Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Lemdiklat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lemdiklat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Desember 2024

Sespim Polri 2024 Berhasil Mencetak Calon Pemimpin yang Berakhlak dan Berdedikasi


GK, Lembang –
POLRI, bersama dengan LEMDIKLAT, berkomitmen untuk mencetak pemimpin-pemimpin berkualitas melalui pelaksanaan LEADERSHIP CAMP 2024 SESPIM POLRI, yang bekerja sama dengan BHARATA SATYA SEJAHTERA. Pendidikan ini bertujuan untuk mencetak insan pemimpin yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap perkembangan Indonesia, terutama dalam menyambut masa keemasan negara di tahun 2045.

Upacara pembukaan dihadiri dan dibuka langsung oleh KASESPIM, Bapak IRJEN POL Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, beserta jajaran, termasuk Ibu Retno Naningsih, S.H., M.H., CCPS, Dir. Ut BSS Group. Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung di Gedung Pancasila. Selaku inspektur upacara, KASESPIM Bapak IRJEN POL Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, memimpin acara yang berlangsung khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, KASESPIM berpesan agar setelah menyelesaikan pendidikan ini, seluruh siswa didik dapat menjaga dan mengharumkan nama Kepolisian di masyarakat.

"Setelah rekan-rekan menempuh pendidikan ini, kalian telah menjadi bagian dari kami. Bangun komunikasi yang baik antar alumni, baik dengan Kapolsek, Kapolres, maupun Kapolda," tuturnya dalam sambutan hangat tersebut.

Setelah upacara pembukaan, seluruh siswa didik memberikan kejutan hangat kepada KASESPIM, dengan merayakan ulang tahunnya yang ke-53 tahun melalui acara pemotongan kue ulang tahun. Dr. R. Gunawan, MA, Frans, salah satu siswa, menyampaikan, "Dengan acara pemotongan kue ini, kami ingin menunjukkan rasa perhatian dan kasih sayang kami terhadap Bapak KASESPIM. Semoga beliau diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT."

Proses pembelajaran dan materi terus disampaikan dengan sangat baik. Pada materi Kepemimpinan Futuristik, yang disampaikan oleh KOMBES POL Utoro Saputro, S.H., S.S., TMK, beliau lebih mengedepankan akhlak dan jiwa yang bersih dalam setiap kepemimpinan. Landasan ini bertujuan untuk menciptakan pemimpin dengan pemikiran yang lembut, sehingga dapat mengambil keputusan dan kebijakan yang tepat, yang dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota dan staf. Tujuannya agar setiap tugas yang diberikan oleh pemimpin dapat terlaksana dengan baik.

Sesi materi Management Course II yang sangat menarik diajarkan oleh dua dosen yang energik, KOMBES POL Zubair Rasyid, M.H., dan Ibu AKBP Henny Gaztiana, P.Mm. Seluruh siswa didik terlihat sangat senang dan terkesan dengan penyampaian materi dan praktik. Bahkan kelas yang seharusnya berakhir pukul 15.00 WIB, berlanjut hingga pukul 17.14 WIB karena antusiasme siswa.

Materi ini lebih mengedepankan implementasi dan praktik, serta studi kasus yang mengharuskan siswa untuk mengambil keputusan yang tepat dan cepat. "Bahkan soal-soal yang diberikan oleh dosen pembimbing dapat terselesaikan dengan cepat dan hasil yang memuaskan," ujar Adi Kurniawan Saputra, salah satu siswa didik asal Jambi yang kini bertugas di Jakarta.

Keseruan dan kekhidmatan juga terjadi ketika siswa didik diajak ke Tugu SESPIM POLRI.

"Menyatulah dengan alam dan belajarlah darinya, maka alam akan memberikan segala potensinya untuk dirimu," ujar salah satu siswa.

Upacara diadakan dua kali: pertama di lapangan dalam hutan yang rimbun dan dingin. Di sini, semua pemimpin dimulai, baik Kapolsek, Kapolres, maupun Kapolda.

