Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ekonomi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ekonomi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Inflasi Lampung Maret 2026 Terkendali, Bank Indonesia Perkuat Strategi 4K


Bandar Lampung
– Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Maret 2026 mencatat inflasi sebesar 0,19 persen secara bulanan (month to month/mtm), lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 0,36 persen (mtm). Angka ini juga sejalan dengan rata-rata inflasi Februari dalam tiga tahun terakhir yang berada di level 0,19 persen (mtm).

Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Lampung tercatat sebesar 1,16 persen, jauh lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga di Lampung masih relatif terkendali.

Kenaikan inflasi Maret 2026 terutama dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok transportasi. Sejumlah komoditas utama yang memberikan andil inflasi di antaranya daging ayam ras (0,05 persen), bensin (0,04 persen), telur ayam ras (0,03 persen), dan beras (0,03 persen).

Peningkatan harga pangan tersebut dipengaruhi oleh naiknya permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026. Sementara itu, kenaikan harga bensin terjadi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina per 1 Maret 2026, seiring dinamika harga minyak global.

Di sisi lain, laju inflasi yang lebih rendah turut dipengaruhi oleh penurunan harga beberapa komoditas. Cabai merah dan tomat masing-masing memberikan andil deflasi sebesar -0,09 persen dan -0,02 persen (mtm), didorong oleh meningkatnya pasokan dari sentra produksi di wilayah Lampung seperti Pesawaran dan Lampung Tengah.

 Penurunan harga emas dunia juga berimbas pada turunnya harga emas perhiasan dengan andil -0,02 persen (mtm).

Ke depan, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Lampung memprakirakan inflasi tetap berada dalam rentang sasaran nasional 2,5±1 persen (yoy) hingga akhir 2026. Namun, sejumlah risiko masih perlu diwaspadai.

Dari sisi inflasi inti, tekanan berpotensi muncul akibat peningkatan permintaan seiring realisasi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2025 sebesar 5,35 persen yang berlangsung bertahap sepanjang 2026, serta kenaikan harga emas dunia di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Sementara itu, dari sisi volatile food, risiko berasal dari rendahnya realisasi tanam akibat curah hujan tinggi pada Maret 2026 yang berpotensi menekan hasil panen pada triwulan II. Selain itu, prakiraan curah hujan rendah pada April–September serta potensi El Nino lemah di semester II juga dapat memengaruhi produksi pangan dan hortikultura.

Adapun dari sisi administered prices, risiko inflasi dipicu oleh potensi kenaikan harga BBM akibat gejolak harga minyak dunia serta dampak lanjutan penyesuaian tarif Tol Lampung ruas Bakauheni–Terbanggi Besar terhadap biaya transportasi dan harga komoditas lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K.
Pada aspek keterjangkauan harga, langkah yang dilakukan antara lain operasi pasar beras/SPHP secara terarah serta penguatan monitoring harga dan pasokan komoditas strategis. Dari sisi ketersediaan pasokan, upaya diperkuat melalui perluasan Toko Pengendalian Inflasi, kerja sama antar daerah, serta percepatan program swasembada pangan.

Untuk menjaga kelancaran distribusi, pemerintah mendorong perbaikan infrastruktur distribusi pangan serta implementasi program Mobil Transportasi Operasi Pasar (TOP) dan subsidi ongkos angkut. Sementara pada aspek komunikasi efektif, dilakukan koordinasi rutin TPID, penguatan komunikasi publik, serta optimalisasi sistem informasi pangan berbasis digital.

Dengan berbagai langkah tersebut, stabilitas harga di Provinsi Lampung diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih penuh ketidakpastian.

Danrem 043/Gatam Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda, Dorong Peningkatan Ekonomi Warga Lamtim


LAMPUNG TIMUR
– Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M. Han.,menghadiri prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program strategis Kodam XXI/Radin Inten dalam mempercepat mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung.

 *Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat* 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto yang mewakili Pangdam XXI/RI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini menjadi bukti kehadiran prajurit dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya saat membacakan amanat Pangdam.

Ia juga menambahkan bahwa proyek ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/RI yang mencakup Provinsi Lampung dan Bengkulu sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional.

 *Dorong Kesejahteraan Masyarakat* 

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa keberadaan jembatan gantung ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses yang selama ini terbatas.

“Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang dibangun melalui semangat gotong royong.

