negatif yang bisa merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta nama baik sekolah seperti Tawuran antar pelajar serta penyalahgunaan narkoba." Pungkas Iptu Mustholih. [Feby]