Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label warga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2024

Warga Sukau Membantu Tugas Dinas BMBK Privinsi Lampung Bersihkan Bahu Jalan Provinsi



GK, Lampung Barat - Aparat Pekon dan masyarakat Sukau dikerahkan untuk bergotong-royong membersihkan bahu Jalan dan menimbun jalan berlubang di Jalan Provinsi yang akan digunakan sebagai rute kunjungan Menteri Perdagangan RI ke Lumbok Seminung, Sabtu (20/1/2024)

Kegiatan sosial tersebut merupakan peran aktif masyarakat membantu tugas Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung membersihkan bahu Jalan Provinsi di Kecamatan Sukau, karena pada rute jalan tersebut bahu jalannya sudah menjadi semak belukar dan berlubang.

Kegiatan itu berlangsung setelah Peratin se-Kecamatan Sukau mendapatkan instruksi dari Pemerintah Kecamatan Sukau yang ditanda tangani oleh Plt. Galih Joko Purnomo, SE., untuk melakukan gotong royong guna menyambut kedatangan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, yang akan melewati daerah tersebut untuk melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Wisata Tematik di Resort Lumbok Seminung, pada tanggal 25 Januari 2024 mendatang.

"Kita bergotong-royong membersihkan bahu jalan ini karena katanya pak Zulkifli Hasan mau lewat sini ke Lumbok Seminung, dan malu jika jalan kita ini terlihat tidak bersih dan rapi," ujar warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Warga juga mengaku jika pada kegiatan gotong royong itu merupakan perintah dari Peratin berdasarkan intruksi dari Kecamatan

"Peratin yang menghimbau untuk gotong royong, perintah dari kecamatan," ucap warga.

Di lokasi beberapa titik turut ikut serta Babinsa Koramil 422-04/BB, Pelda Marji dalam kegiatan tersebut. (Spj)

Senin, 30 Oktober 2023

Wakil I Ketua DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni Edukasi Puluhan Warga Yosorejo


GK, Lampung -
Wakil I Ketua DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, edukasi puluhan warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. tentang Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga, Minggu (30/10/23).

Politisi senior ini menjelaskan, keluarga berperan penting dalam pembentukan kepribadian anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pembangunan daerah mencakup semua dimensi aspek kehidupan termasuk pembangunan keluarga sebagai unit sosial terkecil masyarakat yang harus dibina dan dikembangkan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita luhur dan jati diri bangsa Indonesia.

“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik material, sosial dan mental spiritual secara seimbang agar dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju keluarga sejahtera lahir serta batin,” lanjutnya.

“Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memperkuat pondasi pembangunan ketahanan keluarga pasca pandemi covid-19 yang pasti mempengaruhi perekonomian dalam keluarga,” tambah Srikandi Gerindra ini.

Wiwin warga sekitar, menilai dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada mereka yang belum mengerti tentang perlindungan yang diberikan oleh pemerintah.

“Dengan adanya sosialisasi ini tentu kita semua dapat mengerti, dan memahami perlindungan yang diberikan oleh pemerintah melalui perda atau peraturan daerah. Seperti perda tentang pembangunan ketahanan keluarga ini,” tutupnya. [red]

Jumat, 27 Januari 2023

Jumat Curhat, Polres Pringsewu Tampung dan Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Sukoharjo


GK, Pringsewu - Sebagai instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Polri juga harus mampu menampung segala keluhan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut Polres Pringsewu Polda Lampung  menggelar program ‘Jumat Curhat’ di balai Pekon (Desa) Sukoharjo III Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, Jumat (27/01/2023).

Dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut di hadiri oleh Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi yang diwakili Kabag Ops Kompol Kisron, Kepala Pekon Sukoharjo III berikut aparatur Pekon, para tokoh agama, Tokoh masyarakat dan warga masyarakat setempat.

Kabag Ops Kompol Kisron mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengatakan, kegiatan Jumat Curhat ini bertujuan untuk menampung aspirasi, masukan, saran maupun kritikan dari masyarakat yang sifatnya membangun demi kemajuan dan kebaikan kinerja kepolisian Polres Pringsewu.

“Selain mendengar keluhan dari masyarakat, kegiatan Jumat curhat ini juga sebagai upaya mempererat silaturahmi untuk menjaga komunikasi masyarakat dan Polri,”ungkapnya.

Adapun dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut masukan dari masyarakat yang hadir antara lain warga sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat ini dan berharap agar kegiatan ini terus dapat dilakukan.

Selain itu masyarakat juga meminta Polri untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan seperti pelaku curanmor dan penipuan.

"Juga meminta Polri untuk terus memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama dalam proses pembayaran pajak kendaraan," ungkapnya 

Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, kata Kabag Ops, Pihaknya berjanji akan terus maksimal dalam memberantas dan mengungkap kasus kasus curanmor dan Penipuan.

"Terkait pembayaran Pajak, tentunya ada mekanisme yang harus diikuti, namun demikian setiap masukan masyarakat tersebut akan di sampaikan dan di mengkoordinasikan dengan pihak terkait seperti badan pendapatan dan jasa Raharja," terangnya.

Lebih lanjut Kabag Ops menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Pekon Sukoharjo III atas seluruh masukan yang disampikan. 

"Intinya kami sangat membutuhkan saran kritik dan informasi masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi kami dalam rangka membenahi memperbaiki apapun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” pungkasnya. [Feby]

Rabu, 25 Januari 2023

Bedah Rumah Polres Way Kanan Tuai Apresiasi Camat Buay Bahuga


GK, Way Kanan - Pemerintah Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan berikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Polres Way Kanan yang telah melaksanakan program nyata melalui Polisi Penolong Masyarakat, Rabu (25/1/2023).

