Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 April 2026

Buka TMMD ke-128 di Tanggamus, Danrem 043/Gatam Harapkan Kesejahteraan Warga Kalimiring Meningkat


TANGGAMUS 
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di wilayah Kodim 0424/Tanggamus. Kegiatan dipusatkan di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Rabu (22/04/2026).

Kehadiran Danrem yang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Bebi Sumarlin, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perdesaan melalui sinergi lintas sektor.

Pembukaan TMMD ke-128 secara resmi dipimpin oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, yang membacakan amanat Bupati Tanggamus. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

“Dengan dibukanya akses jalan, mobilitas serta distribusi ekonomi warga akan semakin lancar. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pekon yang maju dan mandiri,” ujar Agus.

Adapun sasaran fisik utama TMMD ke-128 meliputi:

- Peningkatan akses jalan yang menghubungkan Pekon Kalimiring, Pekon Banjarmasin, dan Pekon Kandang Besi.

- Program unggulan Kasad berupa rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

- Pembangunan 5 unit sumur bor serta 5 unit fasilitas MCK untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pelaksanaan TMMD ke-128 melibatkan sekitar 150 personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas). Unsur yang terlibat antara lain Kodim 0424/Tanggamus, Yonif TP 945/PPC, Lanal Lampung, Lanud Pangeran M. Bunyamin, serta Polres Tanggamus.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa.

“TMMD hadir untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan di daerah terpencil. Kami berharap program ini mampu menyediakan sarana yang dibutuhkan masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian desa,” tegasnya.

Upacara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Kasiren Korem 043/Gatam, Para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandim 0424/Tanggamus, Danyonif TP 945/PPC, jajaran Forkopimda Tanggamus dan Pringsewu, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanggamus.

Melalui sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, TMMD ke-128 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat Pekon Kalimiring di masa mendatang.

Bupati Egi Beri Hadiah Umrah untuk Dua Jemaah


Tanjung Sari
- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menghadiri kegiatan Sholawat Bareng Bupati (Shobat) yang digelar di Lapangan Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Selasa malam (21/4/2026).

Acara tersebut dihadiri ribuan jemaah yang memadati lapangan sejak sore hari. Lantunan sholawat yang menggema di bawah langit Tanjung Sari menciptakan suasana religius yang khidmat, diperkuat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Gus Ihsan Lathief.

Momentum paling menyentuh terjadi ketika Bupati Egi memberikan hadiah umrah kepada dua jemaah, yakni Hanitus Saniyah (25) dan Dani (13), warga Desa Kertosari.

Keduanya terpilih setelah mampu melantunkan hafalan ayat suci Al-Qur’an dengan fasih di hadapan ribuan hadirin.


Pemberian hadiah tersebut, menurut Egi, merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mencintai dan menjaga nilai-nilai Al-Qur’an.

“Ini adalah bukti nyata kehadiran kami. Selain mempererat silaturahmi melalui sholawat, kami juga ingin memberikan penghargaan kepada masyarakat yang terus menjaga syiar agama,” ujar Egi.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Shobat yang dinilai menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Suasana malam ini sungguh terasa istimewa. Mari kita jadikan momentum Shobat ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penerima hadiah, Hanitus Saniyah, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Ia menyebut kehadirannya semata-mata untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut.

“Niat saya hanya hadir dan membantu membacakan Al-Qur’an. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan jajaran atas hadiah yang tidak pernah saya bayangkan,” ungkapnya dengan haru.


Kegiatan Shobat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat nilai-nilai religius sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual. 

BSI Hadirkan “Ngopi Emas” di Bandar Lampung, Dorong Literasi Investasi Syariah yang Mudah dan Aman


Bandar Lampung
— Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan “Ngopi Emas” yang digelar oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Rabu (22/4/2026) di Emersia Hotel Bandar Lampung.

 Mengusung tema Ngobrol Perihal Investasi Emas, kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi masyarakat untuk memahami pentingnya investasi emas sebagai instrumen keuangan yang aman, stabil, dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Area Manager BSI, Luthvy Indaka, yang menekankan bahwa literasi keuangan merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa emas memiliki karakteristik sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang relatif tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi.

