Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2026

UIMandiri Gelar Wisuda Perdana 2026, Cetak Lulusan Berintegritas dan Berdaya Saing Global


Lampung Selatan
– Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) mencatatkan tonggak sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda Perdana Tahun 2026 pada Sabtu(6 Juni 2026)bertempat di Auditorium Universitas Indonesia Mandiri.

Mengusung tema _“Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global”_, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan komitmen UIMandiri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter kuat.

Wisuda perdana diikuti oleh 81 wisudawan dan wisudawati dari total 96 lulusan yang telah menyelesaikan studi pada berbagai program studi di lingkungan UIMandiri. Rinciannya sebagai berikut:  

- Administrasi Bisnis: 24 lulusan  
- Administrasi Publik: 23 lulusan  
- Informatika: 17 lulusan  
- Perpajakan: 13 lulusan  
- Desain Komunikasi Visual: 10 lulusan  
- Teknik Industri: 9 lulusan  

Jumlah keseluruhan lulusan mencerminkan keberhasilan universitas dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga daerah. Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Staf Ahli Menteri Pertanian, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 2, serta perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, jajaran pemerintah daerah, akademisi, mitra industri, tokoh masyarakat, dan keluarga wisudawan. Kehadiran para pejabat dan mitra menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung dan Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, Dr. Rustono Farady Marta, S. Sos.,M.Med.Kom., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam setiap bidang profesi.

Tema wisuda tahun ini dipilih sebagai refleksi atas tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis. Di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital, perubahan sosial, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, kemampuan berinovasi, dan kapasitas membangun kerja sama lintas sektor.

Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Battuta Bangun Negeri, Ir. Toto Priyana, menyampaikan bahwa UIMandiri terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai program strategis dikembangkan, meliputi penguatan riset terapan, kolaborasi dengan dunia industri, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, transformasi digital kampus, serta pengelolaan kawasan penelitian dan pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ketua Panitia Wisuda Perdana, Dr. Tokit, menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi simbol keberhasilan transformasi UIMandiri dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Para lulusan diharapkan menjadi generasi pemimpin masa depan yang adaptif, kreatif, berdaya saing global, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui momentum bersejarah ini, Universitas Indonesia Mandiri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, UIMandiri optimis dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

_“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia Mandiri. Jadilah insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjaga integritas, melahirkan inovasi, dan membangun kolaborasi untuk kemajuan bangsa.

Rabu, 03 Juni 2026

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar


Banda Aceh
– Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).

Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.

Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.

“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. 
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.

“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. 

Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. 

Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.

Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. 

Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan.

 Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.


PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).

Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara.

Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi. 

PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. 

jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (*)

Selasa, 02 Juni 2026

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026


Jakarta
– Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyampaikan bahwa capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. (*)

Jumat, 29 Mei 2026

Berkolaborasi SMSI Lampung Timur Dengan Dinas Perindag Dorong Penguatan IKM Dan UMKM Lokal


Lampung Timur
-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Timur berkolaborasi menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Timur dalam kegiatan penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan promosi dan akses pasar bagi pelaku IKM dan UMKM melalui publikasi media siber yang tergabung dalam SMSI Lampung Timur. Sinergi antara pemerintah dan media diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Ketua SMSI Lampung Timur Eko Wahyuntoro menyampaikan bahwa peran media sangat penting untuk mengangkat potensi IKM dan UMKM agar dikenal lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami siap menjadi jembatan informasi antara pelaku IKM dan UMKM, pemerintah, dan masyarakat. Publikasi yang masif dan kredibel akan membantu pelaku usaha naik grid bisa lebih dikenal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Lampung Timur Verzanita hasan, ST., MT Melalui Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur yang mendampingi penggerak IKM/UMKM, mengapresiasi inisiatif SMSI yang turut mendukung program pembinaan IKM dan UMKM.

“Dengan dukungan media, program kami bisa sampai ke masyarakat lebih cepat dan efektif. Ini bentuk nyata kolaborasi pentahelix untuk pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
IKM adalah Industri Kecil dan Menengah
Usaha yang bergerak di bidang pengolahan/manufaktur. Contoh: kerajinan anyaman, pengolahan makanan, konveksi, mebel, keramik.
UMKM adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Istilah umum yang mencakup usaha di semua sektor: perdagangan, jasa, kuliner, pertanian, dan juga termasuk IKM. Jadi IKM itu bagian dari UMKM, tapi fokusnya ke sektor industri/pengolahan.

Perbedaan singkatnya Aspek IKM/UMKM, Sektor Industri pengolahan/manufaktur Semua sektor: dagang, jasa, industri, pertanian. Fokus, Produksi barang fisik Produksi barang dan jasa.
Contohnya, Pengrajin batik, pengolah kopi, produsen keripik Warung, toko kelontong, salon, bengkel, IKM itu sendiri.

Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur mengatakan kemarin itu kegiatan khusus IKM dan UMKM Sukadana support dan berkolaborasi dengan beberapa Dinas Intansi, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag Pendampingan pembuatan sertifikat halal, Dukcapil pembuatan KK, KTP, PTSP, Dinas DPMPTS untuk Penertiban NIB, RSUD Sukadana untuk Cek Kesehatan dan BNNK Penyuluhan Narkoba. Bank Syariah peminjaman Kurda 4 persen, dan Bank Lampung pembuatan qris, "ujarnya Tuti Mutia, S.I.P.M.M. Kamis (28/5/26).
Kegiatannya lounching pasar ragam jejamo yang pelaksanaannya akan dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali yang diprakarsai oleh penggerak IKM/UMKM di sukadana, "terangnya.

