Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2026

Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pembahasan Arah Kebijakan Pendidikan


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat pembahasan arah kebijakan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (21/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengambil peran lebih strategis dalam membantu Pemerintah Provinsi Lampung menyusun grand design pendidikan jangka panjang yang terarah, terukur, dan tepat sasaran.

“Saya berharap Dewan Pendidikan dapat membantu menyiapkan arah besar pembangunan SDM, jadi tidak hanya untuk setahun atau dua tahun saja, tetapi hingga puluhan tahun ke depan,” ujarnya. 

Dalam rapat yang dihadiri Dewan Pendidikan Provinsi Lampung dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tersebut, Gubernur juga meminta Dewan Pendidikan Provinsi Lampung untuk membahas arah pembangunan pendidikan serta rencana strategis guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran sentral sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM), yang menjadi kunci dalam mewujudkan visi Lampung Maju sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai layanan dasar, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah di masa depan.

“Indonesia sedang bergerak menuju Indonesia Emas 2045. Lampung diproyeksikan memiliki peran besar dalam pembangunan nasional di masa mendatang. Oleh karena itu, SDM harus disiapkan sejak sekarang agar mampu mengelola seluruh potensi yang dimiliki di masa depan,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Lampung harus dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kita ingin SDM yang berkualitas, agar mampu mengelola potensi daerah secara maksimal, sehingga masyarakat Lampung dapat berkehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, 
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM di Provinsi Lampung.

Adapun strategi yang akan didorong meliputi pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan sekolah unggulan dan inovasi pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang terhubung dengan dunia kerja, serta peningkatan infrastruktur dan transformasi digital di sektor pendidikan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Dewan Pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Lampung dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. (*)

Panen Melon Berbasis IoT, Bukti SMK Lampung Siap Cetak Petani Modern


LAMPUNG SELATAN
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan panen raya melon hasil pengembangan Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Negeri Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Lampung, Natar, Selasa (21/4/2026).

Panen tersebut menjadi bukti nyata penerapan teknologi pertanian modern dalam dunia pendidikan vokasi, sekaligus sarana praktik langsung bagi para siswa.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pendidikan vokasi sebagai fondasi utama pengembangan sektor pertanian modern.

“Pengembangan SMK, khususnya di bidang pertanian, merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Jihan.

Ia juga mengapresiasi kemajuan yang ditunjukkan SMK Negeri SPP Lampung, yang dinilai berhasil mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik berbasis teknologi.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menjawab tantangan zaman dengan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga inovatif dan mampu menciptakan peluang usaha di sektor pertanian.

Lebih lanjut, Pemprov Lampung terus mendorong konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri, agar lulusan SMK relevan dengan kebutuhan sektor pertanian yang terus berkembang.

Jihan juga menekankan pentingnya integrasi teknologi seperti IoT dan kecerdasan buatan (AI) dalam pertanian.

“Ke depan, pertanian bukan lagi sektor konvensional, melainkan sektor modern berbasis teknologi. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan pendidikan vokasi di Lampung,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Lampung menginisiasi berbagai program, salah satunya Vokasi DesaKu Maju, yang mendorong inovasi berbasis pendekatan design thinking.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri SPP Lampung, Margi Prasojo, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan hasil pengembangan dua unit Smart Greenhouse berbasis IoT yang digunakan sebagai media pembelajaran siswa.

Di dalam greenhouse tersebut, terdapat sekitar 270 tanaman melon varietas Intanon dan 415 tanaman melon varietas Sweet Net 9, yang dibudidayakan menggunakan sistem penyiraman tetes (drip irrigation).

“Program ini tidak hanya menjadi sarana praktik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan komersial,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan Smart Greenhouse merupakan bagian dari transformasi sekolah sejak 2025, seiring dengan penetapan SMK Negeri SPP Lampung sebagai SMK Pusat Keunggulan oleh Direktorat Jenderal Vokasi.

Ke depan, Pemprov Lampung berencana memperluas pengembangan SMK berbasis pertanian modern di berbagai daerah guna memperkuat ekosistem pertanian sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Wagub Jihan pun berharap SMK Negeri SPP Lampung dapat menjadi model nasional dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis potensi daerah.

“Dari tangan para guru dan siswa, ketahanan pangan masa depan dapat kita jaga. Pertanian adalah masa depan kita bersama,” pungkasnya.

Selasa, 21 April 2026

Srikandi TP Sriwijaya Lampung Gelar Halal Bihalal, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045


Bandar Lampung
– Semangat kebersamaan dan peran strategis perempuan mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Rabu (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Emersia Hotel ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026, mengusung tema “Perempuan Tangguh, Cerdas, dan Berani Menuju Indonesia Emas 2045.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya, tokoh perempuan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan nilai silaturahmi yang menjadi esensi Halal Bihalal.

Dalam sambutannya, Ketua Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Hj. Ce’na, S.H., M.H., menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

“Perempuan harus terus meningkatkan kapasitas diri, menjadi tangguh, cerdas, dan berani mengambil peran strategis. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan jaringan antaranggota. Rangkaian acara diisi dengan sambutan, tausiah, serta sesi ramah tamah yang mempererat kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum TP Sriwijaya, Dr. H. Sudirman D. Hury, S.H., M.H., M.Sc., Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Hj. Nyimas Aliyah, S.E., M.Kom., serta Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Hj. Nurhasanah, S.H., M.H.

Peringatan Hari Kartini dalam momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan belum usai. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dan mampu menginspirasi perempuan, khususnya di Lampung, untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berdaya saing, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Senin, 20 April 2026

Peringatan Hari Kartini di Lampung, Simbol Emansipasi dan Kepemimpinan Perempuan


BANDARLAMPUNG
— Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza mengajak kalangan perempuan di Provinsi Lampung memaknai perjuangan Raden Ajeng Kartini melalui penguatan pendidikan yang dapat menginspirasi perempuan untuk terus berkembang dan berkiprah dalam pembangunan.

Hal itu disampaikan Ibu Wulansari Mirza saat membacakan sejarah singkat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalan upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

Ibu Wulansari menyampaikan bahwa Kartini merupakan sosok perempuan visioner yang memperjuangkan kesetaraan melalui pemikiran dan tulisan-tulisannya, yang kemudian dibukukan dalam karya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

“Raden Ajeng Kartini percaya bahwa pendidikan adalah pintu kemajuan bagi perempuan. Pemikirannya menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan serta menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan memiliki kesempatan yang setara,” ujarnya.

Upacara bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai organisasi perempuan di Provinsi Lampung.