Camat Buay Bahuga Raminto menjelaskan,sebagai tindakan nyata AKBP Teddy Rachesna Kapolres Way Kanan diwakili Kapolsek Buay Bahuga IPTU Herwin Afrianto sejauh ini telah menyelesaikan Bakti sosial dalam bentuk bedah rumah di kediaman salah satu warganya wanita paruh baya Nenek Endip (58) di Kampung Nuar Maju.

“Kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terkait dengan kegiatan nyata yang dilakukan oleh POLRI khususnya Polres Way Kanan, melalui kegitan tersebut warga kami merasa sangat terbantu.” Jelas Raminto

Tambahnya,program POLRI tersebut menjadi wujud nyata yang tak hanya menjadi slogan namun memang menggambarkan sosok kepedulian POLRI terhadap kesengsaraan masyarakat agar dapat melakukan pemulihan ekonomi serta tarap hidup masyarakat secara bertahap.

Tak hanya bedah rumah, bantuan segi kecilpun dilaksanakan oleh Polres Way Kanan melalui bakti sosial pembagian sembako kepada warga Buay Bahuga.

Harapannya kedepan, melalui kegiatan seperti ini akan menjadi langkah berkelanjutan POLRI dalam hal ini Polres Way Kanan terus berinovasi mengembangkan program-program lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Pihaknya akan terus berupaya berkolaborasi baik bersama Polres Way Kanan Guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. [Feby]

Minggu, 04 Desember 2022

Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Ciruas Kembali Amankan Sejumlah Miras


GK, SERANG - Polsek Ciruas bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciruas telah melaksanakan kegiatan patroli dialogis dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Ciruas pada Sabtu (03/12) sekitar pukul 22.00 Wib.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciruas Kompol Hasan Khan membenarkan kegiatan tersebut. "Benar, Polsek Ciruas bersama Satpol PP Kecamatan Ciruas telah melaksanakan patroli dan kembali mengamankan sejumlah minuman keras (Miras)," kata Hasan pada Minggu (04/12).

Hasan menerangkan bahwa berawal dari laporan warga kemudian Polsek Ciruas merespon cepat laporan tersebut. "Kami mendapatkan informasi dari warga terkait beberapa warung yang masih menjual miras di Kecamatan Ciruas, tidak butuh waktu lama saat patroli berlangsung Polsek Ciruas kembali mengamankan 5 botol bir putih merk angker yang didapatkan dari warung milik sdr. ES yang bertempat di tugu selamat datang Kota Serang, 5 botol miras merk anggur merah, 3 botol bir merk angker dari warung milik sdr. A yang bertempat di pasar Ciruas, dan 1 jerigen tuak dari warung sdr. B yang bertempat di depan SMAN 1 Ciruas," 

Kemudian Hasan mengucapkan apresiasi kepada masyarakat yang telah kooperatif dalam membasmi peredaran miras di Kecamatan Ciruas. "Alhamdulillah, saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang akhir-akhir ini semakin berani dan tidak ragu untuk memberikan informasi terkait peredaran miras kepada pihak kepolisian," ucap Hasan.

Diakhir, Hasan berharap kedepan tidak ditemukan lagi peredaran miras di Kecamatan Ciruas. "Dengan adanya patroli rutin dan razia kepada penjual miras, semoga kedepan tidak ada lagi peredaran miras di Kecamatan Ciruas demi menyelamatkan generasi muda dari segala hal negatif yang dapat membahayakan," tutup Hasan. [Rls/Icha]

Sabtu, 19 November 2022

Anggota Polsek Baros, Damkar dan Warga Bantu Padamkan Kebakaran Warung


GK, Serang - Polsek Baros Polresta Serang Kota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran warung milik seorang warga yang beralamat di Kampung Baros Pasar RT/RW 005/001, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang pada Sabtu (19/11) sekitar pukul 04.20 Wib.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Baros AKP L. Wahyu Bintarno membenarkan peristiwa tersebut, "Ya Benar, telah terjadi kebakaran warung milik seorang warga yang beralamat di Kampung Baros Pasar RT/RW 005/001, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang," kata Wahyu.

Kemudian Wahyu menjelaskan seputar kronologis kejadian, "Dalam upaya yang dilakukan untuk pemadaman api, sekitar pukul 05.15 Wib kemudian api dapat dipadamkan berkat kerjasama petugas damkar, bersama anggota Polsek dan juga warga sekitar," jelas Wahyu.

Dalam hal ini tindakan Kepolisian atas terjadinya kebakaran tersebut yakni mendatangi TKP membantu pemadaman, mencatat saksi-saksi, dan melakukan koordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Serang serta melaporkan kejadian kepada pimpinan. 

Diakhir, Wahyu mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, "Setelah kami mendatangi TKP kebakaran, telah kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka pada peristiwa tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp30.000.000," tutup Wahyu. [Icha]

Tipu Warga Baduy, Seorang Pelaku berhasil diamankan Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak


GK, Lebak - Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan korban Warga Suku Adat Baduy.

Pelaku SA (29) warga Kecamatan Muncang berhasil ditangkap dan diamankan Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak berikut barang bukti 1 (satu) unit Handphone merk samsung Type Galaxy V warna  Hitam (Alat pelaku menunjukan bukti transfer kepada korban), Pakaian berupa celana Jeans dan kaos polos, Sandal Merk Neckermann yang digunakan oleh pelaku pada saat melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady Eka Setyabudi,S.Tr.K membenarkan hal tersebut, "Ya benar, Jajaran Sat Reskrim Polres Lebak telah berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan korban  Warga Suku Adat Baduy  yang terjadi pada  Selasa (15 /11/ 2022 )  pukul 09.00 wib di Areal Parkir Stasiun Rangkasbitung," ucap Andi.

