This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 20 Januari 2024
Warga Sukau Membantu Tugas Dinas BMBK Privinsi Lampung Bersihkan Bahu Jalan Provinsi
Senin, 30 Oktober 2023
Wakil I Ketua DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni Edukasi Puluhan Warga Yosorejo
GK, Lampung - Wakil I Ketua DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, edukasi puluhan warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. tentang Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga, Minggu (30/10/23).
Politisi senior ini menjelaskan, keluarga berperan penting dalam pembentukan kepribadian anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pembangunan daerah mencakup semua dimensi aspek kehidupan termasuk pembangunan keluarga sebagai unit sosial terkecil masyarakat yang harus dibina dan dikembangkan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita luhur dan jati diri bangsa Indonesia.
“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik material, sosial dan mental spiritual secara seimbang agar dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju keluarga sejahtera lahir serta batin,” lanjutnya.
“Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memperkuat pondasi pembangunan ketahanan keluarga pasca pandemi covid-19 yang pasti mempengaruhi perekonomian dalam keluarga,” tambah Srikandi Gerindra ini.
Wiwin warga sekitar, menilai dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada mereka yang belum mengerti tentang perlindungan yang diberikan oleh pemerintah.
“Dengan adanya sosialisasi ini tentu kita semua dapat mengerti, dan memahami perlindungan yang diberikan oleh pemerintah melalui perda atau peraturan daerah. Seperti perda tentang pembangunan ketahanan keluarga ini,” tutupnya. [red]
Jumat, 27 Januari 2023
Jumat Curhat, Polres Pringsewu Tampung dan Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Sukoharjo
GK, Pringsewu - Sebagai instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Polri juga harus mampu menampung segala keluhan masyarakat.
Rabu, 25 Januari 2023
Bedah Rumah Polres Way Kanan Tuai Apresiasi Camat Buay Bahuga
GK, Way Kanan - Pemerintah Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan berikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Polres Way Kanan yang telah melaksanakan program nyata melalui Polisi Penolong Masyarakat, Rabu (25/1/2023).
Minggu, 04 Desember 2022
Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Ciruas Kembali Amankan Sejumlah Miras
GK, SERANG - Polsek Ciruas bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciruas telah melaksanakan kegiatan patroli dialogis dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Ciruas pada Sabtu (03/12) sekitar pukul 22.00 Wib.
Sabtu, 19 November 2022
Anggota Polsek Baros, Damkar dan Warga Bantu Padamkan Kebakaran Warung
GK, Serang - Polsek Baros Polresta Serang Kota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran warung milik seorang warga yang beralamat di Kampung Baros Pasar RT/RW 005/001, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang pada Sabtu (19/11) sekitar pukul 04.20 Wib.
Tipu Warga Baduy, Seorang Pelaku berhasil diamankan Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak
GK, Lebak - Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan korban Warga Suku Adat Baduy.
Minggu, 16 Oktober 2022
Warga Perumahan Palima Indah Residence Serang Keluhkan Tidak Adanya Fasus dan Fasum
Sabtu, 15 Oktober 2022
Ajak Warga Aktif Ronda Malam, Polsek Cikande Gencar Patroli Malam Sampai Dini Hari
Minggu, 09 Oktober 2022
Polres Lebak Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Senin, 18 April 2022
Aktivitas Pabrik Alferum Berdampak pada Masyarakat, Kenyamanan Bahkan Kesehatan Jadi Terganggu (Part 1)
Hal ini juga AN telah mengeluhkan dan melaporkan dampak tersebut kepada pihak aparatur kelurahan setempat, "Saya juga mengeluhkan dan melaporkan hal ini kepada aparatur kelurahan, dan katanya pemilik pabrik sudah dipanggil, namun tindak lanjut nya saya tidak tahu," imbuhnya.
Kamis, 03 Maret 2022
Jalan Berlobang Bagai Pemancingan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Kanoman
Jumat, 25 Februari 2022
Kapolri Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Bantu Warga Korban Gempa Pasaman Sumbar
GK, Sumbar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tanggap bencana serta bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi Magnitudo 6,1, di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).