Dalam hal ini Dinas pendidikan supportnya dg menghadirkan 500 anak TK/PAUD se-Kecamatan sukadana Untuk mengikuti lomba mewarnai.

Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan yang melibatkan pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi pemasaran digital bagi pelaku IKM dan UMKM di Lampung Timur, "tutupnya. (*)

Rabu, 27 Mei 2026

Gubernur Lampung Minta BPKAD Tuntaskan Penyaluran Gaji ke-13 ASN Mulai 2 Juni 2026


Bandar Lampung
--- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan penyaluran gaji ketiga belas bagi aparatur sipil negara (ASN) dapat dilakukan mulai 2 Juni 2026. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat ditemui awak media usai shalat ied Idul Adha 1447 H, Rabu (27/05/2026).

Penyaluran gaji ketiga belas ini mencakup pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Lampung.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung untuk mempersiapkan proses penyaluran secara matang, mulai dari perhitungan kebutuhan anggaran hingga pengaturan manajemen kas daerah agar pembayaran berjalan tepat waktu.

Kebijakan itu disiapkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang tahun ajaran baru.

Penyaluran gaji ketiga belas dinilai penting karena dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan pendidikan anak dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.

Gubernur menilai pemberian gaji ketiga belas tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas kinerja aparatur, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang dapat mendorong konsumsi masyarakat.

Melalui penyaluran tersebut, pemerintah berharap PNS dan PPPK dapat merasakan manfaat nyata, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun kebahagiaan keluarga. Pemerintah juga berharap kebijakan itu dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja ASN dalam menjalankan pelayanan publik dan tugas pemerintahan.

Adapun dasar hukum penyaluran gaji ketiga belas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2026 meliputi:

1. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas Kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.


2. Peraturan Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang Bersumber dari APBD Tahun 2026.


3. Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.6/881/OTDA tanggal 9 Maret 2026 tentang Percepatan Pembentukan Peraturan Kepala Daerah tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang Bersumber dari APBD Tahun 2026.


Iduladha 1447 H, Gubernur Mirza Ajak Warga Lampung Perkuat Kepedulian dan Gotong Royong


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum spiritual dalam memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, serta solidaritas sosial. Semangat gotong royong ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan dan menjaga stabilitas ekonomi di Bumi Ruwa Jurai.

​Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung di Masjid Raya Al-Bakrie, pada Rabu (27/5/2026).

​Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya memetik teladan mulia dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. 

"Dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam, kita mengambil pelajaran tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan dalam menjalankan proses keimanan hingga melahirkan keberkahan dan kemuliaan," ujarnya.

​Gubernur menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut harus diimplementasikan secara nyata guna menjaga persatuan dan mendorong kemajuan daerah. Sinergisitas yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sejauh ini telah membuahkan hasil positif terhadap ketahanan ekonomi makro dan iklim keamanan yang kondusif di Provinsi Lampung.

​Terkait program kerja daerah, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat, meliputi sektor infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan optimal, serta penguatan sektor pertanian.

​"Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok dalam kondisi aman dan terkendali. Alhamdulillah, kondisi ekonomi Lampung kita dapat dijaga dengan baik," jelas Gubernur.

​Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Lampung turut menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Pusat. Pada hari raya kurban tahun ini, Provinsi Lampung menerima bantuan kemasyarakatan berupa 16 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dialokasikan secara merata untuk 15 kabupaten/kota dan Provinsi. Bantuan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan membawa maslahat bagi masyarakat luas.

​Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk menyempatkan doa bersama bagi keselamatan warga Lampung dan Indonesia yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

​"Semoga seluruh jemaah haji asal Lampung dan seluruh jemaah haji Indonesia, Allah berikan kesehatan, Allah berikan keselamatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajah yang mabrur dan mabruroh," pungkasnya.

​Ibadah salat Iduladha di Masjid Raya Al-Bakrie ini berlangsung dengan khidmat dan turut dihadiri oleh Sekdaprov Lampung, kepala instansi vertikal, jajaran pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, pengurus MUI Lampung, serta ribuan masyarakat. 

Usai melaksanakan salat Idul adha 1447 Hijriah, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal secara simbolis menyerahkan bantuan kemasyarakatan hewan kurban berupa satu ekor sapi dari Presiden Republik Indonesia.

Sapi kurban bantuan Presiden tersebut memiliki bobot yang cukup besar, yakni mencapai 1 ton 150 kilogram, dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak di sekitar kawasan Masjid Raya Al-Bakrie.

"Saya mewakili, menyerahkan sapi (bantuan) presiden untuk diserahkan kepada Masjid Al-Bakrie untuk dikorbankan, lalu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Gubernur. 

Selasa, 26 Mei 2026

Warisan Leluhur Abung di Ujung Ancaman, Tokoh Adat Desak Pemprov Selamatkan Situs Canguk Gattcak


Lampura
-  Situs Makam nenek moyang Orang Lampung Abung, Canguk Gattcak di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara terancam hilang.

 

Sejumlah tokoh Adat di Lampung Utara meminta perhatian serius Pemprov Lampung, khususnya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan untuk meyelamatkan situs yang sangat bersejarah ini.

 

“ Kami minta kepada Pak Gubernur Lampung, Kiyai Mirza dan Sekdaprov Adin Marindo untuk menyelamatkan Situs Cangguk Gatcak ini,” Kata Tokoh Adat Desa Cahaya Negeri, Abung Barat, Purnia Patikratun, Gelar Suttan Guru Adat Kepada Pikiran Lampung, Selasa (26/5/2026).

