Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 16 April 2026

Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA YP Unila Jalur Afirmasi & Jalur Reguler TA 2026/2027


Bandarlampung
- SMA YP Unila Bandar Lampung kembali membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Penerimaan tahun ini dibuka melalui dua jalur, yakni Jalur Afirmasi dan Jalur Reguler, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Jalur Afirmasi telah dibuka pada 30 Maret hingga 10 April 2026, sementara Jalur Reguler akan berlangsung mulai 19 April hingga 20 Mei 2026. Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi sekolah di www.pmb.sma-ypunila.sch.id⁠�.

Untuk proses verifikasi berkas, panitia menyediakan layanan di Sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru yang berlokasi di Gedung D Ruang SPMB, Jl. R. Soeprapto No. 88, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

Ketua Dewan Pengurus SMA YP Unila Bandar Lampung, Dr. Ryzal Perdana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa SPMB tahun ini menjadi momentum penting dalam menjaring generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan spiritualitas yang baik.

“Sebagai sekolah rujukan nasional, SMA YP Unila berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual. Kami ingin mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat global, namun tetap berakar pada nilai-nilai moral dan budaya bangsa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Jalur Afirmasi menjadi bentuk kepedulian sekolah dalam memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berpotensi dari berbagai latar belakang.
Dengan berbagai program unggulan berbasis inovasi pendidikan, SMA YP Unila optimistis dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan menengah yang berkualitas.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui:
Pak Yudis: 0812 5135 5976
Bu Khansa: 0895 4018 77738
Pak Alin: 0851 3860 6451

Pihak sekolah mengajak seluruh calon peserta didik untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi bagian dari generasi unggul masa depan.

Danrem 043/Gatam Ikuti Rakornis TMMD - 128 TA. 2026 Bersama Waaster Kasad


Bandar Lampung
- Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han.,mengikuti Rapat Koordinasi (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Ta. 2026, secara virtual bertempat di Kantor Korem 043/Gatam Jl. Imam Bonjol No Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. Kamis (16/04/2026)
 
Rakornis TMMD dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan TMMD tersebut, Rakornis ini mengambil tema, "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negri di Desa", dan akan dilaksanakan di 47 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat.

TMMD ke-128 Ta. 2026, Korem 043/Gatam akan dilaksanakan wilayah Kodim 0424/TGM, di Pekon Kali Miring Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus dan pembukaannya akan di laksanakan di lapangan Pekon Kali Miring pada tanggal 22 April 202.

Aster Kasad dalam sambutannya yang di bacakan Waaster Kasad Bidang Renminter Brigjen TNI Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa Rakornis TMMD ini untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan TMMD ke -128 Ta. 2026, akan di laksanakan di 47 Kabupaten dan Kota guna memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat.

"Harapan kita kegiatan TMMD ini memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan peran Aktif Masyarakat, kegiatan TMMD akan hadir juga pemrograman Non fisik yang lebih Inovatif dan Aplikatif. Rakornis ini sebagai momentum berbagi pengalaman dan ide positif sehingga memberikan dampak yang lebih Signifikan, selain dari pada itu kegiatan ini juga merupakan momentum bagi Dansat dan Wartawan untuk menunjukan karya terbaiknya dalam berinovasi dan meningkatkan Publikasi TMMD, "tegasnya.

Sementara itu Danrem 043/Gatam dikesempatan tersebut menyampaikan, melalui TMMD ke-128 Ta. 2026, TNI akan hadir dan menyatukan langkah dengan masyarakat untuk membangun daerah, terutama di wilayah Provinsi Lampung. Melalui program TMMD dapat membantu pemerintah daerah dan sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat. 

"Kami berharap dengan keberadaan program TMMD ini, semoga dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga khususnya masyarakat Lampung, " pungkasnya.
 
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanggamus, Sekretaris Bappeda Kabupaten Tanggamus, Kadis PMD Kabupaten Tanggamus, Kasiter Kasrem 043/Gatam dan Dandim 0424/TGM.

Rabu, 15 April 2026

Pegawai BPBD Bandar Lampung Kehilangan 3 Jari Saat Evakuasi Banjir


BANDAR LAMPUNG
– Kecelakaan kerja menimpa salah satu pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Aulia Ahmad Akbar, saat menjalankan tugas evakuasi banjir di wilayah Gang Onta, Kecamatan Kedaton,Jumat(14/4/2026)

Peristiwa tersebut terjadi pada saat waktu istirahat setelah salat zuhur. Dalam kondisi kelelahan usai bekerja, Akbar diduga kurang fokus saat hendak membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih dalam keadaan menyala.

Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin pompa air hingga menyebabkan tiga jarinya putus.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, saat ini Akbar tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Ia berada di ruang instalasi gawat darurat (IGD) dan masih menunggu tindakan operasi dari tim medis.

Ayah korban menyampaikan bahwa kondisi Akbar membutuhkan penanganan serius, baik dari sisi medis maupun pemulihan pascaoperasi.

Sementara itu, Akbar berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap kondisi kesehatan serta proses pemulihan dirinya, mengingat insiden tersebut terjadi saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Babinsa Jadi Garda Terdepan, Serka Sunarya Sigap Tangani Banjir


Bandar Lampung
– Hujan lebat yang mengguyur Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir serta ancaman ambruknya talut di Gang Sekitu, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Sabtu (15/4/2026).

Di tengah kepanikan warga, sosok Babinsa Kelurahan Jagabaya I, Serka Sunarya, tampil sigap menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat.

Sejak pagi, Serka Sunarya dari Koramil 04/TKT langsung turun ke lokasi terdampak. Ia tidak hanya memantau kondisi, tetapi juga membantu mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, ia turut bergotong royong bersama warga memperkuat talut yang nyaris runtuh, sekaligus mendistribusikan bantuan beras dari pemerintah kepada puluhan kepala keluarga yang terdampak banjir.

Langkah cepat lainnya yang dilakukan adalah mengoordinasikan warga membuat saluran air darurat dan tanggul sementara menggunakan karung pasir. Upaya ini terbukti efektif menahan laju air dan mencegah kerusakan yang lebih parah sebelum tim dari dinas terkait tiba di lokasi.

“Pak Babinsa tidak hanya memberi arahan, beliau ikut mengangkat batu dan membersihkan lumpur. Bahkan beliau membagikan beras langsung ke rumah-rumah. Kami benar-benar merasakan kehadiran TNI,” ungkap Rukmini (52), salah satu warga setempat.

Pada sore hari sekitar pukul 15.50 WIB, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung lokasi terdampak. Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi khusus kepada Serka Sunarya yang dinilai sigap dan responsif dalam membantu masyarakat.

“Talut ini akan segera kami perbaiki secara permanen. Namun yang paling penting adalah ketangguhan aparat kewilayahan seperti Pak Serka Sunarya. Beliau adalah mata dan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Kegiatan penanganan banjir dan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar berkat sinergi antara Babinsa, aparat pemerintah, Linmas, serta perangkat lingkungan setempat. Sebanyak 75 paket beras berhasil disalurkan kepada warga terdampak.
Sementara itu, Kodim 0410/KBL melalui laporan dari Koramil 04/TKT menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Serka Sunarya.

“Serka Sunarya telah membuktikan bahwa Babinsa adalah sahabat masyarakat, hadir bukan hanya saat latihan, tetapi juga di saat sulit. Ini menjadi teladan bagi prajurit lainnya,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.

Kehadiran Babinsa di tengah bencana ini kembali menegaskan pentingnya peran aparat teritorial dalam menjaga keselamatan dan ketahanan masyarakat di wilayah binaannya.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Sinergi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif


BANDAR LAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya hilirisasi komoditas dan penguatan kedaulatan pangan sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kegiatan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Gubernur Mirza dalam paparannya menegaskan bahwa posisi Lampung sejak dahulu merupakan wilayah yang sangat strategis.

Ia menjelaskan bahwa sejak ratusan tahun lalu, Lampung telah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan internasional, termasuk hubungan dagang dengan Tiongkok sejak era Kerajaan Sekala Brak hingga masa Laksamana Cheng Ho.

Menurutnya, keunggulan geografis Lampung sebagai penghubung Pulau Sumatera dan Jawa menjadikan daerah ini sebagai simpul distribusi utama, terutama untuk komoditas pangan.

“Sumatera sebagai pusat produksi dan Jawa sebagai pusat konsumsi menjadikan Lampung berada di posisi kunci dalam rantai pasok nasional,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga memaparkan potensi besar Lampung di sektor pertanian dan perkebunan dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sebagian besar dimanfaatkan untuk tanaman pangan seperti padi, jagung, dan singkong.

Lampung bahkan menjadi pengekspor kopi terbesar di Indonesia serta produsen nanas terbesar dunia, dengan kontribusi mencapai sekitar 23 persen produksi global.

Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan utama selama ini terletak pada panjangnya rantai distribusi yang tidak berpihak kepada petani dimana hal ini menyebabkan keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pelaku di hilir.

