Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Ditkrimum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ditkrimum. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 April 2024

Ditkrimum Gelar Family Gathering Bersama Keluarga


GK, LAMPUNG
- Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung Menggelar Family Gathering (famgath) Untuk Menjaga Kekompakan Antar Anggota Bersama Keluarga.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung Mengatakan, Pihaknya Menggelar Famgath Ini Dalam Rangka Meningkatkan Kekompakan personel. 

"Kami menggelar Family Gathering Untuk Mempererat Silahturahmi Antara Anggota Internal Ditreskrimum Polda Lampung," Kata Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, Pada Senin (29/4/2024). 

Personel bersama anggota anak istri turut Memeriahkan famgath dan pelepasan anggota Yang Pindah Ke Satker Lain Yang Di Laksanakan Di Pulau Tegal Mas, Sabtu (27/4/2024). 

"Ada 6 Orang Pindah Tugas, 1 Orang Personel Purna Tugas," Kata Kombes Pol Reynold. 

“Working Together Is The Begining Of Success.”

Merupakan Tema Yang Diangkat Dalam Family Gathering, Setelah 20 Tanuh Belum Pernah Terlaksana, Puji Syukur Atas Kerjasama Yang Baik  Ditreskrimum Polda Lampung Bisa Melaksanakan Family Gathering Ini. Semoga Kegiatan Ini Menjadi Kenangan Yang Indah, Menyegarkan Pikiran, Mengembalikan Keharmonisan Dalam Hubungan Pekerjaan, Meningkatkan Produktivitas Dan Menciptakan Seluruh Anggota Ditreskrimum Semakin BAHAGIA,NYAMAN & AMAN dalam Bekerja.

KRIMUM HEBAT!
“Bukan Siapa Yang Paling Hebat, Namun Karena Kebersamaan Kita Menjadi Kuat.”

Diharapkan Agar Kegiatan Ini Bisa Memberikan Pelajaran Berarti Tentang Arti Dari kekeluargaan. 

Sementara Itu, Kompol Masthura Yang Merupakan Personel Yang Purna Bakti Mengatakan, Dirinya Telah Melakukan Pengabdian Selama 37 Tahun 6 Bulan. 

"Saya Mayoritas Tugasnya Bagian Reserse, Baru Kali ini Jaman Bapak Reynold Diadakannya Famgath," Kata Kompol Masthura. 

"Kami Sebagai Anggota Merasa Senang Bahagia Dan Bangga Memiliki Pimpinan Yang Open Memikirkan Anggotanya," Kata Kompol Masthura. 

Sesuai Dengan Motto Dari Pimpinan Yakni Bahagia, Nyaman Dan Aman,

Minggu, 26 Maret 2023

Polda Lampung Amankan Empat Anak Dibawah Umur Yang Hendak Tawuran


GK, BANDARLAMPUNG - Tim Tekab 308 Presisi Ditreskrimum Polda Lampung melakukan patroli hunting dalam rangka mengantisipasi adanya gangguan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian motor, dan pencurian dengan pemberatan, serta geng motor serta tawuran.

"Para personel melakukan patroli menggunakan kendaraan mobil double cabin serta 16 motor menyisiri wilayag Bandarlampung," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Minggu.

Dia melanjutkan sebanyak 24 personel melakukan giat patroli dan menyisir wilayah Bandarlampung seperti Jalan Terusan Ryacudu, Sultan Agung, Teuku Umar, Raden Intan, dan Tugu Adipura.

"Personel juga melanjutkan menyisiri wilayah Jalan Pakis Kawat, Stadion Pahoman, Gatot Subroto, Yos Sudarso, dan sepanjang Jalan Soekarno Hatta bypas," kata dia.

"Dalam patroli yang dilaksanakam sejaj Sabtu malam personel mengamankan empat orang yang akan melaksanakan tawuran di Kampung Karawang Jalan Yos Sudarso," kata dia.

Pandra menambahkan dari pengamanan terhadap empat anak yang masih di bawah umur tersebut, personel mengamankan barang bukti berupa dua buah sarung yang diisi batu.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti di serahkan ke Polsek Telukbetung Selatan," katanya.

Himbauan kepada masyarakat yang melihat akan adanya gangguan Kamtibmas agar menghubungi kantor kepolisian yang terdekat atau hubungi call center 110 dan melalui aplikasi super app presisi polri. Tutupnya. [Feby]


Kamis, 02 Maret 2023

Rekonstruksi Kasus Serial Killer Wowon Cs di Bekasi Tersangka di Soraki Emak-emak


GK, Jakarta -Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berantai serial Killer Wowon Erawan Cs di Bekasi dan Cianjur, Rabu 1 Maret 2023.

Rekonstruksi langsung di lokasi pembunuhan para korban dipimpin Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Idrawienny Panji Yoga didampingi Kanit II Kompol Eko Barmula, Tim Polres Metro Bekasi, bersama pihak kejaksaan dan kuasa hukum.

Proses rekontruksi menjadi tontotan warga, terutama didominasi kalangan emak-emak. Penyidik Polda Metro Jaya menghadirkan tiga komplotan pembunuhan berantai alias serial killer Wowon cs di rumah kontrakan RT 02 RW 03 Cikeding Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tiga tersangka, yakni Wowon alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Muhammad Dede Solehudin alias Dede. Mereka mengenakan pakaian tahanan berwarna orange. Ketiganya sempat disoraki ratusan warga yang memadati lokasi kejadian.