 



Sebab, menurut Suttan Guru Adat, Situs Cangguk Gattacak itu harus segera diselamatkan. Karena, merupakan peninggalan sejarah, terutama peradapan suku Lampung.

 

“ Di Lampung ini tidak banyak situs sejarah, maka situs Cangguk Gattcak ini harus diselmatkan segera. Kami meminta dengan sangat bantuan pak Gubernur dan pak sekda untuk menyelamatkan situs warisan sejarah ini,”tegasnya.

 

Selain itu kata Purnia, masyarakat adat Lampung Utara yang terdiri dari 9 Marga Suku Lampung Abung, Sungkai dan Megow Pak, mempertanyakan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak, di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung ini.

 


Advertisement
“Kami mempertanyakan jika cagar budaya tersebut sudah sah di SK-kan, berapa luasan lahan cagar budaya tersebut,” ujarnya.

 

Suttan Guru Adat menyebutkan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak sangat penting bagi masyarakat adat Lampung Utara, khususnya bagi 9 Marga Abung, Sungkai dan Megow Pak.

 

Sebab, dengan adanya kejelasan luasan lahan dan surat keputusan tentang keberadaan cagar budaya tersebut, maka masyarakat adat Lampung Utara sudah bisa lebih leluasa merawat dan menjaga warisan tersebut.

 

Selain itu, keberadaan cagar budaya tidak sembarang digunakan dan dimanfaatkan oleh individu. Karena jika tidak dijaga dikhawatirkan cagar budaya tersebut dapat hilang dan merugikan generasi penerus masyarakat adat Lampung Utara.

 

“Kami ingin tahu berapa luas lahan cagar budaya tersebut jangan hanya dua makam itu saja. Karena itu situs kuno peninggalan nenek moyang masyarakat adat Lampung Utara,” pungkasnya.

 

Sementara seperti dikutip dari laman web hello indonesia, Benda cagar budaya nasional berupa dolmen dan menhir Situs Canguk Gaccak hilang dari dekat Sungai (Way) Abung, Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

 

Situs yang telah terdaftar di Dinas dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu berupa kawasan situs megalitik yang terdiri dari lima dolmen, batu melingkar (stone enclouser), enam menhir, serta batu datar hilang.

 

Arkeolog Oki Laksito yang meninjau warisan megalitik jejak awal keberadaan masyarakat Lampung itu langsung terduduk sambil memegang satu dolmen sisa yang sudah tidak berada di komplek situs megalitik sebelumnya, pada Senin, (9/12/2024).

 

Dia bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) lainnya butuh beberapa menit untuk kembali menerima kenyataan pahit tak berbekasnya Situs Megalitik Canguk Gaccak yang telah menjadi warisan benda cagar budaya Indonesia.

 

Menurut Oki Laksito, Situs Megalitik Canguk Gaccak merupakan bukti bahwa nenek moyang masyarakat Lampung sudah memiliki peradaban tinggi sejak prasejarah.

 

Dalam satu kawasan tersebut, selain ada komplek situs megalitik Canguk Gaccak, ada komplek makam.

 

1. Makam bagian atas terdiri dari Puyang Nuban, Puyang Minak Maju Lemaweng, Puyang Minak Munggah Dabung.

 

2. Makam bagian bawah terdiri dari Tambak Minak Riyo Begeduh, Minak Trio Diso, Minak Penatih Tuho/Minak Rajo Dunio.

 

3. Makam di bawah tambak adalah Unyi/Nunyi.

 

“Komplek makam itu masih aman,” kata Arkeolog I Made Giri Gunadi yang ikut survei terkait rencana pemeringkatan benda cagar budaya mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga Indonesia sesuai UU No. 11 Tahun 2010.

Pegadaian Hadir sebagai Mitra Edukasi Keuangan bagi Mahasiswa Universitas Lampung


Bandar Lampung
– PT Pegadaian Area Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung edukasi pengelolaan keuangan, investasi aman, serta pemahaman terhadap peran lembaga keuangan non-bank dalam perekonomian nasional. 

Kuliah umum tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung serta Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dengan topik seputar manajemen keuangan, investasi aman, tata kelola keuangan, hingga perspektif praktisi dalam pengelolaan bisnis dan manajemen risiko. 

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dan dilaksanakan dalam beberapa sesi selama Semester Genap Tahun 2026.

Materi kuliah umum disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, legal, dan aman di tengah perkembangan industri keuangan digital saat ini. 

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa edukasi keuangan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pentingnya literasi finansial dalam mendukung kemandirian ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia melalui penguatan akses edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.

“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penggerak ekonomi di masa mendatang. Karena itu, Pegadaian ingin turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan industri keuangan, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” tambah Novryandi.

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pegadaian dengan dunia pendidikan dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan akademisi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.

Pegadaian ingin lebih dekat dengan generasi muda melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terkait pengelolaan finansial dan manajemen risiko,” ujar Lenny Fetresia Siregar.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan maraknya investasi ilegal membuat edukasi keuangan menjadi semakin penting bagi mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung ini, Pegadaian berharap dapat terus memperluas peran dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem keuangan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senin, 25 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung


Bandar Lampung
- Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto S.E.,M.Tr (Han), bersama Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) di Ruang sidang DPRD Provinsi Lampung Jl W. Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Senin (25/5/2026)

Rapurna yang di gelar oleh DPRD Provinsi Lampung dalam rangka pembicaraan tingkat II - Penyampaian laporan panitia khusus - Persetujuan penetapan - Konsep keputusan DPRD Provinsi Lampung, tentang rekomendasi dan sambutan Gubernur Lampung terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan Rapurna diawali dengan 
Laporan Panita khusus DPRD Provinsi Lampung menilai bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun anggaran 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mampu menjaga keberlangsungan pelaksanaan pembangunan dari sisi pembangunan makro provinsi Lampung yang menunjukkan beberapa indikator yang bergerak ke arah positif pertumbuhan ekonomi daerah mampu tumbuh sebesar 5,28%.