“Pembangunan ini kita kerjakan bersama. Setelah selesai, mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

 *Sinergi Lintas Sektor* 

Kegiatan ground breaking yang dimulai pukul 09.41 WIB tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan berbagai unsur terkait, di antaranya Wakil Gubernur Lampung, Wakil Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD Lampung Timur, Kapolres dan Kajari Lampung Timur, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan masyarakat ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Timur.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan menjadi solusi konkret atas tantangan geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Desa Kali Pasir dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi daerah.

Selasa, 31 Maret 2026

I Ketut Pasek Kembali Pimpin Organda Lampung Periode 2026–2031


Bandar Lampung
– I Ketut Pasek kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung untuk periode 2026–2031. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Organda Lampung yang digelar pada Selasa (31/3/2026) di Hotel Horison Bandar Lampung.

Musda XI tersebut menjadi momentum penting bagi para pelaku transportasi darat di Lampung untuk menentukan arah organisasi ke depan. Forum yang dihadiri pengurus serta anggota Organda dari berbagai kabupaten/kota itu berlangsung secara demokratis dan menghasilkan keputusan untuk kembali mempercayakan kepemimpinan kepada I Ketut Pasek.

Dalam sambutannya usai terpilih, I Ketut Pasek menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi angkutan darat tersebut.

“Ke depan kami akan menyusun tim kepengurusan yang solid dan mampu bekerja bersama untuk menjalankan program kerja organisasi. Harapan serta masukan dari para ketua DPC akan menjadi perhatian dan akan dituangkan dalam program kerja ke depan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program strategis yang telah berjalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi darat yang lebih terintegrasi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Organda Lampung akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sistem transportasi yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPP Organda, Kurnia Lesani Adrian, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda XI DPD Organda Lampung dengan lancar hingga menghasilkan kepemimpinan baru.
Menurutnya, kepengurusan yang baru diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih baik serta mampu menjawab berbagai tantangan di sektor transportasi darat.

“Selamat kepada Ketua terpilih dan seluruh pengurus DPD Organda Lampung. Semoga ke depan dapat bekerja lebih baik, membangun tim yang solid, serta menghadirkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri transportasi,” ujarnya.

Ia juga menilai sektor transportasi di Lampung memiliki potensi besar untuk berkembang, khususnya dalam penguatan sistem transportasi perkotaan serta peningkatan layanan angkutan umum yang lebih modern dan efisien.

Musda XI DPD Organda Lampung juga menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang. Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari peningkatan keselamatan transportasi, penataan trayek, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi di sektor transportasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, unsur Dinas Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi darat.

Dengan kembali terpilihnya I Ketut Pasek sebagai ketua, diharapkan Organda Lampung semakin solid dalam memperkuat industri transportasi darat serta berkontribusi mendukung pembangunan daerah di Provinsi Lampung.

Musda XI DPD Organda Lampung 2026 Dorong Transportasi Terintegrasi Aman Dan Nyaman


Lampung
- Musyawarah Daerah XI DPD Organda Provinsi Lampung 2026 resmi digelar pada Selasa (31/3/2026) di Horison Hotel Bandar Lampung. Kegiatan ini mengusung tema “Menuju Angkutan Umum yang Terintegrasi, Aman dan Nyaman dalam Menumbuhkan Kegiatan Ekonomi”.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya momentum Musda sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat membangun sektor transportasi di Lampung.

Menurutnya, sistem transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, angkutan umum harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin modern, ramah lingkungan, serta efisien dalam penggunaan energi.

“Transportasi yang baik tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Organda untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui peningkatan layanan transportasi yang terintegrasi serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Ketua DPD Organda Lampung,I Ketut Pasek,menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil menyelesaikan tugas angkutan Lebaran dengan aman dan lancar. Ke depan, Organda akan memfokuskan pada penguatan sistem angkutan umum, khususnya dalam hal integrasi antar moda transportasi dan peningkatan pelayanan kepada penumpang.

Ia menambahkan, Organda akan terus berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, termasuk keluhan terkait tarif tol yang dinilai masih memberatkan bagi angkutan umum.

“Harapan kami, ada kebijakan tarif khusus untuk angkutan umum di jalan tol. Selama ini kami sudah beberapa kali mengusulkan, namun masih terkendala regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Selain itu, Organda juga menyoroti pentingnya digitalisasi sistem transportasi, seperti penggunaan CCTV dan e-toll, yang dinilai dapat meningkatkan pengawasan serta efisiensi operasional di lapangan.

Melalui Musda XI ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mendorong terwujudnya sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung secara berkelanjutan.