Menariknya, seluruh petugas upacara pada peringatan kali ini merupakan perempuan, mulai dari pemimpin upacara, inspektur upacara, hingga pasukan pengibar bendera. Hal ini menjadi simbol nyata semangat emansipasi perempuan sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia.

Seperti diketahui, setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini untuk mengenang kelahiran dan perjuangannya dalam membuka akses pendidikan serta memperjuangkan hak-hak perempuan di tengah keterbatasan budaya pada masanya.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung Maulida Zauroh bertindak sebagai inspektur upacara. Dia menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Semangat Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak yang setara, khususnya dalam pendidikan, kehidupan sosial, dan pembangunan bangsa. Perempuan masa kini memiliki kesempatan yang luas untuk berkiprah di berbagai bidang,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Saat ini, keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan juga terus meningkat. Dari total 48 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, sebanyak 14 di antaranya merupakan perempuan atau sekitar 30 persen.

Melalui momentum peringatan Hari Kartini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memperkuat peran perempuan, antara lain melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi, memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta membangun budaya yang menjunjung tinggi kesetaraan gender.

Selain itu, perempuan juga diharapkan semakin diberi ruang untuk berperan dalam kepemimpinan di berbagai sektor.

“Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Provinsi Lampung,” tutupnya.

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat perjuangan Kartini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan di Provinsi Lampung untuk menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Kamis, 16 April 2026

Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA YP Unila Jalur Afirmasi & Jalur Reguler TA 2026/2027


Bandarlampung
- SMA YP Unila Bandar Lampung kembali membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Penerimaan tahun ini dibuka melalui dua jalur, yakni Jalur Afirmasi dan Jalur Reguler, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Jalur Afirmasi telah dibuka pada 30 Maret hingga 10 April 2026, sementara Jalur Reguler akan berlangsung mulai 19 April hingga 20 Mei 2026. Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi sekolah di www.pmb.sma-ypunila.sch.id⁠�.

Untuk proses verifikasi berkas, panitia menyediakan layanan di Sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru yang berlokasi di Gedung D Ruang SPMB, Jl. R. Soeprapto No. 88, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

Ketua Dewan Pengurus SMA YP Unila Bandar Lampung, Dr. Ryzal Perdana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa SPMB tahun ini menjadi momentum penting dalam menjaring generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan spiritualitas yang baik.

“Sebagai sekolah rujukan nasional, SMA YP Unila berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual. Kami ingin mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat global, namun tetap berakar pada nilai-nilai moral dan budaya bangsa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Jalur Afirmasi menjadi bentuk kepedulian sekolah dalam memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berpotensi dari berbagai latar belakang.
Dengan berbagai program unggulan berbasis inovasi pendidikan, SMA YP Unila optimistis dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan menengah yang berkualitas.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui:
Pak Yudis: 0812 5135 5976
Bu Khansa: 0895 4018 77738
Pak Alin: 0851 3860 6451

Pihak sekolah mengajak seluruh calon peserta didik untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi bagian dari generasi unggul masa depan.

Rabu, 15 April 2026

Gubernur Lampung Dorong Perempuan Pengusaha Perkuat Hilirisasi Ekonomi Daerah


Bandar Lampung
– Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung Graha Surya, Bandar Lampung, Rabu (15/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya peran perempuan pengusaha dalam mendorong hilirisasi serta memperkuat struktur ekonomi daerah. Ia menyebutkan bahwa kontribusi pelaku usaha perempuan sangat strategis dalam menjaga perputaran ekonomi tetap berada di Lampung, terutama melalui pengembangan sektor UMKM dan industri kreatif.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Lampung pada awal 2026 mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional. Pertumbuhan ini dinilai semakin merata hingga ke wilayah perdesaan, didorong oleh meningkatnya harga komoditas pertanian seperti kopi, padi, dan singkong yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.

“Perputaran uang di Lampung mencapai sekitar Rp500 triliun sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin kuat dan merata,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, arah pembangunan ekonomi tidak lagi bertumpu pada penjualan bahan mentah, melainkan pada sektor pengolahan atau hilirisasi. Untuk itu, anggota IWAPI didorong mengambil peran dalam rantai pasok produk lokal agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi oleh produk dalam daerah.

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Ia mengajak seluruh pengurus IWAPI Lampung untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi generasi muda menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Lampung, Armalia Reny Madrie, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas anggota, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.
Ia menjelaskan, berbagai program telah dijalankan, seperti pelatihan pemasaran digital serta pendampingan sertifikasi halal guna meningkatkan daya saing produk UMKM perempuan.

“Kami ingin produk perempuan Lampung tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar digital. Dengan dukungan pemerintah, kami optimistis UMKM perempuan akan menjadi pilar ekonomi yang kokoh,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, jajaran pengurus IWAPI Lampung, organisasi perempuan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Selasa, 14 April 2026

Thomas Amirico Lantik 51 kepala sekolah SMA Dan SMK Negeri kabupaten/kota Lampung


Bandar Lampung
— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melantik dan merotasi (rolling) 51 kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di berbagai kabupaten/kota. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam sistem birokrasi.

“Rolling jabatan itu sesuatu yang biasa. Ini untuk penyegaran agar mereka bisa bekerja lebih baik dan memiliki ruang baru untuk ‘bernapas’ dalam menjalankan tugas,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, para kepala sekolah yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi, membangun komunikasi yang baik dengan dewan guru, serta mengedepankan transparansi dalam pengelolaan sekolah.

“Yang terpenting adalah peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada siswa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Lampung, Prof Syafrimen, menilai pelantikan tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi yang wajar.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari penyegaran untuk mendorong kinerja yang lebih optimal,” ujarnya.

Berikut 51 kepala sekolah yang dilantik beserta penempatannya:

1.Jahara Siregar, M.Pd — SMAN 1 Ambarawa, Pringsewu

2.Semar Jaya IS, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Simpang Pematang, Mesuji

3.Istiqomah, S.Kom., M.M — SMKN Tanjung Sari, Lampung Selatan

4.Made Sulatra, M.Pd — SMAN 1 Pringsewu

5.Astri Mela Agustin — SMAN 2 Metro

6.Haidir Yusuf, ST., MT — SMAN 1 Tanjung Raja, Lampung Utara

7.Sri Idayanti, S.Ag., M.Pd.I — SMKN 1 Kotabumi, Lampung Utara

8.Dr. Evi Amalia Setya Ningtyas, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Seputih Agung, Lampung Tengah

