Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kapolsek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapolsek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Juni 2024

Hari Bhayangkara ke 78, Polres Tanggamus Gelar Donor Darah


GK, TANGGAMUS
- Sambut dan meriahkan Hari Bhayangkara ke 78 Tahun 2024 Polres Tanggamus menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah di Aula Parammasatwika Mapolres Tanggamus Kamis, 20 Juni 2024.

Kegiatan ini bekerjasama dengan PMI Provinsi Lampung dengan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Tanggamus.

Kapolres AKBP Rinaldo Aser mengatakan, donor darah melibatkan seluruh personel Polres Tanggamus, Polsek Jajaran, Bhayangkari dan beberapa Instansi lainnya.

Selain personil Polres dan Polsek kegiatan donor darah tersebut juga di ikuti oleh itu perwakilan dari TNI Kodim 0424 Tanggamus, Kejaksaan Negeri, Dishub, Satpol PP Kabupaten Tanggamus, Puskesmas Pasar Simpang dan masyarakat umum.

"Jumlah pendaftar sebanyak 155 orang dan berhasil donor 116 orang," kata AKBP Rinaldo Aser usai kegiatan.

Kapolres menyebut, 39 orang dinyatakan gagal donor penyebabnya antara lain darah rendah, tensi tinggi, tensi rendah, sakit dan sedang konsumsi antibiotik.

Melalui darah yang didonorkan, Kapolres berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah dan dapat meningkatkan ketersediaan darah di masyarakat.

"Semoga donor darah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan pendonor juga selalu sehat," harapnya,[red]

Rabu, 12 Juni 2024

Menyentuh, Aipda Hendra Lepas Seragam demi Evakuasi Jasad Bayi Dibuang


GK, JATIM
- Bayi laki-laki tak bernyawa ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur, Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Jasadnya bayi tersebut langsung dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Hendra Soegihartono.

"Pada Selasa, 11 Juni 2024, sekira pukul 08.00 WIB di Dusun Parasgowang, pelapor atas nama Sahin (50) menemukan jasad bayi laki-laki," jelas Bhabinkamtibmas Desa Pandanarum Aipda Hendra Soegihartono, Selasa (11/6/2024).

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan pelapor, jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi telentang, warna kulit sudah pucat dan tali plasenta dan ari-ari masih melekat. Sahin lalu melaporkan penemuan jasad bayi tersebut ke Polsek Tempeh.

"Polsek Tempeh langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tempeh. Kami lalu mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya membawa korban ke RSUD dr. Haryoto Lumajang," terang Aipda Hendra.

Jasad Bayi Dibungkus Seragam Polisi

Dari video proses evakuasi yang diterima detikcom, nampak warga mengerumuni jasad bayi laki-laki tersebut. Nampak seragam polisi digelar untuk membungkus jasad bayi tersebut.

"Saya mencoba mencari kain atau sarung yang kering, tapi tidak ada. Saya sudah coba minta ke warga yang di lokasi, tapi karena harus cepat dievakuasi,,"  ujar ayah empat anak ini.

 "Akhirnya saya reflek lepas baju dinas. Saya nggak tega saja dengan kondisi bayi seperti itu," ungkap dia.

Dalam video lain, nampak Aipda Hendra menggendong jasad bayi yang dibungkus seragamnya itu seakan menimang sambil menunggu kendaraan untuk evakuasi ke rumah sakit. Akhirnya dia terlihat berboncengan motor dengan Babinsa setempat membawa jasad tersebut,[Feby]

Jumat, 24 Mei 2024

Cegah Kriminalitas, Brimob Lampung Laksanakan Patroli Malam Di Hari Libur


GK, BRIMOB LAMPUNG
- Dalam
Rangka menjaga keamanan dan kenyamanan Masyarakat di Wilayah Kota Bandar Lampung, terutama saat Hari libur, Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan Patroli malam. Kamis malam (23/05/2024).

Adapun sasaran patroli malam Kali ini diantaranya adalah Sambang di Polsek Sukarame, Jalan Soekarno-Hatta, Jl. Ryacudu, Jl. Endro Suratmin, Serta tempat - tempat obvit lainnya.

Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso, S.iK., M.Si Melalui Danyon A Pelopor Kompol Reynando A.H Hutapea, S.iK., M.M Menyampaikan bahwa, “Dengan dilaksanakan Patroli malam terutama saat libur, maka diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

“Kami berharap dengan dilakukan secara rutin terutama dihari Libur, nantinya bisa mencegah terjadinya tindak kriminalitas, sehingga wilayah Kota Bandar Lampung tetap aman dan kondusif, “Pungkas Danyon A Pelopor,[red]

Rabu, 22 Mei 2024

Sat Lantas Evakuasi dan Identifikasi Kecelakaan Tunggal Bus Di Sedayu


GK, TANGGAMUS
- Sat Lantas Polres telah melakukan evakuasi dan Identifikasi kecelakaan tunggal   Bus Pariwisata yang membawa Peserta Study Tour dari MIN 1 Pesisir Barat yang akan menuju Bandar Lampung.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Ridwansyah mengatakan, kejadian pada, Rabu, 22 Mei 2023 pukul 01.30 WIB di Jalan Lintas barat Pekon Sedayu Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Lampung.

Kendaraan yang terlibat adalah bus pariwisata roda enam merk Mercedes Benz dengan nomor polisi AD 7719 OG. Bus tersebut dikemudikan oleh Jamaludin, usia 57 tahun, warga Ciamis, Jawa Barat. 

"Bus tersebut mengangkut penumpang 3 kru mobil, 24 siswa, 16 Guru Pendamping dan 1 balita kata Iptu Ridwansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, SH. SIK. MSi.

Kasat menyebut, akibat kecelakaan ini menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka diantaranya Jamaludi (57), pengemudi , mengalami luka robek dan luka lecet.

Kemudian Yuniarti (30) mengalami patah di telapak tangan sebelah kiri. Muklis (55) mengalami patah tulang lengan atas sebelah kanan serta  Indilah(30) mengalami luka robek di pelipis kiri

Dua orang siswa, Dede  (12) mengalami luka robek di pelipis dan dahi sebelah kanan dan Yoga (12) mengalami luka robek di pelipis sebelah kiri

"Para korban dibawa ke Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Semaka, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Lima orang korban dirujuk ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, Tanggamus, untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya.

Terhadap para penumpang yang selamat dievakuasi ke rest area Masjid Imanudin, Kecamatan Semaka, sambil menunggu dijemput oleh pihak keluarga masing-masing. 

