Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 April 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Komisi VII DPR RI


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI yang dipimpin Ketua Tim Saleh Partaonan Daulay, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026). 

Kunjungan tersebut untuk melihat kemajuan yang dicapai Lampung di bidang Perindustrian, Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif serta Sarana Publikasi sesuai dengan tema kunjungan yaitu “Kebijakan Peningkatan Bidang Perindustrian, Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif serta Sarana Publikasi di Provinsi Lampung.”

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan gambaran umum kondisi ekonomi Lampung yang masih bertumpu pada sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa dari total luas wilayah sekitar 3 juta hektare, sebanyak 1,8 juta hektare merupakan lahan pertanian dengan komoditas utama padi, jagung, dan singkong.

“Sebagian besar penduduk Lampung menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Hampir dua juta keluarga bekerja di sektor ini,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur. Dengan APBD sekitar Rp6,7 triliun, pemerintah provinsi harus mengelola wilayah luas dengan kebutuhan infrastruktur yang tinggi, terutama untuk mendukung distribusi hasil pertanian.

Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya kebijakan harga komoditas, khususnya gabah dan jagung, yang terbukti berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional setelah adanya intervensi harga komoditas.

Selain itu, sejumlah indikator sosial ekonomi menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan turun dari 10,7 persen pada 2024 menjadi 9,6 persen, sementara inflasi tercatat sebagai yang terendah secara nasional, yakni 1,25 persen. Nilai Tukar Petani (NTP) juga meningkat hingga sekitar 130.

“Perbaikan ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Lampung,” ujarnya.

Di sektor industri, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa kontribusi industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baru mencapai 18 persen dan masih didominasi oleh industri berbasis komoditas. Dari potensi nilai komoditas sebesar Rp150 triliun, baru sekitar Rp30 triliun yang telah diolah melalui industri hilirisasi.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berencana mendorong pengembangan lima kawasan industri, didukung keunggulan infrastruktur pelabuhan yang dinilai strategis untuk ekspor kawasan Sumatera bagian selatan.

Di sektor pariwisata, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan nusantara mengalami peningkatan signifikan, dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025. Meski demikian, lama tinggal wisatawan masih relatif singkat, yakni rata-rata 1,3 hari, dengan tingkat belanja yang masih rendah.

“Potensi wisata Lampung sangat besar, tetapi perlu pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi agar meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, sektor UMKM juga menjadi perhatian. Dari sekitar 398 ribu UMKM di Lampung, sebanyak 70 persen dikelola oleh perempuan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kesamaan produk dan keterbatasan kapasitas produksi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dipaparkan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menilai adanya kemajuan dan dinamika positif dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir.

“Dari seluruh paparan yang disampaikan, ini merupakan bagian dari prestasi. Dalam satu setengah tahun kepemimpinan Presiden, terlihat bahwa di Lampung sudah muncul gairah pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi Lampung tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga sumber daya manusia yang dinilai memiliki kapasitas besar untuk mendorong kemajuan daerah.

“Gairah ini harus terus ditingkatkan. Lampung memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Ini menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyampaikan sejumlah usulan kepada Komisi VII DPR RI, antara lain percepatan pembangunan kawasan industri, peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan kebijakan hilirisasi, pengembangan sektor pariwisata, dukungan di sektor ekonomi kreatif, dan UMKM.

Kepada awak media, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyampaikan sejumlah kesimpulan hasil kunjungan kerja tersebut. Ia mengungkapkan bahwa terdapat berbagai aspirasi strategis yang menjadi perhatian bersama, khususnya di sektor industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Di sektor industri, salah satu poin utama adalah dorongan penambahan kawasan industri di Lampung. Dari lima kawasan yang direncanakan, salah satunya disepakati berada di wilayah Way Kanan, sementara empat lainnya akan ditindaklanjuti.

Pada sektor pariwisata, pembahasan mencakup pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pesawaran dan Lampung Selatan. Selain itu, pemerintah pusat melalui kementerian terkait disebut memberikan respons positif terhadap usulan daerah, termasuk kemungkinan pemberian insentif seperti tax holiday, meski tetap memerlukan harmonisasi regulasi lebih lanjut.

Di bidang UMKM dan ekonomi kreatif, Chusnunia menekankan pentingnya pembentukan sistem holding atau agregator untuk menghimpun produk UMKM agar memiliki skala ekonomi yang lebih besar dan mampu menembus pasar ekspor.

“UMKM perlu didorong agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya agregator, produk bisa dikumpulkan sehingga memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar, termasuk ekspor,” ujarnya.

