Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2026

Safari Ramadan FISIP Unila Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aula Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, Kamis (5/3/2026).


Keluarga besar FISIP bersama pimpinan universitas berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.


Mengusung tema “Bersama Menggapai Berkah Ramadan, Mencari Ampunan dalam Kebahagiaan,” kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan sivitas akademika.


Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani, Wakil Rektor Bidang Akademik Suripto Dwi Yuwono, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Habibullah Jimad, Ketua Senat Unila Herpratiwi, serta Dekan FISIP Unila Anna Gustina Zainal. Turut hadir pula jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tilawah Alquran Surah Al-Baqarah ayat 183–185 yang dibacakan Jefri Syarif dari Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Tazkiatun Nafs dari Program Studi Sosiologi. Lantunan ayat suci tersebut mengingatkan kembali tentang makna puasa sebagai kewajiban sekaligus sarana meningkatkan ketakwaan.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Unila Anna Gustina Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.


Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini hubungan antarsivitas akademika dapat semakin erat sehingga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang harmonis dan produktif.


Sementara itu, Rektor Lusmeilia Afriani menegaskan Ramadan merupakan momentum spiritual yang sangat berharga untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.


“Sebagai bagian dari sivitas akademika, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter, etika, dan moralitas yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada dosen FISIP Unila yang akan memasuki masa purnabakti, Sugiyanta, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya dalam dunia pendidikan di Unila.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Unit Pengelola Zakat (UPZ) Unila yang disampaikan oleh Ani Agus Puspawati. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa UPZ akan merekrut relawan di lingkungan FISIP hingga tingkat jurusan dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.


Program UPZ tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran, di antaranya untuk bantuan pemotongan UKT, bantuan biaya hidup mahasiswa, hingga dukungan penyelesaian tugas akhir.


Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan diisi tausiah dan doa oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Sudarman. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh hadirin memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di masyarakat.

“Perbedaan yang ada di Indonesia justru menjadi kekuatan untuk menjaga kebersamaan, kerukunan, persatuan, dan kesatuan,” tegasnya


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut semakin mempererat tali silaturahmi antarsivitas akademika Universitas Lampung di bulan suci Ramadan. 

Rabu, 04 Maret 2026

FT Unila Gelar Workshop Pembinaan Mental Tendik untuk Tingkatkan Etos Kerja dan Profesionalisme


Bandar Lampung
– Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop bertajuk “Pembinaan Mental Tenaga Kependidikan dalam Peningkatan Etos Kerja, Integritas, dan Profesionalisme Berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dekanat lantai dua Fakultas Teknik Unila, Rabu, 4 Maret 2026.

Workshop ini dihadiri Rektor Lusmeilia Afriani, Dekan FT Ahmad Herison yang sekaligus membuka acara, para wakil dekan, Kepala Bagian Umum, serta tim kerja Fakultas Teknik Unila.

Dalam sambutannya, Dekan FT Ahmad Herison menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pembinaan mental tenaga kependidikan agar mampu meningkatkan kualitas kerja, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas di lingkungan kampus.

Workshop menghadirkan pemateri Putri Ramadhona yang memberikan materi bertajuk “Bekerja dengan Hati, Tumbuh dengan Arti”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun komitmen dalam setiap pekerjaan serta menumbuhkan kesadaran bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki arti penting dalam keberhasilan institusi pendidikan.
Ia juga mengajak peserta untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja, seperti menciptakan satu kebaikan baru setiap hari serta menghadirkan nilai-nilai positif dalam setiap aktivitas.

“Mungkin nama Anda tidak tertulis di ijazah mahasiswa, tetapi kerja Anda adalah alasan keberhasilan mereka. Setiap usaha kecil bernilai dan setiap niat tulus memberi energi positif bagi semua,” ujar Dhona.

Menurutnya, tenaga kependidikan memiliki kontribusi besar dalam mendukung proses pendidikan di perguruan tinggi, sehingga penting untuk terus menumbuhkan semangat kerja yang dilandasi nilai spiritual dan integritas.

Sementara itu, Rektor Lusmeilia Afriani berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan setiap semester, agar hasil yang dicapai dapat lebih maksimal.

Melalui workshop ini, diharapkan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik Unila semakin meningkatkan kualitas pelayanan, loyalitas, serta dedikasi dalam mendukung kemajuan fakultas dan universitas secara keseluruhan.

Selasa, 03 Maret 2026

Duduk Lesehan, Bupati Egi Buka Ruang Aspirasi BEM se-Lampung Selatan


Kalianda
- Radityo Egi Pratama memilih duduk lesehan bersama mahasiswa saat menerima Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati L, Selasa (3/3/2026).

Dalam suasana dialog yang hangat namun kritis itu, Bupati Egi menegaskan komitmennya membuka ruang seluas-luasnya terhadap kritik dan aspirasi publik.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang digelar pada 23 Februari 2026 lalu. Sarasehan ini menjadi forum untuk membedah tujuh poin tuntutan evaluasi yang sebelumnya disampaikan.

Dalam dialog terbuka itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampung Selatan, Sandi Afrizal, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mengawal arah pembangunan daerah.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tindak lanjut dari aksi Cipayung Plus dan BEM hari Senin kemarin. Kami ingin membedah tujuh tuntutan evaluasi kami agar proyeksi pembangunan Lampung Selatan dalam empat tahun ke depan bisa jauh lebih baik,” ujar Sandi di hadapan Bupati dan jajaran pejabat.

Dalam forum tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Kesbangpol, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua Forum CSR Lampung Selatan. Kehadiran lengkap jajaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons aspirasi mahasiswa.

Menanggapi paparan mahasiswa, Egi menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka terhadap pembangunan daerah. Namun ia juga memberi catatan terkait dinamika komunikasi dalam audiensi tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Tentu saya mengapresiasi segala saran dan kritik. Namun jujur, dari paparan tadi, saya belum mendengar kalimat terima kasih, yang disampaikan melulu tuntutan. Padahal, program-program yang kami jalankan saat ini dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Tapi it’s okay, di sinilah kita diajarkan apa yang namanya dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menandai suasana diskusi yang terbuka dan lugas, namun tetap dalam koridor dialog konstruktif. Bupati Egi menegaskan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti kritik, termasuk di ruang digital.