"Saya minta untuk wilayah segera turun dan lakukan langkah-langkah pertolongan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Sigit meminta, kepada jajaran khususnya di wilayah Sumbar, untuk segera menyediakan tempat atau tenda pengungsian bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi tersebut. Serta melakukan proses evakuasi terhadap warga setempat.
"Mulai dari mempersiapkan tempat atau tenda pengungsian, kegiatan evakuasi dan pertolongan awal terhadap masyarakat korban gempa," ujar Sigit.
Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan awal korban gempa tersebut.
Selain itu, Sigit menekankan, selain jajarannya di wilayah Sumbar, bantuan dan personel dari tingkat pusat atau Mabes Polri akan segera dikerahkan terkait penanganan terhadap masyarakat korban gempa bumi itu.
"Dan siapkan bantuan dari pusat mulai dokter, nakes, bantuan lain yang diperlukan, seperti anggota Brimob, DVI, Samapta, Psikologi untuk trauma healing dan personel lainnya yang diperlukan. Untuk membantu langkah-langkah penyelamatan dan penanganan awal korban gempa," ucap eks Kapolda Banten itu.
Sigit berharap, dengan gerak cepat dari Kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut.
Dari data sementara yang ada, akibat bencana alam gempa bumi tersebut, terdapat empat masyarakat yang meninggal dunia. Sementara, puluhan orang mengalami luka-luka. Serta beberapa bangunan juga alami kerusakan.
Terkait hal tersebut, Sigit menyampaikan duka cita mendalam bagi masyarakat yang meninggal dunia serta terdampak akibat gempa bumi tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa untuk seluruh korban yang terdampak dari bencana alam tersebut," tutup Sigit. [Red]
Rabu, 16 Februari 2022
Masyarakat Dua Pekon Harapkan Jembatan Penghubung
GK, Wonosobo - Miris terlihat jembatan yang menghubungkan antara Pekon Negeri Ngarip dan pekon Banjarsari Dusun Tiga Pedukuhan Pejajahan, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Rabu (16/2/22).
Pasalnya jembatan penghubung kedua Pekon tersebut sangat rawan kecelakaan saat di lintasi warga.
Menurut keterangan Jarni warga Pekon Negeri Ngarip, ia mengatakan, "Jembatan ini pernah kami bangun secara swadaya di dua pedukuhan ini, belum sampai satu tahun tapi sudah rusak lagi, karena kita bangun secara swadaya. Lagi pula darurat jembatan kayunya," katanya.
Jarni juga mengatakan jembatan darurat tersebut untuk akses jalan anak sekolah, serta untuk warga 2 Pekon Dusun Pejajahan jika mau shalat jumat yang keberadaan Masjidnya di Banjar Sari.
"Jembatan ini untuk anak-anak sekolah, dari Pedukuhan Pekon Negeri Ngarip Dusun Pejajahan kalau mau sekolah kan muter dulu apa lagi belum satu minggu ini, warga setempat pas kebetulan saudara saya sama anaknya, jatuh dari atas jembatan, untungnya saudara saya dan anaknya itu tidak apa-apa," terangnya Jarni.
Dilain pihak Suhaili selaku Kepala Pekon Negeri Ngarip setelah meninjau langsung kelokasi atas laporan warganya yang berkali-kali kecelakaan karena melintas jembatan darurat tersebut betul-betul ia sangat perhatin melihat kondisi jembatan yang sudah rapuh.
Suhaili mengatakan, "Jembatan yang terletak diantara 2 Pekon ini, pernah dari tahun 2018, 2019, 2020, 2021, kita ajukan ke Dinas terkait yakni Dinas PUPR nyatanya sampai sekarang belum juga ada respon," ucapnya.