Selain itu, hilirisasi komoditas singkong juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan produk turunan seperti Modified Cassava Flour (Mocaf). Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Perindustrian untuk membuka peluang investasi dan pengembangan industri turunan singkong di Lampung.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. (*)

Kamis, 23 April 2026

Hendry Kurniawan Dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Berprestasi Nasional


Bandar Lampung
- Hendry Kurniawan, SH, MM, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung Selatan oleh Ketua Umum PDBI Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026), bersamaan dengan rangkaian pelantikan pengurus PDBI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Sebelumnya, Thomas Amirico terlebih dahulu dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Provinsi Lampung masa bakti 2025-2029 oleh Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PDBI kabupaten/kota, termasuk pengukuhan pengurus Pengkab PDBI Lampung Selatan masa bakti 2026-2030.

Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga drum band di seluruh wilayah Lampung. Ia menilai potensi daerah, termasuk Lampung Selatan, sangat besar untuk dikembangkan hingga level nasional.

Usai dikukuhkan, Hendry Kurniawan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pengurus provinsi dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Ia menegaskan, Lampung Selatan memiliki potensi besar menjadi lumbung atlet drum band melalui program pembinaan yang terstruktur, termasuk menggelar kejuaraan kabupaten secara rutin serta mengaktifkan kembali unit drum band di sekolah-sekolah.

“Kami berharap PDBI Lampung Selatan semakin berkembang, tetap eksis, dan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” kata Hendry.


Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet drum band di Lampung Selatan, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

“Kami berkomitmen meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga drum band di Lampung agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Thomas.

Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus


TANGGAMUS
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0424/Tanggamus, Rabu (22/04/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Bebi Sumarlin.

Kehadiran Danrem disambut langsung oleh Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, beserta jajaran perwira staf dan pengurus Persit.

Dalam arahannya kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit, Danrem menekankan pentingnya kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Ia mencontohkan konflik internasional seperti Rusia–Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

“Dinamika global memicu kenaikan harga BBM hingga pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ini menuntut kita untuk tetap sigap dan fokus pada tugas pokok,” ujarnya.

Danrem juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial di tengah era keterbukaan informasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik satuan serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Di era digital, tindakan sekecil apa pun dapat dengan mudah terpantau publik. Jaga kehormatan satuan, bijak bersikap, serta terus tingkatkan kemampuan intelektual dan penguasaan Permildas agar tetap profesional,” tegasnya.

Selain penguatan internal, Danrem meminta Kodim 0424/Tanggamus aktif mendukung program strategis pemerintah dan komando atas, di antaranya:

- Ketahanan pangan, melalui Kompi Produksi dan program Manunggal Air (pompanisasi)

- Kesejahteraan masyarakat, meliputi monitoring distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

- Infrastruktur dan lingkungan, seperti pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan kegiatan Bersatu dengan Alam

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Danrem bersama Ketua Persit memberikan tali asih kepada warakawuri, prajurit, serta keluarga yang membutuhkan, termasuk penderita sakit berat, anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pimpinan kepada keluarga besar TNI AD, sekaligus bentuk dukungan moril dan apresiasi atas semangat, ketabahan, serta prestasi yang telah ditunjukkan.

Turut hadir dalam rombongan Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem, serta jajaran pengurus Persit KCK Koorcab 043. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme militer.

Rabu, 22 April 2026

Buka TMMD ke-128 di Tanggamus, Danrem 043/Gatam Harapkan Kesejahteraan Warga Kalimiring Meningkat


TANGGAMUS 
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di wilayah Kodim 0424/Tanggamus. Kegiatan dipusatkan di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Rabu (22/04/2026).

Kehadiran Danrem yang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Bebi Sumarlin, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perdesaan melalui sinergi lintas sektor.

Pembukaan TMMD ke-128 secara resmi dipimpin oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, yang membacakan amanat Bupati Tanggamus. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

“Dengan dibukanya akses jalan, mobilitas serta distribusi ekonomi warga akan semakin lancar. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pekon yang maju dan mandiri,” ujar Agus.

Adapun sasaran fisik utama TMMD ke-128 meliputi:

- Peningkatan akses jalan yang menghubungkan Pekon Kalimiring, Pekon Banjarmasin, dan Pekon Kandang Besi.

- Program unggulan Kasad berupa rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

- Pembangunan 5 unit sumur bor serta 5 unit fasilitas MCK untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pelaksanaan TMMD ke-128 melibatkan sekitar 150 personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas). Unsur yang terlibat antara lain Kodim 0424/Tanggamus, Yonif TP 945/PPC, Lanal Lampung, Lanud Pangeran M. Bunyamin, serta Polres Tanggamus.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa.