Andi menjelaskan, "Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya  laporan informasi dari masyarakat melalui hotline pengaduan Sat Reskrim Res Lebak bahwa adanya seseorang yg telah beberapa kali melakukan penipuan terhadap masyarakat khususnya suku baduy disekitaran stasiun rangkas bitung, kemudian Personil Sat Reskrim Polres Lebak melaksanakan Patroli Kring Serse di sekitaran stasiun rangkasbitung, kemudian pada saat melaksanakan patroli kami menemukan dan mengamankan pelaku tindak pidana tersebut," 

"Modus melakukan aksinya,  pelaku mengaku menunggu transfer dari teman nya ke ATM milik pelaku, kemudian pelaku pura-pura meminjam uang milik korban terlebih dahulu sambil menunggu transfer dari teman pelaku dan untuk lebih meyakinkan korban, pelaku memperlihatkan bukti transfer di hp pelaku kepada korban untuk mengelabui korban agar percaya," terangnya.

Masih kata Andi, "Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku SA telah  melakukan aksi serupa sebanyak empat kali yaitu yang pertama korban Warga Gajrug Cipanas : 1 (satu) Unit Handphone Oppo dan Uang Sejumlah Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) , Yang kedua korban Warga Suku Baduy : Uang sejumlah Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah), Yang ketiga korban Warga suku Baduy : Uang Sejumlah Rp. 2.600.000,- (Dua juta enam ratus ribu rupiah) dan yang keempat korban Warga Suku Baduy  : Uang sejumlah Rp. 1.800.000,- (satu juta delapan ratus ribu rupiah)."

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman pidana Empat tahun  Penjara," tegasnya. [Icha]

Minggu, 16 Oktober 2022

Warga Perumahan Palima Indah Residence Serang Keluhkan Tidak Adanya Fasus dan Fasum


GK, SERANG - Masyarakat Komplek Palima Indah Residence Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang mempertanyakan perihal tidak adanya (TPU) tempat pemakaman umum, (RTH) ruang terbuka hijau dan (Fasum) fasilitas umum di tempat tinggal mereka, Minggu (16/10/2022). 

Yudi salah satu penghuni komplek mengatakan, Kami sebagai warga Komplek Palima Indah Residence sangat prihatin dengan kondisi tempat kami, dimana fasilitas umum seperti RTH, TPU atau Fasum, semua itu tidak buatkan oleh pihak pengelola atau pihak developer. 

"Sedangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 9 Tahun 2009 tentang Pedoman pembangunan Perumahan harus dilengkapi dengan sarana prasarana, utilitas yang didalamnya sarana pemakaman dan sarana pertamanan serta ruang terbuka hijau (RTH). 

"Untuk saat ini hal tersebut tidak tersedia di Lingkungan kami, dari pihak Developer sudah kami temui, tapi belum ada kejelasan dari pihak Developer, seharusnya pihak developer memikirkan hal tersebut, karena umur seseorang itu tidak ada yang tau," Ucap Yudi. 

"Sejak ada salah satu warga yang meninggal dunia, kami kebingungan untuk melakukan pemakaman karena di komplek ini belum ada TPU nya, dan akhirnya di makamkan di TPU Kebon jati, kami pun beberapa kali menanyakan ke pihak developer dan untuk sampai saat ini kami belum menerima jawaban yang jelas. 

"Intinya kami meminta  kepada pihak developer untuk menyediakan TPU, Fasum dan satu lagi pagar tembok perumahan yang sudah miri hampir roboh, dikhawatirkan dapat menimbulkan bencana bagi kami yang berada di komplek ini. 

"Mudah mudahan semua keinginan warga komplek ini didengar dan dipenuhi semua keinginannya oleh pihak developer, agar permasalahan nya tidak berlarut-larut dan tidak berdampak kemana mana," Tutup Yudi. 

Ditempat yang sama Edi penghuni komplek tersebut menjelaskan, selama ini kami telah berupaya agar tempat pemakaman umum dan Fasum bagi warga Komplek Palima Indah Residence ini segera dibangun, tapi untuk saat ini masih nihil.

"Semua warga penghuni komplek ini sangat  berharap kepada pihak pengelola atau developer agar segera menyediakan tempat tersebut, agar semua persoalan ini dapat cepat teratasi dan kami mendorong pihak-pihak terkait untuk dapat membuka berkas pendirian Komplek Palima Indah Residence ini," Ucap Edi. 

Sementara itu Yuyun selaku marketing pihak dari Komplek Palima Indah Residence mengatakan saat  dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, untuk saat ini pihak developer sedang berusaha mencari tanah untuk TPU yang terdekat dengan komplek ini dan InsyaAllah minggu ini kita akan ada pertemuan dengan pemilik tanah," Ungkapnya. [Rls/ Icha] 

Sabtu, 15 Oktober 2022

Ajak Warga Aktif Ronda Malam, Polsek Cikande Gencar Patroli Malam Sampai Dini Hari


GK, Serang - Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat agar tetap aman dan kondusif, personel Polsek Cikande Polres Serang, melakukan patroli malam sampai dini hari dan menyambangi warga sebagai wujud kepedulian keamanan lingkungan sekaligus upaya mengajak warga masyarakat untuk aktif dalam kegiatan siskamling sebagai upaya bersama dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tetap aman. (15/10/2022) dini hari.

Kapolsek Cikande Kompol Andhi Kurniawan menjelaskan bahwa dalam mencegah adanya potensi gangguan kamtibmas, menekankan kepada anggota patroli dan untuk rutin melaksanakan Patroli jam rawan malam sampai dini hari dan sambang kepada warga dengan mengunjungi Pos Ronda, dan agar jangan bosan untuk mengingatkan dan mengajak warga aktif melaksanakan ronda malam secara bergilir untuk mewujudkan keamanan ketertiban masyarakat kondusif.

Menindaklanjuti atensi pimpinan tersebut, personel piket Polsek Cikande melakukan Patroli malam sampai dini hari dan menyambangi Pos Ronda yang berada di lingkungan Pemukiman warga wilayah Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin, bertemu langsung dan berkomunikasi dengan warga masyarakat yang sedang berkumpul atau yang sedang melaksanakan kegiatan Ronda Siskamling.