“Melalui Ngopi Emas, kami ingin menghadirkan edukasi yang ringan namun bermakna, agar masyarakat semakin sadar pentingnya berinvestasi sejak dini, khususnya melalui emas yang aman dan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Sesi utama kemudian diisi oleh Team Leader BSI, Fajar Prasetia, yang memaparkan materi secara interaktif. Ia menjelaskan berbagai keunggulan investasi emas, mulai dari kemudahan akses melalui layanan digital BSI, fleksibilitas transaksi, hingga potensi keuntungan jangka panjang yang menjanjikan.

Menurutnya, investasi emas kini semakin inklusif karena dapat dimulai dengan nominal terjangkau dan dilakukan secara bertahap. “Investasi emas itu sederhana dan bisa dimulai oleh siapa saja. Kuncinya adalah konsistensi dan pemahaman. Dengan langkah kecil yang rutin, hasilnya akan terasa di masa depan,” jelasnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Juan Kurnia, AMPM Area Bandar Lampung BSI, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas literasi investasi di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa program seperti “Ngopi Emas” menjadi bagian dari strategi BSI untuk mendekatkan layanan perbankan syariah secara lebih humanis dan mudah dipahami.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal BSI sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Investasi emas adalah salah satu solusi yang relevan dan mudah dijangkau oleh semua kalangan,” ungkapnya.

Dengan konsep santai sambil menikmati kopi, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana diskusi yang cair namun sarat wawasan. Para peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai strategi investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing.

Program “Ngopi Emas” menjadi bukti nyata komitmen BSI dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong budaya investasi yang sehat di masyarakat. Melalui pendekatan edukatif, komunikatif, dan inklusif, BSI berharap semakin banyak masyarakat yang mampu merencanakan masa depan finansialnya secara bijak, terarah, dan berkelanjutan sesuai prinsip syariah.

Pemprov Lampung Perkuat Pemulihan Ekosistem Mangrove Lewat Workshop EMR Program M4CR


Bandar Lampung
— Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui upaya pemulihan ekosistem mangrove.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui workshop bertajuk Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR) dalam program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) yang digelar pada Rabu (22/4/2026) di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, hingga pegiat konservasi pesisir. Workshop ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas serta menyamakan pemahaman dalam pengelolaan dan rehabilitasi mangrove berbasis ekologi.

Mewakili Gubernur Lampung, Bani Ispriyanto secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemulihan ekosistem mangrove merupakan langkah penting dan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, seperti perubahan iklim, abrasi pantai, serta degradasi kawasan pesisir.

“Pendekatan Ecological Mangrove Rehabilitation atau EMR tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove semata, tetapi juga memperhatikan kondisi ekologi, hidrologi, serta keterlibatan masyarakat lokal. Hal ini menjadi kunci keberhasilan rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung keberhasilan program M4CR. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam memastikan keberlanjutan program serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.

Workshop ini menghadirkan berbagai materi dan diskusi interaktif terkait teknik rehabilitasi mangrove berbasis ekologi, identifikasi kondisi lahan, hingga strategi implementasi di lapangan. Selain itu, peserta juga diajak untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan mangrove di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rumusan langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan untuk mempercepat pemulihan ekosistem mangrove di Provinsi Lampung. Upaya ini tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pesisir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada ekosistem tersebut.

Dengan semakin kuatnya komitmen dan kolaborasi berbagai pihak, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pemulihan ekosistem mangrove dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang.

Hari Kartini,13 perempuan Hebat Lampung Selatan Raih Penghargaan


Kalianda
- Suara ombak yang berirama di Pantai Semukuk Indah, Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda, menjadi saksi penghormatan bagi 13 perempuan hebat Lampung Selatan yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang.

Pada puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (21/4/2025), mereka dinobatkan sebagai “Wanita Helau” sebuah penghargaan atas kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan secara khusus memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan terpilih yang dinilai mampu menghadirkan dampak konkret, mulai dari sektor pemerintahan, UMKM, pendidikan, hingga jurnalistik.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi acara di kawasan pantai bukan tanpa alasan. Selain memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini, kegiatan ini juga menjadi strategi untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.

“Kami mengusung tema ‘Semangat Kartini: Inspirasi Lintas Generasi’. Dengan merayakan di alam terbuka, kami ingin semangat ini menyatu dengan upaya memajukan pariwisata Lampung Selatan menuju terwujudnya Desa Helau,” ujar Nessi.