Sementara itu Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam LKPJ nya menyampaikan penghargaan kepada DPRD Provinsi Lampung, khususnya panitia khusus yang telah mencurahkan perhatian waktu pemikiran serta energi dalam melakukan pendalaman terhadap substansi dan LKPJ secara sungguh-sungguh. Berbagai catatan pandangan dan rekomendasi yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap kebijakan setiap program pembangunan harus memiliki arah yang semakin tepat yang semakin bermanfaat dan semakin nyata bagi masyarakat

" Kami memandang proses pembahasan yang telah berjalan sebagai bentuk kemitraan kelembagaan yang sehat antara eksekutif dan legislatif dalam dinamika pemerintahan daerah, tentunya perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar namun tujuan kita tetap sama, yaitu kita ingin menghadirkan pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih berkualitas,"terang Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Lampung juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun anggaran 2025 pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga dan menyambungkan pembangunan di berbagai macam sektor fokus pembangunan diarahkan kepada pembuatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan konektivitas wilayah, pembuatan ekonomi masyarakat serta juga upaya menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik agar tetap berjalan secara optimal.

"Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat pembangunan yang kurang struktur, yang mendukung mobilitas dan distribusi serta juga mendorong pertumbuhannya sektor-sektor ekonomi produktif pada saat yang pertama perhatian terhadap pengembangan UMKM terhadap pertahanan dan keamanan dan pengembangan penguatan investasi serta sektor unggulan daerah juga terus menerus menjadi bagian dari agenda pembangunan,"tegasnya 

Diakhir penyampaiannya Gubernur memahami bahwa masih banyak terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terjawab. Oleh sebab itu setiap rekomendasi DPRD dan akan dijadikan referensi penting dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan baik kepada aspek kebijakan, bahkan kelola program maupun juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan bagi pemerintah provinsi Lampung.

" Rekomendasi DPRD bukan hanya dari kebutuhan hanya bagian dari mekanisme formal pemberitahuan, melainkan bentuk kontribusi strategis yang mempercayai perspektif perspektif dalam pengambilan kebijakan, karena itu kami menaruh perhatian yang sungguh-sungguh terhadap setiap masukan yang diberikan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah,"pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Sekda Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung, Kasiren Lanud PM Bunyamin Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Pejabat Utama Pemprov Lampung dan Para Rektor Universitas Negeri dan swasta Provinsi Lampung.

Minggu, 24 Mei 2026

FORPROV I 2026 Diluncurkan, KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung Dilantik


Bandar Lampung
— Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) I Tahun 2026 resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Peluncuran FORPROV I 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum KORMI Nasional, Ketua Umum KORMI Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, pejabat administrator dari Bappeda, BPKAD, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta para undangan lainnya.

Ketua Umum KORMI Lampung, Ansori Djhausal, menyampaikan bahwa FORPROV I Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga rekreasi dan tradisional.

Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar komunitas olahraga masyarakat di Provinsi Lampung.

“FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, serta membangun pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan FORPROV juga memiliki dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada kesempatan yang sama, pelantikan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi olahraga masyarakat hingga tingkat daerah. Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan pembinaan olahraga masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan FORPROV I Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung bersama KORMI berharap olahraga masyarakat semakin berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Lampung, sekaligus melahirkan berbagai komunitas olahraga yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.

Selasa, 19 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI


Bandar Lampung
– Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI TA. 2026 di Provinsi Lampung dibuka langsungsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A. bertempat di Aula Balai Keratun Kantor Gubernur Jl. Wolter Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Selasa (19/5/2026)

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi" yang dihadiri, Sekda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Pertahanan RI, Dirnarkoba Polda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung Danbrigif 4 Mar/BS, Kasi BMN Lanud PM Bunyamin, Asisten I Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung dan Kabag Umum BNNP Lampung.  

Rektor Unhan RI, Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M. D.S., M.A., dalam sambutannya mengusulkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia agar Staf Pemerintah Daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 dapat mengikuti program pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Tentunya terdapat proses seleksi, dan beasiswa pendidikan tersebut akan dibiayai oleh negara. 

“Atas nama pimpinan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder di Provinsi Lampung yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini, “tururnya. 

Selanjutnya Rektor Unhan menyampaikan, melalui KKDN ini, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan tidak hanya memahami teori dan konsep akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan para praktisi serta institusi strategis di daerah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, strategis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan. 

“Tema besar Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 adalah, Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman. Tema tersebut sangat relevan dengan dinamika strategis saat ini. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, keamanan, hingga kondisi sosial masyarakat, Namun demikian, kita patut bersyukur karena pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, terus melakukan berbagai penguatan mendasar bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

Selanjutnya mewakili Gubernur, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mengucapkan selamat dating kepada para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 di Provinsi Lampung, gerbang Pulau Sumatera, Semoga kehadiran saudara sekalian di daerah kami tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah, tantangan strategis, serta potensi pertahanan yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu "Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi", Kita melihat bagaimana dinamika global saat ini mulai dari konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga ketegangan di wilayah perairan internasional memberikan pelajaran bahwa ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh.

Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda, “ tegasnya.