"Proses Evakuasi korban dilakukan oleh personil dari Polsek Semaka dan Sat Lantas Polres Tanggamus dibantu oleh warga sekitar yang langsung memberikan bantuan saat kecelakaan terjadi," ujarnya.

Iptu Ridwansyah menjelaskan, kronologis kecelakaan terjadi saat bus pariwisata tersebut melakukan perjalanan dari Krui menuju Bandar Lampung. Ketika tiba di lokasi kejadian yang berupa jalan menikung dan menurun.

Bus diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman (rem blong). Akibatnya bus terperosok ke dalam jurang.

"Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang,[Feby]

Selasa, 21 Mei 2024

Polsek Kemiling Ringkus Kawanan Spesialis Bobol Sekolah dan Rumah Kosong di Bandar Lampung


GK, BANDAR LAMPUNG
- Polsek Kemiling, Polresta Bandar Lampung meringkus kawanan pelaku pencurian dengan pemberatan yang kerap menyasar rumah kosong dan sekolah di wilayah Kemiling, Bandar Lampung. 

Kawanan ini sendiri berjumlah 4 orang, dan petugas berhasil menangkap 3 orang pelaku diantaranya NP (20), AS (17) dan VJ (17), sedangkan RD (DPO) masih dalam pengejaran. 

Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo mewakili Kapolresta Bandar Lampung mengatakan bahwa hasil pemeriksaan, kawanan ini sudah 4 kali melakukan aksinya di wilayah Kemiling. 

"Hasil pemeriksaan ada 4 TKP di wilayah kemiling, satu rumah kosong, satu ruko dan dua sekolah" ungkap Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo, pada Selasa (21/5/2024) siang. 

Sebelumnya, Polisi berhasil menangkap AS (17),  setelah melakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap dua pelaku yaitu NP (20) dan VJ (17), pada Minggu (19/5/2024) malam di sebuah rumah kontrakannya, di gang sepakat, Kemiling Bandar Lampung.

"Kawanan ini menggunakan mobil angkot dalam menjalankan aksinya" jelas Iptu Sutomo. 

Tomo, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa sebelum melakukan aksinya, kawanan ini, terlebih dahulu mengintai target yang akan menjadi sasaran. 

"Setelah mendapati targetnya, barulah kawanan ini menjalankan aksinya pada malam hari" ungkapnya. 

Barang hasil curian dijual oleh para pelaku secara online dan uang hasil penjualan dipergunakan untuk membayar kontrakan serta memenuhi kebutuhan sehari hari. 

"Sejumlah barang yang berhasil dijual oleh para pelaku secara online diantaranya, 2 unit Laptop, 2 unit Hand Phone, 2 kompresor besar, sepeda dan mesin air sanyo" jelas Sutomo. 

Dalam menjalankan aksinya, NP (20) dan AS (17) bertugas sebagai esekutor yang mengambil barang di lokasi, sedangkan RD (DPO) dan VJ (17) bertugas menunggu di mobil sambil mengamati situasi. 

"Jadi RD (DPO) merupakan seorang supir angkot, jadi mobil angkot itu yang dipergunakan untuk melakukan aksinya" jelas Sutomo. 

Hasil pemeriksaan, NP (20) merupakan resedivis dalam kasus yang sama dan baru 4 bulan bebas menjalani hukuman. 

Akibat perbuatannya tersebut, Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun,[Feby]

Senin, 20 Mei 2024

Polsek Kota Agung dan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Bekuk Pembobol Tiga Toko di Kelurahan Kuripan


GK, TANGGAMUS
- Unit Reskrim Polsek Kota Agung bersama Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus berhasil menangkap seorang pelaku pembobolan toko setelah adanya laporan dari korban yang mengalami kerugian material cukup besar akibat aksi pencurian.


Kejadian pencurian dengan pemberatan (Curat) ini terjadi di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Kuripan, Kota Agung pada Senin, 15 April 2024 sekitar pukul 01.30 WIB, dengan sasaran 3 toko bersebelahan.


Korban utama Bimawan Ismuttanto (27), warga Pekon Sumber Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, yang melaporkan bahwa sejumlah barang berharga miliknya telah dicuri dari tokonya yang beroperasi sebagai apotek.


Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Amsar, S.Sos mengatakan, awal mula kejadian diketahui saat korban melihat CCTV tokonya mati. 


Ia segera menuju lokasi untuk memeriksa kondisi toko dan mendapati bahwa sebuah brankas kecil di lantai dua telah hilang. 


Brankas tersebut berisi emas 24 karat seberat 5 gram, emas batangan 1 gram, cincin emas 24 karat seberat 6 gram, dan uang tunai Rp3 juta.


Selain itu, ruko sebelah yang menjual alat tulis juga dibobol, dengan kehilangan sebuah handphone Samsung Galaxy A32 berwarna jingga. 


Gudang paket JD-Express yang berada di samping toko alat tulis tersebut juga dirusak, dengan 10 paket senilai Rp. 700.000,00 yang hilang. 


"Total kerugian dari tiga toko tersebut mencapai Rp16,8 juta sehingga korban melapor ke Polsek Kota Agung untuk ditindaklanjuti," kata AKP Amsar mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, SH. SIK. MSi., Minggu 19 Mei 2024.


AKP Amsar menjelaskan, kronologi penangkapan pelaku, setelah pihaknya menerima laporan, juga melakukan penyelidikan intensif bersama  Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus.


Hasilnya, pada Jumat, 17 Mei 2024 sekitar pukul 23.30 WIB, tim berhasil menangkap seorang tersangka sebagai pelaku utama adalah RG (21), seorang pria warga Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.


"Tersangka ditangkap di RT. 15, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus," jelasnya.


AKP Amsar menyebutkan, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone Samsung Galaxy tipe A32 beserta kotaknya.


Selain itu, kunci roda dengan ujung pipih berbentuk linggis, kain sarung warna biru, dua buku nikah milik korban, buku rekening BCA, buku rekening Pegadaian, dan tas kain warna putih.


Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa RG melakukan aksi pencurian tersebut sendirian. Ia merupakan keluarga dari pemilik toko alat tulis yang turut menjadi korban pencurian. 


"Dalam pengakuannya, RG mengatakan bahwa uang hasil curian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membayar kontrakan," tegasnya.


Saat ini, tersangka dan barang bukti ditahan di Mapolsek Kota Agung Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.


"Atas perbuatannya, tersangka RG dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara," tandasnya,[Feby]

Jumat, 05 April 2024

Polsek Sukarame Tangkap Pelaku Penganiayaan Pimpinan Perusahaan Media Di Bandar Lampung


GK, BANDAR LAMPUNG – Polsek Sukarame bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan terkait dugaan peristiwa penganiayaan yang menimpa korban Andi Yusril (47), warga Perum Nusantara Permai, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. 