“Saya bukan tipe orang yang anti-kritik. Di media sosial saja, jika ada 1.000 atau 2.000 orang mengkritik, saya terima dengan baik. Kalaupun saya anti-kritik, saya pasti sudah menutup kolom komentar sejak lama,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan tata kelola yang inklusif dan transparan, serta membuka akses informasi publik seluas-luasnya bagi media maupun masyarakat.

Sarasehan tersebut diharapkan menjadi titik temu antara mahasiswa sebagai kontrol sosial dan pemerintah sebagai eksekutif, sehingga kritik yang disampaikan tidak berhenti pada tuntutan, melainkan bermuara pada kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. 

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Sambut Baik Pemaparan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik pemaparan pembangunan yang disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Senin (2/3/2026).

Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Parosil menyampaikan sejumlah potensi dan kebutuhan strategis Lampung Barat yang diharapkan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah berkenan menerima kami. Program-program yang kami jalankan sejauh ini telah searah dan berkolaborasi dengan kebijakan provinsi,” ujar Parosil.

Salah satu agenda yang dibahas yaitu kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan provinsi. Parosil menyampaikan persoalan terkait jalan yang ada di tiga jalur utama penghubung Kabupaten Lampung Barat – Kabupaten Tanggamus jalur Ulu Belu, kemudian jalur Sukabumi–Suoh, dan jalur pusat kota Liwa menuju Kabupaten OKU Selatan.

Parosil juga menyampaikan terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Barat. Yang berada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. Ia mengharapkan dukungan sehingga sekolah rakyat tersebut bisa diwujudkan.

Di sektor ekonomi, Parosil meminta dukungan terkait hilirisasi kopi. Lampung Barat sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kunjungan dan paparan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Pembangunan Infrastruktur Jalan, jelas Gubernur Mirza, diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antar wilayah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung dalam paparannya menyampaikan rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Lampung Barat pada 2026, diantaranya Pekon Balak–Suoh dengan alokasi anggaran Rp4,5 miliar, dan Suoh–SP Blok 9 sepanjang sekitar 7 kilometer dengan anggaran Rp40 miliar. 

Terkait Sekolah Rakyat, Gubernur Mirza mendorong rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang rencanannya ada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. 

Sekolah rakyat ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Adapun luasan lahan tersebut berkisar 12 hektare. Saat ini masih tercatat sebagai aset Dinas Perkebunan, dan digunakan untuk kegiatan pembibitan, sehingga pemanfaatan efektif diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 7 hektare. 
Selain untuk Sekolah Rakyat, sebagian lahan juga direncanakan untuk mendukung Koperasi Merah Putih.

Selain sektor pendidikan, juga menyoroti pentingnya pengamanan habitat gajah di wilayah Lampung Barat. 

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat sekitar 19 ekor gajah dengan jalur jelajah di wilayah Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat. 

Upaya mitigasi konflik antara manusia dan gajah dinilai perlu diperkuat, Sehingga mampu menciptakan ruang hidup dimana manusia dan gajah dapat hidup berdampingan secara damai, mengurangi permusuhan warga terhadap gajah.

Gubernur Mirza juga mendorong percepatan hilirisasi kopi. Lampung Barat dinilai sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Optimalisasi komoditas kopi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat daya saing produk daerah.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Jajaran Pengurus Kagama Lampung, Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan hilirisasi komoditas dan pembangunan berbasis desa. 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menerima Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah fokus membangun ekosistem ekonomi desa melalui program strategis Desaku Maju, yang bertujuan menahan capital flight serta meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah.

“Lampung adalah provinsi kaya komoditas. Padi, jagung, dan singkong saja menghidupi sekitar 1,2 juta kepala keluarga atau hampir 70 persen populasi. Kalau tiga komoditas ini kita selesaikan tata kelolanya, Lampung bisa take off,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas Lampung masih keluar dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah dinikmati daerah lain. 

Ia mencontohkan produksi jagung mencapai 1,7 juta ton per tahun, namun belum didukung sistem pengeringan (dryer) memadai di tingkat desa.

Melalui program Desaku Maju, Pemprov Lampung merancang pembangunan dryer secara masif di 500 desa sentra produksi, sehingga petani memiliki daya tawar lebih baik dan hilirisasi akan diperluas hingga pengolahan pakan ternak, produksi ayam, hingga distribusi pangan berbasis desa.

“Kalau jagung dikeringkan di desa, dibuat pakan di desa, ayam dibesarkan dan diproses di desa, lalu masuk ke dapur MBG di desa, kita bisa mengurangi biaya logistik, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat konsumsi protein masyarakat,” jelasnya.

Selain dryer, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pemprov juga menyiapkan program pupuk organik cair (POC) di 2.000 desa untuk meningkatkan produktivitas lahan hingga 15 persen, serta penguatan BUMDes agar mampu menjadi offtaker komoditas lokal dimana saat ini dari sekitar 2.300 BUMDes berbadan hukum, baru sebagian kecil yang benar-benar aktif dan tumbuh.

Ia menyoroti persoalan mendasar pembangunan Lampung, yakni tingginya angka putus sekolah yang mencapai sekitar 30.000 anak per tahun serta terbatasnya kapasitas pendidikan vokasi.

“Ekonomi tidak akan tumbuh kalau SDM kita tertinggal. Karena itu, kami butuh dukungan akademisi dan alumni untuk memperkuat pendidikan vokasi desa, riset pakan ternak berbasis komoditas lokal, serta pendampingan tata kelola BUMDes,” tegasnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan Lampung membutuhkan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur hukum.

Ia meminta agar segera dibentuk tim kerja bersama antara OPD terkait dan Kagama untuk menindaklanjuti kerja sama konkret, termasuk peluang riset, program KKN tematik, serta penguatan ekosistem ekonomi desa.

“Semangat di Lampung ini banyak sekali. Tugas kami adalah mengumpulkan dan mengoordinasikan semangat itu agar bergerak dalam satu arah yang sama memajukan Provinsi Lampung,” pungkasnya

Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami melihat banyak program pemerintah yang sangat baik, tetapi di lapangan sering terkendala pada aspek pendampingan dan perubahan mindset. Di sinilah Kagama ingin hadir, memastikan program itu tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalaman Kagama dalam mendampingi desa binaannya dimana program dryer yang secara teknis sudah tersedia, menurutnya, belum optimal karena petani terbiasa hanya menanam dan menjual hasil panen, belum sampai pada tahapan industrialisasi dan pengelolaan pascapanen.

