Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label RSUDAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RSUDAM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Desember 2025

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Gelar Lokakarya Penjaringan Aspirasi untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan


Bandar Lampung
— RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung menggelar Lokakarya Penjaringan Aspirasi Masyarakat terhadap Pelayanan Rumah Sakit, Kamis (11/12/2025), bertempat di Ballroom Radisson, Bandar Lampung.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Gubernur Lampung, pimpinan instansi vertikal, organisasi profesi kesehatan, para direktur RSUD kabupaten/kota, mitra kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dr.Yusmaidi,Sp,B,KBD Wadir Keperawatan Layanan dan Penunjang Medik RSUDAM menyampaikan bahwa forum semacam ini sangat penting dalam merumuskan langkah strategis peningkatan mutu layanan. RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan utama Provinsi Lampung dituntut terus bertransformasi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, aman, merata, dan berkualitas.

Manajemen RSUDAM juga memaparkan sejumlah capaian dan program prioritas, di antaranya:

1. Penguatan tata kelola layanan dan akuntabilitas.


2. Pengembangan layanan prioritas sebagai rumah sakit rujukan provinsi.


3. Peningkatan kualitas SDM kesehatan melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.


4. Penyempurnaan sistem pengaduan untuk mencegah maladministrasi dan risiko hukum.


5. Penguatan kerja sama dengan rumah sakit kabupaten/kota untuk memperluas jaringan pelayanan.

Lokakarya dibuka secara resmi oleh M. Firsada, yang hadir mewakili Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.


Dalam sambutannya, ia membacakan pesan Gubernur Lampung yang menekankan pentingnya kualitas pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.


Kegiatan ini merupakan implementasi dari amanat Peraturan Menteri PAN-RB tentang penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik. Melalui forum ini, rumah sakit dapat menerima langsung kritik, masukan, dan harapan masyarakat serta mitra layanan kesehatan.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Dr. Prisada, disebutkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator penting kemajuan suatu daerah.

“Di rumah sakit tidak ada yang lebih penting daripada pelayanan. Tidak ada yang bisa bersembunyi ketika pasien menunggu sambil memegang nomor antrean,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa transformasi kesehatan nasional—mulai dari layanan primer, layanan rujukan, hingga ketahanan sistem kesehatan—harus diimplementasikan secara nyata, bukan sekadar jargon kebijakan.

Sebagai satu-satunya rumah sakit kelas B di Lampung dengan beban pelayanan terbesar, RSUDAM diharapkan terus berkembang melalui dukungan anggaran daerah untuk sarana prasarana, alat kesehatan, serta peningkatan kompetensi SDM.


Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada seluruh tenaga medis dan nonmedis RSUDAM bahwa mereka merupakan pilar utama pelayanan yang menentukan kualitas dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.

“Kompetensi, ketulusan, dan integritas adalah jantung pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Ia berharap setiap masukan dan kritik dari masyarakat dijadikan energi positif untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit di masa mendatang.


Dengan kolaborasi antara pemerintah, manajemen rumah sakit, organisasi profesi, dan masyarakat, RSUDAM diharapkan semakin profesional, berintegritas, dan menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya masyarakat Lampung.

“Seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan: memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, aman, manusiawi, dan menghadirkan kekuatan bagi masyarakat,” tutupnya 

Jumat, 23 Mei 2025

RSUD Abdul Moeloek Terapkan Layanan Berbasis KTP, Tanpa Hambatan Status BPJS


Bandar Lampung
- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung mulai menerapkan kebijakan pelayanan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) tanpa mempersoalkan status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Kebijakan ini bertujuan menghilangkan hambatan administratif yang selama ini mengganggu proses pelayanan medis, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Wakil Direktur Keperawatan Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menyatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Gubernur Lampung dalam memperkuat peran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan universal. Menurutnya, pasien yang datang ke rumah sakit tidak lagi ditanya mengenai status pembiayaan melalui skema JKN atau layanan umum, melainkan langsung mendapatkan pelayanan berdasarkan kebutuhan klinis.

"Pasien cukup menunjukkan KTP. Kami tidak lagi membedakan pasien BPJS atau non-BPJS di tahap awal pelayanan. Prinsipnya adalah memberikan intervensi medis terlebih dahulu, verifikasi administratif menyusul," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/5/2025).

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai aduan masyarakat yang merasa terhambat dalam memperoleh layanan medis akibat persoalan teknis kepesertaan JKN, seperti status tidak aktif atau tunggakan iuran. RSUD Abdul Moeloek menilai bahwa kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk memperoleh pertolongan medis, terutama dalam kondisi emergensi.

“Contohnya, ada warga yang tidak aktif JKN karena lama tidak membayar, lalu mengalami kondisi gawat darurat. Selama ini, mereka masih dihadapkan pada pilihan jalur layanan BPJS atau umum, yang justru memperlambat intervensi. Sekarang, kami hilangkan itu,” jelas dr. Imam.