Peritiwa penganiayaan ini terjadi pada hari Rabu (03/04/2024) malam di Jalan Pangeran Tirtayasa, Gang Permata Samping Masjid Al Muhajirin, Sukabumi Bandar Lampung. 

Setelah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan melakukan olah tempat kejadian, Polisi akhirnya berhasil meringkus Ali Mansur (62), warga Perum Nusantara Permai, Sukabumi Bandar Lampung, pada Kamis (04/04/2024) pagi. 

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras, S.I.K., membenarkan terkait penangkapan pelaku penganiayaan terhadap korban Andi Yusril (47).

"Pelaku kita amankan dengan upaya persuasif, saya bersama Bhabinkamtibmas dan pamong setempat mendatangi kediaman pelaku, akhirnya pelaku berhasil kita bawa ke Mapolsek Sukarame" ungkap Kompol Warsito, kepada awak media, Kamis (04/04/2024) malam. 

Warsito menjelaskan peristiwa penganiayaan dipicu karena pelaku Ali Mansyur (62) yang kesal karena tidak terima saat korban menagih hutang dengan mendatangi rumah pelaku. 

Karena kesal, Kemudian pelaku mengajak korban pergi ke suatu tempat dengan menggunakan sepeda motor masing, dan saat tiba di sebuah gang dekat Masjid Al Muhajirin, pelaku menghentikan sepeda motornya dan memanggil korban yang berjalan di depan sepeda motor pelaku. 

"Saat korban mendatangi pelaku, tiba tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam, dan langsung menyerang korban secara membabi buta" ungkap Kompol Warsito.

Akibat penganiayaan tersebut, Korban mengalami luka tusuk di bagian rahang sebelah kiri, luka robek pipi sebelah kiri, beberapa luka robek dibagian perut sebelah kiri dan kedua pergelangan tangan bengkak. 

Dalam perkara ini, Polisi menyita 1 bilah senjata tajam jenis pisau garpu dan pakaian yang dikenakan oleh korban saat peristiwa terjadi. 

Akibat perbuatannya, Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana, tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun,[Feby/Rls]

Rabu, 20 Maret 2024

Bhabinkamtibmas Inspiratif Salurkan Beasiswa Sekolah Gratis Bagi Keluarga Kurang Mampu di Way Kanan


GK, WAYKANAN
- Sosok Polisi Inspiratif hadir di tengah masyarakat, Aipda Minanto S.H personel Bhabinkamtibmas Polsek Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung. Selasa (19/03/2024).

Dirinya rela menyisihkan gajinya demi pendidikan anak-anak dengan menyalurkan beasiswa sekolah gratis di tingkat SD (sekolah Dasar) bagi peserta didik yang orang tua atau walinya tidak mampu membiayai pendidikan, semenjak diresmikan SD IT Daar’Ilmi Way Kanan pada tanggal 26 Oktober 2020. 

Progam beasiswa sekolah tersebut, menggunakan dana pribadi dari hasil panen kebun Sawit yang dimiliki. Tujuan beasiswa terhadap empat orang anak pada jenjang sekolah dasar mulai dari kelas I usia 7 (tujuh)  sampai dengan kelas VI usia 12 (dua belas) tahun, dari keluarga kurang mampu tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masa depan anak-anak dan generasi penerus bangsa untuk menggapai cita-citanya. 

Aipda Minanto berharap agar anak-anak kita terus bersekolah dengan aman dan nyaman, tanpa ada kekhawatiran untuk tidak bersekolah karena tidak memiliki biaya pendidikan sekolah.

Mendapatkan layanan pendidikan adalah hal yang paling penting bagi penerus bangsa. Alasan inilah yang membuat Aipda Minanto selalu hadir ditengah – tengah pelajar memberikan pembinaan ketika berpatroli ke desa binaannya.

Melalui pendidikan ini juga Aipda Minanto berharap, anak-anak bisa menjadi sukses dan meraih cita-cita mereka dan dapat membanggakan kedua orang tuanya.

Disela sela kunjungannya itu selaku Bhabinkamtibmas, Ia tak lupa memberikan nasihat-nasihat kepada anak-anak yang ditemui untuk selalu rajin beribadah, rajin belajar serta patuh terhadap orangtua. 

Selain itu, mendorong anak-anak terus semangat belajar, sehingga bisa menciptakan prestasi di sekolahnya,” Imbuh Aipda Minanto,[red]

Selasa, 05 Maret 2024

Kecelakaan Tragis: Bocah Kelas Dua SD Tewas Tenggelam di Bendungan Sungai Way Mincang Pardasuka


GK, PRINGSEWU
- Seorang bocah umur delapan tahun tewas tenggelam didasar bendungan sungai Way Mincang, Dusun Margabatin, Pekon Pardasuka, Pringsewu, Lampung pada  Senin (4/3/2024) sore.

Kapolsek Pardasuka Iptu Jumbadiyo saat dikonfirmasi awak media pada Senin (4/3/2034) malam membenarkan peritiwa tersebut. 

Menurut Kapolsek, korban bernama Aqil Al Hafiz yang merupakan pelajar kelas dua Sekolah Dasar ini, tenggelam usi terperosok saat melintas di  atas bendungan usai mandi disungai bersama teman-temanya sekira pukul 17.00 Wib.

Setelah terperosok dari ketinggian  3 meter korban kemudian tercebur kedalam genangan air bendungan sedalam satu setengah meter dan tidak muncul lagi.

Rekan rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut lantas memberitahukan kepada warga sekitar. 

Mendengar kabar ada anak tenggelam, sejumlah warga langsung mendatangai lokasi kejadian dan berupaya menolong korban.

Korban ditemukan warga tersangkut dibawah aliran air bendungan dalam kondisi tidak bergerak. Korban kemudian dievakusi ke klinik Agung Medika Pardasuka, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

Kapolsek menyebut pihaknya sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara dan melakukan Olah TKP. Selain itu polisi dan tenaga medis juga sudah melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan jasad korban.

Diungkapkan Kapolsek, dari hasil pemeriksaan medis ditubuh Korban ditemukan luka gores di bagian kaki dan dada. Luka tersebut  diduga akibat benturan saat jatuh terperosok kedalam bendungan.

"Ditubuh korban memang terdapat sejumlah luka gores ringan, namun penyebab utama kematiannya diduga karena kekurangan oksigen," bebernya.

Kapolsek menyebut jenazah korban. Sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan ini segera dilakukan setelah keluarga korban menerima musibah tersebut dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan proses otopsi terhadap jasad korban.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengaku prihatin dan menyampaikan ucapan belasungkawa terhadap keluarga korban.

