Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Rapat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rapat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Maret 2023

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Rapat Paripurna


GK, Tanggamus  -- Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri  Rapat Paripurna Istimewa Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Tanggamus Ke 26 Tahun 2023. Di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tanggamus. Senin 20/3/2023.

Hadir Dalam Kegiatan Wakil Bupati Tanggamus Hi, AM. Syafii, Sekda Kab.Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis, Forkopimda, Para Asisten, Para OPD, Pimpinan Ormas, Para Camat Sekabupaten Tanggamus, Vertikal/BUMN/BUMD/Badan usana Perorangan/Kelompok Se-Kabupaten Tanggamus, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus; Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Tanggamus, Ketua dan Pengurus APDESI Kabupaten Tanggamus; Ketua Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Sosial, Organisasi Profesi dan Organisasi Kepemudaan, Para Veteran, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Insan Pers SeKabupaten Tanggamus;

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutan nya, Pada tanggal 26 Tahun yang lalu, atau tanggal 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus secara resmi berdiri. Usia yang cukup dewasa untuk tinggal landas menuju Kabupaten yang lebih maju dengan masyarakat yang lebih sejahtera. Dengan kerja bersama dan sinergitas yang didukung oleh seluruh komponen dan elemen masyarakat, Saya yakin citacita Kabupaten Tanggamus mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur akan dapat kita wujudkan bersama-sama.

Seperti kita tahu, selama 3 (tiga) tahun terakhir, pandemi Covid-19 melanda kita dan seluruh dunia. Merusak sendi-sendi kehidupan kita, dan Syukur Alhamdulillah Pandemi saat ini sudah dapat kita kendalikan. Dengan segala keterbatasan akibat dampak Pandemi, kita masih bisa terus bekerja keras memberikan yang terbaik bagi kabupaten dan warga masyarakat kita tercinta, sebagai contoh dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, kita telah berusaha melakukan perubahan sungguh-sunggguh untuk membangun pemerintahan yang baik, serta memberikan pelayanan publik yang sebaik-baiknya, dengan membudayakan pelayanan RATU (Ramah, Amanah, Tegas dan Unggul), memenuhi rasa keadilan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mendahulukan kepentingan rakyat. Beberapa indikator pembangunan menunjukkan perbaikan yang lebih baik.

Prestasi dan penghargaan yang Kami terima dan Kabupaten Tanggamus terima, diantaranya, Meraih opini WTP dari BPK. Merupakan raihan 4 Tahun berturut-turut selama 4 tahun menjabat Bupati Tanggamus. Secara total Tanggamus telah meraih 7 kali Raihan WTP dari BPK (Tahun 2015, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021 dan 2022).

Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lampung. Ini merupakan raihan Juara Umum untuk 6 kali berturut-turut sejak Tahun 2016 sampai dengan Tahun 2022.

Meraih Penghargaan Anugerah Paritrana Award (Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Tingkat Provinsi Lampung, dari BPJS Ketenagakerjaan.

Meraih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan, dari Ombudsman RI.

Penghargaan sebagai Perpustakaan Kabupaten dan Desa terbaik tingkat nasional dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial 2021 dan 2022 dari Kantor Perpustakaan Nasional RI.

Meraih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 sebagai 10 besar Kabupaten Terbaik Tingkat Nasional, dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI.

Meraih Penghargaan SAKIP dan Reformasi Birokrasi Award 2022 atas Pencapaian Evaluasi SAKIP dan Reformasi Brokrasi, dari Kemenpan-RB RI.

Penghargaan atas Dukungan Program Vaksinasi dari Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Lampung.

Meraih Penghargaan Perempuan Inspiratif-Inisiator Saber Pekan pada IKWI Award.

Meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya, dari Menteri PPPA-RI.

Meraih Penghargaan Kategori Penggerak Koperasi Madya dari Dewan Koperasi Indonesia.

Meraih Penghargaan Award Leader for Sustainable

Inspiratif Peduli Sosial dari Radar Lampung. Perempuan Kemasyarakatan,

Meraih Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022 dengan Kategori Kabupaten Terinovatif, dari Kemendagri.