"Di lorong kepemimpinan ini, jiwa kita dibentuk," ujar KOMBES POL Utoro Saputro, S.H., S.S., TMK, dalam sambutannya.

Perjalanan sepanjang 5,7 km di alam yang masih asri membawa siswa melewati Lorong Lumut, yang berliku, licin, dan terjal. Beberapa siswa bahkan asyik berfoto untuk mengabadikan momen langka tersebut. Tak terasa, perjalanan ini berakhir di puncak ketinggian 1.628 MDPL, di mana berdiri kokoh Tugu SESPIM POLRI yang tampak penuh aura positif. Setelah barisan disusun, dimulailah upacara penyiraman air suci, sebuah tradisi yang dilakukan oleh semua siswa didik SESPIM POLRI sebelum upacara penutupan dan pelepasan.

"Saya, selaku pribadi dan mewakili institusi kami, sangat berterima kasih telah diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan ini. Semua rangkaian pendidikan dan acara kami ikuti dengan baik. Harapan kami, sebagai siswa didik SESPIM POLRI, dapat lulus dan menjadi pemimpin masa depan yang baik. Terima kasih kepada seluruh dosen pembimbing yang telah banyak memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kami. Semoga Allah memberikan nikmat yang berlimpah," ujar Adi Kurniawan Saputra.

Upacara penutupan dan malam inagurasi dilaksanakan pada Kamis, 12 Desember 2024, di Gedung Utaryo, dengan Kombes Pol. Utoro Saputro, S.H., S.S., TMK, sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan pesan dari KASESPIM yang intinya menyampaikan bahwa pendidikan ini membentuk karakter dan meningkatkan kecintaan pada lingkungan sosial, kemanusiaan, serta bangsa dan negara.

Pendidikan ini juga meningkatkan kesadaran individu dalam menjalin kerjasama dan membangun sinergitas antara semua golongan dan kelompok. Upacara ini juga diwarnai dengan penyematan pin SESPIM POLRI secara simbolis, yang dilakukan oleh KOMBES POL Utoro Saputro, S.H., S.S., TMK, yang mewakili KASESPIM yang berhalangan hadir karena kegiatan lain.

Pada letting pendidikan kali ini, ketua kelas yang ditunjuk langsung adalah Bapak Brata Santosa Budiar. Dalam rapat bersama rekan-rekan, mereka sepakat untuk memberi nama letting ini "PANDAWA 57" dengan slogan Bergerak untuk Nusantara, Maju untuk Indonesia. Semoga letting ini menjadi percontohan dan menjadi yang terbaik sepanjang masa.(*)

Kamis, 09 Desember 2021

Kapolri Ingin Lemdiklat Jadi "Dapur" Pencetak SDM Unggul yang Dicintai Masyarakat



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap bahwa Lemdiklat Polri harus menjadi "dapur" untuk mencetak sosok personel kepolisian yang memiliki kompetensi dan kualitas yang baik seperti yang diharapkan dan dicintai serta memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Sigit dalam sidang pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan (Wandiklat) Polri, Rabu (8/12/2021). Menurut Sigit, Wandiklat memiliki peran penting sebagai tahap awal perumusan kebijakan yang menentukan kompetensi dan kualitas seorang prajurit Korps Bhayangkara.

"Oleh karena itu untuk pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul, Lemdiklat Polri menjadi kunci utama sebagai "dapur" pengolahan SDM Polri. Agar betul-betul terwujud SDM Polri yang unggul," kata Sigit dalam arahannya. 

Dalam Wandiklat ini, mantan Kapolda Banten tersebut menekankan, pentingnya menerapkan tiga kompentensi, yakni, kompetensi teknis, kompetensi Leadership dan kompetensi etika. Serta tetap mengacu pada delapan standar pendidikan Polri, yaitu standar kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian.