Ia juga mengimbau kepada warga masyarakat khususnya para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya terutama saat diluar jam sekolah. 

"Kami turut prihatin dan berduka, kami juga berharap kejadian ini jangan sampai terjadi lagi." Tandasnya,[red]

Minggu, 03 Maret 2024

Berbekal Kaos Merah Bertuliskan “COSMOS”, Polsek Sukarame Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Urip Sumoharjo


GK, BANDAR LAMPUNG
– Polsek Sukarame berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi di sungai Urip Sumoharjo, Jalan Urip Sumoharjo, Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim Bandar Lampung.

Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan, akhirnya Polisi berhasil menangkap RA (21), warga Desa Wiyono, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, yang merupakan ibu kandung dari anak yang dibuanganya di aliran sungai urip sumoharjo, beberapa hari lalu.

RA (21) yang berprofesi sebagai pramuniaga di sebuah toko elektronik, ditangkap petugas pada Jumat tanggal 01 Maret 2024 sekira jam 02.00 Wib di rumah kakak kandung RA (21) yang terletak di Jalan PB. Marga, Sukadanaham, Tanjung Karang Barat Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mewakili Kapolresta Bandar Lampung mengatakan bahwa pengungkapan kasus pembuangan bayi di sungai urip sumoharjo berbekal dari kaos merah bertuliskan COSMOS yang digunakan oleh RA (21) untuk membalut mayat bayi sebelum dibuang ke sungai.

“Berbekal kaos itu, kita telusuri, alhamdulillah kita nemui titik terang kasus pembuangan bayi tersebut” ungkap Kompol Warsito, pada Sabtu (02/03/2024) malam.

Warsito menjelaskan RA (21) melakukan persalinan anak kandungannya yang berjenis kelamin perempuan secara mandiri seorang diri di dalam kamar mandi rumah kakak kandung RA (21), Saat berhasil mengeluarkan sang bayi, RA (21) mencoba mengangkat si jabang bayi dengan mengambil kaki bayi tersebut, namun pegangan tangan RA (21) terlepas sehingga bayi masuk kedalam ember yang berisikan air, setelah diangkat bayi sudah tidak bernyawa.

Melihat bayi yang baru saja dilahirkan sudah tidak bernyawa, kemudian RA (21) menaruh bayi tersebut ke dalam baskom warna putih dengan dibalut menggunakan kaos warna merah bertuliskan “COSMOS”, Selanjutnya RA (21) keluar dari kamar mandi dan mengambil kantong plastic warna hitam serta dustbag warna abu abu.

Didalam kamar mandi kemudian RA (21) langsung memasukan mayat bayi yang sudah dibalut ptongan baju merah ke dalam plastic hitam dan dustbag, kemudian disimpan oleh RA (21) di ruang kamar solat rumah.
“Jadi mayat bayi di simpan oleh RA (21) selama 2 hari di ruang kamar solat rumah kakak kandungnya” Ungkap Kompol Warsito.

Warsito menambahkan pada hari Rabu, (28/02/2024), sekira jam 08.00 Wib, RA (21) membawa mayat bayi yang sudah dibungkus menggunakan sepeda motor kemudian dibuang oleh RA (21) di sungai Urip Sumoharjo.
“Dibuang ke sungai urip, karena sejalur dengan arah tempat RA (21) bekerja, jadi sekalian berangkat kerja” beber Warsito.

Saat ini RA (21) masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena diduga mengalami infeksi dibagian kandungannya.

“Ya saat ini pelaku RA (21) masih dirawat intensif di rumah sakit Bhayangkara” Ujar Kompol Warsito.

Selain menangkap pelaku RA (21), petugas juga menyita 1 buah kantong kresek warna hitam, 1 buah dustbag (tas) warna abu-abu, 1 potong kaos warna merah yang terdapat tulisan " COSMOS", 1 buah Baskom warna putih, dan 1 potong celana pendek olahraga warna merah. 

Akibat perbuatannnya tersebut, Pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) Junto Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2024 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlidungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 Tahun,[red/rls]

Senin, 12 Februari 2024

Dua Pelaku Curat Berhasil Diringkus Polsek Kalianda Bersama Tim Tekab 308


GK, LAMPUNG SELATAN
- Unit reskrim polsek Kalianda bersama Tekab 308 Polres Lampung Selatan ringkus 2 (dua) pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) Jum'at (9/2/2024) sekira pukul 16.00 wib di Desa Bulok Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.


Keduanya yakni HS (20) dan AS (20) yang merupakan warga Dusun Damar Berak, Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.


Mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Yushriandi Yusrin, Kapolsek Kalianda AKP Sugianto mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku HS (20) dan AS (20) dilakukan pada hari Jumat (9/2/2024) sekira pukul 16.00 wib dikediamannya di Desa Bulok Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.


Setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari korban H (51), Kemudian Tim melakukan serangkaian penyelidikan guna ungkap kasus Tindak Pidana tersebut.


Penangkapan berawal dari aksi keduanya pada hari Minggu (28/1/2024) sekira pukul 00.30 wib yang saat itu pelaku menggasak motor korban yang sedang menonton hiburan orgen tunggal di Desa Agom, Kecamatan Kalianda.


Keduanya menggasak sepeda motor jenis Honda Beat dengan nopol BE 2588 DBA milik korban H (51) Warga Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda yang saat itu dibawa oleh anaknya.


Pelaku yang akan di jerat pasal 363 KUHPidana di bawa ke Mapolsek Kalianda guna dilakukan penyelidikan lebih dalam.


"Adapun barang bukti yang ikut diamankan yakni satu lembar Fotocopy STNK, satu lembar Fotocopy BPKB, satu set kunci letter T dan satu buah magnet pembuka kunci". Tutup Kapolsek,[Feby/Rilis]

Rabu, 07 Februari 2024

Beraksi di 8 TKP, Polsek Sukarame Ringkus Pelaku Spesialis Curanmor


GK, BANDAR LAMPUNG
– Polsek Sukarame berhasil meringkus MY (37), warga Dusun I, Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

MY (37) ditangkap lantaran diduga keras terlibat sejumlah aksi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Sukarame.

Petugas mengamankan MY (37), di seputaran perlintasan rel kereta api, jalan urip sumiharjo Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim Bandar Lampung, pada Kamis (01/02/2024) siang.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menjelaskan bahwa pelaku MY (37) tertangkap kurang dari satu jam setelah  kejadian, saat membawa lari sepeda motor hasil curian milik korban WS (21), yang sedang diparkir di pelataran rumah kost terletak di jalan Pulau Madura, kelurahan Way Halim Permai Bandar Lampung pada Kamis (01/02/2024) siang.

