Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pemprov Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Lampung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2026

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga


Lampung Tengah
--- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin - Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat.

"Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin - Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol," ujar Gubernur di sela-sela peninjauan.

Gubernur menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut adalah maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyayangkan adanya ketimpangan antara kekuatan jalan dengan beban kendaraan yang melintas.

"Jalan provinsi itu rekan-rekan, maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton," tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menyebutkan bahwa tim di lapangan sedang melakukan penanganan sementara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri. Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Gubernur juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan jalan di masa lalu yang dianggap tidak memenuhi standar. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pengerjaan yang asal-asalan pada periode kepemimpinannya.

"Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm," jelas Gubernur Miirza. 

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Hingga saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas berfungsi optimal bagi masyarakat. (*)

Mirza–Jihan Hadiri Peluncuran Koran IJP dan Buku Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan


BANDAR LAMPUNG
---- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Peluncuran Koran Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan” di Taman Outdoor Gedung Pusiban, Senin (2/3/2026) sore. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Diskusi Publik Edisi Khusus Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Agenda yang digagas IJP Lampung ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum merekam capaian, tantangan, serta arah pembangunan Provinsi Lampung ke depan.

Ketua Pelaksana, Deni Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur mencerminkan komitmen terhadap transparansi serta kedekatan dengan pers sebagai pilar demokrasi. Ia menjelaskan, peluncuran koran dan buku tersebut merupakan inisiatif IJP untuk menjembatani informasi pemerintah kepada masyarakat. Momentum Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan dialog konstruktif.

Menurut Deni, buku “1 Tahun Mirza–Jihan” disusun sebagai catatan perjalanan pemerintahan, meliputi akselerasi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal, realisasi janji kampanye yang mulai dijalankan, serta tantangan anggaran yang dihadapi beserta langkah penanganannya.

“Buku ini dimaksudkan sebagai bentuk literasi politik bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa IJP mengundang akademisi dan pengamat untuk memberikan pandangan objektif, agar pemerintah tidak hanya mendengar laporan keberhasilan, tetapi juga masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi ke depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa forum tersebut menjadi wahana saling mengingatkan dan menyelaraskan langkah pembangunan. Ia menyoroti mandat 82 persen suara yang diraihnya bersama Jihan Nurlela pada Pilkada sebagai amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.

“Sebanyak 82 persen pemilih memiliki hak untuk mengetahui apa saja yang telah kami kerjakan dan tanggung jawab apa yang telah kami laksanakan. Angka ini menjadi beban moral sekaligus motivasi bagi kami setiap hari,” ujarnya.

Gubernur juga memaparkan kondisi fiskal saat awal masa jabatan pada Januari 2025. Ia mengungkapkan adanya utang kepada pihak ketiga sebesar Rp600 miliar dan utang kepada kabupaten sebesar Rp1,4 triliun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Dalam dua tahun terakhir, belanja APBD disebut mengalami penyusutan hampir Rp2 triliun.

“Ibarat menerima rumah dengan harapan besar, tetapi di dalamnya banyak yang harus dibenahi,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan tetap dilakukan melalui konsolidasi dan desk anggaran intensif bahkan sebelum pelantikan. Utang Rp600 miliar kepada pihak ketiga berhasil diselesaikan, sementara pembangunan infrastruktur jalan tetap berjalan dengan alokasi sekitar Rp400 miliar.

“Lampung bergerak bukan hanya dengan kas daerah, tetapi dengan energi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IJP Lampung Abung Mamasa menyampaikan bahwa peluncuran koran dan buku tersebut menjadi tonggak awal penguatan peran pers dalam mengawal pembangunan daerah.

Ia menegaskan, buku “1 Tahun Mirza–Jihan” tidak hanya memuat capaian, tetapi juga merekam tantangan yang dihadapi pemerintahan. Melalui Koran IJP, pihaknya berkomitmen menjadi jembatan informasi yang objektif.

“Jika ada kekurangan, kami ingatkan. Jika ada capaian, kami sampaikan hingga ke pelosok desa agar masyarakat mengetahui kerja pemimpinnya,” ujarnya.

Diskusi publik yang menjadi rangkaian acara berlangsung interaktif dengan menghadirkan pandangan akademisi, insan pers, dan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi terbuka atas satu tahun perjalanan pemerintahan.

Acara ditutup dengan peluncuran simbolis Koran IJP Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan” sebagai dokumentasi perjalanan kepemimpinan serta komitmen menuju pembangunan Lampung yang lebih terarah dan berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh tamu undangan. (Adpim)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Sambut Baik Pemaparan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik pemaparan pembangunan yang disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Senin (2/3/2026).

Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Parosil menyampaikan sejumlah potensi dan kebutuhan strategis Lampung Barat yang diharapkan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah berkenan menerima kami. Program-program yang kami jalankan sejauh ini telah searah dan berkolaborasi dengan kebijakan provinsi,” ujar Parosil.

Salah satu agenda yang dibahas yaitu kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan provinsi. Parosil menyampaikan persoalan terkait jalan yang ada di tiga jalur utama penghubung Kabupaten Lampung Barat – Kabupaten Tanggamus jalur Ulu Belu, kemudian jalur Sukabumi–Suoh, dan jalur pusat kota Liwa menuju Kabupaten OKU Selatan.

Parosil juga menyampaikan terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Barat. Yang berada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. Ia mengharapkan dukungan sehingga sekolah rakyat tersebut bisa diwujudkan.

Di sektor ekonomi, Parosil meminta dukungan terkait hilirisasi kopi. Lampung Barat sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kunjungan dan paparan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Pembangunan Infrastruktur Jalan, jelas Gubernur Mirza, diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antar wilayah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung dalam paparannya menyampaikan rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Lampung Barat pada 2026, diantaranya Pekon Balak–Suoh dengan alokasi anggaran Rp4,5 miliar, dan Suoh–SP Blok 9 sepanjang sekitar 7 kilometer dengan anggaran Rp40 miliar. 