Melalui pendekatan dialogis ini, personel Patroli Polsek Cikande menyampaikan pesan mengajak warga masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan Ronda Siskamling sebagai langkah early warning system/deteksi dini terhadap potensi adanya gangguan keamanan di lingkunganya maupun antisipasi adanya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Selain menyambangi Pos Ronda dan pemukiman warga, Personel Patroli juga melakukan kontrol di obyek vital kawasan Industri Modern, waralaba, minimarket, gerai ATM dan tempat lainnya..

Kapolsek Cikande berharap dengan kehadiran anggota melaksanakan patroli dan mengunjungi Pos Ronda, mampu memotivasi dan memberikan semangat kepada warga masyarakat dalam kegiatan siskamling/Ronda sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungannya, terutama di daerah Hukum Polsek Cikande Polres Serang,“ pungkasnya. [rls/icha]

Minggu, 09 Oktober 2022

Polres Lebak Evakuasi Warga Terdampak Banjir


GK, Lebak - Telah terjadi bencana banjir di Desa Suwakan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak pada Minggu (09/10) sekitar pukul 16.30 Wib.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin melalui Kapolsek Bayah AKP Sudibyo membenarkan kejadian tersebut, "Betul telah terjadi bencana banjir pada Minggu (09/10) sekitar pukul 16.30 Wib di  Desa Suwakan, Kecamatan Bayah," kata Sudibyo.

Sudibyo menjelaskan kronologis kejadian banjir, "Pada Minggu sekitar intensitas hujan di wilayah Bayah sangat tinggi tepatnya sekitar pukul 14.00 Wib sampai dengan 17.00 Wib dan mengakibatkan Sungai Cimandur banjir dan merendam rumah warga," ucap Sudibyo.

Sudibyo menambahkan jumlah rumah yang terendam banjir sebanyak 30 rumah warga, "Sekitar pukul 16.30 Wib banjir akibat luapan air Sungai Cimandur yang mengakibatkan kurang lebih 30 rumah warga yang terendam banjir di Kampung Suwakan yaitu RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, Kecamatan Bayah," ujar Sudibyo.

Sudibyo menjelaskan Ada 30 rumah yang terendam banjir di RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, "Ada 30 rumah yang terendam banjir di RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, antara lain milik Budi, Adlani, Sotro, Ateng, Yoni, Enun, Acong, Andri, Enih, Ohib, Hj. adul, Empah, Sangsang, Pulung, Abah acung, Khaerudin, Teti, Rusni, Romsih, Parman, Pepen, Iboh, Yayat, Cucum, Hj. mami, Abu, Endut, Bagja, Rohman, Ust hapudin," tambah Sudibyo.

Sudibyo mengatakan dalam musibah ini menyebabkan beberapa kerugian materi, "Dalam musibah banjir ini warga mengalami kerugian materi yang berupa terendamnya barang-barang yang ada di dalam rumah, serta data sementara bencana banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa," tambah Sudibyo.

Terakhir Sudibyo menjelaskan dalam musibah tersebut pihaknya melakukan beberapa langkah-langkah kepolisian, "Dalam musibah tersebut pihaknya melakukan beberapa langkah kepolisian diantaranya mendata korban banjir, menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana banjir, serta membuat laporan," tutup Sudibyo. [rls/icha]

Senin, 18 April 2022

Aktivitas Pabrik Alferum Berdampak pada Masyarakat, Kenyamanan Bahkan Kesehatan Jadi Terganggu (Part 1)



GK, BANDAR LAMPUNG - Warga Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, mengeluhkan dampak dari aktivitas pabrik Alferum yang terletak di RT. 13, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Keluhan warga masyarakat tersebut bukan tanpa alasan, dimana akibat dari aktivitas usaha peleburan besi dan aluminium tersebut menimbulkan polusi udara, suara bising dan limbah industri yang dibuang ke aliran sungai.

Hal tersebut disampaikan beberapa perwakilan warga masyarakat RT. 17, LK 1, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, kepada tim media, Minggu (17/04/2022).

Menurut salah seorang warga berinisial (AN), bahwa dampak dari aktivitas pabrik Alferum tersebut sangat mengganggu kenyamanan, bahkan mengganggu kesehatan.

"Kami mengeluhkan dari aktifitas pabrik ini karena menimbulkan debu, bau dan berisik, bahkan saya tidak bisa tidur siang," ujarnya.

Dan dampak lain menurut AN, "Bahkan yang saya alami secara pribadi, terjadinya perubahan pada suara saya yang sekarang sember, dan itu sudah alami sejak tiga tahun lalu," katanya.


Hal ini juga AN telah mengeluhkan dan melaporkan dampak tersebut kepada pihak aparatur kelurahan setempat, "Saya juga mengeluhkan dan melaporkan hal ini kepada aparatur kelurahan, dan katanya pemilik pabrik sudah dipanggil, namun tindak lanjut nya saya tidak tahu," imbuhnya.

Dilain pihak, menurut pengakuan Jordan selaku pengelola pabrik Alferum, mewakili Suntono (orang tuanya), "Selama kurang lebih dua belas tahun pabrik ini beraktifitas, belum pernah ada komplen dari masyarakat sekitar. baru dua bulan ini ada beberapa warga yang kurang nyaman dengan adanya kegiatan pekerjaan ditempat produksi saya," ujarnya.

Bahkan menurut Jordan, "Untuk keamanan kami sudah berkoordinasi dengan ketenaga kerjaan kota, lingkungan hidup, dan segala bentuk persyaratan, NIB, SIUP, SITU, sudah ready semua, bukan yang bodong," jelasnya.