Suhaili serta masyarakat setempat berharap kepada instansi terkait khususnya Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, untuk bisa meninjau langsung ke lokasi dan merealisasikan harapan masyarakat untuk membangun jembatan penghubung 2 Pekon tersebut, mengganti jembatan darurat yang ada saat ini. [Ar]
Sabtu, 12 Februari 2022
Rezeki Tak kan Kemana, Sepeda Motor Sriyati Korban Pencurian Kembali Di Temukan
Jumat, 11 Februari 2022
Pembangunan Rabat Baton di Kelurahan Kuripan, Belum Seumur Jagung Sudah Rusak
GK, Investigasi - Pembangunan rabat beton yang ada di Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus. Belum berusia setahun namun sudah banyak yang rusak.
Pekerjaan pembangunan rabat beton terdiri dari 2 termen anggaran dana, dan dititik lokasi yang berbeda. Untuk termen pertama sudah selesai dipertengahan tahun 2021, sedangkan termen kedua baru selesai dibulan Januari 2022.
Hasil pantauan awak media dilapangan, proyek pekerjaan rabat beton termen kedua yang berlokasi di RT 6, RT 8, RT 15, dan RT 19 Kelurahan Kuripan tidak menggunakan papan informasi, yang diduga sengaja dilakukan untuk mengelabuhi masyarakat setempat, agar tidak bisa dimonitoring antara besarnya anggaran, sumber anggaran dan hasil pekerjaan. Sehingga saat ini pun meski pekerjaan terbilang belum seumur jagung, namun kerusakan rabat beton sudah nampak terlihat.
Seharusnya pekerjaan proyek semacam itu, mulai dari pengerjaannya hingga selesai, pagu kegiatan terpampang dilokasi karena masyarakat berhak tahu atas informasi pekerjaan pembangunan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Arman selaku Ketua DPW Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung, ia menuturkan, "Pekerjaan semacam itu seharusnya ada papan informasi, agar masyarakat tau berapa besarnya anggaran pekerjaan itu? Sumber dananya dari mana? Dan juga panjang serta lebar pembangunan rabat beton itu berapa? Tidak boleh ditutupi dari masyarakat," kata Arman saat dijumpai awak media pada hari Kamis (10/2/2022).
Ia mengatakan, "Pekerjaan ini milik Kelurahan Kuripan yang dikerjakan oleh Hamzah selaku Ketua Pokmas yang juga Ketua RT," ucap warga tersebut.
Lebih lanjut warga tersebut mengatakan, "Itu aja bekas kerjanya asal-asalan. Hasilnya tidak bagus dan ada yang retak, ada juga yang ditambal sulam, padahal baru hitungan hari selesai," kata warga tersebut dengan nada kesal.
Selanjutnya awak media mencoba menanyakan kepada Hamzah akan kebenarannya.
Hamzah pun tidak menyangkal, dan ia menyebutkan besaran anggaran pada 2 termen pekerjaan tersebut.
"Pekerjaan rabat beton itu benar milik Kelurahan Kuripan, yang pengerjaannya diserahkan kepada Pokmas. Pembangunan rabat beton itu, pada termen pertama anggarannya sekitar 230 juta sampai 240 juta," kata Hamzah yang tidak mengetahui dengan jelas besaran anggarannya.
"Termen kedua ini pun tidak jauh berbeda," tambah Hamzah.
Rio Iskandar selaku Lurah Kuripan, ketika ditanya soal besarnya anggaran. Rio menjawab, "Anggaran dananya cuma 200 juta," ujarnya.
Saat Arman menyampaikan surat tembusan kepada Camat, Kecamatan Kotaagung Pusat, Herlan. Camat mengatakan belum melakukan monitoring akan pekerjaan tersebut.
"Kami dari kecamatan memang belum melakukan monitoring atas pekerjaan tersebut, dan secepatnya akan kami lakukan," ujar Camat. [Red]
Rabu, 02 Februari 2022
Danramil 422-05/Belalau Dampingin Bupati Lampung Barat Serahkan Bantuan Kepada Warga Yang Terdampak Angin Puting Beliung
GK, Lampung Barat - Danramil 422-05/Belalau Kapten Arm Sahabuddin Dampingi Bupati Lampung Barat parosil mabsus meninjau langsung rumah warga pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau yang rusak akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa(01/02/22).