9.Henrican Purba, M.Pd — SMAN 1 Kalirejo, Lampung Tengah

10.Muhamad Zainudin, S.Pd — SMAN 1 Bangun Rejo, Lampung Tengah

11.Ely Sulistyorini, S.T., M.Pd — SMKN 1 Rawajitu Selatan, Tulang Bawang

12.Abu Salam, S.Pd — SMAN 1 Buay Bahuga, Way Kanan

13.Agus Nardi, M.M — SMAN 13 Bandar Lampung

14.Arliyanti, S.Pi., M.M — SMKN 1 Banjar Margo, Tulang Bawang

15.Iryana Febriza Wardhani, S.Pd., M.Pd — SMAN 7 Bandar Lampung

16.Widdy Guntur Bawono, S.Pd.Jas., M.Pd — SLB Negeri Sidomulyo, Lampung Selatan

17.M. Kholid, S.Pd., M.Pd — SMAN 3 Metro

18.Musa Nurrasyid, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Sukoharjo, Pringsewu

19Tri Nurul Fajarotun, S.Kom., M.T.I — SMAN 5 Metro

20.Budi Wiryawan, S.Pd — SMAN 1 Belalau, Lampung Barat

21.Agus Sugiharto, S.Pd — SMKN 1 Labuhan Maringgai, Lampung Timur

22.Endro Waluyo, S.Pd.I., M.Pd — SMAN 1 Sendang Agung, Lampung Tengah

23.Achmad Imanuddin, S.Pd., M.M — SMAN 1 Bandar Sribawono, Lampung Timur

24.Aruji Kartawinata, M.Pd.I — SMAN 1 Abung Semuli, Lampung Utara

25.Suryati AS, M.M — SMAN 1 Abung Tengah, .Lampung Utara

26.Ishariyanti, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Bunga Mayang, Lampung Utara

27.Vivin Refi Astuti, S.Pd — SMKN 1 Sukadana, Lampung Timur

28.Herlina Hasmin, S.Pd — SMKN 1 Bukit Kemuning, Lampung Utara

29.Rina Widi Astuti, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Bumi Agung, Lampung Timur

30.Wihan Afriono, S.T., M.Pd — SMK Unggul Terpadu, Lampung Tengah

31.Vivi Evita Rozalifa, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Sungkal Utara, Lampung Utara

32.Nurhapizah, S.Ag., M.Pd — SMAN 1 Bukit Kemuning, Lampung Utara

33.Ifraim Azis, M.M — SMKN 2 Kalianda, Lampung Selatan

34.Junaedi, S.Pd., M.M — SMAN 1 Sumberjaya, Lampung Barat

35.Sunarni Andriyani, S.Pd — SMKN 1 Raman Utara, Lampung Timur

36.Ibnu Budi Cahyanta, S.Sos., M.Pd — SMAN 1 Metro

37.Eny Setyawati, S.T., M.Pd — SMKN 5 Bandar Lampung

38.Linda Kurniasari, S.Pd., M.Pd — SMAN 17 Bandar Lampung

39.Jaka Purwanta — SMKN 1 Ketapang, Lampung Selatan

40.Ali Kurniawan, S.HI., M.Pd — SMAN 1 Seputih Banyak, Lampung Tengah

41.Media Sari Putri, S.Pd., M.M — SMAN 1 Kotabumi, Lampung Utara

42.Indra Yurman, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Abung Selatan, Lampung Utara

43.Sri Mulyati, S.Pd., M.M — SMAN 1 Punggur, Lampung Tengah

44.Hamron Roiya, S.Pd., M.M — SMKN 2 Kotabumi, Lampung Utara

45 Yoharnes, S.Si., M.Si — SMAN 11 Bandar Lampung

46.Didi Nuryadi, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Bandar Surabaya, Lampung Tengah

47.Sutrisno, S.Kom., M.M — SMKN 1 Liwa, Lampung Barat

48.Ristiana, S.Pd., M.M — SMKN 1 Gedung Aji, Tulang Bawang

49.Tri Yunita, S.Ag., M.Pd.I — SMKN 1 Pagar Dewa, Lampung Barat

50.Mike, S.Pd., M.Pd — SMAN 2 Kotabumi, Lampung Utara

51.Hasanudin, S.Pd — SMAN 1 Trimurjo, Lampung Tengah

Dengan pelantikan ini, pemerintah provinsi berharap tercipta suasana kerja yang lebih dinamis serta peningkatan kualitas manajemen sekolah di seluruh wilayah Lampung.

Minggu, 12 April 2026

Camat Natar Eko Irawan Tingkatkan Pelayanan Publik, Siap Luncurkan MPP Mini dan Samsat Drive-Thru


Lampung Selatan
– Pemerintah Kecamatan Natar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) mini serta layanan Samsat drive-thru di wilayah tersebut.

Camat Natar, Eko Irawan, mengungkapkan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam memberikan kemudahan akses layanan administrasi secara cepat, efisien, dan terintegrasi.

“Ke depan Kecamatan Natar akan memiliki MPP mini dan insyaallah juga layanan Samsat drive-thru sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (11/4/2026).

Rencana tersebut disampaikan Eko saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Natar yang digelar di Aula Balai Desa Candimas. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Menurut Eko, kehadiran MPP mini dan Samsat drive-thru nantinya diharapkan mampu memangkas waktu dan jarak tempuh masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi, tanpa harus datang ke pusat pemerintahan kabupaten.

Selain fokus pada peningkatan pelayanan publik, dalam forum Musrenbang tersebut Pemerintah Kecamatan Natar juga mengusulkan sejumlah program prioritas pembangunan untuk tahun 2027.

Usulan tersebut meliputi rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur jalan, perbaikan sarana pendidikan, normalisasi embung dan sungai, dukungan bagi sektor pertanian, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan program keluarga berencana.

Eko menegaskan, seluruh usulan itu merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan di Lampung Selatan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Natar optimistis mampu memberikan pelayanan publik yang lebih modern, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026

Halal Bihalal IKA Smanda: Pemprov Lampung Dorong Penguatan Program Kolaboratif yang Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan


BANDARLAMPUNG
----- Pemprov Lampung berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya memastikan seluruh siswa memperoleh hak yang sama atas keamanan dan kualitas pendidikan, khususnya di SMA Negeri 2 Bandar Lampung (Smanda).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung yang juga Sekretaris Umum Ikataan Keluaraga Alumni (IKA) Smanda Marindo pada acara Halal Bihalal IKA Smanda di Hotel Swisbell, Bandarlampung, Sabtu (11/4/2026).

Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa berbagai keluhan yang disampaikan pihak sekolah, termasuk terkait kebutuhan tenaga pendidik dan sarana pendukung, telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kita semua harus memastikan semua mempunyai hak yang sama untuk memperoleh keamanan dalam pendidikan. Apa yang menjadi keluhan Ibu Kepala Sekolah sudah saya catat dan insyaallah menjadi prioritas untuk kita selesaikan dalam waktu singkat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan SMA Negeri 2 Bandar Lampung akan menjadi salah satu prioritas perhatian pemerintah daerah, terlebih dengan kuatnya jejaring alumni yang kini tersebar di berbagai posisi strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, dukungan alumni menjadi faktor penting dalam memperkuat institusi pendidikan. 

