LAMPUNG - Usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka menangani konflik antara manusia dan satwa liar Gajah Sumatera di Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dalam setahun terakhir ini semakin intens dilakukan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Ir. Yanyan Ruchyansyah, yang akrab disapa Yanyan, beberapa waktu yang lalu.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 19 Januari 2026
Tanggul Sepanjang 11 KM Akan Dibangun Tahun ini
LAMPUNG - Usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka menangani konflik antara manusia dan satwa liar Gajah Sumatera di Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dalam setahun terakhir ini semakin intens dilakukan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Ir. Yanyan Ruchyansyah, yang akrab disapa Yanyan, beberapa waktu yang lalu.
Upaya Penanganan dan Pencegahan Konflik Gajah Taman Nasional Way Kambas
LAMPUNG - Konflik antara gajah liar dengan aktivitas manusia merupakan tantangan serius dalam pengelolaan kawasan konservasi, termasuk di Taman Nasional Way Kambas. Selama ini, Balai TNWK telah melakukan berbagai upaya penanganan secara terpadu dan berkelanjutan.
Sabtu, 30 September 2023
Kapolres Lampung Timur Pantau Kelahiran Ke-3 Badak Sumatera Di TNWK
GK, LAMPUNG TIMUR - Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, turut memberikan perhatian pada kelahiran seekor Badak Sumatera, di Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Didampingi langsung oleh Kepala Balai TNWK Hermawan, dan Manager Suaka Rino Sumatera (SRS) Sumadi, Kapolres memantau kondisi bayi ke-3 dari induk Badak Bercula 2, yang bernama 'Ratu', melalui CCTV.
Badak Sumatera Bercula 2, yang bernama 'Ratu' ini, diperkirakan melahirkan anak ke-3 pada hari Sabtu, tanggal 30 September 2023, pukul 01.44 wib, dengan berat tubuh 2 Kg.
Anak Badak Sumatera yang ke-3 ini, merupakan hasil perkawinan 'Ratu' yang berusia 23 tahun, dengan Badak Sumatera Jantan berusia 22 tahun bernama 'Andalas'.
Anak pertama 'Ratu', berjenis kelamin laki-laki, yang pada tahun 2012, telah diberi nama 'Andatu' oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan,
Kemudian anak kedua 'Ratu' berjenis kelamin betina, yang pada tahun 2016, telah diberi nama 'Delilah' oleh Presiden RI Joko Widodo.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, menyampaikan bahwa institusi kepolisian, selalu siap bersinergi, dan memberikan bantuan pengamanan tambahan, jika memang diperlukan, untuk ikut membantu pihak Taman Nasional Way Kambas.
"Selamat atas kelahiran ke-3 Badak Sumatera Bercula Dua ini, semoga populasi hewan langka, di TNWK, dapat terus berkembang dengan baik," terang Kapolres Lampung Timur.[Feby]













