Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Presiden Jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Presiden Jokowi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2024

Presiden Jokowi Resmikan SPAM Kota Bandar Lampung


GK, Lampung
- Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Senin, 26 Agustus 2024. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di daerah.


Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa pembangunan SPAM ini telah dikerjakan oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2020.


"Hari ini akan kita resmikan sistem penyediaan air minum di Kota Bandar Lampung. Ini merupakan salah satu proyek strategis nasional di Provinsi Lampung yang sudah dikerjakan sejak tahun 2020," ucap Presiden. 


Presiden mengatakan bahwa SPAM yang dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp1,3 triliun tersebut dapat memasok air bersih untuk 60 ribu rumah tangga di wilayah tersebut. Menurut Presiden, kapasitas SPAM yang besar tersebut menyediakan air yang sangat jernih dan bagus.


"Yang disampaikan Bu Dirjen katanya lebih bersih, lebih bagus dari air kemasan karena NTU (Nephelometric Turbidity Unit)-nya 0,278 padahal standar dari Kemenkes itu 3, kalau air kemasan itu 0,8. Jadi lebih bagus," lanjutnya.


Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong jajaran pemerintah daerah untuk memastikan rumah tangga sekitar dapat memiliki sambungan dari SPAM. "Saya titip Bu Wali Kota, Pak Bupati agar sambungan ke rumah tangga betul-betul didorong agar makin banyak rumah tangga kita yang memiliki sambungan dari SPAM yang kita bangun ini," ujarnya. 


Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut yakni Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Lampung Samsudin, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, dan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.(red)

Jumat, 27 Oktober 2023

Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Sambut Presiden Jokowi Di Bandara Radin Inten


GK, Lampung
– Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin SE mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil, sambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo di Bandara Internasional Raden Inten II Lampung Selatan Provinsi Lampung, Kamis (26/10/2023).

Turut menyambut kujungan kerja Presiden RI tersebut diantaranya Gubernur Lampung  Ir. H. Arinal Djunaidi, Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si, Danlanal Lampung Kolonel Laut ( P ) Muhammad Nizarudin, SE., MH., CHRMP, Danlanud M Bunyamin (Letkol Pnb Yosi Hadi Wiyanto, Kasat Pol PP Provinsi Lampung Bapak M. Zulkarnain dan Biro Adpim Provinsi Lampung Bapak Muhammad Yuliardi.

Presiden Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Radin Inten II sekitar pukul 14.45 WIB, yang bertolak melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, menuju Provinsi Lampung dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia.

Setibanya di Bandara Internasional Radin Inten II Lampung Selatan, Presiden Joko Widodo akan melangsungkan menuju Gudang Bulog Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung dalam rangka menyerahkan 1.000 kantong beras kepada masyarakat Bandar Lampung[red]

Senin, 11 September 2023

Presiden Jokowi Dorong Langkah Terobosan Pemberantasan dan Penanganan Narkoba


GK,Jakarta 
– Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 11 September 2023, untuk membahas terkait penanganan masalah narkoba di Tanah Air. Dalam rapat tersebut, Presiden mendorong jajarannya untuk mencari sebuah langkah terobosan dalam mengentas penyalahgunaan narkoba.

"Pada siang hari ini saya ingin mengajak kita semua untuk mencari sebuah lompatan terobosan agar kejahatan luar biasa ini bisa kita kurangi, kita selesaikan dengan baik," ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara menuturkan bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mencatat kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 3,6 juta jiwa atau 1,96 persen. Untuk itu, Presiden meminta seluruh jajarannya melakukan penegakan hukum yang tegas dan memberikan efek jera kepada para pelaku. 

"Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang juga terlibat di jalurnya, ini menjadi catatan dan tindakan tegas harus diberikan kepada mereka," tutur Kepala Negara.

Sementara itu, terkait dengan rehabilitasi bagi para pengguna narkoba, Presiden mengapresiasi usulan terkait penggunaan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) sebagai salah satu tempat untuk rehabilitasi. Meski demikian, Presiden menyampaikan bahwa penggunaan tempat tersebut masih harus dikalkulasi secara matang.

"Di setiap Kodam, saya kira punya kapasitas kurang lebih 500-an yang bisa direhab di situ, tapi nanti kita bicarakan juga anggarannya seperti apa," ujar Presiden.

Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya mencegah penyalahgunaan narkoba di Tanah Air. Kepala Negara pun meminta jajarannya untuk fokus dalam menyelesaikan masalah penyelundupan narkoba di sejumlah provinsi dengan kasus narkoba tertinggi.

"Ini saya kira agar kita fokus, saya nanti juga memutuskan kita kerjakan tidak di semua provinsi dulu, mungkin lima besar, provinsi lima besar yang narkobanya paling tinggi kita fokuskan di situ atau sepuluh besar nanti kita putuskan setelah berbicara di sini," tandas Presiden.[Red]