Rabu, 13 Mei 2026

Pemprov Lampung Sambut Baik Kolaborasi Nasyiatul Aisyiyah Dalam Mendukung Berbagai Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Nasyiatul Aisyiyah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat menerima kunjungan kerja Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Lampung di ruang kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Rabu (13/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Jihan mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Nasyiatul Aisyiyah karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

"Kami sangat mengapresiasi program-program yang selama ini telah dilakukan Nasyiatul Aisyiyah. Kehadirannya nyata di tengah masyarakat, terutama dalam mendampingi perempuan dan anak," ujar Jihan.

Ia menilai organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menjangkau berbagai persoalan sosial hingga ke tingkat akar rumput. 

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan sosial kemasyarakatan.

"Kami bangga ada organisasi perempuan yang konsisten bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, sehingga kami membutuhkan tangan-tangan kolaboratif untuk menjangkau sudut-sudut masyarakat yang belum sepenuhnya tersentuh," katanya.

Jihan juga membuka peluang agar Nasyiatul Aisyiyah terlibat dalam berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya yang berkaitan dengan isu perempuan dan anak sesuai visi dan misi daerah.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait berbagai persoalan sosial, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pernikahan dini, hingga angka putus sekolah.

"Isu-isu seperti TPPO, pernikahan dini, dan putus sekolah membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap Nasyiatul Aisyiyah dapat membantu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar anak-anak tetap melanjutkan pendidikan dan tidak menikah sebelum siap secara usia maupun mental," ungkapnya.

Selain itu, Jihan mendorong kolaborasi di bidang kesehatan melalui edukasi kesiapan pernikahan dan kesehatan reproduksi sebagai upaya mencegah pernikahan usia dini. 

Menurutnya, pemahaman yang baik sejak awal penting untuk menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Ia turut menyoroti pentingnya penguatan perlindungan anak melalui program Gerakan Anak Berani Bilang Tidak (Gebrak).

"Kami ingin anak-anak di Lampung tumbuh dengan aman, berani melindungi diri, serta memiliki masa depan yang baik," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Tahun 2026 yang akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah, pada 6–8 Agustus 2026.

Ia berharap agenda nasional tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi Nasyiatul Aisyiyah dalam pembangunan perempuan dan generasi muda di Indonesia.(*)

RUPST WIKA Tetapkan Susunan Baru, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Jadi Komisaris Independen


JAKARTA
– PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Wika Tower, Jakarta, Senin (11/5/2026). Dalam rapat tersebut, salah satu keputusan penting adalah penetapan kembali Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen perseroan.

Keputusan ini sekaligus menegaskan kepercayaan pemegang saham terhadap peran Harris Arthur Hedar dalam memperkuat fungsi pengawasan, integritas, serta tata kelola perusahaan di lingkungan BUMN konstruksi tersebut.

Di luar jabatannya di WIKA, Harris Arthur Hedar dikenal memiliki sejumlah peran strategis. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ketua Umum PERADI Profesional periode 2026–2031, serta akademisi dan Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam dunia pendidikan dan organisasi, ia aktif mendorong penguatan profesionalisme, khususnya di bidang hukum dan kelembagaan.

Sebelumnya, Harris Arthur Hedar juga memimpin pelantikan pengurus PERADI Profesional di Jakarta yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat penegak hukum. Kehadirannya dalam berbagai forum hukum nasional menunjukkan posisi strategisnya dalam dunia advokat dan organisasi profesi.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menetapkan susunan baru dewan komisaris dan direksi WIKA. Apri Artoto ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Sementara itu, posisi Komisaris Independen diisi oleh Suryo Absorotri Utomo, Aditya Warman, dan Harris Arthur Hedar. Adapun Suwarta ditetapkan sebagai Komisaris.

Di jajaran direksi, Ketut Pasek Senjaya Putra resmi menjabat sebagai Direktur Utama WIKA. Ia didampingi oleh Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Manajemen SDM dan Transformasi, Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I, Sonny Setyadhy sebagai Direktur Operasi II, Vera Kirana sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal, serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.

Dengan susunan kepengurusan baru ini, WIKA diharapkan mampu memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kinerja, serta menjaga tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri konstruksi nasional.(*)

Kasrem 043/Gatam Sambut Tim Wasev Pusterad Tinjau Lokasi TMMD ke-128 Pekon Kalimiring


TANGGAMUS
– Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusterad yang dipimpin langsung Brigjen TNI Mukhlis., S. AP.,M.M, untuk meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Selasa (12/5/2026).

Kedatangan Tim Wasev dan rombongan dilokasi TMMD disambut hangat oleh Dansatgas TMMD Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang selama ini bergotong royong melaksanakan pembangunan di wilayah Pekon Kalimiring.

Kepada Ketua Tim Wasev, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, menjelaskan bahwa program TMMD ke-128 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Kegiatan TMMD ini bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Dandim.

Dikesempatan tersebut Dandim menjelaskan, meskipun cuaca hujan menjadi salah satu kendala di lapangan, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai target berkat manajemen waktu dan kerja sama seluruh pihak.
“Kendala tentunya ada, saat ini cuaca hujan. Namun kendala tersebut bukan menjadi rintangan berat bagi kami, karena kami mempunyai manajemen waktu,” jelas Dandim.

Lebih rinci Dandim menegaskan bahwa Satgas TMMD bersama masyarakat, menyesuaikan pola pekerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu. Saat cuaca hujan kami menyesuaikan pekerjaan, dan ketika cuaca cerah langsung dikebut bersama masyarakat dan Satgas TMMD.

"Adapun sasaran fisik TMMD ke-128 di Pekon Kalimiring meliputi normalisasi badan jalan sepanjang 2.570 meter, pengerasan jalan, pembangunan talud dan gorong-gorong, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga fasilitas MCK, Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan berupa pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, bantuan pendidikan, hingga pembagian bibit tanaman kepada masyarakat," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Pusterad Brigjen TNI Mukhis., S. AP.,M.M memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Tanggamus.