Terkait dampak dari berdiri dan aktivitas pabrik Alferum itu, masyarakat sekitar mengharapkan instansi terkait meninjau pabrik peleburan aluminium tersebut. (Tim)

Kamis, 03 Maret 2022

Jalan Berlobang Bagai Pemancingan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Kanoman



GK, Tanggamus - Tak Kunjung diperbaiki, Jalan Kabupaten penghubung antara dua Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat tepatnya di jalan lintas Pekon Kanoman dan Sukaraja Kecamatan Semaka banyak lobang yang menganga seperti kolam pemancingan membuat warga resah dan tidak nyaman untuk melintasinya.

Hal ini mengundang keperihatinan Buyung Alamsyah, S.E., atau yang biasa di panggil Buyung Maulana selaku putra Daerah Semaka merasa terpanggil hati nuraninya bersama warga di sekitar jalan Pekon Kanoman Kecamatan Semaka secara swadaya bergotong royong menutup lobang di sepanjang jalan.

Ijal warga pekon kanoman sangat berterima kasih kepada Buyung Alamsyah, S.E., yang sudah ikhlas mengeluarkan Dana pribadinya untuk membeli kerokos guna menimbun jalan yang berlubang.

"Kami sangat berterimakasih kepada Bang Buyung Maulana, yang dengan ikhlas berkorban untuk membeli kerokos menguruk jalan yang berlobang dan kami bersama warga dengan antusias bergotong royong membantu," ujarnya, Kamis (3/3/22).

Selanjutnya Ijal juga mengatakan, "Mohon perhatiannya kepada pejabat jangan selalu duduk duduk, lebih baik terjun ke lapangan lihat kondisi jalan, lihat masyarakat banyak kecelakaan. Dimana perhatiannya saya mohon kepada pejabat perhatikan kondisi jalan kalau memang tidak ada perbaikan lebih baik ditanam pisang aja di tengah jalan,” ucapnya.
 
Ditempat terpisah, Buyung Alamsyah, S.E., mengaku sangat ironis melihat kondisi jalan Kabupaten Pekon Kanoman yang menghubungkan Pekon Sukaraja dan jalan penghubung antara kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat.

"Padahal, secara prinsip tidak layak dan sangat memperihatinkan. Disatu sisi PAD kabupaten Tanggamus mampu untuk mengaspal jalan untuk lebih layak di lewati, akan tetapi seperti ada pembiaran dari Pemda Tanggamus, yang lebih miris lagi di Kecamatan Semaka sendiri ada beberapa wakil rakyatnya yang bertengger di parleman DPRD Tanggamus dan juga sering melintasi jalan tersebut tetapi seperti tidak diasadari mereka jika jalannya tidak layak untuk di lewati" terangnya.

"Ditambah lagi, Semaka sebagai etalase Kabupaten Tanggamus sehingga harus benar-benar diperhatikan. Semaka harusnya menjadi corong dan role model untuk kecamatan lainnya, namun jalannya amburadul," kata Buyung Maulana.
 
Sangat memprihatinkan dan ini merupakan teguran keras bagi Pemerintah terkait dalam hal ini Pemda Tanggamus, Buyung alamsyah, S.E., selaku warga setempat yang berani berkorban untuk memeperbaiki jalan lintas Kanoman penghubung antara dua kabupaten, dan warga mempertanyakan, kemana para wakil rakyat yang dari kecamatan semaka?
(Ar)

Jumat, 25 Februari 2022

Kapolri Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Bantu Warga Korban Gempa Pasaman Sumbar


GK, Sumbar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tanggap bencana serta bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi Magnitudo 6,1, di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

"Saya minta untuk wilayah segera turun dan lakukan langkah-langkah pertolongan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).

Sigit meminta, kepada jajaran khususnya di wilayah Sumbar, untuk segera menyediakan tempat atau tenda pengungsian bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi tersebut. Serta melakukan proses evakuasi terhadap warga setempat.

"Mulai dari mempersiapkan tempat atau tenda pengungsian, kegiatan evakuasi dan pertolongan awal terhadap masyarakat korban gempa," ujar Sigit.

Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan awal korban gempa tersebut.

Selain itu, Sigit menekankan, selain jajarannya di wilayah Sumbar, bantuan dan personel dari tingkat pusat atau Mabes Polri akan segera dikerahkan terkait penanganan terhadap masyarakat korban gempa bumi itu.

"Dan siapkan bantuan dari pusat mulai dokter, nakes, bantuan lain yang diperlukan, seperti anggota Brimob, DVI, Samapta, Psikologi untuk trauma healing dan personel lainnya yang diperlukan. Untuk membantu langkah-langkah penyelamatan dan penanganan awal korban gempa," ucap eks Kapolda Banten itu.

Sigit berharap, dengan gerak cepat dari Kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut.

Dari data sementara yang ada, akibat bencana alam gempa bumi tersebut, terdapat empat masyarakat yang meninggal dunia. Sementara, puluhan orang mengalami luka-luka. Serta beberapa bangunan juga alami kerusakan.

Terkait hal tersebut, Sigit menyampaikan duka cita mendalam bagi masyarakat yang meninggal dunia serta terdampak akibat gempa bumi tersebut. 

"Kami menyampaikan belasungkawa untuk seluruh korban yang terdampak dari bencana alam tersebut," tutup Sigit. [Red]

Rabu, 16 Februari 2022

Masyarakat Dua Pekon Harapkan Jembatan Penghubung


GK, Wonosobo - Miris terlihat jembatan yang menghubungkan antara Pekon Negeri Ngarip dan pekon Banjarsari Dusun Tiga Pedukuhan Pejajahan, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Rabu (16/2/22).

Pasalnya jembatan penghubung kedua Pekon tersebut sangat rawan kecelakaan saat di lintasi warga.

Menurut keterangan Jarni warga Pekon Negeri Ngarip, ia mengatakan, "Jembatan ini pernah kami bangun secara swadaya di dua pedukuhan ini, belum sampai satu tahun tapi sudah rusak lagi, karena kita bangun secara swadaya. Lagi pula darurat jembatan kayunya," katanya.