“TMMD hadir untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan di daerah terpencil. Kami berharap program ini mampu menyediakan sarana yang dibutuhkan masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian desa,” tegasnya.

Upacara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Kasiren Korem 043/Gatam, Para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandim 0424/Tanggamus, Danyonif TP 945/PPC, jajaran Forkopimda Tanggamus dan Pringsewu, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanggamus.

Melalui sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, TMMD ke-128 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat Pekon Kalimiring di masa mendatang.

Bupati Egi Beri Hadiah Umrah untuk Dua Jemaah


Tanjung Sari
- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menghadiri kegiatan Sholawat Bareng Bupati (Shobat) yang digelar di Lapangan Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Selasa malam (21/4/2026).

Acara tersebut dihadiri ribuan jemaah yang memadati lapangan sejak sore hari. Lantunan sholawat yang menggema di bawah langit Tanjung Sari menciptakan suasana religius yang khidmat, diperkuat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Gus Ihsan Lathief.

Momentum paling menyentuh terjadi ketika Bupati Egi memberikan hadiah umrah kepada dua jemaah, yakni Hanitus Saniyah (25) dan Dani (13), warga Desa Kertosari.

Keduanya terpilih setelah mampu melantunkan hafalan ayat suci Al-Qur’an dengan fasih di hadapan ribuan hadirin.


Pemberian hadiah tersebut, menurut Egi, merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mencintai dan menjaga nilai-nilai Al-Qur’an.

“Ini adalah bukti nyata kehadiran kami. Selain mempererat silaturahmi melalui sholawat, kami juga ingin memberikan penghargaan kepada masyarakat yang terus menjaga syiar agama,” ujar Egi.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Shobat yang dinilai menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Suasana malam ini sungguh terasa istimewa. Mari kita jadikan momentum Shobat ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penerima hadiah, Hanitus Saniyah, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Ia menyebut kehadirannya semata-mata untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut.

“Niat saya hanya hadir dan membantu membacakan Al-Qur’an. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan jajaran atas hadiah yang tidak pernah saya bayangkan,” ungkapnya dengan haru.


Kegiatan Shobat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat nilai-nilai religius sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual. 

BSI Hadirkan “Ngopi Emas” di Bandar Lampung, Dorong Literasi Investasi Syariah yang Mudah dan Aman


Bandar Lampung
— Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan “Ngopi Emas” yang digelar oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Rabu (22/4/2026) di Emersia Hotel Bandar Lampung.

 Mengusung tema Ngobrol Perihal Investasi Emas, kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi masyarakat untuk memahami pentingnya investasi emas sebagai instrumen keuangan yang aman, stabil, dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Area Manager BSI, Luthvy Indaka, yang menekankan bahwa literasi keuangan merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa emas memiliki karakteristik sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang relatif tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi.

“Melalui Ngopi Emas, kami ingin menghadirkan edukasi yang ringan namun bermakna, agar masyarakat semakin sadar pentingnya berinvestasi sejak dini, khususnya melalui emas yang aman dan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Sesi utama kemudian diisi oleh Team Leader BSI, Fajar Prasetia, yang memaparkan materi secara interaktif. Ia menjelaskan berbagai keunggulan investasi emas, mulai dari kemudahan akses melalui layanan digital BSI, fleksibilitas transaksi, hingga potensi keuntungan jangka panjang yang menjanjikan.

Menurutnya, investasi emas kini semakin inklusif karena dapat dimulai dengan nominal terjangkau dan dilakukan secara bertahap. “Investasi emas itu sederhana dan bisa dimulai oleh siapa saja. Kuncinya adalah konsistensi dan pemahaman. Dengan langkah kecil yang rutin, hasilnya akan terasa di masa depan,” jelasnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Juan Kurnia, AMPM Area Bandar Lampung BSI, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas literasi investasi di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa program seperti “Ngopi Emas” menjadi bagian dari strategi BSI untuk mendekatkan layanan perbankan syariah secara lebih humanis dan mudah dipahami.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal BSI sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Investasi emas adalah salah satu solusi yang relevan dan mudah dijangkau oleh semua kalangan,” ungkapnya.

Dengan konsep santai sambil menikmati kopi, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana diskusi yang cair namun sarat wawasan. Para peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai strategi investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing.

Program “Ngopi Emas” menjadi bukti nyata komitmen BSI dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong budaya investasi yang sehat di masyarakat. Melalui pendekatan edukatif, komunikatif, dan inklusif, BSI berharap semakin banyak masyarakat yang mampu merencanakan masa depan finansialnya secara bijak, terarah, dan berkelanjutan sesuai prinsip syariah.