“Mendapatkan informasi, tim Tekab 308 Polsek Sukarame yang saat itu sedang melakukan hunting langsung bergerak melakukan pengejaran arah larinya pelaku sehingga berhasil menangkap dan mengamankan pelaku MY (37)” ungkap Kompol Warsito"

Pelaku MY (37) bersama rekannya RM (DPO) mengambil sepeda motor milik korban WS (21) yang diparkirkan di pelataran parkir kost, saat hendak membawa lari sepeda motor tersebut, aksi kedua pelaku diketahui oleh korban dan dilakukan pengejaran oleh petugas yang di bantu warga sekitar. 

Pelaku MY (37) yang bertugas membawa sepeda motor hasil curian kabur menuju kea rah perlintasan kereta api sedangkan RM (DPO) melarikan diri ke arah jalan pajajaran.

“Polisi di bantu Warga sekitar yang melihat kemudian melakukan pengejaran ke arah perlintasan kereta api jalan urip sumoharjo, karena saat itu kereta api melintas, akhirnya pelaku terhambat dan berhenti sehingga pelaku berhasil ditangkap” ujar Kompol Warsito.

Saat diamankan, Petugas menemukan 1 buah kunci letter T berikut 3 buah mata kunci letter T.

Warsito menerangkan bahwa hasil pemeriksaan, Pelaku MY (37) sudah 8 kali melakukan aksi serupa diantaranya di wilayah hukum Polsek Sukarame sebanyak 4 kali dan 4 TKP lainnya tersebar di wilayah di polsek jajaran Polresta Bandar Lampung dan wilayah hukum Polsek Jatiagung Lampung Selatan. 

"Saat ini masih terus kami dalami, melihat kemungkinan ada TKP lainnya" tandas Warsito. 

Dalam Peristiwa ini, Petugas berhasil menyita 1 unit sepeda motor jenis Honda Vario 125 warna Hitam Nopol B 4376 FPB milik korban, 1 buah kunci letter T dan 3 buah anak mata kunci letter T. dan perkaranya akan di kembangkan terus,[Feby/Rilis]

Rabu, 31 Januari 2024

Bripka Syamsuddin Potong Gaji-Gadai Rumah demi Bangun TK-SD Gratis di Ruteng


GK, MANGGARAI
- Paurmin Bagian Operasi Polres Manggarai, Bripka Syamsuddin, diusulkan oleh pembaca detikcom sebagai kandidat Hoegeng Awards 2024, karena kepeduliannya terhadap pendidikan dan anak-anak di Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengusul merupakan pasangan suami-istri bernama Sahrullah dan Marjan. Mereka orang tua dari salah satu murid di Taman Kanak-kanak (TK) Islam gratis yang didirikan Bripda Syamsuddin.

Dilihat detikcom, Senin (29/1/2024), Sahrullah mengisi formulir elektronik di tautan berikut. Dia mengatakan Bripka Syamsuddin merupakan sosok inspiratif baginya. Berikut kalimat usulan Sahrullah dan istrinya di form Hoegeng Awards 2024:

Beliau ada sosok inspiratif bagi bagi polisi yang lainnya, karena beliau rela tidak terima gaji demi membangun dua sekolah gratis untuk anak-anak yatim dan kurang mampu di tempat tugasnya.

detikcom lalu menghubungi Sahrullah via panggilan telepon, yang kemudian dijawab oleh sang istri, Marjan. Perempuan 44 tahun itu menyebut anak mereka merupakan murid TK Deen Assalam, milik Bripda Syamsuddin.

"Kebetulan anak saya masuk di TK-nya beliau, TK Deen Assalam. Gratis. TK-nya ada tiga kelas. Muridnya cukup banyak," ujar Marjan.

Warga Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Ruteng Manggarai, ini menceritakan bahwa istri dari Bripka Syamsuddin juga terlibat aktif di TK Deen Assalam sebagai guru.

"Dia banyak kebaikan, contohnya dia kalau ada kegiatan sosial juga dia aktif, istrinya juga. Istrinya merangkap jadi guru juga, tapi sekarang sudah tidak lagi karena sekarang sudah ada ada kepala sekolahnya masing-masing," jelas Marjan.

Marjan mengaku terbantu dengan adanya TK Deen Assalam. "Kami di sini terbantu betul. Jadi warga kurang mampu, anak yatim piatu merasa sangat dibantu," imbuh Marjan.

Selanjutnya detikcom menghubungi Bripka Syamsuddin untuk mengonfirmasi cerita Marjan dan suaminya, Sahrullah. Polisi asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menceritakan pengalaman hidup yang membuatnya peduli terhadap isu anak dan pendidikan.

"Dalam perjalanan ini, saya ini kan anak petani. Jumlah saudara saya ada delapan. Saya anak ketiga, pas saya SMA kelas 1, Bapak saya meninggal. Jadi saya tahu persis bagaimana susahnya mencari uang untuk sekolah," jelas Syamsuddin.

"Jadi untuk biaya sekolah itu saya banting tulang, jadi buruh. Di bawah saya masih ada 5 orang adik yang butuh sekolah. Saya lihat betul perjuangan mamak saya. Saya dulu berdoa, 'Tuhan jadikan saya orang yang berguna ke depannnya, yang bermanfaat bagi orang lain'," tambah dia.

Dia menuturkan melihat kondisi anak-anak yang tidak atau putus sekolah juga menjadi alasannya memutuskan mendirikan TK di 2019, kemudian SD di 2021 lalu. Dia menceritakan mulanya memberanikan diri mengajukan kredit di bank.

"Awal mula mendirikan, saya sewa tanah orang Rp 2,5 juta per tahun, (luas-red) 11 x 40 meter persegi. Untuk bangunannya, saya ajukan kredit gaji di bank, saya bangunkan 4 ruangan. Kemudian semua fasilitas sekolah ada yang saya pakai dana pribadi, ada yang saya pakaikan bahan bekas, misalnya ayunan dari ban mobil bekas," cerita Bripka Syamsuddin.

Berbekal dana segar yang didapat dari bank usai menggadaikan rumah, dia lalu membeli lahan seharga Rp 200 juta untuk membangun sekolah dasar (SD). Dia merasa adanya SD gratis menjadi penting, agar anak-anak yang lulus dari TK-nya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Agar anak-anak yang tamat di TK bisa melanjutkan sekolah di SD dengan metode yang sama, karena takutnya mereka tidak bisa lanjutkan sekolah. Tahun ajaran baru 2023, (Gedung SD) sudah mulai operasional," ucap Bripka Syamsuddin.