Peringatan Hari Kartini kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah.

“Hari ini, kita merayakan napas perjuangan Ibu Bangsa, Raden Ajeng Kartini. Saya ucapkan Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” kata Syaiful.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut menyapa melalui sambungan virtual. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.

“Jadikan Hari Kartini ini sebagai titik balik kemajuan ekonomi lokal. Saya mohon maaf tidak dapat hadir secara fisik, namun hati saya ada bersama kalian semua. Maju perempuannya, Helau desanya,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif dari berbagai bidang. Mereka menjadi representasi sosok Kartini masa kini yang berkiprah nyata di tengah masyarakat.

Di bidang pemerintahan, penghargaan diberikan kepada Camat Palas Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep. Sementara itu, di sektor jurnalistik, Diastuti, Fitriana, dan Roslaini mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam menyuarakan informasi publik.

Dari sektor UMKM, Yusmala Dewi, S.Sos., Rupiani, dan Iis Nurmayanti dinilai berhasil menggerakkan roda ekonomi lokal. Pada bidang akademisi, Mustika Wulandari, S.Pd., dan Nurrohmah Aini, S.Pd.Gr turut menerima penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Peran komunitas diwakili oleh Iis Friyanti Nengsih, S.Pd., dan Ina Yatti, S.Psi., M.Psi. Adapun di ranah digital, Putri Lailawati dan Rulia Irvana dinobatkan sebagai influencer yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain penghargaan individu, peringatan Hari Kartini tahun ini juga mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. TK IT Al Mumtaza berhasil meraih penghargaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian PPPA RI, memperkuat komitmen Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga pemenang terbaik dalam Parade Peserta serta tiga pemenang dengan penampilan Kebaya Nasional terbaik.

Pada kategori Parade terbaik, juara pertama diraih oleh Bappeda, disusul BPKAD di posisi kedua, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di posisi ketiga.

Untuk kategori Kebaya Nasional terbaik, juara pertama diraih Agus Restuni (Badan Pertanahan Nasional), juara kedua diraih Yuliana (Kecamatan Sidomulyo), dan juara ketiga diraih Eni Nurdiana (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan).


Lebih dari sekadar penghargaan, momentum ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Dari ruang kelas hingga pasar, dari layar digital hingga ruang birokrasi, mereka adalah penggerak perubahan yang membawa Lampung Selatan melangkah maju. 

Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pembahasan Arah Kebijakan Pendidikan


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat pembahasan arah kebijakan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (21/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengambil peran lebih strategis dalam membantu Pemerintah Provinsi Lampung menyusun grand design pendidikan jangka panjang yang terarah, terukur, dan tepat sasaran.

“Saya berharap Dewan Pendidikan dapat membantu menyiapkan arah besar pembangunan SDM, jadi tidak hanya untuk setahun atau dua tahun saja, tetapi hingga puluhan tahun ke depan,” ujarnya. 

Dalam rapat yang dihadiri Dewan Pendidikan Provinsi Lampung dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tersebut, Gubernur juga meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung untuk membahas arah pembangunan pendidikan serta rencana strategis guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran sentral sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM), yang menjadi kunci dalam mewujudkan visi Lampung Maju sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai layanan dasar, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah di masa depan.

“Indonesia sedang bergerak menuju Indonesia Emas 2045. Lampung diproyeksikan memiliki peran besar dalam pembangunan nasional di masa mendatang. Oleh karena itu, SDM harus disiapkan sejak sekarang agar mampu mengelola seluruh potensi yang dimiliki di masa depan,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Lampung harus dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kita ingin SDM yang berkualitas, agar mampu mengelola potensi daerah secara maksimal, sehingga masyarakat Lampung dapat berkehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, 
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM di Provinsi Lampung.

Adapun strategi yang akan didorong meliputi pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan sekolah unggulan dan inovasi pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang terhubung dengan dunia kerja, serta peningkatan infrastruktur dan transformasi digital di sektor pendidikan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Dewan Pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. (*)

Panen Melon Berbasis IoT, Bukti SMK Lampung Siap Cetak Petani Modern


LAMPUNG SELATAN
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan panen raya melon hasil pengembangan Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Negeri Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Lampung, Natar, Selasa (21/4/2026).