Pemprov Lampung Perkuat Pemulihan Ekosistem Mangrove Lewat Workshop EMR Program M4CR


Bandar Lampung
— Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui upaya pemulihan ekosistem mangrove.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui workshop bertajuk Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR) dalam program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) yang digelar pada Rabu (22/4/2026) di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, hingga pegiat konservasi pesisir. Workshop ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas serta menyamakan pemahaman dalam pengelolaan dan rehabilitasi mangrove berbasis ekologi.

Mewakili Gubernur Lampung, Bani Ispriyanto secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemulihan ekosistem mangrove merupakan langkah penting dan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, seperti perubahan iklim, abrasi pantai, serta degradasi kawasan pesisir.

“Pendekatan Ecological Mangrove Rehabilitation atau EMR tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove semata, tetapi juga memperhatikan kondisi ekologi, hidrologi, serta keterlibatan masyarakat lokal. Hal ini menjadi kunci keberhasilan rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung keberhasilan program M4CR. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam memastikan keberlanjutan program serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.

Workshop ini menghadirkan berbagai materi dan diskusi interaktif terkait teknik rehabilitasi mangrove berbasis ekologi, identifikasi kondisi lahan, hingga strategi implementasi di lapangan. Selain itu, peserta juga diajak untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan mangrove di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rumusan langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan untuk mempercepat pemulihan ekosistem mangrove di Provinsi Lampung. Upaya ini tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pesisir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada ekosistem tersebut.

Dengan semakin kuatnya komitmen dan kolaborasi berbagai pihak, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pemulihan ekosistem mangrove dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang.

Hari Kartini,13 perempuan Hebat Lampung Selatan Raih Penghargaan


Kalianda
- Suara ombak yang berirama di Pantai Semukuk Indah, Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda, menjadi saksi penghormatan bagi 13 perempuan hebat Lampung Selatan yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang.

Pada puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (21/4/2025), mereka dinobatkan sebagai “Wanita Helau” sebuah penghargaan atas kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan secara khusus memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan terpilih yang dinilai mampu menghadirkan dampak konkret, mulai dari sektor pemerintahan, UMKM, pendidikan, hingga jurnalistik.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi acara di kawasan pantai bukan tanpa alasan. Selain memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini, kegiatan ini juga menjadi strategi untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.

“Kami mengusung tema ‘Semangat Kartini: Inspirasi Lintas Generasi’. Dengan merayakan di alam terbuka, kami ingin semangat ini menyatu dengan upaya memajukan pariwisata Lampung Selatan menuju terwujudnya Desa Helau,” ujar Nessi.

Peringatan Hari Kartini kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah.

“Hari ini, kita merayakan napas perjuangan Ibu Bangsa, Raden Ajeng Kartini. Saya ucapkan Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” kata Syaiful.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut menyapa melalui sambungan virtual. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.

“Jadikan Hari Kartini ini sebagai titik balik kemajuan ekonomi lokal. Saya mohon maaf tidak dapat hadir secara fisik, namun hati saya ada bersama kalian semua. Maju perempuannya, Helau desanya,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif dari berbagai bidang. Mereka menjadi representasi sosok Kartini masa kini yang berkiprah nyata di tengah masyarakat.

Di bidang pemerintahan, penghargaan diberikan kepada Camat Palas Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep. Sementara itu, di sektor jurnalistik, Diastuti, Fitriana, dan Roslaini mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam menyuarakan informasi publik.

Dari sektor UMKM, Yusmala Dewi, S.Sos., Rupiani, dan Iis Nurmayanti dinilai berhasil menggerakkan roda ekonomi lokal. Pada bidang akademisi, Mustika Wulandari, S.Pd., dan Nurrohmah Aini, S.Pd.Gr turut menerima penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Peran komunitas diwakili oleh Iis Friyanti Nengsih, S.Pd., dan Ina Yatti, S.Psi., M.Psi. Adapun di ranah digital, Putri Lailawati dan Rulia Irvana dinobatkan sebagai influencer yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain penghargaan individu, peringatan Hari Kartini tahun ini juga mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. TK IT Al Mumtaza berhasil meraih penghargaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian PPPA RI, memperkuat komitmen Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga pemenang terbaik dalam Parade Peserta serta tiga pemenang dengan penampilan Kebaya Nasional terbaik.

Pada kategori Parade terbaik, juara pertama diraih oleh Bappeda, disusul BPKAD di posisi kedua, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di posisi ketiga.

Untuk kategori Kebaya Nasional terbaik, juara pertama diraih Agus Restuni (Badan Pertanahan Nasional), juara kedua diraih Yuliana (Kecamatan Sidomulyo), dan juara ketiga diraih Eni Nurdiana (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan).