Terlebih saat ini, berbagai tantangan di sektor pendidikan, seperti keterbatasan rekrutmen guru akibat kebijakan pemerintah pusat, turut memengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah.

“Pemerintah pusat saat ini tidak lagi membuka pengangkatan pegawai negeri secara umum, melainkan melalui skema P3K yang memiliki keterbatasan. Ini menjadi tantangan bagi sekolah, termasuk dalam menjaga kualitas tenaga pendidik,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov Lampung bersama IKA Smanda berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, Marindo juga menyampaikan bahwa saat ini Ketua IKA Smanda dijabat oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, sehingga sinergi antara program pemerintah daerah dan alumni diharapkan semakin kuat.

Beberapa program unggulan yang tengah didorong antara lain pemberian beasiswa, pengembangan pendidikan vokasi, hingga peluang studi ke luar negeri, termasuk program pengiriman siswa ke Jepang.

“Selain untuk masyarakat luas, kami juga memastikan almamater tercinta ini menjadi prioritas perhatian di berbagai sektor,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo turut mengapresiasi soliditas antarangkatan alumni Smanda yang dinilai mampu menjaga silaturahmi dan berkontribusi nyata bagi sekolah.

Sementara itu, Ketua IKA Smanda 82 Hamda Isnan menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan sekolah.

Ia mengatakan, tahun ini kegiatan Halal Bihalal diperluas dengan melibatkan lintas angkatan, khususnya alumni tahun 1980-an, sebagai upaya membangun kolaborasi yang lebih kuat antara senior dan junior.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagaimana kita membangun peran alumni ke depan. Kita tahu saat ini sekolah menghadapi keterbatasan anggaran, namun kualitas harus tetap terjaga bahkan meningkat,” ujarnya.

Hamda juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama melalui jejaring alumni.

Ia turut mengapresiasi langkah pengurus IKA Smanda yang baru, yang dinilai mulai melakukan terobosan, termasuk membuka peluang kerja sama internasional guna mendukung akses beasiswa bagi siswa.

“Kami melihat sudah ada lompatan-lompatan positif, termasuk upaya membuka akses beasiswa internasional. Ini menjadi harapan besar bagi kemajuan Smanda ke depan,” pungkasnya.(*)

Wagub Jihan Nurlela Hadir di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni, Minta Doa Masyarakat agar Program Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Berjalan Lancar


TULANG BAWANG BARAT
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta doa masyarakat agar program perbaikan ruas jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat berjalan lancar.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat menghadiri Haflah Akhirussanah dan wisuda santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni di Tulang Bawang Barat, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Jihan mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sekitar Rp39 miliar untuk perbaikan dan pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan konstruksi rigid beton.

Anggaran tersebut difokuskan pada sejumlah ruas strategis, termasuk ruas Gunung Batin–Daya Murni yang menjadi salah satu titik krusial.

"Insyaallah pada tahun 2026 ini, Kabupaten Tulang Bawang Barat mendapatkan alokasi anggaran kurang lebih Rp39 miliar untuk beberapa paket pekerjaan jalan provinsi, termasuk ruas menuju akses keluar tol Gunung Batin–Daya Murni," ujar Jihan.

Ia menambahkan, selain pembangunan infrastruktur jalan, program-program lain yang telah berjalan seperti pada sektor pertanian dan pendidikan, juga akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan oleh pemerintah provinsi.

"Mohon doanya agar saya, Pak Gubernur, dan seluruh jajaran tetap on the track dalam menjalankan harapan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan," katanya.

Jihan juga menyampaikan target pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas jalan. Ia menyebut, hingga tahun 2029, ditargetkan 90 persen ruas jalan provinsi dalam kondisi mantap.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, termasuk memperhatikan sistem drainase serta mengawasi kendaraan yang melanggar aturan muatan atau over dimension over load (ODOL).(*)

Jumat, 10 April 2026

Mulai Besok, ASN Lampung Selatan WFH Tiap Jumat, Pemkab Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan


Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menerapkan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan skema kerja fleksibel, yakni kombinasi work from office (WFO) dan work from home (WFH). 

Kebijakan ini mulai berlaku sejak 7 April 2026 dan akan mulai diterapkan pada 10 April 2026, dengan skema WFH satu hari setiap pekan, yakni setiap Jumat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menegaskan bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik. Pemkab memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Mulai besok, ASN akan melaksanakan WFH satu hari dalam seminggu, yakni setiap Jumat. Sementara hari kerja lainnya tetap WFO. Namun pelayanan publik tetap menjadi prioritas dan tidak boleh terganggu,” ujar Hendry, Kamis (9/4/2026).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 6 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong pola kerja yang lebih adaptif dan efektif.

Selain meningkatkan efisiensi kinerja, transformasi ini juga diarahkan untuk mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan. ASN didorong mengoptimalkan penggunaan berbagai platform elektronik seperti e-office, tanda tangan digital, aplikasi Srikandi, presensi digital, hingga sistem informasi kepegawaian.

Tak hanya itu, penerapan WFH juga diharapkan memberi dampak lebih luas, mulai dari efisiensi penggunaan energi, pengurangan mobilitas harian yang berkontribusi pada penurunan polusi, hingga mendorong pola hidup yang lebih sehat di kalangan ASN.

Dalam implementasinya, Pemkab Lampung Selatan menekankan sistem kerja berbasis output. Penilaian kinerja ASN tidak lagi bertumpu pada kehadiran fisik, melainkan pada hasil kerja yang terukur.

“Kepala perangkat daerah diharapkan melakukan pengawasan dan pengendalian agar transformasi ini berjalan efektif, termasuk dalam mendukung efisiensi energi di lingkungan kerja masing-masing,” kata Hendry.

Meski demikian, tidak seluruh ASN dapat menerapkan WFH. Unit layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti sektor kesehatan, pendidikan, perizinan, serta administrasi kependudukan tetap diwajibkan bekerja penuh dari kantor (WFO).

Kebijakan ini juga tidak berlaku bagi pejabat struktural tertentu, seperti Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Camat, Lurah atau Kepala Desa, serta ASN yang bertugas di layanan kedaruratan dan ketertiban umum.