Terkait Sekolah Rakyat, Gubernur Mirza mendorong rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang rencanannya ada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. 

Sekolah rakyat ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Adapun luasan lahan tersebut berkisar 12 hektare. Saat ini masih tercatat sebagai aset Dinas Perkebunan, dan digunakan untuk kegiatan pembibitan, sehingga pemanfaatan efektif diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 7 hektare. 
Selain untuk Sekolah Rakyat, sebagian lahan juga direncanakan untuk mendukung Koperasi Merah Putih.

Selain sektor pendidikan, juga menyoroti pentingnya pengamanan habitat gajah di wilayah Lampung Barat. 

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat sekitar 19 ekor gajah dengan jalur jelajah di wilayah Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat. 

Upaya mitigasi konflik antara manusia dan gajah dinilai perlu diperkuat, Sehingga mampu menciptakan ruang hidup dimana manusia dan gajah dapat hidup berdampingan secara damai, mengurangi permusuhan warga terhadap gajah.

Gubernur Mirza juga mendorong percepatan hilirisasi kopi. Lampung Barat dinilai sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Optimalisasi komoditas kopi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat daya saing produk daerah.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Jajaran Pengurus Kagama Lampung, Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan hilirisasi komoditas dan pembangunan berbasis desa. 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menerima Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah fokus membangun ekosistem ekonomi desa melalui program strategis Desaku Maju, yang bertujuan menahan capital flight serta meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah.

“Lampung adalah provinsi kaya komoditas. Padi, jagung, dan singkong saja menghidupi sekitar 1,2 juta kepala keluarga atau hampir 70 persen populasi. Kalau tiga komoditas ini kita selesaikan tata kelolanya, Lampung bisa take off,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas Lampung masih keluar dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah dinikmati daerah lain. 

Ia mencontohkan produksi jagung mencapai 1,7 juta ton per tahun, namun belum didukung sistem pengeringan (dryer) memadai di tingkat desa.

Melalui program Desaku Maju, Pemprov Lampung merancang pembangunan dryer secara masif di 500 desa sentra produksi, sehingga petani memiliki daya tawar lebih baik dan hilirisasi akan diperluas hingga pengolahan pakan ternak, produksi ayam, hingga distribusi pangan berbasis desa.

“Kalau jagung dikeringkan di desa, dibuat pakan di desa, ayam dibesarkan dan diproses di desa, lalu masuk ke dapur MBG di desa, kita bisa mengurangi biaya logistik, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat konsumsi protein masyarakat,” jelasnya.

Selain dryer, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pemprov juga menyiapkan program pupuk organik cair (POC) di 2.000 desa untuk meningkatkan produktivitas lahan hingga 15 persen, serta penguatan BUMDes agar mampu menjadi offtaker komoditas lokal dimana saat ini dari sekitar 2.300 BUMDes berbadan hukum, baru sebagian kecil yang benar-benar aktif dan tumbuh.

Ia menyoroti persoalan mendasar pembangunan Lampung, yakni tingginya angka putus sekolah yang mencapai sekitar 30.000 anak per tahun serta terbatasnya kapasitas pendidikan vokasi.

“Ekonomi tidak akan tumbuh kalau SDM kita tertinggal. Karena itu, kami butuh dukungan akademisi dan alumni untuk memperkuat pendidikan vokasi desa, riset pakan ternak berbasis komoditas lokal, serta pendampingan tata kelola BUMDes,” tegasnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan Lampung membutuhkan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur hukum.

Ia meminta agar segera dibentuk tim kerja bersama antara OPD terkait dan Kagama untuk menindaklanjuti kerja sama konkret, termasuk peluang riset, program KKN tematik, serta penguatan ekosistem ekonomi desa.

“Semangat di Lampung ini banyak sekali. Tugas kami adalah mengumpulkan dan mengoordinasikan semangat itu agar bergerak dalam satu arah yang sama memajukan Provinsi Lampung,” pungkasnya

Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami melihat banyak program pemerintah yang sangat baik, tetapi di lapangan sering terkendala pada aspek pendampingan dan perubahan mindset. Di sinilah Kagama ingin hadir, memastikan program itu tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalaman Kagama dalam mendampingi desa binaannya dimana program dryer yang secara teknis sudah tersedia, menurutnya, belum optimal karena petani terbiasa hanya menanam dan menjual hasil panen, belum sampai pada tahapan industrialisasi dan pengelolaan pascapanen.

“Kami masuk untuk memberikan edukasi dan pendampingan. Petani perlu diyakinkan bahwa pengeringan itu meningkatkan daya tawar. Ini soal perubahan pola pikir, bukan sekadar alat,” jelasnya.

Selain pendampingan pertanian, Qudrotul menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti bakti sosial saat bencana, penanaman mangrove di wilayah pesisir, gerakan biopori, pengelolaan sampah, serta edukasi kebudayaan melalui kegiatan Nitilaku.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Kagama menerapkan skema gotong royong berbasis iuran anggota untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk pembelian jagung untuk diolah menjadi pakan ternak dalam skala komunitas. Model ini dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian alumni yang tidak berorientasi pada keuntungan pribadi.

“Kami ingin membangun semangat pengabdian. Alumni yang punya keahlian di bidang peternakan, pertanian, manajemen, atau pendidikan bisa langsung turun mendampingi. Orientasinya bukan honor, tetapi kontribusi,” tegasnya.

Dalam aspek pendidikan, ia menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada siswa-siswi di daerah agar memiliki akses dan keberanian melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui jalur afirmasi.