Panen tersebut menjadi bukti nyata penerapan teknologi pertanian modern dalam dunia pendidikan vokasi, sekaligus sarana praktik langsung bagi para siswa.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pendidikan vokasi sebagai fondasi utama pengembangan sektor pertanian modern.

“Pengembangan SMK, khususnya di bidang pertanian, merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Jihan.

Ia juga mengapresiasi kemajuan yang ditunjukkan SMK Negeri SPP Lampung, yang dinilai berhasil mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik berbasis teknologi.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menjawab tantangan zaman dengan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga inovatif dan mampu menciptakan peluang usaha di sektor pertanian.

Lebih lanjut, Pemprov Lampung terus mendorong konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri, agar lulusan SMK relevan dengan kebutuhan sektor pertanian yang terus berkembang.

Jihan juga menekankan pentingnya integrasi teknologi seperti IoT dan kecerdasan buatan (AI) dalam pertanian.

“Ke depan, pertanian bukan lagi sektor konvensional, melainkan sektor modern berbasis teknologi. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan pendidikan vokasi di Lampung,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Lampung menginisiasi berbagai program, salah satunya Vokasi DesaKu Maju, yang mendorong inovasi berbasis pendekatan design thinking.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri SPP Lampung, Margi Prasojo, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan hasil pengembangan dua unit Smart Greenhouse berbasis IoT yang digunakan sebagai media pembelajaran siswa.

Di dalam greenhouse tersebut, terdapat sekitar 270 tanaman melon varietas Intanon dan 415 tanaman melon varietas Sweet Net 9, yang dibudidayakan menggunakan sistem penyiraman tetes (drip irrigation).

“Program ini tidak hanya menjadi sarana praktik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan komersial,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan Smart Greenhouse merupakan bagian dari transformasi sekolah sejak 2025, seiring dengan penetapan SMK Negeri SPP Lampung sebagai SMK Pusat Keunggulan oleh Direktorat Jenderal Vokasi.

Ke depan, Pemprov Lampung berencana memperluas pengembangan SMK berbasis pertanian modern di berbagai daerah guna memperkuat ekosistem pertanian sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Wagub Jihan pun berharap SMK Negeri SPP Lampung dapat menjadi model nasional dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis potensi daerah.

“Dari tangan para guru dan siswa, ketahanan pangan masa depan dapat kita jaga. Pertanian adalah masa depan kita bersama,” pungkasnya.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan dukungan terhadap pembentukan desa sadar Hak Asasi Manusia (HAM) pada desa maupun kelurahan di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja Kanwil Kementerian HAM Lampung di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026).

Gubernur Mirza menegaskan bahwa penerapan nilai-nilai HAM harus dilakukan secara menyeluruh dalam kehidupan masyarakat terutama terhadap pelayanan publik yang adil, inklusif, dan tidak ada diskriminatif bagi seluruh masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh pembentukan desa sadar HAM. Ini menjadi upaya membangun desa yang menghormati hak masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," ujar Mirza.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui program Desaku Maju yang selama ini menjadi fokus Pemerintah Provinsi Lampung.

"Melalui program Desaku Maju, kita ingin memastikan desa-desa di Lampung tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga maju sumber daya manusianya. Di dalamnya, kesadaran hukum dan penghormatan terhadap HAM menjadi nilai tambah yang sangat penting," katanya.

Menurutnya, pembangunan desa yang ideal harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kualitas sumber daya manusia, serta kesadaran HAM.

"Desanya maju, SDM-nya maju, dan masyarakatnya sadar HAM. Itu yang kita dorong agar desa benar-benar menjadi fondasi pembangunan daerah," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian HAM Lampung Basnamara mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung dalam pembentukan desa sadar HAM.

"Kami meminta dukungan Pemerintah Provinsi Lampung agar pembentukan desa sadar HAM dapat berjalan optimal di kabupaten dan kota," ujar Basnamara.

Ia juga mengapresiasi komitmen Gubernur Lampung yang dinilai telah menunjukkan praktik nyata dalam menjunjung nilai-nilai HAM di daerah.