Sebagai bagian dari efisiensi anggaran, Pemkab Lampung Selatan juga menetapkan sejumlah kebijakan pendukung. Di antaranya pengurangan perjalanan dinas hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri, pembatasan penggunaan kendaraan dinas maksimal 50 persen, serta mendorong pelaksanaan rapat dan kegiatan secara hybrid atau daring.

Efisiensi yang dihasilkan dari kebijakan ini nantinya akan dialihkan untuk mendukung program prioritas daerah, terutama yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemkab Lampung Selatan memastikan kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala setiap dua bulan guna mengukur efektivitas sekaligus melakukan penyesuaian jika diperlukan. (*)

Selasa, 07 April 2026

Warga Way Sulan Melalui FAAN, Dorong Bupati Egi, Tingkatkan Puskesmas Saat Ini Ke Faskes Rawat Inap, Jarak ke RS Rujukan Dinilai Terlalu Jauh


Lampung Selatan
, 5 April 2026 – Di tengah gencarnya perbaikan dan peningkatan berbagai program pro-rakyat yang menyentuh hampir seluruh lini kehidupan, mulai dari infrastruktur, sosial, lingkungan, kebudayaan, pendidikan, hingga kesehatan yang kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, warga Kecamatan Way Sulan kembali menyuarakan aspirasi.
 
Masyarakat setempat berharap adanya peningkatan signifikan pada fasilitas kesehatan, khususnya pengalihan status Puskesmas dari layanan rawat jalan menjadi Puskesmas dengan fasilitas rawat inap.
 
Harapan tersebut disampaikan melalui Forum Aliansi Aktivis Nusantara (FAAN) saat membuka ruang dialog dan menyerap aspirasi bersama warga desa di wilayah Way Sulan. Ketua Umum FAAN, Dimas Rongo, menyatakan dukungan penuh terhadap tuntutan masyarakat demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
 
"Saat ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Waysulan memang baru menyediakan layanan kesehatan bertipe rawat jalan. Padahal, kebutuhan masyarakat akan layanan perawatan yang lebih intensif sangat mendesak," ujar Dimas Rongo, Senin (05/04).
 
Dimas menilai, kondisi geografis dan aksesibilitas menjadi alasan utama mengapa fasilitas rawat inap sangat diperlukan. Jarak tempuh dari Way Sulan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalianda maupun RSUD Bob Bazar mencapai kurang lebih 40 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Begitu juga halnya menuju Kota Bandar Lampung.
 
"Jarak tersebut dibilang cukup jauh, apalagi jika harus menempuhnya dalam kondisi gawat darurat. Ini sangat berisiko dan bisa membahayakan nyawa pasien jika penanganan medis tertunda hanya karena keterbatasan fasilitas di wilayah sendiri," tegasnya.
 
Oleh karena itu, pihaknya berharap Bupati Lampung Selatan, Raditiyo Egi, dapat memprioritaskan aspirasi ini dalam program pembangunan kedepannya. Mengingat kesehatan adalah hak dasar dan kebutuhan fundamental bagi setiap masyarakat.
 
"Kami berharap Bapak Bupati dapat merealisasikan harapan warga Way Sulan agar bisa memiliki layanan Puskesmas rawat inap. Wilayah ini terdiri dari 8 desa dengan posisi geografis yang berada di tengah, namun akses ke rumah sakit rujukan sangat jauh," tambahnya.
 
Lebih jauh dijelaskan, keterbatasan fasilitas saat ini menjadi kendala serius. Dengan adanya rawat inap di tingkat kecamatan, maka penanganan awal maupun perawatan pasien bisa dilakukan lebih cepat dan optimal tanpa harus memaksakan perjalanan jauh yang menyulitkan.
 
"Hal ini menyangkut nyawa manusia, maka peningkatan fasilitas kesehatan di Way Sulan harus menjadi perhatian serius," pungkas Dimas.

Senin, 30 Maret 2026

Peringati HUT Tanggamus Ke-29 Tahun, Logo Baru, Semangat Kerja Jalan Lurus


TANGGAMUS
-- Pemkab Tanggamus melaksanakan Upacara untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Tanggamus Ke-29 Tahun 2026, yang bertempat di lapangan Merdeka Kota Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung.

Dan dilanjutkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur. Senin, 30/03/2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, turut Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Wabup Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, Kepala BNNK Diani Indramaya, Kepala Pengadilan Negeri Ita Denie Setiyawaty, Asisten, Stap Ahli, Kaban Kesbangpol Beni Irawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanggamus, Camat dan kepala Pekon Se-kabupaten Tanggamus.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus genap berusia 29 Tahun, peringatan kali ini mengusung tema " semangat kerja jalan lurus kita wujudkan Tanggamus yang maju dan sejahtera, 

Di momen peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini merupakan tahun kedua di masa jabatannya sebagai bupati Tanggamus masa bakti 2025-2030, baginya tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat. 

" Saya menyadari dan memaklumi apabila masih terdapat ketidakpuasan terhadap hasil kerja kami dan jajaran namun masyarakat juga harus memahami bahwa pembangunan daerah itu tidak terlepas dari sebuah perencanaan di tahun-tahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang jangka menengah dan rencana tahunan yang harus disinergikan dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia,"jelasnya.

Lanjutnya, di depan masih banyak PR Pemerintah dalam mencapai visi pembangunan periode 2025 2020, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan di bawah 10% selanjutnya PR lain yang amat penting adalah infrastruktur jalan, persentasi jalan rusak ringan dan berat saat ini masih cukup tinggi di atas 50%. 

Akses dan mutu layanan pendidikan belum sepenuhnya merata di sektor kesehatan stunting kualitas gizi dan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah bersama dan pertumbuhan ekonomi daerah, dan masih perlu didorong lebih kuat terutama produksi pertanian perkebunan dan perikanan, dimana banyak dijual dalam bentuk mentah UMKM banyak yang belum naik kelas. 

" Pada momen ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini saya meminta kepada semua pihak untuk menggunakan lambang logo daerah yang baru, sebagai bentuk rasa memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi begawi jejama, saya menghimbau kepada seluruh instansi dan organisasi mari pedomi lambang logo Kabupaten tanggamus sesuai dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 1997 sejak lahirnya Kabupaten Tanggamus 29 tahun yang lalu,"ujarnya.

Untuk itu Bupati Tanggamus ini pun mengajak bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif serta tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau pemberitaan yang tidak benar dan tidak berdasarkan data dan fakta yang nyata.

" Mari kita memperkuat persatuan nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis internasional, rapatkan barisan eratkan persaudaraan dan jangan terpecah belah,"pungkasnya. (*)

Sabtu, 28 Maret 2026

Pemkab Tanggamus Optimalkan Pajak Makan Minum, Seluruh OPD hingga Sekolah Wajib Pungut PBJT 10 Persen


Kabupaten Tanggamus
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus resmi menerbitkan surat edaran terkait optimalisasi pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau minuman. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak restoran.