“Kami masuk untuk memberikan edukasi dan pendampingan. Petani perlu diyakinkan bahwa pengeringan itu meningkatkan daya tawar. Ini soal perubahan pola pikir, bukan sekadar alat,” jelasnya.

Selain pendampingan pertanian, Qudrotul menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti bakti sosial saat bencana, penanaman mangrove di wilayah pesisir, gerakan biopori, pengelolaan sampah, serta edukasi kebudayaan melalui kegiatan Nitilaku.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Kagama menerapkan skema gotong royong berbasis iuran anggota untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk pembelian jagung untuk diolah menjadi pakan ternak dalam skala komunitas. Model ini dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian alumni yang tidak berorientasi pada keuntungan pribadi.

“Kami ingin membangun semangat pengabdian. Alumni yang punya keahlian di bidang peternakan, pertanian, manajemen, atau pendidikan bisa langsung turun mendampingi. Orientasinya bukan honor, tetapi kontribusi,” tegasnya.

Dalam aspek pendidikan, ia menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada siswa-siswi di daerah agar memiliki akses dan keberanian melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui jalur afirmasi.

Qudratul menegaskan bahwa Kagama siap bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam penguatan BUMDes, pendampingan hilirisasi komoditas, riset pakan ternak berbasis bahan lokal, serta pengembangan pendidikan vokasi desa.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kagama Lampung dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berbasis komoditas unggulan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.(*)

Senin, 02 Maret 2026

Unila Sosialisasikan IKU 2026, Perkuat Pemahaman Kinerja Perguruan Tinggi


BANDAR LAMPUNG
— Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pepadun Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila.

Sosialisasi dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai arah kebijakan dan pengukuran kinerja perguruan tinggi pada tahun 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menegaskan bahwa IKU merupakan instrumen strategis yang ditetapkan Kemdiktisaintek sebagai tolok ukur transformasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Menurutnya, IKU tidak hanya berfungsi sebagai indikator administratif, tetapi juga menjadi arah kebijakan dalam meningkatkan relevansi lulusan, kualitas pembelajaran, kinerja dosen, serta dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan dunia kerja.

Pada sesi pemaparan materi, dijelaskan kebijakan IKU Tahun 2026 yang menekankan penguatan capaian pembelajaran berbasis luaran. Selain itu, terdapat fokus pada peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, optimalisasi kinerja penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berbasis data.

Setiap fakultas dan program studi juga didorong untuk melakukan pemetaan target, strategi pencapaian, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hal ini penting agar capaian IKU dapat terukur dengan jelas dan terdokumentasi secara sistematis.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antara fakultas, jurusan, program studi, dan unit pendukung dalam mengintegrasikan IKU ke dalam perencanaan strategis dan operasional.

 Peran Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) serta Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) turut ditekankan dalam memastikan proses evaluasi berjalan sistematis, berbasis eviden, dan selaras dengan indikator yang ditetapkan kementerian.

Melalui forum diskusi, para peserta juga membahas berbagai strategi implementasi IKU di tingkat fakultas. Beberapa di antaranya meliputi penguatan tracer study lulusan, peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus, peningkatan publikasi ilmiah dosen, serta pengembangan kemitraan nasional dan internasional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang klarifikasi bagi peserta terkait mekanisme pelaporan serta evaluasi capaian kinerja tahun 2026.

Melalui sosialisasi tersebut, Unila berharap seluruh unit kerja, khususnya di lingkungan FISIP, dapat memahami secara komprehensif arah kebijakan IKU Tahun 2026 serta berkomitmen meningkatkan kinerja institusi secara terukur, adaptif, dan berkelanjutan guna mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan turut dihadiri Dekan FISIP, para Wakil Dekan FISIP, Kepala Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan, para Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi di lingkungan FISIP, serta penanggung jawab Tim Evaluasi BPKHM Unila.

Unila Terima Bus Kampus dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Apresiasi Mahasiswa Pemenang Program Bale RACE


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menerima bantuan program pengembangan operasional berupa satu unit bus kampus Mitsubishi Euro4 FE843CN dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Gedung Rektorat Unila tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Program Bale RACE (Rewards for Active Campus Engagement) bagi mahasiswa yang aktif menggunakan layanan digital Bale by BTN.

Acara dihadiri Rektor Unila Lusmeilia Afriani didampingi Ketua Senat, para Wakil Rektor, Ketua Satuan Pengawasan Internal, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, kepala lembaga, kepala biro, kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA), serta sivitas akademika Unila.

Dari pihak BTN hadir Branch Manager BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi, DBM Bisnis BTN KC Bandar Lampung Natalia Sonata Hutajalu, Branch Manager BTN KCP Unila Rezky Afriani Hasibuan, Funding & Transaction Head BTN KC Bandar Lampung Nivo Agesfinaldi, Priority Banking Unit Head BTN KC Bandar Lampung Ein Valencia, serta jajaran manajemen lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unila menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BTN atas bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa satu unit bus kampus. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara dunia perbankan dan institusi pendidikan dalam mendukung berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan Unila.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi mobilitas kegiatan kampus serta menjadi bukti nyata kolaborasi antara Unila dan BTN dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Branch Manager BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi menegaskan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemitraan jangka panjang antara BTN dan Unila.

“Kami tidak ingin hubungan ini berhenti hanya pada layanan perbankan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, mulai dari literasi finansial hingga dukungan terhadap berbagai kegiatan mahasiswa,” kata Dadi.

Pada kesempatan yang sama, BTN juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa pemenang Program Bale RACE University. Program ini merupakan bentuk penghargaan bagi mahasiswa yang aktif memanfaatkan layanan digital Bale by BTN di lingkungan kampus.

Adapun pemenang Program Bale RACE University yakni Juara I Adhi Wahyu Kurnia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang memperoleh satu unit laptop. Juara II Raisah Adilla Rizqina dari Fakultas Kedokteran (FK) menerima satu unit tablet. Sementara Juara III Almira Aliya Shabana dari Fakultas Hukum (FH) mendapatkan diskon pembayaran SPP sebesar Rp3 juta.

Hadiah diserahkan secara simbolis oleh Rektor Unila bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan serta perwakilan manajemen BTN.

Program Bale RACE bertujuan mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan mahasiswa melalui aktivasi akun Bale by BTN serta peningkatan transaksi digital, seperti pembayaran non-tunai, transfer, hingga penggunaan QRIS.