Jarni juga mengatakan jembatan darurat tersebut untuk akses jalan anak sekolah, serta untuk warga 2 Pekon Dusun Pejajahan jika mau shalat jumat yang keberadaan Masjidnya di Banjar Sari.

"Jembatan ini untuk anak-anak sekolah, dari Pedukuhan Pekon Negeri Ngarip Dusun Pejajahan kalau mau sekolah kan muter dulu apa lagi belum satu minggu ini, warga setempat pas kebetulan saudara saya sama anaknya, jatuh dari atas jembatan, untungnya saudara saya dan anaknya itu tidak apa-apa," terangnya Jarni.



Dilain pihak Suhaili selaku Kepala Pekon Negeri Ngarip setelah meninjau langsung kelokasi atas laporan warganya yang berkali-kali kecelakaan karena melintas jembatan darurat tersebut betul-betul ia sangat perhatin melihat kondisi jembatan yang sudah rapuh.

Suhaili mengatakan, "Jembatan yang terletak diantara 2 Pekon ini, pernah dari tahun 2018, 2019, 2020, 2021, kita ajukan ke Dinas terkait yakni Dinas PUPR nyatanya sampai sekarang belum juga ada respon," ucapnya.

Suhaili serta masyarakat setempat berharap kepada instansi terkait khususnya Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, untuk bisa meninjau langsung ke lokasi dan merealisasikan harapan masyarakat untuk membangun jembatan penghubung 2 Pekon tersebut, mengganti jembatan darurat yang ada saat ini. [Ar]

Sabtu, 12 Februari 2022

Rezeki Tak kan Kemana, Sepeda Motor Sriyati Korban Pencurian Kembali Di Temukan



GK, Bandar Lampung - Sriyati (60) Th warga Perum BKP Blok P Kelurahan Kemiling Permai Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung yang menjadi Korban Pencurian dengan Pemberatan oleh tersangka H (23) warga Kelurahan Segala Mider, Bandar Lampung, waktu kejadian hari Kamis, tanggal 10 Februari 2022 sekira Pukul 12.35 Wib di Alfamart Perum BKP Kelurahan  Kemiling Permai, Kota Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Ino Harianto, S.I.K, yang di wakili Kapolsek Kemiling, Iptu Irwansyah, S.H,. M.H,. dan didampingi Kasi Humas, Sabtu (12/2/2022) mengatakan, "Menurut keterangan Korban, kejadian itu pada hari Kamis, tgl 10 Februari 2022 sekira Pukul 12.35 WIB, bermula korban pulang menggunakan kendaraan jenis Honda Beat, diperjalanan korban mampir ke Alfamart dekat BKP untuk belanja, korban memarkirkan kendaraannya dalam posisi motor keadaan terkunci dan korban menaruh Handphone jenis Imphone 7 di dalam laci Motor, setelah selesai belanja korban keluar Alfamart untuk kembali kerumah, sesampainya diparkiran, motor korban sudah tidak ada lagi/ hilang," ungkapnya.

Lebih lanjut Iptu Irwansyah menjelaskan, hasil rangkaian penyelidikan pada hari Kamis, 10 Februari 2022 sekira Pukul 12.45 WIB, dilokasi kejadian, Tim Reskrim Polsek Kemiling yang di Pimpin langsung oleh Kapolsek Kemiling Iptu Irwansyah, S.H,. M.H,. melakukan pengejaran pada pelaku.

"Menurut keterangan Korban, bahwa di motor yang hilang tersebut ada 1 (satu) Unit HP Iphone yang masih Aktif, berdasarkan keterangan Korban, Tim Reskrim menuju ke titik I Cloud di maksud, ternyata benar motor korban berikut barang milik korban berupa HP jenis Iphone yang tersimpan dalam Jok Motor berada di dalam Bengkel milik Dede di Kelurahan Segalamider Tanjung Karang Barat, yang saat itu Bengkel dalam keadaan tutup dan terkunci, kemudian pemilik bengkel di hubungi oleh Ketua RT setempat, lalu pemilik bengkel membuka Bengkel tersebut, namun pelaku berhasil melarikan diri, selanjutnya barang bukti berupa 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat beserta Hp Iphone di amankan ke Polsek Kemiling guna penyelidikan lebih lanjut," papar Kapolsek.




Dede sebagai pemilik bengkel menjelaskan, bahwa selain dirinya yang memegang kunci bengkel juga adiknya yang bernama Hidayat. Setelah di tunjukan CCTV yang ada di TKP, Dede mengenali salah satu pelaku itu adalah adiknya (H),  dan tetangga dekat bengkel juga mengatakan hal yang sama.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 (satu) Unit Honda Beat Magenta th 2017 Nopol : BE 2623 AAE noka : MH1JM111XHK447984 nosin : JM11E1435885 An. Pelapor, korban mengalami kerugian sekitar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

Kini Tim Reskrim Polsek Kemiling sedang dalam pengejaran terhadap diduga tersangka H (23) yang berhasil melarikan diri.

Dan korban sangat merasa senang karena tanggap dan responnya Kapolsek serta personil melakukan pengejaran/ penyelidikan hingga ditemukan dan terbongkarnya kasus tersebut. [Red]

Jumat, 11 Februari 2022

Pembangunan Rabat Baton di Kelurahan Kuripan, Belum Seumur Jagung Sudah Rusak



GK, Investigasi - Pembangunan rabat beton yang ada di Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus. Belum berusia setahun namun sudah banyak yang rusak.

Pekerjaan pembangunan rabat beton terdiri dari 2 termen anggaran dana, dan dititik lokasi yang berbeda. Untuk termen pertama sudah selesai dipertengahan tahun 2021, sedangkan termen kedua baru selesai dibulan Januari 2022.