Dia lalu menerangkan upayanya ini mendapat atensi dari Kapolres Manggarai, sehingga dia akhirnya mendapat bantuan material bangunan. Pun warga-warga yang mampu.

"Saat pembangunan pun Pak Kapolres ada bantu seperti memberikan semen, kemudian ada juga masyarakat sekitar yang lumayan ekonominya menyumbangkan pasir, batu bata, besi," jelas Bripka Syamsuddin.

"Kami tidak menerima bantuan dalam bentuk uang, takut fitnah. Jadi dalam bentuk barang seperti bahan bangunan," lanjut dia.

Dalam merintis sekolah gratis ini, Bripda Syamsuddin mengaku didukung penuh sang istri, Rini Mulyasari. Bahkan kata Bripka Syamsuddin, Rini juga turut menjadi guru di TK.

"Yang kami lakukan ini murni saya dan istri yang berinisiatif. Beliau juga ikut mengajar, beliau kan S1 komputer. Kepuasan tersendiri untuk saya dan istri, semisal saya pulang kantor, ke sekolah, saya lihat anak-anak ceria, bersenda gurau," ungkap Syamsuddin.

Kini tercatat ada 68 murid baru di TK Deen Assalam, dengan 5 guru. Serta 20 siswa angkatan pertama SD Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Deen Assalam, dengan 4 guru.

"Jumlah murid pada 2019 berjumlah 62, 2020 meningkat 80, 2021 naik ke 89 orang, 2022 kemarin 92 orang, 2023 68 orang. Pada dasarnya semua murid kami gratiskan. Cuma kadang-kadang orang tua murid prihatin lihat kami. Mereka juga nanya pembiayaannya bagaimana," tutur Bripka Syamsuddin.

"Ada juga yang akhirnya mereka bayar secara sukarela, misalnya yang mamaknya pegawai. Mungkin karena prihatin juga, kami tidak menuntut pembayaran," pungkas Bripka Syamsuddin.

Kick off penjaringan kandidat penerima Hoegeng Awards 2024 dimulai pada Jumat (26/1) lalu melalui pengusulan via formulir digital. Pembaca detikcom bisa mengusulkan nama polisi yang dinilai patut jadi teladan melalui tautan ini.

Setelah proses penjaringan selesai, penerima penghargaan Hoegeng Awards 2024 akan diumumkan di acara penganugerahan pada Juli 2024.

detikcom mengajak Anda pembaca setia dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi mengawal perbaikan Polri lewat partisipasi di Hoegeng Awards 2024. Usulan polisi teladan dari Anda para pembaca diharapkan menjadi bahan bakar penyemangat personel Polri untuk berbenah diri,[Feby/Rilis]

Minggu, 28 Januari 2024

Gagalkan Aksi Tawuran, Polsek Sukarame Amankan 11 Remaja Berikut Sajam dan Sabuk Gir


GK, BANDAR LAMPUNG
- Polsek Sukarame kembali mengamankan belasan remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran. 

Sebanyak 11 remaja ini diamankan saat jajaran Polsek Sukarame melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), pada Minggu (28/01/2024) dini hari. 

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menjelaskan bahwa ke sebelas remaja ini diamankan di jalan Soekarno Hatta, tidak jauh dari Gedung Bagas Raya, Sukarame Bandar Lampung. 

"Saat kita datangi dan kita lakukan pemeriksaan, kami menemukan senjata tajam, sabuk gir dan mercon" ungkap Kompol Warsito. 

Adapun identitas ke sebelas remaja tersebut yaitu DS (17), AR (17), IR (16), IL (14), MA (16), QS (16), WD (16), HF (15), YS (17), RA (16), dan AS (16). 

"Kesebelas remaja ini merupakan warga Kabupaten Lampung Tengah, mereka mengaku tergabung dalam kelompok Gaza Lampung dan sebagain besar masih berstatus pelajar sekolah menengah atas" ungkap Warsito. 

Hasil interogasi, kesebelas remaja ini rencananya akan melakukan tawuran dengan salah satu kelompok di Bandar Lampung. 

"Berawal dari saling tantang, saling ejek melalui media sosial, dan akhirnya kesebelas remaja ini datang ke Bandar Lampung untuk menemui lawannya" ujar Kompol Warsito. 

Terhadap kesebelas remaja ini masih dilakukan pendataan dan pembinaan di Mapolsek Sukarame. 

Selain kesebelas remaja ini, Petugas juga mengamankan sebilah senjata tajam jenis golok, satu buah sabuk gir, satu buah mercon, dan 4 unit sepeda motor.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menghimbau kepada masyarakat khususnya pada orang tua untuk lebih peduli dengan anak anaknya, berikan pengawasan terhadap aktifiktas anak anak khususnya di malam hari,[Feby/Rilis]

Senin, 22 Januari 2024

Gagalkan Aksi Tawuran, Patroli Gabungan Tiga Pilar Kamtibmas di Way Halim Ringkus 2 Remaja Bawa Sajam


GK, BANDAR LAMPUNG
  – Polsek Sukarame bersama jajaran Tiga Pilar Kamtibmas kecamatan Way Halim mengamankan 2 orang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit.

Dua orang remaja tersebut yaitu GG (16) warga pulau bacan, Way Halim dan MR (14) warga jalan pulau morotai, Way Halim Bandar Lampung.

Sebelum melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan, Tim patroli gabungan ini terlebih dahulu melakukan apel kesiapan di Pintu gerbang masuk PKOR Way Halim, yang dipimpin oleh Danramil Tanjung Karang Timur, didampingi oleh Kapolsek Sukarame , Camat Way Halim, Lurah se kecamatan Way Halim serta personel gabungan yang terdiri dari jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sukarame, Bhabinsa se kecamatan Way Halim dan Linmas Se kecamatan Way Halim.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menjelaskan bahwa kedua remaja ini sempat melarikan diri saat Patroli gabungan tiga pilar kamtibmas kecamatan Way Halim sedang melakukan patroli dan mendapatkan informasi bila ada anak anak yang nongkrong di sebuah gardu sambil minum minuman keras di Jalan Pulau Bacan gang Sayur, Kelurahan Jaga Baya II, Way Halim Bandar Lampung, pada Minggu (21/01/2024) sekira jam 03.00 Wib.

“Mengetahui informasi tersebut, kemudian tim patroli mendatangi lokasi, saat berada di lokasi, beberapa remaja melarikan diri, namun kami petugas berhasil mengamankan tiga orang remaja dilokasi” ungkap Kompol Warsito.

Warsito menambahkan bahwa petugas menemukan dua buah senjata tajam dan 4 buah botol minuman keras di lokasi gardu tempat mereka berkumpul, dan berhasil mengamankan 3 orang remaja berinisial EG (17), ID (18) dan DG (15).