Qudratul menegaskan bahwa Kagama siap bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam penguatan BUMDes, pendampingan hilirisasi komoditas, riset pakan ternak berbasis bahan lokal, serta pengembangan pendidikan vokasi desa.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kagama Lampung dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berbasis komoditas unggulan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.(*)

Minggu, 01 Maret 2026

Kolaborasi TP. PKK, DWP, dan OPD Lampung Bagikan 300 Paket Takjil Ramadan


Bandar Lampung
--- Memasuki hari keenam pelaksanaan kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung kembali membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat di depan Mahan Agung, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan melibatkan Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka. Selain itu, dibagikan juga tambahan snack wafer dan susu khusus untuk anak-anak sebagai bentuk perhatian kepada mereka yang turut menjalankan ibadah puasa maupun yang mendampingi orang tuanya.

Seperti hari-hari sebelumnya, pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka kepada pengendara dan warga yang melintas di kawasan tersebut. Ibu-ibu Dharma Wanita tampak membagikan paket takjil secara langsung dengan tertib, disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan berbagi takjil ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen TP. PKK dan DWP Provinsi Lampung untuk hadir dan berbagi di tengah masyarakat. (*).

Sabtu, 28 Februari 2026

Ketua TP PKK Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Serahkan Bantuan Sosial dan Tinjau Penerima Manfaat


METRO
---- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Metro dalam rangka penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah kecamatan, Sabtu (28/02/2026).

Berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung dan didampingi Ketua TP PKK Kota Metro Ny. Eni Sumiyati Bambang, Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang akrab disapa Batin Wulan mengawali kunjungan kerja di Aula Kecamatan Metro Timur.

Di lokasi ini, Batin Wulan menyerahkan bantuan beras dan bahan kebutuhan pokok kepada 40 penerima manfaat. Selain itu, TP PKK Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan susu dan telur untuk anak-anak guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga beresiko stunting serta meninjau langsung kondisi orang tua lansia serta menyerahkan bantuan beras, sembako dan tali asih.

Batin Wulan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat agar dapat merasakan manfaat dan dukungan, khususnya menjelang bulan Ramadan.

"Batin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima", sambungnya. 

Selanjutnya, kunjungan kerja dilanjutkan ke Aula Kelurahan Hadimulyo Barat yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Pusat dan Kecamatan Metro Utara dengan jumlah sekitar 80 orang. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung kembali menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu, serta meninjau langsung kondisi seorang anak yang beresiko stunting.

Dalam kesempatan itu, Batin Wulan menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak perlu menjadi perhatian bersama agar pertumbuhan anak berjalan optimal dan berat badan sesuai dengan usianya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak seperti telur dan susu serta mengurangi pemberian makanan manis atau jajanan yang kurang sehat.

"apabila anak tidak menyukai susu, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi melalui sumber makanan lain seperti telur", jelas Batin Wulan. 

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Aula Kelurahan Mulyojati yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Selatan dan Kecamatan Metro Barat dengan jumlah sekitar 80 orang.

Pada kesempatan tersebut, bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok diserahkan secara langsung oleh Batin Wulan bersama Ny. Eni Sumiyati kepada masyarakat penerima manfaat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga meninjau seorang anak yang beresiko stunting sekaligus berdialog dengan keluarga penerima manfaat.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat kepedulian sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerah. (*)

Pemprov Lampung Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Kopda Marinir Muhammad Mahfudi


BANDARLAMPUNG
--- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Muhammad Firsada mewakili Gubernur Lampung hadir melayat ke rumah duka almarhum Kopda Marinir (Anm) Muhammad Mahfudi, anggota Korps Marinir TNI AL yang menjadi korban bencana longsor di wilayah Jawa Barat, Sabtu (28/02/2026).

Firsada menyampaikan belasungkawa dan penghormatan Pemerintah Provinsi Lampung kepada almarhum yang gugur dalam tugas. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap diberikan ketabahan dan kekuatan.

Jenazah almarhum sebelumnya disambut melalui upacara militer di Bandar Udara Radin Inten II. Prosesi penyambutan dilaksanakan secara militer dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung bersama unsur TNI dan Polri sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Pelaksanaan prosesi penyambutan jenazah di pimpin oleh Paslog Brigif 4 Mar/BS yang bertindak sebagai inspektur upacara penyambutan jenazah. 

Selanjutnya jenazah almarhum Kopda Marinir (Anm) Muhammad Mahfudi, dibawa ke rumah duka di Perumahan Griya Ellok, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung untuk disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer di TPU Beringin Raya.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Lampung bersama unsur Forkopimda dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut merupakan wujud kepedulian dan penghargaan atas pengabdian prajurit TNI kepada bangsa dan negara. (*)

Jumat, 27 Februari 2026

Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur 2022–2027,Wagub Jihan Nurlela Ajak Pengurus Ciptakan Kader Pramuka yang Unggul, Inklusif, dan Berdaya Saing


LAMPUNG TIMUR
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur untuk menciptakan kader sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inklusif, dan berdaya saing guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikannya saat acara Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur masa bakti antar waktu 2022–2027 di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Jumat (27/2/2026).

Wagub Jihan menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara Gerakan Pramuka dan berbagai pemangku kepentingan.

"Bangunlah sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga Gerakan Pramuka benar-benar menjadi mitra strategis dalam mewujudkan SDM Lampung yang unggul, inklusif, dan berdaya saing, sebagaimana cita-cita besar bangsa," ujar Jihan.

Pada kesempatan tersebut, Jihan yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung melantik Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah sebagai Ketua Mabicab Lampung Timur.

Jihan menegaskan Gerakan Pramuka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Menurutnya, Gerakan Pramuka melalui metode pendidikan yang berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma, menjadi wahana strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri bangsa.  

"Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama Asta Cita ke-4 yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan bangsa," katanya.

Jihan turut mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memberikan perhatian yang proporsional terhadap peran perempuan, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kepramukaan.

"Saya mendorong pengurus yang baru dilantik untuk dapat menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan kebijakan daerah dan nasional, berorientasi pada penguatan karakter, kecakapan hidup, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda," ujarnya.