Hasil pantauan awak media dilapangan, proyek pekerjaan rabat beton termen kedua yang berlokasi di RT 6, RT 8, RT 15, dan RT 19 Kelurahan Kuripan tidak menggunakan papan informasi, yang diduga sengaja dilakukan untuk mengelabuhi masyarakat setempat, agar tidak bisa dimonitoring antara besarnya anggaran, sumber anggaran dan hasil pekerjaan. Sehingga saat ini pun meski pekerjaan terbilang belum seumur jagung, namun kerusakan rabat beton sudah nampak terlihat.

Seharusnya pekerjaan proyek semacam itu, mulai dari pengerjaannya hingga selesai, pagu kegiatan terpampang dilokasi karena masyarakat berhak tahu atas informasi pekerjaan pembangunan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Arman selaku Ketua DPW Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung, ia menuturkan, "Pekerjaan semacam itu seharusnya ada papan informasi, agar masyarakat tau berapa besarnya anggaran pekerjaan itu? Sumber dananya dari mana? Dan juga panjang serta lebar pembangunan rabat beton itu berapa? Tidak boleh ditutupi dari masyarakat," kata Arman saat dijumpai awak media pada hari Kamis (10/2/2022).




Di tempat terpisah, salah seorang warga setempat yang namanya enggan untuk dipublikasikan menyebut bahwa pekerjaan pembangunan rabat beton adalah milik Kelurahan Kuripan yang di kerjakan oleh Pokmas.

Ia mengatakan, "Pekerjaan ini milik Kelurahan Kuripan yang dikerjakan oleh Hamzah selaku Ketua Pokmas yang juga Ketua RT," ucap warga tersebut.

Lebih lanjut warga tersebut mengatakan, "Itu aja bekas kerjanya asal-asalan. Hasilnya tidak bagus dan ada yang retak, ada juga yang ditambal sulam, padahal baru hitungan hari selesai," kata warga tersebut dengan nada kesal.

Selanjutnya awak media mencoba menanyakan kepada Hamzah akan kebenarannya.

Hamzah pun tidak menyangkal, dan ia menyebutkan besaran anggaran pada 2 termen pekerjaan tersebut.

"Pekerjaan rabat beton itu benar milik Kelurahan Kuripan, yang pengerjaannya diserahkan kepada Pokmas. Pembangunan rabat beton itu, pada termen pertama anggarannya sekitar 230 juta sampai 240 juta," kata Hamzah yang tidak mengetahui dengan jelas besaran anggarannya.

"Termen kedua ini pun tidak jauh berbeda," tambah Hamzah.

Rio Iskandar selaku Lurah Kuripan, ketika ditanya soal besarnya anggaran. Rio menjawab, "Anggaran dananya cuma 200 juta," ujarnya.




Melihat hal tersebut, Arman Ketua DPW KAMIJO mengambil langkah dengan cara menyurati pihak Kelurahan untuk meminta klarifikasi atas pekerjaan rabat beton tersebut.

Saat Arman menyampaikan surat tembusan kepada Camat, Kecamatan Kotaagung Pusat, Herlan. Camat mengatakan belum melakukan monitoring akan pekerjaan tersebut.

"Kami dari kecamatan memang belum melakukan monitoring atas pekerjaan tersebut, dan secepatnya akan kami lakukan," ujar Camat. [Red]

Rabu, 02 Februari 2022

Danramil 422-05/Belalau Dampingin Bupati Lampung Barat Serahkan Bantuan Kepada Warga Yang Terdampak Angin Puting Beliung


GK, Lampung Barat - Danramil 422-05/Belalau Kapten Arm Sahabuddin Dampingi Bupati Lampung Barat parosil mabsus meninjau langsung rumah warga pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau yang rusak akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa(01/02/22).

Pada pagi hari Rabu (02/02/22) Sekira Pukul 09.00 WIB, Danramil 422-05/Belalau Dampingi Bupati Parosil Lakukan Pengecekan Satu Per Satu rumah warga guna mengetahui kerusakan yang di alami akibat dampak angin puting beliung tersebut.

Kegiatan Ini didampingi Kepala BPBD Padang Priyono, Sumarmin.SP., Basnaz, Camat Sekincau Edi Sampurna Jaya, Polsek Sekincau, Danramil 422-05/ Belalau, Peratin Giham Sukamaju.

"Beliau berpesan kepada masyarakat setempat agar berhati-hati karena saat ini, dimungkinkan cuaca hujan seperti ini masih akan berlangsung hingga akhir bulan Maret mendatang,'' imbau Parosil.

Pada peninjauan tersebut Bupati Parosil juga menyerahkan puluhan paket bantuan sembako, Beras ,minyak Goreng, Telor, gula pasir, Serta uang tunai dari Baznas kepada warga yang mengalami musibah.

Sementara itu Yayuk Rodiana Mewakili Warga ucapkan terimakasih atas perhatian dan cepat tanggapnya pemerintah kabupaten Lambar.

 "Kami mengucapkan terimakasih atas cepat tanggap serta perhatian pemerintah daerah Lampung barat kepada kami,bantuan yang di berikan sangat membawa manfaat dan sangat kami butuhkan," ujar Ayu mewakili warga sekitar. [Red]

Tower Provider yang Berdiri Sejak 2011, Mendapat Keluhan Warga Umbul Lapang


GK, Pesawaran - Investigasi | Puluhan warga masyarakat RT. 01, 02, dan 03, Dusun Umbul Lapang, Desa Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menuntut kerugian materiil dan immateriil yang di alami akibat dampak radiasi dari Tower Provider yang berdiri sejak 2011 di sekitar rumah mereka.

Hal itu disampaikan oleh beberapa warga kepada awak media saat berkunjung ke masyarakat yang berada disekitar Tower milik Perusahaan Tower Bersama Group (TBG) tersebut, Kamis (26/01/2022) yang lalu.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang warga, Juanda, bahwa setelah adanya tower yang berdiri di dekat rumahnya, keamanan dan kenyamanannya sangat terganggu.