"Seperti Pak Gubernur turun langsung bertemu demonstran dan mengakomodir permasalahan masyarakat, itu merupakan bagian dari perwujudan HAM. Kami sangat bangga dengan komitmen tersebut," ujarnya.(*)

Selasa, 21 April 2026

Srikandi TP Sriwijaya Lampung Gelar Halal Bihalal, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045


Bandar Lampung
– Semangat kebersamaan dan peran strategis perempuan mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Rabu (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Emersia Hotel ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026, mengusung tema “Perempuan Tangguh, Cerdas, dan Berani Menuju Indonesia Emas 2045.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya, tokoh perempuan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan nilai silaturahmi yang menjadi esensi Halal Bihalal.

Dalam sambutannya, Ketua Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Hj. Ce’na, S.H., M.H., menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

“Perempuan harus terus meningkatkan kapasitas diri, menjadi tangguh, cerdas, dan berani mengambil peran strategis. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan jaringan antaranggota. Rangkaian acara diisi dengan sambutan, tausiah, serta sesi ramah tamah yang mempererat kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum TP Sriwijaya, Dr. H. Sudirman D. Hury, S.H., M.H., M.Sc., Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Hj. Nyimas Aliyah, S.E., M.Kom., serta Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Hj. Nurhasanah, S.H., M.H.

Peringatan Hari Kartini dalam momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan belum usai. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dan mampu menginspirasi perempuan, khususnya di Lampung, untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berdaya saing, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

APIMSA Lantik Pengurus Kabupaten/Kota se-Lampung, Dorong UMKM Naik Kelas


Bandar Lampung
— Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) resmi melantik pengurus kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Radinson Lampung, Selasa malam (21/4/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah pengusaha UMKM sekaligus mendorong peningkatan daya saing dan perluasan pasar.

Dalam kesempatan tersebut, pengurus pusat APIMSA menetapkan visi dan misi organisasi untuk mendukung perkembangan UMKM Nusantara, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses pasar.

Selain itu, pengurus kabupaten/kota diberikan kewenangan menjalankan tugas organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku. Surat keputusan kepengurusan ini berlaku hingga 20 April 2027.

Ketua Wilayah APIMSA Provinsi Lampung,Dr.Uswatun Hasana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar bagi seluruh pengurus untuk membawa organisasi menjadi lebih progresif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Amanah ini bukan hanya jabatan, tetapi tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan. Kita harus mampu menjawab tantangan UMKM, mulai dari persaingan digital, kualitas SDM, hingga permodalan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan APIMSA di Lampung merupakan yang pertama kali dibentuk, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Oleh karena itu, diharapkan setiap daerah mampu menghadirkan inovasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Pelantikan tahap awal ini mencakup posisi ketua, sekretaris, dan bendahara di 15 kabupaten/kota. Selanjutnya, masing-masing pengurus daerah diminta segera menyusun struktur organisasi lengkap yang disesuaikan dengan karakteristik daerahnya.

Selain fokus pada penguatan UMKM, APIMSA juga berkomitmen meningkatkan kapasitas dalam penyelenggaraan event nasional guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya di Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Provinsi Lampung, Lukman Pure, yang hadir mewakili Gubenur Lampung, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan APIMSA di Lampung. Ia berharap organisasi ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Jumlah UMKM di Lampung saat ini mencapai sekitar 498 ribu unit dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ini adalah kekuatan besar yang harus kita dorong bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti potensi besar Lampung dalam sektor komoditas unggulan seperti singkong, jagung, dan pisang yang telah diolah menjadi berbagai produk. Namun, menurutnya, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

Di sisi lain, peluang pasar dinilai sangat terbuka lebar, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Lampung yang mencapai sekitar 24,7 juta orang sepanjang tahun 2025.

“Setiap wisatawan yang datang harus menjadi peluang bagi UMKM. Mereka tidak hanya menikmati keindahan Lampung, tetapi juga membawa pulang produk lokal,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program, seperti kemudahan perizinan, pelatihan berbasis digital, hingga pengembangan kewirausahaan di desa.

"APIMSA sebagai wadah kolaboratif yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi pelaku UMKM.

Dengan sinergi, inovasi, dan kerja bersama, APIMSA diharapkan mampu membawa UMKM Lampung menjadi lebih tangguh, inovatif, dan siap bersaing di pasar global.