Surat edaran bernomor 100.3.4/006g/44/2026 tersebut ditujukan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala pekon, hingga satuan pendidikan dan fasilitas kesehatan di wilayah Tanggamus. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap kegiatan makan dan minum yang bersumber dari anggaran pemerintah, baik APBD maupun APBN, dikenakan PBJT sebesar 10 persen dari dasar pengenaan pajak restoran. Seluruh instansi diwajibkan untuk memungut, menyetor, serta melaporkan pajak tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, bendahara pengeluaran di masing-masing instansi memiliki kewajiban tambahan untuk melaporkan nilai belanja konsumsi kepada Badan Pendapatan Daerah. Laporan ini menjadi dasar dalam penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dan Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) sebelum proses pembayaran dilakukan.

Sekretaris Daerah Tanggamus, Suadi, yang menandatangani surat edaran tersebut atas nama Bupati, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya intensifikasi pajak daerah guna memperkuat kapasitas fiskal daerah.

“Optimalisasi pemungutan PBJT diharapkan mampu meningkatkan kontribusi sektor konsumsi terhadap PAD secara signifikan,” demikian salah satu poin dalam edaran tersebut.

Surat edaran ini ditetapkan di Kota Agung pada 26 Maret 2026. Pemkab Tanggamus juga mengimbau seluruh pihak terkait untuk menjalankan kebijakan ini secara disiplin dan bertanggung jawab demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Armn)

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-29 Tanggamus, Momentum Perkuat Pembangunan dan Kebersamaan


Kabupaten Tanggamus
— Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026, di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya perwakilan Gubernur Lampung melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, hingga insan pers.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rangga Putra Hakim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-29 sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa sejak berdiri pada 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus telah mengalami berbagai perkembangan, namun masih terdapat sejumlah sektor prioritas yang perlu ditingkatkan, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat.

“Melalui momentum ini, mari kita rapatkan barisan, menyatukan langkah untuk terus maju bersama membangun Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-29. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung serta mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan.

Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kerja bersama dalam mencapai kemajuan daerah.
Ia memaparkan sejumlah capaian membanggakan Kabupaten Tanggamus dalam satu tahun terakhir, di antaranya:

Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Lampung 2025

Predikat Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri

Penghargaan Inovasi Membangun Negeri dari TV nasional

Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,52 persen

Penurunan angka kemiskinan menjadi 10,1 persen

Meski demikian, Bupati menegaskan masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, pelayanan kesehatan, penanganan stunting, serta penguatan ekonomi daerah melalui hilirisasi produk unggulan.

“Tahun pertama adalah fondasi, maka tahun kedua ini harus menjadi tahun akselerasi dengan hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengimbau seluruh instansi dan masyarakat untuk menggunakan logo resmi Kabupaten Tanggamus sesuai Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997 guna menjaga identitas daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai sarana evaluasi dan memperkuat kebersamaan dalam pembangunan.
“Dengan kerja keras dan kebersamaan, saya yakin kita mampu mewujudkan Tanggamus yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Senin, 16 Maret 2026

Musrenbang Kota Bandarlampung dalam Rangka RKPD Tahun 2027, Wagub Jihan Nurlela Dorong Penguatan SDM, Struktur Ekonomi, dan Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, struktur ekonomi, dan pembangunan infrastruktur terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Kota Bandarlampung tahun 2027.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandar Lampung Tahun 2027 di Gedung Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (16/3/2026).

Jihan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan komitmen dalam merancang pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Mari kita satukan komitmen bersama untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan Kota Bandar Lampung secara berkelanjutan," ujar Jihan.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan. Pemerintah perlu memastikan akses dan mutu pendidikan semakin baik, pelayanan kesehatan semakin merata, serta kompetensi tenaga kerja semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting bagi Kota Bandar Lampung yang memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan jasa di Provinsi Lampung.

"Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di Lampung, Bandar Lampung memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi penggerak ekonomi regional," katanya.

Selain penguatan SDM, lanjut Jihan, pembangunan juga diarahkan pada penguatan struktur perekonomian. Sektor perdagangan dan jasa didorong menjadi penggerak utama ekonomi perkotaan, yang didukung pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas unggulan Lampung.

Penguatan ekonomi juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas UMKM dan ekonomi kreatif, pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan jasa pelayanan.

"Strategi ini dilakukan melalui peningkatan konektivitas dan sistem logistik, penguatan hilirisasi produk lokal, digitalisasi ekonomi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.

Di bidang infrastruktur, Jihan menekankan pentingnya percepatan pembangunan jalan, konektivitas kawasan perkotaan, serta infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur yang terintegrasi akan memperkuat peran Bandar Lampung sebagai pusat kegiatan ekonomi, transportasi, serta distribusi barang dan jasa di wilayah Lampung.

"Dengan penguatan SDM, hilirisasi produk lokal, serta dukungan infrastruktur yang memadai, saya yakin Kota Bandar Lampung akan semakin membuktikan dirinya sebagai pusat pertumbuhan yang maju dan sejahtera," ujarnya.

Untuk mendukung pembangunan tersebut, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp4,19 miliar untuk penanganan empat ruas jalan lingkungan di Kota Bandar Lampung. Selain itu, sebesar Rp60,62 miliar dialokasikan untuk penanganan lima ruas jalan provinsi di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Kita berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat menurunkan biaya operasional kendaraan, menekan biaya distribusi barang, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan produktivitas dan akses ekonomi masyarakat," katanya.

Jihan turut menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Bandar Lampung. Menurutnya, penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

"Penanganan banjir tidak cukup hanya melalui pembangunan drainase, tetapi juga melalui penataan ruang, pembangunan infrastruktur yang tepat, serta pengelolaan sumber daya air secara terpadu," kata Jihan.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan sistem pengelolaan air perkotaan terpadu berbasis solusi alam (nature-based solutions) untuk meningkatkan daya serap air dan normalisasi sungai.

"Saya yakin semua ini sedang dilakukan jajaran Pemkot Bandar Lampung," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jihan juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mempercepat pembangunan daerah.

Ia menyebut keberhasilan pembangunan Kota Bandar Lampung akan memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Provinsi Lampung secara keseluruhan.

Jihan menjelaskan Bandar Lampung dengan lebih dari 1,2 juta penduduk dan aktivitas ekonomi yang menghasilkan PDRB hampir Rp86 triliun rupiah, mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31%.

"Menyumbang sekitar 16,28% terhadap PDRB ADHB Provinsi yang sebesar Rp528,3 triliun pada tahun 2025," katanya.