Ia menambahkan bahwa identifikasi kepesertaan tetap dilakukan setelah pasien stabil, guna keperluan pencatatan dan klaim pembiayaan. Sistem ini juga menjadi bagian dari kolaborasi rumah sakit dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas cakupan peserta aktif, termasuk yang dibiayai pemerintah melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Saat ini, pihak rumah sakit tengah menyusun surat edaran resmi untuk diterapkan secara menyeluruh, khususnya di unit pelayanan primer seperti IGD. Dalam sistem baru tersebut, tenaga medis akan langsung melakukan triase dan intervensi awal tanpa hambatan administratif, selanjutnya keluarga pasien akan diminta menyerahkan dokumen identitas untuk proses lanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa di IGD, tidak ada penundaan tindakan medis akibat verifikasi administrasi. Dokter, perawat, dan pendamping pasien akan bekerja simultan untuk memberikan pelayanan optimal. Jadi tidak lagi pertanyaan 'Mau Jalur BPJS atau Umum?'” imbuhnya.

Penerapan sistem layanan berbasis KTP ini merupakan bentuk dedikasi RSUD Abdul Moeloek dalam menjunjung prinsip *equity* dalam pelayanan kesehatan serta komitmen terhadap standar pelayanan minimal (SPM) sektor kesehatan. Rumah sakit juga menekankan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk mengedepankan etika profesi dan pelayanan yang humanis serta berbasis pada keselamatan pasien.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebelumnya telah menyampaikan komitmennya untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi administratif. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada warga Lampung yang tertolak saat membutuhkan pertolongan medis hanya karena kendala teknis kepesertaan BPJS. Ia mendorong seluruh fasilitas kesehatan, terutama milik pemerintah, untuk menjadikan KTP sebagai alat utama akses layanan dasar dan darurat.

“Kesehatan adalah hak dasar. Negara harus hadir tanpa syarat rumit. Mulai sekarang, kita prioritaskan pelayanan berdasarkan kebutuhan medis, bukan urusan birokrasi,” ujar Gubernur Mirza dalam arahannya kepada seluruh kepala rumah sakit daerah di awal Mei 2025 lalu.

Dengan kebijakan ini, Gubernur berharap paradigma pelayanan publik di sektor kesehatan berubah menjadi lebih inklusif, cepat tanggap, dan berpihak pada keselamatan serta martabat warga. RSUD Abdul Moeloek menjadi rumah sakit rujukan pertama di Lampung yang mengimplementasikan penuh arahan tersebut. (Red)

Senin, 24 Februari 2025

Wakil Gubernur Lampung, Dr. Jihan Nurlela, M.M, Lakukan Kunjungan Kerja di RSUDAM Bandar Lampung


Lampung
– Wakil Gubernur Lampung, Dr. Jihan Nurlela, M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi fasilitas dan pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit pada,Senin(24/2/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Jihan Nurlela didampingi oleh pihak manajemen RSUDAM dan sejumlah pejabat setempat. Ia melakukan peninjauan ke berbagai ruangan di rumah sakit, termasuk ruang perawatan pasien, ruang instalasi gawat darurat (IGD), serta fasilitas penunjang lainnya. Kunjungan ini menjadi momen penting untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit terbesar di Lampung ini.


Wakil Gubernur Lampung menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah, untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang optimal. “Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi fasilitas dan pelayanan yang ada di RSUDAM, serta mendengarkan masukan dari tenaga medis dan pihak rumah sakit terkait kebutuhan dan tantangan yang dihadapi,” ujar Dr. Jihan.


Selain memantau fasilitas, Dr. Jihan juga mengapresiasi upaya RSUDAM dalam menjaga standar pelayanan yang baik dan terus berkomitmen meningkatkan kualitasnya. Ia berharap kunjungan ini dapat memotivasi pihak rumah sakit untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau bagi masyarakat Lampung.


Selain itu, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Wakil Gubernur untuk memberikan dukungan langsung kepada tenaga medis dan staf rumah sakit yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dukungan ini sangat penting sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi para tenaga medis dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di tengah pandemi dan berbagai kondisi lainnya.


Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperbaiki sektor kesehatan, salah satunya dengan memastikan fasilitas rumah sakit daerah dapat berfungsi secara optimal. Hal ini diharapkan dapat memberikan akses kesehatan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga Lampung.


Dengan adanya kunjungan ini, Dr. Jihan berharap dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik di Lampung.(Yuli)


Jumat, 29 November 2024

Pejabat Gubernur Lampung membuka Lokakarya Aspirasi Masyarakat terhadap Pelayanan RSUDAM


GK, Lampung
– Pj. Gubernur Samsudin membuka Lokakarya Aspirasi Masyarakat terhadap Pelayanan RSUDAM Provinsi Lampung yang berlangsung di Swiss-Bellhotel, Kamis (28/11/2024).