Lanjut Bupati, Banyak lagi penghargaan serta prestasi lainnya, baik prestasi individu atau prestasi daerah. Keberhasilan dan prestasi ini merupakan buah keberhasilan kerja keras dan kerja nyata dari seluruh komponen warga masyarakat Kabupaten Tanggamus, termasuk rekan-rekan Anggota FORKOPIMDA, para Anggota DPRD, ASN, TNI/Polri, Partai Politik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemuda Pemudi dan lain-lain.

Beberapa hari lalu, Tanggal 18 Maret 2023, Provinsi Lampung Berulang Tahun ke-59, kami atas Pemerintah Kabupaten Tanggamus, mengucapkan Dirgahayu Provinsi Lampung ke-59, Semoga Provinsi Lampung semakin maju dan berjaya.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus selalu kita laksanakan dan dukup banyak program-program Pemerintah Provinsi Lampung yang bersentuhan langsung dengan Kabupaten Tanggamus. Telah banyak capaian kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Tanggamus. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung. 

Harapan Bupati, Dalam proses pembangunan di Kabupaten kita tercinta ini, satu hal yang tak kalah penting adalah tetap terjaganya situasi kondusif, aman tenteram dan damai. Karena dengan situasi yang kondusif itu, maka kita dapat menggerakkan dan mengarahkan pembangunan untuk mengolah potensi nyata daerah ini, memenuhi harapan masyarakat secara langsung tercinta ini, satu hal yang tak kalah penting adalah tetap terjaganya situasi kondusif, aman tenteram dan damai. Karena dengan situasi yang kondusif itu, maka kita dapat menggerakkan dan mengarahkan pembangunan untuk mengolah potensi nyata daerah ini, memenuhi harapan masyarakat secara langsung baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanggamus sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri serta memantapkan kebersamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tanggamus.

Kepada semua pihak, sekali lagi kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih yang tulus atas dorongan semangat, koreksi dan kritik yang ditujukan kepada kami pihak Eksekutif dalam mengemban amanah, tugas pemerintahan dan pembangunan selama ini.

Semoga Allah SWT., selalu memberikan Keberkahan dan Ridho-Nya bagi kita semua. Aamiin.

Tanggamus, Sentra Beras, Ikan, Lada dan Kopi, Tanggamus juga kaya Destinasi Pariwisata. Tanggamus genap berusia 26 Tahun hari ini, Semoga Kabupaten-nya Maju, Warganya Sejahtera. .Tutup Bupati. [Arman]

Selasa, 29 November 2022

Polda Banten Gelar Rapat Lanjutan Dengan UNESCO Bahas Rencana Pendaftraran Golok Pusaka Indonesia


GK, Serang - Polda Banten kembali menggelar rapat lanjutan pembahasan rencana pendaftaran Golok Pusaka Indonesia di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang dilaksanakan di Ruang Rupatama Polda Banten pada Selasa (29/11) pada pukul 09.00 Wib.

Hal ini menindaklanjuti rekomendasi hasil Seminar Internasional Golok Banten di Mata Dunia dan Pameran Golok Pusaka Indonesia di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11) dan pertemuan pertama Polda Banten dengan UNESCO terkait pembahasan rencana pendaftaran Golok Banten jadi Warisan Dunia di Ruang Perjamuan Polda Banten pada Jumat (18/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari, Executive Director of APCE-UNESCO C2C Prof. Dr. Ignasius Dwi Atmana Sutapa, Dirtahti Polda Banten AKBP Agus Rasyid, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga, Koordinator tim ahli Golok Indonesia Ariyanto, SH atau Ki Kumbang, Koordinator pendatan aset budaya Bara Hudaya, Koordinator pengrajin golok Suna Ciomas, beserta sejumlah perwakilan pelestari Golok Banten.

Dalam sambutannya Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari menyampaikan terkait Golok Banten sebagai warisan budaya, "Seperti yang kita ketahui bersama tanah Jawa barat khusunya Banten merupakan sebuah wilayah yang penuh dengan sejarah perjuangan dalam mendukung upaya kemerdekaan Negara Republik Indonesia, ini suatu bukti perjuangan para leluhur tanah Banten melawan penjajah dan mempertahankan kemerdekaan dengan peninggalan senjata tradisional yang salah satunya dikenal khususnya di daerah Banten dengan sejuta pusaka berupa Golok, dan Golok merupakan sebuah senjata yang punya nilai histori tinggi sejak era kerajaan Sunda atau Padjadjaran, era Kesultanan Banten, sampai dengan Era Kemerdekaan hingga saat ini," kata Ery.