Pada pagi hari Rabu (02/02/22) Sekira Pukul 09.00 WIB, Danramil 422-05/Belalau Dampingi Bupati Parosil Lakukan Pengecekan Satu Per Satu rumah warga guna mengetahui kerusakan yang di alami akibat dampak angin puting beliung tersebut.
Kegiatan Ini didampingi Kepala BPBD Padang Priyono, Sumarmin.SP., Basnaz, Camat Sekincau Edi Sampurna Jaya, Polsek Sekincau, Danramil 422-05/ Belalau, Peratin Giham Sukamaju.
"Beliau berpesan kepada masyarakat setempat agar berhati-hati karena saat ini, dimungkinkan cuaca hujan seperti ini masih akan berlangsung hingga akhir bulan Maret mendatang,'' imbau Parosil.
Pada peninjauan tersebut Bupati Parosil juga menyerahkan puluhan paket bantuan sembako, Beras ,minyak Goreng, Telor, gula pasir, Serta uang tunai dari Baznas kepada warga yang mengalami musibah.
Sementara itu Yayuk Rodiana Mewakili Warga ucapkan terimakasih atas perhatian dan cepat tanggapnya pemerintah kabupaten Lambar.
"Kami mengucapkan terimakasih atas cepat tanggap serta perhatian pemerintah daerah Lampung barat kepada kami,bantuan yang di berikan sangat membawa manfaat dan sangat kami butuhkan," ujar Ayu mewakili warga sekitar. [Red]
Tower Provider yang Berdiri Sejak 2011, Mendapat Keluhan Warga Umbul Lapang
GK, Pesawaran - Investigasi | Puluhan warga masyarakat RT. 01, 02, dan 03, Dusun Umbul Lapang, Desa Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menuntut kerugian materiil dan immateriil yang di alami akibat dampak radiasi dari Tower Provider yang berdiri sejak 2011 di sekitar rumah mereka.
Hal itu disampaikan oleh beberapa warga kepada awak media saat berkunjung ke masyarakat yang berada disekitar Tower milik Perusahaan Tower Bersama Group (TBG) tersebut, Kamis (26/01/2022) yang lalu.
Seperti yang disampaikan oleh salah seorang warga, Juanda, bahwa setelah adanya tower yang berdiri di dekat rumahnya, keamanan dan kenyamanannya sangat terganggu.
"Intinya begini ya pak, setelah adanya tower provider ini keamanan dan kenyamanan keluarga saya sangat terganggu, sebab keamanan dan kenyamanan keluarga yang paling berharga buat saya," ujar Juanda.
Lebih lanjut Juanda mengatakan, saat terjadi hujan disertai petir dan kilat, keluarganya merasa was-was dan khawatir dan tidak nyaman.
"Apalagi jika hujan bercampur petir, itu perasaan saya sudah tidak nyaman, ditambah lagi terganggu oleh suara panel listrik tower, gak bisa tidur, apalagi pas lagi sakit tambah menjadi beban kita, jangan dibilang kalau soal kerusakan alat-alat elektronik, tapi keamanan dan kenyamanan keluarga saya saja sudah sangat terancam," kata Juanda.
Ketika awak media menanyakan apakah ada perjanjian antara pihak perusahaan pemilik Tower sebelum berdirinya Tower tersebut, terlebih apabila dikemudian hari ada kerugian atau dampak akibat berdiri tower pihak perusahaan akan memberikan kompensasi atau ganti rugi? Juanda mengatakan ada bahkan secara tertulis.
"Ada pak, bahkan secara tertulis, namun saya sebagai warga tidak dikasih salinan surat perjanjian tersebut, seharusnya surat perjanjian itu jangan satu orang yang megang, orangkan bisa dibayar dan surat itu bisa hilang. Tapi kalau semua warga yang kena dampak radiasi ini dikasihkan, semua bisa ngangkat dan bisa bicara," ungkap Juanda.
Tim media mencoba menemui pihak TBG di Jalan Way Kanan, Pahoman, Kota Bandar Lampung, guna meminta konfirmasi dari apa yang dikeluhkan masyarakat Dusun Umbul Lapang pada Jumat (28/1/22). Namun pihak sekuriti mengatakan bahwa menejemen tidak berada ditempat, tapi maksud dan tujuan tim media akan disampaikan.