Melalui program tersebut, BTN berharap dapat menumbuhkan budaya transaksi digital yang aman, mudah, dan efisien di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis CSR bus kampus dari BTN kepada Unila, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai penanda komitmen berkelanjutan kedua pihak dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi.

Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS: Simak Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN
- Sejumlah guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi kini tidak lagi diperbolehkan menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 700/585/IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan atau audit ketaatan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk periode Januari-Agustus 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2025 Pasal 39 ayat 2 huruf (d). 

Pada aturan tersebut ditegaskan bahwa guru yang dapat diberikan honor dari Dana BOS harus memenuhi syarat belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menghindari praktik pendanaan ganda (double funding) atau double dipping. Guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima dana sertifikasi dari APBN sebesar Rp2 juta per bulan, tidak lagi diperkenankan menerima honor tambahan yang bersumber dari Dana BOS.

Dengan demikian, Dana BOS dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional sekolah lainnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Jadi Temuan Pemeriksaan

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Marko Firzada, mengungkapkan, dalam hasil audit yang dilakukan periode Januari-Agustus 2025, pembayaran honor dari Dana BOS kepada guru yang sudah bersertifikasi dinyatakan sebagai temuan pemeriksaan.

Ia menegaskan, atas temuan tersebut, guru honorer bersertifikasi yang terlanjur menerima gaji dari Dana BOS pada periode tersebut diwajibkan mengembalikan dana tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah Lampung Selatan yang untuk kemudian diteruskan Ke Rekening Kas Umum Negara. Mekanisme pengembalian dapat dilakukan secara bertahap.

"Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan, kebijakan ini bukan keputusan mendadak. Sebelumnya, para guru telah menandatangani surat perjanjian dengan kepala sekolah yang menyatakan kesediaan mengembalikan honor dari Dana BOS apabila di kemudian hari menjadi temuan pemeriksaan,” kata Marko.

Siapa yang Wajib Mengembalikan?

Guru yang menjadi sasaran pengembalian adalah Guru Honorer BOS Tahun 2025 yang menerima dua sumber penghasilan sekaligus, yakni honor dari Dana BOS dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, guru honorer BOS Tahun 2025 yang belum memiliki sertifikasi tidak dikenakan kewajiban pengembalian karena hanya menerima satu sumber penghasilan, yakni dari Dana BOSP.

Kriteria Penerima Honor BOS

Berdasarkan petunjuk teknis BOSP, guru honorer yang dapat dibayarkan honornya melalui Dana BOS harus memenuhi kriteria:
- Berstatus Non-ASN
- Terdaftar di Dapodik
- Memiliki NUPTK
- Belum menerima tunjangan sertifikasi

Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain, karena kebijakan ini merupakan perintah dari regulasi pemerintah pusat.

Bagi guru yang ingin mengajukan keringanan pengembalian secara mencicil, dipersilakan berkonsultasi dengan Inspektorat Lampung Selatan.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan. (*)

Jumat, 27 Februari 2026

Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur 2022–2027,Wagub Jihan Nurlela Ajak Pengurus Ciptakan Kader Pramuka yang Unggul, Inklusif, dan Berdaya Saing


LAMPUNG TIMUR
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur untuk menciptakan kader sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inklusif, dan berdaya saing guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikannya saat acara Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur masa bakti antar waktu 2022–2027 di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Jumat (27/2/2026).

Wagub Jihan menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara Gerakan Pramuka dan berbagai pemangku kepentingan.

"Bangunlah sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga Gerakan Pramuka benar-benar menjadi mitra strategis dalam mewujudkan SDM Lampung yang unggul, inklusif, dan berdaya saing, sebagaimana cita-cita besar bangsa," ujar Jihan.

Pada kesempatan tersebut, Jihan yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung melantik Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah sebagai Ketua Mabicab Lampung Timur.

Jihan menegaskan Gerakan Pramuka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Menurutnya, Gerakan Pramuka melalui metode pendidikan yang berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma, menjadi wahana strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri bangsa.  

"Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama Asta Cita ke-4 yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan bangsa," katanya.

Jihan turut mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memberikan perhatian yang proporsional terhadap peran perempuan, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kepramukaan.

"Saya mendorong pengurus yang baru dilantik untuk dapat menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan kebijakan daerah dan nasional, berorientasi pada penguatan karakter, kecakapan hidup, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda," ujarnya.

Usai pelantikan tersebut, Ketua Mabicab Lampung Timur turut melantik M. Muslih sebagai Ketua Kwarcab Lampung Timur. (*)

FEB Unila Gelar Safari Ramadan, Perkuat Produktivitas dan Integritas Sivitas Akademika


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Safari Ramadan pada Jumat, 27 Februari 2026, di Gedung Student Center kampus setempat.

Kegiatan ini mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum Peningkatan Produktivitas dan Penguatan Integritas dalam Berkinerja.”
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unila Lusmeilia Afriani, Wakil Rektor Bidang Akademik Suripto Dwi Yuwono, Dekan FEB Unila Nairobi, serta penceramah Ahmad Yani, bersama sejumlah pimpinan dan sivitas akademika lainnya.

Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir serta kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kampus.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun Unila yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menegaskan bahwa Ramadan bukanlah bulan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum untuk meningkatkan kinerja.

“Ramadan bukan bulan untuk menurunkan produktivitas, tetapi justru bulan produktivitas. Ibadah puasa mengajarkan kita bekerja lebih efektif, bertanggung jawab, serta menanamkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga disampaikan sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unila kepada sivitas akademika. Sosialisasi disampaikan oleh Ninuk Dewi K., S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA., yang menjelaskan bahwa UPZ Unila dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung dan berada di bawah koordinasi Baznas Provinsi Lampung.

UPZ Unila memiliki dua fokus utama, yakni menghimpun zakat, infak, dan sedekah serta menyalurkannya secara tepat sasaran. Penghimpunan dana dilakukan melalui berbagai mekanisme, antara lain pemotongan gaji bagi sivitas akademika yang bersedia, transfer ke rekening UPZ, dukungan relawan, serta kemudahan pembayaran melalui barcode.

Adapun prioritas penyaluran dana difokuskan kepada mahasiswa dan masyarakat Unila yang membutuhkan, seperti bantuan pembayaran UKT, bantuan biaya penulisan tugas akhir, bantuan biaya hidup mahasiswa, hingga bantuan untuk korban bencana.