Ery secara pribadi mengatakan menilai pusaka Golok Banten dari dua aspek yaitu Eksoteri dan Isoteri, “Saya pribadi menilai pusaka golok dari dua aspek yaitu Eksoteri dan Isoteri, dari aspek Eksoteri berupa pemahaman yang lebih terkait dengan tekhnik pembuatan Golok melalui proses penempaan, pukulan dan lipatan dari bahan logam campuran pilihan sehingga menjadi wujud bilah Golok dengan pamor yang indah, sedangkan dari aspek Isoteri maka pemahaman kita tentang golok lebih kepada pengalaman individual yang lebih bersifat misteri yang cukup dinikmati sendiri dan menjadi pengayaan sendiri, aspek Isoteri lebih dalam melihat dari hal yang tidak kasat mata yang biasanya hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu atau mempunyai kelebihan tertentu,” jelas Ery.

Ery berharap Golok Banten dapat diakui dan terdaftar di UNESCO sebagai pusaka dari Indonesia, “Dengan keadiluhungan pusaka Golok Banten, maka kami Polda Banten merasa terpanggil untuk ikut melestarikan Golok Banten ini sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang harus diakui oleh dunia, karena semua lahir dari bangsa yang berbudaya sehingga pelestarian ini menjadi tanggung jawab kita semua sebagai anak bangsa, dan besar harapan kami semoga Golok Banten dapat diakui dan terdaftar di UNESCO sebagai pusaka dari Indonesia,” ujar Ery.

Ditempat yang sama Executive Director of APCE-UNESCO C2C Prof. Dr. Ignasius Dwi Atmana Sutapa mengapresiasi upaya pemerintah yang sudah konsen terhadap karya budaya Indonesia sebagai karya anak bangsa, “Saya sangat mengapresiasi upaya pemerintah setempat khususnya Polda Banten yang sudah konsen terhadap karya budaya Indonesia yang sangat kaya terutama di daerah Banten yang patut di apresiasi sebagai karya anak bangsa sebagai warisan nenek moyang kita dan nilai yang terkandung dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang,” ujar Ignasius.

Kemudian Ignasius menjelaskan 6 tahapan penilaian oleh UNESCO, "Tahap pertama pengajuan kepada UNESCO oleh Pemerintah, tahap kedua UNESCO akan melakukan klarifikasi dan kalsifikasi jenis warisan budaya, tahap ketiga pemenuhan kriteria universal outstanding values, tahap keempat aspek sejarah, budaya, sosial, religius dan manfaat serta dampak bagi masyarakat dunia, tahap kelima kapasitas ancaman baik itu ancaman secara langsung maupun tidak langsung, dan tahap keenam penilaian terhadap berkas pengajuan oleh UNESCO," jelas Ignasius.

Ignasius juga menerangkan tentang tahapan perjalanan Golok Banten dalam pengajuan ke UNESCO, "Butuh setidaknya 12 bulan mulai dari pengajuan usulan ke UNESCO hingga pengiriman naskah, saat ini Polda Banten telah melakukan pembentukan Tim Golok Banten, dan  melakukan rapat koordinasi serta penyusunan rencana aksi, kedepan tahap yang harus dilakukan adalah pemenuhan kriteria dan melakukan kalrifikasi serta klasifikasi jenis warisan budaya, komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam negeri, komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait luar negeri, dan pengajuan berkas oleh pemerintah kepada UNESCO," ucap Ignasius.

Diakhir Ignasius mengungkapkan agenda lanjutan yang akan dilakukan terkait pendaftaran Golok Banten, "Saya dan Tim akan melakukan penelusuran awal bukti sejarah dan bukti fisik keberadaan Golok Banten pada Rabu (30/11), kemudian akan dilanjutkan dengan penelusuran awal bukti dokumen yang tersimpan serta melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait pada Kamis (01/12), mengingat penelusuran bukti Golok Banten yang merupakan peninggalan budaya Banten sangat penting dilakukan dan penyusunan dokumen sesuai dengan format dan mekanisme yang ditetapkan oleh UNESCO akan mempermudah proses selanjutnya," tutup Ignasius.