Usai pelantikan tersebut, Ketua Mabicab Lampung Timur turut melantik M. Muslih sebagai Ketua Kwarcab Lampung Timur. (*)

Prosesi Pelepasan Purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Berlangsung Khidmat


BANDARLAMPUNG
— Pemerintah Provinsi Lampung menggelar prosesi pelepasan purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Drs. Intizam yang telah mengabdi selama 39 tahun 5 bulan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (27/2/2026).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin langsung prosesi pelepasan tersebut, yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun, piagam penghargaan, tali asih, serta Tunjangan Hari Tua (THT) kepada 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 Maret 2026. Selain itu, diserahkan pula santunan kepada tujuh keluarga anggota Korpri yang meninggal dunia serta dua santunan kepada istri anggota Korpri yang telah berpulang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian panjang para ASN, khususnya kepada Intizam yang hampir empat dekade mendedikasikan diri bagi Pemerintah Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Masa pengabdian yang telah Bapak dan Ibu lalui bukanlah waktu yang singkat, melainkan perjalanan panjang yang saya yakini penuh makna dan karya, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Provinsi Lampung,” ujarnya.

Wagub Jihan menegaskan bahwa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan transisi dari tugas formal menuju ruang kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat. Ia berharap para ASN yang memasuki masa pensiun tetap dapat memberikan pemikiran dan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN yang masih aktif untuk menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Yang diwariskan bukanlah jabatan, melainkan karya dan legacy yang kita tinggalkan. Lakukan yang terbaik selama masa pengabdian, karena setiap jabatan memiliki masanya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur turut menyampaikan dukacita atas wafatnya sejumlah anggota Korpri dan pasangan ASN. Menurutnya, santunan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan atas jasa serta pengabdian almarhum dan almarhumah.

Sementara itu, Intizam dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan selama dirinya menjalankan tugas, terakhir sebagai Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.

Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama dan sinergi seluruh jajaran, bukan semata-mata hasil kerja pribadi.

“Bagi saya, birokrasi bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang pengabdian. Di sinilah saya belajar tentang integritas, ketulusan, loyalitas, dan arti tanggung jawab,” ujarnya.

Acara tersebut menjadi momentum penghormatan atas dedikasi panjang para ASN sekaligus pengingat akan pentingnya melanjutkan estafet pengabdian dengan semangat integritas dan tanggung jawab. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Fasilitas Markas Komando Batalyon Infanteri TP 848/Satya Pandya Cakti Anak Tuha


LAMPUNG TENGAH
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) TP 848/Satya Pandya Cakti yang berlokasi di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas mako serta memastikan keberhasilan program ketahanan pangan mandiri yang dikelola oleh satuan tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung pemanfaatan lahan strategis seluas 59 hektar yang merupakan sinergi hibah dari Pemerintah Provinsi Lampung seluas 45 hektare dan Pemkab Lampung Tengah seluas 14 hektare

Saat ini, Yonif TP 848/SPC diperkuat oleh 603 personel yang tidak hanya terlatih secara militer, tetapi juga aktif mengelola sektor agrobisnis.

Yonif TP 848/SPC sendiri menunjukkan keseriusan dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui pengelolaan lahan produktif, seperti lahan jagung seluas 40 hektare yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak secara mandiri, serta lahan tebu seluas 10 hektar.

Di setor Peternakan & Perikanan, Yonif TP 848/SPC juga melakukan budidaya lele dengan populasi mencapai 45.000 ekor, peternakan ayam petelur dengan kapasitas 3.000 hingga 6.000 ekor, serta pengembangan ternak kambing kurban.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana dan Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri.(*)

Wagub Jihan Dorong Pembangunan Jalan Penyangga Ekonomi dan Wisata di Tanggamus


Tanggamus
---- Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid Jami Hidayatul Muttaqien, Gisting, Kamis (26/2/2026).

Wagub Jihan mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan dana sebesar Rp81,76 miliar untuk rekonstruksi jalan di Kabupaten Tanggamus. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah Rp58 miliar.

"Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan 81,76 miliar rupiah dengan luas perbaikan rekonstruksi jalan hampir 9 kilometer yang diperbaiki," ujar Wagub Jihan.

Ia menjelaskan bahwa fokus pembangunan diarahkan pada wilayah penyangga ekonomi dan destinasi wisata unggulan, seperti Cukuh Balak hingga Teluk Kiluan. 

"Kami Pemerintah Provinsi Lampung malu karena daerahnya luar biasa, potensi luar biasa, tapi jalannya luar biasa jelek. Pak Gubernur akhirnya mau membangun ruas jalan tersebut," tambahnya.

Selain infrastruktur jalan, Wagub Jihan memaparkan berbagai program unggulan yang berjalan simultan, di antaranya sektor pendidikan melalui pembebasan uang komite SMA/SMK Negeri serta pembangunan Sekolah Rakyat. Di sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong program "Desaku Maju" yang fokus pada hilirisasi pertanian dan kemudahan akses pupuk bagi petani.

Wagub juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang mampu mengalokasikan Rp100 miliar dari APBD kabupaten untuk perbaikan jalan lokal. Menurutnya, sinergi antara Provinsi dan Kabupaten sangat penting di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah.

Menutup sambutannya, Wagub Jihan Nurlela menekankan bahwa pembangunan spiritual tetap menjadi pilar utama melalui pemberian hibah untuk ratusan rumah ibadah dan insentif bagi guru ngaji.

"Kami selalu ingin berbuat semaksimal mungkin yang terbaik untuk masyarakat. Harapannya kita tidak hanya membangun fisik tetapi juga membangun spiritual agar anak-anak generasi emas kita akan terjaga dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan rasa bangga atas kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Lampung yang secara konsisten memberikan perhatian kepada Bumi Begawi Jejama. Ia menyebut momentum ini sebagai jembatan silaturahmi yang memperkuat hubungan struktural dan emosional antara provinsi dan kabupaten.