Lebih dari sekadar penghargaan, momentum ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Dari ruang kelas hingga pasar, dari layar digital hingga ruang birokrasi, mereka adalah penggerak perubahan yang membawa Lampung Selatan melangkah maju. 

Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pembahasan Arah Kebijakan Pendidikan


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat pembahasan arah kebijakan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (21/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengambil peran lebih strategis dalam membantu Pemerintah Provinsi Lampung menyusun grand design pendidikan jangka panjang yang terarah, terukur, dan tepat sasaran.

“Saya berharap Dewan Pendidikan dapat membantu menyiapkan arah besar pembangunan SDM, jadi tidak hanya untuk setahun atau dua tahun saja, tetapi hingga puluhan tahun ke depan,” ujarnya. 

Dalam rapat yang dihadiri Dewan Pendidikan Provinsi Lampung dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tersebut, Gubernur juga meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung untuk membahas arah pembangunan pendidikan serta rencana strategis guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran sentral sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM), yang menjadi kunci dalam mewujudkan visi Lampung Maju sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai layanan dasar, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah di masa depan.

“Indonesia sedang bergerak menuju Indonesia Emas 2045. Lampung diproyeksikan memiliki peran besar dalam pembangunan nasional di masa mendatang. Oleh karena itu, SDM harus disiapkan sejak sekarang agar mampu mengelola seluruh potensi yang dimiliki di masa depan,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Lampung harus dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kita ingin SDM yang berkualitas, agar mampu mengelola potensi daerah secara maksimal, sehingga masyarakat Lampung dapat berkehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, 
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM di Provinsi Lampung.

Adapun strategi yang akan didorong meliputi pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan sekolah unggulan dan inovasi pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang terhubung dengan dunia kerja, serta peningkatan infrastruktur dan transformasi digital di sektor pendidikan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Dewan Pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. (*)

Panen Melon Berbasis IoT, Bukti SMK Lampung Siap Cetak Petani Modern


LAMPUNG SELATAN
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan panen raya melon hasil pengembangan Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Negeri Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Lampung, Natar, Selasa (21/4/2026).

Panen tersebut menjadi bukti nyata penerapan teknologi pertanian modern dalam dunia pendidikan vokasi, sekaligus sarana praktik langsung bagi para siswa.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pendidikan vokasi sebagai fondasi utama pengembangan sektor pertanian modern.

“Pengembangan SMK, khususnya di bidang pertanian, merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Jihan.

Ia juga mengapresiasi kemajuan yang ditunjukkan SMK Negeri SPP Lampung, yang dinilai berhasil mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik berbasis teknologi.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menjawab tantangan zaman dengan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga inovatif dan mampu menciptakan peluang usaha di sektor pertanian.

Lebih lanjut, Pemprov Lampung terus mendorong konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri, agar lulusan SMK relevan dengan kebutuhan sektor pertanian yang terus berkembang.

Jihan juga menekankan pentingnya integrasi teknologi seperti IoT dan kecerdasan buatan (AI) dalam pertanian.

“Ke depan, pertanian bukan lagi sektor konvensional, melainkan sektor modern berbasis teknologi. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan pendidikan vokasi di Lampung,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Lampung menginisiasi berbagai program, salah satunya Vokasi DesaKu Maju, yang mendorong inovasi berbasis pendekatan design thinking.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri SPP Lampung, Margi Prasojo, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan hasil pengembangan dua unit Smart Greenhouse berbasis IoT yang digunakan sebagai media pembelajaran siswa.

Di dalam greenhouse tersebut, terdapat sekitar 270 tanaman melon varietas Intanon dan 415 tanaman melon varietas Sweet Net 9, yang dibudidayakan menggunakan sistem penyiraman tetes (drip irrigation).

“Program ini tidak hanya menjadi sarana praktik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan komersial,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan Smart Greenhouse merupakan bagian dari transformasi sekolah sejak 2025, seiring dengan penetapan SMK Negeri SPP Lampung sebagai SMK Pusat Keunggulan oleh Direktorat Jenderal Vokasi.

Ke depan, Pemprov Lampung berencana memperluas pengembangan SMK berbasis pertanian modern di berbagai daerah guna memperkuat ekosistem pertanian sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Wagub Jihan pun berharap SMK Negeri SPP Lampung dapat menjadi model nasional dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis potensi daerah.

“Dari tangan para guru dan siswa, ketahanan pangan masa depan dapat kita jaga. Pertanian adalah masa depan kita bersama,” pungkasnya.