Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Penanganan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penanganan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 September 2023

Presiden Jokowi Dorong Langkah Terobosan Pemberantasan dan Penanganan Narkoba


GK,Jakarta 
– Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 11 September 2023, untuk membahas terkait penanganan masalah narkoba di Tanah Air. Dalam rapat tersebut, Presiden mendorong jajarannya untuk mencari sebuah langkah terobosan dalam mengentas penyalahgunaan narkoba.

"Pada siang hari ini saya ingin mengajak kita semua untuk mencari sebuah lompatan terobosan agar kejahatan luar biasa ini bisa kita kurangi, kita selesaikan dengan baik," ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara menuturkan bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mencatat kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 3,6 juta jiwa atau 1,96 persen. Untuk itu, Presiden meminta seluruh jajarannya melakukan penegakan hukum yang tegas dan memberikan efek jera kepada para pelaku. 

"Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang juga terlibat di jalurnya, ini menjadi catatan dan tindakan tegas harus diberikan kepada mereka," tutur Kepala Negara.

Sementara itu, terkait dengan rehabilitasi bagi para pengguna narkoba, Presiden mengapresiasi usulan terkait penggunaan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) sebagai salah satu tempat untuk rehabilitasi. Meski demikian, Presiden menyampaikan bahwa penggunaan tempat tersebut masih harus dikalkulasi secara matang.

"Di setiap Kodam, saya kira punya kapasitas kurang lebih 500-an yang bisa direhab di situ, tapi nanti kita bicarakan juga anggarannya seperti apa," ujar Presiden.

Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya mencegah penyalahgunaan narkoba di Tanah Air. Kepala Negara pun meminta jajarannya untuk fokus dalam menyelesaikan masalah penyelundupan narkoba di sejumlah provinsi dengan kasus narkoba tertinggi.

"Ini saya kira agar kita fokus, saya nanti juga memutuskan kita kerjakan tidak di semua provinsi dulu, mungkin lima besar, provinsi lima besar yang narkobanya paling tinggi kita fokuskan di situ atau sepuluh besar nanti kita putuskan setelah berbicara di sini," tandas Presiden.[Red]

Senin, 21 November 2022

Polri Kerahkan Brimob hingga Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur


GK, Cianjur - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan pasukan untuk evakuasi dan penanganan gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Diketahui gempa dengan kekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi siang tadi memakan korban jiwa dan merusak beberapa bangunan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini anggota SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar sudah berada di lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi.

"Anggota Brimob sudah melaksanakan kegiatan SAR Penanganan longsor pasca Gempa Bumi di daerah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022).

Lebih lanjut, Dedi menuturkan, Kapolri telah menerbitkan surat telegram melalui Asops Kapolri terkait penanganan gempa di Cianjur. Dalam surat telegram tersebut, Mabes Polri akan mengerahkan bantuan penanganan gempa di Cianjur.

Adapun bantuan yang dikerahkan yakni 5 personel Ditpoludara beserta satu unit helikopter, 94 personel Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, dan 202 personel Korbrimob Polri dengan kualifikasi SAR.

"Selain itu juga dikirim 20 personel Pusdokkes Polri beserta dua ambulans," katanya.

Selain membantu evakuasi penanganan gempa di Cianjur, Polri juga menerjunkan tim trauma healing guna memberikan bantuan penanganan psikologi ke korban gempa.

"Sebanyak 16 personel trauma healing dari Biro Psikologi juga dikerahkan," ujarnya.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB.
Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami. [Icha]

Rabu, 21 September 2022

Dirlantas Polda Banten Hadiri Rapat Penanganan Kecelakaan Lalu lintas di Wilayah Provinsi Banten Bersama Stakeholder


GK, Serang – Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto menghadiri rapat koodinasi bersama stakeholder membahas tentang Penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Banten bertempat di Hotel Lyyn pada Selasa (20/09).

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto, Kadis Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Banten Saldhy Putranto, dari BPTD Provinsi Banten, Dinas PUPR Provinsi Banten dan para Kasat Lantas Polres/Ta jajaran Polda Banten.

Budi Mulyanto menyampaikan pada kegiatan ini bahwa beberapa faktor penyebab terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Banten antara lain faktor manusia, kendaraan, jalan dan alam.

“Lakukan upaya-upaya dibidang Preemtif, Preventif dan Represif untuk mencegah terjadinya laka lantas yang disebabkan oleh faktor manusia, kendaraan dan alan,” kata Budi Mulyanto.

Selanjutnya kegiatan Rakor dibuka oleh Saldhy Putranto dan dengan dilanjutkan Paparan dari Kadishub Provinsi Banten, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Banten dan Kadis PUPR Provinsi Banten.

Untuk menekan tingkat kecelakaan lalu lintas dan menekan tingkat fatalitas laka , para Kasat Lantas sudah mengetahui wilayah rawan laka dan bersama instansi terkait mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional sudah melaksanakan langkah-langkah preemtif, Preventif dan Represiv.

Menurunkan tingkat kecelakaan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rapat koordinasi ini dalam menentukan tindakan untuk 3 bulan kedepan mulai dari penyebab kecelakaan terutama faktor manusia. [rls/icha]