"Kehadiran Ibu Wakil Gubernur di daerah kami, dua tahun berturut-turut setelah tahun lalu Ibu juga hadir pada kegiatan Safari Ramadan, membuat kami bangga. Ini juga membuktikan bahwa kepedulian dan perhatian Ibu Wagub kepada Kabupaten Tanggamus sangat luar biasa," ujar Saleh Asnawi.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan ini juga dibarengi dengan pemberian bantuan untuk renovasi masjid serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Bupati Tanggamus berharap bantuan tersebut dapat membawa keberkahan bagi masyarakat Gisting dan sekitarnya. (*)

Pastikan Kelancaran Akses Jalan Akibat Longsor, Wagub Jihan Nurlela Tinjau Progres Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Simpang Umbar–Putih Doh


TANGGAMUS
---- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau progres penanganan longsor pada ruas jalan Provinsi Sp. Umbar–Putih Doh di Pekon Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Kamis (26/02/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat yang telah dilaksanakan sejak awal Februari berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Longsor yang terjadi pada awal Februari lalu dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan tanah di tepi jurang menjadi labil hingga mengalami amblas. Kondisi tersebut sempat mengganggu kelancaran akses masyarakat sehingga Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. 

Penanganan darurat dilakukan melalui pemasangan buis beton sebagai saluran drainase lereng guna mengurangi tekanan air tanah serta menjaga kestabilan konstruksi jalan. Selain itu, dilakukan pula penguatan lereng dengan pembangunan struktur penahan tanah untuk mencegah potensi longsor susulan.

Untuk diketahui perbaikan ruas jalan yang longsor berada di STA/Km 20 Ruas Umbar-Putih Doh Kec. Putih Doh Kabupaten Tanggamus. Berdasarkan penuturan kepala lapangan, dari total pengerjaan di 4 titik longsor di ruas jalan Umbar Putih Doh, dari rencana pengerjaan 10 trap, sejauh ini telah dikerjakan 5 trap, targetnya selama 1 bulan kedepan akan selesai 5 trap lagi di empat titik perbaikan ruas jalan yang terkena longsor tersebut. 

Wagub Jihan Nurlela mengungkapkan bahwa pengerjaan perbaikan ruas jalan di simpang umbar - putih doh yang longsor merupakan salah satu prioritas yang dikerjakan oleh Pemprov Lampung melaui Dinas BMBK Provinsi Lampung. 

"Jalur ini merupakan salah satu jalan yang menjadi penyangga ekonomi mauoun pariwisata masyarakat di kabupaten Tanggamus, karena jalur ini banyak menghubungkan masyarakat dengan destinasi wisata seperti Teluk Kiluan, maupun Pantai Gigi Hiu", sambungnya. 

Wagub Jihan menyampaikan bahwa ruas jalan Simpang Umbar-Putih Doh sebelumnya baru selesai di rekonstruksi pada September 2025.

Ruas jalan Umbar–Putih Doh merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat setempat, sehingga penanganan cepat dilakukan agar mobilitas warga tetap berjalan dengan aman, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus.

Melalui peninjauan tersebut, Wakil Gubernur Jihan yang didampingi Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung memastikan progres pekerjaan berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas warga di wilayah tersebut. (*)

Wagub Jihan Nurlela Buka Bazar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan kepada Masyarakat dalam Rangkaian Safari Ramadan


TANGGAMUS
---- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka bazar pasar murah dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Kamis (26/02/2026).

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga selama bulan Ramadan.

Melalui bazar pasar murah yang dilaksanakan bersama Bulog, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam.

Komoditas yang disediakan meliputi telur ayam Rp27.000 per kilogram dengan stok 200 kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter dengan stok 600 liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram dengan stok 250 kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram dengan stok 200 kilogram, serta beras SPHP Rp57.500 per 5 kilogram dengan stok 100 sak.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan meningkatkan alokasi anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2026 menjadi sebesar Rp81,76 miliar. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp48 miliar untuk pembangunan lima ruas jalan dan tiga jembatan.

“Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp81,76 miliar dengan rekonstruksi jalan hampir sembilan kilometer yang akan diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Jihan yang sebelumnya meninjau ruas jalan di simpang umbar - putih doh menjelaskan, bahwa pembangunan jalan di wilayah Cukuh Balak menjadi prioritas karena kawasan tersebut merupakan daerah penyangga ekonomi sekaligus penyangga destinasi wisata yang memiliki potensi besar, seperti Teluk Kiluan dan Gigi Hiu.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Lampung, namun berbagai program pembangunan di sektor lain juga terus dijalankan secara bersamaan.

Kemudian di bidang pendidikan, Pemprov Lampung melanjutkan program pembebasan uang komite bagi siswa SMA Negeri serta mendorong pembangunan Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, di bidang ekonomi desa, Pemprov Lampung melanjutkan program Desa KUMaju yang berfokus pada penguatan ekosistem ekonomi desa melalui hilirisasi produk pertanian dan dukungan sarana produksi pertanian.

Selain itu, Pemprov Lampung juga memperkuat pembangunan di bidang keagamaan melalui bantuan hibah untuk masjid dan musala, insentif guru ngaji, serta dukungan terhadap program tahfiz Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain dana hibah sebesar Rp30 juta untuk masjid serta santunan kepada 50 anak yatim piatu masing-masing sebesar Rp250 ribu yang diserahkan secara simbolis.

Bupati Tanggamus Moh. Asnawi Saleh mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Ia berharap kehadiran Wakil Gubernur Lampung dapat mendorong peningkatan program pembangunan di Kabupaten Tanggamus.

“Kiranya jalinan silaturahmi dan dukungan yang baik ini akan terus berlanjut di masa yang akan datang,” ujarnya. (*)

Kamis, 26 Februari 2026

Pemprov Lampung Fasilitasi Sosialisasi Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025 melalui Cortex DJP untuk Mendorong Kepatuhan Wajib Pajak


BANDARLAMPUNG
---- Pemerintah Provinsi Lampung memfasilitasi Sosialisasi Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 melalui Cortex DJP untuk mendorong kepatuhan wajib pajak.