“Saat kita interogasi, ketiga remaja ini mengakui bahwa senjata tajam yang ada di gardu merupakan milik GG (16) dan MR (14), yang kabur saat petugas mendatangi lokasi tersebut” ungkap Warsito.

Warsito menjelaskan bahwa melalui upaya pendekatan secara persuasif melalui Bhabinkamtibmas dan tokoh sekitar, pelaku GG (16) alias Gandol berhasil diamankan setelah keluarganya mengantarkan GG (16) ke Mapolsek Sukarame, pada Minggu (21/01/2024) pagi.

Sedangkan pelaku MR (14) ditangkap unit reskrim Polsek Sukarame di sebuah rumah Kost di Jalan Pulau Morotai, Way Halim Bandar Lampung, pada Minggu (21/01/2024) siang.

Pengakuan dari para remaja yang diamankan ini bahwa, setelah berkumpul dan minum minuman keras, para remaja ini akan jalan mencari lawan untuk tawuran.

“Kedua remaja yang berhasil kita amankan ini, masih berstatus pelajar sekolah menengah atas” ujar Kompol Warsito.

Selain kedua pelaku, Petugas juga menyita 2 buah senjata tajam jenis celurit.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menghimbau kepada orang tua maupun tokoh masyarakat agar lebih peduli dengan anak anaknya, berikan pengawasan yang ketat agar anak anak ini tidak terjerumus kedalam hal hal yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang lain,[Feby/Rilis]

Selasa, 16 Januari 2024

Polsek Telukbetung Selatan Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Perdagangan Anak


GK, BANDAR LAMPUNG
- Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung, Polda Lampung berhasil mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur serta perdagangan terhadap anak yang terjadi di wilayah hukumnya.

Pelaku diketahui terdiri dari seorang pria berinisial AJ(46) warga Jalan Ikan Semadar LK.I RT 017, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung dengan bersama rekan wanita nya berinisial AO (19) warga Jalan Kampung Slirit lk 3, Kelurahan Bakung Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Penangkapan keduanya berdasarkan Nomor Laporan : LP / B / 07/ I / 2024 / SPKT / Polsek TBS / Polresta Balam / Polda Lampung , tanggal 11 Januari 2024.

Kapolsek Teluk Betung Selatan, Kompol Adit Priyanto mewakili Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Abdul Waras membenarkan penangkapan tersebut. 

"Iya benar, kami berhasil menangkap dua orang pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan atau perdagangan terhadap anak, pada Kamis tanggal 11 Januari 2024," kata Kompol Adit Priyanto, Selasa 16 Januari 2024.

Kapolsek menjelaskan, sebelumnya Unit Reskrim Opsnal Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung melakukan serangkaian penyelidikan terhadap pelaku, kemudian pada Kamis sekira pukul 18.30 petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku AO sedang berada di kediamannya, selanjutnya AO berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Teluk Betung Selatan.

Setelah dilakukan pengembangan, lanjut Kompol Adit, pada hari Jumat Unit Polsek Teluk Betung Selatan berhasil mengamankan pelaku lainnya yang Bernama AMD di Jalan Ikan Tembakang Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras di dekat penginapan Mandala tempat dimana pelaku pernah menyetubuhi korban berinisial AHN (13) warga Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Selain itu, Kapolsek menuturkan, kejadian berawal saat korban sedang bermalam di rumah salah satu rekan korban berinisial TI dan korban meminta dicarikan pekerjaan kepada TI, lalu TI menceritakan hal tersebut kepada kakak sepupunya yaitu pelaku AO bahwa korban sedang membutuhkan uang dengan alasan untuk berobat ibunya.

"Setelah itu pelaku AO menawarkan kepada korban untuk bekerja dengannya tanpa korban ketahui bagaimana pekerjaan tersebut, akhirnya pelaku AO menghubungi pelaku yang bernama AJ dan menawarkan jasa jual diri korban, AO mengatakan kepada AJ bahwa ada seorang anak perawan ingin menjual diri (Open BO) dan pelaku AJ pun menerima tawaran tersebut," ungkap Kapolsek.

Masih dikatakan Kompol Adit, hingga akhirnya pelaku AO membawa korban dan menemui pelaku AJ di sebuah penginapan di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung dengan menggunakan maxim motor.

Sesampai di penginapan, korban masuk ke dalam kamar penginapan bersama AJ dan melakukan persetubuhan, sedangkan AO menunggu di lantai bawah. Setelah melakukan persetubuhan, AJ memberikan uang Rp200 ribu kepada AO dan kepada korban diberi Rp300 ribu.

Selanjutnya, korban dibawa pulang ke rumah pelaku AO dan dititipkan kepada ibu pelaku AO yang berinisial FS tanpa menceritakan apa yang telah terjadi. Setelah itu korban merasa lemas dan mengeluarkan darah di alat kelaminnya sehingga kemudian korban diantarkan pulang oleh Fransiska, dan sesampainya di rumah korban mereka bertemu Ibu korban dan berkata bahwa korban sedang tidak enak badan lalu kemudian FS pergi.

Karena mencurigai keadaan anaknya yang mengalami pendarahan hebat di bagian kelamin, Ibu korban langsung memeriksakan ke medis dan korban mengakui bahwa baru saja melakukan hubungan intim terhadap AJ.

"Kemudian Ibu korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Teluk Betung Selatan. Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti 1 helai celana pendek warna abu-abu putih milik pelaku AJ,1 helai celana panjang warna cream milik korban telah diamankan di Mapolsek untuk diproses lebih lanjut," pungkas Kompol Adit,[Feby/Rilis]

Sabtu, 13 Januari 2024

Polsek Tulang Bawang Tengah dan Tim Gabungan Lakukan Pencarian Korban Diduga Tenggelam di Sungai


GK, TULANG BAWANG BARAT
- Polsek Tulang Bawang Tengah Polres Tulang Bawang Barat bersama Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, PMI, Damkar Tulang Bawang Barat dan relawan serta warga terus melakukan upaya pencarian terhadap Andre (16) warga tiyuh Wonokerto ,Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat yang hilang tenggelam di Sungai Wonokerto ,Jum'at (12/1/2024) Pagi.

Dari pantauan dilokasi terlihat Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol  Syahrial dan tim gabungan membagi dua tim untuk mencari keberadaan korban, yakni dengan menyusur sungai.

Keterangan yang diperoleh, sebelumnya korban hendak bersama dua orang rekannya akan mandi disungai wonokerto tersebut salah satu rekan korban telah memberitahu kalau mau berenang jangan ketengah-tengah karena sungai tersebut dalam namun korban terus aja berenang kearah tengah sungai.