“Dulu harga gabah di tingkat petani sangat rendah, sementara di konsumen tinggi. Ketimpangan ini yang menyebabkan kemiskinan di wilayah pedesaan,” jelasnya.

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa perubahan signifikan mulai dirasakan sejak adanya kebijakan nasional yang mendorong kenaikan harga gabah dan jagung. 

Ia menyebutkan pendapatan petani meningkat hingga dua kali lipat, yang berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat. 

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung kini mendorong hilirisasi komoditas, terutama di tingkat desa dalam program "Desaku Maju"

Salah satu program unggulan adalah pembangunan fasilitas pengering (dryer) untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian.

“Selama ini petani menjual dalam kondisi basah. Dengan pengeringan di desa, nilai tambah bisa langsung dinikmati petani,” ujarnya.

Selain itu, program pengembangan pupuk organik berbasis limbah desa juga digalakkan guna meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. 

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di sektor energi, Lampung juga memiliki potensi besar, terutama energi panas bumi, tenaga surya, serta bioenergi berbasis singkong. Pemerintah daerah tengah membuka berbagai hambatan investasi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa kunci pembangunan ke depan adalah memastikan negara hadir dalam mengatur tata niaga dan memastikan distribusi manfaat ekonomi lebih adil.

“Selama ini pemerintah terlalu fokus pada APBD, padahal 90 persen ekonomi ada di sektor riil. Di sinilah negara harus hadir sebagai regulator agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Irjen Pol. Chuszaini Patoppoi menyampaikan bahwa kegiatan PKDN Sespimti Polri ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis dalam mendukung agenda nasional, khususnya kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Ia menjelaskan bahwa para peserta didik telah melakukan berbagai kegiatan selama di Lampung, mulai dari kunjungan ke Pelabuhan Panjang, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan stakeholder seperti Bank Indonesia, OJK, Bulog, dan BPS, hingga peninjauan langsung ke Lapas Perempuan untuk melihat potensi UMKM warga binaan.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi luar biasa, baik di sektor pangan maupun ekonomi kreatif. Ini menjadi bahan pembelajaran penting bagi para peserta didik dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Polri dan TNI dalam mendukung program pertanian seperti penanaman jagung dan padi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.(*)

Jihan Nurlela Komitmen Dalam menuntaskan kasus tuberkulosis


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong komitmen dan keseriusan pemerintah kabupaten/kota dalam menuntaskan kasus tuberkulosis (TBC) secara menyeluruh, mulai dari penemuan kasus, penanganan dan pelacakan kontak, hingga perbaikan kualitas hunian pasien melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Bantuan Renovasi Rumah Pasien TBC di Provinsi Lampung yang digelar secara virtual, Rabu (15/4/2026).

Wagub Jihan menegaskan, rakor ini menjadi momentum penting, terutama setelah kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan di Provinsi Lampung yang memberikan perhatian khusus terhadap penanganan TBC di Lampung.

"Kita menjadi salah satu provinsi prioritas penanganan TBC, dan itu bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. Ini karena penemuan kasus kita masih rendah, sehingga menjadi perhatian untuk segera kita tuntaskan," ujar Jihan.

Menurutnya, meskipun tingkat keberhasilan pengobatan TBC di Lampung telah mencapai 90 persen, namun capaian penemuan kasus masih jauh dari target.

Data tahun 2026 menunjukkan penemuan terduga TBC baru mencapai 20,5 persen atau 26.789 kasus. Sementara penemuan kasus TBC hanya 11,3 persen atau 3.498 kasus dari target 30.475 kasus.

Selain itu, pelaksanaan investigasi kontak masih berada di angka 37 persen, dan kontak serumah yang menerima Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) baru mencapai 0,7 persen.

"Artinya, masih belum ada keseriusan di beberapa daerah dalam menuntaskan Rencana Aksi Daerah (RAD) penanggulangan TBC. Saya minta ini segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Jihan juga meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) serta aktif melakukan penelusuran (tracking) terhadap pasien TBC dan kontak eratnya.

"Jangan menunggu pasien datang. Lakukan pencarian aktif, tracking, dan pastikan seluruh kontak diperiksa serta mendapatkan terapi pencegahan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jihan turut menyoroti Program BSPS dari pemerintah pusat yang ditujukan untuk merenovasi rumah pasien TBC agar lebih sehat dan layak huni.