Polisi juga membawa sejumlah barang bukti ke rumah yang dikontrak oleh korban Ai Maimunah yang juga istri Wowon. Dua orang jaksa dan sejumlah saksi juga ikut dihadirkan untuk melengkapi rekonstruksi.

Total ada 55 adegan yang diperagakan ketiga tersangka, mulai dari perencanaan pembunuhan, eksekusi, hingga para tersangka pergi meninggalkan lokasi. "Untuk kegiatan ini kami memperagakan total 55 adegan," kata AKBP Idrawienny Panji Yoga di lokasi, Bekasi.

Dari hasil reka adegan, polisi menemukan beberapa fakta baru yang tidak sesuai berita acara pemeriksaan (BAP). Salah satunya soal tersangka Dede yang mengaku tidak melihat ketika tersangka Duloh mencekik korban. "Tapi pada saat rekonstruksi ini ada fakta yang kami temukan, yakni tersangka Dede melihat tersangka Duloh mencekik korban sampai meninggal dunia," ujar Panji.

Dia menyebut, seluruh adegan kasus pembunuhan berantai yang direkonstruksikan sudah diakui oleh ketiga tersangka. "Untuk jenis racun yang digunakan itu racun tikus," ucapnya.

Sementara berdasarkan pantauan di lokasi, ketiga pelaku melakukan sebanyak enam adegan di luar rumah kontrakan. Adegan itu berupa Wowon yang meminta Solihin untuk mencari kontrakan di Bekasi hingga pembayaran uang rumah kontrakan kepada pemilik kontrakan.

Sejauh ini,proses rekonstruksi masih berlangsung. Reka adegan yang berlangsung di dalam rumah akan memperagakan bagaimana tersangka Dede memberikan racun pada seduhan kopi.

Kuasa Hukum Wowon

Freddy Sagala, kuasa hukum Wowon cs yang hadir di lokasi menyampaikan, proses rekonstruksi semakin mengungkapkan adanya peran berbeda dari masing-masing tersangka. "Sebenarnya ini kan ada perannya masing-masing. Pertama sebagai otaknya, si Wowon, eksekutornya Duloh, dan Dede selaku penggali lubang," kata Freddy.

Menurutnya, tidak ada perbedaan signifikan dari apa yang diperagakan tersangka dalam rekonstruksi dengan BAP. "Tidak ada perubahan secara jauh, cuma paling (posisi) antara kakinya itu ada yang melintang. Secara garis besar sama semua, dan dia (tersangka) mengakui kalau BAP rekonstruksi sesuai dengan apa yang dilakukan," tandas Freddy.

Proses rekonstruksi kasus pembunuhan berantai Wowon cs ini akan dilanjutkan polisi di Cianjur besok pagi. Diketahui aksi pembunuhan berantai Wowon Cs berhasil terungkap setelah polisi mengusut kasus dugaan keracunan yang menyebabkan tiga orang tewas, di rumah kontrakan di Ciketing Udik, Bantargebang.

Setelah dilakukan penyelidikan, korban yang tewas ternyata dibunuh dengan cara diracun oleh kelompok Wowon cs. Setelah diusut lebih lanjut, korban Wowon Cs ternyata tersebar di Cianjur dan Garut, hingga mencapai total sembilan orang.

"Rekonstruksi dilakukan langsung di TKP, baik di TKP Bekasi maupun yang di Cianjur, Jawa Barat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu 1 Maret 2023.

Dalam rekonstruksi ini, kata Trunoyudo ketiga tersangka yakni Wowon, Solihin alias Duloh dan Muhammad Dede Solehudin dihadirkan secara langsung. Rekonstruksi ini dilakukan untuk membuat kasus semakin terang. "Tentunya rekonstruksi ini guna memperkuat proses penyidikan dalam penyesuaian keterangan-keterangan saksi-saksi dan juga alat bukti yang didapat," ucap dia.

Sebelumnya, aksi pembunuhan berantai oleh Wowon Cs berhasil terungkap saat polisi mengusut kasus kematian tiga orang yang merupakan satu keluarga di Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Pada awal penyelidikan, ketiga orang ini diduga tewas karena keracunan.
Namun, setelah diusut ternyata ketiganya adalah korban pembunuhan yang dilakukan oleh Wowon cs.Kepada polisi, tersangka mengakui telah melakukan aksi pembunuhan lain. Total, ada sembilan korban yang tersebar di Bekasi, Cianjur, dan Garut.

Dari sembilan orang itu, tujuh di antaranya merupakan kerabat tersangka atau family tree. Sedangkan dua korban lainnya adalah TKW bernama Siti dan Farida. Di sisi lain, polisi juga menemukan ada 11 TKW yang menjadi korban penipuan oleh Wowon Cs.
Polisi juga menemukan aliran dana Rp1 miliar yang berasal dari para TKW ini.

Salah satu korban TKW bernama Hanna mengaku telah ikut aksi penggandaan uang ini selama dua tahun dengan kerugian Rp75 juta. Sedangkan Aslem mengikuti praktik ini selama enam tahun dan kerugian mencapai Rp288 juta. [Red]