Kemudian acara dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing koordinator tim ahli pengusul Golok Pusaka Banten sebagai warisan budaya dunia. [Rls/Icha]

Jumat, 21 Oktober 2022

Polda Banten Gelar Rapat Persiapan Olahraga Bersama Guyub TNI-Polri


GK, Serang - Polda Banten melaksanakan kegiatan rapat pembahasan olahraga bersama Guyub TNI-Polri Polda Banten yang dilaksanakan di Tribun Lapangan Sepak Bola Polda Banten pada Jumat (21/10).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes Pol Dede Rojudin didampingi Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob AKBP Hadi Saepul Rahman  dan diikuti oleh seluruh perwakilan panitia perlombaan Satuan Kerja Polda Banten.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Ren Korem 064/Maulana Yusuf Mayor arm Suherman dan perwakilan dari Group 1 Kopassus Mayor Inf Lalu Pardede. 

Saat ditemui Dede Rojudin membenarkan dirinya melaksanakan rapat pembahasan olahraga bersama Guyub TNI-Polri. “Ya hari ini saya melaksanakan kegiatan rapat pembahasan olahraga bersama Guyub-TNI Polri yang akan dilaksanakan di Polda Banten pada Selasa (25/10) mendatang,” ujar Dede.

Kemudian Dede menyebutkan bahwa kegiatan pembahasan olahraga bersama Guyub TNI-Polri perlu dilakukan agar nantinya acara tersebut berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. “Pembahasan kegiatan olahraga bersama Guyub TNI-Polri perlu dilakukan agar pada saat acara berlangsung bisa berjalan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan,” tutur Dede.

Diakhir, Dede menambahkan ada beberapa rangkaian kegiatan olahraga Guyub TNI-Polri, “Kegiatan olahraga Guyub TNI-Polri dimulai dari apel pagi bersama, kemudian peserta cabang olahraga akan dipisah untuk diarahkan ke cabangnya masing-masing diantaranya sepak bola, tenis meja, bulu tangkis, senam aerobik, tenis lapangan, menembak, gaple, memacing dan terkahir olahraga kekompakan kerja sama,” tutup Dede. [rls/icha]

Rabu, 21 September 2022

Dirlantas Polda Banten Hadiri Rapat Penanganan Kecelakaan Lalu lintas di Wilayah Provinsi Banten Bersama Stakeholder


GK, Serang – Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto menghadiri rapat koodinasi bersama stakeholder membahas tentang Penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Banten bertempat di Hotel Lyyn pada Selasa (20/09).

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto, Kadis Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Banten Saldhy Putranto, dari BPTD Provinsi Banten, Dinas PUPR Provinsi Banten dan para Kasat Lantas Polres/Ta jajaran Polda Banten.

Budi Mulyanto menyampaikan pada kegiatan ini bahwa beberapa faktor penyebab terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Banten antara lain faktor manusia, kendaraan, jalan dan alam.

“Lakukan upaya-upaya dibidang Preemtif, Preventif dan Represif untuk mencegah terjadinya laka lantas yang disebabkan oleh faktor manusia, kendaraan dan alan,” kata Budi Mulyanto.

Selanjutnya kegiatan Rakor dibuka oleh Saldhy Putranto dan dengan dilanjutkan Paparan dari Kadishub Provinsi Banten, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Banten dan Kadis PUPR Provinsi Banten.

Untuk menekan tingkat kecelakaan lalu lintas dan menekan tingkat fatalitas laka , para Kasat Lantas sudah mengetahui wilayah rawan laka dan bersama instansi terkait mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional sudah melaksanakan langkah-langkah preemtif, Preventif dan Represiv.

Menurunkan tingkat kecelakaan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rapat koordinasi ini dalam menentukan tindakan untuk 3 bulan kedepan mulai dari penyebab kecelakaan terutama faktor manusia. [rls/icha]