"Intinya begini ya pak, setelah adanya tower provider ini keamanan dan kenyamanan keluarga saya sangat terganggu, sebab keamanan dan kenyamanan keluarga yang paling berharga buat saya," ujar Juanda.

Lebih lanjut Juanda mengatakan, saat terjadi hujan disertai petir dan kilat, keluarganya merasa was-was dan khawatir dan tidak nyaman.

"Apalagi jika hujan bercampur petir, itu perasaan saya sudah tidak nyaman, ditambah lagi terganggu oleh suara panel listrik tower, gak bisa tidur, apalagi pas lagi sakit tambah menjadi beban kita, jangan dibilang kalau soal kerusakan alat-alat elektronik, tapi keamanan dan kenyamanan keluarga saya saja sudah sangat terancam," kata Juanda.

Ketika awak media menanyakan apakah ada perjanjian antara pihak perusahaan pemilik Tower sebelum berdirinya Tower tersebut, terlebih apabila dikemudian hari ada kerugian atau dampak akibat berdiri tower pihak perusahaan akan memberikan kompensasi atau ganti rugi? Juanda mengatakan ada bahkan secara tertulis.

"Ada pak, bahkan secara tertulis, namun saya sebagai warga tidak dikasih salinan surat perjanjian tersebut, seharusnya surat perjanjian itu jangan satu orang yang megang, orangkan bisa dibayar dan surat itu bisa hilang. Tapi kalau semua warga yang kena dampak radiasi ini dikasihkan, semua bisa ngangkat dan bisa bicara," ungkap Juanda.

Tim media mencoba menemui pihak TBG di Jalan Way Kanan, Pahoman, Kota Bandar Lampung, guna meminta konfirmasi dari apa yang dikeluhkan masyarakat Dusun Umbul Lapang pada Jumat (28/1/22). Namun pihak sekuriti mengatakan bahwa menejemen tidak berada ditempat, tapi maksud dan tujuan tim media akan disampaikan.

Setelah 4 hari tidak ada informasi dari pihak TBG, pada Rabu (2/2/22) tim media kembali ke kantor TBG untuk meminta penjelasan pihak menejemen, namun sekuriti mengatakan pihak menejemen tidak bisa memberikan penjelasan. [Tim]

Senin, 17 Januari 2022

Warga Desa Sabah Balau Inginkan Realisasi Pembangunan yang Sudah Dianggarkan pada TA 2020 - 2021



GARIS KOMANDO,LAMSEL - Warga Masyarakat Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk memeriksa dan mengevaluasi APBDes Sabah Balau.

Hal itu terkait dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Desa (APBDes) Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2020-2021 oleh Kadesnya.

Seperti yang disampaikan oleh warga masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, kepada awak media melalui pesan singkat WhatsAppnya, Senin (17/01/2022).

"Bagaimana Desa ini mau maju pak, jika program pembangunan yang sudah dianggarkan dari Dana Desa tidak direalisasikan, dan dananya entah digunakan untuk apa dan oleh siapa," ujarnya.

Masih menurut warga tersebut, mereka meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Sabah Balau TA 2020-2021.

"Melalui media ini, kami warga masyarakat Desa Sabah Balau meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa LPJ APBDes Sabah Balau," tegasnya.

Lebih lanjut warga masyarakat menyampaikan bahwa APBDes Sabah Balau TA 2020 - 2021 diduga tidak Transparan dan ada penyimpangan.

"Bagaimana kami tidak mempertanyakan soal Sekdes dinonaktifkan karena tidak mau menandatangani LPJ APBDes, sementara pak Sekdes punya alasan yang kuat untuk tidak mau menandatangani LPJ APBDes tersebut, diantaranya karena adanya beberapa item pekerjaan fisik yang belum direalisasikan," ungkapnya.

Masyarakat Desa Sabah Balau juga mengharapkan perubahan pada desa mereka, terutama di infrastruktur agar masyarakat lebih lancar dalam akses transportasi dan untuk kemudahan dalam mengangkut hasil bumi.

"Kami berharap dalam pembangunan desa ini ada keterbukaannya pada sesama perangkat desa, hingga akhirnya desa ini ada perubahan dalam pembangunan dari tahun sebelumnya, baru lah desa ini nanti akan telihat lebih maju dan setara dengan desa-desa lain," pungkasnya. [Red]

Pelayanan Puskesmas Sukamaju Mendapat Keluhan Warga



GK,BANDAR LAMPUNG - Warga kota Bandar Lampung keluhkan pelayanan Puskesmas Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur yang tutup pada jam buka operasional. Senin (17/01/2022). 

Diinformasikan oleh warga yang mengantarkan istrinya untuk berobat di Puskesmas Sukamaju. Namun sesampainya disana ia ditolak oleh petugas Puskesmas dengan dalih tutup.

"Padahal sesuai jam kerja itu, seharusnya puskesmas itu tetap buka untuk melayani masyarakat. Buruk bener pelayanan Puskesmas sukamaju," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, saat mengantarkan istrinya berobat, jam menunjukkan jam 12 siang, padahal di pintu puskesmas tertera jelas jam operasional pukul 08.00 WIB sampai 14.30 WIB.

"Saya sudah sampai ke puskes malah petugas bilang tutup, dan beralasan menyusun berkas, padahal jam operasionalnya aja tertera buka," lanjutnya.

Hal ini menurut warga pelayanan tersebut dinilai buruk, yang diketahui secara fungsi, Puskesmas mempunyai peran sebagai pelayan masyarakat terlebih pertolongan pertama dilingkungan terdekat.

Guna mengkonfirmasi permasalahan itu, kemudian awak media mendatangi Puskesmas Sukamaju, namun pihak petugas tidak ada yang bisa menanggapi.

Sementara, Kepala Puskesmas Sukamaju, Ian Rahmadi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terhadap pelayanan yang dikeluhkan oleh warga. [Red]