Acara lokakarya ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, serta Direktur RSUDAM.

Perubahan yang berhasil dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, bertujuan untuk meningkatkan dan mendorong masyarakat agar hidup lebih sehat dan produktif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian dan menjadikan Indonesia lebih maju.

Pj. Gubernur Samsudin menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berupaya bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak yang berkontribusi dalam sistem kesehatan, termasuk layanan rujukan.

RSUD Abdul Moeloek, sebagai rumah sakit kelas A milik Pemerintah Provinsi Lampung, merupakan kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung dan menjadi rumah sakit rujukan tertinggi yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi.

Pj. Gubernur juga berharap Provinsi Lampung dapat memiliki rumah sakit khusus untuk meningkatkan layanan kesehatan, melayani masyarakat dengan lebih profesional, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola dan gaya hidup sehat.

Sementara itu, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Dr. Lukman Pura, menerangkan bahwa Lokakarya Pengembangan RSUDAM ini diikuti oleh 200 peserta dan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di RSUDAM Provinsi Lampung.(Yuli)

Kamis, 21 November 2024

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 RSUDAM Meresmikan Gedung Respiratory Intensive Care Unit (R-ICU) dan Gedung Administrasi Transformasi



GK, LAMPUNG  -
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 sekaligus meresmikan Revitalisasi Gedung Isolasi Flu Burung menjadi Gedung Respiratory Intensive Care Unit (R-ICU) dan Gedung Administrasi Transformasi Layanan Kesehatan (AM-Heritage).

Selain itu sekaligus dalam rangka Pencanangan Hari Jadi RSUDAM 7 Agustus 1984 RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung bertempat di Halaman Gedung Eksekutif RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada, Rabu (20/11/2024).

Dalam sambutannya, dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., MHSM menyampaikan kegiatan hari merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada 
tahun 2024 dengan mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama”.

Selanjutnya Lukman Pura, menjelaskan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung sebagai berikut:
1) Bakti Sosial
a) Donor Darah : 26 November 2024
b) Khitan Modern :  22 November 2024
c) Edukasi Diabetes Mellitus : 26 November 2024
d) Tali Asih bagi Pasien Rawat Inap : 20 November 2024
2) Pertandingan Olahraga
a) Catur : 18-19 Nov. 2024
b) Tenis Meja : 20-21 Nov. 2024
c) Biliar : 16 November 2024
d) Senam Kreasi : 23 November 2024
3) Kegiatan Ilmiah
a) Seminar Transformasi Kesehatan : 19 November 2024
b) Lokakarya Pengembangan RSUDAM: 28 November 2024.

Dalam kegiatan tersebut hadir Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin didampingi oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dengan 9 RSUD kabupaten/kota se-provinsi Lampung dan penandatangan perjanjian kerjasama antara RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung dengan 4 RSUD kabupaten/kota se-provinsi Lampung.

Adapun Pengampuan 10 Layanan Prioritas Nasional dalam 
Transformasi Kesehatan, yaitu:
* RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dengan 
9 RSUD Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, meliputi :
- RSUD Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah
- RSUD Dr. H. Bob Basar, SKM, Lampung Selatan
- RSUD Mayjen HM Ryacudu, Lampung Utara
- RSUD Batin Mangunang, Tanggamus
- RSUD Menggala, Tulang Bawang
- RSUD ZA Pagar Alam, Way Kanan
- RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung
- RSUD Sukadana, Lampung Timur
- RSUD A. Yani, Metro. 

* RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung dengan 4 RSUD 
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, meliputi :
- RSUD Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah
- RSUD Mayjen HM Ryacudu, Lampung Utara
- RSUD Menggala, Tulang Bawang
- RSUD Sukadana, Lampung Timur," tandanya. (*)

Selasa, 11 Juni 2024

Direktur RSUDAM, dr. H.Lukman Pura Menghadiri dan Mengunjungi Stan di Acara Penutupan Pekan Raya Lampung


GK, Bandarlampung
– Direktur RSUDAM, Dr. H.Lukman Pura, SP. PD., K-GH., MHSM,  menghadiri acara penutupan pekan raya lampung di lapangan sumpah pemuda bandar lampung,senin malam (10/06/2024)

Dalam hal ini Direktur RSUDAM, dr. H.Lukman Pura, SP. PD., K-GH., MHSM,  menyempatkan diri untuk mengunjungi stan dan ikut periksa kesehatan geratis yang berada di stan rumah sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Muluk

Alhamdulillah kita bisa mengikuti Pekan Raya Lampung ini sebagaimana kontribusi dan hal yang lain. Pada acara ini kita bisa memvisualisasikan apa yang sudah dicapai, apa yang kurang, dan Bagaimana perencanaan ke depan. 