Sosialisasi digelar di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (25/02/2026). 

Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, Gubernur mengapresiasi atas pelaksanaan reformasi perpajakan melalui sistem Coretax DJP sebagai bagian dari modernisasi layanan perpajakan yang memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. 

"Sistem perpajakan berbasis digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak", ujar Marindo. 

Gubernur juga mengimbau seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung agar memastikan Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diterbitkan melalui Coretax DJP sebagai dasar dalam penyampaian SPT Tahunan. Selain itu, seluruh ASN diminta segera mengaktifkan akun Coretax serta menyampaikan SPT Tahunan secara benar, lengkap, dan tepat waktu paling lambat 28 Februari 2026.

Melalui sambutan tersebut ditegaskan bahwa kepatuhan pajak merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus keteladanan aparatur negara. Pajak yang dibayarkan menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga program kesejahteraan masyarakat.

Teguh Sriwijaya selaku Penyuluh Pajak Djp Wilayah Lampung & Bengkulu dalam laporannya menyampai6 bahwa terdapat perubahan utama yang paling krusial, yaitu peralihan identitas perpajakan dari NPWP 15 digit menjadi Nomor Induk Kependudukan (NIK). Teguh menjelaskan bahwa penggunaan NIK akan memudahkan wajib pajak karena sistem penomoran yang sudah berpola berdasarkan wilayah dan tanggal lahir.

"Kita beralih ke sistem baru. Pengguna harus membuat akun baru dengan standar keamanan password yang lebih ketat dan membuat Kode Otorisasi sebagai pengganti tanda tangan digital berbasis barcode," ujar Teguh.

Bagi para ASN, Coretax menawarkan kemudahan signifikan dalam pelaporan SPT Tahunan. Wajib pajak tidak perlu lagi menginput data bukti potong secara manual satu per satu. Melalui fitur di menu 'Portal Saya', semua dokumen bukti potong dari instansi akan otomatis terintegrasi ke dalam draf laporan. Wajib pajak cukup melengkapi data pendukung seperti daftar harta (baik tunai maupun kredit) dan daftar keluarga.

Teguh juga menegaskan komitmen DJP untuk mendampingi proses transisi ini. "Semboyan kami adalah bantu sampai berhasil. Layanan pendampingan akan terus dibuka hingga 28 Maret mendatang," pungkasnya.

Pada kegiatan ini, DJP Wilayah Lampung & Bengkulu memfasilitasi pengaktifan akun Coretax dan pelaporan surat pemberitahuan (SPT) Pajak bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. 

Marindo juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memberikan instruksi khusus bagi seluruh aparatur negara di lingkungannya. Marindo menyatakan telah menghimbau sekaligus memerintahkan seluruh ASN untuk segera mengaktivasi akun Coretax.

Meskipun batas akhir regulasi nasional adalah akhir Maret, Pemprov Lampung sepakat untuk mendorong percepatan penyelesaian. "Kami mendorong semua ASN bisa selesai lebih cepat. Kalau bisa di akhir Februari ini selesai, kenapa harus sampai Maret?" ujar Marindo.

Guna mendukung target tersebut, Pemprov Lampung memfasilitasi pendampingan langsung bagi setiap OPD selama dua hari untuk membantu proses penyesuaian dengan aplikasi baru ini. Berdasarkan data terakhir, telah tercatat hampir 10.000 ASN yang melakukan aktivasi akun Coretax.

Marindo berharap seluruh pegawai yang berjumlah sekitar 24.000 orang—terdiri dari kurang lebih 12.000 PNS dan 12.000 P3K—dapat menuntaskan kewajiban perpajakannya tepat waktu sebagai bentuk keteladanan aparatur negara. (*)

Pemprov Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung Kuatkan Sinergi Bidang Layanan Hukum dan Pengembangan Kekayaan Intelektual


BANDARLAMPUNG
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Lampung, Taufiqurrakhman, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu (25/2/2026). 

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung dalam bidang layanan hukum dan pengembangan kekayaan intelektual.

Dalam audiensi itu, Taufiqqurakhman menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan persiapan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di berbagai desa/kelurahan di Provinsi Lampung untuk memperluas akses keadilan, khususnya bagi masyarakat miskin.
"Posbankum Desa/Kelurahan diharapkan mampu menjadi sarana perluasan akses keadilan bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.

Selain Pusbankum, pihaknya juga akan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pendirian Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, PKS tersebut bertujuan meningkatkan perlindungan, pengelolaan, dan komersialisasi hasil riset kampus sehingga dapat menjadi jembatan antara inovasi akademisi dengan kebutuhan industri dan pasar. 

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sejumlah langkah kolaboratif bersama Pemprov Lampung, termasuk dukungan dalam perancangan regulasi daerah.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam penyusunan peraturan serta dukungan aspek hukum lainnya,” ujar Taufiqqurakhman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan salam dari Gubernur Lampung dan menegaskan pentingnya sinergi dengan Kementerian Hukum dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pada prinsipnya, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Hukum, terutama dalam hal fasilitasi regulasi dan kebutuhan hukum lainnya,” ujarnya.

Wagub Jihan juga menekankan perlunya sosialisasi yang lebih masif terkait keberadaan Posbakum agar masyarakat memahami dan memanfaatkan layanan bantuan hukum yang tersedia.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Lampung dan Kanwil Kemenkum Lampung dapat terus diperkuat sehingga terjalin kemitraan yang solid dalam memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat serta mendukung iklim inovasi di Provinsi Lampung.

Safari Ramadan,Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Masyarakat Tumbuhkan Semangat Gotong Royong Membangun Daerah


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat Kota Bandar Lampung untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga dan membangun daerahnya agar tetap menjadi kebanggaan bersama.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami' Al-Muballigh, Bandar Lampung, Rabu (25/2/2026).