Program ini menyasar pasien yang berasal dari kelompok desil 4 ke bawah, diutamakan masyarakat miskin dan miskin ekstrem serta masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Para penerima juga harus memiliki hunian sendiri dengan kondisi rumah tidak memenuhi standar rumah sehat (ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian, dan sanitasi) serta belum pernah menerima bantuan pemerintah untuk program perumahan.

"Saya minta kabupaten/kota segera mengusulkan calon penerima bantuan BSPS paling lambat 20 April 2026. Koordinasi dengan seluruh stakeholder harus diperkuat," ujar Jihan.

Ia menegaskan bahwa penanganan TBC menjadi salah satu fokus utama dalam agenda sektor kesehatan Presiden Prabowo Subianto.

"TBC ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Saya minta dinas terkait di daerah aktif menjemput bola, memperbarui data, dan mempercepat penanganan di lapangan," pungkasnya.(*)

Gubernur Lampung Dorong Perempuan Pengusaha Perkuat Hilirisasi Ekonomi Daerah


Bandar Lampung
– Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung Graha Surya, Bandar Lampung, Rabu (15/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya peran perempuan pengusaha dalam mendorong hilirisasi serta memperkuat struktur ekonomi daerah. Ia menyebutkan bahwa kontribusi pelaku usaha perempuan sangat strategis dalam menjaga perputaran ekonomi tetap berada di Lampung, terutama melalui pengembangan sektor UMKM dan industri kreatif.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Lampung pada awal 2026 mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional. Pertumbuhan ini dinilai semakin merata hingga ke wilayah perdesaan, didorong oleh meningkatnya harga komoditas pertanian seperti kopi, padi, dan singkong yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.

“Perputaran uang di Lampung mencapai sekitar Rp500 triliun sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin kuat dan merata,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, arah pembangunan ekonomi tidak lagi bertumpu pada penjualan bahan mentah, melainkan pada sektor pengolahan atau hilirisasi. Untuk itu, anggota IWAPI didorong mengambil peran dalam rantai pasok produk lokal agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi oleh produk dalam daerah.

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Ia mengajak seluruh pengurus IWAPI Lampung untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi generasi muda menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Lampung, Armalia Reny Madrie, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas anggota, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.
Ia menjelaskan, berbagai program telah dijalankan, seperti pelatihan pemasaran digital serta pendampingan sertifikasi halal guna meningkatkan daya saing produk UMKM perempuan.

“Kami ingin produk perempuan Lampung tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar digital. Dengan dukungan pemerintah, kami optimistis UMKM perempuan akan menjadi pilar ekonomi yang kokoh,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, jajaran pengurus IWAPI Lampung, organisasi perempuan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dewan Pengurus IWAPI Provinsi Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H/2026 M dan Peringatan Hari Kartini


Bandar Lampung
– Dewan Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini, pada Rabu (15/4/2026) di Graha Surya Lampung.

Mengusung tema “Indahnya Memaafkan, IWAPI Maju Dengan Semangat Kartini”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus menumbuhkan kembali semangat perjuangan perempuan dalam dunia usaha.

Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota IWAPI dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Selain Halal Bihalal, kegiatan ini juga diisi dengan peringatan Hari Kartini yang bertujuan untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia.

Sebanyak 13 peserta turut ambil bagian dalam peringatan Hari Kartini tersebut. Mereka menampilkan berbagai kegiatan yang mencerminkan semangat Kartini, mulai dari penampilan busana, hingga kegiatan yang mengangkat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi.

Dr. Ir. Hj. Armalia Reny WA, MM,Ketua IWAPI Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi antar perempuan pengusaha.

“Melalui momentum Halal Bihalal ini, kita saling memaafkan dan mempererat kebersamaan. Sementara semangat Kartini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus maju, mandiri, dan berdaya saing dalam dunia usaha,” ujarnya.

Ia juga berharap IWAPI Lampung dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian daerah, khususnya melalui pemberdayaan perempuan.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama yang semakin menambah keakraban antar peserta. Acara ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran IWAPI dalam mendorong kemajuan perempuan di Provinsi Lampung.(*)

Banjir Setinggi Pinggang Rendam Rumah Warga di Jagabaya I dan II, Kerugian Capai Rp10 Juta


BANDAR LAMPUNG 
– Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa malam, 14 April 2026, menyebabkan banjir merendam rumah warga di wilayah perbatasan Jagabaya 1 dan Jagabaya 2, Kecamatan Way Halim. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Salah satu rumah yang terdampak berada tepat di depan Kantor Redaksi Ratumedia.id. Pemilik rumah, Ibrahim, mengatakan banjir kali ini merupakan yang terparah dibanding kejadian serupa yang sebelumnya kerap melanda kawasan tersebut.