"Delapan standar pendidikan ini tentunya harus kita jadikan acuan sehingga betul-betul bisa dilaksanakaan dengan baik," ujar Sigit.

Terkait tiga kompentensi, eks Kabareskrim Polri ini menegaskan harus diterapkan di seluruh pendidikan yang ada, mulai dari Pendidikan Pembentukan (Diktuk), Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) dan Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum).

"Output yang kita harapkan, dimana mereka memiliki kompetensi teknis, kompetensi etika dan kompetensi Leadership. Sehingga betul-betul bisa dilahirkan personel Polri yang memiliki kemampuan sebagai Polri yang memiliki SDM yang mumpuni, unggul, dan profesional. Sehingga kita mampu lahirkan dan wujudkan personel Polri yang pada saat melaksanakan tugasnya menjadi Polri yang betul-betul bisa dekat dengan masyarakat, bisa dipercaya masyarakat dan dicintai masyarakat. Ini adalah PR kita," ucap Sigit.

Menurut Sigit, tiga kompetensi mutlak harus dimiliki oleh personel kepolisian. Sebab itu, Sigit berharap, Lemdiklat Polri menanamkan hal itu sejak awal mula pendidikan dan pelatihan dengan cara yang tepat dan proporsional.

Dari segi pembentukan, kata Sigit, maka yang harus disajikan adalah kompetensi teknis dan kompetensi etika. Lalu, di segi pengembangan yang harus diberikan adalah kompetensi Leadership dan etika yang harus betul-betul ditanamkan.

"Pendidikan pengembangan Dikbangspes, kompetensi teknis yang kita harapkan betul-betul bisa dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas terkini," tutur Sigit.

Dari proses pembentukan, Sigit juga menegaskan bahwa, personel kepolisian harus dapat melakukan diskresi kepolisian dan penggunaan kekuatan secara bertanggung jawab.

Pasalnya, hal itu harus sesuai dengan asas legalitas, proporsionalitas, nesesitas (keperluan) dan akuntabilitas.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan soal harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan SDM yang unggul dan Presisi dalam menjalankan tugas serta wewenangnya. Karena itu, pengembangan SDM di Korps Bhayangkara menjadi salah satu peran yang sentral.

"Untuk itu pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius. Mulai dari rekrutmen pendidikan dan promosi harus dilakukan transparan dan akuntabel. Kemudian harus dibentuk dan diciptakan karakter sesuai dengan tugas Polri dan tentunya harus menguasai ilmu pengetahuan yang baru," tutup Sigit. [Red]

Kamis, 07 Oktober 2021

Tim STIK Lemdiklat Polri Melaksanakan Penelitian di Polda Lampung


Bandar Lampung – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan penelitian tentang strategi pencegahan paham radikalisme terhadap anggota di lapangan.

Penelitian dilakukan oleh Tim dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri di Gedung Wiyono Siregar (GWS) Polda Lampung, Kamis (7/10/2021) pagi.

Ketua Tim STIK Kombes Pol Faizal mengatakan, penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui strategi yang tepat dalam pencegahan paham radikalisme anggota.

Kombes Faizal berharap, dalam penelitian dengan metode Focus Group Discussion (FGD) tersebut akan didapatkan data dan informasi yang akurat.

“Pengumpulan data dan penelitian yang dilakukan adalah tentang strategi pencegahan paham radikalisme terhadap anggota Polri di lapangan, khususnya personel satuan kerja (satker) Polda Lampung,” kata Kombes Pol Faizal.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Lampung Kombes Pol Endang Widowati menyabut baik kedatangan Tim STIK Lemdiklat Polri di Polda Lampung.

Endang berharap penelitian yang dilakukan terhadap audience dari perwakilan satker Polda Lampung sebanyak 40 personel ini kedepannya dapat bermanfaat dan menunjang kinerja serta kemajuan Polri.

Endang berpesan kepada para personel yang ditunjuk untuk mengikuti kegiatan bisa menyampaikan data apa adanya. [Sur]