Diduga korban yang kurang bisa berenang lalu korban tengelam dan dibawa arus sungai lalu rekan korban berusaha membatu korban namun tidak berhasil karena derasnya air sungai lalu rekan korban memberitahukan kepada keluarga korban tenggelam korban an. Andre tenggelam di sungai wonokerto.

Tenggelamnya korban langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian dan meneruskannya kepada pihak Basarnas.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Ndaru Istimawan, S.I.K yang diwakili Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol Syahrial, S.I.P, M.H yang turun langsung di TKP  mengatakan, bahwa sampai saat ini korban yang diduga tenggelam / hanyut masih dalam pencarian.

“Upaya yang kita lakukan saat ini yaitu pemasangan jaring di sungai dan pencarian melalui perahu karet namun faktor yang menghambat karena saat ini masih hujan dan arus air cukup deras, ” terang Kapolsek Kompol Syahrial, Sabtu (13/1/2024).

Beliau juga mengatakan, pencarian ini akan terus kita lakukan hingga ada titik terang keberadaan korban yang diduga tenggelam,[Feby/Rilis]

Minggu, 07 Januari 2024

Polsek Cimarga Polres Lebak Laksanakan Patroli Dialogis Kepada Ketua RT 2 Kp. Cimarga Ds. Margajaya


GK, LEBAK
- Kegiatan Polsek Cimarga Polres Lebak guna menjamin keamanan di wilkum polsek Cimarga polres lebak yang dilaksankan oleh Aipda A. Arfiadri bersama anggota untuk melakukan patroli dialogis dan Sambang kepada masyarakat dalam hal ini menemui warga Pak Koko sebagai RT 2 Kp. Cimarga Ds. Margajaya Kec. Cimarga Kab. Lebak Banten. Minggu, (07/01/2024)

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Suyono, SIK, melalui Kapolsek Cimarga IPTU ADI IRAWAN SH. mengatakan "Kegiatan patroli dialogis dan berdialog dengan masyarakat dapat membangun rasa kebersamaan dengan warga masyarakat,  ini merupakan kegiatan rutin anggota polsek Cimarga,  untuk selalu mendekatkan diri dengan warga di wilayah kecamatan Cimarga sehingga segala informasi bisa di dapat.

Kapolsek Cimarga IPTU Adi Irawan S.H juga menambahkan, pelaksanaan kegiatan patroli tersebut tetap menyampaikan pesan Kamtibmas dan Menghimbau kepada warga masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi lingkungan dimanapun berada dan beraktifitas, dan apabila menemukan tindak kejahatan ataupun permasalahan lain yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah hukum Polsek Cimarga agar secepatnya untuk dapat memberitahukan baik melalui telpon maupun melaporkan ke polsek terdekat,
Tutup Kapolsek,[Feby/Rilis]

Jumat, 05 Januari 2024

Pelaku Pencurian dua sepeda motor di Jati Agung terungkap. Setelah seorang oknum mahasiswa ditangkap


GK, LAMPUNG SELATAN
- Polsek Jati Agung bersama tekab 308 Presisi Polres Lampung Selatan  berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) sepeda motor yang beraksi di wilayah Jati Mulyo, Kamis (4/1/2024) sekira pukul 00.15 WIB.


Kapolsek Jati Agung Iptu Olivia Jeniar Chaniagung membenarkan pihaknya  telah berhasil mengamankan pelaku SN (24) seorang oknum mahasiswa yang terlibat kasus pencurian yang diringkus di rumahnya di Kelurahan Sukarame, Kota Bandar Lampung.


“pelaku SN (24) ini menerima barang curian satu unit laptop merk assus rog milik korban pencurian sdr. MH warga Jatimulyo Jati Agung” lanjutnya


Setelah dilakukan introgasi terhadap pelaku, ia mengakui bahwa dirinya menerima  barang curian tersebut dari tersangka AN  alias Daeng yang saat ini sudah menjalani proses hukum di Lapas Way Huwi. 


Sebelumnya, korban MH  melaporkan kejadian pencurian di kediamannya berupa 2 (dua) unit sepeda motor honda beat dan 1 (satu)  unit laptop merk assus rog di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Jumat, 04/08/2023 sekira  pukul 19.30 Wib. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 46.000.000,-. 


Pelaku SN (24)  saat ini sedang dilakukan penyidikan di Polsek Jati Agung  Polres Lampung Selatan dengan dijerat hukuman pasal 480 KUHPidana.


Kapolsek Jati Agung Iptu Olivia Jeniar Chaniagung menghimbau kepada warga masyarakat untuk menambahkan kunci pengaman pada kendaraanya, parkir kendaraan di tempat yang mudah diawasi, jangan meninggalkan kunci motor dan melaporkan kepada polisi bila ada aktivitas mencurigakan,[Feby/Rilis]

Senin, 11 Desember 2023

Hendak Balap Liar, Polsek Sukarame Amankan 16 Remaja di Jalan By Pass Soekarno Hatta


GK, Bandar Lampung - Polsek Sukarame mengamankan 16 orang remaja yang diduga akan melakukan aksi balap liar di seputaran Jalan Soekarno Hatta By Pass Way Dadi Baru Sukarame Bandar Lampung. 


Ke 16 remaja ini terjaring, saat jajaran Polsek Sukarame melakukan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) malam libur dan melintas di depan Gedung Bagas Raya, Jalan Soekarno Hatta By Pass, Sukarame Bandar Lampung, pada Minggu (10/12/2023) jam 03.00 Wib. 


Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa selain ke 16 orang remaja, Petugas juga mengamankan 14 unit sepeda motor dengan berbagai merk. 


"Dari 16 orang yang kita amankan, 10 orang remaja merupakan warga Bandar Lampung, 5 orang warga Kabupaten Lampung Selatan dan 1 orang warga Kabupaten Pesawaran" ujar Kompol Warsito dalam narasi tertulisnya, Minggu (10/12/2023) siang. 


Hasil pemeriksaan, bahwa para remaja ini sedang berkumpul menunggu lawannya untuk melakukan aksi balap liar. 


"Terhadap 16 orang remaja ini, kita lakukan pembinaan dan pendataan, selanjutnya kita panggil orang tuanya" ucap Kompol Warsito. 


Warsito juga menghimbau kepada orang tua untuk lebih peduli dan memberikan pengawasan kepada anak anaknya agar tidak terjerumus ke dalam hal hal yang negatif. 


Polresta Bandar Lampung terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan melakukan upaya upaya pencegahan dan pembinaan,[red/rilis]