Setelah 4 hari tidak ada informasi dari pihak TBG, pada Rabu (2/2/22) tim media kembali ke kantor TBG untuk meminta penjelasan pihak menejemen, namun sekuriti mengatakan pihak menejemen tidak bisa memberikan penjelasan. [Tim]
Senin, 17 Januari 2022
Warga Desa Sabah Balau Inginkan Realisasi Pembangunan yang Sudah Dianggarkan pada TA 2020 - 2021
GARIS KOMANDO,LAMSEL - Warga Masyarakat Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk memeriksa dan mengevaluasi APBDes Sabah Balau.
Hal itu terkait dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Desa (APBDes) Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2020-2021 oleh Kadesnya.
Seperti yang disampaikan oleh warga masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, kepada awak media melalui pesan singkat WhatsAppnya, Senin (17/01/2022).
"Bagaimana Desa ini mau maju pak, jika program pembangunan yang sudah dianggarkan dari Dana Desa tidak direalisasikan, dan dananya entah digunakan untuk apa dan oleh siapa," ujarnya.
Masih menurut warga tersebut, mereka meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Sabah Balau TA 2020-2021.
"Melalui media ini, kami warga masyarakat Desa Sabah Balau meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa LPJ APBDes Sabah Balau," tegasnya.
Lebih lanjut warga masyarakat menyampaikan bahwa APBDes Sabah Balau TA 2020 - 2021 diduga tidak Transparan dan ada penyimpangan.
"Bagaimana kami tidak mempertanyakan soal Sekdes dinonaktifkan karena tidak mau menandatangani LPJ APBDes, sementara pak Sekdes punya alasan yang kuat untuk tidak mau menandatangani LPJ APBDes tersebut, diantaranya karena adanya beberapa item pekerjaan fisik yang belum direalisasikan," ungkapnya.
Masyarakat Desa Sabah Balau juga mengharapkan perubahan pada desa mereka, terutama di infrastruktur agar masyarakat lebih lancar dalam akses transportasi dan untuk kemudahan dalam mengangkut hasil bumi.
"Kami berharap dalam pembangunan desa ini ada keterbukaannya pada sesama perangkat desa, hingga akhirnya desa ini ada perubahan dalam pembangunan dari tahun sebelumnya, baru lah desa ini nanti akan telihat lebih maju dan setara dengan desa-desa lain," pungkasnya. [Red]
Pelayanan Puskesmas Sukamaju Mendapat Keluhan Warga
GK,BANDAR LAMPUNG - Warga kota Bandar Lampung keluhkan pelayanan Puskesmas Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur yang tutup pada jam buka operasional. Senin (17/01/2022).
Diinformasikan oleh warga yang mengantarkan istrinya untuk berobat di Puskesmas Sukamaju. Namun sesampainya disana ia ditolak oleh petugas Puskesmas dengan dalih tutup.
"Padahal sesuai jam kerja itu, seharusnya puskesmas itu tetap buka untuk melayani masyarakat. Buruk bener pelayanan Puskesmas sukamaju," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, saat mengantarkan istrinya berobat, jam menunjukkan jam 12 siang, padahal di pintu puskesmas tertera jelas jam operasional pukul 08.00 WIB sampai 14.30 WIB.
"Saya sudah sampai ke puskes malah petugas bilang tutup, dan beralasan menyusun berkas, padahal jam operasionalnya aja tertera buka," lanjutnya.
Hal ini menurut warga pelayanan tersebut dinilai buruk, yang diketahui secara fungsi, Puskesmas mempunyai peran sebagai pelayan masyarakat terlebih pertolongan pertama dilingkungan terdekat.
Guna mengkonfirmasi permasalahan itu, kemudian awak media mendatangi Puskesmas Sukamaju, namun pihak petugas tidak ada yang bisa menanggapi.
Sementara, Kepala Puskesmas Sukamaju, Ian Rahmadi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terhadap pelayanan yang dikeluhkan oleh warga. [Red]




