Melalui semangat “dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” UPZ Unila diharapkan mampu memperkuat peran Unila tidak hanya sebagai institusi pendidikan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Ahmad Yani. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa puasa merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan manusia, baik secara spiritual maupun kesehatan.

Ia juga menekankan bahwa ibadah puasa seharusnya mendorong seseorang untuk semakin menjaga ibadah lainnya, terutama salat. Menurutnya, puasa tanpa diiringi salat tidak akan memberikan makna ibadah yang sempurna.

Ustaz Ahmad Yani juga mengisahkan tentang iblis yang dimasukkan ke dalam neraka karena menolak bersujud kepada Nabi Adam alaihis salam, meskipun hal tersebut merupakan perintah Allah.

Dari kisah tersebut, ia menegaskan pentingnya mendahulukan iman sebelum ilmu. Iman yang kuat, menurutnya, akan membimbing ilmu sehingga setiap tindakan manusia senantiasa mengarah pada kebaikan.

Kegiatan Safari Ramadan FEB Unila ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antar sivitas akademika semakin erat serta mampu meningkatkan keimanan, spiritualitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus.

Wagub Jihan Dorong Pembangunan Jalan Penyangga Ekonomi dan Wisata di Tanggamus


Tanggamus
---- Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid Jami Hidayatul Muttaqien, Gisting, Kamis (26/2/2026).

Wagub Jihan mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan dana sebesar Rp81,76 miliar untuk rekonstruksi jalan di Kabupaten Tanggamus. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah Rp58 miliar.

"Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan 81,76 miliar rupiah dengan luas perbaikan rekonstruksi jalan hampir 9 kilometer yang diperbaiki," ujar Wagub Jihan.

Ia menjelaskan bahwa fokus pembangunan diarahkan pada wilayah penyangga ekonomi dan destinasi wisata unggulan, seperti Cukuh Balak hingga Teluk Kiluan. 

"Kami Pemerintah Provinsi Lampung malu karena daerahnya luar biasa, potensi luar biasa, tapi jalannya luar biasa jelek. Pak Gubernur akhirnya mau membangun ruas jalan tersebut," tambahnya.

Selain infrastruktur jalan, Wagub Jihan memaparkan berbagai program unggulan yang berjalan simultan, di antaranya sektor pendidikan melalui pembebasan uang komite SMA/SMK Negeri serta pembangunan Sekolah Rakyat. Di sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong program "Desaku Maju" yang fokus pada hilirisasi pertanian dan kemudahan akses pupuk bagi petani.

Wagub juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang mampu mengalokasikan Rp100 miliar dari APBD kabupaten untuk perbaikan jalan lokal. Menurutnya, sinergi antara Provinsi dan Kabupaten sangat penting di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah.

Menutup sambutannya, Wagub Jihan Nurlela menekankan bahwa pembangunan spiritual tetap menjadi pilar utama melalui pemberian hibah untuk ratusan rumah ibadah dan insentif bagi guru ngaji.

"Kami selalu ingin berbuat semaksimal mungkin yang terbaik untuk masyarakat. Harapannya kita tidak hanya membangun fisik tetapi juga membangun spiritual agar anak-anak generasi emas kita akan terjaga dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan rasa bangga atas kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Lampung yang secara konsisten memberikan perhatian kepada Bumi Begawi Jejama. Ia menyebut momentum ini sebagai jembatan silaturahmi yang memperkuat hubungan struktural dan emosional antara provinsi dan kabupaten.

"Kehadiran Ibu Wakil Gubernur di daerah kami, dua tahun berturut-turut setelah tahun lalu Ibu juga hadir pada kegiatan Safari Ramadan, membuat kami bangga. Ini juga membuktikan bahwa kepedulian dan perhatian Ibu Wagub kepada Kabupaten Tanggamus sangat luar biasa," ujar Saleh Asnawi.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan ini juga dibarengi dengan pemberian bantuan untuk renovasi masjid serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Bupati Tanggamus berharap bantuan tersebut dapat membawa keberkahan bagi masyarakat Gisting dan sekitarnya. (*)

Wagub Jihan Nurlela Buka Bazar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan kepada Masyarakat dalam Rangkaian Safari Ramadan


TANGGAMUS
---- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka bazar pasar murah dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Kamis (26/02/2026).

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga selama bulan Ramadan.

Melalui bazar pasar murah yang dilaksanakan bersama Bulog, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam.

Komoditas yang disediakan meliputi telur ayam Rp27.000 per kilogram dengan stok 200 kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter dengan stok 600 liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram dengan stok 250 kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram dengan stok 200 kilogram, serta beras SPHP Rp57.500 per 5 kilogram dengan stok 100 sak.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan meningkatkan alokasi anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2026 menjadi sebesar Rp81,76 miliar. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp48 miliar untuk pembangunan lima ruas jalan dan tiga jembatan.

“Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp81,76 miliar dengan rekonstruksi jalan hampir sembilan kilometer yang akan diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Jihan yang sebelumnya meninjau ruas jalan di simpang umbar - putih doh menjelaskan, bahwa pembangunan jalan di wilayah Cukuh Balak menjadi prioritas karena kawasan tersebut merupakan daerah penyangga ekonomi sekaligus penyangga destinasi wisata yang memiliki potensi besar, seperti Teluk Kiluan dan Gigi Hiu.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Lampung, namun berbagai program pembangunan di sektor lain juga terus dijalankan secara bersamaan.

Kemudian di bidang pendidikan, Pemprov Lampung melanjutkan program pembebasan uang komite bagi siswa SMA Negeri serta mendorong pembangunan Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, di bidang ekonomi desa, Pemprov Lampung melanjutkan program Desa KUMaju yang berfokus pada penguatan ekosistem ekonomi desa melalui hilirisasi produk pertanian dan dukungan sarana produksi pertanian.

Selain itu, Pemprov Lampung juga memperkuat pembangunan di bidang keagamaan melalui bantuan hibah untuk masjid dan musala, insentif guru ngaji, serta dukungan terhadap program tahfiz Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain dana hibah sebesar Rp30 juta untuk masjid serta santunan kepada 50 anak yatim piatu masing-masing sebesar Rp250 ribu yang diserahkan secara simbolis.