Selanjutnya, struktur ekonomi Bandar Lampung didominasi sektor industri pengolahan sebesar 19,85 persen, transportasi dan pergudangan 18,42 persen, serta perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 14,64 persen.

"Kota Bandar Lampung juga saat ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia sebesar 81,26. Ini menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Bandar Lampung relative baik dan menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Jihan menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional, termasuk visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Pada tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan pembangunan pada sejumlah prioritas strategis, di antaranya penguatan ekonomi inklusif, percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas dan daya saing SDM, penurunan prevalensi stunting, peningkatan ketahanan bencana serta transformasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas.

"Mari kita buktikan bahwa perencanaan pembangunan yang kita susun hari ini menjadi pijakan kokoh untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bandar Lampung dan Provinsi Lampung," pungkasnya.(Adpim)

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Mirza Apresiasi Baznas Lampung Gelar Pesantren Kilat bagi Pelajar SMA/SMK


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kualitas generasi muda yang berakhlak dan berilmu akan menjadi faktor penentu kemajuan daerah di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam kegiatan iktikaf bersama dan pesantren kilat bagi siswa SMA/SMK se-Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung di Islamic Center Bandar Lampung, Sabtu (14/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengapresiasi inisiatif Baznas Provinsi Lampung yang tidak hanya menghadirkan program bantuan sosial dan ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga aktif memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Baznas Provinsi Lampung yang terus menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat pembangunan karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa masa depan suatu daerah sangat ditentukan oleh kondisi pemudanya. Jika generasi muda memiliki akhlak yang baik, rajin belajar, dan memiliki adab yang kuat, maka masa depan daerah akan cerah. 

Sebaliknya, jika generasi mudanya jauh dari nilai-nilai agama dan pendidikan, maka kemajuan daerah akan terhambat.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada kekuatan ekonomi, pertanian, maupun pertahanan, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual masyarakatnya.

“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ketika agama masyarakatnya baik, maka aspek kehidupan lainnya juga akan ikut baik, baik ekonomi, sosial, maupun kehidupan berbangsa,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga mengingatkan para siswa agar tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menjadikan agama sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.

Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda sehingga diperlukan penguatan nilai agama sebagai benteng moral.

“Pemuda perlu belajar sains, IT, sosial, kedokteran, dan berbagai bidang lainnya. Namun jika tidak memiliki pondasi agama yang kuat, belum tentu ilmu itu membawa kebaikan. Sebaliknya, jika agamanya baik, apa pun profesinya kelak akan menjadi kebaikan bagi dirinya dan masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Mirza juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat ratusan ribu pelajar tingkat SMA di Provinsi Lampung yang dalam beberapa tahun ke depan akan memasuki usia produktif.

Oleh karena itu, Ia mengtakan bahwa pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat perlu menyiapkan generasi tersebut agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui kegiatan pesantren kilat ini, Gubernur Mirza berharap para siswa dapat memperkuat iman, memperdalam pemahaman agama, serta membangun karakter yang baik.

“Pesantren kilat bukan sekadar kegiatan Ramadan, tetapi menjadi ruang bagi adik-adik untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan membangun karakter yang kuat,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga berpesan kepada para siswa untuk terus belajar, menggunakan teknologi secara bijak, serta menjadi generasi yang peduli terhadap sesama dan membanggakan orang tua, guru, serta daerah Lampung.

“Saya berharap dari ruangan ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Lampung, gubernur, akademisi, pengusaha, ulama, dan tokoh-tokoh hebat yang akan membangun Provinsi Lampung ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan kegiatan iktikaf dan pesantren kilat ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya Baznas dalam membina generasi muda agar lebih dekat dengan nilai-nilai agama.

Menurutnya, melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempelajari adab dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari adab di masjid hingga adab dalam kehidupan sosial.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Provinsi Lampung juga menyalurkan santunan kepada sekitar 100 siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar yang membutuhkan.

Selain itu, Baznas juga mendorong penguatan Gerakan Infak Pendidikan yang melibatkan pelajar melalui organisasi Rohani Islam (Rohis) di sekolah-sekolah. 

Dana yang dihimpun melalui gerakan ini nantinya akan digunakan kembali untuk membantu siswa kurang mampu di lingkungan sekolah masing-masing.(*)

Sabtu, 14 Maret 2026

Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Gelar Silaturahmi Ramadhan, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial


Bandar Lampung
– Yayasan Mangkubumi Putra Lampung (YMPL) menggelar kegiatan silaturahmi bertajuk “Merajut Ukhuwah Peduli Sesama” dalam momentum Ramadhan 1447 H, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat YMPL Way Halim Permai Kota Bandar Lampung.

Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga, di antaranya Dr. Drs. H. M. Firsada selaku Asisten I Pemerintah Provinsi Lampung yang juga Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung serta Ketua Dewan Pengawas Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Hadir pula Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain selaku Ketua Baznas Lampung, perwakilan dari BIN Daerah Lampung, Satgaswil Lampung Densus 88 AT, Dit Intelkam Polda Lampung, pengurus yayasan, serta puluhan anggota Yayasan Mangkubumi yang merupakan eks narapidana terorisme.

Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, Ir. Supriadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina dan mitra yang telah bersinergi dalam mendukung berbagai kegiatan yayasan, khususnya dalam momentum Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat membawa keberkahan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota yayasan. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta manfaat bagi seluruh anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa YMPL terus berupaya menjalankan berbagai program sosial melalui bidang-bidang yang ada di dalam organisasi. Di antaranya kegiatan sedekah kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan yayasan serta program pengembangan sumber daya manusia guna mendorong anggota yayasan menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan sosial.

Sementara itu, Dr. M. Firsada menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi yang telah terbangun selama ini di lingkungan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.

Menurutnya, momentum Ramadhan tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah dan nilai-nilai persaudaraan. “Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di antara kita semua,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai ketakwaan tidak hanya tercermin melalui ibadah ritual semata, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga kejujuran, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat silaturahmi.

Perwakilan Satgaswil Lampung Densus 88 AT, Kompol Sumarna, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam melakukan pembinaan terhadap eks Napiter keluarga besar Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.

Menurutnya, Densus 88 AT menjalankan tugas dan fungsi melalui pendekatan identifikasi, sosialisasi, serta pembinaan dan pendampingan terhadap para narapidana terorisme yang telah menyelesaikan masa hukuman.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Baznas, Polda dan BIN Daerah Lampung, merupakan bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran serta menatap masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, Baznas berkomitmen untuk mengelola zakat secara produktif melalui berbagai program pemberdayaan, seperti bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Melalui Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, diharapkan dapat menjadi salah satu mitra dalam mengumpulkan dan mendistribusikan program-program pemberdayaan zakat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga membuka peluang bagi anggota yayasan untuk berpartisipasi sebagai relawan Baznas dalam mengkampanyekan pentingnya zakat kepada masyarakat di Provinsi Lampung.

Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis paket sembako dan lainnya dari Baznas Provinsi Lampung serta Pembina yayasan untuk para anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung yang diserahkan oleh Ketua FKPT, Ketua Baznas, Perwakilan Satgaswil Lampung Densus 88 AT, dan Perwakilan Binda Lampung.

Kamis, 12 Maret 2026

Hindari Gratifikasi, Bupati Lampung Selatan Larang Pejabat Daerah Terima 'Hampers Lebaran


Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam mencegah praktik gratifikasi menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bahkan memastikan dirinya bersama jajaran pemerintah daerah tidak menerima hampers atau bentuk gratifikasi lainnya yang biasanya marak saat momentum hari raya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 20 Tahun 2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Artinya Pak Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran tidak menerima gratifikasi atau hampers yang biasanya marak menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Hendry dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Dalam surat edaran tersebut, Bupati Egi mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Lampung Selatan untuk menolak serta melaporkan setiap bentuk penerimaan gratifikasi pada kesempatan pertama.

Ia menegaskan, ASN harus menjadi teladan dengan tidak memberi maupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugasnya, termasuk dalam momentum perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain itu, Bupati Lampung Selatan juga menekankan bahwa permintaan dana atau hibah seperti Tunjangan Hari Raya (THR) atau sebutan lain, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan institusi kepada masyarakat, perusahaan, atau sesama pegawai negeri, merupakan perbuatan yang dilarang.

Praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, melanggar aturan serta kode etik, dan berisiko mengarah pada tindak pidana korupsi.

Dalam surat edaran itu pula, ASN diminta tidak menggunakan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. Fasilitas dinas hanya boleh dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan tugas kedinasan.

Bupati Lampung Selatan juga meminta para kepala perangkat daerah, kepala bagian, direktur RSUD dan BUMD, kepala UPTD puskesmas, kepala satuan pendidikan, hingga lurah dan kepala desa untuk menyampaikan imbauan secara internal kepada seluruh pegawai agar menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengingatkan pihak swasta, asosiasi, perusahaan, maupun masyarakat untuk tidak memberikan hadiah atau bentuk gratifikasi kepada pegawai negeri maupun penyelenggara negara.

Langkah ini diharapkan menjadi upaya pencegahan agar tidak terjadi praktik suap, uang pelicin, atau bentuk gratifikasi lain yang berpotensi melanggar hukum. (Mhr)

PANGDAM XXI/Radin Inten Pimpin Upacara PenutupanTMMD KE-127 KODIM 0421/Lampung Selatan


Lampung
– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin langsung Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0421/Lampung Selatan yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Gelora Muda Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/03/2026).

Upacara penutupan TMMD tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten dan unsur Forkopimda diantaranya, Gubernur Prov. Lampung di wakilkan kadis pemdes dan transmigrasi Bpk Nur Asikin, Ketua DPRD Prov. Lampung.Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M, Kepala Pengadilan Tinggi Lampung.Bapak Roki Panjaitan, S.H., Kabinda Lampung Bapak Suryono, S.S., Danrem 043/Gatam BrigjenTNI Haryantana, S.E., Asintel Kasdam XXI/RI. Kolonel Inf Erwin A.T.Wiyono A., Asops Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Triyono,S.E, Aster Kasdam XXI/RI.Kolonel Inf Anang Sofyan Effendy, Danpomdam XXI/RI.Letkol Cpm Anjan Pama Setyawan, S.I.P., Kakesdam XXI/RI Kolonel Ckm dr.Bambang Siswanto Sp.S.,M.A.R.S .,Fisqua, Danbrigif - 4 Marinir/BS.Kolonel Mar Supriadi Tarigan, S.I.P., M.M., Danlanal LampungLetkol Laut (P) Krido Satriyo U, S.E., M.Tr.Hanla. Letkol Krido, Danlanud P.M. Bun Yamin.Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, S.M, Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P, Sekda Kab. Pesawaran Bpk.Wildan, S.E., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Pesawaran Bpk. Nur Asikin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Pesawaran Bpk.Zainal Fikri, S.T., M.M., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kab. Pesawaran Bpk.Evans Sagita R., S.E., M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pesawaran dr. Media Apriliana, MKM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pesawaran Bpk. Thomas Amirico, S.STP., S.H., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Pesawaran Bpk. Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. Pesawaran Drs. M. Iqbal, M.M., Pabung kodim 0421/LS Mayor Cba Suyatno, S.psi, Pa staf Dim 0421/LS, Para Danramil Jajaran Kodim 0421/LS, UPTD Puskesmas Gunung Sari Kec. Way Khilau, Dinas lbu Kesehatan Kab. Pesawaran, M KUPT SDN 8 Way Khilau Kab. Pesawaran., KUPT SMPN Pesawaran, Kepala KUA Way Khilau, Camat Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Gunung Sari Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Kota Jawa Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Kubu Batu Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, dan tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang turut menyaksikan momentum berakhirnya program pembangunan terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), disampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya membantu percepatan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menegaskan bahwa TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong serta memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Melalui program TMMD ini, TNI hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat. Selain pembangunan fisik seperti pembukaan dan perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, juga dilaksanakan berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujar Pangdam.

Pada pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan di wilayah Kecamatan Way Khilau ini, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan Jalan Rabat Beton dan Taluud Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau, Sumur Bor 2 Titik Ibu Rumiyani Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau beserta RTHL-5 Ibu Siti Hamdiah Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain kegiatan fisik, program TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan, sosialisasi ketahanan pangan, penyuluhan hukum, serta edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pangdam XXI/Radin Inten juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI, pemerintah daerah, aparat terkait serta masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan TMMD ke-127 sehingga seluruh program dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Kepada seluruh masyarakat, saya berharap apa yang telah dibangun melalui program TMMD ini dapat dijaga dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Upacara penutupan TMMD ke-127 ini juga ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil kegiatan TMMD dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, sebagai simbol bahwa seluruh hasil pembangunan telah selesai dilaksanakan dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembangunan TMMD oleh Pangdam XXI/Radin Inten bersama rombongan, serta kegiatan bakti sosial yang turut melibatkan masyarakat sekitar.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian/lembaga pemerintah non-kementerian, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat, dengan tujuan mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat akan terus terpelihara dalam upaya membangun daerah serta memperkuat ketahanan nasional dari wilayah pedesaan.