“Kita berikan apresiasi terhadap kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Tanggamus ini. Peran serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat cukup bagus,” ujar Brigjen Mukhlis.

Menurutnya, pembangunan jalan yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak kini mulai membuka akses baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Dulunya ini jalan tertutup, hanya jalan setapak. Setelah dinormalisasi sekarang kendaraan bisa lewat,” ungkapnya.

Ia berharap hasil pembangunan tersebut dapat membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga desa.

TMMD ke-128 Tahun 2026 sendiri mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Selasa, 12 Mei 2026

Komisi V DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi Lewat Kunjungan ke Universitas Teknokrat


Bandar Lampung
— Komisi V DPRD Provinsi Lampung melakukan kunjungan lapangan ke Universitas Teknokrat Indonesia dalam rangka memperkuat sinergi dan komunikasi dengan dunia pendidikan tinggi di Provinsi Lampung, Senin (11/5/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Dr. Yanuar Irawan, S.E., M.M., didampingi Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Mardiana, S.T., M.T. Turut hadir jajaran Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, yakni Andika Wibawa, S.E., M.M., Deni Ribowo, S.E., Marsha Dhita Pitaloka, S.I.P., Abdullah Sura Jaya, S.H., M.H., Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., Muhammad Junaidi, S.H., Puji Sartono, S.H., S.Kep., serta Budhi Condrowati, S.E.

Kedatangan rombongan Komisi V DPRD Provinsi Lampung disambut langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., Wakil Rektor Bidang Kerjasama Auliya Rahman Isnain, M.Cs., serta jajaran universitas lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi V DPRD Provinsi Lampung dan pihak universitas berdialog mengenai penguatan dunia pendidikan, peningkatan kualitas akademik, serta pentingnya menjaga suasana kampus yang kondusif dan harmonis. Dialog berlangsung terbuka dan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya membangun sinergi positif antara lembaga legislatif dan institusi pendidikan tinggi.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa DPRD Provinsi Lampung berkomitmen mendukung kemajuan sektor pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

“DPRD Provinsi Lampung mendorong terciptanya komunikasi yang baik, kolaborasi yang positif, serta suasana pendidikan yang aman dan kondusif. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujar Dr. Yanuar Irawan.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan DPRD menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung.

“Melalui kolaborasi dan komunikasi yang baik, kami berharap dapat terus membangun mutu pendidikan tinggi di Lampung menuju Indonesia Emas,” ujar Nasrullah Yusuf.

Komisi V DPRD Provinsi Lampung juga mengapresiasi kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia terhadap kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Lampung melalui berbagai capaian akademik maupun non-akademik yang telah diraih.

Pertemuan ditutup dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara DPRD Provinsi Lampung dan dunia pendidikan demi mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Sabtu, 09 Mei 2026

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung, Tekankan Semangat dan Kenyamanan Belajar Siswa


Bandar Lampung
— Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026), sebagai bagian dari kunjungan kerja di Provinsi Lampung.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa.

Dalam peninjauan itu, Wapres berkeliling melihat sejumlah ruang kelas, menyapa siswa, serta berdialog dengan tenaga pengajar.

Wapres juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kualitas pembelajaran dan kondisi emosional siswa agar tetap termotivasi selama menempuh pendidikan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Wapres memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan siswa, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga psikologis.

“Pesan Pak Wapres tadi bagaimana anak-anak tetap diperhatikan, diawasi, dan dipantau. Bukan hanya kualitas pelajarannya, tetapi emosionalnya juga agar semangat dan motivasi belajar mereka tetap terjaga,” ujar Rahmat usai mendampingi peninjauan.

Menurut Rahmat, program Sekolah Rakyat yang dijalankan pemerintah saat ini menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.

“Program sekolah rakyat semakin berkembang dan kualitasnya mulai menunjukkan hasil yang baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres turut meninjau kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Inggris yang diikuti siswa dengan antusias. 

Suasana hangat terlihat saat Wapres menyimak proses pembelajaran dan berdialog singkat dengan siswa maupun pengajar.

Guru Bahasa Inggris, Ratna Wulandari, mengungkapkan bahwa Wapres memberikan apresiasi terhadap kegiatan pembelajaran tersebut sekaligus mendorong peningkatan kualitas ke depan.

“Tadi Bapak bilang ini sudah bagus, tinggal ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Wapres juga berpesan kepada para siswa agar terus semangat belajar demi meraih cita-cita di masa depan.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat dapat semakin optimal dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi generasi muda Indonesia.

Jumat, 08 Mei 2026

Wapres Gibran Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Dukung SDM Berdaya Saing Global


Bandar Lampung
— Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program pelatihan vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026), usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, Wapres meninjau program Kelas Migran Vokasi yang menjadi salah satu unggulan SMKN 4 Bandar Lampung.

Program tersebut membuka peluang bagi siswa lintas jurusan, mulai dari farmasi, keperawatan hingga desain komunikasi visual, untuk memperoleh pembelajaran intensif bahasa Jepang sebagai bekal bekerja maupun melanjutkan pendidikan di Jepang.

Wapres mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan inovasi pendidikan vokasi yang memberikan peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkiprah di kancah internasional.

“Terima kasih sekali Bapak Gubernur untuk inisiatifnya. Memang kalau program baru berjalan pasti ada minusnya. Tidak apa-apa, nanti kita berkolaborasi,” ujar Wapres.