Bupati Tanggamus Moh. Asnawi Saleh mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Ia berharap kehadiran Wakil Gubernur Lampung dapat mendorong peningkatan program pembangunan di Kabupaten Tanggamus.

“Kiranya jalinan silaturahmi dan dukungan yang baik ini akan terus berlanjut di masa yang akan datang,” ujarnya. (*)

Kamis, 26 Februari 2026

Wagub Jihan Nurlela Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Panti Asuhan di Agropark PKK Lampung Selatan


LAMPUNG SELATAN
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang juga Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung, menggelar Safari Ramadan dan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan binaan LKKS di Agropark PKK, Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 anak panti asuhan dan turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran pengurus LKKS Provinsi Lampung. Acara diawali dengan kegiatan ngabuburit bersama anak-anak. Wakil Gubernur dan anak-anak berkeliling kawasan Agropark, memanen anggur, serta meninjau tanaman hidroponik di greenhouse.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak mewarnai kebersamaan Wakil Gubernur dengan anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan. Kegiatan juga diisi dengan tausiyah dan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum pembinaan diri dan penguatan empati sosial.

“Bulan suci Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa. Kita diajarkan untuk menahan diri, merasakan kesulitan orang lain, serta menguatkan empati kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Lampung dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendorong program pemberdayaan panti asuhan. Salah satunya melalui pengembangan kegiatan ketahanan pangan di lingkungan panti binaan LKKS.

“Ke depan, kita ingin menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan agar panti-panti binaan memiliki kegiatan produktif, seperti hidroponik, guna mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan perhatian dan dukungan terhadap anak-anak panti asuhan terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun kesejahteraan sosial di Provinsi Lampung. (*)

Rabu, 25 Februari 2026

Sekda Marindo Kurniawan Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT Lewat Coretax DJP


Bandar Lampung
--- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan membuka Sosialisasi Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax DJP di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini digelar bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Sekda, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi reformasi perpajakan melalui sistem Coretax DJP. Sistem tersebut dinilai sebagai langkah modernisasi layanan perpajakan yang menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam pemenuhan kewajiban pajak.

"Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, proses administrasi menjadi lebih efisien serta membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak," ujar Sekda Marindo.

Ia mengimbau seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan bukti pemotongan PPh bagi aparatur sipil negara (ASN) telah diterbitkan melalui Coretax. Bukti potong tersebut menjadi dasar dalam pelaporan SPT Tahunan masing-masing ASN.

Sekda juga meminta seluruh ASN segera mengaktifkan akun Coretax, memiliki kode otorisasi atau sertifikat elektronik, serta menyampaikan SPT Tahunan secara benar, lengkap, dan tepat waktu paling lambat 28 Februari 2026 pukul 23.59 WIB.

Menurutnya, kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab dan keteladanan aparatur negara. Pajak menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, pelayanan publik, pendidikan, hingga kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Sekda mengungkapkan baru sekitar 10.000 ASN Pemerintah Provinsi Lampung yang mengaktifkan akun Coretax. Padahal, total ASN, baik PNS maupun PPPK, mencapai sekitar 25.000 orang.

"Artinya baru seperempat yang aktif. Karena itu, Pak Gubernur meminta agar ini dipastikan langsung dan segera ditindaklanjuti oleh seluruh OPD," ucapnya.

Ia mencontohkan Dinas Pendidikan yang memiliki sekitar 12.500 ASN atau hampir setengah dari total pegawai di lingkungan Pemprov Lampung. OPD dengan jumlah pegawai besar diminta bergerak cepat agar tidak terjadi keterlambatan pelaporan.

Pemprov Lampung bersama Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung menyiapkan pendampingan selama dua hari, 25–26 Februari 2026, di Gedung Pusiban. Tim DJP akan memberikan asistensi langsung bagi ASN yang mengalami kendala dalam aktivasi akun maupun pelaporan SPT.

Marindo juga mengingatkan integrasi data Coretax dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Batas waktu pelaporan LHKPN adalah 30 Maret 2026, sehingga ketidaksesuaian data antara SPT dan LHKPN berpotensi menimbulkan persoalan administratif.

Selain itu, ia menyoroti kewajiban pelaporan pemotongan pajak PPh Pasal 21, 23, 24, dan 25 oleh bendahara dan pejabat pengelola keuangan. Menurutnya, meskipun pemotongan dilakukan melalui sistem keuangan daerah, pelaporan tetap harus disampaikan secara terpisah.

"Tahun lalu ada kendala data sehingga berdampak pada akurasi Dana Bagi Hasil (DBH) dari PPh 21. Ini harus menjadi perhatian agar penerimaan daerah tidak berkurang," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Pajak Madya DJP Bengkulu dan Lampung, Teguh Sriwijaya, menjelaskan 2026 menjadi tahun pertama penerapan sistem Coretax untuk pelaporan SPT Tahunan PPh orang pribadi. Sistem ini menggantikan DJP Online yang telah digunakan sekitar satu dekade terakhir.

Menurut Teguh, wajib pajak harus membuat akun baru dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan lagi NPWP 15 digit seperti sebelumnya. Selain itu, pengguna diwajibkan membuat kata sandi dengan standar keamanan lebih tinggi serta memiliki kode otorisasi sebagai pengganti tanda tangan manual.

"Setelah akun dan kode otorisasi dibuat, pelaporan SPT bisa dilakukan. Bukti potong dapat diakses melalui menu 'Portal Saya' dan 'Dokumen Saya', sehingga tidak perlu menginput ulang data,' kata Teguh.

Ia menambahkan, bagi pasangan suami istri dengan NPWP istri nonaktif, pelaporan SPT dilakukan melalui akun suami. Namun, seluruh penghasilan dan harta tetap wajib dilaporkan secara lengkap, baik yang diperoleh dari gaji maupun usaha atau sumber lainnya.

Teguh memastikan tim DJP akan memberikan pendampingan hingga wajib pajak memperoleh bukti penerimaan elektronik. "Semboyan kami, kami bantu sampai berhasil," ujarnya. 

Melalui Forum RKPD 2027, Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Dasar


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, bertempat di Balai Keratun Lantai III, Rabu (25/2/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Lampung menekankan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk menjaring masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan guna menjawab tantangan birokrasi dan keterbatasan pendanaan daerah.