Kami senang bahwa sebagai salah satu dari opd public service dan pelayanan publik Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Muluk mampu menampilkan beberapa perubahan-perubahan yang cukup signifikan di dalam pelayanan. 

Harapannya visualisasi ini dapat memberikan informasi kepada seluruh rakyat Lampung bagaimana konstribusi, bantuan, dan konsistensi Gubernur Lampung bapak Arinal Junaidi dalam rangka penyediaan pelayanan kesehatan berbasis Rumah Sakit. 

Kami harapkan dukungan dan peran serta masyarakat dalam rangka mengkoreksi, memperbaiki, serta menjaga pelayanan yang kita tampilkan. Insyaallah pelayanan Abdul Muluk bisa lebih baik untuk rakyat Lampung sehat. Lampung sehat, Lampung berjaya, "tutupnya"(Yuli)

Senin, 10 Juni 2024

RSUDAM Lampung Raih Juara Kedua Stan Informatif Kategori Perangkat Daerah di Pekan Raya Lampung 2024


GK, Lampung
– Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, meraih juara kedua stan informatif kategori perangkat daerah Lampung dalam gelaran Pekan Raya Lampung 2024, Senin (10/6/2024) malam.

Direktur RSUDAM Lampung, Lukman Pura mengatakan, pihaknya bisa kembali berkontribusi dalam gelaran Pekan Raya Lampung pada tahun 2024 ini, seperti tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah kami bisa mengikuti Pekan Raya Lampung ini sebagaimana kontribusi dan hal yang lain, pada acara ini, kami bisa memvisualisasikan apa yang sudah dicapai, apa yang kurang, dan bagaimana perencanaan ke depan," kata Lukman Pura.(red)

Sabtu, 01 Juni 2024

Gubernur Apresiasi Operasi Bedah Jantung Terbuka di RSUDAM


GK, Bandarlampung
– Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyaksikan secara langsung prosedur pelaksanaan operasi bedah jantung terbuka (Coronary Artery Bypass Graft) bertempat di Auditorium Cinema RS Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Sabtu (1/6/2024).

Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung sebelumnya telah melakukan operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG).

Pada 31 Mei 2024 lalu juga telah dilaksanakan operasi pada pasien kedua yaitu JU, 61 tahun laki-laki dari Kota Bandar Lampung dan pada tanggal 1 Juni 2024 ini dilakukan operasi pada pasien ketiga yaitu NJ, 46 tahun, perempuan dari Kabupaten Pesawaran.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengungkapkan, bahwa dirinya fokus terhadap pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelaksanaan operasi bedah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam bidang kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Tidak ada alternatif lain, selain kita memberikan pelayanan yang maksimal. Kebijakan awal bagaimana kita mempersiapkan rumah sakit itu representatif, dari kesiapan alat, ruangan dan kenyamanan masyarakat yang harus dilayani. Baru tahapan yang kedua, kesiapan alat-alat untuk lebih produktif, efektif di dalam pelayanan masyarakat," kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Gubernur juga mengungkapkan, bahwa saat ini pelayanan RSUDAM Lampung terhadap penyakit-penyakit normatif yang ada sudah cukup bagus.

"Kalau sakit-sakit yang normatif, saya kira kita sudah cukup bagus, tetapi ada hal-hal yang pelayanan terkait dengan ginjal jantung, nah ini kita sekolahkan, lalu ada kerjasama dan sekarang ini sedang melayani operasi. Kita mendatangkan dokter-dokter yang spesialis yang ahli, tapi juga ada dokter-dokter kita yang sudah mulaikita kader untuk terbiasa didalam melihat pelayanan operasi," jelasnya.

Dengan partisipasi tersebut, Gubernur berharap hal ini dapat menjadi upaya RSUD Abdul Moeloek untuk lebih mandiri dan berpengalaman.

"Ini baru tiga kali dan kita harapkan terus menerus sehingga pada waktunya nanti kita akan mandiri didalam pelaksanaan ini, disamping itu kita juga sudah siap jika nanti ada kesempatan yang lebih besar lagi. Ini ajang memulai untuk kita lebih cukup berpengalaman sehingga kita bisa memulai upaya sendiri," ujarnya.

Pelaksanaan operasi bedah jantung terbuka ini merupakan tindak lanjut dari program Pengampuan Kardiovaskuler yang diterima RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dari Kementerian Kesehatan RI dan dukungan dari Ketua Pengampuan Layanan Jejaring Rujukan Kardiovaskuler dan Rujukan Nasional Kardiovaskuler DR. Dr Hananto Andriantoro, SpJP(K), MARS dari RS Jantung Nasional Harapan Kita.(*)