Dalam dialog bersama siswa dan pihak sekolah, terungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi, di antaranya keterbatasan tenaga pengajar bahasa Jepang serta belum tersedianya layanan uji kompetensi bahasa Jepang di Provinsi Lampung. Kondisi tersebut membuat para siswa harus mengikuti ujian di luar daerah.

Menanggapi hal itu, Wapres memastikan pemerintah akan berupaya mencarikan solusi agar program tersebut dapat berkembang lebih optimal dan mendukung para siswa dalam meraih cita-cita mereka.

“Kita carikan solusinya. Biar adik-adik ini bisa menggapai cita-citanya. Yang penting kalian semangat semua,” kata Wapres.

Wapres juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik Indonesia saat menempuh pendidikan maupun bekerja di luar negeri.

“Makanya kalian belajar yang benar, kita carikan gurunya,” pungkasnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Bustami Zainudin, Rahmat Mirzani Djausal, Kepala SMKN 4 Bandar Lampung Dewi Ningsih, serta Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar.

Menteri PKP Komitmen Bangun 11 Ribu Rumah di Lampung pada 2026


Lampung Selatan
— Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, lembaga pembiayaan, sektor perbankan, dan pelaku usaha guna mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar di Gedung Parona, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, jajaran kementerian dan lembaga, perbankan nasional, pengembang perumahan, hingga pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, keberadaan hunian layak akan berdampak langsung terhadap kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga produktivitas ekonomi masyarakat.

“Ketersediaan rumah yang layak akan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat, lebih produktif, dan lebih sejahtera. Karena itu, program perumahan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Ia menyebut kebutuhan rumah layak di Lampung masih cukup tinggi, seiring angka kemiskinan yang masih berada di atas rata-rata nasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas ekonomi dan produktivitas pertanian turut memicu kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal yang lebih baik dan layak huni.

Rahmat juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui Program 3 Juta Rumah yang diinisiasi Presiden RI. Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh akses terhadap hunian yang aman dan terjangkau.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menerima bantuan bedah rumah sekitar 2.300 unit. Namun jumlah tersebut dinilai belum mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Pada kesempatan itu, Menteri PKP RI menyampaikan komitmen dukungan pembangunan sekitar 10 ribu rumah untuk Provinsi Lampung pada tahun 2026.

“Dukungan ini tentu menjadi semangat baru bagi masyarakat Lampung, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini masih kesulitan mendapatkan rumah layak,” kata gubernur.

Selain fokus pada pembangunan rumah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPS, BP Tapera, perbankan, pengembang, hingga pelaku UMKM didorong bergerak bersama mempercepat pembangunan kawasan permukiman sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi rakyat.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa sektor perumahan dan konstruksi memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pembangunan rumah mampu menciptakan efek berganda karena menggerakkan industri bahan bangunan, jasa konstruksi, sektor furnitur, hingga konsumsi rumah tangga masyarakat.

Ia juga mengapresiasi capaian ekonomi Lampung pada Triwulan I Tahun 2026 yang tumbuh sebesar 5,58 persen, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung menunjukkan tren yang sangat positif. Ini menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif, termasuk di sektor perumahan,” ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi Lampung tersebut ditopang sektor pertanian yang tumbuh hingga 12 persen, diikuti industri kertas sebesar 9,88 persen dan industri furnitur sebesar 8,43 persen. Konsumsi rumah tangga masyarakat Lampung juga tetap kuat dengan pertumbuhan mencapai 5,54 persen.

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Lampung pada 2025 mencapai sekitar 9,53 juta jiwa dengan dominasi usia produktif sebesar 68,13 persen. Kondisi tersebut menunjukkan Lampung masih menikmati bonus demografi yang menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun demikian, tantangan sektor perumahan masih cukup besar. Tercatat lebih dari 146 ribu rumah tangga di Lampung belum memiliki rumah sendiri, sementara sekitar 647 ribu rumah tangga masih menempati rumah tidak layak huni.

Di sisi pembiayaan, BTN mencatat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mencapai Rp5,4 triliun, baik dari sisi suplai maupun permintaan. Untuk wilayah Lampung dan sekitarnya, terdapat lebih dari dua ribu calon debitur dengan nilai pembiayaan mencapai Rp268,86 miliar.

Anggota Komisi V DPR RI Muchlis Basri turut mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Lampung, khususnya melalui peningkatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Ia berharap program bantuan rumah bagi masyarakat pesisir dan pedesaan terus diperluas agar semakin banyak warga dapat menikmati hunian yang sehat, aman, dan layak huni.

“Kebutuhan rumah layak di wilayah pesisir dan pedesaan masih sangat besar. Karena itu, dukungan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” katanya.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pembangunan perumahan di Lampung. Selain mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, sektor perumahan juga diyakini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan berkembangnya berbagai sektor usaha pendukung secara berkelanjutan.

Rabu, 06 Mei 2026

Thomas Amirico Raih Penghargaan “Gawang Kenawat”,


Bandar Lampung
– Dinilai berhasil dalam menajukan Dunia Pendidikan di Lampung, Kadisdikbud Lampung, Thomas Americo S.S.T.P. M.H, mendapatkan anugerah Pengharaggan 'Gawang Kenawat' dari Media Harian Pikiran Lampung. 


Gawang Kenawat diambil dari bahasa ikonik dan sakral dalam bahasa Lampung. Yang berarti, Berjalan Di Bawah Terangnya Cahaya Bulan.

Jika dianalogikan, peraiha penghargaan ini dalah orang yang sellau berjalan dalam kebaikan dan memberikan manaat untuk orang banyak. 