"Kita sadari bersama bahwa tugas utama pemerintah adalah mewujudkan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Namun pengalaman menunjukkan bahwa salah satu titik lemah dari birokrasi adalah kecepatan ritme regulasi yang sering berjalan lebih lambat dibandingkan dengan dinamika tantangan atau pembangunan yang terjadi di masyarakat," ujar Sekdaprov Marindo saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur selanjutnya menyampaikan bahwa arah pembangunan Lampung tahun 2027 akan difokuskan pada sinkronisasi dengan program prioritas nasional dan pencapaian visi "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas". Fokus kolaborasi akan ditarik hingga ke tingkat desa.

"Sinergitas pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mendukung program prioritas nasional seperti program makan bergizi gratis, pembangunan 3 juta rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan program-program lainnya," lanjutnya.

Terkait indikator makro ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28% dan tingkat kemiskinan Lampung yang mencetak sejarah dengan menyentuh angka single digit yakni 9,66%. Namun, pemerintah memberikan catatan khusus pada kantong kemiskinan yang masih terpusat di wilayah perdesaan.

Menjawab tantangan tersebut, terdapat enam poin utama yang menjadi perhatian dalam pembangunan tahun 2027, yaitu :

1. Meningkatkan pendapatan masyarakat serta menurunkan disparitas pendapatan di Provinsi Lampung.
2. Membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dilakukan melalui peningkatan kualitas tata kelola dan tata niaga produksi pertanian sehingga menambah peluang usaha dan nilai tambah petani. Hilirisasi dilakukan mulai dari desa dengan skala kecil.
3. Pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan berkelanjutan terutama mendukung sektor sosial, pertanian dan ketahanan pangan.
4. Dukungan program makan bergizi gratis yang bertujuan memberikan makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang besar.
5. Mewujudkan pendidikan yang lebih baik, tidak hanya transfer pengetahuan tetapi juga pembentukan karakter sehingga setiap anak di Provinsi Lampung mendapatkan haknya atas pendidikan yang berkualitas.
6. Meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Lampung serta menciptakan Lampung yang bebas dari stunting.

"Membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dilakukan melalui peningkatan kualitas tata kelola dan tata niaga produksi pertanian sehingga menambah peluang usaha dan nilai tambah petani. Hilirisasi dilakukan mulai dari desa dengan skala kecil," tegasnya.

Mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi dan Industri Berbasis Potensi Daerah", RKPD 2027 diharapkan menjadi pondasi kuat bagi percepatan pembangunan yang inklusif di Bumi Lampung. (*)

Unila Gelar Sosialisasi Beasiswa MEXT Bersama Kedutaan Besar Jepang


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi beasiswa MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology) bersama Tim Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada Rabu, 25 Februari 2026, di lantai dua Gedung Rektorat Unila.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unila dalam memperluas akses mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jepang.

Sosialisasi dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., para dekan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unila. Turut hadir Teresa Chiquita Goenawan selaku Tim Pendidikan atau Study Abroad Advisor dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menyampaikan bahwa beasiswa MEXT merupakan salah satu program beasiswa bergengsi dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unila untuk terus mendorong internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Universitas Lampung terus berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ujarnya.

Beasiswa MEXT merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology, Professional Training College bagi lulusan SMA, serta program Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang dan Teacher Training bagi para guru.

Pada kesempatan tersebut, Teresa Chiquita Goenawan menyampaikan materi sosialisasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan, serta tahapan seleksi beasiswa MEXT.

Ia menjelaskan bahwa beasiswa ini bersifat fully funded, mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup, tiket pesawat pulang-pergi, bebas biaya visa pelajar, serta tidak memiliki ikatan dinas setelah menyelesaikan studi.

Selain itu, Teresa juga membagikan beberapa tips kepada peserta agar dapat mempersiapkan diri mengikuti seleksi dengan lebih baik.

Beberapa di antaranya memastikan seluruh dokumen sesuai dengan persyaratan, mengisi formulir pendaftaran secara teliti, menyusun research plan sesuai format yang ditentukan, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian tulis dan wawancara dengan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang maupun bahasa Inggris.

“Terdapat bermacam-macam situs informasi untuk studi di Jepang. Silakan mencari dengan kata kunci study in Japan, karena ada banyak beasiswa lainnya selain beasiswa MEXT,” ujarnya.

Prof. Suripto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta dengan menggali informasi sedalam mungkin serta mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Ia menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba menjadi langkah awal dalam meraih kesempatan besar di masa depan.
“Kesempatan besar tidak datang dua kali, dan keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan,” pungkasnya.

Terima Kunjungan Pusat Studi Al-Qur’an Lampung, Perkuat Kolaborasi Penguatan Pendidikan dan Kaderisasi Mufassir Profesional


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menggandeng Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) dalam upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mencetak kader mufassir profesional.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat menerima kunjungan kerja PSQ Provinsi Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (25/2/2026). 

"Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik kehadiran PSQ. Kami siap berkolaborasi dengan teman-teman keluarga besar PSQ," ujar Jihan.

Wagub Jihan menambahkan, kolaborasi ini menjadi konsen pemerintah dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di Lampung. Menurutnya, pembinaan kader mufasir profesional dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Ketua Umum PSQ Provinsi Lampung Yusuf Baihaqi menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan, salah satunya webinar nasional yang mendapat respons tinggi dari masyarakat, baik dari dalam maupun luar Lampung.

Pada tahun 2026, PSQ berencana menggelar webinar secara berkala setiap empat bulan sekali dalam satu tahun.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Peserta yang mengikuti webinar kami tidak hanya berasal dari Lampung, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Di tahun 2026 ini, kami merencanakan pelaksanaan webinar secara rutin, empat bulanan,” ungkap Yusuf.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap berbagai program PSQ.

Kolaborasi antara PSQ dan Pemprov Lampung menjadi langkah dalam mencetak kader unggul yang memahami Al-Qur’an secara mendalam, mengaplikasikannya, dan menjadi teladan yang menginspirasi(*)

Selasa, 24 Februari 2026

Safari Ramadan di Pringsewu Bawa Manfaat Nyata bagi Warga: Bantuan Sosial, Infrastruktur, hingga Sembako


Pringsewu
— Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi bersama masyarakat di Masjid Jami' KH Shobari, Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu, Selasa (24/2/2026).

 Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi pemerintah dengan masyarakat sekaligus menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat langsung bagi warga.

Kegiatan Safari Ramadan dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, didampingi Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menyampaikan bahwa Ramadan tahun ini menjadi momen refleksi satu tahun kepemimpinan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam menjalankan amanah masyarakat.