“Sudah biasa banjir, tapi nggak sebesar ini. Tinggi air sampai sepinggang orang dewasa,” kata Ibrahim, Rabu (15/4/2026).

Akibat banjir tersebut, dua unit sepeda motor miliknya mogok setelah terendam air. Selain itu, sejumlah peralatan elektronik rumah tangga seperti mesin cuci dan kulkas juga mengalami kerusakan.

“Dua motor mogok semua karena kerendam. Mesin cuci sama kulkas juga mati,” ujarnya.

Ibrahim memperkirakan total kerugian akibat banjir mencapai sekitar Rp10 juta, mencakup kerusakan kendaraan, peralatan elektronik, serta sejumlah perabot rumah tangga yang ikut terendam.

Namun, yang paling disesalkan warga bukan hanya kerugian materi, melainkan minimnya perhatian aparatur setempat terhadap kondisi warga yang terdampak langsung.

Menurut Ibrahim, camat, lurah, dan petugas linmas memang sempat datang ke lokasi untuk meninjau kondisi banjir. Namun, mereka disebut hanya memantau dari area jembatan dan tidak turun langsung melihat rumah-rumah warga yang terendam.

“Camat sama lurah cuma mantau di jembatan, nggak masuk lihat situasi di dalam rumah saya yang terdampak,” keluhnya.

Ia menilai peninjauan yang dilakukan terkesan hanya formalitas, sementara warga membutuhkan perhatian dan penanganan cepat di lapangan.

Sorotan pun mengarah kepada pihak Kelurahan Jagabaya 2 yang dinilai kurang responsif terhadap kondisi warganya. Di tengah banjir yang disebut paling parah, warga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah hingga Rabu pagi.

“Belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah,” tambah Ibrahim.

Warga berharap aparat kelurahan tidak hanya melakukan pemantauan dari titik aman, tetapi turun langsung ke rumah-rumah warga untuk melihat dampak banjir secara nyata dan segera menyalurkan bantuan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan drainase dan penanganan banjir di wilayah Jagabaya masih membutuhkan perhatian serius, terutama saat intensitas hujan tinggi mengguyur Kota Bandar Lampung. (rn)

Wakil Gubernur Lampung Dampingi Wamenkes Dan Wamendagri Tinjau Fasilitas Pelayanan Kesehatan


BANDARLAMPUNG
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dalam rangka percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) secara berkelanjutan di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Pemantauan dilakukan di Puskesmas Way Halim Bandarlampung dengan meninjau fasilitas serta sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, sekaligus melihat langsung upaya penanganan penyakit menular di lapangan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, estimasi kasus TBC hingga April 2026 di Provinsi Lampung mencapai 30.745 kasus, dengan sekitar 5.800 kasus berada di Kota Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan menekankan pentingnya percepatan deteksi kasus melalui pemeriksaan aktif, tidak hanya kepada pasien, tetapi juga melalui pelacakan terhadap keluarga dan lingkungan sekitar guna memutus rantai penularan.

Penguatan peran kader kesehatan di tingkat desa juga menjadi perhatian. Kader diharapkan dapat berperan aktif dalam mengidentifikasi kasus, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendampingi pasien selama proses pengobatan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan.

Rombongan turut meninjau sejumlah fasilitas pelayanan di Puskesmas Way Halim, antara lain ruang rawat anak dan perempuan, ruang tindakan gawat darurat, serta ruang pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Selain TBC, Wakil Menteri Kesehatan juga menyoroti kasus campak di Provinsi Lampung, khususnya terkait cakupan imunisasi yang belum merata. Ia menilai masih adanya penolakan imunisasi akibat hoaks menjadi tantangan dalam upaya pencegahan penyakit.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, termasuk memberikan pemahaman bahwa imunisasi aman dan penting bagi kesehatan anak.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan eliminasi penyakit menular secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam penanganan penyakit menular di Provinsi Lampung.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung akan memperkuat berbagai langkah strategis, antara lain peningkatan surveilans penyakit, perluasan cakupan imunisasi, penguatan edukasi masyarakat, kerja sama lintas sektor, dukungan anggaran kesehatan, serta keterlibatan aktif komunitas dalam penemuan dan pencegahan kasus.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi masyarakat, diharapkan upaya eliminasi TBC dan pengendalian penyakit menular lainnya di Provinsi Lampung dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (*)