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Bandar Lampung memiliki peran strategis sebagai wajah Lampung. Menurutnya, kesan pertama para pendatang terhadap provinsi ini sangat ditentukan oleh kondisi ibu kota.

"Bandar Lampung adalah wajah Provinsi Lampung. Apa yang dilihat, dikenang, dan dirasakan masyarakat dari luar daerah akan mencerminkan Lampung secara keseluruhan. Jika kotanya bersih, tertata, dan suasananya tenteram, maka itu akan menjadi kebanggaan kita semua," ujar Mirza.

Ia menambahkan, Bandar Lampung saat ini tumbuh cukup pesat. Pergerakan ekonomi dinilai semakin baik, pelaku UMKM kian kreatif, serta generasi muda menunjukkan berbagai inovasi.

"Kota ini tumbuh cepat, ekonominya bergerak, UMKM semakin kreatif, dan anak-anak mudanya penuh inovasi. Namun sebagai kota yang terus berkembang, tentu masih ada hal-hal yang perlu kita benahi bersama," katanya.

Mirza juga menyoroti tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir sebagai pengingat pentingnya menjaga lingkungan, memperhatikan sistem drainase, serta meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan.

"Masalah kebersihan dan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita peduli terhadap sekitar kita. Semua akan terasa lebih ringan jika dilakukan dengan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap kota yang kita cintai," tegasnya.

Ia menekankan bahwa Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi merupakan daerah andalan yang harus terus dijaga dan ditata dengan baik.

"Bandar Lampung bukan hanya kotanya yang besar, tetapi juga semangat gotong royong dan keramahan warganya yang menjadi kekuatan utama. Kita harus bangga dan terus menjaganya, mulai dari drainase, kebersihan, kedamaian, hingga kebersamaan," ujar Mirza.

Gubernur berharap, melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Bandar Lampung dapat semakin maju, tertata, dan membanggakan sebagai rumah bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza juga memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan dalam kondisi aman. 

"Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam membangun daerah.

"Provinsi dan kabupaten/kota harus sama-sama bergerak membangun. Jika Provinsi Lampung maju, insyaallah kabupaten/kota juga akan ikut maju. Kami mohon bimbingan agar Bandar Lampung ke depan semakin baik," ujar Eva.

Pada kegiatan tersebut, turut diserahkan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan dana hibah untuk pembangunan masjid.(*)

Wagub Jihan Nurlela Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Panti Asuhan di Agropark PKK Lampung Selatan


LAMPUNG SELATAN
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang juga Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung, menggelar Safari Ramadan dan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan binaan LKKS di Agropark PKK, Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 anak panti asuhan dan turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran pengurus LKKS Provinsi Lampung. Acara diawali dengan kegiatan ngabuburit bersama anak-anak. Wakil Gubernur dan anak-anak berkeliling kawasan Agropark, memanen anggur, serta meninjau tanaman hidroponik di greenhouse.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak mewarnai kebersamaan Wakil Gubernur dengan anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan. Kegiatan juga diisi dengan tausiyah dan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum pembinaan diri dan penguatan empati sosial.

“Bulan suci Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa. Kita diajarkan untuk menahan diri, merasakan kesulitan orang lain, serta menguatkan empati kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Lampung dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendorong program pemberdayaan panti asuhan. Salah satunya melalui pengembangan kegiatan ketahanan pangan di lingkungan panti binaan LKKS.

“Ke depan, kita ingin menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan agar panti-panti binaan memiliki kegiatan produktif, seperti hidroponik, guna mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan perhatian dan dukungan terhadap anak-anak panti asuhan terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun kesejahteraan sosial di Provinsi Lampung. (*)

Pemerintah Kota Bandar Lampung Dan Pemprov Lampung Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Sosial


Lampung
– Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah bersama  yang dipusatkan di Masjid Jami Al-Muballigh, Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama Wakil Wali Kota H. Deddy Amarullah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta jajaran. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Eva juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap berbagai program pembangunan di Kota Bandar Lampung, yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Lampung sebagai sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut pemerintah dapat mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih dekat, sehingga program pembangunan dapat dirancang dan dilaksanakan secara tepat sasaran.

“Safari Ramadhan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung juga menyerahkan bantuan dana hibah untuk masjid, santunan kepada anak yatim piatu, serta bantuan Al-Qur’an bagi masyarakat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program penguatan keagamaan dan kepedulian sosial Pemerintah Provinsi Lampung selama bulan suci Ramadhan.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap melalui kegiatan Safari Ramadhan ini dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diakhiri dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama, sebagai wujud harapan agar masyarakat Lampung senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan di bulan suci Ramadhan. 

Rabu, 25 Februari 2026

Sekda Marindo Kurniawan Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT Lewat Coretax DJP


Bandar Lampung
--- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan membuka Sosialisasi Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax DJP di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini digelar bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Sekda, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi reformasi perpajakan melalui sistem Coretax DJP. Sistem tersebut dinilai sebagai langkah modernisasi layanan perpajakan yang menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam pemenuhan kewajiban pajak.

"Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, proses administrasi menjadi lebih efisien serta membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak," ujar Sekda Marindo.

Ia mengimbau seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan bukti pemotongan PPh bagi aparatur sipil negara (ASN) telah diterbitkan melalui Coretax. Bukti potong tersebut menjadi dasar dalam pelaporan SPT Tahunan masing-masing ASN.

Sekda juga meminta seluruh ASN segera mengaktifkan akun Coretax, memiliki kode otorisasi atau sertifikat elektronik, serta menyampaikan SPT Tahunan secara benar, lengkap, dan tepat waktu paling lambat 28 Februari 2026 pukul 23.59 WIB.

Menurutnya, kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab dan keteladanan aparatur negara. Pajak menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, pelayanan publik, pendidikan, hingga kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Sekda mengungkapkan baru sekitar 10.000 ASN Pemerintah Provinsi Lampung yang mengaktifkan akun Coretax. Padahal, total ASN, baik PNS maupun PPPK, mencapai sekitar 25.000 orang.

