Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Juni 2023

Pasca Dilaporkan ke Polda, Irwan Rosa Cicil Siltap Mada Jaya


GK, Bandar Lampung - Pasca melakukan laporan ke Polda Lampung bersama Yayasan Batuan Hukum Ratu Pemerhati (YBHRP) Aparatur Desa Madajaya, Kecamatan Wayhilau, Kabupaten Pesawaran merasa terintimidasi.

Hal tersebut diungkapkan para aparatur desa kepada Dr. Muhammad Farhat Abbas, SH, MH. dengan didampingi Novi Ratna Juwita SH.,M.H, Mas Ariona, SH., Marlina, SH. di Hotel Radisson, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis malam (08/06/2023).

"Setelah kami melapor ke Polda, dia secara diam-diam datang ke warga membayar dengan cara di cicil itupun gak lunas, ada yang "diculik" dalam artian diundang kerumah dan dibayarkan uangnya, untuk aparat ada lima orang," curhatan para Aparat yang enggan disebutkan namanya.

Mereka (aparat-red) berharap Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polda Lampung dapat segera melakukan tindakan terkait laporan dugaan korupsi yang telah dilaporkan pada Rabu (31/5) lalu, sehingga hak-hak masyarakat dapat tersalurkan.

"Kami mohon agar segera ditindaklanjuti pak," harapnya.

Mas Ariona, SH selaku kuasa hukum masyarakat Madajaya optimis kepada Polda Lampung dapat mengusut secara tuntas dugaan Tipikor yang dilakukan oleh mantan PJ Sekcam.

"Tolong bapak bupati, diperhatikan ini warga-warganya, dengan menempuh waktu dua jam, malam-malam bertemu Abang Farhat Abbas, demi memperjuangkan haknya," harap Mas Ariona.

Senada diungkapkan Dr. Muhammad Farhat Abbas, SH, MH. pengacara senior dari Mas Ariona, SH (Ayoe Arizona) menanggapi curhatan dari masyarakat Madajaya, Farhat Abbas meminta APH khususnya Polda Lampung dapat segera melakukan tindakan terkait laporan dugaan korupsi.

"Kepada Polda Lampung segera mengusut tuntas jika ada tindakan penyelewengan terkait anggaran yang seharusnya untuk rakyat yang membutuhkan, agar bisa dihukum seberat-beratnya," ucap Farhat Abbas. (Feby)

Minggu, 04 Desember 2022

Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Ciruas Kembali Amankan Sejumlah Miras


GK, SERANG - Polsek Ciruas bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciruas telah melaksanakan kegiatan patroli dialogis dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Ciruas pada Sabtu (03/12) sekitar pukul 22.00 Wib.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciruas Kompol Hasan Khan membenarkan kegiatan tersebut. "Benar, Polsek Ciruas bersama Satpol PP Kecamatan Ciruas telah melaksanakan patroli dan kembali mengamankan sejumlah minuman keras (Miras)," kata Hasan pada Minggu (04/12).

Hasan menerangkan bahwa berawal dari laporan warga kemudian Polsek Ciruas merespon cepat laporan tersebut. "Kami mendapatkan informasi dari warga terkait beberapa warung yang masih menjual miras di Kecamatan Ciruas, tidak butuh waktu lama saat patroli berlangsung Polsek Ciruas kembali mengamankan 5 botol bir putih merk angker yang didapatkan dari warung milik sdr. ES yang bertempat di tugu selamat datang Kota Serang, 5 botol miras merk anggur merah, 3 botol bir merk angker dari warung milik sdr. A yang bertempat di pasar Ciruas, dan 1 jerigen tuak dari warung sdr. B yang bertempat di depan SMAN 1 Ciruas," 

Kemudian Hasan mengucapkan apresiasi kepada masyarakat yang telah kooperatif dalam membasmi peredaran miras di Kecamatan Ciruas. "Alhamdulillah, saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang akhir-akhir ini semakin berani dan tidak ragu untuk memberikan informasi terkait peredaran miras kepada pihak kepolisian," ucap Hasan.

Diakhir, Hasan berharap kedepan tidak ditemukan lagi peredaran miras di Kecamatan Ciruas. "Dengan adanya patroli rutin dan razia kepada penjual miras, semoga kedepan tidak ada lagi peredaran miras di Kecamatan Ciruas demi menyelamatkan generasi muda dari segala hal negatif yang dapat membahayakan," tutup Hasan. [Rls/Icha]