Sektor pendidikan kembali menjadi sorotan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Peran strategis pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dinilai krusial dalam menjawab berbagai tantangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.


Di bawah kepemimpinan Thomas Amirico selaku kepala dinas saat ini, kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menunjukkan capaian positif. Meski tergolong muda, Thomas dinilai mampu menghadirkan terobosan yang berdampak nyata bagi dunia pendidikan di daerah.



Atas dedikasi dan kinerjanya, Thomas Amirico menerima penghargaan “Gawang Kenawat” dari Media Harian Pikiran Lampung.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Disdikbud Lampung meningkatkan tingkat kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 sebesar 23,29 persen serta sebagai apresiasi atas sinergi, dukungan dan kerjasama yang telah terjalin bersama Media Pikiran Lampung.


“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik lagi. Kami ingin memastikan pendidikan di Lampung semakin berkualitas dan merata,” ujar Thomas Amirico

Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk media. “Kami sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan dari semua pihak, termasuk media. Ini menjadi support system penting bagi kami untuk terus berinovasi,” tambahnya.


Thomas menekankan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu dan akses pendidikan di Lampung. “Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki kualitas pendidikan sekaligus memperluas aksesnya. Harapannya, generasi muda Lampung bisa menjadi SDM yang siap kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujar mantan sekretaris DPRD Lampung Selatan ini.


Di sisi lain, kebijakan strategis di sektor pendidikan juga terus diperkuat di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.



Sejumlah program unggulan telah dijalankan, di antaranya penggratisan uang komite sekolah untuk SMA/SMK negeri, penghapusan praktik penahanan ijazah, serta penguatan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung periode 2025–2030 sebagai mitra strategis pemerintah.



Selain itu, pemerintah juga fokus pada pemerataan fasilitas pendidikan melalui rehabilitasi sarana, termasuk di wilayah pesisir dan pulau kecil seperti Pulau Legundi. Pengembangan pendidikan vokasi juga menjadi prioritas, salah satunya melalui program kelas migran vokasi guna meningkatkan keterampilan generasi muda.



Dengan berbagai kebijakan dan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis sektor pendidikan akan terus berkembang dan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing di masa depan.

HUT REI ke-54 Perkuat Agenda Asta Cita Presiden Prabowo dan Program Pembangunan 3 Juta Rumah


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi Real Estate Indonesia (REI) yang menggelar acara Silaturahmi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-54 di Lampung, khususnya di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Bandarlampung, Selasa (5/5/2025).

Menurut Gubernur Mirza, acara tersebut sangat relevan dengan program nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda Asta Cita dan program pembangunan 3 juta rumah.

Gubernur Mirza mengajak seluruh anggota REI untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk mengeksplorasi potensi investasi di daerah.

“REI selama 54 tahun telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional, khususnya sektor perumahan. Perannya sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyediaan hunian bagi masyarakat,” ujarnya.

Mirza juga menilai sektor perumahan tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong pemerataan ekonomi. 

Ia mengatakan bahwa setiap pembangunan satu unit rumah dapat menciptakan tiga hingga empat peluang kerja.

“REI menjadi salah satu alat negara untuk mengimplementasikan program pembangunan, terutama dalam mendorong ekonomi domestik dan pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pemprov Lampung saat ini tengah menyiapkan transformasi ekonomi dari berbasis komoditas mentah menuju hilirisasi industri. 

Selama ini, Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas utama seperti padi, jagung, singkong, dan kopi.

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa sektor industri di Lampung saat ini masih berada di kisaran 16 persen dan ke depan, pemerintah akan mendorong pengolahan komoditas di dalam daerah. 

Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat telah menetapkan Lampung sebagai salah satu pusat hilirisasi di Sumatera.

“Dalam 2–3 tahun ke depan, kami targetkan hampir seluruh komoditas unggulan Lampung sudah bisa diolah di dalam daerah. Ini akan membuka peluang besar bagi sektor properti,” jelasnya.

Selain hilirisasi, Pemprov Lampung juga mengandalkan sektor pariwisata dan pendidikan sebagai pilar pertumbuhan ekonomi. 

Sebagai informasi, kunjungan wisatawan ke Lampung mengalami lonjakan signifikan, dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025.

Meski demikian, Gubernur Mirza menegaskan bahwa tantangan masih ada pada rendahnya lama tinggal wisatawan (length of stay) yang baru mencapai 1,3 hari serta tingkat belanja yang relatif kecil.

“Di sinilah peran properti sangat penting, untuk menghadirkan fasilitas pendukung agar wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja mereka,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, peningkatan minat melanjutkan ke perguruan tinggi juga menjadi peluang baru.

Gubernur Mirza menyebutkan terjadi kenaikan hingga 25 persen pendaftar, yang berdampak pada kebutuhan hunian di kawasan perkotaan seperti di Bandar Lampung dan Metro.

Gubernur Mirza juga mengajak REI untuk terlibat langsung dalam perencanaan kawasan terpadu yang mengintegrasikan industri, pariwisata, dan permukiman.

“Kami ingin REI menjadi mitra strategis dalam mendesain kawasan-kawasan pertumbuhan baru di Lampung,” pungkasnya.

Ia berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan pelaku usaha properti dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program pemerintah daerah, termasuk mengatasi backlog perumahan di Lampung yang mencapai sekitar 270 ribu unit.

Ia menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan riset REI bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, setiap investasi di sektor perumahan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Pengembang properti adalah bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyediakan hunian layak bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, REI juga menjalankan program sosial berupa penanaman satu juta pohon, yang hingga kini telah terealisasi sekitar 300 ribu pohon sebagai bagian dari kontribusi terhadap lingkungan.(*)