"Artinya baru seperempat yang aktif. Karena itu, Pak Gubernur meminta agar ini dipastikan langsung dan segera ditindaklanjuti oleh seluruh OPD," ucapnya.

Ia mencontohkan Dinas Pendidikan yang memiliki sekitar 12.500 ASN atau hampir setengah dari total pegawai di lingkungan Pemprov Lampung. OPD dengan jumlah pegawai besar diminta bergerak cepat agar tidak terjadi keterlambatan pelaporan.

Pemprov Lampung bersama Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung menyiapkan pendampingan selama dua hari, 25–26 Februari 2026, di Gedung Pusiban. Tim DJP akan memberikan asistensi langsung bagi ASN yang mengalami kendala dalam aktivasi akun maupun pelaporan SPT.

Marindo juga mengingatkan integrasi data Coretax dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Batas waktu pelaporan LHKPN adalah 30 Maret 2026, sehingga ketidaksesuaian data antara SPT dan LHKPN berpotensi menimbulkan persoalan administratif.

Selain itu, ia menyoroti kewajiban pelaporan pemotongan pajak PPh Pasal 21, 23, 24, dan 25 oleh bendahara dan pejabat pengelola keuangan. Menurutnya, meskipun pemotongan dilakukan melalui sistem keuangan daerah, pelaporan tetap harus disampaikan secara terpisah.

"Tahun lalu ada kendala data sehingga berdampak pada akurasi Dana Bagi Hasil (DBH) dari PPh 21. Ini harus menjadi perhatian agar penerimaan daerah tidak berkurang," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Pajak Madya DJP Bengkulu dan Lampung, Teguh Sriwijaya, menjelaskan 2026 menjadi tahun pertama penerapan sistem Coretax untuk pelaporan SPT Tahunan PPh orang pribadi. Sistem ini menggantikan DJP Online yang telah digunakan sekitar satu dekade terakhir.

Menurut Teguh, wajib pajak harus membuat akun baru dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan lagi NPWP 15 digit seperti sebelumnya. Selain itu, pengguna diwajibkan membuat kata sandi dengan standar keamanan lebih tinggi serta memiliki kode otorisasi sebagai pengganti tanda tangan manual.

"Setelah akun dan kode otorisasi dibuat, pelaporan SPT bisa dilakukan. Bukti potong dapat diakses melalui menu 'Portal Saya' dan 'Dokumen Saya', sehingga tidak perlu menginput ulang data,' kata Teguh.

Ia menambahkan, bagi pasangan suami istri dengan NPWP istri nonaktif, pelaporan SPT dilakukan melalui akun suami. Namun, seluruh penghasilan dan harta tetap wajib dilaporkan secara lengkap, baik yang diperoleh dari gaji maupun usaha atau sumber lainnya.

Teguh memastikan tim DJP akan memberikan pendampingan hingga wajib pajak memperoleh bukti penerimaan elektronik. "Semboyan kami, kami bantu sampai berhasil," ujarnya. 

Melalui Forum RKPD 2027, Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Dasar


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, bertempat di Balai Keratun Lantai III, Rabu (25/2/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Lampung menekankan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk menjaring masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan guna menjawab tantangan birokrasi dan keterbatasan pendanaan daerah.

"Kita sadari bersama bahwa tugas utama pemerintah adalah mewujudkan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Namun pengalaman menunjukkan bahwa salah satu titik lemah dari birokrasi adalah kecepatan ritme regulasi yang sering berjalan lebih lambat dibandingkan dengan dinamika tantangan atau pembangunan yang terjadi di masyarakat," ujar Sekdaprov Marindo saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur selanjutnya menyampaikan bahwa arah pembangunan Lampung tahun 2027 akan difokuskan pada sinkronisasi dengan program prioritas nasional dan pencapaian visi "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas". Fokus kolaborasi akan ditarik hingga ke tingkat desa.

"Sinergitas pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mendukung program prioritas nasional seperti program makan bergizi gratis, pembangunan 3 juta rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan program-program lainnya," lanjutnya.

Terkait indikator makro ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28% dan tingkat kemiskinan Lampung yang mencetak sejarah dengan menyentuh angka single digit yakni 9,66%. Namun, pemerintah memberikan catatan khusus pada kantong kemiskinan yang masih terpusat di wilayah perdesaan.

Menjawab tantangan tersebut, terdapat enam poin utama yang menjadi perhatian dalam pembangunan tahun 2027, yaitu :

1. Meningkatkan pendapatan masyarakat serta menurunkan disparitas pendapatan di Provinsi Lampung.
2. Membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dilakukan melalui peningkatan kualitas tata kelola dan tata niaga produksi pertanian sehingga menambah peluang usaha dan nilai tambah petani. Hilirisasi dilakukan mulai dari desa dengan skala kecil.
3. Pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan berkelanjutan terutama mendukung sektor sosial, pertanian dan ketahanan pangan.
4. Dukungan program makan bergizi gratis yang bertujuan memberikan makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang besar.
5. Mewujudkan pendidikan yang lebih baik, tidak hanya transfer pengetahuan tetapi juga pembentukan karakter sehingga setiap anak di Provinsi Lampung mendapatkan haknya atas pendidikan yang berkualitas.
6. Meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Lampung serta menciptakan Lampung yang bebas dari stunting.

"Membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dilakukan melalui peningkatan kualitas tata kelola dan tata niaga produksi pertanian sehingga menambah peluang usaha dan nilai tambah petani. Hilirisasi dilakukan mulai dari desa dengan skala kecil," tegasnya.

Mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi dan Industri Berbasis Potensi Daerah", RKPD 2027 diharapkan menjadi pondasi kuat bagi percepatan pembangunan yang inklusif di Bumi Lampung. (*)