Senin, 30 Maret 2026

Peringati HUT Tanggamus Ke-29 Tahun, Logo Baru, Semangat Kerja Jalan Lurus


TANGGAMUS
-- Pemkab Tanggamus melaksanakan Upacara untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Tanggamus Ke-29 Tahun 2026, yang bertempat di lapangan Merdeka Kota Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung.

Dan dilanjutkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur. Senin, 30/03/2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, turut Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Wabup Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, Kepala BNNK Diani Indramaya, Kepala Pengadilan Negeri Ita Denie Setiyawaty, Asisten, Stap Ahli, Kaban Kesbangpol Beni Irawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanggamus, Camat dan kepala Pekon Se-kabupaten Tanggamus.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus genap berusia 29 Tahun, peringatan kali ini mengusung tema " semangat kerja jalan lurus kita wujudkan Tanggamus yang maju dan sejahtera, 

Di momen peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini merupakan tahun kedua di masa jabatannya sebagai bupati Tanggamus masa bakti 2025-2030, baginya tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat. 

" Saya menyadari dan memaklumi apabila masih terdapat ketidakpuasan terhadap hasil kerja kami dan jajaran namun masyarakat juga harus memahami bahwa pembangunan daerah itu tidak terlepas dari sebuah perencanaan di tahun-tahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang jangka menengah dan rencana tahunan yang harus disinergikan dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia,"jelasnya.

Lanjutnya, di depan masih banyak PR Pemerintah dalam mencapai visi pembangunan periode 2025 2020, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan di bawah 10% selanjutnya PR lain yang amat penting adalah infrastruktur jalan, persentasi jalan rusak ringan dan berat saat ini masih cukup tinggi di atas 50%. 

Akses dan mutu layanan pendidikan belum sepenuhnya merata di sektor kesehatan stunting kualitas gizi dan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah bersama dan pertumbuhan ekonomi daerah, dan masih perlu didorong lebih kuat terutama produksi pertanian perkebunan dan perikanan, dimana banyak dijual dalam bentuk mentah UMKM banyak yang belum naik kelas. 

" Pada momen ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini saya meminta kepada semua pihak untuk menggunakan lambang logo daerah yang baru, sebagai bentuk rasa memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi begawi jejama, saya menghimbau kepada seluruh instansi dan organisasi mari pedomi lambang logo Kabupaten tanggamus sesuai dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 1997 sejak lahirnya Kabupaten Tanggamus 29 tahun yang lalu,"ujarnya.

Untuk itu Bupati Tanggamus ini pun mengajak bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif serta tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau pemberitaan yang tidak benar dan tidak berdasarkan data dan fakta yang nyata.

" Mari kita memperkuat persatuan nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis internasional, rapatkan barisan eratkan persaudaraan dan jangan terpecah belah,"pungkasnya. (*)

Sabtu, 28 Maret 2026

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-29 Tanggamus, Momentum Perkuat Pembangunan dan Kebersamaan


Kabupaten Tanggamus
— Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026, di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya perwakilan Gubernur Lampung melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, hingga insan pers.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rangga Putra Hakim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-29 sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa sejak berdiri pada 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus telah mengalami berbagai perkembangan, namun masih terdapat sejumlah sektor prioritas yang perlu ditingkatkan, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat.

“Melalui momentum ini, mari kita rapatkan barisan, menyatukan langkah untuk terus maju bersama membangun Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-29. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung serta mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan.

Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kerja bersama dalam mencapai kemajuan daerah.
Ia memaparkan sejumlah capaian membanggakan Kabupaten Tanggamus dalam satu tahun terakhir, di antaranya:

Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Lampung 2025

Predikat Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri

Penghargaan Inovasi Membangun Negeri dari TV nasional

Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,52 persen

Penurunan angka kemiskinan menjadi 10,1 persen

Meski demikian, Bupati menegaskan masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, pelayanan kesehatan, penanganan stunting, serta penguatan ekonomi daerah melalui hilirisasi produk unggulan.

“Tahun pertama adalah fondasi, maka tahun kedua ini harus menjadi tahun akselerasi dengan hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengimbau seluruh instansi dan masyarakat untuk menggunakan logo resmi Kabupaten Tanggamus sesuai Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997 guna menjaga identitas daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai sarana evaluasi dan memperkuat kebersamaan dalam pembangunan.
“Dengan kerja keras dan kebersamaan, saya yakin kita mampu mewujudkan Tanggamus yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.