"Saya inget, saat saya pertama menjabat itu masuk bulan puasa dan hari ini sudah masuk bulan puasa lagi, jadi waktu yang kita lewati adalah waktu yang cukup singkat dan kami merasa itu waktu yang cukup untuk kami semua dari jajaran pemerintah, apa yang kami koreksi dan apa yang kami ambil dari perjalanan satu tahun tersebut," ucapnya.

Menurutnya, selama satu tahun terakhir pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di bidang pendidikan, Pemprov Lampung telah melakukan pembebasan uang komite sekolah. Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah telah merealisasikan pembangunan dan penanganan jalan provinsi. Selain itu, pengembangan potensi desa juga didorong melalui program hilirisasi desa “Desaku Maju”.

Meski demikian, Jihan menegaskan pemerintah belum berpuas diri karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait perbaikan infrastruktur jalan, termasuk di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus memberikan dukungan bagi pembangunan daerah, mulai dari sektor infrastruktur, ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Hingga saat ini, kondisi jalan provinsi dengan kategori mantap telah mencapai 79,79 persen dan ditargetkan meningkat hingga akhir masa periode kepemimpinan.

Selain pembangunan, pemerintah juga memastikan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri tetap terpenuhi. Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak dalam kondisi aman.

Dalam rangka memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan Safari Ramadan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu. Selain itu, Pemprov Lampung juga menyalurkan dana hibah sebesar Rp30 juta untuk Masjid Jami' KH Shobari serta bantuan Al-Qur’an dari Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu.

Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memastikan program pembangunan dan bantuan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga di daerah. (*)

Unila Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama University of Seville melalui Program HARVEST Erasmus


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) terus memperluas jejaring kerja sama global melalui penyelenggaraan Partnership Meeting bersama University of Seville, Spanyol, yang berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026, di Gedung Rektorat lantai dua Unila.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan internasional melalui program HARVEST Erasmus+, yang berfokus pada penguatan pendidikan tinggi untuk mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, riset, serta pengembangan kapasitas akademik.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Ayi Ahadiat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kemitraan global dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

“Kolaborasi akademik global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui program HARVEST Erasmus+, Unila berkomitmen memperkuat kapasitas pendidikan tinggi dalam mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan serta mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan global,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi platform strategis untuk membangun pemahaman bersama serta merancang kolaborasi jangka panjang dalam menjawab berbagai tantangan global, terutama di bidang pangan dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ayi turut memaparkan profil Unila melalui penayangan video institusi serta presentasi singkat mengenai sejarah, capaian akademik, keunggulan fakultas, fasilitas, dan jejaring kerja sama internasional yang telah dibangun. Paparan ini menunjukkan komitmen Unila dalam memperluas kolaborasi global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Ia juga menyoroti capaian implementasi tahun pertama program HARVEST pada 2025 yang berfokus pada identifikasi praktik pertanian berkelanjutan serta tren pedagogi inovatif dalam industri pertanian dan pangan. Tahap ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan micro-courses dan micro-credentials pada tahap selanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Konsorsium HARVEST dari University of Seville, Miguel Ángel Martín López, memaparkan perkembangan serta arah strategis program HARVEST untuk periode 2025–2027.

Ia menjelaskan, HARVEST (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) merupakan program yang didukung pendanaan Erasmus+ Uni Eropa dan melibatkan delapan universitas dari kawasan Eropa dan Asia Tenggara.

Menurutnya, tahun 2025 difokuskan pada pemetaan praktik berkelanjutan dan inovasi pedagogis. Pada 2026, program diarahkan pada implementasi Capacity Building and Training Programme (CBTP), sementara pada 2027 akan memasuki tahap uji coba micro-courses, akreditasi micro-credentials, serta pengembangan Students’ Innovation Hubs.
Dalam kegiatan tersebut, juga diperkenalkan program CBTP yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen serta mendorong inovasi akademik lintas negara. Program ini dilaksanakan secara hybrid dan lintas disiplin, meliputi pelatihan daring, pengembangan micro-courses, serta pembentukan student innovation hub.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan kolaborasi yang disampaikan sivitas akademika Unila, antara lain pengembangan proyek cold storage untuk menjaga kualitas pangan, penguatan pengelolaan social forestry, kerja sama di bidang ilmu sosial dan sastra, inovasi pengelolaan sampah rumah tangga, serta penguatan ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Prof. Miguel menyambut baik potensi kolaborasi lintas disiplin tersebut. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk menjawab berbagai isu strategis global seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan hak-hak petani dan hak atas pangan.

Sebagai penutup, Prof. Ayi menegaskan bahwa berbagai gagasan yang telah didiskusikan dapat menjadi pijakan awal dalam mengembangkan proyek kolaboratif yang berkelanjutan di masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan suvenir serta dokumen draf nota kesepahaman (MoU) dari Unila kepada University of Seville sebagai simbol penguatan kerja sama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui pertemuan ini, Unila dan University of Seville berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang tidak hanya memperkuat pengembangan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai isu global, khususnya di bidang pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Senin, 23 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Gelontorkan 10 Ribu Beasiswa untuk Warga Tidak Mampu pada 2026


Bandar Lampung
– Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa pendidikan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengumumkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah kota akan menyalurkan sebanyak 10.000 beasiswa bagi warga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK dan perguruan tinggi.

Eva Dwiana menyampaikan bahwa program beasiswa tersebut ditujukan bagi pelajar di SMA/SMK negeri di Bandar Lampung serta mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

“Beasiswa diberikan untuk warga tidak mampu di SMA/SMK negeri yang ada di Bandar Lampung dan juga untuk perguruan tinggi,” ujar Eva Dwiana, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan melalui kelurahan dan kecamatan setempat. Mekanisme ini diterapkan guna memastikan data penerima beasiswa akurat dan tepat sasaran, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Eva Dwiana juga mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, jumlah beasiswa yang berhasil direalisasikan Pemerintah Kota Bandar Lampung berkisar antara 5.000 hingga 6.000 penerima.

Untuk tahun 2026, pemerintah kota menargetkan peningkatan jumlah penerima hingga dua kali lipat sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung pendidikan masyarakat.

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Bandar Lampung untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.

Dengan peningkatan jumlah penerima beasiswa, Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis dapat mencetak generasi yang lebih unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.