Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jerman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 November 2021

Mama Muda Bunuh 5 Anak Kandung gegara Lihat Foto Suami dengan Selingkuhan

Ilustrasi pembunuhan (foto: iNews)



Garis Komando - Seorang mama muda tega membuhunuh lima anak kandungnya. Aksi keji perempuan asal Jerman ini dipicu lantaran melihat foto suamianya dengan selingkuhan.

Christiane K (28) itu dilaporkan mencekik kelima anaknya hingga mati lemas di apartemennya di Solingen, Jerman, pada 3 September 2020.

Dikutip dari Mirror, Jumat (5/11/2021), dalam persidangan di Pengadilan distrik Wuppertal, Christiane membius Melina (1), Leonie (2), Sophie (3), Timo (6), dan Luca (8) tahun sebelum menenggelamkan atau mencekik mereka di bak mandi.

Setelah dia melakukan pembunuhan itu, dia membungkus jasad mereka dengan handuk dan meletakkannya di tempat tidur mereka.

Putra sulungnya, yang berusia 11 tahun saat itu, selamat karena dia berada jauh dari rumah pada kejadian.

Detektif mengklaim dia membunuh anak-anaknya setelah melihat foto suaminya dengan wanita selingkuhandi sisinya.

Dia mengirim pesan kepada suaminya untuk memberi tahu dia bahwa dia tidak akan melihat anak-anaknya lagi sebelum dia melakukan pembunuhan yang mengerikan itu.

Christiane K menabrakan dirinya ke depan kereta di Stasiun Pusat Dusseldorf untuk bunuh diri, tapi dia selamat. Pakar psikiatri dan psikologi yang ditunjuk oleh pengadilan tidak menemukan bukti bahwa dia mengalami gangguan mental yang serius pada saat melakukan pembunuhan itu.

Dalam sidang, Christiane mengklaim bahwa orang asing masuk ke rumahnya, memborgolnya, memaksanya untuk mengetik pesan kepada suaminya sebelum membunuh anak-anaknya. 

Pengadilan mendengarkan lebih dari 40 saksi selama 20 hari persidangan sebelum Christiane dinyatakan bersalah dan menjatuhkan hukuman seumur hidup.

Putranya yang masih hidup diyakini berada di bawah asuhan neneknya.